Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

Deskripsi tentang motif, modus dan akibat tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh warga negara asing di Indonesia

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Motif, Modus dan akibat Tindak Pidana Narkotika yang dilakukan oleh Warga Negara Asing di Indonesia. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah 1). Apa yang menjadi motif Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika?; 2).Bagaimana modus Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika?; dan 3).Mengapa terhadap Warga Negara Asing yang melakukan tindak pidana narkotika ada yang dipidana penjara dan/atau ada yang menjalani rehabilitasi?. Tujuan yang ingin Penulis kaji yaitu: 1).Untuk mengetahui Apa yang menjadi motif Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika; 2).Untuk mengetahui Bagaimana modus Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika; dan 3). Untuk mengetahui Mengapa terhadap Warga Negara Asing yang melakukan tindak pidana narkotika ada yang dipidana penjara dan/atau ada yang menjalani rehabilitasi. Jenis penelitian adalah penelitian normatif dan sifat penelitian adalah deskriptif. Variabel bebas penelitian ini yaitu faktor yang mempengaruhi yakni: Motif, modus dan akibat hukum dari pelaku tindak pidana Narkotika dan Variabel terikat pada penelitian ini yaitu Tindak Pidana Narkotika yang dilakukan oleh warga Negara asing. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Motif Pelaku Warga Negara Asing Menyalahgunaan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia yaitu 1).Ketergantungan; 2).Kesenangan Pribadi/diri sendiri; 3).Menambah Semangat; dan 4).Menghilangkan Rasa Sakit dan Nyeri. Modus Pelaku Warga Negara Asing Menyalahgunaan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia yaitu: 1).Membeli Dari Pengedar di Indonesia; 2).Membawa Narkotika dari Luar Negeri; 3).Menggunakan di Tempat Tinggal; dan 4).Menggunakan Alat Bantu. Sedangkan Akibat Hukum Dipidana Penjara dan/atau Direhabilitasi, adapun Alasan Hakim Memutus Pemidanaan Terhadap Pelaku yaitu karena Pelaku bukan merupakan seorang pecandu narkotika dan melakukan Perbuatan Melawan Hukum; Alasan Hakim Memutus Rehabilitasi terhadap Pelaku karena Pelaku merupakan seorang pecandu narkotika, sedangkan Alasan Hakim memutus Rehabilitasi dan Pidana Terhadap Pelaku yaitu karena pelaku merupakan seorang pecandu narkotika dan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum. Maka saran yang dapat di kemukakan penulis yaitu: 1).Kepada Pemerintah Indonesia Agar Memperketat Pengawasan Kepada Para Turis (Warga Negara Asing) yang masuk ke Indonesia. 2).Menjalankan kontrol dan pemeriksaan secara rutin di tempat tinggal Warga Negara Asing yang ada di Indonesia, dan 3).Bagi Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam memberantas tindak pidana Narkotika di Indonesia. Kata Kunci: Tindak Pidana, Narkotika, Warga Negara Asing.

Deskripsi tentang motif,modus dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana kelistrikan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kelistrikan. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : 1)Bagaimana Motif Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? 2)Bagaimana Modus Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? 3)Bagaimana Akibat Hukum terhadap Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? Tujuan Penelitian ini adalah. 1)Untuk mengetahui Bagaimana Motif Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. 2)Untuk mengetahui Modus Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. 3)Untuk mengetahui Akibat Hukum terhadap Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. Jenis penelitian yang di gunakan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil Penelitian. 1)Motif pelaku tindak pidana kelistrikan: a)Terdakwa mengoperasionalkan genset tersebut dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan operasional perusahaan yang tetap dapat dilakukan meskipun terjadi pemadaman arus listrik dari PLN. b)Membangun instalasi pembangkit tenaga listrik berupa genset untuk kepentingan pribadi bukan untuk kepentingan umum. 2)Modus pelaku tindak pidana kelistrikan: a)Terdakwa melakukan usaha penyedian tenaga listrik tanpa izin operasi. b)terdakwa membagun instalasi tenaga diesel Pt. panca teknik bergerak dalam bidang jasa perbengkelan,otomotif dan produksi terhadap mobil dan alat berat . c)Terdakwa mengadakan genset untuk sumber listrik cadangan yang dioperasionalkan untuk menyuplai arus listrik. 3)Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana kelistrikan: a) terdakwa di tahan. b)terdakwa di pidana penjara dan denda. c)terdakwa di bebani bayar biayaya perkara. Kata kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidana Kelistrikan

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERBANKAN YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA DI PENGADILAN NEGERI

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi Penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERBANKAN YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA DI PENGADILAN NEGERI. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Mengapa terjadi disparitas putusan Pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama dan Apa akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti yang dilakukan secara bersama dalam tindak pidana perbankan? Tujuan Penelitian ini adalah : Untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama dan Untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti yang dilakukan secara bersama dalam tindak pidana perbankan. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang tediri dari putusan hakim serta peraturan perundang- undangan, traktat, kaidah dasar dan norma-norma peraturan dasar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perbankan Yang Dilakukan Secara Bersama Di Pengadilan Negeri dan variabel terikat yakni Putusan Hakim Tindak Pidana Perbankan. Hasil penelitian, menemukan 3 (tiga alasan) yang menjadi penyebab terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama yaitu karena: tuntutan jaksa penuntut umum yang berbeda, kualitas perbuatan pelaku dan hakim yang mengadili perkara berbeda. dan akibat hukum bagi pelaku tindak pidana perbankan adalah: Pelaku dipidana dan pelaku ganti rugi.

