2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Minyak atsiri dalam Encyclopedia of Chemical Technology diartikan sebagai senyawa yang mudah menguap dan berasal dari bagian tanaman seperti akar, batang, daun, biji, kulit dan buah (Baser dan Demirici, 2007). Selain itu, minyak atsiri juga mengandung turunan senyawa aromatik yang menjadi sumber aroma wangi yang terdiri dari gugus fungsi aldehida, alcohol, fenol, asam ester, ester dan keton (Rassem, 2016). Sumber minyak atsiri yang diproduksi di Indonesia berasal dari 40-80 salah satunya adalah tanaman serai (Balakrishnan dkk, 2014). Tujuan melaksanakan peneltian ini untuk mempelajari distilasi minyak atsiri daun serai wangi ( C. nardus), untuk mengetahui pengaruh volume air pada destilasi uap-air terhadap sifat fisik, (rendemen, warna, dan indeks bias). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu distilasi minyak atsiri daun serai wangi (c.nardus (l.) rendle) menggunakan metode distilasi uap-air terhadap profil minyak atsiri yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan rancangan dasar RAL (Rancangan Acak Lengkap) 3 perlakuan 2 kali ulangan dan 16 unit percobaan. Perlakuan yang dicoba yaitu (Bahan serai wangi 2,5 kg), (Volume Minyak Serai wangi), (Berat jenis minyak). Daun yang digunakan adalah daun serai wangi segar yang dikering-anginkan selama satu hari dan menggunakan metode distilasi uap-air (steam-water distilation). Variasi yang digunakan adalah variasi jumlah pelarut yakni 3 Liter, 6 Liter dan 9 Liter setiap 2,5 kg sampel. Berdasarkan hasil penelitian pengaruh volume air pada distilasi minyak atsiri daun serai wangi dapat disimpulkan bahwa rendemen minyak serai wangi sangat berpengaruh nyata pada distilasi uap air pada perlakuan berat bahan 2,5 kg dengan rendemen 0,73%.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH CAMPURAN LIMBAH KULIT BUAH KELOR ( KBK ) DAN PEREKAT BERBAHAN TAPIOKA DALAM PEMBUATAN BIOPELET TERHADAP ENERGI YANG DI HASILKAN Muti H. Yetron* Bunga Habba, J. F** Jemseng Abineno** Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Pembuatan biopelet menggunakan Kulit Buah Kelor (KBK) merupakan biomassa padat (pellet) yang dapat diolah sebagai pengganti energi alternatif. Biomassa dalam bentuk pellet dapat digunakan secara langsung sebagai bahan bakar padat. Biopellet atau pellet yang berasal dari biomassa dikonversi dan dapat dimanfaatkan sebagai energi bahan bakar menggunakan teknik densifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran limbah kulit buah kelor (KBK) dan perekat berbahan tapioka, serta untuk mengetahui campuran yang tepat antar limbah kulit buah kelor dan perekat berbahan tapioka dalam pembuatan biopelet terhadap energi yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan variasi campuran limbah kulit buah kelor (K) dan perekat berbahan tapioka (T). Adapun perlakuan yang diuji coba adalah perlakuan A (100% vs 0), B (80% vs 20%), C (70% vs 30%), D (60% vs 40%0, E (50% vs 50%). Total bahan kulit buah kelor dan tapioka pada tiap sampel 1 kg. Setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga menghasilkan 25 unit percabaan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dinalisis menggunakan Analisis Varian (Anova) untuk mengetahui pengaruh perlakuaan dan dilanjutkan dengan analisis Duncan untuk mengetahui perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pertama hingga perlakuan ke-5 (terakhir) hasil yang dihasilkan maksimal. Biopelet, Kulit Buah Kelor (KBK), Moringa Oleifera (kelor) *peneliti **pembimbing
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah:DISPARITAS PUTUSAN PEMIDANAAN DALAM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah mengapa terjadi disparitas putusan pemidanaan dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan pemidanaan dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan.jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang tediri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar dan norma-norma peraturan dasar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni Mengapa Terjadi Disparitas Putusan Pemidanaan Dalam Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan Dan variabel terikat yakni putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Penelitian tersebut ditemukan ada 2 (dua) alasan menjadi penyebab terjadinya disparitas putusan pemidanaan dalam tindak pidana pencurian dengan pemberatan karena: 1. Alasan sosiologis yaitu: a. Independensi Hakim 2. Alasan yuridis: a. Hal yang memberatkan dan hal yang meringankan terdakwa Saran dari penulis : kepada hakim dalam menjatuhkan putusan hakim harus benar- benar teliti sehingga tidak ada kekeliruan dalam menerapkan hukum, agar tercapai apa yang menjadi tujuan hukum itu sendiri yakni Kepastian,Keadilan dan Kemanfaatan. Kata Kunci: Disparitas, Pencurian Dengan Pemberatan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
