2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK MAGDALENA OHE WATUN (16383047) Tingkat Keberhasilan Penetasan Telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) pada Sarang Semi Alami dengan Kedalaman Berbeda di Tempat Penangkaran Sahabat Penyu Loang Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Alfred G. O. Kase S.Pi, M.Si.,Ph.D dan Rockie R. L. Supit S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penyu merupakan salah satu hewan yang sebagian besar hidupnya berada di laut, kecuali untuk bertelur. Pantai Loang adalah salah satu pantai yang menjadi lokasi bersarang penyu di Pulau Lembata. Pantai ini terletak di Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada beberapa jenis penyu yang ditemukan melakukan pendaratan dan bersarang di Pantai Loang salah satunya adalah jenis Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea).Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat keberhasilan penetasan telur penyu lekang (Lepidochelys olivacea) pada sarang semi alami dengan kedalaman berbeda di tempat Penangkaran Sahabat Penyu Loang Desa Ria Bao Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan langsung&survey, melakukan wawancara dengan petugas lapangan Sahabat Penyu Loang dan masyarakat Desa Ria Bao, serta melakukan pengukuran parameter yaitu suhu dan kelembaban pasir. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga kedalaman sarang semi alami yang berbeda, yaitu kedalaman 20 cm, 40 cm dan 60 cm, setiap perlakuan memiliki 3 ulangan sehingga secara keseluruhan berjumlah 9 buah sarang. Masing-masing sarang di isi dengan jumlah telur 30 butir setiap satu sarang. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Rata-rata suhu mingguan pada empat waktu pengukuran dengan tiga kedalamanyaitu 30,4 °C (06.00), 31,2 °C (12.00), 30,8 °C (18.00) dan 30,1 °C (00.00) dari rata-rata suhu mingguanperubahan suhu pada jam 12.00 lebih tinggi, dan nilai pH yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian yaitu 7.Rata-rata Tingkat keberhasilan penetasan pada masing-masing kedalaman yaitu 51,11% (20 cm), 62,22% (40 cm), 53,33% (60 cm). Kedalaman terbaik terjadi pada kedalaman 40 cm dimana angka keberhasilannya tinggi yaitu 66.22%.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gastropods is animal which has soft body that moves with its stomach. Gastropods has an important role for ecology, economy and education. The purpose of this study was to find out the types and diversities of the Mbiu village, Ndao Nuse sub-district, Rote Ndao Regency. Method that used in this study was line transect method. Sampling location determination technique used sampling area. The method used in this study was Quantitative descriptive method. Based on this study resulted at Mbiu beach, gastropods class foubd 7 families, they were Conidae family, Strombidae family, Trochidae family, Turbinellidae family, Cypraeidae family, Volotidae family, and Angariidae family. Gastropods diversities index on transect I, II, III at Mbiu beach was medium, because showed H’= 1,82. But, abundance, relative abudance and domination index highest on Vasum tuyrbinellus species was 7,77 Ind/m2, 31,39%, 0,09. In conlusion, gastropods population at Mbiu beach. Beside that, need to do the next study on the different seasons to find out the morphology types found and its relationship with another biota.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR KOLAM DESA BAUMATA UTARA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Bessie, H. S)* Sabuna, Ch. A)** Bullu, I. N)** Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas mata air Kolam Desa Baumata Utara Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang dengan menggunakan tiga parameter yaitu parameter fisika (temperatur, TDS dan TSS), parameter kimia (pH, DO dan BOD), dan parameter biologi (total Coliform). Sampel berupa mata air Kolam, dengan pengambilan dari mata air dan aliran air. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan data hasil pengukuran dari masing-masing parameter air dengan nilai baku mutu PP No. 82 Tahun 2001. Berdasarkan hasil penelitian pada Mata Air Kolam diperoleh uji kualitas air pada temperatur menunjukkan nilai yang sama pada (titik I dan titik II yaitu 25°C), TDS (titik I 156 mg/L dan titik II 168 mg/L), TSS (titik I 9 mg/L dan titik II 11 mg/L), pH (7,02 pada titik I dan titik II), DO (titik I 7,39 mg/L dan titik II 7,58 mg/L), BOD (titik I 3,3 mg/L dan titik II 3,08 mg/L), dan total uji total coliform pada titik I dan titik II diperoleh nilai lebih dari ≥2400/100 ml). Berdasarkan hasil penelitian pada uji kualitas air di mata air Kolam Baumata Utara, dapat disimpulkan bahwa dari 3 parameter kualitas air yaitu parameter fisika (Temperatur, TDS dan TSS), parameter kimia (pH, DO dan BOD), parameter biologi (Total Coliform) yang memenuhi standar baku mutu air berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 kelas I yaitu Temperatur, TDS, TSS, dan pH sedangkan indikator yang melebihi standar baku mutu air yaitu DO BOD dan total Coliform. Kata kunci : Kualitas Air, Mata Air Kolam, Desa Baumata Utara