TINJAUAN KRIMINOLOGI TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK OLEH SESAMA JENIS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul tulisan ini adalah “Tinjauan Kriminologi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis” Jurusan Ilmu Hukum. Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adala: Faktor-Faktor apa yang menjadi penyebab terjadi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual mengenai Faktor penyebab terjadinya Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundan-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Dilihat dari topik yang diangkat dalam penelitian ini, maka dalam penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian, yaitu Variabel Bebas (independent variable) adalah variabel yang memberikan pengaruh pada variabel terikat yaitu faktor penyebap terjadinya tindak pidana pencabulan terhadap anak oleh sesama jenis. Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu: tindak pidana pencabulan terhadap anak oleh sesama jenis. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni Faktor-Faktor yang menjadi penyebab terjadi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis 1. Terdakwa mengalami kelainan seksual 2. Terdakwa sudah lama tidak dilayani oleh istri 3. Terdakwa memiliki hasrat terhadap sesama jenis 4. Terdakwa memiliki orientasi seksual terhadap anak 5. Kurangya perhatian orang tua terhadap anak korban Saran yang penulis berikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Terhadap setiap orang tua agar selalu memperhatikan dan mengawasi setiap anak dakarnakan anak merupakan anungrah yang harus dijaga dakarnakan anak memiliki masa depan yang panjang dan merupakan agen perubahan untuk Bangsa dan Negara 2. Kepada pemerintah memberikan edukasi lebih kepada masyarakat terkait tindak pidana pencabulan beserta bentuk atau jenisnya agar lebih banyak orang yang memahami. Untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencabulan terhadap anak.

DESKRIPSI TENTANG TINDAK PIDANA PERBANKAN YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA – SAMA SEBAGAI PERBUATAN BERLANJUT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul: Deskripsi tentang tindak pidana perbankan yang dilakukan secara Bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut. Rumusan masalah yang dikaji oleh penulis adalah Mengapa pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Bebas?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk mengetahui Alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan Bebas. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normatif yaitu penelitian ini terdiri dari penelitian terhadap assas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum dan penelitian terhadap taraf sinkronisasi hukum. dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmia. Variabel penelitian yang penulis gunakan adalah variabel bebas yaitu factor yang menjadi pokok permasalahan yaitu Untuk mengetahui alasan Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan sedangkan Pengadilan Tinggi menjatuhkan putusan bebas, dan variabel terikat yaitu variabel yang tergantung dari putusan Pengadilan tentang tindak pidana perbankan yang dilakukan secara Bersama-sama sebagai perbuatan berlanjut.. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka alasan Pengadilan negeri menjatuhkan putusan pemidanaan karena perbuatan terdakwa terbukti, Alasan Pengadilan Tinggi menjatuhkan Putusan Bebas karena salah satu unsur tidak terpenuhi dan Alasan Mahkamah Agung menjatuhkan Putusan pemidanaan karena Pengadilan Tinggi salah menerapkan hukum. Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah dalam menjatuhkan putusan, hakim haruslah teliti sehingga tidak ada kekeliruan dan kehilafan hakim dan dalam menjatuhkan putusan hakim harus mempertimbankan asas kepastian hukum dan asas kemanfaatan hukum Kata Kunci : Putusan Hakim, Tindak pidana perbankan

Deskripsi Tentang Penyelesaian Tindak Pidana Pemalsuan Akta Pelepasan Hak Atas Tanah

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi ini adalah “deskripsi tentang penyelesaian tindak pidana pemalsuan akta pelepasan hak atas tanah” masalah dalam penelitian: 1)Apa yang menjadi alasan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa dalam kasus pemalsuan akta pelepasan hak atas tanah?. 2)Apa yang menjadi alasan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap terdakwa dalam kasus pemalsuan akta pelepasan hak atas tanah?. 3)Apa yang menjadi alasan Hakim Peninjauan Kembali membatalkan putusan Mahkamah Agung dan menjatuhkan putusan bebas terhadap terdakwa dalam kasus pemalsuan akta pelepasan hak atas tanah?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual terkait pemalsuan akta pelepasan hak atas tanah. Hasil penelitian: 1)Alasan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas karena: a)Terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana seperti yang didakwakan oleh penuntut umum terhadapnya baik dakwaan primer maupun subsidair. b)Akta pelepasan hak atas tanah dengan ganti rugi nomor 24 tanggal 10 juli 2002 yang dibuat oleh terdakwa Adi Pinem,SH tidak menimbulkan kerugian. 2)Alasan Hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan karena: a)Perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana dan judex facti telah salah menerapkan hukum. b)Perbuatan terdakwa memenuhi unsur-unsur dakwaan. 3)Alasan Hakim Peninjauan Kembali membatalkan putusan Mahkamah Agung dan menjatuhkan putusan bebas karena: Adanya keadaan Baru (novum) berupa putusan mahkamah Agung Republik Indonenesia No:1250.K/Pid/2014. Kata Kunci: direktori putusan hakim: tindak pidana pemalsuan akta pelepasan hak tanah

DESKRIPSI TENTANG SEBAB DAN AKIBAT HUKUM PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI SETELAH EKSEKUSI PEMBONGKARAN DALAM SENGKETA TANAH

