Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP KINERJA UMKM (Studi Kasus pada UMKM di Kabupaten Malaka)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Intellectual capital merupakan petunjuk untuk mengelola asset tak berwujud dan memfasilitasi kesuksesan melalui keuntungan persaingan yang berkelanjutan untuk memimpin perusahaan dan organisasi. Para praktisi menganggap asset tak berwujud merupakan faktor yang menentukan kesuksesan perusahaani. Pengembangan teori di bidang intellectual capital didasarkan pada penelitian antar disiplin ilmu. Intellectual Capital memiliki beberapa elemen seperti Human capital (modal manusia), Structural Capital (modal struktural), dan Customer Capital (modal kustomer) yang dapat membantu para wirausaha untuk meningkatkan kinerja usahanya. Human capital didefinisikan sebagai pengetahuan, dan pengalaman yang pegawai bawa ketika mengelola perusahaan. Beberapa dari pengetahuan tersebut bersifat unik untuk tiap-tiap individu, dan beberapa lainnya bersifat umum, misalnya kapasitas menciptakan inovasi, dan kreativitas, Human capital juga merupakan kombinasi warisan genetik, pendidikan, pengalaman dan sikap tentang hidup dan bisnis. Human Capital didefinisikan sebagai pengetahuan, skill, dan pengalaman yang pegawai bawa ketika mengelola perusahaan. Human capital adalah komponen utama yang harus dimiliki oleh setiap jenis usaha karena terdapat inovasi, pengetahuan, keterampilan, dan keahlian pada setiap individu yang masuk ke dalam perusahaan. Structural capital meliputi seluruh pengetahuan non-manusia seperti database, struktur organisasi, proses manual, strategi, rutinitas, dan segala sesuatu yang membuat nilai perusahaan lebih besar dari nilai materialnya. Seorang individu dapat memiliki tingkat intelektualitas yang tinggi, namun jika perusahaan memiliki sistem dan prosedur yang buruk maka modal intelektual tidak dapat mencapai kinerja secara optimal dan potensi yang ada tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal, sehingga structural capital sangat dibutuhkan untuk mendukung komponen modal intelektual lainnya dalam menghasilkan nilai dan kinerja perusahaan. Customer capital atau disebut relational capital meliputi hubungan dengan customer dan rekanan di tingkat nasional dan internasional. Indikator yang digunakan untuk menjelaskan hal ini adalah jumlah badan-badan internasional yang memiliki perwakilan dari OeNB atau confidence index yang disusun setiap tiga bulan oleh lembaga independen. Customer capital merupakan hubungan yang harmonis atau disebut association network yang dimiliki oleh perusahaan dengan para mitranya, baik yang berasal dari para pemasok yang andal dan berkualitas, berasal dari pelanggan yang loyal dan merasa puas akan pelayanan perusahaan yang bersangkutan, berasal dari hubungan perusahaan dengan pemerintah maupun dengan masyarakat sekitar.

ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN, HARGA DAN KELENGKAPAN PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI TOKO ENGKY MOTOR OESAPA KM.9

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Analisis pengaruh Kualitas Layanan, harga dan Kelengkapan Produk Terhadapap Keputusan Pembelian Konsumen Di Toko Engky Motor Oesapa Km 9, Skripsi Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Dr. Damaris Y. Koli, SE.,M.P dan pembimbing 2 (dua) Margarethy R. Mbado,SE.,MM Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kualitas layanan, harga, dan kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian konsumen penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Konsumen yang berbelanja pada Toko Engky Motor Km 9 Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah menganalisis pengaruh kualitas layanan, harga, dan kelengkapan produk terhadap keputusan pembelian konsumen. Menurut Kotler (2019) menyatakan bahwa kualitas layanan adalah bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat pelayanan yang diterima dengan tingkat layanan yang diharapkan apabila layanan yang diterima atau dirasakan sesuai dengan yang diharapkan,maka kualitas layanan dipersepsikan baik dan memuaskan. Menurut Philip Kotler (2012) harga adalah jumlah uang yang harus dibayar pelanggan untuk produk yang akan dibeli. Menurut Joko Untoro (2010), definisi harga adalah kemampuan yang dimiliki suatu barang atau jasa, yang dinyatakan dalam bentuk uang. Menurut (Kurniawan & Krismonita, 2020:147) kelengkapan produk adalah berkaitan dengan kedalaman, lebar, kualitas produk yang disediakan ketersediaan produk ditoko. Penyediaan kelengkapan produk yang bagus bukan hanya memikat minat pembeli melainkan juga bisa berefek pada keputusan konsumen serta kemungkian besar bisa menjadi pelanggan tetap. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan alat bantu spss. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa Kualitas layanan, harga dan kelengkapan produk berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen dengan nilai sig. 0,000 > 0,05 dan nilai thitung > ttabel (4.7321,661) untuk variabel kualitas layanan (X1) atau H0 ditolak dan Ha diterima, nilai sig. 0,001 > 0,05 dan nilai thitung > ttabel (2,274>1,661) untuk variabel Harga (X2) atau H0 ditolak dan Ha diterima, dan nilai sig. 0,000>0,05 dan nilai thitung > ttabel (3,3521,661) atau H0 ditolak dan Ha diterima. Kata kunci: Kualitas Layanan, Harga Kelengkapan produk, dan keputusan pembelian