This study aims to analyze the transparency of financial reports at the Village-Owned Enterprises (BUMDes) Bilule, Honuk Village, Northwest Amfoang District, Kupang Regency. The principle of transparency uses 3 indicators, namely informative, open and disclosure. This type of research is descriptive qualitative. Data collection was carried out by interviewing several related informants, namely the Bilule BUMDes management body with several community leaders. The results showed that Bilule BUMDes had transparency in their financial reporting.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Penelitian ini berjudul: “Analisis Perencanaan Pajak Melalui Revaluasi Aset Tetap (Studi Empiris Pada Peursahaan Manufaktur Yang Terdaftaf Di BEI 2015-2019)”. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Analisis Perencanaan Pajak Melalui Revaluasi Aset Tetap (Studi Empiris Pada Peursahaan Manufaktur Yang Terdaftaf Di BEI 2015-2019) serta yang menjadi persoalan penelitian dalam penelitian adalah : Bagaimana perencanaan pajak yang dilakukan perusahaan dengan merevaluasi aset tetap. Ada dua konsep pemikiran dalam penelitian ini sebagai : 1). Perencanaan pajak adalah langkah awal dalam manajemen pajak dimana dalam tahap ini dilakukan pengumpulan dan penelitian terhadap peraturan perpajakan, dengan maksud dapat diseleksi jenis tindakan penghematan pajak yang dilakukan. 2). Revaluasi aset tetap adalah penilaian kembali atas aset tetap yang dimiliki oleh perusahaan (entitas). Hal ini dilakukan akibat adanya kenaikan nilai aset tetap di pasaran atau karena rendahnya nilai aset tetap dalam laporan keuangan perusahaan akibat direvaluasi. Populasi dalam penelitian adalah laporan keuangan dalam hal ini perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2015-2019. Sampel dalam penelitian adalah asset tetap sesuai dengan perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2015-2019. Teknik pengumpulan data yang ydilakukan dengan Data penelitian ini dihimpun menggunakan metode dokumentasi, dengan metode ini data yang dibutuhkan adalah data Laporan Revaluasi perencanaan Aset Tetap pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Menurut suharsaputra (2011) “dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang ada catatan-catatan yang tersimpan. Baik itu berupa catatan transkip, buku, dan lain sabagainya. Pada tahap ini analisis pendahulan akan didiskripsikan konsep berdasarkan indikator-indikator empirik masing-masing konsep. Pada tahap ini analisis lanjutan, Teknik analisis data yang digunakan penelitian ini adalah statistic deskriptif. Penelitian statistik deskriptif adalah penelitian yang luas dalam menggunakan data-data penelitian. Sehingga penelitian tersebut lebih fokus dari awal sampai dengan akhir penelitian. Statistic deskriptif yang digunakan untuk mendeskripsikan data yang ada dalam penelitian ini yang terdiri dari revaluasi aset tetap (X1) dan perencanaan pajak (X2). Revaluasi aset tetap dilakukan berdasarkan nilai wajar atau nilai wajar aset tetap yang diterapkan oleh perusahaan jasa penilai atau ahli penilai. Sedangkan pengukuran perencanaan pajak perusahaan dilakukan dengan membandingkan laba menurut akuntansi dengan laba menurut fiskal, yang mana laba akuntansi terdapat pada laporan laba rugi dalam laporan keuangan tahunan perusahaan sedangkan laba fiskal dapat di analisis pada rekonsiliasi fiskal yang terdapat di catatan atas laporan keuangan perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan mengunakan statistik Deskriptif, sebagai yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut : Hasil penelitian ini membuktikan bahwa revaluasi aset tetap merupakan dampak perusahaan meminimumkan beban penyusutan dengan melaporkan nilai aset di awal tahun untuk menambah penambahan sepanjang tahun dan mengurangi pengurangan selama tahun, dan nilai aset di akhir tahun. Perubahan revaluasi aset tetap merupakan dampak perusahaan meminimumkan beban penyusutan dengan melaporkan nilai aset di awal tahun untuk menambah penambahan sepanjang tahun dan mengurangi pengurangan selama tahun, dan nilai aset di akhir tahun. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis memberikan beberapa masukan sebagai alternatif yang dapat dipertimbangkan, sebagai berikut : Bagi perusahaan Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek indonesia untuk memperhatikan dengan baik Laporan keuangan perusahaan agar sesuai dengan peraturan yang berlaku sehingga menjamin keberlangsungan perusahaan kedepan Bagi peneliti selanjutnya Peneliti selanjutnya dapat memperluas penelitian dengan menambah jumlah sampel tidak hanya berfokus pada perusahaan sektor manufaktur saja, sehingga mendapat hasil penelitian yang lebih baik lagi, dan juga menggunakan metode penelitian yang berbeda pula untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI AKUNTANSI DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA OPD KABUPATEN MALAKA) NAMA : YOSEFINA SEUK NAHAK NIM : 117191285 PROGRAM STUD : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Studi Pada OPD Kabupaten Malaka”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi, Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Pada OPD Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian ini adalah seluruh OPD Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan kepada pegawai bagian pengawasan dan keuangan pada OPD Kabupaten Malaka diantar langsung oleh peneliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu untuk mengisi kuesioner tersebut. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi dan Pengawasan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah diuji menggunakan pengujian Hipotesis yaitu Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (Uji t), dan Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Pada pengujian hipotesis pertama H1 pengaruh antara variabel X1 (Pemanfaatan Teknologi Informasi Akuntansi) terhadap variabel Y (Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0, 038 > 0,05 (0,000 lebih besar dari 0,05), dan nilai thitung 2,163 > t tabel = 2,039 (nilai thitung 2,163 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh pemanfaatan teknologi informasi akuntansi (X1) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y) pada OPD kabupaten malaka. Pada pengujian hipotesis kedua H2 pengaruh antara variabel X2 (Pengawasan Keuangan Daerah) terhadap variabel Y Kualitas Laporan Keuangan Daerah) adalah sebesar 0,000 0,05 (2,349 lebih kecil dari 0,039), dan nilai thitung 2,349 > ttabel = 2,039 (thitung 2,349 lebih besar dari ttabel 2,039). Sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh pengawasan keuangan daerah (X2) terhadap kualitas laporan keuangan daerah (Y). pada OPD kabupaten malaka.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
xi PENGARUH PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (Studi Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang) NAMA : ELISABETH BATISTA DE ARAUJO NIM : 17191075 POGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Skripsi ini berjudul “Pengaruh Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Dan Pengawasan Internal Terhadap Kinerja Instansi Pemerintah (Studi Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan sistem akuntansi keuangan daerah, pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah dinas perhubungan kabupaten kupang. Penelitian ini menggunakan data primer. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai dinas perhubungan kabupaten kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner yang diberikan kepada seluruh pegawai dinas perhubungan kabupaten kupang diantar langsung oleh peneliti dan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu untuk mengisi kuesioner tersebut. Pengaruh penerapan sistem akuntansi keuangan daerah dan pengawasan internal terhadap kinerja instansi pemerintah diuji menggunakan pengujian Hipotesis yaitu Uji Koefisien Determinasi (R2), Uji Parsial (Uji t), dan Analisis regresi linear berganda dengan menggunakan software SPSS 16. Pada pengujian hipotesis pertama H1 pengaruh antara variabel X1 (penerapan sistem akuntansi keuangan daerah) terhadap variabel Y (kinerja instansi pemerintah) adalah sebesar 0,000 > 0,05 (0,000 lebih kecil dari 0,05), dan nilai thitung 4.753 t tabel = 1,683 (nilai thitung 4.753 lebih besar dari ttabel 1,683) lebih besar dari 0 maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti penerapan sistem akuntansi keuangan daerah (X1) berpengaruh positif terhadap kinerja instansi pemerintah (Y). Pada pengujian hipotesis kedua H2 pengaruh antara variabel X2 (pengawasan internal) terhadap variabel Y (kinerja instansi pemerintah) adalah 0,039 > 0,05 (0,039 lebih kecil dari 0,05), dan nilai thitung 2.139 ttabel = 1,683 (thitung 2.139 lebih besar dari ttabel 1,683) maka dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti pengawasan intenal (X2) berpengaruh positif terhadap kinerja instansi pemerintah (Y).
