2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
A DESCRIPTIVE STUDY ON THE ROLE OF TEACHERS OF SUMBA FOUNDATION ON ENGLISH CLASS TOWARDS JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN LAMBOYA SUB DISTRICT OF WEST SUMBA REGENCY ABSTRACT Atu Yohana1 Ngongo Magdalena2 Snae Alfred3 This study is conducted under the title “A DESCRIPTIVE STUDY ON THE ROLE OF TEACHERS OF SUMBA FOUNDATION ON ENGLISH CLASS TOWARDS JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS IN LAMBOYA SUB DISTRICT OF WEST SUMBA REGENCY”. The problems asserted in this research were what role did the English teachers play in teaching and learning activities in English Class towards Junior High School student? And which roles were dominantly played as the teacher? This research used descriptive qualitative method. The data of this research was taken from observing two teachers from Sumba Foundation. The writer observed and analyzed the roles that the teachers used and the role that the teacher dominant played. Then, the writer reported the result. The results showed that both of two teachers used ten roles in teaching and learning activities, but from the ten roles, the first teacher was dominant mostly played five roles, while the second teacher used four roles. The writer hopes this study can add more knowledge about the role of teacher.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kebutuhan akan sumber daya manusia untuk mendukung progres pemerintah dalam memenuhi target pegawai pajak di Indonesia merupakan suatu fenomena yang seharusnya di manfaatkan dengan baik oleh para lulusan dan calon lulusan akuntansi untuk semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Sarjana Ekonomi khususnya jurusan akuntansi perpajakan merupakan salah satu angkatan kerja yang akan memanfaatkan kesempatan tersebut , dimana lulusan ini sangat dibutuhkan baik dalam lingkup kerja pemerintah maupun perusahaan swasta (Mafazah, 2020). Namun dengan banyaknya peluang kerja yang tersedia ternyata minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan masih sangar minim, hal itu dapat dilihat dari pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak yang masih terus membuka lowongan kerja untuk mencapai target yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh motivasi karir dan pengetahuan perpajakan terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Minat mahasiswa adalah kecenderungan yang ada dalam diri mahasiswa untuk merasa tertarik terhadap sesuatu yang menyebabkan giat melakukan sesuatu yang telah menarik minatnya. Minat berkarir dalam bidang perpajakan merupakan pemusatan pikiran, perasaan senang, kemauan atau perhatian terhadap karir di bidang perpajakan (Seanturi dan Sitanggang, 2021). Beberapa faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan yaitu motivasi karir dan pengetahuan perpajakan. Motivasi karir adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam diri seseorang untuk meningkatkan kemampuannya untuk mencapai karir yang diinginkan (Dewi dan Setiawanta, 2014). Pengetahuan perpajakan adalah informasi pajak yang dapat digunakan wajib pajak sebagai dasar untuk bertindak mengambil keputusan dan untuk menempuh arah atau strategi tertentu sehubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan (Kartikasari dan Yadyana, 2020). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear Berganda menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 683 mahasiswa dengan sampel sebanyak 78 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah perpajakan semester 6 dan 8, dimana mahasiswa pada semester tersebut telah mengikuti semua mata kuliah wajib perpajakan. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan, Sedangkan pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan Dari hasil uji regresi linear berganda menggunakan spss versi 25, variabel motivasi karir ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.108 > dari t tabel 1.992, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,003 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil uji regresi linear berganda variabel pengetahuan perpajakan menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 1.465 t-tabel 1.992 dan hasil uji t signifikanya lebih besar 0,147 > 0,05 dari nilai signifikan yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak HO diterima. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil output SPSS untuk uji Determinasi / Squared (R2) diketahui nilai R Squard sebesar 0,232 (23,2%). Hal tersebut memilki arti bahwa kemampuan variabel independen dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 23,2%, sedangkan sisanya sebesar 76,8% (1-0,232) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu besarnya minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan dapat dilihat dari tingkat motivasi karir dan pengetahuan perpajakan yang dimiliki seorang mahasiswa. Dengan memiliki motivasi karir yang tinggi, maka mahasiswa akan semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Namun sebaliknya, pengetahuan perpajakan tidak terlalu menjadi faktor pendukung karena perpajakan saat ini telah banyak menggunakan sistem sehingga pengetahuan perpajakan secara keseluruhan tidak terlalu berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kinerja keuangan dalam perusahaan adalah hal yang sangat penting bagi banyak pihak. Dengan mengetahui status keuangan perusahaan maka dapat diketahui keadaan keuangan, trend bisnis dan dana yang masuk dan keluar perusahaan, serta pendapatan dan pemasukan pendapatan perusahaan. Manajer sering mengukur kinerja perusahaan dengan menggunakan rasio laba bersih terhadap total aset. Oleh karena itu, rasio profitabilitas Return On Assets digunakan untuk mengukur kinerja keuangan suatu perusahaan. Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Net Profit Margin terhadap kinerja keuangan PT. Astra Otoparts Tbk yang diukur dengan Return On Asset. Sampel penelitian adalah laporan tahunan PT. Astra Otoparts Tbk periode 2013-2022 dan memiliki kelengkapan data yang dapat diolah dan dianalisa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan paket aplikasi statistik program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan secara individual variabel Current Ratio, Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh terhadap Return On Asset dan Net Profit Margin berpengaruh terhadap Return On Asset.