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah: DESKRIPSI TENTANG SEBAB DAN AKIBAT HUKUM PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI SETELAH EKSEKUSI PEMBONGKARAN DALAM SENGKETA TANAH . Rumusan 1) Apa yang menyebabkan judex factie dan judex juris mengabulkan gugatan penggugat sedangkan hakim peninjauan Kembali membatalkan putusan kasasi? 2) bagaimanakah akibat hukum dari pembatalan putusan judex juris oleh hakim peninjauan Kembali setelah pelaksanaan eksekusi oleh pengadilan negeri terhadap pemohon eksekusi teremohon eksekusi? Tujuan yang ingin penulis kaji adalah: 1) Untuk mengetahui judex factie dan judex juris mengabulkan gugatan penggugat sedangkan hakim peninjauan Kembali membatalkan putusan judex juris 2) untuk mengetahui akibat hukum dari pembatalan putusan judex juris oleh hakim peninjauan Kembali setelah pelaksanaan eksekusi oleh pengadilan negeri terhadap pemohon eksekusi teremohon eksekusi . Jenis Metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: Jenis Penelitian Normatif dan Sifat Penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Tentang Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim serta peraturan perundang-undangan, traktat, kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Berdasarkan Hasil Penelitian yang penulis teliti maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu: 1) alasan pertimbangan hakim judex factie mengabulkan gugatan penggugat : a) Gugatan penggugat dianggap sempurna dapat dibuktikan melalui pertimbangan hakim terhadap eksepsi yang diajukan oleh para tergugat. Eksepsi yang diajukan oleh para tergugat mencakup keberatan terhadap kelengkapan identitas para tergugat dalam surat gugatan, kelengkapan subyek gugatan karena Pengadilan Negeri Soe sebagai eksekutor tidak digugat oleh para penggugat dan objek gugatan kabur serta gugatan ne bis in idem. b) Alasan lain yang menyebabkan judex factie dan judex juris mengabulkan gugatan para penggugat karena para penggugat dianggap membuktikan dalil gugatannya. Alat bukti yang digunakan oleh para penggugat untuk membuktikan dalil gugatan mencakup surat dan keterangan saksi. 2) alasan pertimbangan hakim peninjauan Kembali menyatakan gugatan tidak dapat diterima: a) judex factie yang dibenarkan oleh judex juris mengabulkan gugatan para penggugat dan telah dilakukan eksekusi oleh Pengadilan Negeri Soe. b) perkara perdata tersebut diputus oleh pengadilan . 3) akibat hukum pembatalan putusan judex juris: a) termohon eksekusi menggugat Kembali pemohon eksekusi b) pemohon eksekusi menggantirugi terhadap termohon eksekusi. Kata kunci : Pembatalan Putusan Kasasi Oleh Hakim Peninjauan Kembali Dalam Sengketa Tanah

Polarisasi Ibadah Jemaat

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Realita peribadahan jemaat GMIT BTN Kolhua memiliki ketidaksesuaian dengan makna Ibadah. Ibadah (avodah) merupakan bentuk ekspresi tubuh manusia secara teologis dalam melakukan penyembahan kepada Tuhan. Hal ini muncul akibat dari ibadah yang terpolarisasi. Bermula dari pandemik Covid19, peribadahan dalam gedung gereja (on site) dialihkan menjadi live streaming di rumah masing-masing (online) dan tetap dipertahankan ibadah online hingga memasuki masa endemik saat ini. Hal ini berpengaruh pada penurunan kualitas peribadahan terkhususnya pada pemaknaan, pemahaman, partisipasi dan perilaku beribadah jemaat. Oleh karena itu penulis menggunakan teori Jay Kim tentang pemahaman ibadah bersama aspek komunitas dan Kitab Suci. Keterikatan ketiga aspek ini membentuk dan membimbing jemaat untuk sampai pada penyembahan dan pengenalan yang sejati terhadap Allah, serta mengarahkan pada relasi komunal yang erat di dalam Yesus Kristus. Memberikan sumbangsih untuk polarisasi ibadah dan jemaat yang terikat pada dampak polarisasi ibadah tersebut yang mengakibatkan penurunan kualitas periadahan sehingga kualitas peribadahan menjadi lebih baik meskipun ibadah mengalami polarisasi lewat ibadaha online dan on-site. Dengan menggunakan metode deskriptif-analisis-reflektif, penulis mendeskripsikan gambaran umum gereja, dan menemukan realita tanggapan beragam mengenai peribadahan online dan on-site dari jemaat langsung setuju dan tidak setujunya peribadahan online yang masih eksis pasca pandemik disamping ibadah on site. Lalu penulis menganalisa realita yang terjadi di jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua tersebut menggunakan perspektif teori Jay Kim yaitu ibadah, komunitas, dan Kitab Suci dan merefleksikan sumbangsih ketiga persepektif itu terhadap ibadah yang terpolarisasi di gereja dan jemaat sehingga jemaat dan pembaca dapat memahami dengan benar mengenai eksistensi ibadah lebih jelas dan dapat menyikapi diri dengan benar terhadap kedua pola ibadah online dan on-site agar kualiatas ibadah tetap terjaga makna dan eksistensinya

