Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN KETERLIBATAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Suatu organisasi bisa berhasil apabila sumber daya manusianya dapat dikelola dengan baik, bukan hanya mengekspoitasi tenaganya tetapi juga mengelolah sumber daya manusia tersebut seefektif mungkin sehingga mampu memberikan keuntungan bagi organisasi itu sendiri dan mensejahterakan kehidupan sumber daya manusia tersebut. Dengan demikian keberhasilan semua operasional organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dalam hal ini adalah pegawai. Pemberdayaan sumber daya manusia di segala bidang merupakan salah satu upaya yang wajib dilakukan bagi terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas, memiliki kemampuan memanfaatkan, mengembangkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta kemampuan manajemen. Meningkatkan mutu sumber daya manusia untuk dapat memenuhi tantangan peningkatan perkembangan yang semakin cepat, efisien dan produktif, perlu dilakukan secara terus menerus sehingga menjadikan sumber daya manusia tetap merupakan sumber daya yang produktif. Tujuan utama manajemen sumber daya manusia di setiap organisasi adalah untuk memfasilitasi kinerja organisasi (Priyono, 2010:8). Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meneliti analisis pengaruh kemampuan kerja dan keterlibatan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Penenaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Secra terperinci yang menjadi perosalan penelitian adalah: bagaimana pengaruh kemampuan kerja dan keterlibatan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan terpadu satu pintu Provinsi NTT. Penarikan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling (acak sederhana), maka sampel yang digunakan peneliti adalah 41 pegawai yang bekerja pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan kuesioner yang bersumber dari hasil wawancara terstruktur terhadap responden. Instrumen dalam pengumpulan data primer ini adalah kuesioner yang disusun secara sistematis dan dalam bentuk daftar cek dalam bentuk Semantic Differential scale. Semantic Differential scale merupakan metode pengukuran sikap dengan menggunakan skala pengukuran secara verbal dua kutub (bipolar) penelitian yang ekstrim, misalnya: Kuat-Lemah, baik-buruk, tidak setuju-setuju. Data yang dihasilkan dari pengukuran tersebut bersifat interval. Pertanyaan-pertanyan dalam angket tertutup dibuat dengan menggunakan skala 1-10 untuk mendapatkan data yang bersifat interval dan diberi skor atau nilai sebagai berikut: untuk kategori pertanyaan dengan jawaban sangat tidak setuju atau sangat setuju: sangat tidak setuju 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 sangat setuju. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, peneliti akan mengulas data dan membahas hasil penelitian sesuai dengan permasalahan yang diajukan. Dalam penelitian ini, telah dilakukan analisis linear berganda dan diperoleh koefisien regresi (β1) sebesar 0,646. Artinya, jika terjadi kenaikan 1% dalam kemampuan kerja, maka kinerja pegawai akan meningkat sebesar 0,646 (atau 64,6%). Koefisien ini bernilai positif, yang menunjukkan adanya pengaruh positif antara variabel kemampuan kerja (X1) dan kinerja pegawai (Y). Dalam penelitian ini juga, telah dilakukan analisis linear berganda dan diperoleh koefisien regresi (β2) sebesar 0,802. Artinya, jika terjadi kenaikan 1% dalam keterlibatan kerja, maka kinerja pegawai akan meningkat sebesar 0,802 (atau 80,2%). Koefisien ini bernilai positif, yang menunjukkan adanya pengaruh positif antara variabel keterlibatan kerja (X2) dan kinerja pegawai (Y). Berdasarkan hasil analisis yang dipaparkan di atas, dapat disimpulkan bahwa: Secara parsial, kemampuan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Dalam hal ini, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT dapat fokus pada pengembangan dan peningkatan kemampuan kerja pegawai untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan. selanjutnya, keterlibatan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT. Hal ini menandakan bahwa adanya tingkat keterlibatan kerja yang lebih tinggi berhubungan positif dengan peningkatan kinerja pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT.

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGARUH PENEMPATAN KERJA, LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH KOTA KUPANG Kepuasan kerja merupakan suatu bentuk sikap dari rasa puas dan bahagia akan pekerjaannya saat ini. Rasa puas ini didapat karena perusahaan dapat memenuhi kebutuhan karyawan dengan baik seperti tercapainya tujuan kerja, dinamika lingkungan kerja, dan aspek-aspek lainnya yang menunjang karyawan dalam bekerja. Rasa puas akan pekerjaan ini dapat tercerminkan melalui beberapa sikap yang berubah seperti tingkat moral, disiplin, motivasi, produktivitas, capaian dan prestasi kerja yang tinggi. Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang merupakan Organisasi Perangkat Daerah Tipe B yang memiliki Tugas dan Fungsi sebagaimana termuat dalam Peraturan Walikota Kupang Nomor 60 Tahun 2021 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang membantu Walikota Kupang melaksanakan Urusan Pemerintahan Daerah di Bidang Keuangan dan Aset Daerah, maka perlu didukung juga oleh sumber daya manusia yang berkualitas, terampil serta handal dibidangnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang. Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah Penempatan Kerja, Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja serta Kepuasan Kerja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi pegawai Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang adalah sebanyak 44 orang dan dengan menggunakan rumus Slovin (toleransi kelonggaran 10 persen) maka sampel penelitian ini sebanyak 45 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan Analisis Pengaruh Linear Berganda menggunakan Software SPSS versi 26. Dalam analisis pendahuluan akan dijelaskan data-data hasil tabulasi penelitian untuk di analisis guna melihat kecenderungan data menurut indikator dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dengan skala pengukuran Interval Dalam analisis lanjutan penelitian menggunakan teknik analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi permintaan dimasa akan datang berdasarkan data masa lalu untuk mengetahui pengaruh satu atau lebih variabel bebas (dependen) Siregar (2012). Berdasarkan penjelasan tersebut maka dari hasil pengujian SPSS didapatkan hasil pengujian regresi linier berganda dengan persamaan regresi Dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh Fhitung = 3198.970 lebih besar dari F tabel = 2,33 dan tingkat sig = 0.000 oleh karena itu nilai sig 0.05 maka Ho (b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima artinya Penempatan Kerja (X1), Lingkungan Kerja (X2) dan Motivasi kerja (X3) memiliki pengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y). Pada hasil uji Koefisien determinasi merupakan suatu alat untuk mengukur besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.Besarnya koefisien determinasi berkisar antar angka 0 sampai dengan 1, besar koefisien determinasi mendekati angka 1, maka semakin besar pengaruh variabel indevenden. Hasil uji R2 pada penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0,988. Hal ini menunjukkan bahwa Kepuasan Kerja dipengaruhi oleh variabel Penempatan kerja, Lingkungan Kerja dan Kepuasan Kerja sebesar 98,8% sedangkan sisanya sebesar 0,012% di pengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk penelitian.

FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT RENDAHNYA PEMBINAAN ATLET USIA DINI DI PERGURUAN-PERGURUANPENCAK SILAT SE- KOTA KUPANG Hendrik Wunu Ngita Amah1*, Anderias J. F. Lumba2 , Alventur Baun3. 1 ,2, 3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Perkembangan prestasi olahraga pencak silat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Pra PON XX 2019 di Jakarta dan PON XX di Papua berhasil mendulang 1 emas dan 2 perunggubelum diikuti dengan suatu proses regenerasi pembinaan atlet dari usia dini yang berjenjang untuk mendapatkan bibit-bibit atlet yang berbakatdi setiap perguruan sebagai titik lemah Pengrov IPSI NTT. Sebagaimana hasil observasi-observasi sebelumnya menunjukkan bahwa dari 22 Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, Kota Kupang sebagai Ibu Kota Provinsi merupakan salah satu kontingen yang berpartisipasi dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) untuk cabang olahraga pencak silat. Namun dari sekian banyak kelas yang dipertandingkan, banyak kelas yang tidak diikut sertakan oleh Pengurus IPSI Kota Kupang karena jumlah atlet usia dini yang berpartisipasi sangat minim. Hal ini dikarenakan tidak adanya talent scouting yang memadai di seluruh perguruan silat yang ada di Kota Kupang, sehingga banyak bakat-bakat yang tidak terpantau. Selain itu banyak faktor yang menjadi penghambat bagi perguruanperguruan pencak silat di Kota Kupang baik faktor endogen maupun eksogen sehingga tidak melakukan pembinaan atlet usia dini dan kesulitan untuk menarik minat anak usia dini untuk menjadi atlet pencak silat. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor-faktor penghambat rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah perwakilan dari 15 Perguruan yang ada di Kota Kupang. Setiap perguruan di wakili dua orang yang terdiri dari satu orang Pelatih dan Ketua Umum Pengurus Perguruan Provinsi yang ada di Kota Kupang, dengan demikian jumlah total populasi berjumlah 30 orangdenganteknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner), observasi, dan dokumentasi. Dokumentasi digunakan untuk melengkapi data dalam angket penelitian yang danalisis denganteknik analisis statistik deskriptif.. Hasil dan pembahasan: Berdasarkan data yang diperoleh bahwa secara keseluruhan faktor endogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat se- Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Sedangkan secara keseluruhan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupang, yaitu: berada dalam kategori “Sedang” sebesar 37% (11 orang) dari 30 orang yang menjadi sampel penelitian. Simpulan: Faktor endogen dan faktor eksogen yang mempengaruhi rendahnya pembinaan atlet usia dini di perguruan-perguruan Pencak Silat di Kota Kupangsama-sama berada pada kategori “Sedang”. Kata kunci:Pembinaan, Atlet usia dini, Perguruan-perguruan Pencak Silat.

MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI NDULA LURI KABUPATEN SUMBA TIMUR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SD NEGERI NDULA LURI KABUPATEN SUMBA TIMUR” Daniel tanggu rami1*, Dr. Anderias J. F. Lumba, M.Pd., Ramona M.Mae 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Belajar pada hakikatnya merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar untuk menghasilkan suatu perubahan, menyangkut pengetahuan, keterampilan, sikap, dan nilai-nilai. Tujuan penelitian: Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pengembangan model adalah suatu proses atau cara menjadikan sesuatu objek atau tipe menjadi lebih maju, lebih baik, sempurna, dan berguna. Secara umum model pembelajaran dapat diartikan sebagai suatu pola atau bentuk latihan yang di dalamnya terdapat langkah-langkah model pembelajaran yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai. Metode penelitian: Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif karena dalam penelitian ini menghasilkan kesimpulan berupa data,wawancara dan dokumentasi yang menggambarkan secara rinci, bukan data yang berupa angka-angka. Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. menggunakan data merangkum,dan persamaan kata Hasil dan pembahasan proses belajar mengajar siswa pada model pembelajaran teknik dasar sepak bola sangat bermanfaat untuk lebih mengetahui kemampuan siswa dalam kegiatan pembelajaran berlangsung. Simpulan: Dari hasil penelitian di atas maka peneliti menyimpulkan bahwa proses belajar mengajar siswa menggunakan model pembelajaran teknik dasar sepak bola dapat meningkatkan perhatian, perasaan senang dan aktifitas siswa dalam mengikuti proses pembelajaran penjas. Kata kunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani

ANALISIS POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH ( BLUD )

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Judul Skripsi : Analisis Pola Pengolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) (Studi Kasus Pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat) Nama Mahasiswa : Adi Lorensius Mou Nomor Registrasi : 18410009 Pembimbing 1 : Jusuf Abolada, SE., M.Si Pembimbing II : Alya E. Sjioense, MM Rumah sakit pemerintah merupakan institusi pelayanan publik yang memegang peranan penting bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dengan semakin tingginya tuntutan bagi rumah sakit pemerintah untuk meningkatkan pelayanannya, banyak permasalahan muncul terkait dengan terbatasnya anggaran yang tersedia, alur birokrasi yang panjang, aturan pengelolaan keuangan yang menghambat kelancaran pelayanan dan sulitnya mengukur kinerja. Melalui Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah, Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme, enterpreneurship, transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini berjudul Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) (Studi Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat) Tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengelolaan keuangan badan layanan umum pada Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat berdasarkan aturan Permendagri No. 61 Tahun 2007 Tentang PedomanTeknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Tujuan yang di capai dalam penelitian ini ada tiga yaitu (1) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat,menurut aspek sikap integritas, (2) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat menurut aspek kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, dan (3) mengetahui pola pengelolaan keuangan BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat menurut aspek sistem dan prosedur. Teknik pengumpulan data yang di pakai dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dan wawancara. Teknik dokumentasi dan wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data serta memastikan setiap proses pengelolaan keuangan dari aspek integritas, kuantitas dan kualitas sumber daya manusia, serta sistem dan prosedur diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap integritas, kualitas dan kuantitas sumber daya manusia, serta sistem dan prosedur terhadap pola pengelolaan keuangan di Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa RSUD Naibonat . belum sepenuhnya menerapkan peraturan yang ditetapkan oleh Permendagri No. 61 Tahun 2007, hal ini dapat diketahui dengan adanya beberapa aturan yang belum dipenuhi. Rumah Sakit juga belum menggunakan semua laporan keuangan yang ditetapkan Permendagri No. 61 Tahun 2007 hal ini dapat dilihat dari laporan semesteran. Kata Kunci : Pola, Pengelolaan, Keuangan, Badan, Layanan, Umum dan Daerah. Hasil indikator penilaian efisiensi pelayanan setiap tahunnya menunjukkan peningkatan dan menunjukkan tren yang positif dan pemanfaatan pelayanan yang terus meningkat. Kendala yang sejauh ini masih ada didalam Rumah Sakit BLUD dan mempengaruhi kinerja pelayanan adalah belum semua karyawan yang mengerti dan paham benar tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah. Jumlah sarana dan prasarana belum mencukupi untuk jumlah pasien yang terus meningkat sehingga sarana prasarana perlu ditingkatkan untuk pelayanan yang lebih baik. Kata Kunci : Analisis Pola pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah

TINJAUAN TENTANG KEGIATAN EKSTRAKURIKULER GURU PJOK DALAM MENGEMBANGKAN BAKAT SISWA DI SD NEGERI NUNBAUN SABU yu

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT TINJAUAN TENTANG KEGIATAN EKTRAKURIKULER GURU PJOK DALAM MENGEMBANGKAN BAKAT SISWA DI SD NEGERI NUNBAUN SABU Renaldy Tulle1, Ramona M Mae2, Jimmy Ch Atty3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Extracurricular is an activity carried out by school students outside the standard curriculum learning hours which are usually carried out on certain days that have been set at the school. Research objectives: The purpose of this research is to find out how the efforts of teachers in developing students' talents in extracurricular activities at SD Negeri Nunbaun Sabu Research method: In this study, researchers used a qualitative approach. with data collection techniques used through observation, interviews and documentation as well as data analysis techniques in this study, namely data reduction, data display, and drawing conclusions. Results and discussion: extracurricular activities It is the duty and responsibility of schools and trainers at SD Negeri Nunbaun Sabu. So far, extracurricular activities have been running smoothly and students are always enthusiastic about participating. However, the school and trainers must pay attention to this in order to further facilitate extracurricular activities with infrastructure. This will increase the ability of students to develop their talents. Conclusion: Based on the results of research on extracurricular activities at SD Negeri Nunbaun Sabu very good. the main thing for the success of extracurricular activities is a change in behavior and more confidence and being able to develop skills well. Therefore the development of extracurricular talents at Nunbaun Sabu Elementary School goes well and helps students achieve achievements that are proud of the school as well as themselves and their parents. Keyword: Extracurricular;Talen Development;

TINJAUAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PJOK MATERI BOLA VOLI DI SMA KRISTEN TARUS TENGAH

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK TINJAUAN TENTANG PROSES PEMBELAJARAN PJOK MATERI BOLA VOLI DI SMA KRISTEN TARUS TENGAH Sebedeus Padalani1*, Ramona M. Mae, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Sebedeus Padalani (2023). Skripsi. Tinjauan Tentang Proses Pembelajaran PJOK Materi Bola Voli Di SMA Kristen Tarus Tengah. Kabupaten kupang dibawah bimbingan Ramona M. Mae, S.Pd.,M.Or selaku Pembimbing I dan Melvianus Selan, S.Pd., M.Or selaku Pembimbing II. Program studi PJKR Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Jasmani. Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Tujuan Penelitian ini untuk. (1) mengetahui sarana dan prasarana pembelajaran Penjasorkes khususnya Bola Voli (2) mengetahui pembelajaran khususnya Bola Voli. metode yang di digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, Guru Penjas, Dan Siswa/Siswi yang berjumlah 4 orang. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik revrensi yang diperoleh selama penelitian ini adalah pengumpulan data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini mendapatkan beberapa penemuan yang pertama, sarana dan prasarana pembelajaran PJOK tidak tersedia. Sehingga peneliti memberikan solusi, tentang Norma Sarana dan Prasarana agar bisa membantu dalam Pembelajaran Penjaskes Kedua, pembelajaran PJOK tidak berjalan efektif dikarenakan tidak tersedianya sarana dan prasarana seperti Lapangan Voli, Bola, Net.

MODEL PEMBELAJARAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT BAGI SISWA KELAS 5 SD NEGERI HAUSUSU KABUPATEN TTS

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN BOLA VOLI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TEAM GAMES TOURNAMENT BAGI SISWA KELAS V SD N HAUSUSU . 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, sudah adanya pembelajaran bola voli menggunakan metode TGT tetapi belum diterapkan di SD N Haususu, terhadap kegiatan yang diadakan di sekolah dan juga para siswa SD NEGERI HAUSUSU masih kurang pembelajaran Bola Voli mengunakan metode TGT oleh karna itu guru berperan dalam membimbing siswa meningkatkan hasil belajar siswa dalam pendekatan bola menggunakan metode TGT dan juga memberikan motivasi belajar, Masih banyak siswa yang belum memahami materi Bola Voli di SD Negeri Haususu, belum maksimal hasil belajar tolak peluru di SD Negeri Haususu. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli dengan pendekatan taktis pada siswa kelas V SD Negeri Haususu. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) karena dalam penelitian ini merupakan pada upaya pemecahan masalah ataupun perbaikan yang di rancang menggunakan penelitian tindakan kelas yang bersifat lefleftif dan kolaboratif. Hasil dan pembahasan: Hasil dalam penelitian ini mempunyai dua siklus dan presentase hasil ketrampilan passing bawah siklus 1 60% dan 2 86%, analisis permasalahan siklus 1 dan 2 dan solusi pemecahannya dari dua siklus mempunyai perbedaan siklus 1 siswa masih dalam proses meyempurnakan hasil keterampilan passing bawah sehingga masih banyak siswa yang pempunyai kategori . Cukub baik. Pada siklus II siswa sudah bagus dalam meningkatkan hasil ketrampilan passing bawah sehingga mendapatkan kategori baik dan berhasil. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SD Negeri Haususu yang tuntas (NA tes Teknik dasar passing bawah) pada siklus 1 hanya 60%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86% pada siklus 2. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SD Negeri Haususu yang tuntas semakin baik setelah siswa di beri tindakan berupa pembelajaran Teknik dasar passing bawah melalui pendekatan taktis. Kata kunci: Model pembelajaran bola voli dengan menggunakan metode team games tournament bagi siswa kelas v SD N Haususu.

penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Lari Jarak Pendek Pada Siswa

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

THE APPLICATION OF COOPERATIVE LEARNING MODELS TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES OF STUDENTS IN SHORT DISTANCE RUNNING Firmnadro Roland Medici Salju 1 Dr. Anderias J. F. Lumba 2 , Alventur Baun 3 1,2,3 Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Background: The research is motivated by the researcher's interest in short distance running for learning outcomes students at SMA Negeri 7 Kupang where students have not been able to learn the basic techniques of short distance runningfor the satisfactory student learning outcomes. Research objective: To improve student learning outcomes class by using cooperative learning to improve learning outcomes of students in short distance running of class X Social Sciences at SMA Negeri 7 Kupang. Research method: The research approach used class action by a research that giving action on the subjects studied to class X IPS students at SMA Negeri 7 Kupang and the teacher action as an observer. This research will be followed up to the class (PTK) as an effort to improve athletic learning on the topic of short distance runninglearning/lessons by using quantitative methods. Result and discussion: To find out student learning outcomes and discussion of athletics short distance running in the learning process activities taking place at SMA Negeri 7 Kupang, in following the author will describe the results of the research through observation results and results of learning value data inside the classroom and outside the classroom during the KBM lesson process . Conclusion: Based on the results of the research and discussion as described in the previous chapter, it is known that the achievement of the students of SMA Negeri 7 Kupang who completed the sprint test in the first cycle was only 30%. However, the students' mastery learning achievement increased to 100% in cycle 2. This explains that the learning achievement of the students of SMA Negeri 7 Kupang who completed it was getting better after the students were given action in the form of learning for the basic techniques sprint using cooperative learning model toimprove the learning outcomesof students in short distance running.