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perspsi profesi dan kesadaran etis terhadap komitmen auditor. Penelitian ini dilaksanakan di Inspektorat Provinsi NTT Kota Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu persepsi profesi (X1), dan kesadaran etis (X2). Variabel dependen yaitu komitmen auditor (Y). Data yang digunakan adalah data primer. Responden dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Provinsi NTT Kota Kupang. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan 35 responden. Metode pengumpulan data yaitu dengan mengunakan kuesioner yang di bagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel, kesadaran etis berpengaruh dan signifikan terhadap komitmen auditor sedangkan variabel persepsi profesi tidak berpengaruh terhadap komitmen auditor.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
This study discussed the “Semantic Analysis on Traditional Songs Lyrics in Letti Language”. The aims of the study are: (1) To find out the types of meaning in semantic analysis on traditional songs lyrics in Letti language, and (2) To find out the dominant types of meaning in semantic analysis on traditional songs lyrics in Letti language. The writer took three songs, they were; Nara Awake Ampun Tiow song, Inku Amku song and Ina Ama song. The data taken from videos on YouTube channel of Rinto Lewen. The method of this study was descriptive qualitative method. In analyzing the data, the writer use the theory about semantics meaning by Leech (In Pardede 2016).The result of this study showed that there were seven types of meanings in Rinro Lewen channel; conceptual meaning, connotative meaning, social meaning, affective meaning, reflective meaning, co-locative meaning and the last one is thematic meaning. While the dominant types of those traditional song lyrics is affective meaning with a total 11 points and a total dominant 34.38%. After making the analysis on the semantics meaning in Song Lyrics in Letti language, the writer expects this research could give some information or knowledge about semantic meaning used in Letti language. The writer also expects that young generation of the island of Letti in Maluku, just east of Timor have to care of local language as one of the wealth of their culture must be preserved.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
The title of this study is “A DESCRIPTIVE STUDY ON TEACHERS’ TEACHING METHODS OF ENGLISH COURSE AT SMAN 1 KUPANG TIMUR”. The aim of this study are to find out the teachers teaching methods of English course. The design of this research is a descriptive qualitative method. The sample used is three English teachers, the research instrument used to conduct the data are interview and record, the writer asks some questions to the teachers. The writer transcribe the recording result, the writer identified the data, classified the data, the writer analyzed the data, and the writer describe a conclusion. The results of the study indicate that of the three English teachers each have teaching methods they use when teaching in class. From the result teaching methods used by English teacher I are: Cooperative learning method, Genre based text method, Project based method, Problem based method, Jigsaw method, Role playing method, and Numbered head together method. The methods used by English teacher II are: Problem based method and Discovery learning method. The methods used by the English teacher III are: Problem based method, Discovery learning method, and Genre based text method.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul penelitian ini adalah “Deskripsi Tentang Pertimbangan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Terhadap Sengketa Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil”. Rumusan masalah yaitu Mengapa Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Sengketa Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Ada Yang Di Kabulkan Dan Ada Yang Di Tolak? Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Sengketa Pemberhentian Pegawai Negeri SIpil Ada Yang Di Kabulkan Dan Ada Yang Di Tolak. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan No. 16/G/2016/PTUN/-JKT, No. 196/B/2016/PT.TUN.JKT, No. 28 K/TUN/2017, No. 170/G/2011/PTUN-JKT, No. 58/B/2012/PT.TUN.JKT, No. 152 K/TUN/2013, No. 140 PK/TUN/2014, 35/G/2019/PTUN-KPG, No. 271/B/2019/PT.TUN.SBY, No. 30 K/TUN/2021 Hasil Penelitian menunjukan bahwa Pertimbangan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara memutus perkara Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil dengan Kronologi Kasus dan Dakwaan dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan. Hasil penelitian menunjukkanbahwa Mengapa Putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Sengketa Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Ada Yang Di Kabulkan Dan Ada Yang Di Tolak , yaitu: 1. Pertimbangan Hakim Menolak Gugatan dikarenakan: a. Penggugat telah menjalani hukum pemidanaan yang telah berkekuatan hukum tetap. b. Penerbitan Objek Gugatan telah sesuai dengan aspek kewenangan, aspek prosedurdan aspek substansi 2. Hakim Mengabulkan Gugatan dikarenakan: a. Penerbitan objek sengketa bertentangan dengan pasal 29 Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 1979 tentang Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil. b. Penerbitan objek sengketa melanggar asas kepastian hukum. Kata kunci :Pemberhentian Pengawai Negeri,Dikabulkan dan Di Tolak, dan Pertimbangan Hakim.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam penelitian ini ada 2 (dua) konsep penelitian yang digunakan yaitu : pertama, Laba komprehensif adalah perubahan ekuitas dalam sebuah perusahaan selama suatu periode dari transaksi dan kejadian lain serta yang berasal dari sumber non pemilik. Kedua, Return saham adalah keuntungan yang dinikmati investor atas investasi saham yang dilakukannya. Return tersebut memiliki dua komponen yaitu current income dan capital gain (Wahyudi, 2003). Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Dalam penelitian ini, sampel yang dipilih adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2016-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi. Teknik dokumentasi adalah cara yang digunakan untuk memperoleh data dengan menganalisis informasi yang didokumentasikan dalam bentuk tulisan atau bentuk-bentuk yang lain, karena peneliti menggunakan data sekunder yang di dapat di internet dan literatur terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa laba komprehensif secara simultan berdasarkan hasil uji t dengan nilai signifikan (0,000 0.05) dan diperoleh t 0,452 t tabel 2,024. Sehingga hipotesis yang berbunyi terdapat berpengaruh laba komprehensif terhadap return saham secara positif diterima. Berdasarkan hasil analisis tingkat signifikan nilai F hitung 204 > F tabel 4,10. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara laba komprehensif terhadap return saham. Berdasarkan hasil uji hipotesis di atas, dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti laba komprehensif berpengaruh positif terhadap return saham.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Audit delay diartikan sebagai lamanya rentang waktu penyelesaian pelaksanaan audit laporan keuangan tahunan, yang diukur berdasarkan lamanya hari yang dibutuhkan untuk memperoleh laporan auditor independen atas audit laporan keuangan tahunan perusahaan terhitung sejak tanggal tutup tahun buku yaitu per 31 Desember sampai tanggal tertera pada laporan audit independen. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan bukti empiris pengaruh penggunaan aplikasi sistem keuangan daerah, pengalaman pemerintah menerapkan SAP, dan opini audit terhadap lamanya waktu penyelesaian audit/audit delay.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor pada Inspektorat Kabupaten Alor, penelitian ini di uji menggunakan SPSS Versi 22, Teknik pengambilan sampel ini menggunakan pembagian kuesioner dengan 33 responden. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk opini audit berpengaruh terhadap audit delay dengan nilai signifikan sebesar 0,004 dan variabel lain dalam penelitian ini tidak berpengaruh terhadap audit delay dengan nilai signifikan diatas 0,05. Untuk hasil penelitian secara simultan penggunaan aplikasi sistem keuangan daerah, pengalaman pemerintah menerapkan SAP, berpengaruh negatif terhadap audit delay.Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa opini audit berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit delay. untuk penelitian yang akan datang dapat menambah variabel yang independen atau menambah proksi variabel lain terkait dengan audit delay. Kata kunci: audit delay, penggunaan aplikasi sistem keuangan daerah, pengalaman pemerintah menerapkan SAP, opini audit.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Modus Operandi Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Pencatatan Palsu Pada Pembukuan Bank”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Bagaimanakah modus operandi pelaku tindak pidana dalam melakukan pencatatan palsu pada pembukuan bank? 2) Bagaimanakah akibat hukum dari tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank?. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui modus operandi pelaku tindak pidana dalam melakukan pencatatan palsu pada pembukuan bank. 2) Untuk mengetahui mengetahui akibat hukum dari tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus operandi yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank dan akibat hukum dari tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi modus pelaku tindak pidana dalam melakukan pencatatan palsu pada pembukuan bank adalah Pelaku melakukan perubahan data nasabah bank dan Pelaku melakukan pembaharuan kredit fiktif. Sedangkan akibat hukum dari tindak pidana pencatatan palsu pada pembukuan bank adalah terdakwa ditahan, terdakwa dipidana penjara dan pidana denda, bank mengalami kerugian materil. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi Lembaga perbankan untuk merketat pengawasan dalam merekrut pegawai atau karyawan bank untuk mengutamakan kompetensi dan kejujuran dalam menjalankan tugas dan fungsi bank, sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum dikemudian hari. Dan melaksanakan peraturan perundang-undagan yang berkaitan dengan perbankan secara efektif dan efisien. Bagi masyarkat untuk lebih hati-hati dalam berinvsetasi atau bekerja sama dalam bidang perbankan sehingga tidak merugikan masyarkat sendiri. Kata Kunci : Modus Operandi Dan Akibat , Tindak Pidana Pencatatan Palsu Pada Pembukuan bank
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Rumusan masalah di dalam penulisan ini adalah: Mengapa putusan terhadap terhadap pelaku tindak pidana pembakaran lahan ada yang diputus pemidanaan dan ada yang diputus bebas? Tujuan dari penelitian yang penulis lakukan ini adalah Untuk mengetahui penyebab adanya pelaku tindak pidana pembakaran lahan yang diputus pemidanaan dan ada yang diputus bebas. Untuk memperlancar proses analisis, maka metode penelitian yang dipakai penulis adalah. Sifat penelitiannyaa deskriptif, dimana penulis menggambarkan fakta sebagaimana adanya, tanpa memberi perlakuan terhadap objek yang diteliti.Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah penelitian normatif, dimana mewajibkan menggunakan data sekunder sebagai jenis data utamanya, yang bersumber pada bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab atau dasar pertimbangan hakim memberikan putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana lingkungan., sedangkan variabel terikatnya adalah putusan bebas dan putusan pemidanaan dalam tindak pidana lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 5 (lima) putusan Pengadilan Negeri, terkait dengan dalam proses hukum terhadap pelaku tindak pidana pembakaran lahan, terdapat putusan pemidanaan dan ada putusan bebas. Berdasarkan hasil analisis ditemukan penyebab adanya pelaku tindak pidana pembakaran lahan yang diputus pemidanaan dan ada yang diputus bebas adalah : Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan karena : unsur pasal yang di dakwakan terbukti, Sedangkan Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan Bebas karena : Pelaku tidak terbukti sebagai pelaku usaha. Rekomendasi akademis yang dapat penulis berikan di sini berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah : Menjalankan kearifan local, adalah wujud pengharaah budaya, akan tetapi ada sejumlah kearifan local di bidang lingkungan hidup yang dalam mengikutinya harus tetap berantisipasi pada peraturan perundangan yang mengatur tentang hal yang sama. Juga ada tindak pidana lingkunganm dngan objek tindakdakpidana yang sama, namun berdasarkan pertimbangan hakim diputus pemidanaan, tetapi ada juga yang diputus bebas. Karena itu wagra masyarakat harus cerdas dalam melaksanakan kearifan local, namun pelaksanaannya tetap berada di bawah koridor norma atau peraturan perundangan. Karna hakim juga menghargai kearifan local, namun kearifan local yang tetap memperhatikan peraturan perundangan yang mengatur hal yang sama tersebut