PENDIDIKAN SEBAGAI MISI GEREJA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Misi gereja secara teologis dapat dimaknai sebagai tindakan nyata dari gereja di dalam melayani jemaat Tuhan melalui segala potensi yang ada di dalam diri gereja. Misi ini juga berkaitan dengan bagaimana gereja menyatakan sepenuhnya tanda bahwa Kerajaan Allah itu memang nyata ada di bumi. Banyak cara untuk bisa merealisasikan misi ini, salah satunya dengan memerhatikan sekolah-sekolah yang ada, khususnya dalam naungan Yayasan GMIT. Di GMIT Elim Bolok sendiri upaya membenahi kualitas pendidikan itu sudah mulai dipraktikkan sejak beberapa puluh tahun lalu. Tidak hanya sekadar mendirikan sekolah tetapi juga disertai dengan pemberian diakonia bagi beberapa anak jemaat yanag mengalami kendala ekonomi. Pekerjaan misi ini perlu dikawwal. Karena itu, tulisan ini adalah sebuah kepedulian untuk bagaimana gereja tetap mengawal dan merawat pekerjaan baik ini. Guna menyelesaikan tulisan ini maka metode yang dipakai adalah kombinasi antara penelitian lapangan yang dianalisa dengan teori tentang misi dari beberapa pustaka.

TRADISI MAKAN PATITA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Makan Patita atau makan bersama merupakan sebuah tradisi yang berasal dari Maluku. Kata Patita lebih dekat artinya dengan beberapa istilah yaitu istilah pa’atita yaitu jamuan makan bersama. Pa’atita mempunyai kata dasar tita yang berarti amanat/didikan/perintah, sehingga pada saat berlangsungnya makan Patita, terdapat proses hamana2 yang berarti proses didikan atau memberikan petuah oleh pemimpin kepada semua yang hadir dan duduk bersama. Proses didikan atau petuah tersebut disampaikan sebelum dan sesudah makan. Makan Patita bukan saja sebagai simbol atau petunjuk identitas tetapi juga dapat memberi makna dan nilai bagi persekutuan kelompok khususnya di kalangan orang-orang muda orang Maluku sebagai sarana rekonsiliasi, yakni berlangsungnya percakapan atau dialog yang bertujuan untuk menyatukan persepsi/pandangan bersama yang mengarah kepada terjadinya kesepakatan damai. Tradisi ini dibawa masuk ke Kupang lewat migrasi orang-orang Maluku di NTTdengan cara yang berbeda-beda yakni lewat jalur pendidikan, perdagangan, pelayanan injil, dan lain sebagainnya.Proses migrasi ini telah memberikan kontribusi yang beragam dalam memperkaya kehidupan masyarakat setempat, dengan membawa serta nilai-nilai dan keunikan budaya Maluku yang kini menjadi bagian penting dari identitas dan warisan budaya di Kupang salah satunya tradisi makan Patita. Perkembangan Makan Patita di daerah NTT membawa kesan teologis yang baik bagi kehidupan orang-orang Kristen. Makan Patita telah mengalami perkembangan makna sehingga tidak lagi menjadi tradisi yang eksklusif bagi orang Maluku saja, namun bisa dirasakan siapa saja yang hadir pada acara-acara tradisi makan patita. Penulis mengamati tradisi makan Patita ini menjadi sarana transformasi dan transportasi nilai-nilai Kristiani kepada setiap jemaat yang didiami oleh orang-orang Maluku khususnya di GMIT Kota Kupang. Oleh karena itu dengan menggunakan pengamatan lapangan dan teoriteori makan Patita, penulis kemudian meneliti perkembangan tradisi ini di tengah jemaat Kota Kupang. Dengan menggunakan metode deskriptif, analisis, dan reflektif, penulis mendeskripsikan Sejarah, makna, tujuan dan manfaat tradisi makan patita. Lalu berdasarkan teori dan realita lapangan, penulis menganalisis sesuai dengan keadaan di lapangan dan mendapatkan respon beragam terkait dengan nilai-nilai yang ditransfer kepada sesama orang Maluku dan yang bukan Maluku baik itu nilai-nilai moral dan etika, maupun nilai-nilai Kristiani. Kemudian penulis merefleksikannya ke dalam implikasi bagi gereja, dan bagi masyarakat kota Kupang lainnya.

GEREJA SEBAGAI PEMBERDAYAAN EKONOMI JEMAAT

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangunan jemaat adalah wujud nyata partisipasi gereja di dalam menyatakan tanda kehadiran Allah di bumi. Dalam semangat ini, GMIT Karmel Nunuh Tael Tob Klasis Fatule’u Timur juga mulai mengupayakan semangat melayani dan membangun komunitas jemaat melalui aksi pemberdayaan. Namun, tindakan ini kerap menjadikan jemaat hanya sebagai objek pelayanan dalam arti bahwa jemaat kurang dilibatkan. Gereja hanya menyiapkan beberapa kebutuhan kemudian disalurkan tanpa ada tindaklanjuti atau pengawasan. Padahal pembangunan jemaat dalam perspektif iman dan rasional punya arti mewujudkan pembangunan jemaat tidak hanya usaha iman saja tapi juga usaha rasional. Jadi tindakan imani dan rasional akan memnghasilkan sebuah pembangunan yang memiliki arah pada tujuan dan hasil. Berangkat dari hal ini maka tulisan ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana partisipasi gereja melihat kehidupan jemaat dengan tidak sebatas menjadikan jemaat objek tetapi subjek. Untuk itu, penulis memilih untuk mengembangkan tulisan ini dengan pendekatan metode Penelitian Lapangan dan juga Penelitian Pustaka. Kedua metode ini adalah sebuah elaborasi. Apa yang didapat di lapangan, itu yang akan dijadikan bahan analisis dengan teori yang penulis pakai. Akhirnya, tulisan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi jemaat Nunuh Tael dalam meningkatkan pelayanannya.