Manajemen pelati pada klub sepak bola barbor di kabupaten ende

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK MANAJEMEN PELATIH PADA KLUB SEPAK BOLA BARBOR DI KABUPATEN ENDE Oktavianus Wasa Banda1*, David Loba2 , Andry Sinlaeloe3 1 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan hal tersebut maka akan dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui”Manajemen Pelatih Pada klub SepakBola BarborDi Kabupaten Ende”yang diharapkan dapat memberikan masukan bagi organisasi atau klub Sepakbola pada umumnya dan klub Barbor Kabupaten Ende. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen pelatih pada klub Barbor di kabupaten Ende. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengaan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknikanalisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Sampel pada penelitian ini adalah kepala desa Barai boro kanda 1, pelatih klub barbor , atlet klub barbor, . Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Klub Barbor merupakan salah satu Klub sepak bola yang sudah diakui oleh Kabupaten Ende tahun 2002 berada di Kabupaten Ende yang bertempat di desa boro kanda alamat jln. Imam Bonjol Kecamatan Ende Utara. Tahun didirikan pada tahun 2002 tempat lapangan Nanga Keo.Klub Barbor sudah berusia kurang lebih 20 tahun sampai saat ini dan di ketuai oleh Bapak Muhemad Safrudin.yang memiliki visi “Unggul, Sportif, Dan Berprestasi Dalam Sepakbola”. Jadwal Latihan Klub sepakbola barbor Jadwal latihan yang ada di klub sepakbola barbor (Hasil Wawancara dengan Bapak Muhemad Safrudin) ini dilaksanakan sebagai berikut, antara lain: 1) Hari selasa 15.00 WIB, sampai selesai. 2) Hari Jum’at pukul 15.00 WIB, sampai selesai.3) Hari Minggu pukul 15.00 WIB, sampai selesai.Semua latihan dilaksanakan di lapangan Nanga Keo Kecamatan Ende Kabupaten Ende. Selain jadwal yang telah di tentukan oleh Klub barbor ini juga rutin. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan data yang diperoleh dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:1Manajemen Klub Barbor Kabupaten masuk dalam katagorisedang.2 Pola pembinaan yng dilaksanakan pada kKlub Barbor Kabupaten Ende nmasuk dalam katagori sedang.Prestasi Klub Barbor Kabupaten Ende masuk dalam kategori sedang, pada kompotetisi-kompotisi yang selenggarakan oleh Kabupaten Ende. Kata kunci:Manajemen pelatih pada klub sepak bola barbor di kabupaten Ende.

PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI SISWA KELAS V PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SDI WOLOWARU 4

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PERAN GURU PENJASORKES DALAM MEMBERIKAN MOTIVASI SISWA KELAS V PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEPAK BOLA DI SDI WOLOWARU 4 Adrianus Andianus Wika1*, Agustinus J. Nafie2, Isak Riwu Rohi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Peran Guru penjasorkes dalam memberikan motivasi siswa kelas V pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 tidak pernah membawa nama sekolah dalam mengikuti perlombaan di tingkat kecamatan.SDI Wolawaru 4 tidak pernah terlibat dalam kegiatan sepak bola. Hal ini dikarenakan kurangnya fasilitas yang tersedia masih terbatas. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru Penjasorkes dalam memberikan motivasi siswa kelas V Pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, Wawancara dan Dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah Guru PJOK dan lima (5) orang Siswa kelas V SDI Wolowaru 4. Hasil dan pembahasan: kegiatan ekstrakurikuler sepak bola merupakan salah satu kegiatan yang dapatmengembangkan minat dan bakat siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam kegiatan ekstrakurikuler sepak bola tidak terlaksana dengan baik, karena fasilitas yang tersedia baik sarana maupun prasarana disekolah masih kurang,sehingga kegiatan ekstrakurikuler tidak berjalan dengan baik. Simpulan: Peran Guru penjasorkes dalam memberikan motivasi pada kegiatan ekstrakurikuler sepak bola di SDI Wolowaru 4 banyak siswa-siswi yang mau mengikuti kegiatan sepak bola. Tetapi fasilitas yang tersedia di sekolah masih kurang dalam mendukung kegiatan ekstrakurikuler dan juga guru kurang melatih siswa tentangteknik dasar dalam permainan sepak bola. Katakunci: Peran guru, motivasi, ekstrakurikuler;

PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK SISWA KELAS V SD INPRES FATUFETO

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT RELATIONSHIP BETWEENTEACHER COMPETENCE AND STUDENTS LEARNING OUTCOME IN PHYSICAL EDUCATION, SPORT, AND HEALTH Leonardus Randar1*, Dr.Andreas J.F Lumba2, Christin P. M. Rajagukguk3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Online learning is learning in which the learning process uses multimedia technology, virtual classes, videos, animated online text, e-mail, voice messages, conference calls, and video streaming. Sports education and physical activity is a long-term investment in improving the quality of human resources in Indonesia. Online is a new challenge for educators during this pandemic, which requires teachers to be able to use online learning media, to be able to carry out online learning and are expected to be able to increase their creativity in the learning process, especially corner subjects. Research objective: To determine the effect of online learning on PJKR learning outcomes in fifth grade students at SD Inpres Fatufeto Research method: This research uses a quantitative approach with the type of associative quantitative research with a research design that is correlational quantitative which examines the influence of two variables. The research subjects were fifth grade students at SD Inpres Fatufeto as many as 23 students who were all taken as research samples using. Proportionate Stratified Random Sampling Technique. Result and discussion: The effect of online learning on corner learning outcomes, this is evidenced by the results of the research contained in the analysis of descriptive data, data normality test and data linearity test, the level of online learning is 0.76 or 76% of the set criteria, and the level of corner learning outcomes 0.771 or 77% of the criteria set from including the strong category. Conclusion: Based on the analysis of the data described in the previous chapter, the result is that there is a significant effect of online learning on learning outcomes in the cornerstone. cornerstone subjects and other subjects Keyword: Online learning; learning outcomes

Pembinaan bola voli di klub putra kobar volley ball clib kota kupang

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK PEMBINAAN BOLA VOLI DI KLUB PUTRA KOBAR VBCKOTA KUPANG Noprianus L. Umbu Lado1*, Anderias J. F. Lumba2, Yahya J. Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Olaraga merupakan bagian dari aktivitas sehari-hari manusia yang berguna untuk membentuk jasmani dan rohani yang sehat. Pencapaian puncak dalam olahraga hanya dapat dicapai melalui proses pembinaan yang sistematis, terencana, teratur, dan berkesinambungan. Merupakan tolak ukur dimana akan tumbuh dan berkembang bibit-bibit yang berprestasi dan dapat menjuarai event olahraga. Pendidikan jasmani merupakan usaha pendidikan dengan menggunakan jasmani sebagai alat perantaranya. Pendidikan jasmani tidak lepas dari usaha pendidikan pada umumnya. Usaha mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak kearah kehidupan jasmani atau fisik yang di program secara ilmiah terarah dan sistematis yang disusun oleh lembaga pendidikan yang berkompeten. Kegiatan olahraga juga merupakan salah satu bentuk dari kependidikan. Pendidikan jasmani merupakan rangkaian aktivitas jasmani bermain dan berolahraga, untuk membangun peserta didik yang sehat dan kuat sehingga dapat menghasilkan prestasi akademik yang tinggi. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pembinaan di Klub Kobar VBC Kota Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini pelatih, dan atlet Klub Bola Putra Kobar Vbc. Hasil dan pembahasan: sudah menjadi tanggung jawab pelatih dalam memberikan arahan dan bimbingan bagi atlet dalam melanjudkan latihaan pembinaan (fisik, taktik, teknik, dan mental) walaupun dibatasi oleh sarana dan prasarana yang kurang memadai. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pelatih memiliki peran yang sangat penting dalam keberhasilan latihan fisik, taktik, teknik dan mental serta menyediakan fasilitas latihan atlet yang baik. Kata kunci: Kompotensi pelatih, Dalam pembinaan bola voli.

PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL TERHADAP KEMAMPUAN LARI 60

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRACT RELATIONSHIP BETWEENTEACHER COMPETENCE AND STUDENTS LEARNING OUTCOME IN PHYSICAL EDUCATION, SPORT, AND HEALTH Ludovikus E. Un1* Dr. Andreas J. F. Lumba,.2 , Andry Sinlaeloe,3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: Ability is performing skill movements in a sport, starting from the simplest movement skills to the most difficult skill movements, including feints. Research objective:This research activity has a goal to be achieved is to determine the Effect of Ladder Drill Exercise on the Ability to Run 60 Meters Research method: This research uses a Quantitative Method Results and Result and discussion: This research is an experimental study with the aim of knowing the effect (treatment) given to the research sample.Based on the descriptions that have been collected previously, in this chapter an analysis of the discussions obtained in this study will be presented. The results of this study will be described in accordance with the objectives and hypotheses will be proposed previously. Conclusion: This research uses a Quantitative Method Results and discussion: This research is an experimental study with the aim of knowing the effect (treatment) given to the research sample. Based on the descriptions that have been collected previously, in this chapter an analysis of the discussions obtained in this study will be presented. The results of this study will be described in accordance with the objectives and hypotheses will be proposed previously. Conclusion: From the results of the data analysis that has been discussed and the answers to the formulation of the problem in the discussion chapter, the researcher concludes that the effect of the Ladder Drill Exercise on the Ability to Run 60 Meters, according to the questionnaire given to the research sample, the results of the recapitulation of students can use the Ladder Drill Exercise Against the Ability to Run 60 Meters 80% and based on the results of the recapitulation of the effect when students run 60 meters 85%, So based on the results of the study it can be concluded that there is a significant influence between the effect of the ladder drill exercise on the ability to run 60 meters of class VI students at SDK Rafau Keyword: Ladder Drill Training for 60 Meter Running Ability

PENERAPAN KETERANGAN AHLI DAN VISUM ET REPERTUM SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM MENGUNGKAP PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masalah yang dikaji Oleh Penulis adalah Bagaimana Penerapan Keterangan Ahli Dan Visum Et Repertum Seabagai Alat Bukti Dalam Mengungkap Pelaku Tindak Pembunuhan Berencana?. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah Untuk Mengetahui.Penerapan Keterangan Ahli dan Visum Et Repertum Sebagai Alat Bukti Dalam Menungkap pelaku Tindak Pidana Pembunuhan Berencana. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian normative, dan Sifat penelitian adalah bersifat deskriptif. Variabel bebas yaitu faktor yang yang menjadi pokok permasalahan dan variabel terikat yaitu peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil analisis penilitian yaitu hakim mempertimbangkan keterangan ahli tindak pidana pembunuhan berncana dan hakim memepertimbangkan visum et repertum tindak pidana pembunuhan berencana. kesimpulan mengungkap keterangan ahli dan visum et repertum tindak pidana pembunuhan berencana.Saran dari penulis terkait dengan penulisan ini adalah hakim mempertimbangkan keterangan ahli dan visum et repertum dalam mengungkap pelaku tindak pidana pembunuhan berencana

Deskripsi tentang motif, modus dan akibat tindak pidana narkotika yang dilakukan oleh warga negara asing di Indonesia

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah: Deskripsi Tentang Motif, Modus dan akibat Tindak Pidana Narkotika yang dilakukan oleh Warga Negara Asing di Indonesia. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah 1). Apa yang menjadi motif Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika?; 2).Bagaimana modus Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika?; dan 3).Mengapa terhadap Warga Negara Asing yang melakukan tindak pidana narkotika ada yang dipidana penjara dan/atau ada yang menjalani rehabilitasi?. Tujuan yang ingin Penulis kaji yaitu: 1).Untuk mengetahui Apa yang menjadi motif Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika; 2).Untuk mengetahui Bagaimana modus Pelaku Warga Negara Asing melakukan tindak pidana Narkotika; dan 3). Untuk mengetahui Mengapa terhadap Warga Negara Asing yang melakukan tindak pidana narkotika ada yang dipidana penjara dan/atau ada yang menjalani rehabilitasi. Jenis penelitian adalah penelitian normatif dan sifat penelitian adalah deskriptif. Variabel bebas penelitian ini yaitu faktor yang mempengaruhi yakni: Motif, modus dan akibat hukum dari pelaku tindak pidana Narkotika dan Variabel terikat pada penelitian ini yaitu Tindak Pidana Narkotika yang dilakukan oleh warga Negara asing. Pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka, Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif. Berdasarkan Hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi Motif Pelaku Warga Negara Asing Menyalahgunaan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia yaitu 1).Ketergantungan; 2).Kesenangan Pribadi/diri sendiri; 3).Menambah Semangat; dan 4).Menghilangkan Rasa Sakit dan Nyeri. Modus Pelaku Warga Negara Asing Menyalahgunaan Tindak Pidana Narkotika di Indonesia yaitu: 1).Membeli Dari Pengedar di Indonesia; 2).Membawa Narkotika dari Luar Negeri; 3).Menggunakan di Tempat Tinggal; dan 4).Menggunakan Alat Bantu. Sedangkan Akibat Hukum Dipidana Penjara dan/atau Direhabilitasi, adapun Alasan Hakim Memutus Pemidanaan Terhadap Pelaku yaitu karena Pelaku bukan merupakan seorang pecandu narkotika dan melakukan Perbuatan Melawan Hukum; Alasan Hakim Memutus Rehabilitasi terhadap Pelaku karena Pelaku merupakan seorang pecandu narkotika, sedangkan Alasan Hakim memutus Rehabilitasi dan Pidana Terhadap Pelaku yaitu karena pelaku merupakan seorang pecandu narkotika dan telah melakukan Perbuatan Melawan Hukum. Maka saran yang dapat di kemukakan penulis yaitu: 1).Kepada Pemerintah Indonesia Agar Memperketat Pengawasan Kepada Para Turis (Warga Negara Asing) yang masuk ke Indonesia. 2).Menjalankan kontrol dan pemeriksaan secara rutin di tempat tinggal Warga Negara Asing yang ada di Indonesia, dan 3).Bagi Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam memberantas tindak pidana Narkotika di Indonesia. Kata Kunci: Tindak Pidana, Narkotika, Warga Negara Asing.

Deskripsi tentang motif,modus dan akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana kelistrikan

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi penulis adalah : Deskripsi Tentang Motif, Modus Dan Akibat Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kelistrikan. Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : 1)Bagaimana Motif Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? 2)Bagaimana Modus Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? 3)Bagaimana Akibat Hukum terhadap Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan? Tujuan Penelitian ini adalah. 1)Untuk mengetahui Bagaimana Motif Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. 2)Untuk mengetahui Modus Yang Dilakukan Oleh Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. 3)Untuk mengetahui Akibat Hukum terhadap Pelakuh Terhadap Tindak Pidana Kelistrikan. Jenis penelitian yang di gunakan bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka. Hasil Penelitian. 1)Motif pelaku tindak pidana kelistrikan: a)Terdakwa mengoperasionalkan genset tersebut dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan operasional perusahaan yang tetap dapat dilakukan meskipun terjadi pemadaman arus listrik dari PLN. b)Membangun instalasi pembangkit tenaga listrik berupa genset untuk kepentingan pribadi bukan untuk kepentingan umum. 2)Modus pelaku tindak pidana kelistrikan: a)Terdakwa melakukan usaha penyedian tenaga listrik tanpa izin operasi. b)terdakwa membagun instalasi tenaga diesel Pt. panca teknik bergerak dalam bidang jasa perbengkelan,otomotif dan produksi terhadap mobil dan alat berat . c)Terdakwa mengadakan genset untuk sumber listrik cadangan yang dioperasionalkan untuk menyuplai arus listrik. 3)Akibat hukum terhadap pelaku tindak pidana kelistrikan: a) terdakwa di tahan. b)terdakwa di pidana penjara dan denda. c)terdakwa di bebani bayar biayaya perkara. Kata kunci: Putusan Hakim, Tindak Pidana Kelistrikan

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERBANKAN YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA DI PENGADILAN NEGERI