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT BOSOWA BERLIAN MOTOR KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PADA PT BOSOWA BERLIAN MOTOR KOTA KUPANG Oleh: Maria G N Bahan Nim : 18410300 ABSTRAK Pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individual. Setiap karyawan akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan sistem nilai-nilai yang berlaku dalam dirinya. Semakin banyak aspek-aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan keinginan individu, maka akan semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan ( as’ ad 2008 103-104). Manusia dalam hidup mempunyai kebutuhan mendasar yang tidak mungkin dapat dihilangkan, karena kebutuhan tersebut mendasari perilaku seseorang. Jika seseorang dalam bekerja merasa kebutuhannya sudah terpenuhi, maka akan timbul kepuasan bekerja dalan diri mereka. Kepuasan kerja menurut Hasibuan (2007:202) adalah sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya. Sikap ini dicerminkan oleh moral kerja, kedisiplinan, dan prestasi kerja. Kepuasan kerja dinikmati dalam, pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi luar dan dalam pekerjaan. Menurut Robbins (2008;170) kepuasan kerja merupakan sikap umum seseorang individu terhadap pekerjaannya. Jadi kepuasan kerja yang diperoleh oleh individu merupakan gambaran dari pekrjaan yang dilakukan. Sehinggah kepuasan kerja bukan hal yang sederhana, baik dalam arti dalam konsepnya maupun dalam arti analisisnya, karena kepuasan mempunyai konotasi yang beraneka ragam meskipun demikina tetap relevan untuk mengatakan bahwa kepuasan kerja merupakan suatu cara pandang seseorang baik yang bersifat positif maupun bersifat negatif tentang pekerjaanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang berjumlah 38 orang yang terdiri dari Branch Manager 4 orang, koordinator 4 orang, Administration 6, Supervisor Lcv 6 orang, Supersor Pc, Supervicor cv 4 oarang dan Mekanik 10 orang dan dilakukan penentual sampel menggunakan rumus solvin maka sampel penelitian ini berjumlah 38 orang. Teknik yang digunakan yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang, Penelitian ini menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji Stimultan (Uji F), dan Uji Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang, komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Sedangkan secara stimultakan gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan singnifikan secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT Bosowa Berlian Motor Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a sebesar 3,810 sedangkan koefisien b1 = 0,400, koefisien b2 = 0,248. Dengan demikian persamaan regresi linear   berganda memperlihatkan pengaruh gaya kepemimpinan (X1), Komunikasi interpersonal (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan adalah sebagai berikut : Y = 3,810 + 0,400 (X1) + 0,248 (X2) + e. Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh variabel gaya kepemimpinan (X1) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel gaya kepemimpinan (X1) ditemukan t hitung = 4,815 lebih besar dari t tabel = 2,082 dan tingkat signifikan 0,000 oleh karena itu nilai sig. 0,05 maka Ho (b1= 0) ditolak Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel gaya kepemimpinan (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap variabel kepuasan kerja karyawan (Y). Berikut hasil uji Hipotesis kedua yaitu komunikasi interpersonal (X2) ditemukan t hitung = 2,703 lebih kecil dari t tabel =2,028 dan tingkat signifikan =0,011. Oleh karena itu nilai sig > 0,05 maka Ho (b1 = 0) diterima dan Ha (b1 ≠ 0) ditolak yaitu komunikasi interpersonal (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja karyawan (Y). Untuk hasil uji F didapati F hitung = 25,379 lebih besar F tabel = 4,11 dan tingkat sig = 0,000 oleh karena itu nilai sig 0,05 maka Ho (b1 =0 ) maka Ho ( b1 = 0 ) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0 ) diterima artinya variabel gaya kepemimpinan ( X1) dan komunikasi interpersonal (X2) memiliki pengaruh positif dan signifikan secara stimultan terhadap kepuasan kerja karyawan (Y).Berdasarkan perolehan hasil uji koofisien determinasi ( R2) adalah 0,592 atau 59,2%. Hal ini berarti besarnya pengaruh gaya kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap kepuasan kerja keryawan adalah 59,2% Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Komunikasi Interpersonal Kepuasan Kerja

ANALISIS PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK PADA KSP KOPDIT SOLIDARITAS STA MARIA ASSUMPTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ANALISIS PENYAJAIAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK PADA KSP KOPDIT SOLIDARITAS STA MARIA ASSUMPTA KUPANG ABSTRAK NAMA : AMITHA NAHAK NIM : 18190040 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2023 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyajian laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntablitas publik pada Ksp Kopdit Solidaritas Sta Maria Assumpta kupang diterapkan. Teknik penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan metode dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini diambil dari tahun berdirinya Ksp Kopdit Solidaritas yaitu tahun 1991-2021, sedangkan sampel yang digunakan dari tahun 2017-2021. Laporan keuangan tersebut dianalisis apakah penyajian sak-etap dalam penyusunan laporan keuangan telah sesuai dengan sak-etap atau tidak. Berdasarkan hasil penelitian laporan keuangan yang telah dianalisis ternyata terdapat pos-pos yang belum sesuai dengan sak-etap yang artinya penyajian sak-etap dalam penyusunan laporan keuangan Ksp Kopdit Solidaritas belum sesuai dengan penyajian SAK-ETAP yang telah ditetapkan. Kata kunci: Laporan Keuangan, SAK-ETAP

PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP PERTUMBUHAN KOPERASI DI KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP PERTUMBUHAN KOPERASI DI KOTA KUPANG ABSTRAK NAMA : PEBRI MARTHA MANAFE NIM : 18190016 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : AKUNTANSI TAHUN PENULISAN : 2022 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh capital employed efficiency terhadap pertumbuhan koperasi, untuk mengetahui pengaruh human capital efficiency terhadap pertumbuhan koperasi, dan untuk mengetahui pengaruh structural capital efficiency terhadap pertumbuhan koperasi. Populasi dalam penelitian ini adalah koperasi di Kota Kupang yang Terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan koperasi yang berjumlah 5 koperasi dengan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan penelitian ini merupakan data kuantitatif. Sumber data yang dipakai adalah data sekunder berupa laporan keuangan koperasi tahun 2017-2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) capital employed efficiency tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan koperasi. Hal ini dibuktikan nilai t-hitung lebih kecil dari nilai t-tabel 1,720 (- 0,365 1,720) dan nilai signifikan 0,719 yang lebih besar dari nilai alpa nyata 0,05 atau 0,719 > 0,05. (2) human capital efficiency tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan koperasi. Hal ini dibuktikan dimana nilai t hitung lebih kecil dari pada nilai t tabel 1,720 (-0,5331,720) dan nilai signifikan 0,599 yang lebih besar dari nilai alpa nyata 0,05 atau 0,599 > 0,05 (3) structural capital efficiency berpengaruh terhadap pertumbuhan koperasi. Hal ini dibuktikan nilai t hitung lebih kecil dari pada nilai t tabel 1,720 ( -2,3691,720) dan nilai signifikan 0,027 yang lebih kecil dari nilai alpa nyata 0,05 atau 0,027 0,05 Kata Kunci : Capital Employed Efficiency (CEE), Human Capital Efficiency (HCE), Structural Capital Efficiency (SCE), Pertumbuhan Laba.

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETETAPAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETETAPAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA Nama : Katarina Noviana Nahak NIM : 18190021 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketetapan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 dengan menggunakan 12 sampel perusahaan perbankan, sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 12 X 5 = 60 sampel. Variabel Dependen dalam penelitian ini adalah ketepatan waktu pelaporan keuangan. Variabel dependen ini diukur berdasarkan tanggal laporan auditor independen (LAI), yang diukur dengan menggunakan variabel dummy dengan kategori 1 untuk perusahaan yang tepat waktu dan 0 untuk perusahaan yang tidak tepat waktu. Variabel Independen dalam penelitian ini adalah a. Profitabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan menggunakan aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan. Profitabilitas diproksikan dengan Return On Asset = laba bersih/ total aset (Brigham dan Joel, 2014:148). b. Leverage merupakan gambaran dari struktur modal yang dimiliki perusahaan, dimana leverage digunakan untuk mengetahui sejauh mana perusahaan menggunkan pendanaan melalui hutang. Leverage diproksikan dengan Debt to Equity Ratio= total liabilitas/ total ekuitas (Mareta, 2015). c. Ukuran perusahaan dapat dinilai dari beberapa segi, besar kecilnya perusahaan dapat d idasarkan pada total nilai aktiva, total penjualan, kapitalisasi pasar, jumlah tenaga kerja, dsb. Ukuran perusahaan diproksikan dengan Market to Book Value Ratio = nilai pasar saham/ nilai buku (Brigham dan Joel, 2014:151). Hasil penelitian ini menunjukan pada persamaan analisis regresi linear berganda Nilai konstanta sebesar -0,574 menunjukkan bahwa variabel Profitabilias, Ukuran Perusahaan, leverage, jika nilainya 0 maka ketepatan waktu pelaporan keuangan memiliki tingkat kinerja sebesar -0,574. Nilai koefisien Profitabilitas (X1) sebesar 2,040 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan belanja daerah sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan meningkat sebesar 2,040 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Nilai koefisien Ukuran Perushaan (X2) sebesar 0,129 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan Ukuran Perusahaan sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan meningkat sebesar 0,129 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Nilai koefisien Leverage (X3) sebesar 0,008 dengan nilai positif. Hal ini berarti bahwa setiap peningkatan leverage sebesar 1 kali maka ketepatan waktu pelaporan keuangan akan peningkatan sebesar 0,008 dengan asumsi variabel yang lain konstan. Hasil analisis uji -t Variabel Profitabilitas (ROA) berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan. Dijelaskan pula dalam hasil analisis regresi bahwa variabel Profitabilitas (ROA) mempunyai nilai β = 2,040 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,216 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,216 > 0,05). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Ukuran perusahaan (Size) mempunyai nilai β = 0,129 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,081 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,081 > 0,05). Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. variabel leverage (DER) yang mempunyai nilai β = 0,008 lebih besar dari 0 dan diperoleh nilai signifikansi 0,528 lebih besar dari taraf signifikansi 0,05 (0,528 > 0,05). Dari hasil uji R2, diperoleh nilai R2 atau R Square sebesar 0,074 atau 7,4%. Hal ini menunjukkan bahwa ketepatan waktu pelaporan keuangan dapat dijelaskan sebesar 7,4% oleh variabel independen yaitu Profitabiitas, Ukuran Perusahaan, Leverage. Sedangkan 92,6% ketepatan waktu pelaporan keuangan dijelaskan oleh variabel-variabel diluar variabel independen penelitian ini. Kata kunci : Ketetapan waktu, Profitabilitas. Ukuran perusahaan, Leverage.