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Peneltian ini berjudul Analisis Pemanfaatan APBDes Untuk Pembangunan Desa Daieko Kecamatan Hawu Mehara Kabupaten Sabu Raijua. APBDes memiliki fungsi sebagai dokumen resmi yang mempunyai kekuatan, dimata hukum yang menjamin kelayakan sebua rencana kegiatan dari segi anggaran, sehingga dapat mengoptimalkan kelayakan hasil rencana kegiatan secara teknis kerena dokumen ini menpunyai kekuatan hukum, maka dokumen ini bersifat mengikat pemerintah Desa dan semua pihak yang yang terkait. Untuk melaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, APBDes ini juga menjamin tersedianya anggaran yang pasti uuntuk melaksanakan rencana kegiatan. Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten yang dialokasikan kepada desa dalam rangka meningkatkan pemberdayaan, kesejahteraan serta pemeratan pembangunan dipedesaan. Bersadarkan pengertian diatas diharapkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan didesa dapat menjadi nyata, dengan demikian akan terciptanya perubahan tingkat kesejahteraan serta pemerataan dan taraf hidup masyarakat pedesaan. Alokasi Dana Desa (ADD) adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten yang dialokasikan kepada desa dalam rangka meningkatkan pemberdayaan, kesejahteraan serta pemerataan pembangunan dipedesaan. Pemanfaatan APBDes adalah dana desa yang disalurkan untuk penyertaan modal BUMDES, pembangunan jalan desa, pembangunan embung, pembangunan rumah layak huni, penanngulangan covid dan lain sebagainya. Alokasi Dana Desa adalah dana yang dialoksikan oleh pemerintah kabupaten atau kota untuk desa yang bersumber dari bagian dari dana perimbangan keuangan, alokasi dana desa merupakan hak desa sebagaimana pemerintah daerah kabupaten atau kota memiliki hak untuk memperoleh anggaran Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Dalam pengelolaanynya harus dilakukan dengan baik sehingga tujuan dari Alokasi Dana Desa dalam permberdayaan di masyarakat dapat mencapai tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat Pengolaan APBDes adalah tim yang dibentuk oleh pemerintah desa dengan surat ketetapan kepala desa, tim ini disebut tim pelaksanaan kegiatan-kegiatan APBDes terdiri dari kepala desa sebagai ketua, sekretaris dengan sebagai penanggungjawaban operasional kegiatan (POJK), anggota yang berdiri dari took masyarakat, toko organisasi, dan lain-lain sesuai kebutuhan. Berdasarkan permasalahan yang diteliti untuk mengetahui pemanfaatan APBDes di Desa Daieko telah diharapkan dengan. Dalam pemanfaatan APBDes dan Alokasi Dana Desa ada beberapa kegiatan yang dilakukan untuk pembangunan desa yaitu pembangunan deker, pengadaan pupuk bagi petani, dan penyertaan modal BUMDES, pembangunan gedung Paud. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan APBDes untuk pembangunan Desa Daieko, Kec. Hawu Mehara, Kab. Sabu Raijua dapat disimpulkan bahwa, Dana desa yang digunakan untuk pembangunan desa Daiko sudah dikelola dengan baik dibuktikan dengan hasil pembangunan ADD yang bersumber dari APBDes selama 5 tahun sebesar Rp.7.308.445.846 yang diperuntukan untuk berbagai macam pembanguan seperti Pembangunan deker, pengadaan pupuk bagi petani, penyertaan modal BUMDES dan Pembangunan gedung PAUD selama guna untuk memperluas lapangan kerja dan kesejahteraan ekonomi. Sehinnga dari hasil ini dapat diindikasikan bahwa Pemanfaatan APBDes untuk desa Daieko sudah berjalan dengan baik. Berikut ini dijelaskan implikasi teoritis dalam penelitian ini berdasarkan kerangka dasar penelitian. Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa pemanfaatan APBDes dan alokasi dana desa dalam pembangunan Desa sudah di pergunakan dengan baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH CITRA MEREK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE VIVO DI SPC OESAPA KOTA KUPANG Smartphone merupakan salah satu kebutuhan masyarakat modern saat ini yang akan menunjang aktifitasnya. Kebutuhan masyarakat akan alat komunikasi yang dianggap sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena dapat mempermudah setiap aktivitas masyarakat. kebutuhan ini begitu diperhatikan oleh perusahaan elektronik sehingga bermunculan banyak berbagai macam merek-merek smartphone. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian smartphone Vivo dan Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian Smartphone Vivo di SPC Oesapa Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 96 orang responden yang membeli smartphone vivo di SPC Oesapa kota kupang. Data dalam penelitian ini diperoleh yang dari kuisioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda dan uji hipotesis yaitu uji t (simultan), uji f (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan mengenai pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian smartphone vivo di SPC Oesapa kota kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel bebas yaitu citra merek dan harga merupakan variabel yang berpengaruh terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian. Pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian dari hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi citra merek sebesar 0.403 selain itu, sig. 0,000 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel citra merek mempunyai pengaruh secara signifikan tergadap keputusan pembelian. Pengaruh harga terhadap keputusan pembelian berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi untuk harga sebesar 0.257 selain itu, nilai sig. 0.004 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa harga mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Dari Hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa secara Bersama – sama variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhdap variabel dependen. Hal ini dibuktikan dari nilai F hitung sebesar 16.192 lebih besar dibandingkan nilai f tabel 3,09 dengan nilai sig. 0,000 karena nilai signifikan jauh lebih kecil dari 0,05 maka, model regresi dapat dikatakan bahwa citra merek dam harga secara Bersama-sama atau secara simultan berpengaruh siginfikan terhadap keputusan pembelian di kota Kupang. Kata Kunci: Citra Merek, Harga Dan Keputusan Pembelian ABSTRAK PENGARUH CITRA MEREK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE VIVO DI SPC OESAPA KOTA KUPANG Smartphone merupakan salah satu kebutuhan masyarakat modern saat ini yang akan menunjang aktifitasnya. Kebutuhan masyarakat akan alat komunikasi yang dianggap sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena dapat mempermudah setiap aktivitas masyarakat. kebutuhan ini begitu diperhatikan oleh perusahaan elektronik sehingga bermunculan banyak berbagai macam merek-merek smartphone. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian smartphone Vivo dan Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian Smartphone Vivo di SPC Oesapa Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 96 orang responden yang membeli smartphone vivo di SPC Oesapa kota kupang. Data dalam penelitian ini diperoleh yang dari kuisioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda dan uji hipotesis yaitu uji t (simultan), uji f (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan mengenai pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian smartphone vivo di SPC Oesapa kota kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel bebas yaitu citra merek dan harga merupakan variabel yang berpengaruh terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian. Pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian dari hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi citra merek sebesar 0.403 selain itu, sig. 0,000 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel citra merek mempunyai pengaruh secara signifikan tergadap keputusan pembelian. Pengaruh harga terhadap keputusan pembelian berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi untuk harga sebesar 0.257 selain itu, nilai sig. 0.004 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa harga mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Dari Hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa secara Bersama – sama variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhdap variabel dependen. Hal ini dibuktikan dari nilai F hitung sebesar 16.192 lebih besar dibandingkan nilai f tabel 3,09 dengan nilai sig. 0,000 karena nilai signifikan jauh lebih kecil dari 0,05 maka, model regresi dapat dikatakan bahwa citra merek dam harga secara Bersama-sama atau secara simultan berpengaruh siginfikan terhadap keputusan pembelian di kota Kupang. Kata Kunci: Citra Merek, Harga Dan Keputusan Pembelian ABSTRAK PENGARUH CITRA MEREK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE VIVO DI SPC OESAPA KOTA KUPANG Smartphone merupakan salah satu kebutuhan masyarakat modern saat ini yang akan menunjang aktifitasnya. Kebutuhan masyarakat akan alat komunikasi yang dianggap sangat penting dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena dapat mempermudah setiap aktivitas masyarakat. kebutuhan ini begitu diperhatikan oleh perusahaan elektronik sehingga bermunculan banyak berbagai macam merek-merek smartphone. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian smartphone Vivo dan Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap keputusan pembelian Smartphone Vivo di SPC Oesapa Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 96 orang responden yang membeli smartphone vivo di SPC Oesapa kota kupang. Data dalam penelitian ini diperoleh yang dari kuisioner sesuai tujuan penelitian. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif, regresi berganda dan uji hipotesis yaitu uji t (simultan), uji f (parsial) dan koefisien determinasi (R2). Pembahasan dalam penelitian ini menjelaskan mengenai pengaruh citra merek dan harga terhadap keputusan pembelian smartphone vivo di SPC Oesapa kota kupang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel bebas yaitu citra merek dan harga merupakan variabel yang berpengaruh terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian. Pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian dari hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi citra merek sebesar 0.403 selain itu, sig. 0,000 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel citra merek mempunyai pengaruh secara signifikan tergadap keputusan pembelian. Pengaruh harga terhadap keputusan pembelian berdasarkan hasil perhitungan regresi diperoleh nilai koefisien regresi untuk harga sebesar 0.257 selain itu, nilai sig. 0.004 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa harga mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Dari Hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa secara Bersama – sama variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhdap variabel dependen. Hal ini dibuktikan dari nilai F hitung sebesar 16.192 lebih besar dibandingkan nilai f tabel 3,09 dengan nilai sig. 0,000 karena nilai signifikan jauh lebih kecil dari 0,05 maka, model regresi dapat dikatakan bahwa citra merek dam harga secara Bersama-sama atau secara simultan berpengaruh siginfikan terhadap keputusan pembelian di kota Kupang. Kata Kunci: Citra Merek, Harga Dan Keputusan Pembelian
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh manajemen laba dan struktur modal terhadap nilai perusahaan ( studi kasus pada perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder, berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia melalui webside https://www.idx.co.id. Pada periode 2017-2021. Hasil dari uji ini menunjukkan bahwa pada variabel pertama manajemen laba tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, kemudian pada variabel kedua struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitiann ini adalah perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI jumlah keseluruhan perusahaan Asuransi pada tahun 2021 yaitu 11 perusahaan. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Menurut Adiwibowo (2018), salah satu faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan adalah manajemen laba. Manajemen laba adalah kondisi dimana pihak manajer tidak berhasil mencapai target laba yang ditentukan, maka manajer memanfaatkan fleksibilitasnya dan diperoleh standar akuntansi dalam menyusun laporan keuangan untuk memodifikasi laba yang dilaporkan. Struktur modal menurut Mustafa (2017:85), merupakan perimbangan antara jumlah utang jangka pendek yang bersifat permanen, utang jangka Panjang, saham preferen dan saham biasa. Struktur modal adalah perbandingan modal asing atau jumlah utang dengan modal sendiri. Kebutuhan dana untuk memperkuat struktur modal suatu perusahaan dapat bersumber dari internal maupun eksternal, dengan ketentuan sumber dana yang dibutuhkan bersumber dari tempat-tempat yang dianggap aman (safety position) dan jika dipergunakan memiliki nilai dorong yang memperkuat struktur modal keuangan perusahaan, yang artinya ketika dana itu dipakai untuk memperkuat struktur modal perusahaan, maka perusahaan mampu mengendalikan modal tersebut secara efektif dan efisien serta tepat sasaran. Menurut Rinnaya, et.al (2016) Nilai perusahaan adalah kondisi tertentu yang telah dicapai oleh suatu perusahaan sebagai gambaran dari kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan setelah melalui suatu proses kegiatan selama beberapa tahun, yaitu sejak perusahaan tersebut didirikan sampai dengan saat ini. Nilai perusahaan diartikan sebagai nilai pasar karena nilai perusahaan dapat memberikan kemakmuran pemegang saham secara maksimum apabila harga saham perusahaan meningkat.