PERAN PENGAJAR TERHADAP PELAYANAN PEMUDA DI JEMAAT SION OEPURA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengajar di GMIT merupakan salah satu jabatan presbiter. Pengajar memiliki tugas utama membina dan merawat iman jemaat. Karena itu penting sekali bagi seorang pengajar untuk memaknai panggilannya ini. Perlu diingat bahwa kehadiran pengajar itu sangat erat kaitannya dengan kehidupan para pemuda gereja. Hal ini terjadi karena pengajar itu mengemban tugas mendidik calon katekumen gereja. Di GMIT Sion Oepura pun berlaku demikian. Hanya saja, kehadiran pengajar dan tugasnya masih minim diketahui oleh para pemuda gereja. Akibatnya para pemuda gereja tidak betul-betul menghargai peran pengajar. Ini menjadi masalah tersendiri. Atas hal ini maka tulisan ini digali dengan tujuan agar pemuda bisa memahami peran pengajar. Untuk bisa menuntaskan tulisan ini maka penulis menggunakan metode studi Pustaka dan juga studi lapangan, khusus di Jemaat GMIT Sion Oepura yang kemudian dielaborasi menjadi sebuah tulisan ilmiah seperti ini. Harapannya, melalui tulisan ini ada kontribusi atau sumbangan pemikiran dan aksi konkret bagi gereja khususnya bagi para pengajar GMIT dalam memahami makna panggilannya ini dan juga bisa menjadi sumber pengetahuan bagi pemuda untuk bisa tahu apa itu jabatan pengajar dan betapa pentingnya tugas pengajar di dalam memelihara iman mereka.

AKU SESAMA MU

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Membalas dendam terhadap satu dengan yang lain adalah hal yang lumrah bagi kehidupan Jemaat Kristen masa kini. Dalam menjalani kehidupan ini, banyak permasalahan sering terjadi antara satu dengan yang lain. Permasalahan-permasalahan tersebut sering menyinggung perasaan, merendahkan harga diri, merasa dihina, dan bahkan mengundang amarah. Menyikapi akan hal-hal ini, orang Kristen terkhususnya Jemaat GMIT lebih cenderung berusaha untuk melakukan hal yang sama (membalas) atau bahkan lebih kepada siapa yang menyakitinya. Keinginan untuk membalas perbuatan yang dilakukan oleh pihak lain kepada pihak yang direndahkan harga dirinya akan semakin besar dan seakan-akan keinginan itu harus segera dilakukan. Jika tidak dilakukan ada rasa ketidakpuasan dan tidak ada rasa ketenangan dalam diri. Biasanya tindakan balas dendam ini tidak memandang kelas sosial, ras atau agama, semua orang bisa melakukan balas dendam tergantung seberapa hal buruk yang dialami atau dirasakan dari orang lain. Melihat kehidupan Jemaat GMIT saat ini, berkaitan dengan sikap balas dendam yang seringkali dilakukan, penulis ingin memberikan pemahaman teologi yang baik tentang sikap yang harus dilakukan orang Kristen ketika menghadapi permasalahan tersebut. Bertolak dari apa yang disampaikan oleh Yesus berkaitan dengan hukum pembalasan, jemaat GMIT masa kini dituntut untuk mampu melakukan apa yang menjadi kehendak Yesus dan menghidupinya dalam kehidupan setiap hari. Mereka tidak boleh hidup sebagai orang yang mendendam dan saling membalas apapun yang dilakukan. Mereka harus ingat bahwa Yesus telah mengajarkan kasih yang sesungguhnya yang harus diteladani. Kasih yang Yesus ajarkan merupakan jalan yang tepat agar mereka dapat menghilangkan keinginan balas dendam atas perlakuan buruk yang diterima.

KEPEMIMPINAN PELAYAN MUDA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ius adalah seorang anak dari hasil pernikahan campuran, ia sangat dikenal baik oleh keluarganya di Listra. Timotius diangkat sebagai anak rohani sekaligus menjadi rekan sepelayanan dari Paulus serta paulus sendirilah yang melakukan penyunatan bagi Timotius untuk mengesahkan sebagai salah satu dari bangsa Yahudi pada masa itu. Timotius juga merupakan seorang muda yang dipercayakan Paulus untuk menjadi pemimpin di Efesus serta mengalami berbagai tantangan-tantangan ajaran sesat yang ada disana. Gereja Kristen Sumba adalah persekutuan orang percaya sebagai tubuh Kristus yang terwujud dalam jemaat-jemaat di lingkungan pelayanan Gereja Kristen Sumba (GKS). Wilayah pelayanan gereja ini adalah pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Realita kepemimpinan Pelayan Muda di GKS tidak jauh berbeda dengan kehidupan kepemimpinan Timotius. Adapun krisis kepemimpinan yang terjadi terhadap salah seorang Pdt di GKS yang hidup dalam kemewahan. Sehingga terjurums dalam masalah hutang-pituang karena mangambil barang berharga milik jemaat kemudian digadaikan dan memakai uang jemaat tanpa ijin administrasi yang jelas kemudian meninggalkan tempat pelayan. Dari hasil penelitan yang penulis lakukan terhadap pelayan muda yang menjadi pemimpin gereja masa kini ditemukan bahwa para pelayan muda dilingkup Gereja Kristen Sumba mengalami berbagai persoalan yang merujuk pada krisis kepemimpinan. Melihat dari Paulus menasihat kepada Timotius dalam kitab I Timotius 4:11-12 dan II Timotius 4:1-5, Paulus menginginkan Timotius menjadi teladan bagi jemaatnya sehingga orang tidak memandang rendah, berani menegor apa yang salah, menyataan apa yang benar kepada orang-orang yang belum mengenal Allah sebagai Juruselamat. Serta Paulus juga menasihatkan Timotius untuk tetap tunaikan tugas pelayanannya, sabar menderita, tetap setia, menjaga kesucian dan mampu menguasai diri dalam keadaan apapun. Hal ini juga akan menjadi nasehat serta tindakan nnyata yang berkelanjutan dalam kehidupan kepemimpinan para pelayanan muda di Gereja Kristen Sumba.

