Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

UJI EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN MANGROVE Rhizophora apiculata Blume TERHADAP BAKTERI Salmonella thypi

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Uji Efek Antibakteri Ekstrak Daun Mangrove Rhizophora apiculata Blume Terhadap Bakteri Salmonella thypi Batu, S.F)* Rafael, A)** Bulu, I.N)** Tumbuhan mangrove merupakan salah satu ekosistem pantai yang mendominasi wilayah pantai suatu daerah dan berpotensi untuk dikembangkan dalam penanggulangan berbagai penyakit baik infeksi pada ikan budidaya maupun sebagai media pengobatan alami bagi manusia, karena senyawa metabolit sekunder yang terkandung didalamnya mampu berkhasiat sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun mangrove R. apiculata Blume terhadap pertumbuhan bakteri S. thypi dan konsentrasi optimum dari ekstrak daun mangrove R. apiculata Blume dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. thypi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode eksperimen laboratorium dengan 4 perlakuan yaitu konsentrasi 55 mg/mL, 60 mg/mL, 65 mg/mL, 70 mg/mL dan 1 kontrol tanpa pemberian ekstrak dengan 3 kali ulangan. Hasil pengamatan diameter zona hambat dianalisis secara statistik menggunakan analisis variansi (ANOVA) satu jalur dengan signifikansi 5%. Analisis statistik dilakukan menggunakan program SPSS versi 27.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun mangrove R. apiculata Blume berpengaruh terhadap pertumbuhan bakteri S. thypi. Hal ini dapat dilihat dari konsentrasi yang digunakan mulai dari 55 mg/mL, 60 mg/mL, 65 mg/mL, 70 mg/mL memiliki rata-rata zona hambat yang berkisar antara 19 mm, 19 mm, 22 mm dan 26 mm. Dengan demikian semakin tinggi konsentrasi ekstrak yang digunakan, maka semakin besar daya hambat yang terbentuk. Kata kunci : Rhizophora apiculata Blume , Salmonella thypi, Antibakteri Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT Antibacterial Effect Test Of Rhizophora apiculata Blume Mangrove Leaf Extract Against Salmonella thypi Bacteria Batu, S.F)* Rafael, A)** Bulu, I.N)** Mangrove plant is one of the coastal ecosystems that dominates the coastal area and has the potential to be developed in the prevention of various diseases both infections in aquaculture and as a natural treatment medium for humans, because the secondary metabolite compound contained can be efficacious as an anti-bacterial. The purpose of this study was to determine the effect of R. apicullata Blume mangrove bark extract against the growth of S. thypi and the optimum concentration of R. apiculata Blume mangrove bark extract in inhibiting the growth of S. thypi bacteria. The method used in this study is a laboratory experimental method with 4 treatments namely a concentration of 55 mg/mL, 60 mg/mL, 65 mg/mL, 70 mg/mL and 1 control without administration of extract with 3 replications. Observation result of inhibition zone diameters were statistically analyzed using a one-way analysis was performed using the SPSS program version 27.0. The results showed that the rough extract of R. apiculata Blume mangrove leaf affected the growth of S.thypi bacteria. This can be seen from the concentrations used starting from 55 mg/mL, 60 mg/mL, 65 mg/mL and 70 mg/mL having average inhibition zones ranging from 19 mm, 19 mm, 22 mm and 26 mm. thus the higher the concentration of the extract used, the greater the inhibition formed. Keywords : Rhizophora apiculata Blume , Salmonella thypi, Antibacterial Description : *) : Researcher **) : Mentor

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR ENDOFIT PADA DAUN MANGROVE Rhyzophora stylosa Griff DI PESISIR PANTAI DESA BOKONUSAN SEMAU

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rhyzophora stylosa Griff termasuk salah satu jenis mangrove yang dapat dijumpai di hampir semua hutan mangrove. Tumbuhan ini memiliki kemampuan adaptasi tinggi dengan ditemukannya pada kondisi lingkungan yang cukup ekstrim. Rhyzophora stylosa Griff dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan bangunan serta kayu bakar, dan memiliki kemampuan mengobati beberapa penyakit seperti diare, rematik, nyeri otot, luka dalam, sakit pinggang, sakit tulang, dan menghentikan pendarahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengisolasi dan identifikasi jamur endofit pada daun mangrove Rhyzophora stylosa Griff. Penelitian ini menggunakan metode survei dan eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive dengan masing-masing perlakuan dua kali. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu meliputi karakteristik makroskopis serta dari masing-masing jamur yang berhasil diisolasi dari daun muda dan daun tua mangrove Rhyzophora stylosa Griff. Diperoleh simpulan yakni terdapat 9 isolat jamur mikroskopis yang diisolasi dari daun muda dan daun tua mangrove Rhyzophora stylosa Griff, yang berasal dari 2 genus yakni genus Trichoderma (3 isolat), Aspergillus (6 isolat), dimana masing-masing memiliki karakteristik makroskopis dan mikroskopis yang berbeda-beda

DESKRIPSI TENTANG MOTIF,MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENADAHAN KENDARAAN BERMOTOR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penadahan Kendaraan Bermotor”. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1) Apakah yang menjadi motif pelaku dalam melakukan tindak pidana penadahan kendaraan bermotor ? 2) Bagaimanakah modus yang digunakan oleh pelaku dalam melakukan tindak pidana penadahan kendaraan bermotor? 3) Bagaimanakah akibat hukum terhadap pelaku, korban dan kendaraan bermotor dalam tindak pidana penadahan tersebut ?.Tujuan penelitian adalah : 1) untuk mengetahui motif pelaku dalam melakukan tindak pidana penadahan kendaraan bermotor, 2) untuk mengetahui modus yang digunakan pelaku dalam melakukan tindak pidana penadahan kendaraan bermotor. 3) untuk mengetahui akbat hukum terhadap pelaku, korban dan kendaraan dalam tindak pidana penadahan kendaraan bermotor. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian normative.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah putusan-putusan hakim terhadap tindak pidana penadahan kendaraan bermotor.Variabel terikat adalah motif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penahadan kendaraan bermotor. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi motif, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penadahan kendaraan bermotor yaitu : 1) Motif : Faktor Ekonomi, Adanya Kesempatan, 2) Modus :Membeli sepeda motor dibawah harga pasaran, Membeli sepeda motor tanpa surat-surat. 3) Akibat Hukum : a) Terhadap pelaku : Pelaku ditahan dan dipidana, Sepeda motor di sita, Pelaku membayar biaya perkara. b) Terhadap Korban :Korban mengalami kerugian materil. Saran, bagi masyarakat pada umumnya diharapkan ketika membeli kendaraan bermotor hendaknya memperhatikan dan memeriksa kelengkapan kendaraan berupa STNK dan BPKP motor sehingga tidak terjerat dalam tindak pidana penadahan. Bagi aparat penegak hukum, diharapkan untuk menindak secara tegas pelaku tindak pidana penadahan kendaraan bermotor agar tidak merugikan orang lain yang menjadi korban atas tindakan tersebut. Kata Kunci : Motif dan Modus, Akibat Hukum, Tindak Pidana Penadahan, Kendaraan Bermotor

ANALISIS YURIDIS TENTANG PUTUSAN HAKIM TERHADAP PEREMPUAN SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Skripsi ini berjudul: “Analisis Yuridis tentang Putusan Hakim Terhadap Perempuan Sebagai Pelaku Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengapa putusan Hakim terhadap perempuan sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I ada yang berupa pemidanaan, rehabilitasi, serta pemidanaan dan rehabilitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim sehingga menjatuhkan putusan terhadap perempuan yang melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I yang berupa pemidanaan, rehabilitasi, serta pemidanaan dan rehabilitasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap perempuan pelaku tindak pidana narkotika golongan I sedangkan variabel terikat adalah putusan hakim ada yang berupa pemidanaan, rehabilitasi, serta pemidanaan dan rehabilitasi terhadap perempuan yang melakukan tindak pidana narkotika golongan I. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi dasar pertimbangan putusan hakim terhadap perempuan sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I berupa pemidanaan adalah pelaku sebagai pengguna aktif narkotika dan pelaku bertindak sebagai perantara; sedangkan pada rehabilitasi adalah barang bukti narkotika jenis sabu kurang dari 1 (satu) gram dan pelaku merupakan pecandu narkotika; serta pada pemidanaan dan rehabilitasi adalah barang bukti narkotika jenis sabu kurang dari 1 (satu) gram, pelaku menghisap sabu sebanyak 1 (satu) kali, pelaku merupakan orang yang “diajak dan/atau dibujuk” untuk menggunakan narkotika golongan I, dan pelaku merupakan seorang ibu dari 2 (dua) orang anak dan sedang hamil 7 (tujuh) bulan. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi penegak hukum, dalam hal ini Hakim agar dalam menjatuhkan putusan berupa pemidanaan, rehabilitasi serta pemidanaan dan rehabilitasi haruslah bersifat yuridis dan non yuridis, secara khusus mempertimbangkan kondisi perempuan sebagai pelaku tindak pidana. Sedangkan bagi kalangan masyarakat, khususnya perempuan sebagai subyek hukum khusus agar menghindarkan diri dari bentuk-bentuk penyalahgunaan narkotika yang dapat menjerumuskan perempuan pada pemidanaan yang berujung nestapa. Kata Kunci: Dasar Pertimbangan Hakim, Penyalahgunaan Narkotika, Perempuan

DESKRIPSI TENTANG MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA AKSES INFORMASI DAN DOKUMEN ELEKTRONIK BERMUATAN ANCAMAN ATAU PEMERASAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Atau Pemerasan”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Modus Terjadinya Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Dan Pemerasan?; Bagaimanakah Akibat Hukum Dari Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Dan Pemerasan? Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa modus dan akibat hukum dari pelaku serta korban tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman dan pemerasan 1. Modus terjadinya tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman atau pemerasan adalah: Menawarkan kepada korban via pesan pinjaman uang secara online dengan suku bunga murah;Menawarkan kepada korban pencairan pinjaman yang lebih mudah dan cepat dengan syarat yang mudah;Memberikan informasi mengenai aplikasi pinjaman ini merupakan aplikasi pinjaman online yang terdaftar di OJK;Dengan sengaja dikarenakan jabatan sebagai debt collector via penagihan lewat handphone maka pelaku melakukan pendekatan awal agar dapat menarik perhatian korban dan baru selanjutnya menekan korban untuk membayar dengan bunga yang sudah disepakati saat pinjaman awal dengan menggunakan nama perusahaan; Dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi, serta akan menyebarkan foto dan video yang diedit untuk disebarluaskan oleh pelaku;Terdakwa menggunakan akun facebook palsu untuk menipu korban; Mengancam kepada korban agar membayar sejumlah uang agar nama korban di hapus dari buku besar pengedar narkoba 2. Akibat Hukum dari terjadinya tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman atau pemerasan terhadap pelaku: Mendapatkan pidana penjara; Mendapatkan pidana denda yang sesuai; Membayar biaya perkara; bagi korban: Merasa malu; Mengalami trauma terhadap orang banyak; Trauma terhadap teman, saudara serta informasi yang sebenarnya benar namun dianggap sebagai berita hoax. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: 1. Direkomendasikan pada kesimpulan I agar perlu adanya suatu regulasi elektronik dari segi perbankan untuk memnimalisir pesan SMS maupun pesan-pesan lainnya melaui handphone 2. Rekomendasi pada akibat hukum yang diterima oleh para pelaku menurut penulis sangatlah ringan bahkan tidak akan menimbulkan efek jera

ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG.

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS YURIDIS TERJADINYA WANPRESTASI DAN AKIBAT HUKUMNYA DALAM PERJANJIAN UTANG PIUTANG. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Faktor apa saja yang menyebabkan wanprastasi dan bagaimana akibat hukum yang terjadi setelah terjadinya putusan pengadilan yang yang memiliki kekuatan hukum tetap. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah : untuk mengetahui, mengkaji, dan menganalisis faktor terjadinya wanprestasi dalam perjanjian utang piutang oleh penggugat dan tergugat dan apa akibatnya jika terjadi wanprestasi itu tersebut. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah . Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di akibatkan dengan Faktor penyebab wanprestasi dalam perjanjian utang piutang di karenakan tidak adanya itikat baik dari tergugat (debitur), usaha tergugat (debitur) tidak berjalan lancar dan terjadinya perselisihan antara tergugat (debitur) dan penggugat (kreditur) tentang cara pembayaran. Akibat hukum yang timbul dari wanprestasi dalam perjanjian utang piutang adalah tergugat (debitur) harus membayar atau melakukan pelunasan hutang, tergugat (debitur) harus melakukan ganti rugi kepada penggugat dalam wanprestasi utang piutang, serta membayar biaya perkara. Adapun saran dari penelitian ini yaitu Sesuai pengaturan mengenai hutang piutang menurut KUHPerdata, dari pengertian perjanjian hutang piutang dalam Pasal 1754, maka para pihak perjanjian hutang piutang harus memenuhi prestasinya termasuk dengan prinsip hutang piutang, hak dan kewajiban serta resiko yang dapat terjadi bagi kedua belah pihak hutang piutang. Sehingga dengan melakukan prestasinya dengan baik, proses perjanjian hutang piutang akan berjalan dengan baik dan menguntungkan kedua belah pihak. Kata Kunci : Putusan Hakim,Wanprestasi, Faktor dan Akibat Utang piutang

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TINDAK PIDANA MELAKUKAN KEGIATAN YANG TIDAK SESUAI DENGAN FUNGSI ZONA PEMANFAATAN TAMAN NASIONAL

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Skripsi ini berjudul : “Deskripsi Tentang Motif Dan Modus Tindak Pidana Melakukan Kegiatan Yang Tidak Sesuai Dengan Fungsi Zona Pemanfaatan Taman Nasional”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) Apa motif pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional? 2) Bagaimana modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional? 3) Bagaimanakah akibat Hukum dari tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional?. Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengetahui motif pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. 2) Untuk mengetahui modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. 3) Untuk mengetahui akibat Hukum dari tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah modus tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah motif dan modus pelaku tindak pidana melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi zona pemanfaatan taman nasional. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi motif pelaku adalah keinginan untuk mendapatkan upah dan mengambil kayu untuk diolah. Sedangkan yang menjadi modus yaitu, membuat kesepakatan, mempersiapkan alat penebangan dan melakukan penebangan. Akibat hukum terhadap pelaku, ditahan, di jatuhkan pidana penjara dan pidana denda serta membebankan pelaku untuk membayar biaya perkara, akibat hukum terhadap lingkungan, merusak sistem ekosistem kawasan taman nasional. Saran yang penulis berikan adalah diharapkan bagi masyarakat atau korporasi untuk menjaga kelestarian kawasan taman nasional karena setiap perbuatan melakukan pengambilan atau penebangan pohon telah dilindungi oleh Undang-Undang sehingga tidak menimbulkan akibat hukum dikemudian hari. Bagi penegak hukum khususnya di bidang kehutanan untuk tetap melakukan penegakan hukum bagi pelaku yang merusak kawasan hutan taman nasional sehingga dengan tindakan tersebut dapat terpelihara kawasan taman nasional yang tetap lestari. Kata Kunci : Motif, Modus, dan Akibat Hukum, Tindak Pidana, Fungsi Zona Pemanfaatan Taman Nasional

DESKRIPSI TENTANG AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA TERORISME

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Terorisme”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban ?. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu menggambarkan tentang akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Janis penelitian adalah penelitian normatif yang menggunaka variabel bebas dan terikat. Vriabel bebas dalam penelitian ini adalah akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka yang menjadi akibat hukum dari tindakan terorisme terhadap pelaku dan korban adalah : Akibat hukum terhadap pelaku adalah : Pelaku dipidana penjara. membayar biaya perkara Pelaku membayar biaya perkara Pelaku mengikuti Program Deradikalisasi Akbat hukum bagi korban adalah : Korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia Korban merasa takut dan meninggalkan Aceh. Saran, kepada seluruh masyarakat dan pemerintah harus bersinergi dalam melakukan pemberantasan terorisme supaya tercapainya suasana aman, nyaman, dan tidak adanya pihak-pihak yang dirugikan. Kepada lembaga hukum pemerintah harus memberikan hukuman yang sesuai atas apa yang telah dilakukan oleh pelaku tindak pidana terorisme secara adil dan memiliki efek jera, sehingga kasus terorisme dapat dihilangkan di negara Indonesia dan tetap melakukan program deradikalisasi terhadap pelaku tindak pidana terorisme. Kata Kunci : Tindak Pidana, Terorisme, Akibat Hukum

ANALISIS PERBEDAAN PENERAPAN PASAL OLEH JUDEX FACTIE DAN JUDEX JURIS DALAM PENJATUHAN PUTUSAN PEMIDANAAN KEPADA PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Kasus Tindak Pidana Korupsi di PLS Depdikbud NTT)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

INTISARI Judul Analisis Perbedaan Penerapan Pasal oleh Judex Factie dan Judex Juris dalam Penjatuhan Putusan Pemidanaan Kepada Pelaku Tindak Pidana Korupsi (Studi Kasus Tindak Pidana Korupsi di Pls Depdikbud NTT), dengan Rumusan masalah Mengapa Judex Factie menerapkan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999, UU No. 20 Tahun 2001 sedangkan Judex Juris menerapkan Pasal 2 UU No. 31 Tahun 1999,UU No. 20 Tahun 2001 terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Judex Factie menerapkan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999, UU No. 20 Tahun 2001 sedangkan Judex Juris menerapkan Pasal 2 UU No. 31 Tahun 1999,UU No. 20 Tahun 2001 terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Dan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, instansi terkait Varibel yang dingunakan 2 (dua) variabel yaitu Variabel Bebas adalah variabel yang memberikan pengaruh bagi variabel terkait. Variabel bebas dalam penilitian ini adalah pelaku tindak pidana korupsi dan Variabel Terkait (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu yaitu Judex Factie menerapkan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999, UU No. 20 Tahun 2001 sedangkan Judex Juris menerapkan Pasal 2 UU No. 31 Tahun 1999, UU No. 20 Tahun 2001 terhadap pelaku tindak pidana korupsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini jenis penelitian normatif. Pengumpulan data melalui data sekunder dari Direktorat Mahkamah Agung kemudian di analisis dan ditarik kesimpulanya. Populasi dalam penelitian ini putusan Direktorat Mahkamah Agung. Hasil penelitian menunjukan bahwa Mengapa Judex Factie menerapkan Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999, UU No. 20 Tahun 2001 sedangkan Judex Juris menerapkan Pasal 2 UU No. 31 Tahun 1999, UU No. 20 Tahun 2001 terhadap pelaku tindak pidana korupsi yaitu Judex Factie menerapkan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999, UU Nomor 20 Tahun 2001 karena terdakwa melakukan penyalahgunaan kewenangan sedangkan Judex Juris menerapkan Pasal 2 UU Nomor 31 Tahun 1999, UU Nomor 20 Tahun 2001 terhadap pelaku tindak pidana korupsi karena terdakwa melakukan perbuatan melawan hukum. KATA KUNCI : PELAKU, TINDAK, PIDANA, KORUPSI, JUDEX FACTIE, JUDEX JURIS

ANALISIS YURIDIS TERHADAP MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA KEPEMILIKAN SENJATA API SECARA ILEGAL

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Judul Skripsi penulis, adalah “Analisis Yuridis Terhadap Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Api Secara Ilegal”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah 1. Apa Motif Pelaku Terjadinnya Tindak Pidana Kepemilikian Senjata Api Secara Ilegal? 2. Apa Modus Pelaku Terjadinnya Tindak Pidana Kepemilikian Senjata Api Secara Ilegal?. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Motif Pelaku Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Api Secara Ilegal a. Kepemilikan senjata api dengan alasan menjaga diri. b. Mengikuti latihan menembak c. Mengoleksi senjata api d. memperjual belikan senjata api e. Menunjukkan kekuasaan atau melakukan penipuan Modus Pelaku Tindak Pidana Kepemilikan Senjata Api Secara Ilegal, yakni a. Menyamar sebagai anggota Kejaksaan Agung b. memalsukan surat tugas dari Kejaksaan Agung RI c. Mengajak teman miras d. Menyimpan senpi milik orang lain e. Keinginan menjual f. Menyembunyikan senjata api di tas dan di rumah. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: 1. Kepada Pihak Kepolisian dalam rangka megeluarkan surat izin kepemilikan senjata api untuk lebih diperketat persyaratannya. Selain itu surat izin yang nanti dikeluarkan pun bersifat sementara agar selalu dapat diawasi para pemegang senjata api dengan izin tersebut. 2. Kepada Masyarakat lebih berhati hati terhadap kepemilikan hingga penggunaan senjata api, karena sangat berbahaya, apalagi jika di sekitarnya memiliki senjata api yang akan sangat meresahkan warga sekitar jika digunakan tanpa prosedur yang benar.

Analisis hubungan harga saham dan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan pertambangan sebelum dan selama pandemic covid 19

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah yang di ambil dalam penelitian ini adalah Hubungan Harga Saham dan Kinerja Keuangan Perusahaan-Perusahaan Pertambangan Sebelum Dan Selama Pandemic Covid 19.Adapun persoalan yang di angkat adalah hubungan haraga saham dan kinerja kuangan terhadap perusahaan pertambangan sebelum dan selama Pandemic Covid 19.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga saham dan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan pertambangan sebelum dan selama masa pandemic Covid 19. Adapun konsep penelitian ini adalah harga saham, kinerja keuangan.Harga saham adalah “harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar serta factor internal dan eksternal di pasar modal. Kinerja keuangan yaitu kemampuan organisasi untuk mencapai target keuangannya. Tujuan keuangan meliputi antara lain memaksimalkan kekayaan pemegang saham, memaksimalkan laba, pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan laba per saham dan peningkatan likuiditas. Populasi dalam penelitian adalah laporan keuangan seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 41 perusahaan. Sampel yang di gunakan adalah data sekunder yakni harga saham saat penutupan dan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), profitabilitas, Operating Profit Margin (OPM) sebelum terdampak Covid-19 dan selama terdampak Covid-19. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan Heterokedastisitas untuk masa selama Pandemik 0,590. Kinerja keuangan yang diukur dengan ROA, OPM emiten LQ 45 di BEI. Sedangkan penelitian oleh Rifai,dkk (2020) menunjukan bahwa terdapat perbedaan Index Harga Saham Gabungan(ISHG) sebelum dan selama pandemic Covid 19 tahun 2020, jadi berdasarkan analisis yang di lakukan Harga saham sebelum pandemic Covid 19 tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT FAST FOOD INDONESIA TBK DI KOTA KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Kinerja perusahaan merupakan suatu gambaran tentang kondisi keuangan suatu perusahaan yang dianalisis dengan alat-alat analisis keuangan, sehingga dapat diketahui mengenai baik buruknya keadaan keuangan suatu perusahaan yang mencerminkan prestasi kerja dalam periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengukuran kinerja keuangan perusahaan. Berdasarkan uraian diatas maka penelitian ini berjudul: “Analisis Kinerja Keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang” Adapun masalah dalam penelitian ini adalah Analisis kinerja keuangan perusahaan pada PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dan tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengukuran kinerja keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang yang diukur dengan menggunakan rasio likuiditas, rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas. Tenik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dari tahun 2017-2019. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu dengan cara mengumpukan data dan dilakukan dengan menggambarkan dan menjalaskan sesuatu yang berhubungan dengan penelitian yang dilakukan kemudian diuraikan secara sistematis dan diambil suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil-hasil analisis data melalui analisis rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Rasio Likuiditas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT fast Food Indonesia di Kota Kupang dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya melalui indikator Current Ratio, Quick Ratio dan Cash Ratio berada pada kategori kinerja cukup baik untuk current ratio dan quick ratio dan sangat baik untuk cash ratio bila dibandingkan dengan rata-rata industri. Rasio Profitabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dalam memperoleh laba atau keuntungan melalui indikator Gross Profit Margin dan Return on Asset (ROA) berada pada kategori sangat baik berada diatas standar industri selama tiga tahun berturut-turut, sehingga dapat disimpulkan bahwa PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupangberada pada kategori sangat baik. Rasio Solvabilitas untuk mengukur kemampuan perusahaan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang dalam membayar kewajiban jangka panjang jika perusahaan tersebut dilikuidasi, melalui indikator Debt to Total Asset Ratio dan Debt to Total Equity Ratio memperlihatkan kecenderungan menurun selama tiga tahun terakhir berada sedikit diatas rata-rata standar industri sehingga dapat dikategorikan kenerja perusahaan cukup baik. Diharapkan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang untuk meningkatkan kinerja keuangan melalui peningkatan Rasio Likuiditas, maka pihak manajemen harus berupaya untuk melipat gandakan perumbuhan aktiva lancar melalui peningkatan volume kas, piutang, investasi jangka pendek. Pihak lain, manajemen berusaha untuk mengurangi volume kewajiban lancar melalui pembayaran tepat waktu. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang melalui peningkatan Profitabilitas, maka pihak manajemen berupaya untuk melakukan pengontrolan terhadap kegiatan operasional sehingga dapat meningkatkan efesiensi operasi perusahaan yang pada gilirannya akan meningkatkan laba atau keuntungan perusahaan. Untuk meningkatkan kinerja keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk di Kota Kupang ke depan melalui peningkatan rasio solvabilitas, maka pihak manajemen perlu mengambil kebijakan yang tepat untuk mengurangi beban hutang jangka panjang sambil berupaya untuk meningkatkan total asset dan penambahan modal diatas 200% dari total hutang. kata kunci : Rasio Likuiditas, rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA ADD MENINGKATKAN PEMBANGUNAN FISIK DESA BALLU KECAMATAN RAIJUA.

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKRSI Nama: Alda A.Laga Hae Nim: 16193379 Penelitian ini berjudul:”Efektivitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) Dalam Meningkatkan Pembangunan Fisik Desa Ballu Kecamatan Raijua Efektivitas adalah Pengelolaan suatu organisasi harus dilaksanakan sebaik mungkin agar tujuan utama suatu organisasi dapat tercapai dengan maksimal dan efektif. Menurut Mardiasmo (2002:134), efektivitas adalah: “ukuran berhasil tidaknya suatu organisasi berhasil mencapai tujuan, maka organisasi tersebut berjalan dengan efektif”. Efektif dapat mengukur berhasil atau tidaknya suatu organisasi. Menurut Bastian (2006:280), efektivitas adalah :”hubungan antara output dan tujuan. Dimana efektivitas diukur berdasarkan tingkat output, kebijakan dan prosedur organisasi mencapaitujuan yang telah ditetapkan. Efektivitas digunakan sebagai ukuran dan kemampuan suatu organisasi mencapai tujuan. Menurut Bastian (2006:78), bahwa efektivitas sesungguhnya adalah: “kesuksesan atau kegagalan dalam mencapai tujuan. Efektivitas adalah ukuran keberhasilan suatu organisasi untuk mencapai tujuan dengan rencana yang telah ditetapkan. Pada dasarnya pembangunan adalah suatu proses perubahan yang dilakukan secara sadar dan terencana melalui tahapan pembangunan yang bertujuan meningkatkan taraf hidup kesejejateraan masyarakat. Pembangunan adalah konsep normatif yang menyiratkan pilihan tujuan untuk mencapai apa yang disebut realisasi potensi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bawha kinerja keuangan pemetintah Desa Ballu Kecamatan Raijua pada tahun 2017-2020 dikatakan meningkat dan tahun 2020 dikatakan efektif artinya pemerintah Desa Ballu Kecamatan raijua mampu mengelola keuangan dengan hemat.Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bawha kinerja keuangan pemerinthan Desa Ballu Kecamatan Raijua pada tahun 2017-2020 dikatakan efesien karena menghasilkan

PERBEDAAN KUALITAS RENDEMEN MINYAK KAYU PUTIH ANTARA TEKNIK DESTILASI UAP DAN TEKNIK DESTILASI AIR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitan ini tentang perbedaan kualitas rendemen minyak kayu putih antara teknik destilasi uap dan teknik destilasi air. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan rendemen kualitas minyak kayu putih antara teknik destilasi uap dan teknik testilasi air. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan masing – masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 9 unit percobaan dengan masing – masing perlakuan bahan baku sebanyak 2,5 kg daun kayu putih. Variabel yang diamati adalah rendemen , berat jenis dan bau minyak kayu putih yang dihasilkan dari proses destilasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil uji Duncan pada bau minyak kayu putih menunjukan adanya perbedaan, yang terdapat pada perlakuan 3 (destilasi Uap dan air), yaitu sebesar 0,004667%.

ANALISIS KINERJA RUMAH SAKIT SK LERIK DENGAN MENGGUNAKAN METODE BALANCED SCORECARD

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kondisi persaingan usaha dibidang kesehatan saat ini sangat ketat, oleh karena itu sebuah rumah sakit perlu mengetahui bagaimana kinerja rumah sakit secara lebih komprehensif dari berbagai sisi. Rumah Sakit SK Lerik sudah melakukan pengukuran kinerja keuangan, kinerja operasional serta kinerja mutu pelayanan dan manfaat bagi masyarakat, namun hal ini masih belum cukup karena banyak aspek-aspek penting yang jadi pemicu kinerja organisasi tidak terlihat dalam pengukuran kinerja tersebut dan pengukuran kinerja tersebut masih terpisah￾pisah. Balanced Scorecard dapat digunakan karena dapat menganalisis kinerja yang lebih menyeluruh dan komprehensif dalam kinerja organisasi. Oleh karena itu masalah yang akan diangkat dalam penelitian ini adalah menganalisis kinerja Rumah Sakit SK Lerik dengan menggunakan metode Balanced Scorecard. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja rumah sakit melalui empat perspektif yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggaan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran diharapkan dapat membuat pengukuran kinerja di Rumah Sakit SK Lerik menjadi lebih baik dari yang ada sekarang. Data diperoleh melalui kuesioner dan data sekunder Rumah Sakit SK Lerik. Pengukuran kinerja keuangan dilihat dari profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, aktivitas, efisiensi dan efektivitas. Perspektif pelanggan dilihat dari kepuasan pelanggan, retensi pelanggan, dan akuisisi pelanggan. Perspektif proses Bisnis Internal dilihat dari inovasi dan proses operasi. Sedangkan untuk perspektif pertumbuhan dan pembelajaran dilihat dari kepuasan karyawan, retensi karyawan dan produktivitas karyawan Dari hasil penelitian dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard dapat ditarik kesimpulan yaitu : perspektif pertumbuhan dan pembelajaran serta perspektif bisnis internal dianggap cukup baik , sedangkan untuk 2 perspektif lainnya yaitu perspektif pelanggan dan perspektif keuangan dianggap baik. Maka, Balanced Scorecard cocok untuk diterapkan pada Rumah Sakit SK Lerik karena Balanced Scorecard dapat memberikan gambaran yang lebih terstruktur dan menyeluruh.

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN SAMSAT KELILING DALAM PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI DAERAH KOTA KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Pajak kendaran bermotor termasuk pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah tingkat satu persepsi. Dalam mengelola pajak kendaraan bermotor, pemerintah daerah mendirikan Kantor Samsat dimana kantor tersebut memberikan bermacam-macam layanan seperti seperti Samsat Keliling. Pemerintah sebagai penyedia pelayanan berusaha menyediakan pelayanan yang sesuai dengan harapan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Kupang dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang memberikan pelayanan prima sesuai dengan PERGUB Prov.NTT Nomor 29 Tahun 2012 Kemudian, Satuan Admnisitrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) meluncurkan program samsat keliling untuk mempermudah masyarakat dalam melakunkan pemabayaran pajak. Tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang disediakan oleh pemerintah saat ini semakin meningkat. Masyarakat selalu menuntut pelayanan publik yang berkualitas dari birokrat, meskipun perwujudannya antara kinerja layanan sering tidak sesuai dengan harapan sehingga terjadi ketidakpuasan kepada konsumen. Kualitas pelayanan terbagi kedalam lima dimensi yaitu reliability, responsiveness, assurance, empathy, tangibles. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi yaitu wajib pajak yang terdaftar di kantor bersama samsat dan sampel sebanyak 100 orang. Namun masih banyak keluhan dari masyarakat mengenai samsat keliling tersebut. Secara umum kajian ini menggunakan metode : deskriptif kuantitatif. Dari hasil penelitian ini diperoleh temuan-temuan untuk mengetahui bagimana persepsi Massyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling di Kota Kupang, dan melihat sejauh mana samsat keliling menyelenggarakan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi masyarakat terhadap layanan samsat keliling dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kota Kupang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Sampel yang ditentukan menggunakan teknik resepresentative. Untuk mengetahui keabsahan data, dilakukan uji kualitas data yang terdiri dari uji validitas dan uji realibilitas. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji t, uji f dan koefesien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap layanan samsat keliling di Kota Kupang sudah berjalan dengan baik, namun masih ada komplain mengenai antrean panjang yang masih sama halnya yang terjadi di Kantor Bersama Samsat dan masih menjadi koreksi untuk diperbaiki demi meningkatkan pendapatan pajak daerah dan memberikan pelayanan yang lebih memuasakan terhadap masyarakat sebagai pengguna layanan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Samsat Keliling

TINGKAT PERPUTARAN KAS, PERPUTARAN PIUTANG, LIKUIDITAS DAN PERTUMBUHAN KOPERASI DI KOPERASI SIMPAN PINJAM MONAFEN, AMARASI BARAT

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Koperasi berfungsi sebagai lembaga ekonomi yang mencari keuntungan untuk mensejahterakan para anggota pada khususnya, serta masyarakat sekitar pada umumnya. Peran dan manfaat koperasi di Indonesia sangatlah penting, karena koperasi membuka pintu gerbang Usaha Kecil dan Menengah (UKM), menciptakan masyarakat yang mandiri, penggerak perekonomian hingga menciptakan lapangan kerja baru. Penelitian ini di lakukan di Koperasi Simpan Pinjam Monafen, Amarasi Barat. Penelitian ini berjudul : “Tingkat Perputaran Kas, Perputaran Piutang, Likuiditas dan Pertumbuhan Koperasi di Koperasi Simpan Pinjam Monafen, Amarasi Barat” persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengukur tingkat perputaran kas, tingkat perputaran piutang, tingkat likuiditas dan pertumbuhan koperasi di KSP Monafen Amarasi Barat ?. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat perputaran kas, tingkat perputaran piutang, tingkat likuiditas dan pertumbuhan koperasi di KSP Monafen Amarasi Barat menggunakan Laporan Keuangan. Untuk menjawab persoalan dan tujuan dari penelitian ini, maka berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Perputaran Kas pada KSP Monafen menunjukan nilai yang sangatlah rendah untuk tahun 2019 sebesar 0,65% dan pada tahun 2020 sebesar 0,34%. Hal ini menunjukan bahwa rata-rata tingkat pengembalian piutang kepada KSP Monafen sangat rendah Tingkat likuiditas koperasi simpan pinjam Monafen di tahun 2019 sebesar 2,37% dan ditahun 2020 sebesar 2,20%. Dengan demikian bahwa KSP Monafen di anggap mampu dalam melunasi hutang jangka pendek, dikarenakan rasio lancar di atas 1. Tingkat pertumbuhan menunjukan bahwa laba KSP Monafen mengalami penurunan bahkan untuk tahun 2020 mencapai -0,40. Kata Kunci : Perputaran Kas,Perputaran Piutang, Likuiditas, Pertumbuhan Koperasi

PENGARUH TINGKAT HUTANG TERHADAP PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERTANIAN (Periode 2016-2019)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Tingkat Hutang Terhadap Persistensi Laba Pada Perushaan Sub Sektor Pertanian” (Periode 2016-2019). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat hutang terhadap persistensi laba pada perusahaan sub sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis data dalam penelitian ini merupakan data sekunder, data tersebut diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 17 perusahaan dan jumlah perusahaan sampel adalah 10 perusahaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tingkat hutang berpengaruh negatif terhadap persistensi laba yang ditunjukan dengan nilai b= -0,11. Pengaruh negatif tingkat hutang terhadap persistensi laba tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi hutang maka laba tidak persisten pada tahun mendatang.

Analisis Efektivitas Pengelolaan Dana Desa (DD) Pada Desa Nadawawi Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2018-2020

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana pengelolaan dana desa pada desa Nadawawi, kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua tahun 2018-2020, (2) Bagaimana Tingkat Efektivitas Pengelolaan Dana Desa pada Desa Nadawawi, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif kualitatif.Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada (1) perencanaan pengelolaan dana desa di desa Nadawawi sudah maksimal namun belum semua tokoh masyarakat berperan didalamnya, kemudian pada penganggaran juga sudah efektif, pada sisi pelaksanaan berdasarkan informasi yang di dapat menunjukkan bahwa tahap pelaksanaan sudah dilaksanakan dengan maksimal, pada tahap pengawasan sudah dilakukan dengan baik, dan pada tahap terakhir tahap pertanggung jawabansudah dilaksanakan dengan baik juga yang dimana para Aparat penanggung jawab mempertanggung jawabkan semua kegiatan tersebut dalam bentuk laporan LKPJ ( Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban). (2) Efektivitas pengelolaan dana desa dari tahun 2018-2020 sudah berada pada kategori efektif. Tingkat efektivitas pengelolaan dana desa pada desa Nadawawi yaitu tahun 2018 (93,56%), 2019 (100%) dan tahun 2020 (100%).

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN ROTE NDAO (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN ROTE NDAO (StudiPadaBadanPendapatan Daerah KabupatenRote Ndao) Nama : SolemanModok Nim : 17192196 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi ABSTRAKSI ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN ROTE NDAO (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao)”Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalahSistemPengedalian Intern PemungkutanPajakBumidanBangunan di Kabupaten Rote Ndao.yang menjadi persoalan penelitian adalahBagaimanaSistemPengendalianIntern PemungutanPajakBumidanBangunan di Kabupaten Rote Ndao (StudipadaDinasPendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao).Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahuiSistemPengedalian Intern PemungutanPajakBumidanBangunan di Kabupaten Rote Ndao (StudipadaBadanPendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao).Konsep penelitian dalam penelitian ini adalahSistempengendalian intern adalah proses yang intergralpadatindakandankegiatan yang dilakukansecaraterus-menerusolehpimpinandanseluruhpegawaiuntukmemberikankeyakinanmemadaiatastercapainyatujuanorganisasimelaluikegiatan yang efektifdanefensien, kedalamlaporankeuangan, pengamananasetnegara, danketaatanterhadapperundang-undangan.Pajakbumidanbanggunanadalahpemungkutanatastanahdanbanggunan yang munculkarenaadanyakeuntungandankedudukansosialekonomibagiseseorangataubadan yang memilikisuatuhakatasnya, ataumemperolehmanfaatdaripadanya.sampel dalam penelitian iniSOP SistemPemungutan Intern PajakBumidanBangunan di BadanPendapatan Daerah Kabupaten Rote NdaoTahun 2020.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalahcara mendapatkan dokumen SOP pemungutanpajakpajakbumidanbangunan, pada bagian akuntansi perpajakan yang sesuai dengan masalah penelitian,sedangkanWawancara adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan pada pihak terkait dengan suatu tujuan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan.Dalam analisis data ini penulis mendeskripsikan indikator dari konsep penelitian pada analisis pendahuluan untuk mendapatkan gambaran umum dari objek Penelitian yakniLingkunganPengendalian,PenilaianResiko,KegiatanPengedalian,Informasidankomunikasi,danPemantauan.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa secara parsialpenerapan sistem pengendalian internal dapat membantu memastikan sumber-sumber pendapatan negara, dapat diketahui ketercapaiannya sesuai dengan rencana- rencana pendapatan keuangan yang dibuat oleh pemerintah.Berdasarkan hasil wawancara penulis pada staf pegawai dibidang pajak bumi dan bangunan di Kabupaten Rote Ndao yang bertujuan untuk mengetahui apakah pengendalian intern penerimaan Pajak bumi di Kabupaten Rote Ndao telah terlaksana dengan baik, dapat diuraikan sebagai berikut :Lingkungan pengendalian merupakan dasar dari komponenpengendalian yang lain secara umum dapat memberikan acuan disiplin. Meliputi Integritas, Nilai Etika, Cara Manajemen di dalam mendelegasikan tugas dan tanggung jawab, mengatur dan mengembangkan personil.Identifikasi dan analisa atas resiko yang relevan terhadap pencapaian tujuan yaitu bagaimana resiko dinilai untuk kemudian dikelola. Komponen ini hendaknya mengidentifikasi resiko baik internal maupun eksternal untuk kemudian dinilai.Di KABUPATEN ROTE NDAO kegiatan pengendaliannya dilaksanakan dalam bentuk; melakukan pembinaan sumberdayamanusiadenganmengadakanpendidikandanpelatihanformal kepada karyawan, dalam sistem otorisasi perusahaan atau instansi sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Penetapan dan reviu atas indikator dan ukuran kinerja telah dilakukan dengan pembuatan laporan kinerja pada setiaptahunnya. Berikut ini adalah sistem otorisasi dan prosedur penerimaan pajak bumi dan bangunan di KABUPATEN ROTE NDAO.Informasi dankomunikasiMenyediakan dan memanfaatkan berbagai bentuk dan sarana komunikasi,danMengelola, mengembangkan dan memperbaharui sistem informasi secara terusmenerus.Pemantauanuntuk memastikan apakah SPIP dijalankan dengan baik oleh suatu instansi pemerintah, maka perlu dilakukan pemantauan. Pemantauan akan menilai kualitas kinerja dari waktu ke waktu dan memastikan bahwa rekomendasi hasil audit dan reviu lainnya dapat segera ditindaklanjuti.