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
5. Almamater tercinta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan – program studi Pendidikan Biologi – UKAW Kupang. ABSTRAK ANALISA KESULITAN BELAJAR MATA PELAJARAN IPA BIOLOGI KELAS VII G SMP NEGERI 20 KOTA KUPANG. Kabby I. Y)* Meha A. M)** Blegur J)*** Peneliitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kesulitan Belajar siswa dan faktor – faktor yang mempengaruhi Kesulitann belajar pada mata pelajaran IPA Biologi serta bagaimana upaya guru mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di SMP Negeri 20 Kota Kupang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk melakukan observasi, intervieu, atau wawancara ,dokumentasi untuk mengumpulkan data selama berlangsungnya penelitian dilapangan dengan melibatkan guru Biologi Kelas VII G berjumlah 1 orang guru dan siswa di Kelas VII G berjumlah 27 siswa di SMP Negeri 20 Kota Kupang khusus pada siswa yang menemui kesulitan belajar pada mata pelajaran IPA Biologi.Keabsahan data diuji dengan kredibilitas yang mencakup perpanjangan masa observasi terus-menerus,Trianggulasi data, kajian kasus negatif, pengecekan anggota dan pengecekan sejawat, Model interaktif analisis data selama pengumpulan data.Hasil penelitian menunjukan adanya kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran IPA Biologi di Kelas VII G dapat ditemukan.yaitu baik dari faktor internal maupun faktor eksternal, disampingnya ada juga upaya guru secara optimal untuk mengatasi kesulitan belajar, baik yang dilakukan disekolah melalaui pengulangan materi dan ulangan perbaikan disamping diadakan pengayaan kepada siswa yang dipandang mampu atau menemui Kesulitan belajar demikian pula pemberian tugas – tugas kepada siswa yang kurang mampu baik secara individu maupun secra kelompok untuk dikerjakan diluar jam sekolah. Kata Kunci : Faktor – faktor Kesulitan belajar
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dugong adalah mamalia herbivore laut dan merupakansatu-satunya spesies dari family Dugongidae yang masih hidup. Dugong sendiri masuk ke dalam kategori vulnerable oleh IUCN dan Appendix I oleh CITES karena populasinya menurun di alam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuikarakteristik habitat dan tingkah laku harian Dugong (Dugong dugon) di Perairan Pantai Mali Kecamatan Kabola Kabupaten Alor. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Mei-Juni 2021 di Perairan Pantai Mali Kecamatan Kabola Kabupaten Alor. Metode yang digunakan adalah metode survey/observasilangsung. Survei yang dilaksanakan dalam bentuk pengamatan terhadap karaketeristik habitat dan tingkah laku harian. Karakteristik yang diamati antara lain: (1) menentukan kawasan aktivitas dugong dengan menggunakan titik koordinat GPS; (2) mengamati karakteristik habitat dan kondisi biofisik melalui pengamatan terhadap keadaan biotik dan kondisi abiotik, dan (3) pengukuran parameter fisika-kimia yaitu suhu, salinitas dan pH. Sedangkanpengamatan tingkah laku harian dugong digunakan metode Ad libitum, yaitu mencatat setiap aktivitas dan waktu dari objek yang diamati. Keseluruhan data yang ada selanjutnya dianalisis untuk mencari kecendrungan tingkah laku dugong. Berdasarkan hasil penilitian bahwa ditemukan padang lamun pada lokasi penelitian memiliki tipe vegetasicampuran yang teriridari 3-6 spesies. Kualitas perairan baik suhu, salinitas, pH dan substrat masih dalam kondisi normal atau baik untuk pertumbuhan lamun dan mampu diadaptasi oleh dugong untuk hidup. Terdapat berbagai perilaku yang dilakukan oleh dugong di Perairan Mali seperti bernafas, mengelilingi perahu, berenang di permukaan, berenang di dasar, berenang di kolom air, makan, istirahat di dasar, memainkan kemudi, menggesekan tubuhnya ke kapal, menggesekan tubuhnya ke kemudi, mengeluarkan penis, menggesekan penisnya ke kapal, dan mencoba bermain dengan kaki manusia. Sifat alami dari dugong yang umumnya pemalu berubah menjadi berani dalam beraktivitas dengan manusia di Perairan Mali.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis, keanekaragaman dan kerapatan tumbuhan paku di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng, Kabupaten Manggarai. Pengamatan membagi lokasi penelitian menjadi 5 stasiun, antara lain ekosistem pepohonan dengan ekosistem semak. Ekosistem pepohonan terdiri atas 3 stasiun.Ekosistem semak terdiri atas 2 stasiun. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling dengan memasang plot berukuran panjang 40 m dan lebar 40 m. Di dalam plot 40X40 meter terdapat 5 sub plot yang berukuran 10X10 meter. Setiap jenis tumbuhan paku yang ditemukan dicatat mengenai keterangan lokasi, jenis, jumlah, dan dicatat pula hasil pengukuran faktor abiotik. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis kelimpahan menggunakan rumus analisis vegetasi dan keanekaragaman menggunakan rumus indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada ekosistem pepohonan ditemukan 13 jenis tumbuhan paku antara lain: Chyateaceae Sp, Angiopteris evecta, Chyathea contaminans, Davalia solida, Davalia denticulate, Pteris biaurita, Vittaria elongate, Vittaria graminifolia, Adiantum cuninghamii, Asplenium nidus, Nephrolepis cardifolia, Selaginella intermedia, Lygodium circinatum. Pada ekosistem semak ditemukan 9 jenis tumnuhan paku antara lain: Christella dentate, Lycopodium candesis, Glechenia linearis, Pteridium aquilinum, Adiantum cuninghami, Nephrolepis cardifolia, Selaginella intermedia, Dipteris conjungatedan Chyathea contaminans. Berdasarkan hasil penelitian di lakukan di Taman Wisata Alam Ruteng dapat disimpulkan bahwa jenis tumbuhan paku yang mendominasi kawasan ekosistem pepohonan yaitu Nephrolepis cardifolia dengan jumlah sebanyak 137 individu dengan nilai kerapatan relatif 44,480%. Nilai keanekaragaman pada ekosistem pepohonan termasuk kategori sedang dengan nilai sebesar H’=1,934. Tumbuhan yang mendominasi pada ekosistem semak yaitu Glechenia linearis dengan jumlah sebanyak 216 individu dengan nilai kerapatan relatif 49,655%. Nilai keanekaragaman pada ekosistem semak termasuk kategori sedang dengan total nilai sebesar H’=1,464.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Tahun Ajaran 2020/2021 dan penelitian ini pada bulan juni 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengali sebuah masalah yang terjadi di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka Tahun Ajaran 2020/2021. Tujuan penelitian ini untuk melihat dampak pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online bagi guru dan peserta didik. Dengan subjek yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah satu guru IPA Terpadu dan siswa-siswi kelas VIIIA sebanyak 25 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara mereduksi data, merangkum hal-hal pokok (display data) dan menarik kesimpulan (verivikasi data). Hasil dari penelitian ini adalah pandemi COVID-19 membahwa dampak yang sangat besar dalam proses pembelajaran terhadap pembelajaran bagi guru dan siswa serta kendala yang dihadapi guru dalam melakukan pengajaran, oleh karena itu pembelajaran biasanya dilaksanakan secara langsung kini dialihkan menjadi pembelajaran online. Selain itu penulis juga ingin melihat sisi positif dari pandemi COVID-19 dalam proses pembelajaran online bagi guru dan peserta didik. Peserta didik juga merasa jenuh dan bosan selama melaksanakan pembelajaran online dimasa pandemi COVID-19 saat ini. Pembelajaran online yang dilakukan untuk siswa-siswi kelas VIIIA di SMP Negeri Bakiruk Kecamatan Malaka tengah kurang aktif.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Alga epifit merupakan salah satu pesaing yang dapat menghambat pertumbuhan rumput laut yang dibudidaya serta menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan kepadatan makroepifit pada budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut. Metode budidaya yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Metode Lepas Dasar. Pengamatan dilakukan terhadap Kappaphycus alvarezii yang ditempeli epifit dan yang tidak. Parameter utama yang diambil adalah jenis dan jumlah individu epifit dalam rangka mengatahui komposisi jenis dan kepadatan mikroepifit. Pengambilan sampel dilakukan setiap minggu sebanyak tujuh minggu. Selain itu, diambil juga data pertumbuhan harian, pertumbuhan spesifik serta parameter fisik-kimia perairan yang meliputi suhu, salinitas, arus, pH dan DO. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kappaphycus alvarezii yang ditempeli epifit menunjukan berat akhir pada minggu ketujuh yang lebih rendah (184,47 gram) dibandingkan tanpa epifit (260,09 gram). Untuk pertumbuhan spesifik dan pertumbuhan harian, Kappaphycus alvarezii yang ditempeli epifit menunjukan pertumbuhan yang lebih rendah (rata-rata 4,675% dan 1,36 gram per hari) dibandingkan tanpa epifit (rata-rata 4,868% dan 2,37 gram per hari). Kepadatan Jenis epifit spesies Ceramium boydenii dan Neosiphonia sp yang menempeli Kappaphycus alvarezii berfluktuasi setiap minggunya. Rata-rata Kepadatan Jenis dan relatif Ceramium boydenii lebih tinggi (2,370 ind/m2, dan 54,09%) lebih tinggi dibandingkan Neosiphonia sp (2,317 ind/m2 dan 45,91%). Nilai pengukuran faktor fisik-kimia perairan berada pada kisaran normal untuk pertumbuhan Kappaphycus alvarezii yang dibudidaya.