MAKNA PERSEKUTUAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Gereja adalah orang-orang beriman yang dipanggil dan dikumpulkan. Panggilan itu dilakukan oleh Allah sendiri. Dalam kaitan dengan bersekutu maka gereja adalah persekutuan orang percaya yang diutus untuk mengantar keselamatan Allah kepada seluruh dunia. sebagai persekutuan orang-orang pilihan Allah yang terpanggil tidak hanya menerima warisan yang sama yaitu hidup yang kekal tetapi juga untuk memasuki persekutuan dengan satu Allah dan satu Kristus. Persekutuan sendiri tidak jauh berbeda dengan gereja namun penulis lebih menggunakan kata persekutuan karena kata persekutuan lebih sering dijumpai dalam suatu tempat yang kita kenal dengan jemaat. Pemahaman mengenai persekutuan juga muncul secara beragama. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yang berorientasi pada penelitian lapangan. Penulis berusaha mencari pemahaman tentang persekutuan dari anggota jemaat dan majelis. Pada prinsipnya persekutuan mengandung makna dan prinsip yaitu sebagai, yaitu persekutuan dengan Allah dan persekutuan dengan sesama manusia. Persekutuan terjadi karena adanya tujuan yang sama, rasa kekeluargaan, membentuk pengalaman berorganisasi, wadah untuk beribadah dan tempat membangun relasi. Adapun faktor yang mempengaruhi pemahaman jemaat yakni faktor budaya, kekeluargaan, pendidikan dan pengalaman serta konflik. Dalam penulisan ditemukan beberapa nilai-nilai yang penulis akan paparkan yakni persekutuan sebagai komunitas berbagi, persekutuan sebagai komunitas yang menyembuhkan dan persekutuan sebagai komunitas persahabatan. Implikasi dari tulisan ini adalah bagi pelayanan jemaat dan relasi dengan masyarakat.

KOKOH DI TENGAH KEPELBAGAIAN

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KOKOH DI TENGAH KEPELBAGAIAN Suatu Tinjauan Historis Teologis Terhadap Dinamika Pengembangan Jemaat GMIT Bet’El Maulafa Periode 2021 Sampai Saat Ini Adolfika Vinsensia Rahelia Kolifai Program Studi Teologi Agama Kristen, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang email: [email protected] Jemaat Bet’El Maulafa yang berdiri pada 4 April 2005 ini merupakan jemaat yang terbentuk dari semangat dan ketekunan. Datang dari keberagaman latar belakang suku/etnis, ras, golongan, tingkat pendidikan, dan lain sebagainya membuat jemaat ini semakin kaya akan ide dan gagasan-gagasan yang dapat menggerakkan langkah jemaat untuk terus maju. Perkembangan jemaat ini nampak dengan jelas dari peningkatan jumlah anggota jemaat. Perkembangan kuantitas ini tentu diharapkan berjalan lurus dengan peningkatan kualitas hidup jemaat. Namun, kenyataan yang terjadi dalam kehidupan jemaat ini menunjukkan yang sebaliknya. Keberagaman yang awalnya menjadi kekuatan dan yang menggerakkan jemaat ini justru sekarang dipandang sebagai ancaman. Berdasarkan masalah inilah, maka tujuan skripsi untuk melihat dinamika pengembangan jemaat Bet’El Maulafa periode 2021 sampai saat ini. Dengan melakukan penelitian lapangan dan dengan menggunakan kajian historis teologis. Dengan melihat pada teori keesaan gereja yang menyebut gereja sebagai communio sanctorum yang menggambarkan kesatuan dalam persekutuan orang percaya, juga menurut Dulles bahwa gereja adalah persekutuan murid-murid yang selalu berfokus pada keutamaan Tuhan dan sesama dibanding kepentingan diri sendiri sebagai kunci kehidupan bersama dalam perbedaan dan menurut model keesaan jeruk yang sama sekali tidak bermaksud untuk menghilangkan nilai-nilai keberagaman dalam kehidupan bergereja. Dari ketiga teori tersebut membuat penulis berkesimpulan bahwa keberagaman yang ada di dalam gereja seharusnya tidak menjadi ancaman bagi keberlangsungan hidup jemaat melainkan menjadi kekuatan dan kekayaan yang akan terus mengokohkan gereja itu sendiri, karena keberagaman akan terus ada di dalam kehidupan berjemaat.

