Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STRUCTURED NUMBERED HEADS TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 10 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2021/2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA Terpadu di SMPN 10 Kota Kupang dapat diatasi dengan pemilihan model pembelajaran yang aktif seperti model pembelajaran Structured Numbered Heads. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Structured Numbered Heads pada mata pelajaran IPA dengan materi sistem ekskresi pada manusia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 48 orang dan Sampel dalam penelitian yaitu VIII A dan VIII B dengan jumlah masing-masing kelas 25-23 siswa. Desain penelitian yang digunakan Posttest Only Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa lembar observasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Data aktivitas belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 16.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel atau 6,768 > 2.012 pada taraf signifikansi 5%. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa antara kelas eksperimen dan kontrol. Adanya pengaruh minat belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol, Karena kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Structured Numbered Heads sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Structured Numbered heads memiliki kelebihan yaitu melatih tanggung jawab siswa, dapat meningkatkan presentasi belajar siswa, meningkatkan rasa percaya diri siswa, mampu memperdalam pemahaman siswa dan mengembangkan rasa saling memiliki dan kerja sama. Selain itu juga dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Structured Numbered Heads terhadap aktivitas belajar siswa.

ANALISIS HAMBATAN GURU DALAM PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DARING DI UPTD SMP N 3 KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Analisis Hambatan Guru dalam Penggunaan Gadget sebagai media pembelajaran Daring di UPTD SMPN 3 Kupang. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif bersifat deskkriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, kuisoner angket dan dokumentasi yang difokuskan pada guru-guru kelas VII. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan teknik deskriptif persentase. Berdasarkan hasil penelitian analisis hambatan guru dalam penggunaan gadget sebagai media pembelajaran daring meliputi hambatan jaringan, hambatan kuota internet, hambatan ketersediaan gadget pada siswa, hambatan pengawasan siswa saat kegiatan pembelajaran daring menggunakan gadget dan hambatan keterbatasan kemampuan dalam menggunakan gadget saat melakukan kegiatan pembelajaran daring. Adapun solusi untuk mengatasi hambatan-hambatan yang ada yaitu guru harus memfokuskan pada siswa yang jarang mengumpulkan tugas kemudian guru harus bekerja sama dengan orang tua siswa yang masih menggunakan gadget orang tua agar dalam kegiatan pembelajaran siswa tersebut tidak ketinggalan materi pembelajaran setelah itu orang tua harus mengawasi anak-anaknya dalam kegiatan belajar dan guru harus belajar banyak dalam memanfaatkan gadget serta mengikuti pelatihan dalam penggunaan gadget sehingga kegiatan pembelajaran daring berjalan dengan baik. Maka dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa guru-guru kelas VII melakukan kegiatan pembelajaran daring menggunakan gadget dengan melakukan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Adapun hambatan-hambatan yang dialami dapat menjadi tantangan bagi guru dalam meningkatkan kegiatan pembelajaran daring yang kurang efektif.

Isolasi dan Identifikasi Jamur Endofit Pada Daun Mangrove Sonneratia alba J. Smith Di Pesisir Pantai Desa Bokonusan Semau

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sonneratia alba J. Smith termasuk salah satu jenis mangrove yang dapat dijumpai di hampir semua hutan mangrove, tumbuhan ini memiliki kemampuan adaptasi tinggi dengan ditemukannya pada kondisi lingkungan yang cukup ekstrim. Sonneratia alba J. Smith dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan bangunan serta kayu bakar, dan memiliki kemampuan mengobati beberapa penyakit seperti diare, rematik, nyeri otot, luka dalam, sakit pinggang, sakit tulang, dan menghentikan pendarahan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jamur endofit pada daun mangrove Sonneratia alba J. Smith. Penelitian ini menggunakan metode survei dan eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan masing-masing perlakuan dua kali dan pengulangan tiga kali. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu meliputi karakteristik makroskopis dari masing-masing jamur yang berhasil diisolasi dari daun muda dan daun tua mangrove Sonneratia alba J. Smith. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan yakni terdapat 12 isolat jamur mikroskopis yang diisolasi dari daun muda dan daun tua mangrove Sonneratia alba J.Smith, yang berasal dari 3 genus yakni genus Aspergillus (7 isolat), Penicillium (4 isolat), dan Trichoderma (1 isolat) dimana masing-masing memiliki karakteristik makroskopis dan mikroskopis yang berbeda-beda

ANALISIS EFEKTIFITAS DAN LAJU PERTUMBUHAN PAJAK DAERAH SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KOTA KUPANG TAHUN 2016-2020