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Inventarisasi Tumbuhan Penghasil Nektar Atau Sari Untuk Lebah Madu (Apis dorsata) di Hutan Camplong, Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang Mau, K.) * Sabuna, A.) ** Ngginak, j.) ** Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui jenis-jenis tanaman penghasil nektar dan polen pada kawsan hutan Camplong. Variabel yang diamati dalam meliputi jenis-jenis tanaman persingahan lebah madu, dan jenis-jenis tanaman penghasil nektar dan polen. Metode yang digunakan adalah metode survey pada lokasi (Hutan Camplong) tumbuhan persingahan lebah madu Di Hutan Camplong, Desa Kiuoni, Kecamanatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis tanaman yang terdapat pada lokasi kawasan hutan camplong adalah tanaman hias antara lain: bunga kembang sepatu, almanda (Allamanda blancheti L), Jassia javanica, Bunga lempuyuk tanaman perkebunan antara lain: kelapa (Cocos nufiera), mangga gala-gala (Sesbania grandiflorapers), kelor (Moringa oleifera) dan Tanaman buah-buahan antara lain: jambu biji (Psidium guajava), jambu mete (Arnacidium occidentale mangga (mangifera indica), pisang (Musa paradisiaca L), sirkaya (Annona squamosa).
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
STUDI ADAT PASOLA DALAM HUBUNGAN DENGAN PENANGKAPAN NYALE (Eunicidae) DI KECAMATAN LAMBOYA KABUPATEN SUMBA BARAT ABTRAKSI Oleh KRISFINUS ANDRI BORA NIM. 18380095 FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG 2022 Studi Adat Pasola Dalam Hubungan Dengan Penangkapan Nyale (Eunicidae) Di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. 1. Krisfinus Andri Bora, 2. Donny M. Bessie, 3. Ir. Izaak S. Angwarmasse Program Studi Manajemen Sumber Daya Peraira, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang *Email: [email protected] ABSTRAK Pasola merupakan tradisi perang adat dimana dua kelompok penunggang kuda saling berhadapan, kejar-mengejar seraya melempar lembing kayu kearah lawan. Pasola berasal dari kata sola atau hola yang berarti kayu lembing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tradisi Adat Pasola dalam Hubungan dengan Penangkapan Nyale (Eunicidae) di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat. Metode peneltian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan menganalisis data melalui wawancara mendalam, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Upacara atau ritual adat Pasola dalam hubungan dengan penangakapan Nyale/cacing laut di Kecamtan Lamboya dilakukan pada bulan Februari. Pasola dan penangakapan Nyale/cacing laut dipimpin oleh Rato (Imam) yang telah dianggap dapat mengetahui sejarah dan syair - syair adat Pasola dan penangakapan Nyale/cacing laut. Adat Pasola dalam hubungan dengan penangakapan Nyale/cacing laut bagi masyarakat Lamboya merupakan sebagai tanda keberhasilan panen warga/masyarakat Lamboya yang tergambar pada warna Nyale, yang berbentuk utuh dan gerombolan - gerombolan Nyale yang banyak. Bila Nyale tersebut gemuk, sehat, dan berwarna-warni, pertanda tahun tersebut akan mendapatkan kebaikan dan panen yang berhasil. Sebaliknya, bila Nyale kurus dan rapuh, akan didapatkan malapetaka. Peranan ritual Nyale dalam hubungan dengan adat Pasola di Lamboya dimaknai sebagai alat pemersatu masyarakat berupa persaudaraan dan ungkapan kegembiraan sejati menyambut hasil panen. Prosesi upacara atau ritual Nyale dan Pasola adalah (a) Menghitung dan Menentukan Waktu (b) Penangkapan Nyale/Cacing Laut, (c) Pelaksanaan Pasola. Kata Kunci: Tradisi, Nyale, Pasola, Penangkapan, Kecamatan Lamboya. Study Of Pasola Indigenousness In Relation To Nyale (Eunicidae) Catching In Lamboya District, West Sumba Regency. Krisfinus Andri Bora, Donny M. Bassie, and Izaak S. Angwarmasse Aquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University Kupang *Email: [email protected] ABSTRACT Pasola is a traditional war tradition where two groups of horsemen face each other, chasing each other while throwing a wooden javelin at the opponent. Pasola comes from the word sola or hola which means javelin. The purpose of this study was to determine the Pasola Traditional Tradition in Relation to the catching of Nyale (Eunicidae) in Lamboya District, West Sumba Regency. The research method used was qualitative with an approach to analyzing data through in-depth interviews, observation and documentation. The results showed that Pasola traditional ceremonies or rituals in relation to catching Nyale/sea worms in Lamboya District were carried out in February. Pasola and the capture of Nyale/sea worms were led by Rato (Imam) who was considered to be able to know the history and traditional poetry of Pasola and catching Nyale/sea worms. The Pasola tradition in relation to the catching of Nyale/sea worms for the Lamboya community was a sign of the successful harvest of the Lamboya community/community which was reflected in the color of Nyale, which was intact and in large groups of Nyale. If the Nyale was fat, healthy, and colorful, it was a sign that the year will get good and a successful harvest. On the other hand, if Nyale was thin and fragile, it would be disastrous. The role of the Nyale ritual in relation to the Pasola tradition in Lamboya was interpreted as a unifying tool for the community in the form of brotherhood and an expression of true joy in welcoming the harvest. Nyale and Pasola ceremonial processions or rituals were (a) Counting and Determining Time (b) Catching Nyale/Sea Worms, (c) Implementation of Pasola. Keywords: Tradition, Nyale, Pasola, Catching, Lamboya District.