PENGARUH LATIHAN MENENDANG DENGAN KAKI BAGIAN DALAM TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN PENALTI PADA PEMAIN KLUB SEPAK BOLA STARBOLL

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH LATIHAN MENENDANG DENGAN KAKI BAGIAN DALAM TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN PENALTI PADA PEMAIN KLUB SEPAK BOLASTARBOLL Ferdystefandyhello1*,AnderiasJ.FLumba2,Andrysindlaeloe3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Bagaimana kemampuan tendangan penalti pada klub starboll fc dan kemampuan latihan menendang penalti dengan kaki bagian dalam terhadap kemampuan tendangan penelti pada titik sasaran yang tepat. Tujuan penelitian: Dapat mengetahui parah pemain Klub starboll fc menegenai teknik menendang penalti dengan kaki bagian dalam pada titik sasaran yang benar dan juga dapat mengetahui kemampuan dari masing-masing pemain straball fc. Metode penelitian: Kuantitatif metode penelitian yang berlandaskan terhadap pilsafat positifisme digunakan dalam peneliti terhadap sampel dan populasi penelitian. Hasil dan pembahasan: Kegiantan penelitian ini dilaksanakan dalam3 tahap pelaksanaan, yaitu pertama adalah pre-test untuk kemampuan tendangan penelti. Pada tahap kedua adalah pemberian perlakuan untuk melakukan tendangan yang telah ditentukan. Simpulan: Terdapat pengaruh latihan pada tendangan kaki bagian dalam terhadap teknik kemampuan yang sudah dilakukan dalam tendangan penalti para pemain sepak bola starboll fc. Latihan tendangan penalti mengunakan kaki bagian dalam dapat meningkatkan kemampuan tendangan penalti pada pemain sepak bola starboll fc. Kata kunci: Tendangan penelti dengan kaki bagian dalam.

STUDI DESKRIPTIF FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS SISWA DAN STRATEGI GURU YANG DIGUNAKAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA DI SMP PGRI HAUMENIBAKI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

A DESCRIPTIVE STUDY ON FACTORS INFLUENCING STUDENT’S ENGLISH LEARNING MOTIVATION AND TEACHER STRATEGY USED TO INCREASE STUDENT’S MOTIVATION AT SMP PGRI HAUMENIBAKI ABSTRACT Yeti S.H Tana1 Seprianus A. Nenotek2 Norci Beeh3 The author's title is “Descriptive Study of Factors Influencing Students' English Learning Motivation and Teacher Teaching Strategies Used to Increase Student Learning Motivation in SMP PGRI Haumenibaki” This thesis has two problem formulations which answer the factors that influence learning motivation and strategies teacher in teaching. To answer this question, the authors used a qualitative approach, therefore the data was presented in the form of a questionnaire given to 25 students, the authors found the cause of the influence of student learning motivation and teacher teaching strategies that occurred in the learning process in the classroom and found that they were still less motivated to learn because they are less interested in learning English, the proof is from the results of the questionnaire that there are still many students who answer disagree and overall the teacher's teaching strategy in increasing student learning motivation can be said to be going well. The factors that influence the teacher's strategy in increasing student learning motivation are: Teachers, students, facilities and infrastructure, time allocation and student environment. Therefore it can be said that the factors that influence student motivation and teacher strategies still occur anywhere under any circumstances and cannot be avoided from the educational environment.

PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN LINGKUNGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DI KABUPATEN MALAKA.