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rasio Efektivitas Pajak Daerah pemerintah Kota Kupang yang diukur dari tahun 2016-2020 mengalami kenaikan dan penurunan dari tahun ke tahun hal ini dapat dilihat dari Tahun 2016 sebesar 99,95% masuk dalam kriteria tidak efektif, Tahun 2017 sebesar 110% masuk dalam kriteria efektif, Tahun 2018 sebesar 95,18% masuk dalam kriteria tidak efektif, Tahun 2019 sebesar 101,51% masuk dalam kriteria efektif, Tahun 2020 sebesar 99,10% masuk dalam kriteria tidak efektif karena berada dibawah 100%. Hal ini disebabkan karena pemerintah daerah tidak dapat merealisasikan pendapatan daerah yang sesuai yang ditargetkan. Melalui analisis efektivitas dapat diketahui seberapa besar realisasi pajak daerah terhadap target yang seharusnya dicapai pada periode tertentu. Dengan adanya penargetan realisasi pajak daerah dimaksudkan agar mendorong kinerja pemerintah daerah dalam mencapai penerimaan daerah yang tinggi. Untuk Rasio Pertumbuhan Pajak daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang yang diukur dari tahun 2016–2020, mengalami penurunan dari tahun ke tahun hal ini dapat dilihat untuk tahun 2017 sebesar 26,63% tahun 2018 sebesar 3,58% tahun 2019 13,8% dan tahun 2020 sebesar -8,34% hal ini dikarenakan dana transfer pusat dan lain – lain pendapatan yang sah tidak stabil Rasio pertumbuhan bermanfaat untuk mengetahui apakah pemerintah daerah dalam tahun anggaran bersangkutan atau selama beberapa periode anggaran, kinerja anggarannya mengalami pertumbuhan pendapatan secara positif atau negative. Untuk kontribusi Pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Daerah Kota Kupang yang diukur dari tahun 2016–2020. Pada tahun 2016 memiliki presentasi sebesar 48,94% masuk dalam kriteria baik. Pada tahun 2017 memiliki presentasi sebesar 43,08% di karenakan di bawah 50% masuk dalam kriteria baik. Pada tahun 2018 memiliki presentasi sebesar 53,11% masuk dalam kriteria sangat baik Pada tahun 2019 memiliki presentasi sebesar 54,62% masuk dalam kriteria sangat baik dan Pada tahun 2020 memiliki presentasi sebesar 59,98% masuk dalam kriteria sangat baik dikarenakan sudah diatas 50%.

Analisis Pengaruh Literasi Keuangan Dan Inklusi Keuangan Terhadap Kinerja UMKM Di Kecamatan Maulafa ( Studi Kasus Pada UMKM Jenis Usaha Kios )

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN INKLUSI KEUANGAN TERHADAP KINERJA UMKM DI KECAMATAN MAULAFA (Studi Kasus Pada UMKM Jenis Usaha Kios) Meningkatnya literasi keuangan dan inklusi keuangan dapat mengembangkan usaha mikro kecil menengah ( UMKM ) karena pelaku UMKM dapat memahami konsep dasar produk keuangan, perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik, juga melindungi dikemudian hari dari penipuan dan pekerjaan tidak sehat dari pasar keuangan. Berbagai permasalahan yang masi dihadapi pelaku UMKM di kota kupang khususnya Kecematan Maulafa adalah tidak adanya Proses penerapan Literasi Keuangan dengan baik serta hambatan masyarakat dalam mengakses lembaga keuangan adalah tingginya unbankble (tidak memenuhi persyaratan pinjaman bank) yang disebabkan oleh kesenjangan kemiskinan, rendahnya pembiayaan UMKM, tingginya suku bunga kredit mikro, kurangnya kemampuan manajemen UMKM, dan terbatasnya saluran distribusi jasa keuangan, hal tersebut yang menjadikan penerapan inklusi keuangan penting Dalam menjalankan suatu usaha masyarakat membutuhkan modal, baik itu dari modal sendiri atau dengan meminjam di bank begitu pula dengan pengusaha UMKM, pemberian kredit untuk UMKM oleh lembaga keuangan sangat membantu pengusaha UMKM untuk menjalankan usahanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap perkembangan kerja UMKM dikecamatan maulafa. Populasi dalam penelitian ini adalah pada pelaku UMKM usaha kios di kecamatan maulafa dengan menggunakan rumus perhitungan metode slovin maka diambil sampel sebanyak 74 pelaku usaha kios yang ada di kecamatan maulafa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 74 kepada pelaku usaha kios yang ada di kecamatan maulafa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan membantu program SPSS komputer. Hasil penelitian ini dapat menyimpulkan bahwa litersai keuangan dan inklusi keuangan merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan kinerja UMKM di Kecamatan Maulafa Y = 9.879 + 284 X1 + 388 X2 +e Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (literasi keuangan) dan X2 (inklusi keuangan) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel Y (kinerja UMKM).

EFEKTIVITAS ARANG AKTIF TEMPURUNG LONTAR Borassus flabellifer L.) SEBAGAI MEDIA FILTER AIR LIMBAH PABRIK TAHU BINTANG OESAPA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Arang aktif merupakan suatu produk yang dihasilkan dari metode karbonisasi, baik secara kimia, fisika, maupun keduanya. Struktur arang dengan pori-pori yang terbuka luas, sehingga kapasitas penyerapannya menjadi lebih tinggi. Arang aktif digunakan sebagai media filter terhadap penurunan kualitas air limbah tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas arang aktif dari tempurung lontar (B.flabelliter L) dalam menurunkan, suhu, warna, bau, TSS, COD, BOD, pH, NH₃, NO₂ Mikrobiologi dari limbah pabrik Tahu Bintang Oesapa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan nilai:suhu, pH, BOD, COD, TSS, NH₃, dan NO₂ secara berurutan adalah; 25°C; 5,60; 839,47mg/L; 1094,600mg/L; 9,31mg/L; 0,097mg/L; 0,054mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 25°C; 7,00; 544,89mg/L; 967,827mg/L; 8,97mg/L; 0,050mg/L; 0,01mg/L. Hasil pengujian pada titik tiga, sebelum filter nilai parameter secara berurutan: 25°C; 6,25; 309,39mg/L; 1004,700mg/L; 9,46mg/L; 0,484mg/L; 1,336mg/L. Selanjutnya hasil pengujian setelah filter secara berurutan adalah: 25°C; 7,00; 173,13mg/L; 961,053mg/L; 9,38mg/L; 0,503mg/L; 0,22mg/L. Namun, uji total Coliform pada titik I dan titik III diperoleh hasil yang berbeda yaitu 180/100 mL dan 1.700/100 mL pada titik III tidak memenuhi standar baku mutu air limbah ditetapkan oleh pemerintah yaitu PP No. 82 Tahun 2001. Hasil yang didapatkan menunjukan kondisi air limbah tahu dengan parameter bau, warna, suhu, COD, BOD, NH₃, NO₂ dan total coliform pada titik I dan III Sebelum filter melewati batas baku mutu yang diijinkan menurut permen Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014

PENGARUH PENEMPATAN SUMBER DAYA MANUSIA,LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BAGIAN PROTOKOL DI KANTOR BUPATI MALAKA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH PENEMPATAN SUMBER DAYA MANUSIA,LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA BAGIAN PROTOKOL DI KANTOR BUPATI MALAKA Pada dasarnya kinerja pegawai merupakan suatu hasil yang di capai oleh pegawai tersebut dalam pekerjaannya.menurut kriteria tertentu yang berlaku untuk suatu pekerjaan tertentu .semakin banyak aspek aspek dalam pekerjaan yang sesuai dengan individu,maka akan semakin tinggi tingkat kinerja yang dirasakan .(as’ad 2008 103-104). Manusia dalam hidup mempunyai kebutuhan mendasar yang tidak mungkin dapat dihilangkan, karena kebutuhan tersebut mendasari perilaku seseorang. Jika seseorang dalam bekerja merasa kebutuhannya sudah terpenuhi ,maka pegawai akan merasakan kinerja yang baik dalam diri mereka. Ardana, 2012:18). pegawai yang ditempatkan pada posisi tertentu harus memiliki kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan secara efektif dan efesien. Proses penempatan pegawai yang tidak tepat akan menyebabkan kinerja yang kurang optimal (Naliebrata, 2007:20). Senada dengan pernyataan diatas, Noah dan Metiboba (2012:54) menyatakan ada keyakinan dan cara terbaik bagi suatu organisasi dapat efisien serta efektif mencapai tujuan organisasi dengan menempatkan orang-orang terbaik di posisi yang tepat. Kesesuaian antara kemampuan sumber daya manusia dengan penempatan pekerjaannya dapat menunjukkan suatu prestasi, bahkan kinerja bagi organisasi tersebut. Keberhasilan suatu organisasi bukan kemenangan mutlak seorang pemimpin tapi merupakan keberhasilan suatu tim, adanya jalinan kerja sama antara sang pemimpin dan teamnya merupakan syarat mutlak keberhasilan suatu organisasi, tapi tak dapat dipungkiri sang pemimpin berperan dalam keberhasilan suatu organisasi dan timnya juga jangan dianggap sebelah mata, kurang berperan, timnya jangan dianggap sepele dalam mecapai tujunan organisasi Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas hubungan penempatan sumber daya manusia,Lingkuangan kerja fisik dan kepemimpinan yang berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Bagian Protokol di Kantor Bupati Malaka. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 304 orang dari jumlah populasi sebanyak 34 orang pegawai yang bekerja di Bagian Protokol Kantor Bupati Malaka . Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengaruh penempatan sumber daya manusia,lingkungan kerja fiisk dan kepemimpinan terhadap kepuasan kinerja pegawai, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial penempatan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Bagian Protokol di Kantor Bupati Malaka,secara parsial lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signinifikan terhadap kinerja pegawai pada Bagian Protokol di Kantor Bupati Malaka dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Bupati Malaka. Sedangkan secara simultan penempatan sumber daya manusia,lingkungan kerja fisik dan kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Bagian Protokol di Kantor Bupati Malaka. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 7.782 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.508, b² adalah 0.318.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh penempatan sumber daya manusia (X1) lingkungan kerja fisik (X2) dan kepemi pinan (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) adalah sebagai berikut : Y= 7,782+ 0,508 X1 + 0,318 X2 + e. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh penempatan sumber daya manusia (X1) terhadap kinerja pegawai (Y). Diketahui bahwa untuk variabel penempatan sumber daya manuisa(X1) ditemukan t hitung = 3.905 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,001. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel penempatan sumber daya manusia (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai pegawai (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh lingkungan kerja fisik(X2) terhadap kinerja pegawai(Y). Diketahui bahwa untuk variabel lingkungan kerja fisik(X2) ditemukan t hitung = 2.468 lebih besar t table = 1,703 dan tingkat Sig. = 0,020. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel lingkungan kerja fisik (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja pegawai(Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 18.335 lebih besar F tabel = 2,98 dan tingkat Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel penempatan sumber daya manusia,lingkungan kerja fisik(X2) dan variable kepemimpinan (X3) berpengaruh positif secara simultan terhadap kinerja pegawai (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.576 atau 57,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh penempatan sumber daya manusia,lingkungan kerja fisik dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai adalah 57,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 42,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Penempatan sumber daya manusia, lingkungan kerja fisik,kepemimpinan, Kinerja pegawai.

UJI KUALITAS AIR PADA MATA AIR TEDENS DI KELURAHAN OEBA KOTA KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air merupakan kebutuhan utama bagi seluruh makhluk hidup baik tumbuhan, hewan maupun manusia. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan air kelas 1. Air harus memenuhi kriteria dari tiga parameter yaitu parameter fisika (temperatur, TDS,TSS) parameter kimia (pH, DO,BOD) dan parameter mikroorganisme (total Coliform). Hasil penelitian dibandingkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air kelas 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air pada mata air tedens yang digunakan masyarakat dikelurahan oeba kota kupang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah mata air tedens. Pengukuran parameter fisika (temperatur) di lakukan di lokasi penelitian, TDS, TSS, paramater kimia (pH) dan parameter mikrobiologi (total Coliform) diuji di Laboratorium Pendidikan Biologi UKAW Kupang serta DO dan BOD (parameter kimia) diuji di Laboratorium Dinas Lingkungan. Hasil pengujian kualitas air secara fisika, kimia, biologis berturut-turut yaitu temperatur 29 OC, TDS 93 mg/L, TSS 0,0857 mg/L, pH 7,04 mg/L, DO 5,8 mg/L, BOD <MDL=2 mg/L, total Colform 150/100 sehingga dari penelitian ini dapat di simpulkan bawah dari 7 indikator yang memenuhi baku mutu adalah temperatur, TDS, TSS, pH, BOD dan coliform. Sedangkan parameter yang nilainya dibahwa baku mutu adalah DO. Sehingga mata air Tedens tidak memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan dalam PP No 82 Tahun 2001 kelas 1.