PERAN MAJELIS JEMAAT DALAM URUSAN SENGKETA TANAH

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN MAJELIS JEMAAT DALAM URUSAN SENGKETA TANAH ”Suatu Tinjauan Teologis tentang Peran Majelis Jemaat dalam Urusan Sengketa Tanah di Jemaat GMIT Ora Et Labora Kolbano Klasis Amanuban Tengah Selatan” Henki Aristo Paut email: [email protected] Jemaat GMIT Ora et Labora Kolbano berdiri pada tanggal 1 Januari 1912. Latar belakang berdirinya jemaat ini adalah keadaan jemaat yang masih sangat kental dengan kepercayaan terhadap tempat-tempat dan beda-beda yang memiliki kekuatan gaib dan juga arwah-arwah dari para leluhur. Orang-orang yang memiliki kepercayaan seperti ini biasanya dikenal dengan istilah atoni halaik (orang kafir). Pada saat injil mulai dibawa masuk ke dalam kalangan jemaat. Usif dan juga tua-tua masyarakat menolak akan hal tersebut karena Injil dilihat sebagai hal yang tabuh dan sebuah ancaman bagi keyakinan dan kepercayaan orang-orang halaik. Budaya yang berkembang dalam kalangan masyarakat pada waktu itu adalah setiap usaha dan kerja yang dilakukan selalu berhubungan dengan alam. Bagi mereka alam mengabulkan setiap doa melalui arwah-arwah moyang mereka. Jemaat GMIT Ora et Labora Kolbano berdiri di tengah-tengah jemaat dengan latar belakang keluarga yang berbeda-beda dan dengan watak yang berbeda pula. Dari perbedaan inilah kehadiran Injil atau gereja mempersatukan semua jemaat dalam satu persekutuan sebagai keluarga Allah. Sering kali ada persoalan-persoalan atau konflik-konflik yang timbul dalam kalangan jemaat dan memiliki potensi merusak relasi dalam sebuah persekutuan. Konflik-konflik individu maupun konflik-konflik yang sering kali melibatkan kelompok-kelompok memiliki potensi yang sangat besar terhadap renggangya relasi dalam sebuah persekutuan bahkan bisa mengakibatkan perpecahan dalam suatu persekutuan. Masalah mengenai perampasan tanah atau sengketa tanah memiliki dampak yang sangat besar terhadap renggangya relasi dalam suatu persekutan bahkan dapat mengakibatkan perpecahan dalam suatu persekutuan. Persoalan-persoalan seperti ini dapat terjadi karena beberapa faktor penyebab seperti tuntutan ekonomi, bahkan faktor sosial dan politik dan juga budaya yang berkembang dalam suatu masyarakat. Berdasarkan realita yang ada gereja seolah tidak mendapatkan ruang untuk terlibat secara langsung dalam setiap proses penyelesaian permasalahan tanah yang sering dihadapi di dalam jemaat. Gereja sebagai suatu persekutan yang tumbuh dan selalu berhadapan dengan berbagai macam konflik atau persoalan dalam jemaat memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan atau konflik tersebut. Gereja tidak dapat menghindarkan diri dari konflik, melainkan gereja harus selalu hadir dalam setiap proses penanganan atau penyelesaian konflik yang terjadi. Pada tahap inilah misi gereja itu harus tampak dan melalui kehadiran gereja, jemaat dapat merasakan syalom Allah. Konflik atau persoalan yang terjadi harus dapat dikelola dengan tepat karena jika tidak diselesaikan dengan tepat maka akan melahirkan konflik baru yang akan berdampak pada persekutuan sebagai keluarga Allah. .

Gereja dan Sekolah

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Misi gereja adalah panggilan dari Allah kepada gereja sebagai perpanjangan tangan Allah untuk menghadirkan kerajaan Allah. Gereja adalah Tubuh Kristus, umat Allah dan persekutuan orang percaya. Gereja juga adalah lembaga yang berperan sebagai sarana penginjilan, pengajaran, pendidikan dan pemuridan. Gereja memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menghadirkan kasih Allah dimuka bumi, salah satunya melalui bidang pendidikan. Dalam misinya di dunia, gereja memiliki tugas panggilan dalam bidang pendidikan. Howard G Hendricks mengatakan gereja mesti melakukan pendidikan. Itu bukanlah sebuah pilihan melainkan suatu yang esensial; bukan hanya sekadar karena baik tetapi juga karena ia amat penting. Gereja yang berhenti melayankan pendidikan, ia telah berhenti sebagai sebuah gereja. Terkait dengan masalah yang terjadi di SD GMIT Fami Tulleng, tentang kurangnya tenaga pendidik, sarana-prasarana yang kurang layak, tunjangan bagi guru-guru honorer yang terbatas dan seadanya, maka melalui penelitian yang dilakukan, penulis ingin mengetahui bagaimana peran Mata Jemaat GMIT Getsemani Kolang terkaitdengan keadaan SD GMIT Fami Tulleng. Berdasarkan hasil penelitian, penulisan menemukan bahwa ada faktor-faktor yang mempengaruhi masalah yang penulis sebutkan di atas. Faktor-faktor tersebut antara lain: Kepedulian jemaat terhadap guru honorer dan kesadaran jemaat akan pentingnya pendidikan pada anak. Metode yang penulis pakai untuk memperoleh informasi mengenai kajian tersebut adalah metode penelitian kualitatif. Metode ini bertujuan untuk menyediakan alat-alat dalam memahami arti yang mendalam berkaitan dengan fenomena yang kompleks dan prosesnya dalam praktek kehidupan sosial. Dalam teks Kisah Para Rasul 2:41-47, kehidupan jemaat mula-mula hidup dalam kebersamaan sebagai bentuk persekutuan keluarga Allah untuk saling menopang dalam setiap permasalahan yang ada.