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ninef Suhesty.,1 Maromon Agustina .,2 Ndandara Alfriani .3 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dan sejauh mana penggunaan metode four square writing meningkatkan keterampilan menulis siswa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi siswa ketika menerapkan metode four square writing pada siswa kelas VIII SMP PGRI Haumenibaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi. Metodologi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleks. Subyek penelitian ini adalah 30 siswa kelas VIII A SMP PGRI Haumenibaki. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif tetapi juga didukung oleh data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Data berupa catatan lapangan, checklist observasi dan foto. Sementara itu, data kuantitatif dikumpulkan dari hasil aktivitas siswa dan hasil tes siswa pada siklus satu dan dua. Skor rata-rata dari setiap tes dibandingkan untuk mengetahui peningkatan siswa dalam keterampilan menulis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil observasi siswa dalam aktivitas belajar siswa dengan menggunakan metode four square. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes pada siklus satu dan dua dengan nilai pada siklus satu adalah 77,5% Sedangkan hasil tes pada siklus dua yaitu 91,2% Ini berarti bahwa dengan menggunakan metode four square dalam keterampilan menulis siswa meningkat.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
AN ANALYSIS TRANSLATIONS ERRORS OF INDONESIAN INTO ENGLISH MADE BY THE FIFTH-SEMESTER STUDENTS OF ENGLISH EDUCATION AT ARTHA WACANA CHRISTIAN UNIVERSITY ABSTRACT Student, Name1 Supervisor1, Name.2 Supervisor2, Name.3 (MeheLay Yani K) (Tamelan Thersia M ) (Tlonaen Zuvyati A) This research is entitled ”An Analysis Translation Errors Of Indonesian Into English Made By The Fifth-Semester Students Of English Education At Artha Wacana Christian Univesity”. The problem of this study is what are the types of errors made by the students in translating text Indonesian into English? This study aims to find out and classify the types of errors made by the students in their translation text of Indonesian into English. The research applied a descriptive qualitative method. The data is taken from the Students’ of one translation task. In analyzing the data, the researcher uses the theory of the types of translation errors by Sager (1983). The research shows that there are four types of translation errors, namely inversion of meaning, addition of meaning, omission of meaning, and deviation of meaning. As the result of this research, the errors used in the translation errors of Indonesian into English made by the fifth-semester students is the deviation of meaning with 14 times occurrences, followed by the omission of meaning with 11 times occurrences, the addition of meaning with 8 times occurrences, and inversion of meaning with 3 times occurrences. Therefore, the researcher hopes that teachers and students should pay more attention to it and learn more about how to translate from source language to target language. Keywords: translation, errors, types
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The title of this writing is “A Descriptive Study of Prefix in the Book of Matthew and Mark in Lii Hawu”. This research was conducted to answer the research problem; 1. What are the types of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? 2. What is the function of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? The aim of this research is to find out the types of prefix and the function of prefix in Lii Hawu. The method used in this research has been descriptive qualitative. The document from the Bible Lii Hawu (Indonesian Bible Institute) “New Testament in Today’s Sabu Version” from the Book of Matthew and Mark . Based on the data collected, the analysis focused on types and function affix in Lii Hawu. The results of data analysis showed that: (1) Type of prefix. There are four types of prefix, they are {pe-, ke-, he-, and ta-}. For example: (a). {pe-} + Kaddhi ‘get up’= pekaddhi ‘wake’, (b). {he-} + Atta ‘cut’ = heatta ‘piece’, (c). {ke-} + tallu ‘three’ = ketallu ‘third’, and (d). {ta-} + walle ‘buy’ = tawalle ’buy’. (2) Prefix in Lii Hawu has function produce verbs if they are attached to verbs. Example: [ta- + [walle]V]V, -walle ‘buy’is the verb and ta-walle ‘buy’ is the verb. Adjectives and verbs. Example: [pe- + [made]Adj]V], -made ‘dead’ is the adjective and pe-made ‘turn off’ is the verb. Produces a noun if it is attached to numbers. Example: [he- +[dau]N]Num, -dau ‘person’ is the noun and he-dau ‘a,/a is the numer. Verbs and numbers. Example: [he- +[bhakka]V]Num], -bhakka ‘split’ is the verb and he-bhakka ‘adjacent’ is the number. To produce number when it is attached to number. Example: [ke- + [tallu]Num]Num, -tallu ‘three’ is cardinal number and ke-tallu ‘third’ is ordinal number. Produce cousative verb when it is attached to verb. Example: [pe- + bui]V]V, -bui ‘fall’is the verb and pe-bui ‘drop’ is the verb.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
A DESCRIPTIVE STUDY ON TYPES OF PRESUPPOSITION FOUND IN THE “GOLDEN WAYS” A TV PROGRAM HOSTED BY MARIO TEGUH ABSTRACT Student Supervisor1 Supervisor2 (Ivana A.Mbooh) (Erny S.N Hambandima, S.Pd., M.Pd) (Daniel F. Kamengko, S.Pd., M.Ed) This research entitled A descriptive study on types of presupposition found in the “Golden Ways” a TV program hosted by Mario Teguh . Based on the “Golden Ways” a TV program hosted by Mario Teguh in general, this study aims to find the types of presupposition contained in the TV program. This study uses qualitative descriptive methods to find out the results. The researchers carry out the necessary data collection activities followed by processing the data with the specified techniques. The results of data analysis and interpretation showed that in the utterance of Mario Teguh’s golden ways a TV program there are types of presupposition 1) Existential Presupposition : Mario Teguh used name of something and number The formula that God has set, Hibram deserves the best for that soul mate, I’m making my self the best soul mate for who ever God is sending me, 2) In factive presupposition, he used words “realize” and “knows” Many people realize that quarrel is a good sign, The devil’s know that husband and wife will have great children.3) In lexical presupposition, he used “again and start ” We meet again in our simple program but yes hopefully the impact is not simple for the beauty of our lives, I started from the title Mr. Mario, A soul mate starts from true love, Because when a man and woman meet in adulthood, they’ve already formed as wax, they’ve started to harden and have a shape, and there will be arguments, coercion, adjustments, and then there’s what we call sacrifice. 