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi ini: Analisis Yuridis Modus Operandi Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Oleh Remaja. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana modus operandi tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh remaja? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui modus operandi tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh remaja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu modus tindak pidana narkotika oleh remaja. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel terikat yaitu tindak pidana narkotika oleh remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa modus operandi yang dilakukan oleh remaja sangat beragam mulai dengan memperoleh narkotika dengan cara membeli (putusan nomor : 1110/Pid.Su s/PA/2014/PN.Lbp), menggadaikan handphone untuk membeli narkotika (Putusan Nomor : 9/Pid.Sus-Anak/2016/PN- Bir), dan merakit bong sebagai alat untuk menghisap narkotika (Putusan Nomor : 9/Pid.Sus-Anak/2016/PN-Bir), selain itu adapun faktor-faktor yang mempengaruhi modus operandi pada remaja seperti keterbatasan ekonomi dikarenakan banyak remaja yang masih duduk dibangku sekolah namun telah terjerumus tindak pidana penyalahgunaan narkotika sehingga demi mendapatkan narkotika segala cara mereka lakukan seperti melakukan tanggung renteng (putusan nomor:35/Pid.Sus.A nak/2014/PN-Lgs) demi membeli narkotika. Pihak kepolisian dalam tugasnya memberantas narkotika harus didukung oleh masyarakat umum dan bekerja sama dalam melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika kepada pihak-pihak yang bersangkutan lainya atau ke sekolah-sekolah setempat agar masyarakat umum khususnya para remaja mendapatkan pengetahuan tentang bahayanya narkotika bagi masa pertumbuhan remaja. Kata Kunci: Remaja, Tindak Pidana, Narkotika, Modus Operandi
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
”. Perumusan masalah adalah 1). Apa yang menjadi motif terdakwa anggota Tentara Nasional Indonesia melakukan tindak pidana kesusilaan?; 2). Bagaimana modus terdakwa anggota Tentara Nasional Indonesia melakukan tindak pidana kesusilaan? Dan 3). Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana kesusilaan terhadap pelaku dan rumah tangga korban?. Tujuan penelitian yaitu 1). untuk mengetahui motif terdakwa anggota Tentara Nasional Indonesia melakukan tindak pidana kesusilaan; 2). Untuk mengetahui modus terdakwa anggota Tentara Nasional Indonesia melakukan tindak pidana kesusilaan, dan 3). Untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana kesusilaan terhadap pelaku dan rumah tangga korban. Sifat penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis penelitian normatif. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang dilakukan penulis, maka yang menjadi kesimpulan yaitu 1).Motif pelaku adalah ingin memuaskan hawa nafsu/kebutuhan Biologis; 2).Modus pelaku adalah dengan melakukan hubungan pasangan/pacaran dan berkomunikasi melalui telepon genggam/seluler serta 3).Akibat Hukum nya yaitu : a)Terhadap pelaku dijatuhkan hukuman pidana penjara dan denda, b).Terhadap korban adalah kehilangan keharmonisan dalam rumah tangganya dan c). Terhadap harta bersama terdapat pembagian hak yang sama terhadap suami dan isteri jika terjadi perceraian. Sehubungan dengan kesimpulan maka penulis mengemukakan saran sebagai berikit : Adanya peraturan 281 ke 1 KUHP (Kitab Undang- undang Hukum Pidana) Diharapkan Tentara Nasional Indonesia menaati peraturan yang ada, dilakukan agar menjaga kehidupan masyarakat yang tertib dan patuh kepada hukum serta tatanan kehidupan di negara ini. Untuk Korban dapat mengendalikan diri dari hawa nafsu sexsual ,agar tidak terjadinya tindak percabulan atau perzinahan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Masalah pokok yang diteliti penulis ialah: a. Bagaimanakah modus tindak pidana korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur? b. Bagaimanakah akibat hukum yang ditimbulkan oleh tindak pidana korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur terhadap pelaku dan bank/negara? Tujuan yang ingin dicapai penulis melalui penelitian ini ialah untuk mengetahui: 1) Modus tindak pidana korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur. 2) Akibat hukum yang ditimbulkan oleh tindak pidana korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur terhadap pelaku dan bank/negara. Sifat penelitian ini ialah deskriptif kualitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian hukum normatif. Setelah melewati proses penelitian dan analisis, maka penulis merumuskan poin-poin kesimpulan antara lain: 1. Kasus korupsi di Bank Nusa Tenggara Timur Cabang Surabaya dengan terdakwa Muhammad Ruslan, Didakus Leba dan Bong Bong Suharso dilakukan dengan modus: a. Terdakwa Muhhamad Ruslan memanfaatkan kedekatan saksi Stefanus Sulayman dengan pihak manajemen Bank NTT; b. Terdakwa Muhhamad Ruslan menggunakan data-data terkait legalitas perusahaan yang tidak benar atau dipalsukan; c. Terdakwa Muhhamad Ruslan menggunakan jaminan berupa agunan yang seluruhnya merupakan asset milik Stefanus Sulayman yang pada akhirnya sebagian besar tidak pernah diserahkan kepada Bank NTT Cabang Surabaya; d. Terdakwa Didakus Leba dan Bong Bong Suharso merupakan pimpinan dan wakil pimpinan Bank NTT Cabang Surabaya mengabaikan kelengkapan permohonan kredit yang diajukan oleh para debitur. 