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN ELTON UMBU GIKU LODA (15390059). Analisis Kuantitas dan Kualitas Garam Rakyat Menggunakan Alat Masak Tradisional Pada Kelompok Tiberias di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Di bawah bimbingan: UMBU P. L. DAWA, S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU, S.Si. M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Garam rakyat merupakan kegiatan pembuatan garam yang dilakukan oleh rakyat yang sebagian besar masyarakatnya membuat garam Menggunakan alat masak yang tradisional, Alat penyaringan garam menggunakan bokor yang telah dilubangi bagian bawahnya dengan karung plastik pada bagian bawah yang berisi pasir laut, sedangkan alat penirisan menggunakan anyaman daun lontar(sokal) berbentuk kerucut kebawah, dan bokor karet yang terubat dari ban bekas sebagai penampung. Sedangkan untuk penjemuran garam menggunakan penghantar panas dari tungku pemasakan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat masak tradisioanal pada kelompok Tiberias di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang dan untuk mengetahui nilai rendemen, NaCl, organoleptik (warna dan bau) dan logam berat (Pb, Hg, dan Cd) pada produksi garam rakyat menggunakan alat masak tradisisonal. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu Mei-Juni 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel, Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk perhitungan rendemen, NaCl dan pengujian organoleptik (warna dan bau) serta di Loboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor untuk pengujian logam berat (Pb, Hg, dan Cd). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat menggunakan alat tradisional pada kelompok Tiberias, di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu rendemen 86,0%, NaCl 91,75%, organoleptik parameter warna pada pemasakan hari pertama, hari kelima dan ke sepuluh semua putih normal 100% , organoleptik parameter bau pada pemasakan hari pertama, ke lima dan ke sepuluh yaitu normal tidak berbau 100% dan logam berat (timbal, merkuri dan kadmium) tidak terdeteksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat tradisional di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu garam krosok sebanyak ±18 kg, air tawar ±100 liter dicampur dengan garam krosok, penyaringan berlangsung selama ±1 jamt, pemasakan selama ±6-7jam, penirisan garam berlangsung selama ±5 jam, pengeringan dekat tungku pemasakn sampai garam benar-benar kering dan pengemasan garam ke dalam karung berkapasitas 50 kg dan rendemen garam yaitu 86,0%, NaCl garam 91,75%, organoleptik parameter warna dan bau garam tergolong pada garam K1 (kualitas baik) dan logam berat (Pb, Hg dan Cd) tidak terdeteksi. Kata Kunci : Garam Rakyat, Tradisional,, Logam Berat, Organoleptik, Rendemen,NaCl
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran problem posing berbantuan LKPD terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen bentuk penelitian one group pre-test and post-test design. \Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Mollo Utara,Kabupaten Timor Tengah Selatan yang berjumlah 60 orang dibagi menjadi 2 kelas A dan B. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling sampel dalam penelitian ini terdiri dari 1 kelas dengan jumlah siswa 12 orang. Satu kelas sebagai kelas eksperimen.Teknik sampling yang digunakan dalam perencanaan penelitian ini adalah purposive sampling. Data hasil belajar siswa diperoleh dari nilai pre-test dan post-test pada materi sitem ekskresi pada manusia. Nilai rata-rata siswa pada pre-test (29,33) lebih rendah dari nilai post-test (67,58). Hasil analisis data dengan uji gain-t diperoleh thitung (16,002) lebih tinggi dari ttabel (2,200) pada taraf signifikan 5%. Nilai N-gain berada pada skor 0,5 maka berada pada nilai sedang. Hal ini menunjukkan hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis (H1) diterima dengan hipotesi yang berbunyi “Ada pengaruh signifikan atas penggunaan model pembelajaran problem posing terhadap hasil belajar siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Mollo Utara Tahum Ajaran 2020/2021.