4) In structural presupposition, he used wh-question construction “where, why, what, who, and how” Talk about love, what does it have to do with it ? What is the cause and effect ?, What is singles ?, How do we make ourselves a quality person ? 5) In non factive presupposition, he used word “dream, imagine and expects” You dream of financially man. 6) In counter factual presupposition, there is a clause, If he is really your mate, Gods keep being together, If like that, take it self-confidence.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research is entitled improving students pronunciation skill through English Language Speech Assistant (ELSA) application at UKAW. Pronunciation skill is one of four skills important in English, but some students had problems with their pronunciation skill. The writer used English Language Speech Assistant (ELSA) application in teaching English especially by using ELSA content display to help students improving their pronunciation skill. The aim of this research was to find out the effectiveness of mobile assisted English language speech assistant (ELSA) application in improving students’ pronunciation skill. This research used pre-experimental design. The population of the research was 136 students of EESP, which 18 students of 2nd semester EESP UKAW in Kupang were chosen purposively as sample of this research. In collecting the data, the writer used pre-test and post-test to know students’ pronunciation skill. The result of data analysis show that the mean score of students on pre-test was 15. After the treatment given by the writer, the mean score of students on post-test was 18,44 and the improvement was 23%. The data analysed by using t-test. The t-test value (1,4) was greater than t-table value (1.740) the alternative hypothesis (H1) was accepted and null hypothesis (Ho) was rejected. The result showed that there was an improvement on students’ pronunciation skill through English Language Speech Assistant (ELSA) application. in teaching and learning using Mobile Assisted Language Learning (MALL) technology capabilities can improve students’ pronunciation skill in English using the English Language Speech Assistant (ELSA) speak application, it was proven by the students’ post-test score is higher than pre-test score from the level 57% to the level 85%.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAO KINERJA PEGAWAI PADA BIRO ORGANISASI SETDA PROVINSI NTT Sumber daya manusia adalah asset yang paling berharga dimiliki oleh Organisasi, instansi dan perusahaan, sebab keberadaan sumber daya manusia sangat menentukan terhadap dinamisasi mobilisasi instansi. Oleh karena itu banyak organisasi yang berusaha meningkatkan kualitas sumber dayanya untuk memaksimalkan dukungan dalam aktivitas pekerjaannya. Salah satu aspek utama manajemen sumber daya manusia adalah pengukuran kinerja pegawai. Yang dimana pengukuran kinerja yang baik adalah yang dapat mendukung suatu pegawai untuk mencapai tujuan organisasi atau instansi yang optimal. Kinerja adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu instansi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tdak melanggar hkum dan sesuai dengan norma dan etika. Kinerja pegawai merupakan hasil kerja atau perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam satu periode (Kasmir, 2016:182). Kinerja pegawai memang menjadi fokus perhatian pemerintah dan seluruh departemen perusahaan. Perhatian yang begitu besar terhadap masalah kinerja dapat dipahami karena menyangkut efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya manusia dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh suatu perusahaan atau instansi. Dalam meningkatkan kinerja sumber daya manusia didalam suatu organisasi atau instansi factor lingkungan menjadi sangat berpengaruh. Lingkungan kerja dapat dianggap sebagai tempat ataupun lokasi interaksi seluruh pegawai dalam bekerja baik secara personal atau kelompok. Lingkungan kerja berpengaruh terhadap kondisi diri para pegawai dalam menjalankan tugas-tugas dan menyelesaikan tuga-tugas tersebut dengan efisien dan efektif. Menurut Judith (2016: 183) lingkungan kerja yang baik sangat berpengaruh dan diharapkan untuk dapat meningkatkan kinerja pegawai dalam instansi tersebut. Selanjutnya menurut Sedarmayanti (2009:22) menyatakan lingkungan kerja dibagi menjadi 2 yaitu lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik yang terdapat disekitar tempat kerja dimana dapat mempengaruhi pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung. Lingkungan kerja fisik merupakan suatu keadaan lingkungan kerja dalam bentuk material dan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Adapun lingkungan kerja fisik adalah suatu unsur yang harus didayagunakan oleh suatu instansi sehingga menimbulkan rasa nyaman (Joseph, 2016) Lingkungan kerja non fisik merupakan semua keadaan yang terjadi yang berkaitan dengan hubungan kerja baik hubungan kerja dengan atasan dan bawahan ataupun sesama rekan kerja. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Dalam penelitian ini metode yang digunakan kuantitatif. Populsai dan sampel dalam penelitian ini pegawai berjumlah 35 orang dilakukan penentuan sampel mengunakan random sampling maka sampel berjumlah 34 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner pada responden. Teknik analisis data yang peneliti gunakan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja. Peneliti menggunakan menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), dan Uji simultan dan Uji Koofisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peniliti dapat menimpulkan bahwa secara Parsial lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Sedangkan secara Simultan lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai pada Biro Organisasi Setda Provinsi NTT. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil penguji yang didapati dari hasil analisis regresi linear berganda dengan konstanta a 14,374 sedangkan koofisien regresi linear berganda b1 = 0,237 dan b2 = 0,471. Dengan begitu persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh lingkunag kerja fisik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : 14,376 + 0,237 (X1) + 0,471(X2) + e. selain itu hasil Uji Hipotesis pertama yaitu ada variable lingkungan kerja fisik (X1) terhadap variabel kinerja pegawai (Y) ditemukan T hitung = 3,569 lebih besar dari t table = 2,040 dan tingakt signifikan = 0,001. Oleh karena itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1 ≠0) diterimah yaitu variabel lingkungan kerja fisik (X1) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Berikut hasil Uji Hipotesi kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja non fisik (X2) terhadap kinerja peagwai (Y). Diketahui bahwa variabel lingkungan kerja non fisik (X2) ditemukan T hitung = 2 879 lebih besar dari T table 2,040 dan tingakn Sig. 0,007. Oleh karean itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1=1) ditolak dan Ha (b2 ≠0) diterima yaitu variabel lingkungungan kerja non fisik (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kinerja pegawai (Y). untuk hasil uji F didapati F hitung = 10,153 lebih besat dari F tabel = 3,30 dan tingkat Sig. = 0,000 oleh karena itu nilai Sig. 0,05 maka Ho (b1 =0) ditolak dan Ha (b2 ≠ 0) diterima artinya variabel lingkungan kerja fisik (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap variabel kinerjs pegawai (Y). dan terakhir berdasarkan perolehan hasil Uji koofisien determinasi (R2) adalah 0,396 atau 39,6%. Hal ini berartinbesar pengaruhnya lingkungan kerja fisik dan lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja adalah 39,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 60,4% disebabkan oleh factor lain. Kata Kunci : Lingkungan kerja fisik, Lingkungan Kerja Non Fisik, Kinerja Pegawai
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN UMKM (Studi kasus Pada Pelaku UMKM Di Pantai Warna Oesapa) Nama :Hendrikus T. Nainaif Nim :18410043 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak dari perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki atau menjadi bagian langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar (UU RI No.20/2008). UMKM adalah wujud kehidupan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia sehingga dapat dikatakan sebagai bagian utama dari dunia usaha nasional yang mempunyai kedudukan, potensi, dan peranan sangat penting dan strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan nasional pada umumnya, khususnya pembangunan ekonomi yang berperan sebagai penyediaan barang dan jasa, penyerapan tenaga kerja, pemerataan pendapatan nilai tambah bagi produk daerah dan peningkatan taraf hidup (Mulyati, 2016). Literasi keuangan merupakan salah satu essentiallifeskill yang sangat wajib dimiliki oleh seluruh masyarakat. Hal ini dikarenakan literasi keuangan adalah elemen yang penting dalam memupuk kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas ekonomi yang nantinya akan memberikan benefit bagi bagi dirinya sendiri maupun keluarga (OJK, 2018). Menurut Risnaningsih (2017:42) mengatakan bahwa pengelolaan keuangan menjadi salah atu masalah yang seringkali terabaikan oleh para pelaku bisnis Usaha Mikro, khususnya berkaitan dengan penerapan kaidah kaidah pengelolaan keuangan dan akuntansi yang benar. Permasalahan tentang pengelolaan keuangan diyakini sebagai faktor kunci yang memicu kegagalan UMKM. Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dari sebagian pelaku UMKM yang berlokasi di sekitaran pantai warna Oesapa, bahwa rendahnya literasi atau pemahaman keuangan serta kesadaran pelaku UMKM tentang pentingnya melakukan kegiatan pencatatan dalam pengelolaan keuangan usahanya. Beberapa dari pelaku UMKM juga mengatakan bahwa usaha mereka berjalan dengan normal tanpah menerapkan kaidah-kaidah akuntansi dengan baik, dengan memiliki catatan dan perhitungan keuangan seadanya maupun tidak memiliki catatan dalam usahanya. Mereka hanya melakukan pencatatan keuangan yang sederhana berupa pemasukan dan pengeluaran hanya dari bukti-bukti transaksi penjualan dan pembelian. Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0,013 0,001 dan nilai t hitung 2.663 > 2.048 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan variable independen X1 (Literasi Keuangan) terhadap variable dependen Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM). Diketahui nilai sig. Untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0,028 0,001 dan nilai t hitung 2.324>2.048 t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan variable independen X2 (Tingkat Pendidikan) terhadap varibel Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM). Diketahui nilai pada Fhitung sebesar 9.249 sedangkan untuk nilai Ftabel dengan tingkat signifikan a = 0,05 (5%) dan dihitung dengan rumus df 1 (k=2) dan df 2 (n-k = 30-2 =28) dapat nilai F tabel sebesar 3.34. Dengan demikian nilai F hitung > F tabel (9.249>3.34). Maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji F variabel dependen Literasi Keuangan dan Tingkat Pendidikan berpengaruh secara simultan atau Bersama-sama memiliki pengaruh positif dan singnifikan terhadap variabel dependen Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM. Diketahui besarnya koefisien determinasi atau angka R Square adalah sebesar 0,407. Hal ini menunjukan bahwa variabel X1 (Literasi Keuangan) dan X2 (Tingkat Pendidikan) dapat menjelaskan sebesar 40,7% berpengaruh terhadap variabel Y (Perilaku Pengelolaan Keuangan UMKM) di Pantai Warna Oesapa dan sisanya sebesar 59,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Kata Kunci : Literasi Keuangan, Tingkat Pendidikan, Dan Perilaku Pengelolaan keuangan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG Kepuasan kerja merupakan suatu bentuk sikap dari rasa puas dan bahagia akan pekerjaannya saat ini. Rasa puas ini didapat karena perusahaan dapat memenuhi kebutuhan karyawan dengan baik seperti tercapainya tujuan kerja, dinamika lingkungan kerja, dan aspek-aspek lainnya yang menunjang karyawan dalam bekerja. Rasa puas akan pekerjaan ini dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yang berubah seperti tingkat moral, disiplin, motivasi, produktivitas, capaian dan prestasi kerja yang tinggi. Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang merupakan Organisasi Perangkat Daerah Tipe B yang memiliki Tugas dan Fungsi sebagaimana termuat dalam Peraturan Walikota Kupang Nomor 60 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membantu Walikota Kupang melaksanakan Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Keuangan dan Aset Daerah, maka perlu didukung juga oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil serta handal dibidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja serta Kepuasan Kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang adalah sebanyak 44 orang dan dengan menggunakan rumus Slovin (toleransi kelonggaran 10 persen) maka sampel penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan Analisis Pengaruh Linear Berganda menggunakan Software SPSS versi 26. Dalam analisis pendahuluan akan dijelaskan data-data hasil tabulasi penelitian untuk di analisis guna melihat kecenderungan data menurut indikator dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan skala pengukuran Interval Dalam analisis lanjutan penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi permintaan dimasa akan datang berdasarkan data masa lalu untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas (dependen) Siregar (2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dari hasil pengujian SPSS didapatkan hasil pengujian regresi linier berganda dengan persamaan regresi Dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh Fhitung = 3198.970 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0.000 oleh karena itu nilai sig 0.05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya Penempatan Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Pada hasil uji Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.Besarnya koefisien determinasi berkisar antar angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel indevenden. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,988. Hal ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variabel Penempatan kerja, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja sebesar 98,8% sedangkan sisanya sebesar 0,012% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG Hendrik Wunu Ngita Amah1*, Anderias J. F. Lumba2 , Alventur Baun3. 1 ,2, 3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Perkembangan prestasi olahraga pencak silat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Pra PON XX 2019 di Jakarta dan PON XX di Papua berhasil mendulang 1 emas dan 2 perunggubelum diikuti dengan suatu proses regenerasi pembinaan atlet dari usia dini yang berjenjang untuk mendapatkan bibit-bibit atlet yang berbakatdi setiap perguruan sebagai titik lemah Pengrov IPSI NTT. Sebagaimana hasil observasi-observasi sebelumnya menunjukkan bahwa dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi merupakan salah satu kontingen yang berpartisipasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk cabang olahraga pencak silat. Namun dari sekian banyak kelas yang dipertandingkan, banyak kelas yang tidak diikut sertakan oleh Pengurus IPSI Kota Kupang karena jumlah atlet usia dini yang berpartisipasi sangat minim. Hal ini dikarenakan tidak adanya talent scouting yang memadai di seluruh perguruan silat yang ada di Kota Kupang, sehingga banyak bakat-bakat yang tidak terpantau. Selain itu banyak faktor yang menjadi penghambat bagi perguruanperguruan pencak silat di Kota Kupang baik faktor endogen maupun eksogen sehingga tidak melakukan pembinaan atlet usia dini dan kesulitan untuk menarik minat anak usia dini untuk menjadi atlet pencak silat. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor penghambat rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah perwakilan dari 15 Perguruan yang ada di Kota Kupang. Setiap perguruan di wakili dua orang yang terdiri dari satu orang Pelatih dan Ketua Umum Pengurus Perguruan Provinsi yang ada di Kota Kupang, dengan demikian jumlah total populasi berjumlah 30 orangdenganteknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner), observasi, dan dokumentasi. Dokumentasi digunakan untuk melengkapi data dalam angket penelitian yang danalisis denganteknik analisis statistik deskriptif.. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan data yang diperoleh bahwa secara keseluruhan faktor endogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat se- Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Sedangkan secara keseluruhan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Simpulan: Faktor endogen dan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupangsama-sama berada pada kategori “Sedang”. Kata kunci:Pembinaan, Atlet usia dini, Perguruan-perguruan Pencak Silat.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR PASSING BAWAH DALAM PERMAINAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOLA MENGGANTUNG PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 KUPANG Arrizal Azhary**Andreas J.F Lumba**Yahya J. Palinata Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang tidak sesuai dengan krakteristik siswa yang menyebabkan siswa menjadi tidak tertarik dan kurang aktif dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses pembelajaran passing bawah dengan menggunakan media bola menggantung pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kupang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, pada tiap siklus terdapat empat tahapan yaitu Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kupang sebanyak 36 orang yang terdiri dari 20 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Kondisi keadaan fisik siswa adalah sehat jasmani dan rohani. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan media bola menggantug dapat meningkatkan hasil belajar passing bawah pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kupang pada siklus I dan siklus II. Hasil belajar passing bawah pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 69,06 dengan ketuntasan klasikal 35%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 79,15 dengan ketuntasan klasikal 75%. Kata Kunci : Media Bola Menggantung, Hasil Belajar, Passing Bawah