2. Akibat hukum dari tindak pidana korupsi kredit modal usaha di Bank Nusa Tenggara Timur Cabang Surabaya adalah: 1) Timbulnya kerugian keuangan negara/daerah dalam hal ini Bank Nusa Tenggara Timur sebesar Rp. 128.902.042.729,00 (seratus dua puluh delapan miliar sembilan ratus dua juta empat puluh dua ribu tujuh ratus dua puluh sembilan rupiah). 2) Reputasi Bank Nusa Tenggara Timur menjadi tercoreng di mata masyarakat Nusa Tenggara Timur 3) Akibat hukum dari tindak pidana korupsi kredit modal usaha konstruksi di Bank Nusa Tenggara Timur Cabang Surabaya terhadap terdakwa Muhhamad Ruslan, Didakus Leba, dan Bong Bong Suharso adalah para terdakwa dijatuhi sanksi hukum berupa pidana penjara dan denda serta membayar uang pengganti kerugian negara
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Rumusan masaalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah apa penyebab terjadinya tindak pidana cukai ? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya tindak pidana cukai. Penelitian ini bersidfat deskriptif dengan jenis penelitian yaitu penelitian normatif, yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab terjadinya tindak pidana cukai. Sedangkan Variabel terikat adalah putusan pengadilan terhaap pelaku tindak pidana cukai. Berdasarkan hasil peneletian dan pembahasan maka penyebab terjadinya tindak pidana cukai adalah :: 1) Keinginan untuk mendapatkan keuntungan 2) Rendahnya kesadaran hukum 3) Kurangnya Pengawasan Mengacu pada kesimpulan, maka saran yang dapat penulis berukan dalam penelitian ini adalah Kepada Pemerintah, dalam hali ini Direktorat Bea dan Cukai untuk meningkatkan sosialisasi semua peraturan yang berkaitan dengan larangan mengedarkan barang dikenai cukai tanpa dilekati oleh pita cukai. Serta meningkatkan pengawasan terhadap pelaku tindak pidana cukai. Kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha untuk mematuhi aturan hukum yang berlaku dan meningkatkan kesadaran hukum terkait pelekatan pita cukai pada barang-barang yyang dikenai pita cukai terutama minuman beralkohol dan rokok, agar tidak menimbulkan permasalahan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Motif Dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Penyalahgunaan Pemberian Izin Tinggal Oleh Warga Negara Asing”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1) Apa motif terjadinya tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing ? 2) Bagaimana modus yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing ? Tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. 2) untuk mengetahui modus yang dilakukan oleh pelaku tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif yang menggunakan variabel bebas dan terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif dan modus terjadinya tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. Sedangkan variabel terikat adalah putusan pengadilan terhada pelaku tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi motif dan modus terjadinya tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal oleh warga negara asing adalah : 1. Motif a) Terdakwa melakukan tugas / pekerjaan di Indonesia dengan deadline waktu yang singkat. b) Terdakwa mengurus dan menggunakan visa on arrival / visa kunjungan yang lebih mudah dan murah pengurusannya. c) Rencana waktu tinggal di Indonesia lebih singkat dari waktu kerja dikarenakan pekerjaan belum selesai. d) Terdakwa mencari keuntungan (uang). 2. Modus a) Terdakwa mejalankan tugas sebagai pengawas dan membentuk efisiensi kerja pada perusahaan yang ada di Indonesia. b) Terdakwa menggunakan visa kunjungan saat datang ke Indonesia yang seharusnya visa ijin tinggal atau ijin tinggal terbatas. c) Terdakwa menawarkan atau menyewakan vila di Indonesia secara langsung maupun melalui aplikasi online AirBnB. d) Terdakwa menawarkan dan mengelola bisnis penyewaan vila dengan menyalaahgunakan ijin tinggal yang diberikan. e) Terdakwa melakukan bisnis (jual gelang tasbih dan ritual doa) tidak sesuai dengan ijin tinggal dan ijin dari pejabat yang berwenang. Kata kunci: Tindak Pidana, Warga Negara Asing, Imigrasi