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH DASAR PETRA ALAK KOTA KUPANG Bernabas Dope1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan unsur pokok dalam pendidikan. Dalam proses pembelajaran melibatkan interaksi antara guru dengan siswa. Proses pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Akibat dari masa pandemi proses pembelajaran penjas yang dilakukan di SD Petra Alak kurang maksimal. Proses pembelajaran yang kurang maksimal ini akan berdampak terhadap minat dan motivasi siswa dalam melakukan pembelajaran penjas. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui proses pembelajaran penjasorkes pada masa pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Petra Alak Kota Kupang Metode penelitian: Metode kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran yang biasanya praktek, saat ini dilakukan dengan teori sehingga siswa kurang memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Saat pelaksanaan pembelajaran di kelas, siswa menggunakan masker dan duduk menjaga jarak saat pembelajaran berlangsung. Sedangkan untuk pakaiannya guru membebaskan siswa, ada yang menggunakan pakaian olahraga dan ada juga yang menggunakan pakaian seragam. Proses pembelajaran dimasa sekarang menjadi tantangan baru bagi guru penjas agar sasaran dan tujuan pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dapat tercapai. Simpulan: Jadi proses pembelajaran penjas yang dilakukan dimasa pandemi ini kurang maksimal, karena proses pembelajaran dilakukan dengan teori sehingga siswa kurang memperhatikan pada saat pembelajaran berlangsung. Kata kunci: Proses pembelajaran; masa pandemic. ABSTRACT THE LEARNING PROCESS PHYSICAL EDUCATION DURING THE COVID-19 PANDEMIC AT PETRA ALAK ELEMENTARY SCHOOL, KUPANG CITY Bernabas Dope1*, Ramona M. Mae2, Andry Sinlaeloe3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Learning is the main element in education. The learning process involves interaction between teachers and students. The learning process is a process of interaction between students and educators and learning resources in a learning environment. As a result of the pandemic, the physical education learning process at Petra Alak Elementary School was less than optimal. This less than optimal learning process will impact students' interest and motivation in physical education learning. Research objective: To find out the physical education learning process during the Covid-19 pandemic at Petra Alak Elementary School, Kupang City. Research method: Qualitative method with descriptive research and tends to use analysis. Results and discussion: The learning process, which is usually practical, is currently carried out with theory so that students pay less attention when learning takes place. Students wore masks during the implementation of learning in class and sat at a distance while learning process. As for the uniform, the teacher freed the students, some wore sports clothes, and some wore uniforms. Today's learning process is a new challenge for physical education teachers so that the goals and objectives of physical education in sports and health can be achieved. Conclusion: The physical education learning process during this pandemic is not optimal because the learning process was carried out with theory so that students paid less attention when learning took place. Keywords: learning process; pandemic period.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis miskonsepsi siswa pada materi biologi dalam pembelajaran di masa pandemi COVID-19 di SMA Negeri 8 Kupang Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan desain penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data untuk menganalisis miskonsepsi pada peserta didik dilakukan dengan menggunakan instrumen three-tier diagnostic tes dengan melibatkan 20 peserta didik kelas XI MIPA. Materi yang digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik yaitu materi sistem peredaran darah yang terdiri dari 10 butir soal. Analisis data dilakukan dengan mencari persentase miskonsepsi dari masing-masing butir soal. Untuk mengetahui persentase peserta didik yang miskonsepsi, paham konsep, paham konsep tapi kurang yakin, dan tidak paham konsep, data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus p=f/n X 100. Dari hasil penelitian didapatkan data miskonsepsi peserta didik dengan persentase rata-rata sebesar 32,5%, berada pada kategori miskonsepsi sedang. Nilai rata-rata peserta didik yang paham konsep tetapi kurang yakin sebesar 1,5% dan rata-rata peserta didik yang tidak paham konsep sebesar 6,5%. Secara keseluruhan nilai rata-rata peserta didik yang paham konsep lebih besar jika dibandingkan dengan nilai kategori lain yaitu sebesar 59%. Disimpulkan bahwa hasil persentase miskonsepsi peserta didik kelas XI MIPA di SMA Negeri 8 Kupang yang di dapat, dalam penelitian ini berada pada kategori miskonsepsi sedang (31-60= sedang).