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT BASIC FOREHAND SERVICE SKILLS TEST IN TABLE TENNIS FOR UKAW PJKR STUDENTS Melyanto Kohetae1*, Ramona M. Mae2, Melvianus Selan3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Table tennis is a sport that knows no age limit, both children and adults can play together. Table tennis is a sport that has many fans, not only for teenagers, but also for children and parents. Research objective: The purpose of this study was to find out how the basic technical skills of forehand service in table tennis are for UKAW PJKR students. Research method: This research method uses a quantitative descriptive method that is used as a way or procedure to solve a problem. Data collection techniques are observation and documentation. Result and discussion: Based on the results of the basic forehand service technique test in table tennis games conducted by 28 PJKR UKAW students, the following results were obtained, the Very Good category consisted of 3 people (11%), the good category consisted of 14 people (50%), and the moderate category consisted of 11 people. (39%). Based on the results of research on the test of the basic technical skills of forehand service in table tennis for PJKR UKAW class C semester 3 students, it is in the "Good" category. Conclusion: The results of the basic forehand service technical skill level in table tennis for UKAW PJKR students can be categorized as "GOOD" with an average service result of 77. Keyword: skills test; forehand serve; table tennis
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan di puskesmas Wee Karou kecamatan loli kabupaten sumba barat dan untuk mengetahui efektivitas pemberian dana bantuan operasional kesehatan di puskesmas Wee karou kecamatan loli kabupaten sumba barat. Metode analisis yang digunakan yaitu deskriptip kualitatip. Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) adalah Bantuan Dana dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dalam membantu pemerintahan kabupaten/kota dalam melaksanakan pelayanan kesehatan sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan dengan fokus pencapaian target Millennium Development Goals (MDGs). Akuntabilitas adalah mempertanggung jawabkan pengelolaan sumber daya serta pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepada entitas pelaporan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara periodik (KK,SAP, 2005). Transparansi adalah prinsip menciptakan kepercayaan timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat melalui penyediaan informasi dan menjamin kemudahan di dalam memperoleh informasi adalah suatu kebutuhan penting bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengelolaan daerah. Berkaitan hal tersebut pemerintah daerah perlu proaktif memberikan informasi lengkap tentang kebijakan dan layanan yang disediakannya kepada masyarakat. Efektivitas adalah sesuatu yang memiliki pengaruh atau akibat yang menimbulkan manjur, membawa hasil dan merupakan keberhasilan dari suatu usaha atau tindakan Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Puskesmas Wee karou kecamatan loli Kabupaten sumba barat telah melakukan pertanggungjawaban dengan baik dan juga program bantuan operasional kesehatan sudah cukup transparan hal ini dapat dilihat dari sistem penyusunan MINLOK dan POA yang melibatkan seluruh staf puskemas serta rapat koordinasi masyarakat desa, dan pelaksanaan program bantuan operasional kesehatan di puskesmas Wee karou kecamatan loli kabupaten sumba barat dapat dikatakan telah berjalan dengan sukses.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT METODE PELAKSANAAN KEGIATAN PROSES BELAJAR MENGAJAR GURU PJOK PADA SISWA KELAS V SD GMIT MANUMUTI Elisabeth Ika1, David Loba2, Andry Sinlaeloe3 Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University,Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Physical education is an integral part of the entire education system which has the goal of developing aspectsof physical fitnes, health, emotional stability, social skills. So in the implementation of education that is understoodas a lifelong learning process. The presence of sports and health physical education is very important because it provides opportunities for students to be directly involved in physical activities that are carried out in a directed and systematic manner. Research objective: To describe the method of implementing PJOK teacher teaching and learning activities in class V SD GMIT Manumuti students. Research method: In this study using a qualitative approach to the research design used is a qualitative descriptive research design. Result and discussion: Based on the results of research and observations made by researchers at the research location. In general, the method of implementing the teaching and learning process for PJOK teachers based on the 2013 curriculum at GMIT Manumuti Elementary School has been well implemented. But there are still some things that need to be fixed again or improved again. The method of implementing the teaching and learning process for PJOK teachers based on the 2013 curriculum at SD GMIT Manumuti as a whole looks good. Only during the preliminary activities, in the case the teacher has not linked the previous questions to the material being studied and the teacher has not explained the learning objectives or basic competencies to be achieved. Conclusion: Theaching and learning methods can be interpretedas ways to convery or impart knowledge to students or children through teaching and learning activities, both at school and at home. Campus, and others. Method is a way that is used to the goals that have been set. The learning method used by the teacher to create a learning atmosphere and learning process so that students achieve basic competencies or a predetermined set of indicators. Keyword: Learning methods, learning outcomes, physical education
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI Judul skripsi ini, “Analisis Yuridis Pembatalan Pasal 416 ayat (1) Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang pemilu”. Rumusan masalah yang penulis kaji: Mengapa pemohon mengajukan judicial review terhadap pasal 416 ayat (1) undang-undang no. 7 tahun 2017 tentang pemilu? Yaitu Pemohon memiliki Legal standing dan hak konstitusional pemohon dirugikan. Mengapa Mahkama konstitusi menjatuhkan putusan pasal 416 ayat (1) Undang- Undang No. 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum bertantangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat? Yaitu Karena Norma pasal 416 ayat (1) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 telah diatur dalam pasal 159 Undang-Undang No. 42 Tahun 2008 tentang pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden (UU Pilpres). Tujuan yang ingin penulis kaji yaitu untuk mengetahui alasan pemohon mengajukan judicial review terhadap pasal 416 ayat (1) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017. Untuk mengetaui alasan Mahkamah Konstitusi menjatuhkan putusan pasal 416 ayat (1) Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bertantangan dengan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat. Kata Kunci : JUDICIAL REVIEW, MAHKAMAH KONSTITUSI, PEMILU