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENERAPAN AKUNTANSI MANAJEMEN LINGKUNGAN PADA RUMAH SAKIT UMUM DI KABUPATEN MALAKA. Akuntansi manajemen lingkungan merupakan proses mengidentifikasian, pengumpulan, perkiraan-perkiraan, analisis, pelaporan dan pengiriman informasi tentang: Informasi berdasarkan arus bahan dan energy, Informasi berdasarkan biaya lingkungan, Informasi lainnya yang terukur dibentuk berdasarkan akuntansi manajemen lingkungan untuk pengambilan keputusan bagi perusahaan. Persoalan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada Rumah Sakit Umum di Kabupaten Malaka. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada rumah sakit umum di kabupaten malaka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu menganalisis data secara menyeluruh untuk mengetahui adanya gambaran mengenai penerapan akuntansi manajemen lingkungan pada rumah sakit umum kabupaten malaka. Hasil penelitian ini menunjukan Informasi akuntansi manajemen lingkungan yang dicatat oleh rumah sakit terbagi menjadi dua infomasi yaitu informasi fisik dan informasi moneter, dapat diketahui dari hasil wawancara banyak menyatakan bahwa rumah sakit umum kabupaten membutuhkan informasi tersebut. Bahwa untuk informasi fisik, rumah sakit mencatat komponen informasi tersebut, akan tetapi yang menjadi prioritas dari pihak rumah sakit adalah informasi mengenai jumlah energy (listrik, gas, bahan bakar,Dll) yang dikonsumsi/dipakai, jumlah energy (listrik, gas, nahan bakar, Dll) yang hemat, jumlah limbah ( padat, cair, gas) yang dihasilkan, jumlah limbah yang dibuang untuk informasi fisik rumah sakit tidak melakukan pencatatan mengenai jumlah air yang diambil dari alam, jumlah air yang di daur ulang untuk digunakan kembali, jumlah air yang terbuang, umlah emisis gas yang dihasilkan dan untuk informasi moneter hampir seluruh informasi dicatat diantaranya biaya pembelian peralatan pengelolaan limbah, biaya evaluasi/depresiasi peralatan pengelola limbah, biaya pengembangan/desain proses/ produk ramah lingkungan, biaya pelatihan karyawan, biaya pengembangan sistem pengelolaan lingkungan, biaya audit lingkungan, biaya pemeriksaan kandungan limbah berbahaya, biaya pengelolaan dan pembuangan limbah berbahaya, dan biaya pemeliharaan peralatan pengelolaan limbah. untuk informasi moneter rumah sakit umum kabupaten malaka tidak melakukan pencatatan mengenai biaya pemeriksaan proses peracikan obat, biaya melakukan uji emisi gas dan biaya daur ulang air kembali untuk di gunakan. Penerapan akuntansi manajemen lingkungan ini diperlukan untuk diketahui sebagai pengetahuan dalam hal pertanggung jawaban lingkungan khususnya didalam lingkungan rumah sakit. maka dari itu perlu untuk diketahui rumah sakit umum kabupaten malaka telah menerapkan akuntansi manajemen lingkungan terbukti dengan di masukkannya biaya lingkungan kedalam laporan operasional yang diakui sebagai Beban pemeliharaan. Peneliti menarik kesimpulan dari setiap tahapan perlakuan akuntansi biaya lingkungan yang ada pada rumah sakit umum kabupaten malaka berdasarkan standar akuntansi pemerintah yang digunakan dalam penelitian ini. Dapat disimpulkan bahwa analisis tahap-tahap perlakuan akuntansi yang ditetapkan pada rumah sakit umum kabupaten malaka diantaranya identifikasi, pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan. Dalam hal ini pihak rumah sakit sudah melakukan tahapan perlakuan biaya lingkungan dengan baik akan tetapi biaya yang di sajikan kedalam laporan keuangan rumah sakit umum kabupaten malaka belum secara terperinci artinya biaya yang disajikan masih dalam biaya umum tidak ada pelaporan secara khusus mengenai biaya lingkungan yang terjadi.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MALAKA (Studi Pada BP4D Kabupaten Malaka)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN MALAKA ( Studi Pada BP4D Kabupaten Malaka ) Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (AKIP) adalah pengukuran pencapaian kinerja instansi pemerintah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat guna menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk merencanakan dan mengoperasikan visi dan misi pemerintah. Keberhasilan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dapat dilihat dari aspek kualitas kerja, produktivitas, dalam mengunakan layanan dari pemerintah. suatu instansi pemerintah dikatakan berhasil melakasanakan tugas dan fungsinya walaupun hasil maupun dampak dan pelaksanaan program masih dibawah standar cara untuk mengetahui tingkat keberhasilan suatu instansi maka seluruh aktivitas tersebut haarus dapat diukur, dan pengukuran tersebut tidak semata-mata kepada input dari program akan tetapi lebih ditekankan pada keluaran proses manfaat dan dampak. Melalui pengukuran kinerja, keberhasilan suatu instansi pemerintah akan lebih dilihat dari kemampuan instansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah secara parsial dan untuk memgetahui pengaruh pemahaman prinsip good governance dan pengendalian intern terhadap Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 pegawai yang terdapat di BP4D kabupaten Malaka. Jumlah sampel yang digunakan penelitian ini sebanyak 30 pegawai. Penelitian ini bersifat kuantitatif data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan di ukur dengan skala ordinal. Analisis data meggunakan analisis deskriptif dan analisis linear berganda. Berdasarkan Hasil penelitian dengan anallis statisik menggunakan spss versi 16 menunjukan bahwa variabel pemahaman prinsip good governance berpengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan nilai signifikan t yang diperoleh sebesar 0,023>0,05 dan nilai t hitung 2,416>2,052 sehingga dapat dikatakan H1 diterima. Yang artinya pemahaman prinsip good governance berpengaruh positif terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Daerah Kabupaten Malaka hasil penelitian ini menunjukan bahawa ada pengaruh pemahaman prinsip good governance terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah Kabupaten Malaka berpengaruh positif apabila pemahaman prinsip good governace semakin baik maka kinerja instansi pemerintah (BP4D) Kabupaten Malaka semakin meningkat. pengendalian intern tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dengan hasil nilai signifikan t yang diperoleh sebesar 0,377>0,05 dan nilai t hitung 0,8982,052 maka dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak yang artinya tidak terdapat pengaruh pada pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Daerah Kabupaten Malaka hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (BP4D) Kabupaten Malaka tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan yang artinya tidak terdapat pengaruh pengaruh pengendalian intern terhadap akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Bp4d) Kabupaten Malaka. Atas hasil penelitian ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah daerah kabupaten Malaka. sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dijadikan refrensi untuk penelitian selanjutnya maka disarankan pengembangan dan perbaikan sistem kinerja, sehingga kinerja pemerintah lebih baik, dan untuk penelitian selanjutnya dapat menambah variasi faktor-faktor eksternal lain yang dapat diteliti selain faktor-faktor yang sudah digunakan selain faktor pemahaman prinsip good governance dan pengendalian inten dalam penelitian ini agar akuntabilitas kinerja instansi pemerintah lebih objektif. Untuk penelitian selanjutnya dapat menambah peneitian tidak hanya di BP4D Kabupaten Malaka saja.

PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DALAM PENCEGAHAN FRAUD (Studi Empiris Pada Instansi Pemerintah Kabupaten Malaka)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PENERAPAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DAN AKUNTABILITAS KINERJA INSTANSI PEMERINTAH DALAM PENCEGAHAN FRAUD (Studi Empiris Pada Instansi Pemerintah Kabupaten Malaka) Akuntansi sektor publik adalah jenis akuntansi yang biasa digunakan oleh pemerintah dalam melakukan pencatatan laporan keuangan. Di Indonesia, reformasi pengelolaan keuangan negara telah memasuki tahap transparansi dan akuntabilitas. Pencapaian hasil kerja dari instansi pemerintah dalam implementasinya, dapat diketahui melalui informasi tentang akuntabilitas kinerja masing-masing instansi pemerintah tersebut. Dengan adanya informasi tentang akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, pemerintah mempunya bahan pengambilan keputusan untuk melakukan perbaikan-perbaikan manajemen dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan yang lebih baik lagi. Akuntabilitas kinerja merupakan perwujudan suatu instansi pemerintah agar dapat mempertanggung jawabkan keberhasilan maupun kegagalan pelaksanaan misi instansi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang sudah ditetapkan sejak awal melalui alat pertanggungjawaban secara periodic. fraud (kecurangan adalah suatu tindakan yang disegaja oleh suatu individu atau lebih dalam manajemen atau pihak lain yang bertanggungjawab atas tata kelola, karyawan, dan pihak ketiga yang melibatkan penggunaan keuntungan secara tidak adil atau melanggar hukum. Pengaruh penerapan akuntansi sektor public dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam pencegahan fraud pada kantor Bupati Malaka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan akuntansi sektor public terhadap pencegahan fraud dan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas kinerja instansi pemerintah terhadap pencegahan fraud di kantor Bupati Malaka. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh akuntansi sektor publik dan akuntabilias kinerja instansi pemerintah terhadap pencegahan fraud, pengaruh akuntansi sektor publik dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mencegah fraud. Sampel ini diambil dari kantor Bupati Malaka dengan jumlah sampel 35 responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dalam pengumpulan data mencakup data primer. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode skala pengukuran ordinal. Hasil penelitian menunjukkan data dengan menggunakan perhitungan statistik melalui aplikasi Statistical Package For The Social Science (SPSS) versi 16 mengenai pengararuh akuntansi sektor publik dan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah dalam mencegah fraud pada kantor Bupati Malaka. Maka penulis menarik kesimpulan yaitu akuntansi sektor publik tidak berpengaruh terhadap pencegahan fraud dengan nilai t hitung sebesar 1,981 dan nilai signifikan sebesar 0,056. Akuntabilitas kinerja instansi pemerintah berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap pencegahan fraud dengan nilai signifikan sebesar 0,046 dan 2,076.

Analisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Guru Bahasa Inggris di SMA Negeri 12 Maluku Barat Daya

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

AN ANALYSIS ON ENGLISH TEACHERSʹ LESSON PLANS FORSTUDENTS OF SMA NEGERI 12 MALUKU BARAT DAYA ABSTRACT ( Haluna Grazia ) ( Bire Jos ) ( Nenotek A. Serpianus ) Email [email protected] The title of this writing is an analysis on English Teacherʹs Lesson Plans for Students of SMA Negeri 12 Maluku Barat Daya. The aim of this study is to know whether lesson plans prepared by English teacher at SMA Negeri 12 Maluku Barat Daya reffrs to curriculum 2013 or not, the way and the obstacles faced by English teachers in designing lesson plan. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this study was English teachers at SMA Negeri 12 Maluku Barat Daya consisting of 3 English teachers. The object of this research is learning implementation plan prepared by the teachers. The data obtained through interviews observation and documentation. The data obtained were then analyzed using qualitative data analysis techniques. The results of the data were then concluded according to the research problem.The result shows that the writers expectation of all lesson plans prepared by English teachers are not actually fulfilling standard of curriculum 2013 although the lesson plans developed by English teachers at SMA Negeri 12 Maluku Barat Daya consisted of nine components. The result of analysis of all lesson plans had some weaknesses which are not referring to curriculum 2013. In some component such as core competence, basic competence, and source of learning, and assessment. The teachers designed the curriculum 2013 lesson plan individually. Furthermore, the obstacles faced by the teacher are inadequate facilities and still confused about the curriculum 2013 learning system.

PENGARUH RASIO PEREKAT TEPUNG KANJI TERHADAP KUALITAS BRIKET RANTING KESAMBI (Schleichera Oleosa)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ranting kesambi (Schleichera oleosa) merupakan bagian dari tumbuhan kesambi yang banyak ditemukan di Indonesia. Ranting kesambi memiliki kandungan selulosa dan serat yang cukup tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan briket. Namun, untuk meningkatkan kualitas briket yang dihasilkan, perekat atau binder sangat diperlukan. Nilai rata-rata yaitu : Kadar air 10 mesh yaitu 1,57%, 15 mesh yaitu 1,84% dan 20 mesh 2,85%, dengan nilai rata-rata tetinggi yaitu pada perlakuan 20 mesh yaitu 2,85% dan terendah yaitu 1,57% pada perlakuan 10 mesh. Kadar zat mudah menguap yaitu 10 mesh yaitu: 5,19%,15 mesh yaitu 9,46, dan 20 mesh yaitu 9,80. Maka nilai rata rata kadar zat mudah menguap yang tertinggi yaitu 20 mesh dan nilai terendah terdapat pada perlakuan 10 mesh. Kadar abu yaitu : 10 mesh yaitu: 8,74, 15 mesh yaitu: 9,14 dan 20 mesh yaitu: 9,20. Maka nilai rata rata kadar abu yang tertinggi yaitu 20 mesh dan nilai rata rata yang terendah terdapat pada perlakuan 10 mesh.. Lama Pembakaran briket yaitu : 10 mesh 34 menit, 15 mesh 37 menit dan 20 mesh 40 menit.