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “ Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Efektivitas Penerapan Akuntasi Sektor Publik (Studi Kasus Pada Skpd Kabupaten Sabu Raijua)” Budaya organisasi adalah suatu sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota organisasi yang membedakan dengan organisasi lainnya. Warididn dan Masrurukhin (2006) menyatakan budaya organisasi diartikan sebagai nilai-nilai, simbolsimbol yang dimengerti dan dipatuhi bersama, yang dimiliki suatu organisasi sehingga anggota organisasi merasa satu keluarga dan menciptakan suatu kondisi anggota organisasi tersebut merasa berbeda dengan organisasi lain, Efektivitas penerapan akuntansi dapat dipengaruhi oleh budaya organisasi. Budaya organisasi tersebut berpengaruh terhadap tindakan manajer, pengambilan keputusan, dan juga termasuk pemilihan sistem kontrol. Dengan demikian, budaya organisasi mempengaruhi perilaku pekerja untuk efektivitas praktek akuntansi, seperti, integrasi informasi keuangan, pembentukan pelaporan, diseminasi laporan keuangan, informasi akuntansi dapat dipercaya (Hanpuwadal, Nupakorn dan Ussahawanitchakit, Phapruke, 2010), yang menjadi persoalan dalam penelitian ini, yaitu bagaimana Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Evektifitas Penerapan Akuntansi Sektor Publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh budaya organisasi terhadap evektifitas penerapan akuntansi sektor publik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap penerapan efektivitas akuntansi sektor public. Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan regresi linear sederhana, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: Hasil penelitian ini membuktikan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap efektivitas penerapan akuntansi sektor publik dimana nilai sig sebesar 0,005 lebih kecil dari 0,05.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis pelaksanaan pengajaran remidial mata pelajaran IPA TERPADU Pada kelas VIII SMP N Tualaran Kabupaten Malaka Metode yang digunakan adalah metode kualitatif bersifat deskkriptif. Subjek penelitian yang saya ambil Guru IPA dan siswa sebagai observasi. Pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara, observasi dan dokumentasi yang difokuskan pada guru IPA.Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajihan data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian analisis guru IPA dalam perencanaan pembelajaran remedial sudah terlaksana. Perangkat tersebut sudah dimiliki guru dan sudah dipergunakan dalam proses pembelajaran remedial.Salah satu perangkat pembelajaran yang ada dan disusun oleh guru IPA adalah RPP. Berdasarkan RPP inilah guru bisa menerapkan pembelajaran secara terperogram. RPP guru IPA masuk dalam kategori efektif. RPP disusun sudah memenuhi indikator dalam pembelajaran. Dalam pelaksanaan remedial menunjukkan bahwa Pelaksanaan pembelajaran remedial dilakukan secara Offline. Untuk membantu siswa dalam memperbaiki KKM yang tidak memenuhi dengan cara pemberian remedial ulang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Analisis Pelaksanaan Pengajaran remedial Di SMP N Tualaran secara kesuluruhan berada pada kategori sudah membaik.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Paulina Ula Ludji, FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI KETIDAK AKTIFAN PEMUDA PNIEL MANUTAPEN DALAM IBADAH PEMUDA DI RAYON PALSATU. Skripsi program studi Ilmu Pendidikan Teologi. Unversitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun 2021, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan ketidakaktifan pemuda dalam ibadah pemuda khususnya Pemuda Jemaat GMIT Pniel Manutpaen Rayon Palsatu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu penulis berusaha mengetahui sejauh mungkin faktor-faktor lingkungan sosial yang mempengaruhi ketidakaktifan pemuda. Populasi dalam penelitian ini 418 anggota pemuda, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu 17 orang anggota. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian dan analisa data ditarik kesimpulan bahwa hasil penelitian ini menunjukan bahwa ibadah pemuda Jemaat GMIT Pniel Manutapen Rayon Palsatu belum dilaksanakan secara teratur. Hal ini dibuktikan oleh kehadiran pemuda yang tidak aktif dari hari kehari. Hal ini disebabkan oleh faktor internal yang meliputi kesadaran, motivasi, disiplin diri, gadget, game online. Sedangkan faktor eksternal yaitu kurangnya dukungan dari orang tua, waktu, badan pengurus pemuda dan kurang perhatian majelis.