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM PERSEKUTUAN REMAJA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Masa remaja adalah masa dimana seorang anak mulai mencari identitas dirinya. Remaja yang dalam proses pencarian jati dirinya memerlukan wadah sebuah komunitas untuk dia berbagi cerita akan pengalaman hidupnya. Komunitas yang dimaksud disini bukanlah sebuah komunitas yang hanya sekedar kumpul-kumpul belaka, namun sebuah komunitas yang dapat membangun diri remaja terutama dalam pencarian identitasnya. Jack L. Saymour menyuguhkan komunitas iman sebagai wadah begi jemaat untuk membentuk sebuah komunitas. Komunitas iman ini membantu remaja untuk berbagi cerita tentang pengalaman hidupnya. Peranan guru cukup penting bagi remaja khusunya menumbuhkan karakter Kristus di dalam diri setiap remaja. Guru menjadi seorang fasilitator bagi remaja untuk menghubungkan cerita teks Alkitab disini kemudian direfleksikan dan menghasilkan sebuah tindakan nyata sebagai wujud pelayanan. Pelayanan dilakukan bukan hanya pelayanan di dalam melainkan pelayanan keluar. Gereja Jemaat GMIT Imanuel Oehani merupakan jemaat yang memberikan pelayanan pendidikan agama kristen lewat persekutuan anak dan remaja. Dalam membentuk sebuah persekutuan tentunya diperlukan tenaga pengajar yang memiliki pengetahuan cukup mengenai pendidikan kristiani. Sebagaimana tujuan yang perlu dicapai oleh Jack L. Saymour dalam bidang pendekatan Komunitas Iman. Persekutuan atau koinonia merupakan suatu wadah pembentukan karakter Kristus dalam diri seorang anak. Sebuah persekutuan yang baik tentunya sudah memiliki potensi untuk memberikan dampak yang baik dalam pencarian identitas diri anak terlebih khusus memberikan dampak baik untuk menumbuhkan karakter Kristus dalam diri setiap remaja. Gereja perlu terus mendorong para pemuda untuk menggunakan semua potensi yang ada pada arah yang benar untuk terus melayani Tuhan. Para remaja harus membuktikan kalau mereka telah mengenal Kristus mereka harus berani bersaksi dan dibuktikan dengan tindakan nyata untuk mempengaruhi individu dalam persekutuan remaja tersebut. penulis menekankan supaya setiap remaja harus memiliki dampak ketika mereka telah ada dalam persekutuan remaja, yakni ketika mereka berhasil memberikan kesaksian tentang pengalaman mereka dan berpengaruh pada kehidupan remaja lainnya. Kata kunci: Komunitas Iman, Persekutuan Remaja, Pendidikan Kristiani, Jack L. Saymour, Kesaksian atau Marturia.

POLA PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI ALFA DALAM KELUARGA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Generasi Alpha merupakan generasi baru yang memiliki karakteristik yang akrab dengan teknologi. Generasi ini cenderung memperlihatkan kebergantungan terhadap teknologi yang mempengaruhi karakter mereka sebagai individu. Generasi alpha yang merupakan generasi penerus diharapkan dapat memiliki karakter yang baik, sehingga pendidikan karakterditerapkan untuk membentuk karakter generasi ini. Dalam penerapan pendidikan karakter terwujud berbagai pola pendidikan sebagai bentuk upaya pendidikan karakter itu sendiri. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pola pendidikan karakter generasi alpha di jemaat GMIT Haleluya Nubraen serta faktor-faktor yang mempengaruhi pola pendidikan karakter yang ada, menurut kajian teologi pendidikan agama Kristen. Tujuan ini dapat dicapai dengan penelitian lapangan dan metode yang akan digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Metode ini dipilih untuk memperoleh data yang akurat dan mengandung kebenaran yang mendalam mengenai pola pendidikan karakter generasi alpha dalam keluarga di jemaat GMIT Haleluya Nubraen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan karakter di dalam keluarga berhadapan dengan generasi alpha saat ini sangat penting untuk diperhatikan. Setiap keluarga memiliki pola tersendiri dalam penerapan pendidikan karakter. Sehingga dalam penelitian ini, penulis menemukan dua pola pendidikan karakter yakni pola keteladanan dan pola nasihat yang sama dibahas oleh Harun Natonis mengenai pola pendidikan karakter. Sebagaimana kehidupan pengajaran Yesus, keluarga dalam menjalankan pendidikan perlu meneladaniNya sebagai Guru Agung dengan mengabdikan diri sepenuhnya dalam pendidikan karakter itu sendiri. Gereja juga turut terlibat, sebagai wadah yang mendampingi keluarga dan masyarakat dalam penerapan pendidikan karakter khususnya bagi generasi Alpha.