MOTIF TENUNAN KAIMNAFA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Tenun ikat merupakan salah satu hasil kebudayaan yang harus dilestarikan oleh setiap generasi. Dalam kehidupan bermasyarakat, tenunan dihargai dan diakui sebagai komoditas di semua kalangan masyarakat, mulai dari penguasa hingga para petani dan dengan demikian digunakan juga sebagai benda berharga penanda status sosial. Tenun ikat yang sangat berpengaruh sebagai simbol status sosial seseorang merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat dan karena itu, tenun ikat memiliki makna yang sangat dalam bagi masyarakat Amarasi Barat, tak terkecuali di Desa Soba, khususnya dalam Jemaat GMIT Elohim Soba. Motif-motif tenunan dibuat berdasarkan suatu peristiwa penting dan diberi nama sesuai dengan bentuk serta ciri khas dari motif tenunan tersebut. Setiap motif yang ditampilkan bercerita tentang keyakinan konsep makna dan nilai-nilai religius-sosial yang dianut oleh masyarakat pemilik motif tersebut. Tenun ikat yang dibuat dengan menampilkan motif tertentu memiliki arti tersendiri bagi para penenun, sehingga para penenun di Jemaat GMIT Elohim Soba biasanya membuat motif-motif tenunan dengan motif yang beragam dan sangat indah. Salah satu motif yang ditenun adalah motif Kaimanfafa. Lalu apa arti dari motif Kaimanfafa? Motif Kaimanfafa dulunya dikhususkan untuk digunakan oleh Raja, yang menunjukkan kedudukan dan status sosialnya yang tinggi dalam masyarakat pada masa itu. Seiring berjalannya waktu, hal ini berubah, tidak ada batasan untuk penggunaan motif tenun ikat tertentu dalam menentukan strata sosial dalam masyarakat. Di masa kini penggunaan tenunan dengan berbagai motif, bebas digunakan oleh siapa saja, dalam status sosial yang beragam. Biasanya hasil tenunan berupa selimut dan sarung, digunakan pada acara-acara tertentu. Hal ini berubah karena Raja membutuhkan kehadiran masyarakatnya untuk saling kerja sama, tanpa memandang kedudukan dan status sosial. Melalui tulisan ini, penulis berusaha untuk memaparkan berbagai hal seputar motif tenunan kaimanfafa. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji makna dari matif tenunan kaimanfafa dengan menggunakan salah satu teori dari Stephen B. Bevans yakni model antropologis dengan menggunakan metodologi pendekatan kualitatif. Motif kaimanfafa menekankan tentang pentingnya kerja sama dalam masyarakat dan gereja, sebab manusia saling membutuhkan satu sama lain. Oleh sebab itu, sikap saling kerja sama tanpa memandang status sosial, sangat diperlukan agar tercipta kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat, bahkan bergereja.

MENATA KELUARGA KRISTEN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini mengkaji fenomena disharmonisasi keluarga di kalangan Kristen masa kini melalui pendekatan Metode Studi Kasus. Disharmonisasi dalam keluarga merupakan suatu kondisi ketidakseimbangan dan ketidakharmonisan dalam interaksi antara anggota keluarga, yang dapat menimbulkan beberapa dampak diantaranya dampak fisik, dampak psikis, dampak, sosial, dan dampak spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk memahami akar permasalahan, faktor penyebab, dan dampak dari permasalahan disharmonisasi dalam keluarga khususnya pada Keluarga Kristen. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Metode Studi Kasus dalam mengumpulkan data melalui proses aancara. Keluarga yang diwawancarai adalah satu Keluarga Kristen yang mengalami permasalahan disharmonisasi. Hasil wawancara menunjukan bahwa disharmonisasi yang terjadi dalam keluarga narasumber disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya tekanan ekonomi, perubahan sosial dan budaya, serta peran teknologi dalam kehidupan keluarga. akibatnya hubungan antar anggota keluarga mengalami ketegangan yang berdampak negatif pada kesejahteraan keluarga secara keseluruhan. Penelitian ini juga memberikan wawasan mendalam tentang dinamika disharmonisasi dalam Keluarga Kristen dan implikasinya bagi upaya memperbaiki hubungan dalam keluarga. Tulisan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para peneliti, konselor, dan pendeta, serta bagi mereka yang ingin memahami lebih dalam tentang tantangan dan peluang dalam membangun keharmonisan dalam Keluarga Kristen masa kini.

Analisis Strategi guru mengajar bahasa Inggris di kelas pariwisata di SMK negeri 1 kupang

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

This research is entitled “An Analysis on Teachers' Strategy in Teaching English for Tourism at SMK Negeri 1 Kupang”. The formulation of the problem in this research is: what are the teachers' strategies in teaching English for tourism at SMK Negeri 1 Kupang? The purpose of this study is: to find out the teaching strategies used by English teachers majoring in tourism, SMK Negeri 1 Kupang. The research method used is a qualitative description. Data sources were taken using observation and interview techniques. Based on the results of the observation that the English teacher majoring in tourism, SMK Negeri 1 Kupang uses two types of teaching strategies, namely acceptance teaching strategies and discovery teaching strategies. From the results of this study, it can be concluded that Teaching acceptance is what the teacher plays an active role in presenting information to students, namely from general matters to more specific issues. After that, students are allowed to think about the application of the concepts learned. Discovery teaching is in which the teacher presents realities, cases, or problems to students. Then understand and solve it. Students find and express ideas, concepts, and ideas that can be brought into a broader study, especially in tourism.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MENGGUNAKAN METODE LOMPAT TALI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH MENGGUNAKAN METODE LOMPAT TALI Etwin Imehans Banola1*, Andreas J. F. Lumba2 , Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Hasil belajar adalah kemampuan yang diperoleh siswa melalui kegiatan belajar. Lompat jauh menggunakan metode lompat tali bertujuan untuk menggenalkan masalah gerak (movement problem) lompat jauh secara umum khususnya lompat jauh secara tidak langsung, dan cara lompat jauh yang benar ditinjau secara otomatis, memperbaiki sikap lompat jauh serta meningkatkan motivasi siswa terhadap pembelajaran siswa. Lompat jauh menggunakan metode lompat tali dalam penjasorkes diharapkan dapat aktif bergerak dalam berbagai situasi dan kondisi yang menyenangkan dan menekankan pada aspek keterampilan, sikap dan pengetahuan siswa. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui dan meningkatkan hasil belajar penjasorkes khususnya pada materi lompat jauh yang sesuai dengan siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 10 Kupang, yang dapat efektif sehingga dalam materi lompat jauh siswa merasa senang dan materi dapat disampaikan dengan baik sesuai dengan tujuan pembelajaran. Metode penelitian:Penelitian Tindakan Kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan upaya pemecahan masalah, terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan,observasi,dan refleksi. Hasil dan pembahasan:Penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan dalam proses pembelajaranlompat jauh pada siswa kelas IX UPTD SMP Negeri 10 Kupang. Menggunakan Metode pembelajaran lompat talidapat membantu meningkatkan hasil belajar siswa baik, dari aspek psikomotorik, kognitif dan afektif.Ketuntasan hasil belajar siswa melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran pertemuan terbimbing memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.Hal ini dapat terlihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan peneliti (ketuntasan belajar meningkat dari siklus 1 dan 2). Pada siklus 1 ketuntasan hasil belajar mencapai 63,93% sedangkan pada siklus 2 ketuntasan hasil belajar mencapai 83,66%. Hal ini menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa sebesar 19,73%. Simpulan:Berdasarkan hasil analisis data refleksi pada setiap siklus, Pembelajaran lompat jauh melalui metode lompat tali dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini terlihat pada hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang telah ditetapkan yaitu 75 mengalami peningkatan yaitu pada siklus 1 ke siklus 2 sebesar 19,73% yaitu dari 63,93% (siklus 1) menjadi 83,66% (siklus 2). Pada pembelajaran lompat jauh menggunakan metode lompat tali pada siswa kelas IXA UPTD SMP Negeri 10 Kupang. Katakunci: Hasil belajar; lompat jauh; lompat tali

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERKEMBANGAN OLAHRAGA FUTSAL WANITA DI KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP OLAHRAGA FUTSAL WANITA DI KOTA KUPANG Maria Nofrida Hape1*, M. Rambu P. Wasak2, Ramona M. Mae3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah bahwa persepsi masyakarat yang masih keliru bahwa olahraga futsal hanya dapat dilakukan oleh laki-laki sedangkan perempuan tidak, karena olahraga tersebut merupakan olahraga yang keras dan dianggap identik dengan laki-laki. Adanya perbedaan persepsi tidak mestinya menyudutkan perempuan dalam olahraga melainkan memberi kesempatan dan dukungan untuk mengembangkan potensi dalam bidang olahraga khususnya futsal sehingga tidak tertinggal dari laki-laki Tujuan penelitian: Bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap olahraga futsal wanita di kota kupang Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mekanisme mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi Hasil dan pembahasan: hasil penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga futsal yang sebelumnya digemari oleh laki-laki, namun untuk sekarang ini perempuan pun juga sudah mulai menyukai olahraga futsal dan diterima dengan baik oleh masyarakat yang ada di kota kupang. Oleh karena itu tidak ada lagi persepsi masyarakat yang menyudutkan perempuan itu lemah dan tidak bisa melakukan hal tersebut Simpulan: peneliti menyimpulkan dari data dan hasil yang diambil bahwa pesepsi masyarakat terhadap perkembangan olahraga futsal wanita di kota kupang berpendapat dengan baik dan bijak.

PROSES PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA BAGI SISWA SEKOLAH DASAR GMIT OEPURA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar belakang: Proses pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dengan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Sepak bola merupakan keterampilan (open skill) dimana keadaan sulit diprediksi baik gerakan maupun lawan yang sangat kompleks. Teknik dasar yang dipakai dalah teknik dasar menendang bertujuan untuk mengumpan, menembak ke gawang dan menyapu untuk menggagalkan serangan lawan. Beberapa macam tendangan yaitu menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran teknik dasar sepak bola bagi siswa sekolah dasar GMIT Oepura. Metode penelitian: Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, karena penelitian ini disajikan dengan angka-angka. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil Kemampuan siswa dalam melakukan teknik dasar sepak bola menendang dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki yang dilakukan oleh 17 orang siswa kelas IIIA di SD GMIT Oepura di peroleh hasil sebagai berikut, Berdasarkan data bahwa teknik dasar menendang bola dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki, dalam kategori “Sangat Baik” dengan nilai rata-rata keseluruhan (81,62%). Terdiri dari 1 Siswa dengan presentase (5,88%), 4 Siswa dengan presentase (23,52%), 12 Siswa dengan presentase (70,58%) . Simpulan: Proses pembelajaran teknik dasar sepak bola banyak siswa yang mampu menguasai teknik dasar menendang dengan kaki baik dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki dapat dikategorikan sangat baik.