2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN GABRIEL DEROSARI (15380004), Pengaruh Umpan Yang Berbedaterhadap Hasil Tangkapan Ikan Pelagis Menggunakan Pancing Tonda Di Wilayah Perairan Kelurahan Larantuka Dan Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka. Wilson L. Tisera, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai pembimbing I dan Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Ikan plagis (ikan tongkol, cekalang, tenggiri, madidiang, setuhuk, alu-alu, sunglir) merupakan jenis ikan yang yang berada dilapisan permukaan air. Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap ikan plagis dalam penelitian ini menggunakan pancing tonda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh unmpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan ikan pelagis Menggunakan Pancing Tonda Di Wilayah Perairan Kelurahan Larantuka Dan Kelurahan Balela, Kecamatan Larantuka. Penelitian ini telah di laksanakan pada bulan Oktober 2020 bertempat di wilaya Perairan Kelurahan Larantuka dan Kelurahan Balela. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi partisipasi. Metode partisipasi merupakan metode pengumpulan data melalui pengamatan atau penginderaan oleh peneliti dengan cara turut terlibat secara langsung dengan keseharian responden. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa perlakuan umpan buatan yang paling banyak memperoleh hasil tangkapan yaitu umpan cumi karet dengan perolehan tangkapan ikan pada Kelurahan Larantuka dengan sembilan kali ulangan sebanyak 15 ekor ikan dan rata-ratanya 1,6 rata-rata perolehan hasil tangkapan diperoleh dengan cara total hasil tangkapan dibagi banyaknya ulangan. Pada kelurahan Balela umpan cumi karet memperoleh total hasil tangkapan ikan sebanyak 23 ekor dengan rata-rata 2,5 rata-rata perolehan hasil tangkapan diperoleh dengan cara total hasil tangkapan dibagi banyaknya ulangan. Kata kunci:Pengaruh, Umpan Tonda, Ikan Pelagis, Perairan Larantuka, Perairan Balela.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kupang Barat. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 106 siswa dan sampel kelas VIIA dan kelas VIIC berjumlah 28 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Posttest.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 8,580>2,055dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari adanya pengaruh terhadap pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran True or False memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa pada kelas kontrol yaitu C1 95,71 %, C2 77,14% , C3 72,85% . Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkanapa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran True or False terhadap hasil belajar siswa.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran student facilitator and explaining terhadap pemahaman konsep siswa pada kelas VII SMPN Fautmolo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VII berjumlah 50 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan test tertulis. Teknik analisis data menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada hasil post test siswa kelas VIIA (kelas Eksperimen) menunjukan bahwa nilai dari 77-83 terdapat 11 siswa dengan persentase 44%. Dari nilai 84-89 terdapat 6 siswa dengan persentase 24%. Dari nilai 90-95 terdapat 12 siswa dengan presentase 32%. Pada hasil post test siswa kelas VIIB menunjukan bahwa nilai dari 70-75 terdapat 18 siswa dengan persentase 72%. Dari nilai 76-80 terdapat 5 siswa dengan persentase 20% dan dari rentang nilai 81-85 terdapat 8 siswa dengan persentase 8%. Dari hasil pengamatan pemahaman konsep siswa dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining, terlihat bahwa adanya peningkatan yang terlihat pada kelas eksperimen, dimana pemahaman konsep siswa mendapat persentase sebesar 84%, dan kelas kontrol 73 %. Pengaruh pemahaman konsep siswa ini karena pada saat guru menjelaskan materi siswa kelas eksperimen lebih aktif memperhatikan penjelasan guru karena siswa tertarik dengan suasana belajar yang baru yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining. Sedangkan pada kelas kontrol guru menjelaskan dengan menggunakan metode ceramah. Hal ini dapat dibuktikan dengan hasil uji hipotesis yang menggunakan rumus uji t dimana hasil analisis data pada perhitungan Indenpendent Samples Test menunjukkan pada sig (2-tailed) diperoleh nilai P= 0,000 0,05, maka dapat dikatakan H1 diterima dan Ho ditolak.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Keanekaragaman Gastropoda Pada Daerah Intertidal Pantai Oebon Kecamatan Tuapakas Kabupaten Kualin Timor Tengah Selatan Tualaka, I, U)* Bullu, I,N )** Rafael, A)** Gastropoda merupakan hewan bercangkang yang berjalan dengan perut, (gastro: perut, podos: kaki). Hewan ini memiliki alat gerak menggunakan perut sebagai kakinya, kelas gastropoda umumnya dikenal dengan keong atau siput. Secara morfologi gastropoda memiliki cangkang yang berbentuk tabung melingkar-lingkar seperti spiral. Struktur umum cangkangkang gastropoda terdiri atas apex (puncak atau ujung cangkang), aperture (lubang tempat keluar masuknya kepala dan kaki), opeculum (penutup cangkang), whori (satu payaran cangkang, cangkang terakir disebut bodywhorl), spire (susunan whorl sebelum bodywhorl), suture (garis yang terbentuk oleh perlekatan antara spire), umbilicus (lubang yang terdapat diujung kolumela (pusat putaran cangkang gastropoda terdiri atas tiga lapisan yaitu lapisan pertama disebut poriostrakum, terbuat dari bahan tanduk yang disebut konkiolin, lapisan kedua disebut prismatik, terbuat dari klasit atau arogonit, dan lapisan ketiga adalah mutiara yang terdiri dari CaCO3 jernih dan mengkilap.Tujuan ini adalah: untuk mengetahuikeanekaragaman dan kelimpahan jenis-jenis gastropoda yang terdapat pada daerah intertidal PantaiOebonDesa TuapakasKecamatan KualinKabupaten Timor Tengah Selatan.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahPurposive sampling. Bedasarkan hasil penelitian pada tiga transek ditemukan 6 jenis yaitu Cipraeanullus, Melanoides tuberculate,Terebralia. sulcate,Gafrium pektinatu, Conus nobilis, Canariuamlabiatum, kelimpahan jenis-jenisgastropoda tertinggiadalahjenis cipraeannalusmemilikinilai kelimpahan tertinggi yaitu 1,27 sedangkan jenis yang memiliki nilai kelimpahan terendah adalah Melenoides. tuberculatadengan nilai kelimpahan 0,63, keanekaragaman jenis-jenis gastropoda yang berada dipantai Oebon termasuk dalam tingkat sedang (H = 1,91), kondisi lingkungan yang berada dipantai Oebon menunjukan bahwa suhu 30 C, salinitas 26-31‰ . Kata kunci : Keanekaragaman jenis Gastropoda Ciprae anullus, Melenoides tuberculate,Terebralia sulcate,Gafriumpektinatum,Conus nobilis, Canariuamlabiatum Keterangan: *) :Peneliti **) :Pembimbing