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi “DESKRIPSI TENTANG MODUS OPERANDI TERDAKWA MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN” Rumusan masalah, Bagaimanakah Modus operandi terdakwa tindak pidana penganiayaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan, dan manfaat penelitian ini secara teoritis yaitu untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi pengembangan tentang modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan. Dan manfaat secara praktis yaitu untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi peneliti lain yang ingin mengkaji tentang modus operandi yang digunakan terdakwa tindak pidana penganiayaan. Penelitian ini bersifat Deskriptif Jenis penelitian ini yaitu penelitian hukum Normatif Penelitian ini menempatkam dua Variabel,yaitu Variabel Bebas dan Variabel Terikat. . Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi Dokumen atau bahan pustaka. Hasil penelitian menunjukan Modus operandi terdakwa tindak pidana penganiayaan yaitu: a) memukul korban dengan menggunakan kepalan tangan. b) memukul korban menggunakan ember deterjen c) memukul korban menggunakan kursi dan kepalan tangan. d) memotong korban menggunakan parang. e) memukul korban menggunakan jongkong. Saran: 1).Sebagai hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana agar selalu memperhatikan tujuan pemidanaan yang bukan hanya sebagai pembalasan , melainkan untuk membina, mendidik perilaku untuk kembali ke masyarakat serta tidak mengulangi perbuatannya lagi dan pemidanaan tersebut harus memenuhi rasa keadilan baik bagi terpidana dan juga korban penganiayaan. 2).penegak hukum dalam menjalankan tugasnya harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Kata Kunci:Modus , Tindak Pidana, penganiayaan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Latar belakang: Tendangan C merupakan tendangan berbentuk busur dan menggunakan kaki pada perkenaanya dengan tumpuan satu kaki yang berputar sejauh 1300. Tujuan penelitian: Ini untuk mengetahui teknik dasar tendangan C dalam Pencak Silat Organisasi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Ranting Penfui Timur. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan dilakukan di Ranting Penfui Timur, teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan: Teknik dasar tendangan C dilakukan dengan langkah-langkah: 1. Pasang awal (kuda-kuda depan) dilakukan dengan posisi kaki kiri melangkah kedepan dan di tekuk, kedua tangan disilang untuk melindungi tubuh dan pandangan kedepan. 2. Persiapan serangan, dilakukan dengan kaki kanan diangkat dan kaki kiri dijinjit kemudian posisi badan diputar kira-kira 90°. 3. Serangan dilakukan dengan melepaskan tendangan kaki kanan dengan lintasan setengah lingkaran dan perkenaannya adalah punggung kaki. 4. Kembali kesikap pasang awal.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KERAGAMAN PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA U.D SARI JAYA KUPANG Setiap perusahaan dalam menjalankan bisninya selalu berupaya maksimal untuk mencapai profitabilitas, dengan tujuan mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Oleh karena itu perusahaan perlu menjalankan strategi pemasaran secara efektif agar dapat membentuk minat konsumen melakukan pembelian. Dengan terbentuknya minat pembelian tersebut maka konsumen akan menunjukkan sejumlah kecenderungan positif dalam suatu aktifitas berbelanja, yang berperan memberikan keuntungan bagi perusahaan. U.D Sari jaya yang teletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 164 Kelurahan Merdeka Kota Kupang, adalah salah satu unit bisnis yang bergerak dalam usaha penjualan barang-barang kebutuhan rumah tangga. Sebagai perusahaan yang berorientasi bisnis, maka sepatutnya setiap aktifitas yang dilakukan benar-benar diarahkan untuk mendorong minat konsumen melakukan pembelian. Namun hal tersebut masih sulit diwujudkan, dimana kondisi penjualan pada U.D Sari Jaya sejak tahun 2020 mengalami penurunan secara tajam. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh pelanggan yang berbelanja di U.D Sari Jaya Kupang, yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti, jumlah sampel atau responden yang harus diteliti adalah 96,4 responden. Namun untuk memudahkan penelitian ini maka jumlah sampel ditentukan sebesar 100 responden. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel keragaman produk (X1) memiliki pengaruh terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 8,058 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas keragaman produk berpengaruh terhadap keputusan minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 3,943 dengan tingkat signifikan 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang.