2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA DI DESA TOINEKE KECAMATAN KUALIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN JULINDA N.BOYMAU 17411901 Universitas Kristen Artha Wacana Kupang 2021 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Alokasi Dana Desa Di Desa Toineke Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode penelitian kualitatif dengan mengurai data secara deskriptif. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan cara wawancara, serta dukumentasi dengan arsip dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan: pertama, proses pengelolaan alokasi dana desa meliputi: Perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban. Pengelolaan alokasi dana desa oleh pemerintah desa Toineke telah mengikuti aturan teknis yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Namun dalam prosesnya belum optimal. Hal ini terlihat dari proses pelaporan dan pertanggungjawaban yang mengalami keterlambatan. Untuk proses peloporan realisasi penggunaan alokasi dana desa belum sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan sehingga menyebabkan keterlambatan pencairan dana untuk tahapan berikutnya. Begitupula dengan pertanggungjawaban penggunaan alokasi dana desa sehingga masyarakat tidak dapat mengevaluasi hasil kerja pemerintah desa dan pertanggungjawaban kepada pemerintah daerah yang tidak di laksanakan tepat waktu. Kata Kunci: Pengelolaan Alokasi Dana Desa
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK IMPLEMENTASI NILAI-NILAI KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA SISWA KELAS VIII DI SMPN 8 KOTA KUPANG Naldi S. Dima1*, M. Rambu P. Wasak2, Agustinus J. Nafie3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pendidikan merupakansuatuusaha yang dilakukan oleh manusiadengantujuanuntukmenumbuhkan dan mengembangkanpotensi–potensi yang dimilikinyadengansuatupembawaanjasmani dan rohani yang baik dan sesuaidengannilai–nilai yang adadalamlingkungannya. Tujuan penelitian: Tujuandaripenelitianiniuntukmengetahui bagaimanaImplementasi nilai-niai karakter dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahuiImplemantasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran penjasorkes pada siswa kelas VIII di SMPN 8 Kota Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang didapat adalah: 1) Penilaian dan contoh guru terhadap karakter siswa saat mengikuti proses pembelajaran penjasorkes,2)Mengetahuinilaikaraktersiswasaat proses pembelajaranpenjasorkes ,3) Menganalisis karakter siswa melalui aspek yang di amati. Simpulan:Siswatetapsenang dan bersemangatdalammengikutipembelajaranpenjasorkes di sekolah, halinidikarenakanadanyakesadaransiswauntukbelajar, sertadukungan yang berasaldariorangtua dan siswamampumempraktekanbeberapanilaikarakterdalamkehidupansehari-hari. Katakunci: PembelajaranPenjasorkes, implementasinilai-nilaikarakter
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI UMKM atau yang sering disebut sebagai usaha mikro kecil dan menengah merupakan usaha ekonomi produktif perorangan atau badan usaha. Kondisi keuangan UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima selama pandemi covid-19 banyak yang mengalami keterpurukan, hal ini akan mengancam keberlangsungan usaha para pekau UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima. Pemerintah melalui PMK Nomor 86 Tahun 2020 sudah menetapkan pemberian insentif pajak bagi UMKM yang berdampak covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 bagi keberlangsungan UMKM ditengah wabah covid-19. Dengan konsep penelitian kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 dan keberlangsungan usaha UMKM . teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa covid-19 berpengaruh negatif terhadap keberlangsungan usaha. Semakin lama pandemi covid-19 tidak tertangani oleh pemerintah, maka akan berdampak pada keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima. Selain itu, penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan insentif pajak berpengaruh negatif terhadap keberlangsungan usaha. Pemanfaatan PPh UMKM ditanggung pemerintah yang diperpanjang sampai Desember 2020 ternyata berdampak kecil terhadap keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima karena banyak pelaku usaha UMKM yang melakukan pembayaran pajak selama masa pandemi kepada KKP Pratama terdekat sedangkan berdasarkan kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 para pelaku usaha UMKM mendapatkan kebijakan pembebasan masa pajak atau pajak ditanggung pemerintah dari masa pajak April- Desember 2020. Para pelaku usaha UMKM sangat mengharapkan bantuan pemerintah terkait pembebasan masa pajak yang telah diberikan. Penelitian ini mengharapkan adanya sosialisasi atau pendampingan dari KKP Pratama terkait kebijakan pajak terbaru serta adanya pendampingan dari pihak terkait agar keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kepala Lima tetap terjaga dengan baik.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN BUDAYA ORGANISASI, TERHADAP KINERJA PEGAWAI Studi Kasus Karyawan Tetap Pada PT. TELKOM WITEL NTT ( Kupang ) Skripsi ini ditulis oleh RIKARDUS JEHADUT, NIM 17412094 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai. Populasi penelitian ini adalah seluruh Karyawan Tetap Pada PT. TELKOM WITEL NTT ( Kupang ) yang berjumlah 72 orang. Sampel yang diambil 30 respomdem. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan kuesioner, sedangkan dalam pembahasannya alat analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis dapat ketahui konstan regresi a sebesar 48.399 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0,145 b² adalah 0,002. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh kecerdasan emosional (X1) dan budaya organisasi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 48.399 + 0,145 X1 + 0,002 X2 + e. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan dan parsial kecerdasan emosional dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada PT. Telkom Witel NTT Kupang. Pada uji (t) menunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis pertama yaitu ada pengaruh kecerdasan emosional (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kecerdasan emosional (X1) nilai t hitung = 5.513 lebih besar t table = 0,804 dan tingkat Sig. = 0,000 Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima yaitu variabel kecerdasan emosiona (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Uji hipotesis kedua yaitu ada budaya organisasi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel budaya organisasi (X2) nilai t hitung = 5,513 lebih besar t table = 0,074 dan tingkat Sig. = x 0,942 Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1>0) diterima yaitu variabel budaya organisasi (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terahir pada hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.154 atau 15,4% Hal ini berarti besarnya pengaruh kecerdasan emosional dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai adalah 15,4% Sedangkan pengaruh sebesar 2,87% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Kecerdasan Emosional, Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN ROTE NDAO (StudiPadaBadanPendapatan Daerah KabupatenRote Ndao) Nama : SolemanModok Nim : 17192196 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi ABSTRAKSI ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI KABUPATEN ROTE NDAO (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao)”Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalahSistemPengedalian Intern PemungkutanPajakBumidanBangunan di Kabupaten Rote Ndao.yang menjadi persoalan penelitian adalahBagaimanaSistemPengendalianIntern PemungutanPajakBumidanBangunan di Kabupaten Rote Ndao (StudipadaDinasPendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao).Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahuiSistemPengedalian Intern PemungutanPajakBumidanBangunan di Kabupaten Rote Ndao (StudipadaBadanPendapatan Daerah Kabupaten Rote Ndao).Konsep penelitian dalam penelitian ini adalahSistempengendalian intern adalah proses yang intergralpadatindakandankegiatan yang dilakukansecaraterus-menerusolehpimpinandanseluruhpegawaiuntukmemberikankeyakinanmemadaiatastercapainyatujuanorganisasimelaluikegiatan yang efektifdanefensien, kedalamlaporankeuangan, pengamananasetnegara, danketaatanterhadapperundang-undangan.Pajakbumidanbanggunanadalahpemungkutanatastanahdanbanggunan yang munculkarenaadanyakeuntungandankedudukansosialekonomibagiseseorangataubadan yang memilikisuatuhakatasnya, ataumemperolehmanfaatdaripadanya.sampel dalam penelitian iniSOP SistemPemungutan Intern PajakBumidanBangunan di BadanPendapatan Daerah Kabupaten Rote NdaoTahun 2020.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalahcara mendapatkan dokumen SOP pemungutanpajakpajakbumidanbangunan, pada bagian akuntansi perpajakan yang sesuai dengan masalah penelitian,sedangkanWawancara adalah teknik pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan pada pihak terkait dengan suatu tujuan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan.Dalam analisis data ini penulis mendeskripsikan indikator dari konsep penelitian pada analisis pendahuluan untuk mendapatkan gambaran umum dari objek Penelitian yakniLingkunganPengendalian,PenilaianResiko,KegiatanPengedalian,Informasidankomunikasi,danPemantauan.Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis hasil analisis menunjukan bahwa secara parsialpenerapan sistem pengendalian internal dapat membantu memastikan sumber-sumber pendapatan negara, dapat diketahui ketercapaiannya sesuai dengan rencana- rencana pendapatan keuangan yang dibuat oleh pemerintah.Berdasarkan hasil wawancara penulis pada staf pegawai dibidang pajak bumi dan bangunan di Kabupaten Rote Ndao yang bertujuan untuk mengetahui apakah pengendalian intern penerimaan Pajak bumi di Kabupaten Rote Ndao telah terlaksana dengan baik, dapat diuraikan sebagai berikut :Lingkungan pengendalian merupakan dasar dari komponenpengendalian yang lain secara umum dapat memberikan acuan disiplin. Meliputi Integritas, Nilai Etika, Cara Manajemen di dalam mendelegasikan tugas dan tanggung jawab, mengatur dan mengembangkan personil.Identifikasi dan analisa atas resiko yang relevan terhadap pencapaian tujuan yaitu bagaimana resiko dinilai untuk kemudian dikelola. Komponen ini hendaknya mengidentifikasi resiko baik internal maupun eksternal untuk kemudian dinilai.Di KABUPATEN ROTE NDAO kegiatan pengendaliannya dilaksanakan dalam bentuk; melakukan pembinaan sumberdayamanusiadenganmengadakanpendidikandanpelatihanformal kepada karyawan, dalam sistem otorisasi perusahaan atau instansi sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Penetapan dan reviu atas indikator dan ukuran kinerja telah dilakukan dengan pembuatan laporan kinerja pada setiaptahunnya. Berikut ini adalah sistem otorisasi dan prosedur penerimaan pajak bumi dan bangunan di KABUPATEN ROTE NDAO.Informasi dankomunikasiMenyediakan dan memanfaatkan berbagai bentuk dan sarana komunikasi,danMengelola, mengembangkan dan memperbaharui sistem informasi secara terusmenerus.Pemantauanuntuk memastikan apakah SPIP dijalankan dengan baik oleh suatu instansi pemerintah, maka perlu dilakukan pemantauan. Pemantauan akan menilai kualitas kinerja dari waktu ke waktu dan memastikan bahwa rekomendasi hasil audit dan reviu lainnya dapat segera ditindaklanjuti.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk Tahun 2016-2020 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor : Kep100/MBU/2002 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ditinjau dari rasio imbalan kepada pemegang saham (ROE), Imbalan Investasi (ROI), Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva. Jenis penelitian penelitian ini adalah studi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis rasio keuangan. . Berdasarkan hasil analisis kinerja keuangan PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk tahun 2016-2020 diperoleh kesimpulan rasio pada tahun 2016- 2020 dalam kondisi sehat. Kata Kunci : ROE, ROI, Rasio Kas, Rasio Lancar, Collection Periods, Perputaran Persediaan, Perputaran Total Asset, dan Rasio modal sendiri terhadap total aktiva.