Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMPENSASI KARYAWAN, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN LPP TVRI STASIUN NUSA TENGGARA TIMUR

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam usaha untuk mencapai tujuan organisasi, organisasi memerlukan sumber daya untuk dapat mencapainya. Sumber daya tersebut adalah sumber daya alam, sumber daya finansial, sumber daya ilmu teknologi, dan sumber daya manusia. Sumber daya manusia merupakan asset organisasi yang paling penting, dan membuat sumber daya lain dapat berkerja. Sumber daya lainnya tidak akan bekerja dan kurang bermanfaat dalam mencapai tujuan organisasi tanpa sumber daya manusia. Sumber daya manusia dalam perusahaan terdiri dari pemimpin dan karyawan. Keduanya mempunyai peran dan fungsinya masing-masing. Setiap sumber daya manusia di dalam perusahaan berhubungan baik agar tercipta harmonisasi sumber daya manusia untuk dapat mencapai tujuan perusahaan dengan efektif dan dapat menciptakan keunggulan bersaing. Semakin tinggi kualitas/potensi sumber daya manusia, semakin tinggi pula kinerja sumber daya manusia tersebut. Begitupun sebaliknya, semakin rendah kualitas/potensi sumber daya manusia, maka semakin rendah pula kinerja yang dimiliki sumber daya manusia tersebut. Dapat dikatakan bahwa sumber daya manusia merupakan asset utama dalam suatu organisasi, karena tanpaadanya sumber daya manusia yang handal yang dapat bekerja secara efektif dan efisien, maka sebaik apapun sumber daya lain yang dimiliki suatu organisasi, maka tujuan organisasi tidak akan dapat tercapai dengan maksimal. Tujuan dari Penelitian ini untuk menjawab dua persolan yaitu Untuk menganalisis Pengaruh Kepemimpinan, Kompensasi Karyawan, Dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Lpp Tvri Stasiun Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Sampel Kepemimpinan, Kompensasi Karyawan, Dan Motivasi Kerja Terhadap Prestasi Kerja Karyawan Lpp Tvri Stasiun Nusa Tenggara Timur. Sedangkan dalam pembahasannya menggunakan alat analisis Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil analisis pada tabel 4.20 diatas dengan menggunakan aplikasi SPSS dapat diperoleh persamaan regeresi linear berganda sebagai berikut : Y = 30.087 + 0.902 X1 + 1.332 X2 + 1.339 X3. Berdasarkan tabel 4.9 hasil uji t statistik diatas dapat diuraikan sebagai berikut : 1. Kepemimpinan ( X1 ) Berdasarkan tabel hasil uji regresi t diatas, maka diperoleh hasil t hitung sebesar 2,691 t tabel = 2.048 sehingga t hitung > t tabel ( 2,691 > 2.048), diperkuat dengan nilai sign sebesar 0,006 sehingga sign 0,006 < 0,05 maka Ha diterima dan dapat disimpulkan bahwa Kepemimpinan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Prestasi kerja. 2. Kompensasi ( X2 ) Berdasarkan tabel hasil uji regresi t diatas, maka diperoleh hasil t hitung sebesar 3.419, t tabel = 2.048 sehingga t hitung > t tabel (3.419 > 2.048), diperkuat dengan nilai sign sebesar 0,042 sehingga sign 0,042 < 0,05 maka Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa Kompensasi secara parsial berpengaruh terhadap Prestasi Kerja. 3. Motivasi Kerja ( X3 ) Berdasarkan tabel hasil uji regresi t diatas, maka diperoleh hasil t hitung sebesar 2.655, t tabel = 2.048 sehingga t hitung > t tabel (2.655 > 2.048), diperkuat dengan nilai sign sebesar 0,042 sehingga sign 0,006 < 0,05 maka Ha diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa Kompensasi secara parsial berpengaruh terhadap prestasi kerja.

PENGARUH MENTAL PRAKTIK AKUNTANSI TERHADAP KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK PADA UMKM DENGAN PERFORMANCE SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Pada Wajib Pajak Pelaku UMKM di Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pajak merupakan sumber utama dalam penerimaan Negara. Dari beberapa sektor pajak yang ada di Indonesia. Pajak penghasilan merupakan penyumbang terbesar di tahun 2017 yang meningkat secara signifikan sebesar 44 %. Saat ini pemerintah mulai melirik sektor swasta yang dipastikan memiliki potensi yang besar untuk pemasukan pajak. Yaitu dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), omset dan labanya memang jauh lebih kecil di bandingkan perusahaan-perusahaan besar. Sehingga keberadaan UMKM yang di tengah situasi sulit ini dan penuh ketidakpastian ini menjadi perhatian khusus tersendiri bagi pemerintah baik pusat maupun daerah. Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM) salah satu bidang yang memberikan konstribusi yang lebih besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Selain sebagai pencipta lapangan kerja sendiri, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) membantu dalam mendorong laju pertumbuhan ekonomi. Permasalahan pajak yang di hadapi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih sedikit di antara mereka “Melek Pajak” hal tersebut dikarenakan ketidaktahuan mereka dalam pencatatan pembukuan atau keuangan yang tidak rapi sehingga menyulitkan dalam pencapaian kinerja UMKM sehingga tidak ada kemauan dalam membayar pajak yang ada. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh mental praktik terhadap kemauan membayar pajak pada UMKM dengan performance sebagai variable intervening. Dalam konsep kemauan membayar pajak (willingness to pay tax) didefinisikan sebagai nilai yang rela dibayarkan atau diberikan oleh individu (yang ditetapkan dalam aturan) yang digunakan untuk membiayai pengeluaran negara dengan tidak mendapatkan balas jasa secara langsung Setiyawan et al (2020). Beberapa faktor yang mempengaruhi akan kemauan membayar pajak yaitu Mental praktik akuntansi dan Performance (kinerja) UMKM. Mental praktik akuntansi adalah dimana proses pengambilan keputusan oleh seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor seperti faktor psikologis dan sosial yang salah satunya adalah aspek mental accounting. Konsep mental praktik akuntansi yang diteliti oleh Richard Thaler menyoroti perilaku individu terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan pengambilan keputusan ekonomi. Dalam menjalankan sebuah bisnis perlu untuk mencatat, meringkas, menganalisis dan melaporkan hasil transaksi dan peristiwa keuangan lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga pengeluaran di bawah kontrol. Performance (kinerja) UMKM bentuk pencapaian yang di capai berupa kinerja keuangan (finansial) dengan melihat pencapain UMKM dalam mendapatkan laba atau profit selama UMKM bergerak dan non keuangan (non finansial) dengan melihat kepuasan konsumen, menggunakan material sesuai standar, dan melihat kebutuhan apa saja yang dibutuhkan konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear sederhana menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 240 UMKM dengan sampel sebanyak 70 pelaku UMKM. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria UMKM yang sudah berdiri 2 tahun ke atas. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak. sedangkan mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM. Dari hasil uji regresi linear sederhana menggunakan spss versi 25, variabel mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.738 > dari t tabel 1.995, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,000 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut diartikan bahwa mental praktik akuntansi berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak. Sedangkan pengaruh mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM di tunjukan Berdasarkan perhitungan statistik pengaruh langsung mental praktik akuntansi terhadap kemauan membayar pajak 0,413 sedangkan pengaruh tidak langsung mental praktik akuntansi terhadap kemauan membayar pajak, melalui Performance (Kinerja) UMKM 0,282. Dari data tersebut diartikan bahwa mental praktik akuntansi tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM. Hasil uji output SPSS untuk uji koefisien determinasi diketahui nilai R squard sebesar 0,170 (17%). Hal tersebut memiliki arti bahwa kemampuan variabel inpenden dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 17% sedangkan sisanya 83% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu besarnya kemauan membayar pajak dapat dilihat dari tingkat mental praktik akuntansi dan performance ( kinerja) UMKM yang dimiliki oleh pemilik UMKM. Dengan memiliki mental praktik akuntansi yang tinggi menunjukkan bahwa mereka memiliki pengelolaan keuangan yang baik dengan mengkategorikan pendapatan dan pengeluaran ke dalam akun-akun. Hal tersebut menunjukkan bahwa mereka sudah memprediksi pengeluaran apa yang akan terjadi, tak terkecuali pengeluaran untuk membayar pajak. sedangkan mental praktik tidak berpengaruh terhadap kemauan membayar pajak melalui performance (kinerja) UMKM karena dalam hal ini mentalitas yang baik saja tidak cukup untuk memajukan unit usaha yang mereka miliki. Karena dalam praktik nyatanya ada kemungkinan bahwa banyak pemilik UMKM yang sudah memiliki mentalitas yang baik, ketangguhan, dan kemauan yang tinggi tapi hal itu saja tidak cukup untuk meningkatkan unit usaha. Sehingga performance (kinerja) UMKM tidak mengalami peningkatan maka pelaku UMKM tidak ada kemauan membayar pajak.

PENGARUH LEVERAGE DAN CAPITAL INTENSITY TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK DENGAN KOMISARIS INDEPENDEN SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG DAN KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2022.

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kasus Agresivitas Pajak yang terjadi di Indonesia dapat menunjukkan suatu bentuk tindakan meminimalkan beban pajak suatu perusahaan. Hal ini menjadi perhatian publik, karena tidak sesuai harapan masyarakat dan merugikan pemerintah. Agresivitas pajak adalah suatu tindakan yang bertujuan untuk menurunkan laba kena pajak melalui perencanaan pajak. Strategi perusahaan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat dan tindakan agresivitas pajak ini merugikan pemerintah karena pemerintah tidak dapat mengoptimalisasikan penerimaan pajak. Menurut Mustika (2017), agresivitas pajak yaitu keinginan perusahaan untuk mengecilkan jumlah beban pajak yang harus dibayar baik dengan legal ataupun ilegal. Menurut Rodriguez dan Arias (2012), terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi perusahaan dalam besar kecilnya membayar pajak antara lain leverage dan capital intensity. Leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana perusahaan dibiayai dengan menggunakan utang (Kasmir, 2013: 151). Capital intensity merupakan investasi perusahaan dalam bentuk aset tetap yang digunakan perusahaan untuk berproduksi dan mendapatkan laba. Komisaris independen dijadikan alasan didalam perusahaan karenan dengan adanya indikasi tersebut keberadaan komisaris independen didalam perusahaan berperan penting, dimana dapat mengawasi setiap tindakan yang diambil oleh manajer perusahaaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis atau membuktikan secara empiris tentang pengaruh leverage, capital intensity terhadap agresivitas pajak dengan komisaris independen sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Sampel penelitian ini terdiri dari 23 perusahaan pada sektor indsutri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020-2022. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari situs resmi Busa Efek Indonesia dan situs resmi masing-masing perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis Regresi Linear Berganda untuk menguji pengaruh leverage, capital intensity terhadap agresivitas pajak dan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji apakah dengan adanya komisaris independen dapat memoderasi pengaruh leverage dan capital intensity terhadap agresivitas pajak dengan komisaris independen sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022 dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022, capital intensity berpengaruh terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-20220, komisaris independen memoderasi pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak dengan memperlemah pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022, dan komisaris independen meoderasi pengaruh capital intensity terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Dari hasil uji regresi linear berganda menggunakan spss versi 25, untuk variabel leverage menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 0,772 dari t tabel 1,996 dan nilai signifikansinya 0,443 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak dan H0 diterima. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa leverage tidak berpengaruh terhadap agresivitas pajak pada perusahaan manufaktur sektor industri barang dan konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Hasil uji regresi lienar berganda variabel capital intensity menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 2,786 > dari t tabel 1,996 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima dan H0 ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa capital intensity berpengaruh terhadap agresivitas pajak. Dari hasil uji Analisis Regresi Moderasi (MRA) menggunakan spss versi 25, untuk hipotesis komisaris independen memoderasi pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak menunjukkan hasil uji t hitung sebesar -3,022 dari t tabel 1,997 dan tingkat signifikansi sebesar 0,004 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima dan H0 ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa komisaris independen memoderasi pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak dengan memperlemah pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak. Hasil uji analisis regresi moderasi untuk hipotesis komisaris independen memoderasi pengaruh capital intensity terhadap agresivitas pajak menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 4,260 > dari t tabel 1,997 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H4 diterima dan H0 ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa komisaris independen mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak. Dari pembahasan diatas dapat maka dapat ditarik kesimpulan bahwa leverage tidak mampu memberikan pengaruh terhadap agresivitas pajak karena semakin tinggi leverage maka semakin tinggi pula risiko yang harus ditanggung perusahaan karena harus membayar bunga hutang yang tinggi menggunakan hasil usahanya sehingga mengurangi laba bersih perusahaan. Capital intensity berpengaruh terhadap agresivitas pajak ketika perusahaan menanggung beban depresiasi, hal tersebut dapat mengurangi laba perusahaan sehingga pendapatan kena pajak berkurang. Komisaris independen memoderasi dengan memperlemah pengaruh leverage terhadap agresivitas pajak karena besarnya komisaris independen dalam suatu perusahaan dapat mempengaruhi perilaku perusahaan menggunakan utang sebagau usaha agresivitas pajak. Komisaris independen memoderasi pengaruh Capital intensity terhadap agresivitas pajak karena banyaknya komisaris independen dalam suatu perusahaan maka bisa berdampak pada tindakan perusahaan yang memanfaatkan penggunaan aset tetap sebagai upaya agresivitas pajak.

PENGARUH MOTIVASI KARIR DAN PENGETAHUAN PERPAJAKAN TERHADAP MINAT MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG UNTUK BERKARIR DALAM BIDANG PERPAJAKAN (Studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Progdi Akuntansi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan akan sumber daya manusia untuk mendukung progres pemerintah dalam memenuhi target pegawai pajak di Indonesia merupakan suatu fenomena yang seharusnya di manfaatkan dengan baik oleh para lulusan dan calon lulusan akuntansi untuk semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Sarjana Ekonomi khususnya jurusan akuntansi perpajakan merupakan salah satu angkatan kerja yang akan memanfaatkan kesempatan tersebut , dimana lulusan ini sangat dibutuhkan baik dalam lingkup kerja pemerintah maupun perusahaan swasta (Mafazah, 2020). Namun dengan banyaknya peluang kerja yang tersedia ternyata minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan masih sangar minim, hal itu dapat dilihat dari pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak yang masih terus membuka lowongan kerja untuk mencapai target yang diinginkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh motivasi karir dan pengetahuan perpajakan terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Minat mahasiswa adalah kecenderungan yang ada dalam diri mahasiswa untuk merasa tertarik terhadap sesuatu yang menyebabkan giat melakukan sesuatu yang telah menarik minatnya. Minat berkarir dalam bidang perpajakan merupakan pemusatan pikiran, perasaan senang, kemauan atau perhatian terhadap karir di bidang perpajakan (Seanturi dan Sitanggang, 2021). Beberapa faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan yaitu motivasi karir dan pengetahuan perpajakan. Motivasi karir adalah suatu dorongan yang timbul dari dalam diri seseorang untuk meningkatkan kemampuannya untuk mencapai karir yang diinginkan (Dewi dan Setiawanta, 2014). Pengetahuan perpajakan adalah informasi pajak yang dapat digunakan wajib pajak sebagai dasar untuk bertindak mengambil keputusan dan untuk menempuh arah atau strategi tertentu sehubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajibannya di bidang perpajakan (Kartikasari dan Yadyana, 2020). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kuantitatif dengan Teknik Analisis Regresi Linear Berganda menggunakan sofware SPSS versi 25. Jumlah populasi sebanyak 683 mahasiswa dengan sampel sebanyak 78 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling dengan kriteria mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah perpajakan semester 6 dan 8, dimana mahasiswa pada semester tersebut telah mengikuti semua mata kuliah wajib perpajakan. Hasil dari penelitian diperoleh bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan, Sedangkan pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang untuk berkarir dalam bidang perpajakan Dari hasil uji regresi linear berganda menggunakan spss versi 25, variabel motivasi karir ditunjukkan dengan hasil uji t hitung sebesar 3.108 > dari t tabel 1.992, dan nilai signifikasinya uji t sebesar 0,003 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dari data tersebut dapat diartikan bahwa motivasi karir berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil uji regresi linear berganda variabel pengetahuan perpajakan menunjukkan hasil uji t hitung sebesar 1.465 t-tabel 1.992 dan hasil uji t signifikanya lebih besar 0,147 > 0,05 dari nilai signifikan yang ditetapkan, sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 ditolak HO diterima. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan perpajakan tidak berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan. Hasil output SPSS untuk uji Determinasi / Squared (R2) diketahui nilai R Squard sebesar 0,232 (23,2%). Hal tersebut memilki arti bahwa kemampuan variabel independen dalam penelitian ini mempengaruhi variabel dependen sebesar 23,2%, sedangkan sisanya sebesar 76,8% (1-0,232) sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Dari pembahasan diatas maka dapat ditarik kesimpulan yaitu besarnya minat mahasiswa untuk berkarir dalam bidang perpajakan dapat dilihat dari tingkat motivasi karir dan pengetahuan perpajakan yang dimiliki seorang mahasiswa. Dengan memiliki motivasi karir yang tinggi, maka mahasiswa akan semakin mengasah kemampuan dan pengetahuannya tentang dunia perpajakan. Namun sebaliknya, pengetahuan perpajakan tidak terlalu menjadi faktor pendukung karena perpajakan saat ini telah banyak menggunakan sistem sehingga pengetahuan perpajakan secara keseluruhan tidak terlalu berpengaruh terhadap minat mahasiswa untuk berkarir.

PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN DAN KOMITE AUDIT TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2022

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN DAN KOMITE AUDIT, TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2019-2022 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit, terhadap tax avoidandce. Variabel independen yang digunakan adalah kepemilikan institusional yang diproksikan dengan KI, komisaris independen yang diproksikan dengan KIP dan komite audit diproksikan dengan KA,. Variabel dependen yang digunakan adalah tax avoidance yang diproksikan dengan Cash Effective Tax Rate (CETR). Populasi penelitian ini menggunakan 47 perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2019-2022. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, sehingga memperoleh sampel sebanyak 9 perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman. Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda, dan untuk pengolahan data menggunakan SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepemilikan institusional berpngaruh terhadap tax avoidance, komisairs independen tidak berpengaruh terhadap tax avoidance dan komite audit tidak berpengaruh terhadap tax avoidance.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Wajib Pajak Orang Pribadi Mengikuti Tax amnesty (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kupang)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul : ”FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI MENGIKUTI TAX AMNESTY” (Studi Pada KPP Pratama Kupang). Menurut UU No. 11 Tahun 2016, tentang Tax Amnesty(pengampunanpajak)adalahpenghapusanpajakyangseharusnyaterutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana dibidang perpajakan,dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan, uang tebusan yang dimaksud yaitu sejumlah uang yang dibayarkan ke kas negara untuk mendapatkan pengampunan pajak. Tax amnestysendiri adalah sebuah kebijakan dalam bidang perpajakan yang dikeluarkanoleh pemerintah melalui Dirjen Pajak dengan tujuan utamanya agar bisa menarik lebih banyak pendapatan negara berupa pajak yang belum sempat dilaporkan atau dibayarkan oleh masyarakat dengan cara meringankan beban para wajib pajak dengan meniadakan denda atas keterlambatan pelaporan dan pembayaran pajak terutang para waijb pajak sehingga masyarakat yang belum sempat melaporkan dan membayar pajak mereka pada masa pajak sebelumnya mau melaporkan dan membayarkan pajak mereka dengan memanfaatkan program Tax amnesty. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk menguji pengaruh sosialisasi perpajakan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang, untuk menguji pengaruh tarif pajak terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama Kupang, untuk menguji pengaruh sanksipajak terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang, Untuk menguji pengaruh kemudahan penerapan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty di KPP Pratama kota Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer atau data yang diperoleh secara langsung melalui kuesioner yangdisebarkan kepada wajib pajak orang pribadi yang ada pada KPP Pratama Kota Kupang. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Sosialisasi perpajakan, Tarif Pajak, Sanksi pajak, dan Kemudahan penerapan terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti program Tax amnesty. Penelitian ini menggunakan teknik analisis regresi linear berganda untuk dapat mengetahui pengaruh antar variabel X (independen), terhadap variabel Y (Dependen) dan dibantu dengan alat uji statistic yaitu program SPSS versi 25 dan Ms.Exel 2010. Populasi yang dipakai pada penelitian ini adalah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar pada KPP Pratama Kupang, sampel dari penelitian ini sebanyak 50 wajib pajak orang pribadi yang sudah mengikuti program Tax amnesty. Penentuan sampel mengunakan metode Incidental sampling. incidental /accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data. (Sugiyono : 2018). Hasil penelitian ini menunjukkan : variabel Sosialisasi perpajakan tidak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kota Kupang, Tarif Pajak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kupang, Sanksi pajak berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak orang pribadi dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kota Kupang dan Kemudahan penerapan berpengaruh terhadap keinginan wajib pajak dalam mengikuti tax amnesty pada KPP Pratama Kupang hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi kepentingan keilmuan yang kemudian dapat dijadikan sebagai acuan maupun referensi untuk penelitian mendatang.

Praktik Perjamuan Kudus di GMIT - Tinjauan Dogmatis Terhadap Ketidakikutsertaan Anak-anak dalam Pelaksanaan Perjamuan Kudus di GMIT dan Implikasinya bagi Kehidupan GMIT Masa Kini

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dogmatika adalah usaha gereja untuk terus menyelidiki dan merumuskan secara kritis apa yang harus diberitakan dan harus diajarkan. Pekerjaan berdogmatika tidak pernah selesai karena gereja harus terus memeriksa dan menguji kebenaran ajarannya. Hal ini karena kesadaran bahwa gereja harus menjaga kemurnian ajarannya sesuai apa yang dinyatakan Alkitab. Upaya berdogmatika juga dilakukan dalam hal ajaran tentang perjamuan kudus di GMIT. GMIT dalam upaya berdogmatika merumuskan kajian teologis sebagai dasar pelaksanaan perjamuan kudus. Dalam kaitannya dengan itu, muncul pertanyaan tentang ketidakikutsertaan anak-anak dalam perjamuan kudus. Apakah anak-anak sebagai bagian dari tubuh Kristus tidak dapat ikut dalam sakramen perjamuan kudus. Penulis mengkaji tulisan ini menggunakan metode deskripsi analisis untuk mendeskripsikan tentang praktik perjamuan kudus di GMIT dalam kaitannya dengan ketidakikutsertaan anak-anak dalam sakramen perjamuan kudus. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian kepustakaan. Penulis mengkaji bahan-bahan yang bersumber dari buku, hasil penelitian, jurnal, artikel dan dokumen-dokumen berkaitan dengan topik yang teliti. Penulis juga mendapat data dengan melihat keadaan di lapangan dan wawancara dari tujuh orang tokoh GMIT untuk mendukung dan memperkuat tulisan ini. Praktik mengikutsertakan anak-anak mendapat dukungan tetapi juga penolakan. Di GMIT terdapat pertimbangan ketidakikutsertaan anak-anak yakni pertimbangan biblis, tradisi gereja, konteks budaya dan historis. Sedangkan hasil analisa disimpulkan bahwa anak-anak adalah anggota jemaat yang belum dewasa, tidak memahami arti perjamuan dan tidak dapat melakukan pertobatan. Selain itu, kedewasaan, pemahaman dan pertobatan sering dipakai sebagai tolak ukur untuk ikutserta dalam perjamuan kudus. Implikasi teologis dari tulisan ini adalah bagi gereja pada masa kini dalam hal pelayanan, pengajaran dan relasi dalam kehidupan jemaat serta masyarakat.

STRATEGI PEMASARAN PRODUK MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL) BAUMATA (Studi Kasus Pada Desa Baumata, Kecamatan Taibenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyaknya Negara di dunia dengan penghasil kelapa terbesar di dunia. sehingga tidak heran, hampir semua provinsi di indonesia banyak di jumpai adanya perkebunan kelapa. Salah satuhnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal inilah yang menjadi factor utama adanya produksi minyak kelapa murni, salah satunya yang berada Kabupaten Kupang, Kecamatan Taebenu, Desa Baumata yang dikenal dengan brand VCO Baumata . Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah strategi pemasaran produk minyak kelapa murni (virgin coconut oil). Menurut David (2011) Strategi adalah sarana bersama dengan tujuan jangka panjang yang hendak dicapai. Menurut Kotler (2014:5), Pemasaran adalah fungsi organisasi dan serangkaian proses Buat, komunikasikan, dan berikan nilai kepada pelanggan Kelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pemangku kepentingannya. Dia juga percaya bahwa definisi Secara sosial, pemasaran didefinisikan sebagai proses sosial di mana Individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan. Dengan membuat, menawarkan, dan secara bebas bertukar produk dan layanan berharga bagi orang lain. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengunakan metode wawancara. Berdasarkan peneliitian yang di lakaukan diagram cartesius menyiimpulkan bahwa perusahaan Yang diteliti sedang berada pada quadrat 1 yaitu posisi growth yang dapat dilihat dari titik koordinat yang terbentuk, yaitu 0,32 dan 0,95 yang dapat diakumulasi dari faktor eksternal dan internal.

ANALISIS DERAJAT DESENTRALISASI FISKAL DI KOTA KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Otonomi daerah menjadi salah satu hal penting yang di miliki suatu daerah dalam mendukung tercapainya kesejahteraan masyarakat, salah satu wujud pelaksanaan otonomi daerah adalah dengan adanya otonomi dalam aspek pengelolaan keuangan daerah yang disebut otonomi fiskal. Keberhasilan otonomi daerah tak lepas dari kemampuan dalam bidang keuangan yang merupakan salah satu indikator penting dalam menghadapi otonomi daerah. (Prawirososetoto, 2002) Desentrlisasi fiskal adalah pendelegasian tanggung jawab dan pembagian kekuasaan dan kewenangan untuk pengambilan keputusan dibidang fiskal yang meliputi aspek penerimaan maupun aspek pengeluaran. Desentralisasi fiskal merupakan inti dari desentralisasi itu sendiri karena pemberian kewenangan dibidang politik maupun administrasi tanpa dibarengi dengan desentralisasi fiskal merupakan desentralisasi yang sia-sia, sebab untuk dapat melaksanakan kewenangan dan tanggung jawab serta tugas-tugas pelayanan publik tanpa diberi wewenang didalam penerimaan maupun pengeluaran desentralisasi fiskal tidak akan efektif. Suatu daerah otonomi di harapkan mampu atau mandiri dalam membiayai kegiatan pemerintah daerahnya dengan tingkat ketergantungan kepada pemerintah pusat yang semakin menurun. Oleh karena itu, sudah sewajarnya apa bila PAD dijadikan tolak ukur dalam pelaksanaan otonomi daerah demi mewujudkan tingkat kemandirian dalam meghadapi otonomi daerah. Untuk meningkatkan kemandirian daerah pemerintah daerah harus berupaya terus menerus menggali dan meningkatkan sumber keuangan sendiri. Menurut Halim (2007), Kemandirian keuangan daerah (otonomi fiskal) menunjukkan kemampuan pemda dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintah, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan retribusi sebagai sumber pendapatan yang diperlukan daerah. Kemandirian keuangan daerah di tunjukkan oleh besar kecilnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibandingkan dengan pendapatan daerah yang berasal dari sumberlain, misalnya bantuan pemerintah pusat ataupun pinjaman. Rasio kemandirian menggambarkan ketergantungan daerah terhadap sumber dana eksternal. Salah satu bentuk tolak ukur untuk melihat kemampuan suatu daerah untuk menyelenggarakan otonomi daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintah daerah, sumber pendapatan daerah salah satunya berasal dari Pendapatan Aslih Daerah (PAD). Kemandirian fiskal merupakan salah satu aspek yang memiki peran penting dalam otonomi darah, dengan adanya kemandirian fiskal maka mampu memperbaiki alokasi sumber daya produktif melalui pergeseran pengambilan keputusan publik dan mampu mendorong peningkatan kreatifitas masyarakat, pembangunan serta pemerataan hasil-hasil diseluruh daerah (Mardiasmo 1999). Derajat Desentralisasi Fiskal mampu membawa pengaruh yang baik untuk menentukan kemandirian suatu daerah dalam mengelola segala yang terkait didalamnya terutama dalam hal pengambilan keputusan dibidang fiskal yang meliputi aspek penerimaan (tex assignment) maupun aspek pengeluaran (expenditure assessment). Di lihat dalam laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dana transfer dari pemerintah pusat merupakan salah satu sumber pendapatan yang turut andil dalam pendanaan biaya oprasional pemerintah daerah. populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kota Kupang tahun 2017-2021. sampel yang digunakan dalam penelitan ini adalah Laporan Realisasi Anggaran pemerintah kota Kupang pada tahun 2017-2021. Untuk mendapatkan data yang akurat peneliti menggunakan Teknik pengumpulan data Dokumentasi dan Studi kepustakaan. teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif Derajat Desentralisasi Fiskal dari Pendapatan Asli daerah di kota kupang dari Tahun 2017-2021 rata-ratanya adalah 15,09% yang artinya Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF) kurang. Jika dianalisis lebih lanjud pada komponen PAD ternyata Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan rata-rata DDF-nya hanya sebesar 1,72% lalu disusul oleh Lain-lain pendaptan asli Daerah yang Sah 2,91% kemudian rata-rata DDF Pendapatan Retribusi 3,35% dan rata-rata DDF Pendapatan Pajak 8,63%. Dengan demikian maka penyebab utama dari kurangnya DDF PAD adalah DDF Hasil Pengelolaan Kekayaan yang Dipisahkan. DDF PAD tertinggi terjadi pada tahun 2019 yaitu 15,89% dan terrendah tahun 2018 yaitu 14,66%, tertinggi tahun 2019 karena adanya peningkatan pendapatan asli daerah, peningkatan tersebut berasal dari pendapatan pajak daerah yang meningkat sebesr 9,61% demikian juga DDF PAD terendah terjadi pada tahun 2018 disebabkan oleh peresentase peningkatan total pendapatan daerah lebih besar dari presentase peningkatan PAD. Peningkatan total pendapatan daerah tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus dan Dana Bagi Hasil Bukan pajak yang masing-masing meningkat sebesar 59,00% dan 12,38%. Rata-rata perkembangan BHPBP terhadap TPD di kota kupang pada tahun 2017-2021 berjumlah 2,44% kondisi ini menunjukkan bahwa derajat desentralisasi fiskal di kota kupang sangat kurang. Jika dianalisis lebih lanjud pada komponen ini Bagi Hasil pajak rata-rata DDF-nya 12,09% dan Bagi Hasil Bukan Pajak rata-ratanya 0,3%. DDF BHPBP yang paling rendah yaitu pada tahun 2019 sebesar 1,44%, presentasenya lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya yaitu tahun 2021 yaity 3,40%. Pada tahun 2021 lebih tinggi dari tahun sebelumnya di sebabkan oleh karena adanya peningkatan total pendapatan daeraah yang bersal dari alokasi kurang bayar tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan presentase dari Bagi Hasil Pajak pada tahun 2021 sebesar 26,30%. Rata-rata Derajat Desentralisasi Fiskal dari Sumbangan Daerah di kota kupang tahun 2017-2021 adalah 3,33% yang berarti masuk dalam kriteria sangat kurang, Derajat Desentralisasi Fiskal dari Sumbangan daerah tertinggi terjadi pada tahun 2020 yaitu sebesar 5,20% dan terndah pada tahun 2017 sejumlah 0,69%. Tertinggi pada tahun 2020 karena adanya peningkatan hibah atau sumbagan daerah lebih besar dari peningkatan total penerimaan daerah, terjadi kaikan sumbagan daerah sebesar 35,28%. Serta pada tahu 2020 kota Kupang mendapatkan bantuan keungan dari provinsi atau dari pemerintah daerah lainya.Bedasarkan hasil anlisis permasalahan yang telah diuraikan, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah: Derajat Desentralisasi Fiskal Kota Kupang yang dihitung dari proporsi Pendapatn Asli Daerah (PAD) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) rata-rata selama kurun waktu lima tahun yaitu tahun 2017-2021 sebesar 15,09% yang dikategorikan kurang sedangkan proporsi Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak (PBHPB) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) sebesar 2,44% dengan kriteria sangat kurang. Dan proporsi Sumbangan Daerah (SD) terhadap Total Penerimaan Daerah (TPD) adalah 3,33% kriterinya sangat kurang. Hal ini menunjukkan bahwa ketergantungan pemerintah Kota Kupang terhadap pemerintah pusat masih sangat besar atau dapat dikatakan bahwa desentralisasi fiskal Kota Kuapang masih tinggi, atau dapat dikatakana bahwa kota kupang belum mandiri, karena besarnya peran pemerintah pusat dalam membantu membiayai benja daerah kota Kupang yang tidak bisa di biayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) saja.

PANDANGAN GEREJA TERHADAP PEMBERIAN NAMA KESAYANGAN BAGI MASYARAKAT SABU DI DESA DEPE KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PANDANGAN GEREJA TERHADAP PEMBERIAN NAMA KESAYANGAN BAGI MASYARAKAT SABU DI DESA DEPE KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA ________________________________________ Kore Djara M(*) Pellu L(**) Manu L(***) Budaya masyarakat sabu hingga kini tetap terpelihara sebagai identitas dan kepribadian warisan nenek moyang yang memiliki kekhasan tersendiri, termasuk dalam hal pemberian nama. Nama dalam masyarakat sabu bukan hanya penanda identitas diri seseorang tetapi nama juga menunjukkan suatu peristiwa budaya bentuk penghormatan, tata krama, kesantunan, serta pewarisan dan historisitas. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menganalisis permasalahan yang di temukan. Penelitian kualitatif didasarkan pada data primer. Data primer yaitu data yang di peroleh melalui wawancara langsung dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pandangan Gereja terhadap pemberian nama kesayangan bagi masyarakat Sabu di Desa Depe, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua yang berkaitan Pemberian nama kepada anak sehingga terciptanya nama kesayangan bagi masyarakat Sabu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pengakuan gereja bahwa gereja menyetujui adanya pemberian nama kesayangan bagi masyarakat Sabu karena nama kesayangan itu merupakan sebuah penghormatan kepada seseorang baik untuk orang Sabu maupun bagi orang yang bukan orang Sabu atau pendatang. Orang Sabu bukan hanya memiliki satu atau dua nama saja tetapi orang Sabu memiliki tiga nama yaitu yang pertama nama dasar atau nama keramat, yang kedua nama kesayangan atau nama pewaje dan ketiga yaitu nama nasrani atau nama kristen atau nama yang sudah di baptis. Kata kunci: Budaya, Sabu, Ngara Hawu, Ngara Bani, Ngara Pewaje.

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI TERHADAP KETIDAKSETIAAN SISWADALAM MENGIKUTI IBADAH PEMBINAAN ROHANI PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 KUPANG TAHUN 2022/2023

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTAK PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI TERHADAP KETIDAKSETIAAN SISWA DALAM MENGIKUTI IBADAH PEMBINAAN ROHANI PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 KUPANG TAHUN 2022/2023 Bessie, Y.R.)* Pellu, H. L.)** Metboki,M.)** Penelitian ini membahas tentang Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Terhadap Ketidaksetiaan Siswa Dalam Mengikuti Ibadah Pembinaan Rohani Pada Siswa Kelas IX SMP NEGERI 2 KUPANG Tahun 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran/ cara apa saja yang sudah dilakukan guru Pendidikan Agama Kristen terhadap siswa yang tidak setia mengikuti ibadah pembinaan rohani. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah seluruh guru PAK SMP Negeri 2 kupang yang berjumlah 6 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah Guru PAK kelas IX. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah data display dan verifikasi data atau pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru Pendidikan Agama Kristen terhadap siswa yang tidak setia dalam mengikuti ibadah pembinaan rohani pada siswa kelas IX adalah Guru sudah melakukan pembinaan/ bimbingan khusus, melibatkan siswa dalam ibadah pembinaan dan mengisi liturgi serta memotivasi siswa. Namun dalam kenyataannya bahwa partisipasi siswa dalam kegiatan yang dilakukan oleh sekolah masih sangat minim. Karena itu Guru perlu terus mengupayakan melalui pendekatan personal maupun kelompok untuk menolong siswa. Jika siswa saat ini dilihat sebagai pemimpin masa depan dan juga tulang punggung gereja maka dari sekarang siswa harus dipersiapkan dari sekarang. Kata kunci: Peran Guru PAK, Siswa, Ibadah

PANDANGAN JEMAAT TERHADAP PERNIKAHAN GEREJA DI JEMAAT GMIT EFATA RAMENAHAGA KLASIS SABU BARAT- RAIJUA TAHUN 2022/2023

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PANDANGAN JEMAAT TERHADAP PERNIKAHAN GEREJA DI JEMAAT GMIT EFATA RAMENAHAGA KLASIS SABU BARAT-RAIJUATAHUN 2022/2023 Dule T(*) Nuban Timo I.E.(**) Pellu H.L.(***) Pernikahan adalah persekutuan eksklusif seumur hidup antara seorang pria dan seorang wanita. Pernikahan merupakan syarat utama bagi sepasang laki-laki dan perempuan untuk memasuki hidup sebagai suami dan istri. Hal tersebut bersifat umum dan diberlakukan dimana-mana. Dalam realisasinya, setiap agama dan budaya memiliki sudut pandang dan pemaknaan yang khusus dan berbeda-beda. Dalam kekhususan tersebut, pernikahan kristenpun tampak memiliki perbedaan yang mencolok jika diadakan studi perbandingan dengan agama dan budaya lain. Pernikahan Kristen mulanya diprakarasi oleh Allah sendiri, yaitu ketika manusia pertama (Adam dan Hawa) diciptakan. Dengan dasar itulah pernikahan kristen dipandang sebagai sesuatu yang bersifat sakral dan terbentuk secara internasional.Judul yang diangkat dalam penelitian ini yaitu Pandangan Jemaat Terhadap Pernikahan Gereja Di Jemaat GMIT Efata Ramenahaga Klasis Sabu Barat-Raijua Tahun 2022/2023. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan Jemaat terhadap pentingnya pernikahan gereja di jemaat Efata Ramenahaga Klasis Sabu Barat-Raijua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pandangan Jemaat Terhadap Pentingnya Pernikahan Gereja Di Jemaat Efata Ramenahaga Sabu Barat-Raijua.Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif yaitu memberikan gambaran yang menyeluruh tentang permasalahan yang terjadi dan mencoba menganalisisnya. Tempat penelitian ini dilakukan di Jemaat Efata Ramenahaga Klasis Sabu Barat-Raijua. Hasil Penelitian yang diperoleh adalah menurut pandangan jemaat mengenai pernikahan.Pernikahan gereja sangat penting karena pernikahan sendiri dipandang sebagai sesuatu yang bersifat sakral dan terbentuk secara institusional. Namun dalam prakteknya banyak jemaat yang mengabaikan pernikahan gereja karena banyaknya tuntutan yang harus dipenuhi saat hendak melakukan pernikahan di Gereja. Salah satunya ialah harus melakukan sidi sebelum melakukan pernikahan, akan tetapi para pasangan yang telah melakukan nikah adat belum sama sekali diteguhkan menjadi anggota sidi. Kata Kunci: Pandangan Jemaat, Pernikahan Gereja

PERANAN GURU SEKOLAH MINGGU DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK ERA MILENIAL DI JEMAAT ANA GALLU MANANG KLASIS PAREWATANA GEREJA KRISTEN SUMBA (GKS) KABUPATEN SUMBA TENGAH TAHUN 2023

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERANAN GURU SEKOLAH MINGGU DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK ERA MILENIAL DI JEMAAT ANA GALLU MANANG KLASIS PAREWATANA GEREJA KRISTEN SUMBA (GKS) KABUPATEN SUMBA TENGAH TAHUN 2022 Dima,A, S)* Pobala, P)** Metboki, M)** Penelitian ini dilakukan pada lokasi yang bertempat di jemaat Ana Gallu Manang Klasis Parewatana Gereja Kristen Sumba (GKS) Kabupaten Sumba Tengah dengan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :Bagaimana peranan guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak era milenial di Jemaat Ana Gallu Manang klasis Parewatana Gereja Kristen Sumba (GKS) Kabupatan Sumba Tengah. Adapun tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru sekolah minggu dalam pembentukan karakter anak era milenial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana penulis melakukan wawancara kepada guru-guru sekolah minggu untuk mendapatkan informasi yang akurat dalam penulisan karya ilmiah ini. Penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara di Gereja Ana Gallu Manang yaitu mengumpulkan data peran guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak. Selanjutnya data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif yang interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 peranan yaitu:1 peran sekolah minggu sebagai pemandu,2 peran sekolah minggu sebagai .gembala, 3 peran guru sekolah minggu sebagai pendidik, 4 peran guru sekolah minggu sebagai sahabat, 5 peran guru sekolah minggu sebagai mengajar,6 peran sekolah minggu sebagai Teladan. Berdasarkan hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu, penulis dapat memberikan gambaran bahwa peran guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu Peran guru tidak sekedar sebagai pengajar semata, yakni sebagai penyebar ilmu dan teknologi pada siswa di sekolah, namun peran guru dalam menamamkan sikap, nilai karakter, moral dan budaya bagi siswanya. Guru haruslah menjadi teladan, seorang model sekaligus mentor dari anak/siswa di dalam mewujudkan perilaku yang berkarakter yang meliputi olah pikir, olah hati dan olah rasa. Hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengatakan bahwa masih ada beberapa guru yang kurang disiplin, persiapan mengajar, tanggung jawab dalam mengajar, interaksi dengan anak-anak, mengenal anak-anak, pendekatan,dan ketegasan dalam menegur anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara kepada guru-guru sekolah minggu penulis menemukan bahwa pola pembentukan karakter anak sekolah minggu di Gereja Ana Gallu Manang ada, namun belum sepenuhnya kepada anak-anak. Perhatian Gereja terhadap pendidikan guru sekolah minggu masih kurang, hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengharapkan bahwa adanya dukungan dari Gereja untuk meningkatkan kualitas mengajar guru sekolah minggu.

OPTIMASI SARI DAUN KELOR PADA MIE KERING DARI TEPUN TERIGU YANG DI SUBSTITUSIKAN MOCAF

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam pembuatan mie dari tepung mocaf, sari daun kelor ditambahkan sebagai bahan tambahan agar mie memiliki warna hijau dan kandungan gizinya bertambah. Tujuan penelitian untuk memperoleh proporsi sari daun kelor terhadap tepung campuran yang maksimum dalam pembuatan mie kering, Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan menghasilkan 12 unit percobaan, dengan presentase sari daun kelor 0%, 10%, 20%, 30%. Variable yang diamati adalah uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Hasil peneltian menunjukkan bahwa Perlakuan yang terbaik adalah perlakuan sari daun kelor 20% dengan warna bernilai 4,662 (sangat suka), aroma dengan nilai 4,667 (sangat suka), rasa dengan nilai 4,756 (sangat suka) dan Tekstur mie kering dengan nilai 4,711 (sangat suka).

PENGERINGAN OTOMATIS DAUN KELOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ARDUINO UNO

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Yuni Kemala Dewi*) Haba Bunga, F.J. **) Dethan J. J. S. **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pemantauan suhu pada proses pengeringan merupakan hal yang penting karena dapat mempengaruhi kualitas warna, tekstur dan vitamin pada daun kelor. Suhu yang tepat pada proses pengeringan daun kelor akan menghasilkan kualitas yang baik. pemantauan suhu juga dapat membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang terjadi pada proses pengeringan. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana merancang penggunaan sensor DHT11 dengan arduino pada alat pengering daun kelor untuk mengatur suhu dan kelembaban ruang pengering.dan menguji kinerja sensor DHT11 dengan arduino pada alat pengering daun kelor untuk mengatur suhu dan kelembaban ruang pengering. Penelitian ini merupakan penelitian kerekayasaan. Perancangan alat dilakukan dengan menyiapkan semua alat-alat yang diperlukan dan membuat source code arduino untuk arduino yang dihubungkan dengan kabel jumper ke sensor DHT11 dan LCD, relay dan Fan sehingga hasil yang di peroleh dapat di baca oleh LCD. Pemantauan suhu dan kelembaban di ambil tiap 15 menit selama 7 jam , apabila ada perubahan suhu pada proses pengeringan setiap tahapan pengeringan maka kipas secara otomatis akan menyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perancangan alat terdiri dari perancangan perangkat keras berupa Arduino Uno dan Sensor DHT 11, LCD dan Fan serta perangkat Lunak program sistem pemantau yang terdiri dari iniaslisai program pada Arduino Ide telah dapat dirancang dan berfungsi dengan baik. Berdasarkan hasil pengujian alat di dapatkan rata-rata kadar air yang diperoleh adalah 7,2% dari kadar air awal 73%. Kata Kunci : Daun Kelor,Arduino Uno, DHT11,Suhu, Kelembaban

Menganalisis Nilai Pendidikan dari Lagu-lagu Bob Marley

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research entitled An analysis of the educational value of Bob Marley’s songs. Based on the songs of Bob Marley in general, this study aims to describe the educational values contained in the lyrics of the songs. This study uses qualitative descriptive methods to find out the results. The researchers carry out the necessary data collection activities followed by processing the data with the specified techniques. The results of data analysis and interpretation showed that in the lyrics of Bob Marley's songs there are educational values that are 1) Religious Value. Song tittle: One Love, on the lyrics “Give thanks and praise to the Lord, so, when the mans comes there will be no no doom, There ain’t no hiding place from the father creation”.Get Up and Stand Up, on the lyrics “Gret God will come from the sky, Almighty God id a living Man, Redemtion Song, on the lyrics “But my hand was made strong by the hand of the almighty, Who feels it know, Lord. 2) Sosial Value. Song tittle: One Love, on the lyrics “One love, One heart let’s get together and feel alright, Redemption songs, in the lyrics “We forward in this generation Triumphantly and Wan’t you help to sing,Positive Vibration, in the lyric “Why not help one and another on the way” No Woman No Cry, on the lyric “So, dry your teras, say, yeah”, Is This Love, on the lyrics “We’ll be together, we’ll share the shelter. 3) Personality Value. Song tittle: Three Little Birds, on the lyric “Don’t worry about a thing, ‘cause every little thing gonna be alright”, Get Up and Stand Up, on the lyric “Get up, stand up for yourr rights”, and Is This Love, on the lyric “I wanna love you and treat you right”,4) Moral Value. songs tittle: Three Little Birds, on the lyric “Don’t worry about the things”, One Love,on the lyrics “Let them all pass all their dirty remarks, and let’s get together to fight this holy Armageddon”, No Woman No Cry“Then we would cook cornmeal porridge, I sayof which I’ll share with you and “In this great fiture, you can’t forget your past, so dry your tears”, Is This Love, on the lyric “We’ll be together, Running Away, on the lyrics “ya running, but you cant run away from yourself and You must have done something wrong, Could You Be Love, on the lyrics “Could you be loved, The road of life is rocky and you may stumble too, so while you point your fingers someone else is judging you” And 5) Historical Value.song Tittle: No,Woman, No cry, on the lyric “’cause I remember when we used to sit in the government yard in Trenchtown.

TINJAUAN PADA RPP YANG DIMODIFIKASI OLEH GURU - GURU BAHASA INGGRIS DI KOTA KUPANG

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDY ON LESSON PLANS MODIFIED BY ENGLISH TEACHERS AT SENIOR HIGH SCHOOLS IN KUPANG CITY ABSTRAK Dosantos, Veronika1 Bire, Jos2 Kamengko, Daniel3 Skripsi ini berjudul “Studi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang Dimodifikasi oleh Guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas di Kota Kupang”. Masalah penelitian dari penelitian ini adalah, 1) Apakah guru bahasa Inggris memodifikasi rencana pelajaran dengan mengikuti pedoman berdasarkan Departemen Pendidikan Nasional atau tidak; 2) Aspek apa saja yang dimodifikasi dan 3) Apa alasan guru memodifikasi aspek RPP tersebut? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Untuk mengetahui apakah Guru Bahasa Inggris memodifikasi RPP mereka dengan mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh Depdiknas atau tidak. 2) Mendeskripsikan aspek RPP yang dimodifikasi oleh guru serta 3)Mengetahui alasan guru memodifikasi aspek tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil dan dikumpulkan dari setiap informan (Guru Bahasa Inggris) dari empat (4) Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Kupang. Hasil dari penelitian ini antara lain1) Guru Bahasa Inggris di Kota Kupang memiliki kompetensi yang baik dalam merancang RPP. 2) Dalam merancang RPP, Guru Bahasa Inggris memodifikasi RPP dengan mengikuti pedoman dari Kementerian Pendidikan Nasional. 3) Aspek RPP yang paling banyak dimodifikasi oleh guru bahasa Inggris adalah bahan ajar, media pembelajaran dan metode pembelajaran.Alasan guru Bahasa Inggris memodifikasi bagian-bagian tersebut adalah guru berusaha menerapkan budaya lokal yang ada di sekitar siswa agar siswa lebih mudah memahami topik yang diajarkan karena siswa dapat melihat atau mengalaminya secara langsung.

A Descriptive Study of Teacher St4rategy In Getting Students Attention In The Classroom At 7th Grade Of SMP Negeri 10 Kupang

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

A DESCRIPTIVE STUDY OF TEACHER STRATEGY IN GETTING STUDENTS ATTENTION IN THE CLASSROOM AT 7TH GRADE OF SMP NEGERI 10 KUPANG ABSTRACT Student1 Supervisor1 Supervisor2 Sara D. Tanesab Seprianus A Nenotek, S.Pd., M.Pd NorciBeeh,S.Pd., M.Pd The author's title is "Descriptive Study of Teacher Strategies in Getting Students' Attention in Grade 7 Classes of SMP Negeri 10 Kupang". The purpose of this study was to find out the English teacher's strategy in attracting students' attention in learning English at SMP Negeri 10 Kupang. The method used in this research is qualitative method. research data taken from SMP N 10 Kupang. The researcher directly made observations, identified and classified them, then analyzed the results based on the teacher's strategy theory. As a result, the author found several things related to the teacher's strategy during the learning process. The results of this study indicate that the English teacher's strategy at SMP Negeri 10 Kupang received five teacher strategies, namely hissing strategy, listening strategy, stopping strategy and clapping strategy. The suggestion from this research is that English teachers should be able to choose what strategies relate to students' abilities, the need to attract Students attention.

Analisis prosedur penerjemahan perjanjian Baru kitab Markus dalam bahasa Kupang

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS OF TRANSLATION PROCEDURES ON THE BOOK OF MARK NEW TESTAMENT IN KUPANG MALAY ABSTRACT This thesis entitled “an analysis of translation procedures on the book of mark new testament in kupang malay‟‟. The translation is extremely beneficial, especially for those who are unable to speak or understand a foreign language. Translation procedures were the tools for transferring meaning from one language to another language. The writer created the research problems as follows: (1) what were the types of translation procedures found in the book of Marks in Kupang Malay? (2) What were the meanings of sentences based on translation procedure found in the book of Marks in Kupang Malay? Aims of the study namely:To find out the types procedures of translation on the bookmark in Kupang Malay, to find out the meanings of sentences based on translation procedures on the book of Marks in the Kupang Malay. In this study the writer use descriptive qualitative analyse, this study the writer found 7 types of procedures translation namely: borrowing, calque, literal or word for word, transposition, modulation, equivalence, adaptation. The procedure for translation on the Book of Mark New Testament The most widely used is modulations, adaptations and literal or word for word and types of meaning in translation namely: grammatical meaning, referential meaning, connotative meaning. Keywords: translation procedures, meaning based translation, Mark New Testament, Kupang Malay

A Descriptive Study of Negation in Mehara Dialect of Hawu Language

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study was conducted under the title “ A Descriptive Study Of Negation In Mehara Dialect Of Hawu Language”. The writer formulated one research problem to observe and get the data for the research, that is: what are the types of negation used in Mehara Dialect of Hawu Language. The aims of this research to find out and to analyze the types of negation in Mehara dialect of Hawu language. This research was conducted using a qualitative descriptive method. Data collection technique was interview. Based on the research, it showed that there are five negative particles of negation in Mehara Dialect such as ad’o ‘no’ and ‘not’, ad’o dae ‘not yet’, dae d’o ‘not yet’, b’ole ‘don’t’ and d’o ‘no’ and ‘not’. While the types of the negation is analytic negation type especially to negate predicates. In negate predicates are divided into verbal predicate, adjective predicate, noun predicate, possesive predicate and adverb predicate. In verbal predicate used the particles ad’o, ad’o dae, dae d’o, b’ole and d’o. In adjective predicate used the particles ad’o and ad’o dae. In noun predicate and possesive predicate used the particle ad’o, then in adverb predicate used the particle ad’o dae. Thus, the five negative particles of negation include in type analytic negation especially in negate predicates.