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul Skripsi Penulis adalah: DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PERBANKAN YANG DILAKUKAN SECARA BERSAMA DI PENGADILAN NEGERI. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Mengapa terjadi disparitas putusan Pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama dan Apa akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti yang dilakukan secara bersama dalam tindak pidana perbankan? Tujuan Penelitian ini adalah : Untuk mengetahui alasan terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama dan Untuk mengetahui akibat hukum terhadap pelaku dan barang bukti yang dilakukan secara bersama dalam tindak pidana perbankan. Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah jenis penelitian normatif dan sifat penelitian ini bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang tediri dari putusan hakim serta peraturan perundang- undangan, traktat, kaidah dasar dan norma-norma peraturan dasar. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas yakni Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perbankan Yang Dilakukan Secara Bersama Di Pengadilan Negeri dan variabel terikat yakni Putusan Hakim Tindak Pidana Perbankan. Hasil penelitian, menemukan 3 (tiga alasan) yang menjadi penyebab terjadinya disparitas putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana perbankan yang dilakukan secara bersama yaitu karena: tuntutan jaksa penuntut umum yang berbeda, kualitas perbuatan pelaku dan hakim yang mengadili perkara berbeda. dan akibat hukum bagi pelaku tindak pidana perbankan adalah: Pelaku dipidana dan pelaku ganti rugi.

DESKRIPSI TENTANG PENEGAKAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN ROKOK

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi DESKRIPSI TENTANG PENEGAKAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN ROKOK Rumusan masalah 1.Faktor apa yang menjadi peneyebab terjadinya tindak pidana penyelundupan rokok,2.Bagaimana bentuk tindak pidana penyelundupan rokok,3.Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana penyelundupan rokok Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu mengkaji putusan nomor:60/Pid.B/2012/PN.Nganjuk.Putusan Nomor 65/Pid.Sus/2015.PN. Tanjung Balai Karimun. Putusan nomor 48/Pid. sus/2022 .PN. Kota Agung.Putusan nomor 1021/Pid.Sus/2019/PN. Jakarta Pusat.Putusan nomor 100/Pid.Sus/2021/PN.Kota Agung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui“ Deskripsi Tentang Penegkan Hukum Tindak Pidana Penyelundupan Rokok.” Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan penulis maka diperoleh jawaban: 1)Faktor yang menjadi penyebab terjadinya penyelundupan rokok adalah: Mencari keuntungan yang berlipat ganda. 2)Bentuk tindak pidana penyelundupan rokok: a)Menyimpan, mengirimkan dan menjual belikan rokok yang tidak dilekati pita cukai oleh petugas bea cukai, b)Diselundupkan melalui transportasi laut dan darat. 3)Akibat hukum dari tindak pidana penyelundupan rokok adalah: a)Terdakwa ditahan dalam tahanan. b)Terdakwa di jatuhi hukuman pidana. c)Terdakwa dibebani untuk membayar biayaya perkara. Adapun yang menajdi saran dari penulis adalah:1)Kepada petugas Bea dan Cukai agar selalu melakukan kontroling secara intens terhadap setiap barang-barang impor maupun ekspor dari dalam dan luar negeri. Baik melalui akses transportasi darat, laun, dan udara. 2)Kepada hakim agar menjatuhkan putusan yang seberat-beratnya terhadap pelaku penyelundup rokok, oleh karena perbuatan tersebut berimplikasi yang besar terhadap income negara. Kata kunci:Tindak Pidana,Penyelundupan,Rokok

TINJAUAN KRIMINOLOGI TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK OLEH SESAMA JENIS

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul tulisan ini adalah “Tinjauan Kriminologi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis” Jurusan Ilmu Hukum. Berdasakan judul tersebut maka yang menjadi masalah pokok dalam penelitian ini adala: Faktor-Faktor apa yang menjadi penyebab terjadi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Tujuan yang ingin penulis kaji adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dan bersifat deskriptif yang berusaha untuk mendeskripsikan atau menguraikan masalah aktual mengenai Faktor penyebab terjadinya Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer. Bahan hukum yang mengikat yang terdiri dari perundan-undangan dan putusan-putusan pengadilan. Bahan hukum sekunder. Bahan hukum yang memberikan penjelasan pada bahan hukum primer yang diperoleh dari buku, jurnal-jurnal, pendapat para sarjana. Dan bahan hukum tersier. Bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Dilihat dari topik yang diangkat dalam penelitian ini, maka dalam penelitian ini menempatkan dua variabel penelitian, yaitu Variabel Bebas (independent variable) adalah variabel yang memberikan pengaruh pada variabel terikat yaitu faktor penyebap terjadinya tindak pidana pencabulan terhadap anak oleh sesama jenis. Variabel terikat (dependent variable) adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas yaitu: tindak pidana pencabulan terhadap anak oleh sesama jenis. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan dimana penulis menemukan beberapa alasan sesuai dengan permasalahan penulis yakni Faktor-Faktor yang menjadi penyebab terjadi Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak Oleh Sesama Jenis 1. Terdakwa mengalami kelainan seksual 2. Terdakwa sudah lama tidak dilayani oleh istri 3. Terdakwa memiliki hasrat terhadap sesama jenis 4. Terdakwa memiliki orientasi seksual terhadap anak 5. Kurangya perhatian orang tua terhadap anak korban Saran yang penulis berikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Terhadap setiap orang tua agar selalu memperhatikan dan mengawasi setiap anak dakarnakan anak merupakan anungrah yang harus dijaga dakarnakan anak memiliki masa depan yang panjang dan merupakan agen perubahan untuk Bangsa dan Negara 2. Kepada pemerintah memberikan edukasi lebih kepada masyarakat terkait tindak pidana pencabulan beserta bentuk atau jenisnya agar lebih banyak orang yang memahami. Untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencabulan terhadap anak.