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK SKRINING SENYAWA AKTIF DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI Escherichia coli EKSTRAK ETANOL KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) Tefa, L.L) * Rupidara, A.D.N) ** Sabuna, A.Ch)* Jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan buah-buahan yang banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia juga mengandung senyawa penting seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tannin. Tujuan penelitian untuk mengetahui senyawa aktif pada ekstrak etanol kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) menggunakan metode skrining dan Mengetahui Uji Aktivitas Antibakteri Escherichia coli terhadap Ekstrak Etanol Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) dengan metode kertas cakram. Penelitian ini menggunakan Metode eksperimen preparasi sampel menggunakan maserasi dengan 3 kali pengulangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dan disajikan dalam bentuk tabel dan gambar. Dari hasil penelitian diperoleh 4 senyawa aktif yaitu Alkaloid, Flavanoid, Saponin, dan Tanin. Hasil uji antibakteri kontrol positif berupa antibiotik tetracycline memiliki aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli sedangkan kontrol negatif yaitu menggunakan aquades tidak memiliki aktivitas antibakteri. Konsentrasi ekstrak etanol kulit jeruk nipis yang digunakan adalah 2%, 5%, 10% dan 20%. Diameter zona hambat bakeri Escherichia coli yang diperoleh tertinggi pada konsentrasi 10% dengan zona hambat 3,8 mm. Ekstrak kulit jeruk nipis memiliki kemampuan untuk menghambat aktivitas antibakteri, semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol kulit jeruk nipis, semakin luas zona hambatnya. Ekstrak dinyatakan memiliki aktivitas antibakteri dapat ditandai dengan terbentuknya zona bening pada sekitar kertas cakram, setelah diinkubasi selama 24 jam pada suhu 370C Kata Kunci : Senyawa aktif, kulit jeruk nipis, Escherichia coli Timor Tengah Selatan. Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MAUBEL UD. DWIJAYA KOTA KUPANG Meubel adalah istilah yang dipakai untuk perabot rumah tangga yang memiliki fungsi sebagai tempat tidur, tempat duduk, tempat penyimpanan barang, tempat mengerjakan sesuatu dalam bentuk meja atau tempat meletakkan barang di permukaannya. Contohnya furniture sebagai tempat penyimpanan biasanya dilengkapi dengan pintu, laci, dan rak. Contoh lemari pakaian , lemari buku dan lain sebagainya. Dalam persaingan yang sangat tajam seperti ini banyak perusahaan yang berusaha memenangkan persaiangan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan cara menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar dapat menguasai pasar. Perusahaan tersebut akan berusaha menguasai pangsa pasar dengan berbagai strategi pemasaran dan akan meningkatkan kualitas produk yang akan di pasarkan dengan tujuan akhir agar mendapatkan laba maksimal dengan tingkat efisien kinerja kerja secara optimal. Shimp (2010) menyatakan pemasaran merupakan sekumpulan aktivitas dimana bisnis dan organisasi menciptakan pertukaran nilai diantara bisnis dan perusahaan itu sendiri. ”Pemasaran adalah hasil prestasi kerja kegiatan usaha yang berkaitan dengan mengalirnya barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen (American Marketing Association dalam Assauri, 2017:3). ” Dari pendapat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa pemasaran umumnya mencakup semua segi kehidupan individu maupun kelompok yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dengan cara menukarkan produk dan menyalurkan barang produk dan jasa dari produsen ke konsumen. Pemasaran digunakan konsumen untuk memenuhi keutuhan, sedangkan bagi perusahaan membantu suatu organisasi menginformasikan produknya kepada masyarakat agar masyarakat mengerti dalam menggunakan produk dari perusahaan tersebut. Harga adalah nilai uang yang harus dibayarkan oleh konsumen kepada penjual atas barang atau jasa yang dibelinya. Harga merupakan satu-satunya elemen dalam bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan. Menurut Kotler dan Armstrong (2012) Dalam arti yang sempit harga (price) adalah jumlah yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, lebih luas lagi harga dalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Faktor yang tidak kalah penting adalah kualitas produk, Menurut Kotler dan Amstrong (2015:224) kualitas produk adalah bagaimana produk tersebut memiliki nilai yang dapat memuaskan konsumen baik secara fisik maupun secara psikologis yang menunjukan pada atribut atau sifat-sifat yang terdapat dalam suatu barang atau hasil. Sedangkan Assauri (2015:90) mengatakan bahwa kualitas produk merupakan faktorfaktor yang terdapat pada suatu barang atau hasil yang menyebabkan barang atau hasil tersebut sesuai dengan tujuan untuk apa barang atau hasil dimaksudkan. Kualitas produk merupakan hal penting yang harus diusahakan oleh setiap perusahaan apabila menginginkan produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar. Dewasa ini dikarenakan kemampuan ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat cenderung meningkat, sehingga sebagian masyarakat semakin kritis dalam mengkonsumsi suatu produk. Konsumen selalu ingin mendapatkan produk berkualitas sesuai dengan harga yang dibayarkan. Walaupun terdapat sebagian masyarakat yang berpendapat bahwa produk yang mahal adalah produk yang berkualitas. Definisi kepuasan konsumen menurut Kotler (2014) ialah perasaan senang atau kecewa yang munculsetelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan. Menurut Sangadji dan Sopiah (2013:180) menjelaskan bahwa kepuasan atau ketidakpuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dariperbandingan antara kesannya terhadap kinerja produk yang real atau actual dengan kinerja produk yang diharapkan. Secara umum, kepuasan dapat diartikan sebagai adanya kesamaan antara kinerja produk dan pelayanan yang diterima dengan kinerja produk dan pelayanan yang diharapkan konsumen. Masih menurut Sangadji dan Sopiah (2013:182), kepuasan konsumen dapat menciptakan dasar yang baik bagi pembelian ulang serta terciptanya loyalitas konsumen, membentuk rekomendasi dari mulut ke mulut yang dapat menguntungkan perusahaan. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah pada Maubel Ud. Dwijaya Kota Kupang merupakan salah satu mebel yang berada di kelurahan oesapa yang merupakan usaha perseorangan yang didirikan sejak tahun 2000 sampai dengan sekarang, dimana usaha ini adalah usaha furniture yang menyediakan perabot rumah tangga. Nama Maubel Ud. dwiajaya sendiri diambil dari nama yang di pikirkan oleh pemilik usaha dari awal di rintismya usaha yang dipercaya pemilik dapat meningkatkan rejeki dan lokasi pertama pertama pemilik memulai usaha perseorangan. Berdasarkan hasil analisis yang dapat disimpulkan bahwa berganda yang memperlihtkan harga ( X1 ), kualitas produk ( X2 ) dan kepuasan konsumen ( Y) adalah sebagai berikut Y = 4,809+0,391X1+0,584X2+0,906. Selanjutnya perolehan hasil uji hipotesis yang pertama yaitu harga ( X1) pengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y) Konstanta (a) sebesar 4,809, artinya apabila variabel Harga dan kualitas produk tidak ada atau nilainya adalah 0, Kepuasaan Konsumen nilainya sebesar 4,809 atau dapat disimpulkan Kepuasaan Konsumen positif. Koefisien regresi variabel Harga (X1) sebesar 0.391, artinya apabila Harga ditingkatkan 1 satuan, maka Kepuasaan Konsumen mengalami kenaikan sebesar 0.391 atau bersifat positif. Dengan asumsi tidak ada penambahan (konstant) nilai X2. Koefisien regresi variabel kualitas produk (X2) sebesar 0,584 artinya apabila kualitas produk perusahaan ditingkatkan 1 satuan, maka Kepuasaan Konsumen mengalami kenaikan sebesar 0.584 atau bersifat posiitif. Dengan asumsi tidak ada penambahan (konstant) nilai X1. Berdasarkan tabel diperoleh nilai Fhitung sebesar 109.474 dengan nilai Signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel 1,26 dan nilai Signifikansi lebih kecil dari 0,05 atau dengan kata lain nilai signifikansi Fhitung sangat signifikan. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya harga produk dan kualitas produk perusahaan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap Kepuasaan Konsumen pada Maubel Ud. Dwijaya Kota Kupang.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionaliasme, etika profesi, dan pengalaman auditor terhadap tingkat materialitas. Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kabupaten Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1) profesionalisme, (X2) etika profesi, dan (X3) pengalaman auditor. Variabel dependen yaitu tingkat materialitas (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. popolasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive Sampling, yakni penentuan sampel berdasarkan tujuan atau pertimbangan tertentu. Dengan demikian, sampel dalam penelitian ini adalah 44 auditor yang bekerja di Inspektorat Kabupaten Kupang. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi profesionalisme auditor di Kabupaten Kupang dikategorikan sangat tinggi, yang dibuktikan dengan persentase sebesar 93%; etika profesi auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 28%; dan pengalaman auditor dikategorikan cukup tinggi, yakni sebesar 43%. (2) Tingkat Materialitas Auditor di Kabupaten Kupang dipengaruhi oleh profesionalisme dan etika proesi. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 123.77 lebih besar dari nilai F tabel pada tingkat kepercayaan 99 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.914 ini berarti bahwa 91,40 % keragaman variabel tingkat materialitas auditor dapat dijelaskan oleh keragaman variabel profesionalisme, etika proesi dan pengalaman auditor. Sedangkan 8,60 % diterangkan oleh variabel lain diluar model atau variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini; dan (3) tingkat materialitas auditor kabupaten Kupang tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengalaman auditor. Kata Kunci: Materialitas, Profesionalisme, Etika Profesi, dan Pengalaman Auditor. ABSTRACT Seorang auditor harus memahami konsep maupun pengukuran materialitas sebelum membuat opini atas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan pemahaman tersebut akan digunakan untuk tujuan evaluasi kekeliruan keuangan yang berasal dari perbedaan-perbedaan jumlah yang termaksuk dalam laporan keuangan dengan bukti-bukti yang memadai. Materialitas berkaitan dengan seberapa besar salah saji yang terdapat arsesi yang dapat diterima oleh auditor agar pengguna laporan keuangan tidak terpengaruh oleh salah saji tersebut. Dalam mengaudit laporan keuangan tingkat materialisme dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain profesionalisme, etika profesi dan pengalaman auditor. This study aims to determine the effect of professionalism, professional ethics, and auditor experience on the level of materiality. This research was conducted at the Inspectorate of Kupang Regency. The independent variables in this study are independence (X1) professionalism, (X2) professional ethics, and (X3) auditor experience. The dependent variable is the level of materiality (Y). The data used is primary data. The population in this study are auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. Sampling using purposive sampling technique, namely determining the sample based on certain objectives or considerations. Thus, the sample in this study is 44 auditors who work at the Kupang Regency Inspectorate. The method of data collection is by using a questionnaire distributed to respondents. Data measurement scale with ordinal scale. The data were analyzed using multiple regression analysis with the help of the SPSS program. The results showed that (1) the description of the professionalism of auditors in Kupang Regency was categorized as very high, as evidenced by the percentage of 93%; the professional ethics of auditors is categorized as quite high, at 28%; and the experience of auditors is categorized as quite high, which is 43%. (2) Auditor Materiality Level in Kupang Regency is influenced by professionalism and professional ethics. This is evidenced by the calculated F value of 123.77 which is greater than the table F value at the 99% confidence level. The results of the analysis show that the coefficient of determination (R2) of 0.914 means that 91.40% of the diversity of auditor materiality variables can be explained by the diversity of variables of professionalism, professional ethics and auditor experience. While 8.60 % is explained by other variables outside the model or variables not examined in this study; and (3) the level of materiality of the Kupang district auditors has no significant effect on the auditor's experience. Kata Kunci: Materiality, Professionalism, Professional ethics, dan Auditor Experience.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VIIIA SMP Negeri Met’ana. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model Round Club (Keliling Kelompok) pada siswa kelas VIII A SMP Negeri Met’ana. Jenis penelitian yang digunakan adalah PTK. Penerapan model yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah model Round Club (Keliling Kelompok)dengan 4 langkah yaitu : 1) rencana, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, dan teknik analisisnya menggunakan analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I, guru masih kurang dalam mengontrol siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung sehingga hasil belajar siswa hanya mencapai 64,70%. Dengan demikian hasil belajar siswa pada siklus 1 belum mencapai KKM yang telah ditetapkan sehingga akan dilanjutkan ke siklus berikutnya yaitu siklus II.Pada siklus II, guru telah memperbaiki atau menyempurnakan kesalahan dari siklus I. Sintaks model pembelajaran Round Club (Keliling Kelompok) dapat membantu guru menuntun siswa bekerja dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru dan memberikan pendapat mereka masing-masing mengenai tugas tersebut, siswa telah memahami dengan baik materi yang diberikan oleh guru sehingga hasil belajar siswa pada siklus II dapat meningkat menjadi 82,35% dan telah memenuhi KKM. Dengan adanya peningkatan ini maka penelitian diberhentikan pada siklus II. Dengan demikian proses pembelajaran yang diterapkan dengan menggunakan model Round Club (Keliling Kelompok) dalam penelitian tindakan kelas (PTK) dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kelompok.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Masalah yang di ambil dalam penelitian ini adalah Hubungan Harga Saham dan Kinerja Keuangan Perusahaan-Perusahaan Pertambangan Sebelum Dan Selama Pandemic Covid 19.Adapun persoalan yang di angkat adalah hubungan haraga saham dan kinerja kuangan terhadap perusahaan pertambangan sebelum dan selama Pandemic Covid 19.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga saham dan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan pertambangan sebelum dan selama masa pandemic Covid 19. Adapun konsep penelitian ini adalah harga saham, kinerja keuangan.Harga saham adalah “harga suatu saham yang terjadi di pasar bursa pada saat tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar serta factor internal dan eksternal di pasar modal. Kinerja keuangan yaitu kemampuan organisasi untuk mencapai target keuangannya. Tujuan keuangan meliputi antara lain memaksimalkan kekayaan pemegang saham, memaksimalkan laba, pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan laba per saham dan peningkatan likuiditas. Populasi dalam penelitian adalah laporan keuangan seluruh perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak 41 perusahaan. Sampel yang di gunakan adalah data sekunder yakni harga saham saat penutupan dan kinerja keuangan perusahaan-perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), profitabilitas, Operating Profit Margin (OPM) sebelum terdampak Covid-19 dan selama terdampak Covid-19. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan Heterokedastisitas untuk masa selama Pandemik 0,590. Kinerja keuangan yang diukur dengan ROA, OPM emiten LQ 45 di BEI. Sedangkan penelitian oleh Rifai,dkk (2020) menunjukan bahwa terdapat perbedaan Index Harga Saham Gabungan(ISHG) sebelum dan selama pandemic Covid 19 tahun 2020, jadi berdasarkan analisis yang di lakukan Harga saham sebelum pandemic Covid 19 tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KUALITAS PRODUK LAYANAN DAN PERSEPSI HARGA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN AIR MINUM PDAM KOTA KUPANG Perusahaan pada umumnya menginginkan apa yang diproduksi dapat dipasarkan dengan lancar dan menguntungkan. Berawal dari hal tersebut perusahaan akan menginginkan, agar pelanggan yang sudah diciptakan dapat dipertahankan selamanya. Namun hal tersebut bukanlah merupakan hal yang mudah, mengingat beberapa perubahan dapat terjadi setiap saat, baik perubahan pada diri pelanggan, seperti selera maupun beberapa aspek psikologis sosial dan kultur pelanggan. Pemasaran adalah suatu proses merencanakan dan melaksanakan suatu strategi untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan kebutuhan pembeli, keinginan, dan tujuan dari individu. Pada umumnya tujuan didirikan suatu perusahaan antara lain adalah untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Pencapaian tujuan perusahaan itu sendiri dapat dilakukan melalui kegiatan pemasaran untuk menjual hasil produknya kegiatan pemasaran mempunyai arti yang sangat penting bahkan dapat dikatakan sebagai ujung tombak perusahaan. PDAM Kota Kupang dengan jumlah pelanggan aktif mencapai 10.274 ada beberapa alasan dalam pemilihan objek penelitian yaitu PDAM Kota Kupang merupakan perusahaan publik yang mempunyai peranan penting dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat, selain itu PDAM Kota Kupang juga berperan khusus dalam menyumbang aset daerah bagi pemerintah kota kupang dan memberi sumbangan aset bagi negara pada umumnya. Demikan dapat dijelaskan bahwa PDAM Kupang mempunyai peranan yang sangat besar bagi masyarakat sehingga menarik untuk dilakukan penilitan pada perusahaan tersebut. Dalam meningkatkan kepuasan konsumen dan mempermudah pelanggan untuk menyampaikan keluhan-keluhan atau saran yang akan diberikan kepada PDAM Kota Kupang, maka manajemen PDAM kota Kupang telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan, seperti disediakannya sarana online dengan alamat www.pdamkotakupang.net sebagai layanan call center keluhan pelanggan 24 jam, menyediakan pelayanan pelanggan dalam pembayaran, dan menyediakan layanan air yang langsung bisa diminum. Terjadi penurunan pengaduan pelanggan pada periode 2017 – 2019, dan kenikan pengaduan pada periode 2018- 2019 diketahui bahwa jumlah total keluhan pelanggan tahun 2017 yaitu 1340 turun menjadi 501 pada tahun 2018 dan mengalami kenaikan lagi pada tahun 2019 sebesar 637. Dari data di atas diduga kenaikan keluhan pelanggan terjadi karena menurunnya kualitas produk dan kepercayaan pelanggan yang berdampak pada kepuasan yang menurun juga. Tentang kondisi di lapangan yang langsung olehpelanggan (masyarakat) misalnya tentang keluhan pelanggan terkesan lambat, pemasangan jaringan baru atau Sambungan Rumah (SR) mengalami prosedur yang berbelit belit dan relative lama,dan seringnya air yang macet atau mengalir keciln di waktu–waktu tertentu, pendistribusian air kepada para pelanggan yang tidak merata,dan ketidakakuratan pencatatan meter air. Dilihat dari segi kuantitas yaitu bertambahnya jumlah pelanggan dari tahun ketahun dan keuntungan yang diperoleh PDAM Kota Kupang selama beberapa tahun ini menunjukkan kinerja PDAM sudah dianggap cukup baik. Tetapi bila dilihat dari segi kualitas (mutu pelayanan) kepada masyarakat khususnya masih terlihat kurang memuaskan para pelanggan PDAM kota Kupang. Berdasarkan akar penyebabnya, pengaduan atau keluhan berhubungan penyebab utama yaitu pihak, PDAM tidak memenuhi harapan pelanggan. Secara kuantitas masyarakat merasa bahwa ekspektasi mereka terhadap keberadaan PDAM biasterpenuhi berapapun kebutuhan akan air minum dibutuhkan dan ketika harapan ini tidak terpenuhi mereka merasa pihak telah PDAM gagal. Pelanggan merasa masukan dan keluhan yang telah disampaikan oleh pelanggan tidak mendapat jawaban yang cepat dan tepat sehingga pelanggan merasa pihak PDAM tidak responsiv. Pelanggan merasa ada ketidak sesuaian antara tagihan rekening pelanggan dengan pemakaian air setiap bulannya. Untuk yang terakhir ini biasanya paling mendominasi secara prosentase jumlah keluhan pelanggan. Kualitas produk adalah suatu keadaan dimana pelanggan merasa cocok dengan suatu produk atau sesuai dengan keinganan yang diharapkan untuk memenuhi kebutuhannya, yaitu dari segi fisik air harus tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna, serta tidak boleh keruh. Kualitas layanan yaitu ukuran seberapa bagus tingkat layanan yang diberikan mampu sesuai dengan ekspektasi pelanggan, pembangunan call center bertujuan menjadi pusat layanan terhadap keluhan, masalah dan gangguan yang dihadapi pelanggan, serta membantu memberikan informasi dan solusi terhadap berbagai masalah yang di hadapi pelanggan. Persepsi harga adalah biaya relatif yang harus konsumen keluarkan untuk memperoleh produk atau jasa yang ia inginkan. Kepuasan pelanggan merupakan hasil perbandingan yang dirasakan antara kinerja produk dan kesesuaian harapan yang diinginkan pelanggan setelah melakukan pembelian, jika produk sesuai atau melampaui harapan pelanggan maka pelanggan akan merasa puas dan sebaliknya jika produk tidak sesuai dengan harapan, maka pelanggan tidak merasa puas. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen aktif periode 2015- 2017 pada PDAM Kota Kupang yaitu sebanyak 10.274 orang, nilai kritis atau batas ketelitian yang diinginkan 10% maka jumlah sampel yang layak jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 100 orang responden. Metode penarikan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan Sampling Judge mental, yakni bentuk sampling convenience yang didalamnya elemen populasi dipilih berdasarkan judgmental (pertimbangan) peneliti. Nilai koefisien konstanta sebesar 4,034 hal ini berarti nilai variabel X1, X2 dan X3 dalam objek penelitian jika sama dengan nol, maka tingkat atau besar variabel Y akan sebesar 4,034. Nilai koefisien kualitas produk adalah 0,432 menyatakan jika faktor kualitas produk (X1) berpengaruh negatif terhadap kepuasan pelanggan 1 poin, maka kualitas produk akan mengalami peningkatan sebesar 0,432. Nilai koefisien kualitas layanan adalah 0,360 menyatakan bahwa jika faktor (X2) mengalami peningkatan 1 poin, maka kualitas layanan akan mengalami peningkatan sebesar 0,360. Nilai koefisien persepsi harga adalah 0,319 menyatakan bahwa jika faktor (X3) mengalami peningkatan 1 poin, maka persepsi harga akan mengalami peningkatan sebesar 0,319. Dari persamaan dapat dilihat bahwa variabel kualitas produk, kualitas layanan. Hasil pengujian menunjukan nilai t hitung dari variabel bebas kualitas produk sebesar 5,990 dengan tingkat signifikan 0,000 dan kualitas layanan sebesar 4,616 serta persepsi harga 5,164 yang lebih besar dari 0,05 sehingga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Nilai F hitung 41,566 dengan nilai signifikan sebesar 0,000. Dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas produk, kualitas layanan dan persepsi harga secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,915 atau 9,15%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 9,15% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas produk (X1) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,990 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 4,616 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel persepsi harga (X3) memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 5,164 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas persepsi harga berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Berdasarkan hasil yang menjawab permasalahan pada penelitian ini yang dapat meningkatkan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang, kualitas produk berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan. Jika kualitas produk telah sesuai maka dengan begitu dapat meningkatkan rasa kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan maka PDAM Kota Kupang perlu memperhatikan keluhan dari pelanggan karena kualitas layanan yang bagus merupakan faktor paling penting dalam meningkatkan kepuasan pelanggan Air Minum PDAM Kota Kupang. Berdasarkan hasil penenlitian persepsi harga mempunyai peranan yang sangat penting bagi PDAM Kota Kupang dikarenakan jika harga yang diberikan tidak sesuai dengan apa yang tawarkan akan berdampak pada kepuasan pelanggan dan banyaknya keluahan-keluhan dari pelanggan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUHMODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING BERBASIS ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MET’ANA KECAMATAN KUANFATU TAHUN AJARAN 2020/2021 Kase M. M* Nomleni Th. F)** Foeh. Y** TujuandalampenelitianiniadalahUntukmengetahuipengaruh modelpembelajaranprobing promtingberbasisactive learningterhadapkemampuanberpikirkritissiwapadakelas VIIISMP NegeriMet’ana.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeEksperimenyaitubertujuanuntukmengetahuihubunganvariabelbebasterhadapvariabelterikat.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimendengandesainPosstest-Only Control Design.Populasiseluruhsiswakelas VIII berjumlah31siswadansampelkelas VIIIAdankelas VIIIB berjumlah14 siswa.Teknikpengambilansampel yang digunakanadalahPurposive Sampling.Pengumpulan data dilakukandengantes.Teknikanalisis data menggunakanUji t, denganbantuanSPSS.Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 4,124 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 9,032 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh berpikir kritis siswa antara kelas kontrol dan eksperimenHasilpenelitianmenunjukkanbahwapenggunaanModel PembelajaranProbing promtingberbasisactive learningpadakelaseksperimenlebihtinggiyaituMemberikanpenjelasansederhana93%, Membangunketerampilandasar93,00%, Menyimpulkan87,14%,Memberikanpenjelasanlebihlanjut 86,00%.danMengaturstrategidantaktik92,85%. Dibandingkandengankemampuanberpikirkritis padakelasKontrol.Sehinggadapatdisimpulkanbahwaadapengaruh yang signifikandalammodelpembelajaranprobing promtingterhadap kemampuan perpikir kritis siswa di SMP NegeriMet’anaKecamatanKuanfatuTahunAjaran 2020/2021.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH VARIASI GULA TERHADAP KUALITAS CUKA DAGING BUAH KESAMBI (Schleichera oleosa L.) Nalle, O. R*) Rupidara, A. D. N**) Ledo, M. E. S**) Kesambi merupakan pohon local di Nusa Tenggara Timur, kesambi umumnya digunakan sebagai sumber kehidupan dan pendapatan bagi masyarakat, daging buah kesambi memiliki ciri rasa asam agak manis yang berpeluang untuk diproduksi menjadi cuka. Cuka merupakan produk pangan penyedap rasa yang dibuat melalui proses fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi gula terhadap kualitas cuka daging buah kesambi. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Analisis data menggunakan one way Anova. Formulasi perlakuan yang digunakan P1 (100 ml ekstrak kesambi ditambah dengan 10% gula), P2 (100 ml ekstrak kesambi ditambah dengan 15% gula) dan P3 (100 ml ekstrak kesambi ditambah dengan 20% gula), P4 (100 ml ekstrak kesambi ditambah dengan 25% gula). Hasil penelitian terbukti daging buah kesambi dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan cuka. Berdasarkan analisis one way anova dan uji lanjut DMRT kadar alkohol menunjukkan P1 (13,00%), P2 (18,00%), P3 (21,00%), P4 (23,25%), dan kadar asam asetat menunjukan P1 (8,37%), P2 (16,55%), P3 (17,45%), P4 (23,8%). Menurut SNI mutu cuka makan yaitu kadar alkohol berkisar 11%-13%, dan kadar asam asetat berkisar 4%-12,5%. Berdasarkan hasil penelitian perlakuan terbaik yaitu pada perlakuan P2 (variasi gula (10%), dengan kadar alkohol 13%, dan kadar asam aetat 8,7%. Kata kunci : Cuka, Daging Buah Kesambi, fermentasi, Kadar Alkohol, Kadar Asam Asatat. Keterangan : *) Penulis **) Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF SUGAR VARIATIONS ON THE QUALITY OF VINEGAR THE FLESH OF KESAMBI (Schleichera oleosa L.) Nalle, O. R.*) Rupidara, A. D. N.**) Ledo, M. E. S**) Kesambi is a local tree in East Nusa Tenggara, kesambi is generally used as a source of life and income for the community, the flesh of the kesambi fruit has a slightly sweet sour taste that has the opportunity to be produced into vinegar. Vinegar is a flavoring food product made through a fermentation process. The purpose of this study was to determine the effect of sugar variations on the quality of kesambi fruit vinegar. This research method used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 replications. Data analysis using one way Anova. The treatment formulations used were P1 (100 ml of kesambi extract added with 10% sugar), P2 (100 ml of kesambi extract added with 15% sugar) and P3 (100 ml of kesambi extract added with 20% sugar), P4 (100 ml of kesambi extract added with 25% sugar). The results of the study proved that the pulp of kesambi fruit can be used as a raw material for making vinegar. Based on one way ANOVA analysis and further DMRT test, alcohol content showed P1 (13.00%), P2 (18.00%), P3 (21.00%), P4 (23.25%), and acetic acid levels showed P1 (8.37%), P2 (16.55%), P3 (17.45%), P4 (23.8%). According to SNI, the quality of vinegar has an alcohol content of 11%-13%, and an acetic acid content of 4%-12.5%. Based on the results of the study, the best treatment was P2 (sugar variation (10%), with 13% alcohol content, and 8.7% acetic acid content. Key words : Vinegar, Kesambi Flesh, fermentation, alcohol content, acetic acid content. Description: *) Researcher *) Adviser
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI YOHANES YORDAN RIBERU (18380081). Struktur Komunitas Gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si dan WILSON L. TISERA, S.Pi, M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kelas gastropoda umumnya lebih dikenal dengan sebutan siput atau keong dan termasuk pada filum Moluska. Gastropoda memiliki spesies paling beragam dan terbesar karena berhasil menempati berbagai macam habitat dan ekosistem seperti, ekosistem lamun, ekosistem karang, ekosistem mangrove dan substrat berpasir atau berlumpur. Mengingat belum adanya penelitian terkait struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Maka penulis berkeinginan melakukan penelitian dengan judul struktur komunitas gastropoda di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas meliputi kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi gastropoda di Pantai Desa Otan. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 1 bulan yaitu pada bulan November 2021, bertempat di Pantai Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat yang terdiri dari 3 stasiun dengan dasar substrat yang berbeda, Masing-masing stasiun diletakkan 3 transek, dimana panjang garis transek 100 m dan jarak antar stasiun 500 m. Setiap garis transek diletakkan kuadran berukuran 1 x 1 m, dengan jarak per kuadran adalah 10 m. Pengambilan sampel dilakukan pada kondisi pantai surut, data yang diambil dalam kuadran adalah data jumlah individu gastopoda dan substrat, contoh sampel dikoleksi dan dimasukkan kedalam plastik sampel untuk di identifikasi, pengukuran parameter lingkungan berupa suhu, salinitas, pH dan dan arus diukur pada setiap stasiun pengamatan. Data yang di hitung adalah kelimpahan jenis dan relatif, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis gastropoda yang ditemukan di pantai Desa Otan terdiri dari 7 ordo, 13 famili, 23 genus dan 29 spesies. Kelimpahan jenis dan relatif tertinggi adalah Engina mendicaria (1,489 Ind/m2, 23.675%) dan Conus sanguinolentus (0,800 ind/m2, 12.721%), sedangkan kelimpahan jenis dan kelimpahan relative terendah adalah Cypraea annulus (0,011 ind/m2, 0.177%) dan Hastula lepida (0,011 ind/m2, 0.177%). Index Keanekaragaman jenis gastropoda berkisar antara 0,956-1,201, dikategorikan rendah pada stasiun II dan sedang pada stasiun I dan III. Indeks Keseragaman berkisar antara 0,389-0,887, dikategorikan merata pada ketiga stasiun. Sedangkan indeks dominansi berkisar antara 0,077-0,169, dikategorikan rendah pada ketiga lokasi penelitian. Kata kunci: Struktur komunitas, gastropoda, kelimpahan jenis, indeks keanekaragaman, Pantai Otan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH LOYALITAS DAN HARGA DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PADA DEALER MOTOR HONDA NSS DI KOTA KUPANG (KASUS PADA DEALER HONDA PT NUSANTARA SURYA SAKTI) Kemajuan dan perkembangan teknologi ini menimbulkan banyaknya produk yang bervariasi. Hal ini dikarenakan oleh munculnya banyak perusahaanperusahaan yang menghasilkan barang-barang yang beranekaragam, baik berupa merek, kualitas, harga dan faktor-faktor lain yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih produk yang diinginkan perusahaan-perusahaan yang memproduksi serta menjual produk yang sama. Perusahaan dalam menghadapi persaingan yang begitu ketat di pasaran perlu memperhatikan banyak hal, seperti mempelajari perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembeliannya. Keputusan pembelian menurutn, sehingga menyebabkan terjadinya persaingan yang begitu ketat di antara perusahaan-perusahaan yang memproduksi serta menjual produk yang sama. Perusahaan dalam menghadapi persaingan yang begitu ketat di pasaran perlu memperhatikan banyak hal, seperti mempelajari perilaku konsumen dalam mengambil keputusan pembeliannya. Perusahaan biasanya sangat berhati-hati sekali mengambil kebijakan dalam penetapan harga jual produk, karena strategi penetapan tingkat harga produk sangat mempengaruhi konsumen dalam menentukan keputusan pembelian. Oleh sebab itu, kepuasan konsumen akan disertai dengan loyalitas pelanggan dengan penetapan harga yang sesuai kondisi pasar pada saat itu. Imbalan dari loyalitas bersifat jangka panjang dan kumulatif , yaitu semakin lama loyalitas seorang konsumen, semakin besar laba yang dapat d iperoleh perusahaan dari konsumen. Di Kota Kupang terdapat banyak dealer motor, yang menjual berbagai macam merek sepeda motor. Merek sepeda motor yang memiliki segmentasi pasar yang luas adalah merek Honda. Guna menunjang kebutuhan serta kepuasan pelanggan sepeda motor Honda, saat ini mengalami penurunan penjualan yang mengikuti tren penurunan penjualan pada seluruh merk kendaraan bermotor, Tahun 2013 penjualan merek Honda kembali mengalami peningkatan jumlah penjualan. Loyalitas adalah pemilihan secara optimum penempatan mesin-mesin, peralatan-peralatan produksi, tempat kerja, tempat penyimpanan dan fasilitas service, bersama-sama dengan penentuan bentuk gudang perusahaannya.Harga merupakan satu-satunya unsur marketing mix yang menghasilkan penerimaan penjualan, sedangkan unsur lainnya hanya unsur biaya saja. Walaupun penetapan harga merupakan persoalan penting, masih banyak perusahaan yang kurang sempurna dalam menangani permasalahan penetapan harga tersebut. Karena menghasilkan penerimaan penjualan, maka harga mempengaruhi tingkat penjualan, tingkat keuntungan, serta share pasar yang dapat dicapai oleh perusahaan.Penjualan merupakan tujuan utama dilakukannya kegiatan perusahaan. Perusahaan dalam menghasilkan barang atau jasa, mempunyai tujuan akhir yaitu menjual barang atau jasa tersebut kapada masyarakat. Oleh karena itu, penjualan memegang peran penting bagi perusahaan agar produk yang dihasilkan oleh perusahaan dapat terjual dan memberikan penghasilan bagi perusahaan. Penjualan yang dilakukan oleh perusahaan bertujuan untuk menjual barang atau jasa yang diperlukan sebagai sumber pendapatan untuk menutup semua ongkos guna memperoleh laba. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek yang mempunyai loyalitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi bukan hanya orang, tetapi juga obyek dan benda-benda alam yang lain. Populasi juga bukan sekedar jumlah yang ada pada obyek atau subyek yang dipelajari, tetapi meliputi seluruh karakteristik atau sifat yang dimiliki oleh obyek atau subyek tersebut. Dalam penelitian ini populasi yang dipilih peneliti adalah pelanggan yang membeli motor Honda pada PT. Nusantara surya sakti kota Kupang.Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi yaitu pelanggan yang membeli motor Honda Nss pada PT. Nusantara surya sakti kota kupang. Sampel adalah sebagian atau wakil populasi dalam penelitian ini adalah pihak-pihak yang terlibat dalam meningkatkan harga sepeda motor honda data yang diperoleh dari penelitian ini adalah jumblah pegawai yang bekerja pada PT Dealer motor honda NSS yang menjadi objek penelitian ini adalah pegawai yang bekerja dalam PT motor honda surya sakti sebanyak 30 orang. xvi
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN DEWANTO UMBU SAGA ANAKAKA (17393770). Analisis Kualitas Garam Rakyat yang Diproduksi Menggunakan Alat Modifikasi di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Di bawah bimbingan: UMBU P. L. DAWA. S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan DEWI S. GADI, S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Garam telah menjadi komoditi esensial yang dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan penyedap rasa pada bidang konsumsi dan juga digunakan pada bidang industri serta farmasi sebagai bahan baku. Garam rakyat pada umumnya diolah menggunakan cara tradisional dengan kapasitas yang terbatas serta memiliki kualitas kurang baik sehingga mempengaruhi nilai jual yang relatif rendah. Modifikasi alat masak merupakan salah satu cara yang dapat meningkatkan efisiensi proses produksi serta memberi hasil yang lebih baik. Alat yang dimodifikasi yaitu alat penyaring yang terbuat dari drum yang dibagi dua dan rangka besi sebagai penyangga, dengan kerikil, pasir, dan ijuk sebagai material penyaring dan bagian bawah drum diberi lubang. Alat masak terbuat dari drum yang dibelah, dengan rangka besi yang ditutupi menggunakan plat aluminium, sedangkan alat penirisan menggunakan drum yang dibagi dua dan diletakkan pada rangka besi dengan sokal didalamnya sebagai wadah penirisan, dan alat penjemuran menggunakan loyang aluminium. Tujuan penelitian yaitu, untuk mengetahui cara pembuatan garam rakyat dan mengetahui kualitas kadar air, kadar NaCl, dan nilai Angka Lempeng Total dari bahan yang digunakan pada setiap tahap dan hasil dari garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat modifikasi di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu pada bulan April-Mei 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang untuk lokasi survei, dan pengambilan sampel. Pengujian kadar air dan kadar NaCl dilakukan di Laboratorium Eksakta Politeknik Pertanian Negeri Kupang dan pengujian Angka Lempeng Total di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat modifikasi di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang yaitu nilai kadar air berkisar antara 4,23-6-68%, kadar NaCl berkisar antara 81,97-91,06%, dan nilai Angka Lempeng Total (ALT) pada keseluruhan sampel dari nilai terendah hingga nilai tertinggi adalah 2,5 x 101-84 x 101 koloni/g. Kata Kunci : Angka Lempeng Total, Garam Rakyat, Kadar Air, Modifikasi, NaCl
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Adonia M. Liunima 2021. Pola Asuh OrangTua Dalam PengembanganNilai-Nilai Kristiani Terhadap Anak Dalam Keluarga, Program Studi Ilmu Pendidikan Teologi. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. *(Pabala P)* I *(Metboki M)* Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana polaOII asuh orangtua dalam pengembangan nilai-nilai kristiani terhadap anak dalam keluarag? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola asuh orangtua dalam pengembangan nilai-nilai kristiani terhadap anak dalam keluarag. Jenis penelitian kualitatif subjek dalam penelitian ini adalah 30 orangtua, 30 anak. Teknik pengumpulan data berupa wawancara. Hasil penelitian diketahui bahwa pola asuh orangtua dalam jemaat Horeb Kuanheum adalah: 1. Pola asuh otoriter orangtua mengasuh anak dengan aturan-aturan yang tegas, memaksa anak untuk berperilaku seperti dirinya (orangtua), anak dibatasi bertindak sesuai keinginannya sendiri.(47,77%) 2. Pola asuh demokratis orangtua mengasuh anak dengan memberikan pengakuan terhadap kemampuan anak, anak diberikesempatan agar tidak bergantung bagi orangtua. (43,33%) 3. Pola asuh permisif orangtua mengasuh anak secara bebas, memberikan kelonggaran kepada anak untuk memilih apa yang mereka kehendaki karena anak dianggap sebagai orang dewasa atau muda. (4,95%) 4. Pola asuh lassez faire orangtua mengasuh anak dengan diberikan kebebasan untuk berperilaku sesuai keinginannya, tidak ada aturan atau pelanggaran terhadap anak. (51,69%) Penulis menarik kesimpulan yang dapat diketahui bahwa hasil dari wawancara dan analisis data dalam pembahasan maka dapat diketahui bahwa orangtua tidak hanya dominan pada satu pola asuh, tetapi bisa lebih dari satu pola asuh.Karena adas aat-saat tertentu dimana orang tua harus menerapkan pola asuh demokratis, tapi ada saat-saat tertentu orangtua harus menetapkan pola asuh otoriter sebagai bukti Kasih Sayang orangtua terhadap anak. Oleh karena itu, penulis memberikan saran agar orangtua dapat mengasuh dan mendidik anak mereka dengan lebih baik lagi, tanpa mengesampingkana spek Iman dalam keseharian terutama untuk mendidik atau mengasuh anak. Kata Kunci: Pola Asuh Nilai-Nilai Kristeni keluarga kristen di kuanheum
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN YONATAN PADALANI (15380102) Struktur Komunitas Mangrove di Desa Pante Deera, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor. Donny M. Bessie, S.Pi, M.Si. dan Wilson L.Tisera, S.Pi, M.Si. Ph.D (sebagai pembimbing I dan II). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove atau hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis dan sub tropis, yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur. Desa Pante Deera memiliki kawasan pesisir yang ditumbuhi hutan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas mangrove di Desa Pante Deera Kecamatan Kabola Kabupaten Alor Metode metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode survey dan metode purpose sampling, pengamtan secara langsung di lapangan. Pengamatan dan pengambilan data ekosistem mangrove dilakukan yaitu menggunakan garais transek. Jumlah transek sebanyak 3 plot. Untuk kategori pohon ukuran 10x10 m2, untuk kategori anakan 5x5 m2 dan untuk kategori semai ukuran 1x1 m2 jarak antar transek adalah 133 meter dan jarak antar plot adalah 16 meter. Data yang dianalais meliputi kerapatan jenis, kerapatan relatif, frekuensi jenis, frekuensi relatif, dominasi jenis, dominasi relatif, indeks nilai penting dan indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukan komposisi jenis mangrove yang ditemukan terdiri dari 4 jeneis yaitu Rhizopora apiculata, Rhizopora mucronata, Bruguiera gimnorrhiza, Exoecaria agallocha. kerapatan jenis dari relative jenis mangrove tertinggi kategori pohon dan anakan Rhizopora apiculata dan terendah Exoecaria agallocha. untuk kategori semai tertinggi Rhizopora apiculata dan terendah Bruguiera gimnorrhiza dan Exoecaria agallocha. keanekaragaman jenuis mangrove tergolong rendah, rendahnya nilai keanekaragaman disebabkan adanya tekanan lingkungan. Dominasi jenis dan dominasi relatif jenis mangrove tertinggi kategori pohon dan anakan Rhizopora apiculata dan terendah Exoecaria agallocha kategori semai tertinggi Rhizopora apiculata dan terendah Bruguiera gimnorrhiza dan Exoecaria agallocha. Kata kunci: Struktur Komunitas, Mangrove, Desa Pante Deera
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAKSI Maria Yunita Paulina Nanda (16381195).KajianPemahamanMasyarakat di Desa Terong Kecamatan Satar MeseBarat Kabupaten ManggaraiTerhadapKawasanKonservasiTNPLautSawu.Ir. Izaak S. Angwarmasse,M.SisebagaiPembimbing IdanRockie R.L.Supit,S.Pi.,M.SisebagaiPembimbigII. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan,Fakultas Perikanandan Ilmu Kelautan,Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Perairan Laut Sawu terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan Langsung dengan wilayah pesisir barat Timor Leste. Perairan Laut Sawu terletak di wilayah lintasan Arus lintas Indonesia (Arlindo),yang merupakan pertemuan dua massa arus dari Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. PenelitianinibertujuanuntukMengkajitingkatpemahamanmasyarakatdaneksistensikawasankonservasiTNPLautSawu diDesaTerongKecamatanSatarMeseBaratKabupatenManggarai. Penelitiantelahdilaksanakan di DesaTerongKabupatenManggarai.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalah purposive random sampling penentuananggotasampelpenelitimengambilwakil-wakildaritiap-tiapkelompok yang adadalampopulasi yang jumlahdisesuaikandenganjumlahanggotasubyek yang adadalammasing-masingkelompoktersebutdananalisis data menggunakan Pivot Table. Hasilpenelitiandibuatdalambentuk diagram persentasesesuaidengankelayakan data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tinggkat pemahaman responden diDesa Terong 10 (24%) responden menyatakan tidak yakin mengetahuitentang Kawasan Konservasi, 3 (7%) responden menyatakan tidak tahu, dan 28 (68%) responden menyatakan pernah dan paham tentang Kawasan Konservasi Perairan. Pengelolaan KKP secara efektif dapat melindungi kegiatan di bidang pariwisata dan perikanan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemahaman, LautSawu, KawasanKonservasi, TNP, DesaTerong. ABSTRACT MARIA YUNITA PAULINA NANDA (16381195). Study of Community Understanding in Terong Village, West Satar Mese District, Manggarai Regency on the Savu Sea TNP Conservation Area. Ir.IzaakAngwarmasse,M.Sias advisor I Rockie R.L.Supit, S.Pi., M.Sias advisor II of theAquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University-Kupang. . The Savu Sea waters are located in the Province of East Nusa Tenggara (NTT) which is directly adjacent to the west coast of Timor Leste. The waters of the Savu Sea are located in the Indonesian passage (Arlindo) trajectory, which is the confluence of two currents from the Pacific Ocean and the Indian Ocean. This study aims to examine the level of public understanding and the existence of the Savu Sea TNP conservation area in Terong Village, Satar Mese Barat District, Manggarai Regency. Data collection techniques using observation and interviews with the method used in this study is purposive random sampling. The research was carried out in TerongVilage, Manggarai Regency. The method used in this study was purposive random sampling. The determination of the sample members. The researcher took representatives from each group in the population, the number of which was adjusted to the number of subject members in each group. and data analysis using Pivot Table. The results of this study indicate that the level of understading of the respondentsin Terong Village 10 (24%) of respondents said they were not sure they knew about the Conservation Area, 3 (7%) respondents said they did notknow, and 28 (68%) respondents said they had and understood about the Marine Protected Area. Effective MPA management can protect biodiversity which will immediately support activities in the field of torusim and sustainabelfisheris. Keywords: Understanding, Sawu Sea, Conservation Area,TNP, Terongvilage
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI UMKM atau yang sering disebut sebagai usaha mikro kecil dan menengah merupakan usaha ekonomi produktif perorangan atau badan usaha. Kondisi keuangan UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima selama pandemi covid-19 banyak yang mengalami keterpurukan, hal ini akan mengancam keberlangsungan usaha para pekau UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima. Pemerintah melalui PMK Nomor 86 Tahun 2020 sudah menetapkan pemberian insentif pajak bagi UMKM yang berdampak covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 bagi keberlangsungan UMKM ditengah wabah covid-19. Dengan konsep penelitian kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 dan keberlangsungan usaha UMKM . teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa covid-19 berpengaruh negatif terhadap keberlangsungan usaha. Semakin lama pandemi covid-19 tidak tertangani oleh pemerintah, maka akan berdampak pada keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima. Selain itu, penelitian ini menunjukan bahwa pemanfaatan insentif pajak berpengaruh negatif terhadap keberlangsungan usaha. Pemanfaatan PPh UMKM ditanggung pemerintah yang diperpanjang sampai Desember 2020 ternyata berdampak kecil terhadap keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kelapa Lima karena banyak pelaku usaha UMKM yang melakukan pembayaran pajak selama masa pandemi kepada KKP Pratama terdekat sedangkan berdasarkan kebijakan insentif pajak Nomor 86/PMK.03 Tahun 2020 para pelaku usaha UMKM mendapatkan kebijakan pembebasan masa pajak atau pajak ditanggung pemerintah dari masa pajak April- Desember 2020. Para pelaku usaha UMKM sangat mengharapkan bantuan pemerintah terkait pembebasan masa pajak yang telah diberikan. Penelitian ini mengharapkan adanya sosialisasi atau pendampingan dari KKP Pratama terkait kebijakan pajak terbaru serta adanya pendampingan dari pihak terkait agar keberlangsungan usaha UMKM yang berada pada Kecamatan Kepala Lima tetap terjaga dengan baik.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK INVENTARISASI JENIS KACANG-KACANGAN (LEGUMINOSAE) YANG TERDAPAT DI KABUPATEN ROTE NDAO Sinta, D. P.*) Refli**) Ngginak, J**) Kacang-kacangan merupakan tanaman golongan polong-polongan yang umumnya tumbuh di Indonesia. Tanaman kacang-kacangan atau legume termasuk pada suku Leguminosae. Pulau Timur merupakan salah satu pulau Nusa Tenggara Timur yang dikenal memiliki flora yang unik. Salah satu daerah di NTT yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi adalah Rote Ndao. Keberadaan kacang-kacangan di Rote Ndao sebagai sentra ekonomi, kebijakan pemerintah dalam kaitan dengan upaya mempromosikan pangan lokal sebagai bagian dari strategi ketahanan dan kedaulatan pangan nasional perlu ditingkatkan. Salah satu upaya dalam melakukan pendataan terhadap jenis kacang-kacangan adalah inventarisasi Inventarisasi merupakan suatu kegiatan untuk mengidentifikasi dan mengumpulkan data mengenai jenis obyek. Menurut Bora (2011) Inventarisasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui dan memperoleh data serta informasi mengenai potensi sumber daya alam ( jeni-jenis tumbuhan ) yang terdapat di suatu daerah untuk perencanaan pengelolaan sumber daya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kacang-kacangan yang terdapat di Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksploratif (jelajah). Pada penelitian ini terdapat jenis kacang yang dikenal sebagai tanaman langka yaitu kacang merah. Kacang merah hanya terdapat di Kecamatan Pantai Baru. Kacang merah yang ditemukan di lokasi penelitian merupakan tanaman monokultur yang memiliki nilai jual tertinggi. Namun tingkat peminatan petani untuk pembudidayaan tanaman monokultur sangat minim dibanding tanaman tumpangsari.