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PERTUMBUHAN KINERJA KEUANGAN PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KOTA KUPANG ABSTRAK Yonatan wadu 16193891 UMKM memegangperananpentingsebagaisektor yang potensialdanpenjagastabilitasperekonomian.Mengingat Usaha Kecil danMenengahmempunyaiketerlibatan yang tinggiterhadapangkatankerjadanpeningkatankesejahteraanmasyarakat.Selainituusahamikro, kecil, danmenengah (UMKM) jugatelahterbuktiberperandanmemberikankontribusibagiperekonomiannasional.Usaha mikro, kecil, danmenengah (UMKM) berfungsidanberkontribusisebagaipenyedialapanganpekerjaan, penyediaalternatifkegiatansektorriil (kegiatanekonomiproduktif), danalternatifkegiatansektormoneter (penyalurankredit) (Lucy, 2013). MenurutUndang-UndangNomor 20 Tahun 2008 UMKM memilikikriteriasebagaiberikut: a) Usaha Mikro, yaituusahaproduktifmilik`orangperoranganataubadanusahamilikperorangan yang memenuhikriteriayakni: (1) Memilikikekayaanbersih paling banyakRp 50.000.000 (limapuluhjuta rupiah) tidaktermasuktanahdanbangunantempatusaha, (2) Memilikihasilpenjualantahunan paling banyakRp 300.000.000 (tigaratusjuta rupiah). b) Usaha Kecil, yaituusahaekonomiproduktif yang berdirisendiri yang dilakukanoleh orang peroranganataubadanusaha yang bukanmerupakananakperusahaanataubukancabangperusahaan yang dimiliki, dikuasaiataumenjadibagianbaiklangsungmaupuntidaklangsungdariusahamenengahatauusahabesar yang memenuhikriteriayakni: (1) Memilikikekayaanbersihlebihdari Rp50.000.000,00 (lima puluhjuta rupiah) sampaidengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratusjuta rupiah) tidaktermasuktanahdanbangunantempatusaha; atau (2) Memilikihasilpenjualantahunanlebihdari Rp300.000.000,00 (tigaratusjuta rupiah) sampaidengan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (duamilyar lima ratusjuta rupiah). c) Usaha Menengah, yaituusahaekonomiproduktif yang berdirisendiri, yang dilakukanoleh orang peroranganataubadanusaha yang bukanmerupakananakperusahaanataucabangperusahaan yang dimiliki, dikuasai, ataumenjadibagianbaiklangsungmaupuntidaklangsungdenganusahakecilatauusahabesar yang memenuhikriteria: (1)Memilikikekayaanbersihlebihdari Rp500.000.000,00 (lima ratusjuta`rupiah) sampaidengan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluhmilyar rupiah) tidaktermasuktanahdanbangunantempatusaha; atau (2) Memilikihasilpenjualantahunanlebihdari Rp2.500.000.000,00 (duamilyar lima ratusjuta rupiah) sampaidengan paling banyak Rp50.000.000.000,00 (lima puluhmilyar rupiah). MakaRumusanmasalahpadapenelitianiniyaituBagaimanaPertumbuhanKinerjaKeuanganPada Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah Di Kota Kupang TujuanPenelitianiniyaituuntukmengetahuipertumbuhankinerjapada Usaha Mikro Kecil danMenengah di kotakupangapakahpenghasilanumkmefektifdanefektivitas. Jenispenelitianiniyaitupenelitianlapangan, sifatpenelitianiniadalahdeskriptifanalisis.PolulasidaripenelitianiniyaitusebanyakseluruhUMKM yangada di kotaKupang, sampelpenelitianiniyaitusebanyak 10respondendariseluruhpopulasi yang ada. Analisispengumpulan data daripenelitianiniyaituobservasi, wawancaradandokumentasi. Metodepengolahan data penelitianiniyaitumencaritahu modal awalusahadan modal padaawaltahunsekarangsehinggadapatmengetahuipertumbuhankinerjanyaHasilpenelitianiniyaitu Usaha Mikro Kecil danMenengah yang berada di kotakupangmenunjukanada 6 responden yang memilikiusaha yang tidakefisien, 1 kurangefisien, 1 cukupefisiendan 2 respondenefisien. Sedangkanpadaefektivitasnyamemiliki 2 respondensangatefektif, 3 respondencukupefektif, 1 efektif, 2 kurangefektifdan 2 respondentidakefektif. Kata kunci :pertumbuhankinerjadan UMKM
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH PENDIDIKAN DAN PELATIHAN SERTA DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BADAN KEPEGAWAIAN, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH KOTA KUPANG Program Pendidikan dan Pelatihan merupakan salah satu program dalam pengembangan sumber daya manusia yang sangat berpengaruh terhadap kinerja pegawai dalam suatu organisasi. Pendidikan dan Pelatihan adalah rancangan suatu sistem dalam proses pengubahan sikap dan tata laku sesorang maupun peningkatan atau perolehan kemahiran (keterampilan) dalam rangka pendewasaan melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Kinerja merupakan hasil pekerjaan yang mempunyai hubungan kuat dengan tujuan strategis organisasi, kepuasan konsumen, dan memberikan kontribusi pada ekonomi. Dengan demikian, kinerja adalah tentang melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut. Kinerja adalah tentang apa yang dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan (diklat) dan Disiplin Kerja. Penelitian ini melatar belakang data absensi Pegawai pada Badan Kepegawaian , Pendidikan dan pelatihan Daerah di Kota Kupang mengalami Fluktuasi setiap bulannya bai dari bulan Januari sampai Desember Tahu 2020. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil Pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang sebanyak 52 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sama dengan Populasi yakni berjumlah 52 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kuesiner, kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Menyebarkan daftar pertanyaan untuk diisi oleh Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Kupang sebagai responden pada penelitian ini. Analisis pendahuluan dalam penelitian ini dilakukan dengan cara memasukan hasil pengolahan data dalam angket responden kedalam data distribusi frekuensi. Dengan menggunakan kriteria tiga kotak (theree box method). Analisi lanjutan dalam penelitian ini menggunakan persamaan regresi linear berganda, uji koefisien regresi secara parsial (Uji t), uji hipotesis (uji F) dan Koefisien determinasi (R2) Hasil penelitian menunjukan teori bahwa secara parsial menununjukkan Variabel Pendidikan dan Pelatihan (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan Hasil uji regresi secara parsial menunjukkan bahwa variabel disiplin kerja (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Kinerja Pegawai.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ubi jalar (Ipomoea batatas L) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang dapat tumbuh dan berkembang diseluruh Indonesia. Ubi jalar merupakan sumber karbohidrat non beras tertinggi ke empat setelah padi, jagung, dan ubi kayu serta mampu meningkatkan ketersediaan pangan dan diversifikasi pangan dalam masyarakat. Ubi jalar sebagai sumber pangan, mengandung energi B karoten, vitamin C, niasin, rihoflavin, thiamin dan mineral (Martani, 2009) sebagai pewarna makanan antosin. Umbi tanaman ubi jalar ada yang berwarna ungu,merah, kuning dan putih. Warna ungu pada ubi jalar ungu disebabkan oleh adanya pigmen ungu antosianin yang menyebar dari bagian kulit sampai dengan daging umbinya. Konsentrasi anosianin inilah yang menyebabkan beberapa jenis ubi ungu mempunyai gradasi warna ungu yang berbeda. Antosianin pada ubi jalar ungu mempunyai aktivitas sebagai antioksida. Dengan demikian ubi jalar ungu mempunyai potensi besar sebagai sumber antioksida alami dan sekali gus sebagai pewarna alami. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari penambahan pasta ubi jalar ungu terhadap karakeristik roti. Metode yang digunakan adalah menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan 1 dengan 0% tanpa pasta ubi jalar ungu, perlakuan 2 dengan 5% pasta ubi jalar ungu, perlakuan 3 dengan 10% pasta ubi jalar ungu dan perlakua 4 dengan 15% pasta ubi jalar ungu. Hasil penelitian menunjukan bahwa 5% pasta ubi jalar ungu berpengaruh terhadap citarasa roti dengan tingkat kesukaan 3,833.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
OPTIMASI SUHU DAN LAMA WAKTU PEMASAKAN KACANG TUNGGAK (Vigna Ungui Culata L.) DALAM PEMBUATAN SUSU
Malik A.J Yuven*Nubatonis M. Lesybeth**Malelak Zet**
ABSTRAK
Penelitian ini dengan judul optimasi suhu dan lama waktu pemasakan kacang tunggak (vigna ungui culata L.) dalam pembuatan susu telah di laksanakan pada laboratorium processing dan di uji lanjut dilaboratorium eksakta Universitas Kristen Artha Wacana pada tanggal 7 juli sampai 21 september 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimasi suhu dan lama waktu pemasakan kacang tunggak dalam pembuatan susu dan untuk menemukan satu titik optimasi suhu dan lama waktu pemasakan kacang tunggak dalam menghasilkan susu yang terbaik. Metode yang digunakan adalah metode respon permukaan/ response suface methodology (RSM). Variabel bebas berupa suhu dan lama waktu pemasakan sedangkan variabel terikat adalah pengujian organoleptik (rasa, warna, aroma ) dan kadar protein. Dalam penelitian ini suhu yang digunakan adalah 550C, 600C, 700C, 800C, 840C dan lama waktu yang digunakan 17 menit, 20 menit, 25 menit, 30 menit, 32 menit. Dengan bahan dasar adalah kacang tunggak 3000 gram masing-masing perlakuan. Hasil penelitian menunjukan bahwa optimasi suhu dan lama waktu pemasakan berpengaruh sangat nyata terhadap uji organoleptik (rasa, warna, aroma) maupun kadar protein yang di hasilkan dari kacang tunggak melalui proses pemasakan. Uji organoleptik (rasa, warna, aroma) yang banyak disukai panelis terdapat pada optimasi suhu 600C, 800C, 700C dan lama waktu pemasakan 30 menit, 20 menit dan 25 menit sedangkan kadar protein tertinggi 31,99% pada optimasi suhu 700C dan lama waktu pemasakan 25 menit.
Kata kunci: kacang tunggak, suhu, waktu, kadar protein, RSM.
*Peneliti
**Pembimbing
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Strategi guru pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik merupakan proses bantuan terhadap individu untuk mencapai pemahaman diri dan pengarahan diri yang dibutuhkan bagi penyesuaian diri secara maksimum di sekolah, keluarga dan masyarakat. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik di era covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bermaksud untuk menggambarkan realitas yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil analisis kualitatif data menunjukan bahwa secara umum strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik meliputi : Penemuan, faktor penghambat dan faktor pendukung. Secara terperinci diperoleh strategi Guru Pendidikan Agama Kristen dalam membentuk karakter disiplin peserta didik meliputi: Penemuan dengan 5 indikator, faktor penghambat dengan 3 indikator dan faktor pendukung dengan 6 indikator dalam mendisiplinkan peserta didik, semuanya tuntas dalam proses pelaksanaan yang meliputi: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Alokasi waktu dan suasana kelas semuanya berada dalam kategori baik.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Penelitian ini berjudul “Disparitas Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Lalu Lintas Yang Mengakibatkan Kematian.”,tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab terjadinya Disparitas putusan terhadap pelaku tindak pidana kelalaian dalam berkendara yang mengakibatkan kematian.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum yuridis normatife pendekatan yang mencakup penelitian hukum terhadap Penelitian terhadap asas-asas hukum, penelitian terhadap sistematika hukum, penelitian terhadap sinkronisasi vertikal dan horizontal, penelitian perbandingan hukum dan penelitian sejarah hukum. Adapun maksud penggunaan jenis penelitian ini adalah disamping meneliti bahan-bahan yang ada (buku, peraturan perundang-undangan, penetapan, media internet, surat kabar, dan hasil penelitian yang diterbitkan) melalui bahan kepustakaan.Bahan hukum primer adalah bahan-bahan hukum yang bersifat mengikat. Oleh karena itu dalam penelitian ini bahan Hukum Primer yang digunakan adalah : 1).Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP); 2).Kitab Undang-Undang Hukum Aacara Pidana (KUHAP) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981; 3).Undang-undang No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan; 4).Putusan Pengadilan. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi kepustakaan.Studi kepustakaan adalah kegiatan untuk menghimpun informasi yang relevan dengan topik ataumasalah yang menjadi obyek penelitian. Informasi tersebut dapat diperoleh dari buku-buku, karya ilmiah, tesis, disertasi, ensiklopedia, internet, dan sumber-sumber lain. Terdapat 4 (empat) hal yang menjadi dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan yang berbeda terhadap pelaku tindak pidana kelalaian dalam berkendara yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, antara lain :1) Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda. 2) Kualitas perbuatan terdakwa. 3) Independensi Hakim. 4) Faktor yang memberatkan dan meringankan.Adapun saran yang dapat penulis berikan berkaitan dengan disparitas penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana kelalaian dalam berkendara yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia antara lain :1). Agar hakim harus lebih obyektif dalam memutus dan menjatukan putusan suatu kasus tindak pidana, agar tidak menimbulkan kecemburuan hukum di dalam masyarakat. 2). Diharapkan kepada majelis hakim untuk menjadi pribadi yang memiliki latar belakang individu yang baik, sehingga di dalam memutus suatu perkara lebih berhati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman hukum di dalam masyarakat. Kata Kunci: Disparitas, Putusan Pemidanaan, Tindak Pidana, Lalu Lintas
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Pandemi covid- 19 membawa dampak buruk bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Bebagai kelompok dalam lapisan masyarakat mengalami pemasalahan secara personal. Dalah datu pihak yang terdampak ialah GMIT Ora Et Labora. GMIT memaknai tugas panggilannya di dalam lima Panca pelayanan gereja yakni: Koinonia (Pesekutuan), Marturia (Kesaksian), Diakonia (Persembahan), Liturgia (Ibadah) dan Oikonomia (Penatalayanan). Dengan demikian maka gereja perlu mencari strategi pelayanan agar panca pelayanan gereja tetap berjalan. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apakah panca pelayanan gereja Ora Et Labora berjalan pada masa pandemi atau tidak, bagaimana dampak pandemi dalam panca pelayanan gereja, bagaimana strategi pelayanan yang dilakukan oleh gereja Ora Et Labora agar panca pelayanan tetap berjalan dan merefleksikan persoalan ini secara teologis serta menemukan bagaimana seharusnya sikap gereja Ora Et Labora ketika menjalankan strategi pelayanan. Tujuan ini dapat dicapai dengan pendekatan kualitatif. Metode yang dipakai untuk memperoleh data adalah penelitian lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panca pelayanan gereja tetap berjalan pada masa pendemi oleh karena gereja melakukan strategi-strategi pelayanan, sejauh mana kemaksimalan strategi pelayanan gereja, bagaimana bentuk strategi pelayanan yang dilakukan, apakah strategi yang dilakukan telah mencapai tujuan dari panca pelayanan atau tidak. Dalam persoalan ini penulis memakai teori dari pengertian “strategi pelayanan gereja” dan dalam persoalan ini penulis telah mendapati bahwa gereja telah melakukan perannya. Dari hasil penelitian di atas dilakukan refleksi teologis untuk melihat bahwa Allah telah mengaruniakan kecerdikan dan ketulusan, bagaimana kecerdikan dan ketulusan yang dimaksudkan Yesus dalam kitab suci, bagaimana gambaran tantangan atau hambatan dalam teks kitab suci, bagaimana sikap gereja dalam menjalankan strategi pelayanan di masa pandemi covid-19. Pemaknaan tentang kecerdikan dan ketulusan menjadi pesan yang harus dimaknai gereja dalam menjalankan panca pelayanan agar panca pelayanan dapat berjalan dengan baik dalam situasi apapun. Kata Kunci: Strategi pelayanan gereja, Panca pelayanan, Pandemi Covid-19, kecerdikan, ketulusan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Jemaat GMIT Yagar Syahaduta Noateta adalah salah satu jemaat yang berada dalam lingkup pelayanan wilayah Bosen, Klasis Mollo Utara, yang berlokasi di Desa Sebot, kecamatan Mollo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Sampai saat ini, Jemaat di tempat tersebut meskipun telah menerima Injil dan menganut agama Kristen, tetapi masih memelihara dan melakukan ritual-ritual agama suku. Salah satunya adalah ritus Kaos Mafena yang penulis kaji dalam karya ilmiah ini. Ritus Kaos Mafena dilakukan kepada orang sakit, yang penyakitnya disebabkan oleh dosa turunan, sumpah leluhur maupun penyakit turunan. Ritus Kaos Mafena dilakukan dengan tujuan untuk melepaskan atau membebaskan diri dari sakit-penyakit, dosa turunan, penyakit turunan maupun sumpah leluhur yang yang menjadi beban dan mengikat kehidupan jemaat. Dalam menyelesaikan karya ini, penulis menggunakan pendekataan teologi kontekstual dari Richard Niebuhr, yaitu Kristus Pembaharu Kebudayaan. Model pendekatakan ini menekankan bahwa kebudayaan yang awal yang diciptakan oleh Allah adalah baik, namun karena ulah manusia, sehingga kebudayaan telah tercemar. Oleh karena itu, salah satu tujuan kehadiran Kristus dalam dunia adalah untuk memperbaharui dan mengubah kebudayaan menjadi baik. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menemukan bahwa ritus Kaos Mafena umumnya dilakukan oleh Akasut (pemimpin ritus) kepada orang sakit dengan tujuan untuk memperoleh kesembuhan. Ritus Kaos Mafena Ritus tersebut ditujukan kepada Uis Neno, Uis Pah dan para leluhur. Ritus ini dilakukan di suangai maupun di pertigaan jalan. Ritus tersebut membuat jemaat terjerumus dalam sinkritisme. Namun di sisi lain, ritus Kaos Mafena juga memiliki dampak positif, yaitu melalui pelaksanaan ritus tersebut jemaat sadar akan dosa yang telah mereka maupun leluhur mereka lakukan, sehinggga jemaat melakukan penyelesaian atau pelepasan. Berdasarkan pada model pendekatan yang digunakan, penulis melihat bahwa pelaksanaan ritus Kaos Mafena adalah suatu kebiasaan yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan dan ajaran Kekristenan. Kebiasaan tersebut menjadi sebuah bagi gereja dan mempengaruhi pertumbuhan iman jemaat. Kebiasaan tersebut menjadi tantangan bagi gereja saat ini. Peran gereja tidak akan diutamakan oleh jemaat dan Yesus tidak dianggap sebagai satu-satunya Juruselamat dan pembebas yang sebenarnya. Oleh karena itu, peran gereja sangat penting untuk meyakinkan kembali jemaat bahwa satu-satunya Penyelamat dan Pembebas yang sejati adalah Yesus Kristus. Kata kunci: Ritus Kaos Mafena, dosa, penyakit, Uis Neno, Uis Pah, leluhur, kutukan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Gereja hadir di tengah dunia bukan dirinya sendiri, melainkan untuk mengemban sebuah tugas atau amant kerasulan. Dalam merumuskan pemahaman mengenai misi atau tugasnya sebagai gereja, GMIT menuangkan amanat kerasulan dalam Panca Pelayanan GMIT yakni koinonia, marturia, diakonia, liturgia, dan oikonomia. Jemaat GMIT Nazaret Oeekam juga melakukan tugas dan panggilannya sebagai gereja di dunia dengan melaksanakan panca pelayanan GMIT. Namun di dalam pelaksanaannya, teori tidak sejalan dengan praktek yang ada. Dalam menulis karya ilmiah ini penulis menggunakan metode deskripsi-analisis-refleksi, yaitu dengan mendeskripsikan jemaat yang menjadi lokus bagi penulis untuk meneliti, menganalisis masalah berdasarkan realita yang ada. Melalui sidang majelis jemaat yang dilaksanakan pada tahun 2020, laporan mengenai hasil pelaksanaan program pelayanan baik dalam bidang pelayanan koinonia, marturia, diakonia, liturgia dan oikonomia tidak terlaksana dengan baik. Beberapa program pelayanan di antaranya berjalan sesuai harapan dan beberapa di antaranya tidak terlaksana. Gereja disebut juga sebagai alat untuk melaksanakan visi Kerajaan Allah di dunia. Karena itu gereja harus mampu melayani dengan baik. Untuk melaksanakan visi Kerajaan Allah di dunia, maka gereja-gereja khususnya Jemaat GMIT Nazaret Oeekam sebagai gereja mewujudkannya dalam panca pelayanan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Disparitas putusan pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan: Megapa terjadinya disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui alasan terjadi disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas. Selanjutnya, Penelitian ini berjenis penelitian normatif yang bersifat deskriptif artinya bahwa sifat penelitian ini berusaha mendeskripsikan atau menguraikan suatu gejala sosial atau peristiwa yang terjadi dalam masyarakat dengan penerapan suatu norma (peraturan perundang-undangan) yang berlaku. Sumber data dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang jenisnya berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum melalui Studi pustaka atau dokument.Analisis bahan hukum yang diperoleh dari hasil wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi disparitas pemidanaan oleh hakim terhadap terdakwa kecelakaan lalulintas, dapat dikategorikan dalam beberapa pertimbangan mendasar yaitu: Kekuatan Mengikat Alat Bukti Yang Diajukan Oleh Jaksa Penuntut Umum, Tuntutan Penuntut Umum Berbeda-beda, Kualitas Perbuatan Pidana Terdakwa Anak, Hal Memberatkan dan Meringankan, Indepedensi Hakim, dan Tidak Adanya Pedoman Pemidanaan Oleh Hakim. Oleh sebab itu penulis menyarankan bahwa, diharapakan Terdakwa supaya tertib berlalulintas dijalan, jangan buru-buru dalam mengendarai kendaraan bermotor dijalan, diharapkan penuntut umum harus mempelajari perkara-perkara yang lain sehingga dapat menuntut terdakwa dalam kasus lakalantas tidak terjadinya disparitas.Diharapkan hakim dalam menjatuhkan putusan harus mempelajari tentang kualitas perbuatan pidana yang dilakukan terdakwa sehingga tidak terjadinya disparitas,diharapkan hakim dapat memeriksa perkara-perkara terdahulu yang berkaitan dengan tindak pidana lakalantas tentang hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa sehingga hakim tidak menimbulkan suatu putusan disparitas yang terlalu melebar, diharapkan dengan kewenangan indepedensi ini hakim harus mempelajari perkara-perkara terdahulu sehingga dapat mengurangi terjadinya disparitas putusan hakim, dan diharapkan harus adanya pedoman pemidanaan sehingga tidak terjadinya disparitas yang terlalu melebar, dan juga dalam penjatuhan harus pula mempelajari putusan-putusan terdahulu agar tidak terjadinya disparitas putusan terlalu jauh. Kata Kunci : Disparitas,Putusan,Tindak Pidana Lalulintas
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Seorang pemimpin dalam memakai kekuasaannya untuk keuntungan bagi diri sendiri, tanpa memperhatikan orang lain adalah pemimpin yang gagal. Injil Markus 6:14-29, menggambarkan dengan jelas tentang kekuatan seorang pemimpin (raja Herodes Antipas) yang perbuatannya melanggar hokum Yahudi. Ketika Herodes Antipas ditegur oleh seorang nabi yang disegani oleh banyak orang termasuk dirinya, dengan keangkuhan ia membalas teguran itu dengan memasukkan Yohanes Pembaptis kedalam penjara. Pada masa itu karena rajalah yang memiliki kekuasaan berhak melakukan hal tersebut. Meskipun pada Yohanes Pembaptis tidak ada tindakan kejahatan yang dilakukan. Yohanes Pembaptis mengetahui benar situasi kekuasaan seorang pemimpin pada saat itu. Yohanes Pembaptis menyadari bahwa tegurannya kepada Herodes Antipas akan menghasilkan suatu kemalangan bagi dirinya. Tetapi, karena keteguhannya sebagai seorang yang memiliki tanggungjawab dalam menyampaikan kebenaran, ia mampumenunjukkan integritas dirinya sebagai seorang yang diutus Allah. Yohanes Pembaptis tidak takut kepada kekuasaan raja Herodes Antipas, ia hanya takut apa bila suara Tuhan tidak disuarakan. Kesetiaannya kepada kebenaran (FirmanTuhan) membuat terus memahami arti panggilan kehadirannya. Yohanes Pembaptis dipilih dan diutus Allah untuk mempersiapkan umat menyambut kedatangan sang Mesias. Situasi kehidupan sekarang ini membuat seseorang memilih diam ketika melihat perbuatan ketidakdilan terjadi. Hal ini mempengaruhi integritas dari seseorang itu hilang, akan berbahaya jika seseorang itu ialah pendeta. Pendeta yang kehilangan integritas dirinya sebagai pelayan Tuhan, akan membuatnya kehilangan kepercayaan dari jemaat. Nilai-nilai pada citra seorang pendeta akan menurun. Karena itu, dengan mendalami teks injil Markus 6:14-29 tentang Yohanes Pembaptis dibunuh, dengan menggunakan metodologi historis kritis untuk memperoleh kerygma. Dan dari kerygma dapat memberikan sumbangsih untuk menemukan makna dari integritas seorang pelayan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PROFIL PELAKU EKONOMI PADA JARINGAN GRABFOOD KOTA KUPANG Makanan sebagai salah satu kebutuhan primer manusia, yang menjadi sasaran para pelaku bisnis dan terus mengalami perkembangan yang pesat dari waktu ke waktu hari demi hari sehingga membuat pelaku bisnis yang bergerak di bidang kuliner selalu bersaing dengan ketat begitupun dalam segi kuliner itu sendiri, para pelaku bisnis tidak akan kalah dalam menciptakan rasa disetiap menu-menu yang mereka tampilkan, sehingga membuat para penikmat wiskul (wisata kuliner) selalu tertarik dengan rasa penasaran inginmencoba segala macam menu yang disajikan. Dan dengan itu pula para pelaku bisnis selalu mengikuti perkembangan setiap saat, serta melakukan pembaharuan, dan melakukan inovasi baru sebagai upaya peningkatan daya tarik bagi para pembeli.Inovasi yang dilakukan berupa beberapa varian rasa seperti snack. Selanjutnya varian menu buat kuliner itu sendiri seperti: Rumah Makan, PKL dan UMKM. Dan itu semua tidak luput dari sistim penjualan yang bersifat ONLINE dengan menggunakan seperti: FB, INSTAGRAM, TWITER, serta media sosial yang lainnya yang mampu menjangkau semua wilayah geografis Indonesia yang tentunya memiliki akses INTERNET. Hal ini dilihat dari Fitur layanan yang tersedia pada aplikasi Grab didalamnya tersedia layanan Grab-Food, yaitu layanan pesan antar (delivery) yang diberikan perusahaan Grab untuk membelikan dan mengantarkan pesanan makanan kepada penggunanya, layanan Grab-Food melibatkan tiga pihak, yaitu pengguna, pihak driver dan restoran. Mekanisme di dalam layanan pada aplikasi Grab pengguna membuka fitur Grab-Food sehingga keluar daftar rumah makan dan restoran serta harga makanan yang kemudian pengguna dapat memilih menu makanan yang ingin dipesan, setelah itu pihak driver membeli dan mengantar makanan kepada pengguna, kemudian pengguna membayar harga makanan bisa secara tunai maupun non-tunai. Jika semua sudah selesai dengan yang dipesan, grab akan mencarikan pengemudi yang berada di sekitar tempat pesanan tersebut. Kegunaan grabfood membantu dan memudahkan pelanggan dalam melakukan pembelian makanan dan minuman dan memudahkan pelanggan tidak perlu ketempat makan untuk membeli makanan dan minuman tentunya tidak menyita banyak waktu pelanggan untuk mendapatkan pesanan yang diinginkan. Masalah ini penting karena: a. Karena sudah mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mendukung usaha/bisnis mereka. b. Dijaman sekarang ini, pemasaran produk dengan menggunakan sistem Online seperti Grabfood akan semakin berkembang, karena kemampuannya untuk menjangkau konsumen lebih besar dibanding pemasaran yang bersifat konvensional (biasa) menjual pada tempat tertentu. c. Dengan mengetahui profil Pelaku Ekonomi maka dapat membantu pemerintah meyiapkan pembinaan yang tepat untuk mendorong pelaku ekonomi terlibat dalam sistem penjualan ONLINE khususnya dan ekonomi digital umumnya. Dari penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan meneliti para pelaku ekonomi yang memasarkan produknya di aplikasi grabfood. Perlu diketahui bahwa Pelaku ekonomi merupakan pihak-pihak yang melakukan kegiatan ekonomi. Secara garis besar, pelaku-pelaku kegiatan ekonomi ini pelaku kegiatan ekonomi tersebut antara lain rumah tangga keluarga, perusahaan, koperasi, masyarakat, dan Negara. Setiap pelaku ekonomi tersebut mempunyai peran yang berbeda, kegiatan ekonomi dan aktivitas yang berbeda-beda. Perlu diketahui bahwa Pelaku ekonomi dapat didefenisikan sebagai individu atau kelompok yang terlibat dalam proses kegiatan ekonomi, baik itu produksi, distribusi, atau konsumsi. Sehingga berdasarkan penjelasan tersebut maka perlu diketahui banyaknya pelaku ekonomi yang terdaftar di grabfood kota kupang yang berpartisipasi dalam jaringan Grab Food Kota Kupang yaitu berjumlah sebanyak 300 orang penjual yang terdaftar di Grab Food Kota Kupang namun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 23 pelaku ekonomi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh penelitian maka dapat disimpulkansebagai berikut mengenai karateristik responden mengenai jenis kelamin pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak yaitu jenis kelamin perempuan dengan jumlah 13 orang dengan persentase sebesar 56.5%. sedangkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 10 orang dengan nilai persentase sebesar 43.5%. Selanjutnya mengenai Karakteristik responden mengenai Umur pada pelaku ekonomi jaringan grabfood Kota Kupang yang paling bnyak yaitu pada umur lebih dari 46 Tahun didapati jumlah responden sebanyak 7 orang dengan presentase 30.4%. sedangkan yang paling sedikit yaitu pada umur 32 – 38 Tahun dan umur39-45 Tahun didapati jumlah responden sebanyak 3 orang dengan presentase 13%. Selanjutnya mengenai karakteristik responden berdasarkan pendidikan formal pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak tingkat pendidikan yaitu SLTA sederajat berjumlah 15 orang dengan presentase sebesar 65.2%, sedangkan yang paling sedikit yaitu SLTP berjumlah 2 orang dengan presentase sebesar 8.7%. Selanjutnya mengenai karateristik responden mengenai Jenis Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak pelaku ekonomi yaitu jenis usaha kuliner sebanyak 19 pelaku usaha dengan nilai persentase sebesar 82.6%. Sedangkan jenis usaha rumah makan berjumlah 4 pelaku usaha dengan persentase sebesar 17.4%. Selanjutnya mengenai karateristik responden mengenai jumlah tenaga kerja pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota yang paling banyak yaitu jumlah tenaga kerja sebanyak 1 Orang-5 Orang terdapat 17 pelaku ekonomi dengan presentase sebesar 74%. sedangkan yang paling sedikit yaitu jumlah tenaga kerja sebanyak 6 Orang-10 Orang dan 11 Orang-15 Orang yang masing-masingnya terdapat 3 pelaku ekonomi dengan presentase sebesar 13%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Skala Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling bnyak skala usaha yaitu pada skala usaha kecil sebanyak 19 pelaku usaha dengan nilai persentase sebesar 82.6%. Sedangkan skala usaha menengah berjumlah 4 pelaku usaha dengan persentase sebesar 17.4%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Lama Kerja Sama pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak lama kerja sama yaitu 1 Tahun 1 Bulan - 2 Tahun sebanyak 12 pelaku ekonomi atau dalam presentase sebesar 52.3%. Sedangkan yang paling sedikit lama kerja sama yaitu 3 Tahun 1 Bulan – 3 Tahun Lama kerja sama yaitu sebanyak 3 pelaku ekonomi atau dalam presentase sebesar 13%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Modal Usaha pada pelaku ekonomi jaringan Grabfood Kota Kupang yang paling banyak yaitu modal usaha Rp.1.000.000-Rp10.000.000 yaitu sebanyak 14 pelaku usaha dengan persentase sebesar 60,9%. Sedangkan yang paling sedikit yaitu modal usaha dari Rp.21.000.000-Rp30.000.000 yaitu sebanyak 1 pelaku usaha dengan persentase sebesar 4,3%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan Pendapatan Usaha pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang yang paling banyak yaitu pelaku ekonomi yang memiliki pendapatan usaha sebesar Rp.16.000.000-Rp.30.000.000 berjumlah 10 pelaku usaha dengan persentase sebesar 43,5%. Sedangkan yang paling sedikit yaitu pelaku ekonomi yang memiliki pendapatan usaha sebesar Rp.46.000.000-Rp.60.000.000 berjumlah 2 pelaku usaha dengan persentase sebesar 8,7%. Selanjutnya mengenai karateristik responden berdasarkan jumlah produksi pada pelaku ekonomi jaringan grabfood kota Kupang Untuk Jumlah produksi pelaku usaha yang paling tinggi yaitu ada pada 30/hari – 45/hari yaitu sebanyak 14 pelaku usaha atau dalam persentase sebesar 60,9%. Sedangakan jumlah produksi pelaku usaha yang paling sedikit yaitu ada pada 105/hari - 120/hari yaitu sebanyak 1 pelaku usaha atau dalam persentase sebesar 4.3%. Kata Kunci : Profil Pelaku Ekonomi
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KESESUAIAN BELANJA DESA DENGAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DI DESA MATA AIR KABUPATEN KUPANG Belanja Desa merupakan salah satu komponen penting yang tidak terpisahkan dari APBDes. Belanja Desa adalah semua pengeluaran yang merupakan kewajiban Desa dalam satu tahun anggaran yang tidak akan diterima kembali oleh desa. Belanja Desa ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pasal 100, menjelaskan bahwa Belanja Desa 70% dari jumlah anggaran Belanja Desa digunakan untuk mendanai penyelenggaraan Pemerintah Desa, pelaksanaan pembangunan Desa, pembinaan kemasyarakatan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa. sedangkan 30% anggaran Belanja Desa digunakan untuk penghasilan tetap dan tunjangan Kepala Desa dan Perangkat Desa, operasional Pemerintah Desa, tunjangan dan operasional BPD, insentif RT dan RW yang dibiayai dengan menggunakan sumber dana dari Alokasi Dana Desa. sedangkan penggunaan Dana Desa diprioritaskan untuk membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) musyawarah adalah pembahasan bersama dengan maksud mencapai keputusan atau penyelesaian masalah, perembukan, atau perundingan. Dalam musyawarah juga terdapat istilah mufakatyang artinya sepakat, persetujuan atau kata sepakat. Mufakat adalah output dari sebuah musyawarah. Dalam musyawarah di rundingkan solusi atas setiap permasalahan hingga tercipta persetujuan. Musyawarah Desa dilaksanakan paling kurang sekali dalam 1 (satu) tahun.Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas pembangunan di Desa Mata Air Kabupaten Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah Pemerintah Desa Mata Air tahun 2015-2020 dihitung sejak berlakunya belanja pembangunan di Desa Mata Air. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas pembangunan Desa di Desa Mata Air tahun 2017-2019. Dalam penelitian ini digunakan teknik pengumpulan data dengan mengunakan Dokumentasi dan wawancara. Dalam hal ini bahwa studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan metode abservasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis yang bersifat deskriptif kualitatif. Dengan cara mengumpulkan, menyajikan data menyimpulkan hingga menarik kesimpulan yang didalamnya akan mendeskripsikan secara lengkap, konsep variabel atau variabel yang akan diuji yakni Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas Pembangunan Desa. Hasil penelitian menunjukan Analisis Kesesuaian Belanja Desa dengan Prioritas Pembangunan Desa di Desa Mata Air sudah sesuai dan sangat efektif, Kesapakatan Musyawarah Desa di Desa Mata Air membahas tentang prioritas pembangunan desa yang akan dilaksanakan yang kemudian dituangkan dalam RPJM Desa sebagai landasan penyusunan RPJM Desa, RKP Desa di Desa Mata Air membahas secara detail mengenai biaya yang diperlukan dengan mencermati skala prioritas usulan rencana kegiatan pembangunan Desa untuk 1 (satu) tahun anggaran sebagaimana teercantum dalam dokumen RPJM Desa, Penyusunan APB Desa di Desa Mata Air berawal dengan Pelaksana Kegiatan menyampaikan usulan anggaran kegiatan kepada Sekretaris Desa berdasarkan RKP Desa yang telah ditetapkan kemudian Sekretaris Desa menyusun rancangan Peraturan Desa tentang APB Desa dan menyampaikan kepada Kepala Desa.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGELOLAAN DANA TAHUN ANGGARAN 2020 (StudikasuspadaDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang) RIAN RINI DEBORA TAIMENAS 17413548 FakultasEkonomi Universitas Kristen ArthaWacana Kupang Jln. Adisuciptotelp (0380) 881313 Oesapa-Kupang DesaBaumataTimurmerupakandesa yang terletak di KecamatanTaebenu, KabupatenKupang.Permasalahanumum yang terjadiadalahrealokasipenggunaan Dana Desa di tahun 2020 menyebabkanbanyakkegiatanatau program dihapuskan.Hal initerjadikarenaadanyapandemi COVID-19 yang mengharuskanPemerintahDesamengalokasikan Dana Desauntukbidangpenanggulanganbencana, daruratdanmendesakdesayaituuntukmenanganidanmenanggulangidampakdaripandemi COVID-19, Pencegahan COVID-19, BantuanLangsungTunaiDesa (BLT-Desa).Berdasarkanuraian di atasmakapenulistertarikuntukmelakukanpenelitianlebihdalamtentangPengelolaan Dana DesaTahunAnggaran 2020 (StudikasusDesaBaumataTimurKecamatanTaebenuKabupatenKupang).Rumusanmasalahdalampenelitianiniadalahbagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai, bagaimanapengelolaanpemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa. Tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuipemanfaatandanadesadalampencegahan covid-19 di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalampadatkaryatunai di DesaBaumataTimur, untukmengetahuipemanfaatandanadesadalambantuanlangsungtunaidesa di DesaBaumataTimur. RuanglingkuppenelitianiniadalahPerencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, PelaporandanPertanggungjawaban.Berdasarkanhasilpenelitiandananalisis data, makapenulisdapatmengambilempatkesimpulanyaitu: Pertama proses Perencanaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, PadatKaryaTunaidan BLT-Desapenyusunan RAB, keduadalampelaksanaan Dana Desauntukpencegahan Covid-19 dilaksanakanpenyemprotandisinfektapadatempat-tempatumumsepertigereja, sekolah, danrumah-rumahwarga, pembagian masker, untukPadatKaryaTunaiterlaksananyaGedungpaud, Jalan Rabat Beton, Pembangunan Bak Air danJaringanPerpipaandan Pembangunan Bengkel Las, untuk BLT-Desaterdapat 74 kriteriamiskin yang digunakanolehPemerintahDesaBaumataTimur. ketigadalammelakukanpenatausahaan Dana Desauntukpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-desaPemdesBaumataTimurmenggunakanSistemKeuanganDesadan yang keempatdalampelaporandanpertanggungjawabanPemdesBaumataTimurmenyusun LPJ yang berisitentangpelaksanaanpencegahan covid-19, padatkaryatunaidan BLT-Desa di DesaBaumataTimur. Kata kunci: pengelolaandanadesa.