INVENTARISASI TUMBUHAN BERKHASIAT KOSMETIK DI DESA LELOBATAN KECAMATAN MOLLO UTARA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kosmetik merupakan bahan-bahan yang digunakan untuk merawat kulit dan merupakan salah satu unsur yang cukup penting dalam dunia kecantikan. Pada abad ke-19, pemakaian kosmetik mulai mendapat perhatian, yaitu selain untuk kecantikan juga untuk kesehatan (Tranggono dkk, 2007). Pola hidup sehat masyarakat saat ini cenderung memanfaatkan kosmetik serba instan yang sudah di kemas dengan bahan awetan dan dipasarkan di berbagai tempat penjualan. Sebagai informasi bahwa tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan, bahan pangan, bahan pewarna dan bahan kosmetik. Penggunaan tumbuhan sebagai bahan kecantikan (kosmetik) memiliki kelebihan, karena mengandung bahan-bahan alami yang aman digunakan dan efek samping lebih kecil.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan berkhasiat kosmetik yang ada di Desa Lelobatan Kecamatan Mollo Utara Kabupaten Timor Tengah Selatan. Penelitian tumbuhan berkhasiat kosmetik dilakukan dengan menggunakan 3 metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat di simpulkan sebagai berikut: terdapat 13 jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan kosmetik di desa Lelobatan yaitu Lidah Buaya (Aloe vera L ), Beringin (Ficus benjamina), Jeruk nipis (Citrus aurantifolia), Rotan (Calameae) Kelapa (Cocos Nucifera) Pisang mas (Musa acuminate lady finger) Wortel (Daucus Carota L) Tomat (Solanum lycopersium syn) Kopi (Coffea canephora) Marungga (Moringa Oleifera) Bengkuang (Pachyrhizus erosus L.) Kencur (Kaempferia galanga) Temulawak (Curcuma zanthorrhiza). Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai kosmetik adalah daging buah, daun, dan umbi.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN DAERAH PADA KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Kinerja Keuangan daerah adalah keluaran/hasil dari kegiatan/program yang akan atau telah dicapai sehubungan dengan penggunaan anggaran daerah dengan kuantitas dan kualitas yang terukur, kemampuan daerah daerah dapat diukur dengan menilai efesiensi atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Salah satu aspek Pemerintah Daerah yang harus diatur secara hati-hati adalah pengelolaan Keuangan Daerah dan Anggaran Daerah. Pendapatan dan Belanja Daerah yang selanjutnya disingkat APBD adalah suatu rencana keuangan tahunan daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan daerah. Dari latar belakang diatas maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Kupang tahun 2017-2021 dilihat dari : (1) Rasio Efektivitas, (2) Rasio Efesiensi, (3) Rasio Keserasian, (4) Rasio Pertumbuhan, (5) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kupang. Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus : Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Kupang dilihat dari (1) Rasio Efektivitas dapat dikategorikan Kurang Efektif, karena rata-rata efektivitasnya sebesar 71,98%. (2) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah tergolong Efisien karena rata-rata besarnya rasio sebesar 99,72% . (3) Rasio Keserasian dapat dikatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang mengalokasikan sebagian besar anggaran belanjanya untuk belanja operasi daerah yaitu rata-rata sebesar 52,97% dibandingkan dengan rata-rata belanja modal sebesar 16,50%, (4) Rasio Pertumbuhan Kabupaten Kupang masih terpusat pada dana perimbangan, belum dapat mengoptimalkan PAD, (5) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah masih tergolong Rendah Sekali dan dalam kategori pola hubungan Instruktif karena rata-rata rasionya sebesar 6,80%. Berdasarkan hasil penelitian, maka hal-hal yang perlu dipertimbangkan dan menjadi saran peneliti adalah sebagai berikut : 1. Dengan diketahuinya Rasio Efektifitas pada Kabupaten Kupang yang kurang efektif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah harus terus mengoptimalkan penerimaan dari potensi pendapatan yang telah ada. 2. Dengan diketahuinya Rasio Efesiensi pada Kabupaten Kupang sudah efisien Hal ini perlu ditingkatkan lagi oleh Pemerintah Daerah Kabuaten Kupang. 3. Dengan diketahuinya Rasio Keserasian pada Kabupaten Kupang bahwa sebagian besar dana yang dimiliki pemerintah daerah masih diprioritaskan untuk kebutuhan belanja operasi. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus lebih memperhatikan pelayanan kepada masyarakat yang nantinya dinikmati langsung oleh publik. 4. Dengan diketahuinya Rasio Pertumbuhan pada Kabupaten Kupang belum begitu baik karena selama kurun waktu 5 tahun belum stabil karena mengalami turun naik dari tahun ke tahun. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus dapat mengefisiensikan biaya yang dikeluarkan untuk belanja rutin dan lebih mengefektifikan untuk sector pembangunan yang dapat mendukung peningkatan PAD. 5. Dengan diketahuinya Rasio Kemandirian Daerah Pada Kabupaten Kupang masih tergolong rendah sekali dan dalam pola hubungan isntruktif. Hal ini perlu diperhatikan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang harus mampu mengoptimalkan penerimaan dari potensi yang telah ada. Kata Kunci: Kinerja Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah.

Karakterisasi Sifat Fisik Puding Tomat (Lycopersium esculentum) dengan Pati Ubi Kayu (Manihot esculenta) sebagai Penstabil

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DENGAN PATI UBI KAYU (Manihot esculenta) SEBAGAI PENSTABIL Naisunis Y.I.D Loe* Malelak Zet ** BanoEt I.M. Regina ABSTRAK Penelitian ini dengan judul karakterisasi sifat fisik puding tomat (lycopersium esculentum) dengan pati ubi kayu (manihot esculenta) sebagai penstabil telah dilaksanakan pada Laborotarium Procesing dan di uji lanjut Laboratorium Eksakta pada bulan Februari 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakeristik sifat fisik puding tomat dengan pemanfaatan pati ubi kayu dan untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis dengan pemanfaatan pati ubi kayu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap ( RAL ). Rancangan acak lengkap dapat didefinisikan sebagai rancangan dengan beberapa perlakuan yang disusun secara random untuk seluruh unit percobaan. Variabel bebas berupa puding tomat dan pati ubi kayu sebagai penstabil sedangkan variabel terikat adalah pengujian organoleptik ( warna, aroma, tekstur, dan rasa). Dalam penelitian pati yang digunakan 3,5 gram, 7 gram, dan 10 gram sesuai dengan perlakuannya. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pemberian pati dengan takaran yang berbeda, berpengaruh terhadap kualitas puding tomat (Lycopersium esculentum). Perlakuan penambahan pati pada puding tomat (Lycopersium esculentum) terbaik terdapat pada perlakuan 4 yaitu 3% gram pati (dari berat tomat 350 gram = 10,5 gram) yang menghasilkan warna (4,61) sangat suka, rasa (4,80) sangat suka, tekstur ( 4,72 ) sangat suka dan dengan aroma (4,52) sangat suka,. Kata Kunci : pudding tomat, pati ubi kayu, uji organoleptic, RAL *Peneliti ** Pembimbing

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN METODE BERMAIN PADA SISWA SMA NEGERI FATUKOPA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DENGAN METODE BERMAIN PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Fady Nubatonis1*, Jusuf Blegur2, Melvianus Selan 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang:permasalahan dalam penelitian ini adalah masih terdapat banyak siswa yang belum memahami teknik dasar gerakan lompat jauh gaya jongkok dengan benar, pembelajaran yang di gunakan kurang memadai sehingga Penjelasan yang diberikan oleh guru memuat secara keseluruhan rangkaian gerakan sehingga sebagian besar siswa tidak memahami dengan baik. Pada proses pembelajaran guru selalu menggunakan gaya mengajar klasikal. Hal ini mengakibatkan penguasaan siswa terhadap materi kurang sempurna dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan kurang berhasil dengan baik. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa SMA Negeri Fatukopa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari II siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan, refleksi. Hasil dan pembahasan:Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan menggunakan metode bermain, mempunyai dampak yang baik. Hal ini dilihat dari hasil ketuntasan belajar siswa yang melebihi KKM yang ditetapkan yaitu 75 dan mengalami peningkatan pada siklus I ke siklus II. Simpulan:penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dengan metode bermain pada siswa SMA Negeri Fatukopa termasuk kategori baik. Katakunci: Kompetensi guru; hasil belajar; pendidikan jasmani

DESKRIPSI TENTANG PUTUSAN HAKIM DALAM SENGKETA KEPAILITAN DI PENGADILAN NIAGA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi Penulis adalah Deskripsi Tentang Putusan Hakim Dalam Sengketa Kepailitan Di Pengadilan Niaga. Permasalahan pokok dalam penelitian ini, penulis lebih memfokuskan dengan permasalahan Mengapa pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan? dan Mengapa hakim pengadilan niaga menyatakan perusahaan pailit? Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui alasan pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan, dan Untuk mengetahui hakim pengadilan niaga menyatakan perusahaan pailit. Selanjutnya, manfaat dalam penelitian ini adalah guna memberikan sumbangsi pemikiran secara ilmiah kepada para penegak hukum, akademisi, dan masyarakat luas terkait hal-hal mendasar tentang Putusan Hakim Dalam Sengketa Kepailitan Di Pengadilan Niaga, dan agar dapat memperoleh gelar sarjana hukum di Fakultas Hukum, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi dasar pemohon mengajukan permohonan kepailitan kepada perusahaan disebabkan Kreditur (Pemohon) memiliki utang terhadap Debitur (Perusahaan); Pemohon (Kreditur) tidak dapat mencairkan uangnya yang telah jatuh tempoh; dan Debitur juga memiliki hutang kepada kreditur lainnya. Selanjutnya alasan hakim Pengadilan Negeri Niaga menyatakan perusahaan pailit adalah Debitur (Perusahaan) Memiliki dua atau lebih kreditur, dan Debitur Tidak membayar lunas sedikitnya satu utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih. Oleh sebab itu, saran penulis diharapkan perusahaan atau debitur yang merasakan bahwa finansial perusahaannya mengalami penurunan maka jangan melakukan tindakan pengutangan dan diharapkan perusahaan atau debitur merasakan bahwa finansial perusahaannya mengalami penurunan maka jangan melakukan tindakan pengutangan lebih dari satu kreditur. Kata Kunci: Sengketa Kepailitan, Pengadilan Niaga

Analisis keterampilan variasi mengajar Mahasiswa Pendidikan Biologi tahun Akademik 2021/2022

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterampilan variasi mengajar Mahasiswa Pendidikan Biologi UKAW kupang ang telah melakukan praktek mengajar. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskripsi dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini di lakukan di kampus Universitas Artha Wacana Kupang khususnya pada prodi Pendidikan Biologi yang sedang melakukan praktek keterampilan dasar mengajar. Teknik pengumpulan data penelitian ini ialah observasi dan dokumentasi darib32 vidio Mahasiswa prodi Pendidikan Biologi yang meleksanakan praktek keterampilan dasar mengajar. Setelah vidio didapatkan kemudian dianalisis sesuai dengan instrumen keterampilan variasi mengajar dan untuk setiap aspek diberi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahasiswa Pendidikan t UKAW kupang memiliki, (1) Keterampilan variasi mengajar guru dengan persentase nilai rata-rata 83,55% termasuk kategori Sangat Baik. Kemudian posisi kedua (2) Keterampilan Variasi Pola Interaksi dengan persentase nilai rata-rata 75,23% termasuk dalam kategori Baik. Dan terakhir (3) Variasi Media alat peraga dengan persentase nilai rata-rata 50,49% termasuk dalam Kategori Kurang. Mengapa demikian, karena pada saat proses pembelajaran penggunaan media cuma media visual atau media yang dapat dilihat seperti poster dan leptop dan juga ada persediaan media LCD tetapi sangat terbatas atau kurang dipakai. Oleh sebab itu perlu adanya penambahan media pembelajaran yang cukup bagus agar menambah variasi mengajar Yang lebih kondusif dalam praktek mengajar agar proses pembelajaran lebih optimal.

PEMBELAJARAN KONTROL BERPASANGAN DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATAP

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PEMBELAJARAN KONTROL BERPASANGAN DALAM PERMAINAN SEPAK TAKRAW DI SMP NEGERI 6 KUPANG TENGAH SATAP Scifo Franklin Alfredo Stefanus1*, Jusuf Blegur2, Yohanis Boling3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pembelajaran merupakan setiap upaya yang dilakukan dengan sengaja oleh pendidik yang dapat menyebabkan peserta didik melakukan kegiatan belajar. Salah satu bentuk pembelajaran yang dilakukan di sekolah yakni permainan sepak takraw dan merupakan salah satu kecabangan olahraga yang terakomodir dalam kurikulum K13 pada sekolah menengah pertama. Pelaksanaan pembelajaran penjas khususnya pada materi pembelajaran kontrol berpasangan dalam permainan sepak takraw di SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap selama ini dilaksanakan dalam bentuk teori dan praktik, hal inilah yang mendorong peneliti untuk mau melihat secara langsung berkaitan dengan gerak kontrol berpasangan yang akan di praktikkan oleh siswa. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Pembelajaran Kontrol Berpasangan Dalam permainan Sepak Takraw di SMP Negeri 6 Kupang Tengah Satap. Metode penelitian: Deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian yang diperoleh yakni dalam pelaksanaan pembelajaran dilakukan terkadang tidak mengikuti tiga tahapan atau langkah-langkah dalam pembelajaran secara utuh sehingga membuat pembelajaran sepak takraw menjadi kurang efektif dan juga guru tidak memiliki variatif metode yang digunakan. Untuk pelaksanaan praktik sepak takraw tidak didukung dengan sarana prasarana yang memadai sehingga pembelajaran kontrol berpasangan dalam permainan sepak takraw lebih cenderung dilakasanakan secara teori didalam ruangan kelas dan pelaksanaan praktik barusan sekali dilaksanakan ketika peneliti melakaukan pengambilan data disekolah tersebut. Simpulan: Dari hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa proses pembelajaran sepak takraw di SMP Negeri 6 Kupang tengah Satap berjalan tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Kata kunci: Pembelajaran, Kontrol Berpasangan, Sepak Takraw

PENGELOLAANDANADESADALAMMENINGKATKANPEREKONOMIAN DI DESA TITINALEDE KECAMATANSABUBARATKABUPATENSABURAIJUA (StudiEmpirisDesaTitinalede)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGELOLAANDANADESADALAMMENINGKATKANPEREKONOMIAN DI DESA TITINALEDE KECAMATANSABUBARATKABUPATENSABURAIJUA (StudiEmpirisDesaTitinalede) NAMA : RINDIYUSIAYUYANTIWILAPAU NIM 17192424 PROGRAMSTUDI : AKUNTANSIFAKULTAS:EKONOMI:EKONOMI ABSTRAKSI MasalahYang DiAmbilDalamPenelitianIniAdalahPengelolaanDanaDesa Dalam Meningkatkan Perekonomian Di Desa Titinalede Kecamatan Sabu BaratKabupaten Sabu Raijua. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana prosespengelolaandanadesadidesatitinaledekecamatansabubaratkabupatensaburaijua? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana proses pengelolaandana desadi desatitinalede kecamatan sabubaratkabupatensaburaijua. AdapunkonsepdaripenelitianiniadalahDanadesadanMeningkatanperekonomian. Dana desa adalah dana yang bersumber dariAPBN yang diperuntukanbagidesayangditransfermelaluiAPBDkabupaten/kotadandigunakanuntukmembiayaipenyelenggaraanpemerintah,pelaksanaanpembangunan,pembinaankemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat. Meningkatan perekonomian adalahcaraatauusahayang dilakukanolehmasyarakatdalammengaturperekonomianrumah tangga untuk menjadi lebih baik dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhanhidup. PopulasidalampenelitianiniadalahLaporanAnggarandanRealisasiDanaDesatahun2019-2021diDesaTitinaledeKecamatanSabuBaratKabupatenSabu Raijua. Dan sampel dalam penelitian adalah seluruh laporan laporan anggaran danrealisasidanadesatahun2019-2021diDesaTitinaledeKecamatanSabuBaratKabupatenSabu Raijua. TeknikpengumpulandatayangdigunakanadalahStudidokumentasi.Dokumentasiadalahsuatumetodepengumpulandatadengancaramendapatkandokumenkeuanganbagianakuntansiataukeuanganyangbersesuaiandenganmasalah penelitian,yang diambilsecara langsung diDesaTitinaledeolehpenelitidan kemudian diberikan waktu selama 2 (dua) minggu bagi pemeritah desa untukmengumpulkandatayangdibutuhkan olehpeneliti. Katakunci:Pengelolaandana desadalammeningkatkanperekonomiandesa.

ANALISIS PERSEPSI PENGUNJUNG TERHADAP ATRAKSI YANG DITAWARKAN PADA OBYEK WISATA BONE ANA

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Taman Rekreasi Bone Ana Kupang merupakan salah satu tempat wisata yang memberi kesan hiburan yang menyenangkan di kota Kupang . Taman ini dibangun untuk menyenangkan suasana liburan para wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Karena keinginan masyarakat kota kupang yang senang dengan nuansa taman-taman reakreasi seperti di Jawa, Bali dan taman-taman terkenal di tempat lainnya, didirikanlah di Bone Ana sebuah taman rekreasi yang tidak kalah menariknya dengan taman-taman rekreasi yang ada di daerah lainya. didalam tempat wisata ini terdapat perkebunan buah-buahan yang bermacam-macam jenis dan juga terdapat berbagai macam wahana hiburan dan fasilitas yang disediakan untuk pengunjung dengan biaya yang terjangkau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pengunjung terhadap atraksi yang ditawarkan pada obyek wisata Bone Ana dan untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepuasan pengunjung terhadap pelayanan dan fasilitas ditempat wisata Bone Ana. Untuk mengetahui persepsi pengunjung terhadap obyek wisata Bone Ana terdapat beberapa atraksi yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung yaitu kolam renang, kafe/restoran,tempat memancing, penginapan dan perkebunan buah-buahan serta biaya yang dikeluarkan pengunjung pada setiap atraksi yang dinikmati. Yang termasuk dalam teknik analisis data yaitu analisis pendahuluan dan analisis lanjutan serta menggunakan kuesioner. Dalam metode penelitian populasi, sampel dan teknik pengumpulan data.

Kelimpahan Dan Keanekaragaman Jenis Gastropoda Di Pantai Motadikin Desa Fahiluka Kecamatan Malaka Tengah Kabupaten Malaka

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN JENIS GASTROPODA DI PANTAI MOTADIKIN DESA FAHILUKA KECAMATAN MALAKA TENGAH KABUPATEN MALAKA Agustina, D)* Alan, Ch. S)** Daud, Y)** Di perairan Indonesia hampir semua bentuk dasar laut dapat ditemukan seperti paparan lereng, terumbun karang dan lain sebagainya. Bentuk dasar laut yang majemuk beserta lingkungan air yang memberikan kemungkinan munculnya keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, dengan sebaran yang luas secara merata. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa Saja jenis-jenis gastropoda yang ada di Pantai motadikin desa fahiluka kecamatan malaka tengah kabupaten malaka dan untuk mengetahui kelimpahan jenis dan indeks keanekaragamang gastropoda di pantai motadikin desa fahiluka kecamatan malaka tengah kabupaten malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Pengambilan sampel gastropoda dalam penelitian ini menggunakan metode line transek. Hasil penelitian menunjukan gastropoda yang ditemukan di perairan Pantai Motadikin dikategorikan dalam 6 famili yaitu Potamididae, Littorinidae, Muricidae, Nassarius, Neritidae, Ellobiidae, Olividea dengan 13 spesies yaitu C. quoyii, C. djadjarensis, T. telescopium, T. sulcata, L. lutea, L. scabra, L. undulate, L. carinifera, N. reticulatus, C. capucinus, C. nucleus, O. reticularis, N. lineata yang tersebar di 4 transek pengamatan. Berdasarkan hasil perhitungan jenis gastropoda yang ditemukan pada lokasi penelitian transek 1 sampai 3 memiliki keanekaragaman sedang yaitu T1(2,40), T2(2,58),T3 (2,17), T4 (2,31) dan kelimpahan tertinggi yakni 25,75 ind/m pada setiap transek pengamatan, hasil penelitian ini, diharapkan dapat dijadikan sumber atau informasi ilmiah dalam hubungannya dengan pembelajaran dengan mata kuliah zoologi invertebrata serta mata kuliah ekologi. KATA KUNCI: Spesies gastropoda, Kelimpahan, Keanekaragaman Keterangan: * Peneliti ** Pembimbing

PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG JALI (Coix laryma-Jobi L) DAN PENAMBAHAN PUREE LABU KUNING (Cucurbita moschata) TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK PADA CAKE

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Subtitusi Tepung Jali (Coix Laryma-Jobi L) Dan Penambahan Puree Labu Kuning (Cucurbita Moschata) Terhadap Sifat Organoleptik Pada Cake Mowata, H) ** Solle, H ** Ballo, A) ** Tepung jali dapat dimanfaatkan untuk berbagai olahan makanan, salah satunya pembuatan cake. Purre labu kuning merupakan hasil olahan dari bahan dasar tumbuhan dari labu kuning (cucurbita moschata) yaitu dari buah dengan proses pembuatan yang sederhana dan dengan bahan yang mudah di dapat. Subtitusi tepung labu kuning dan koro pedang terhadap terigu pada pembuatan cake berpengaruh nyata terhadap kesukaan warna, rasa, tekstur, keseluruhan, warna (hue dan chroma), daya kembang, staleness, kadar abu, kadar lemak, kadar protein dan kadar karbohidrat, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap aroma, dan kadar air. Formulasi yang terbaik pada pembuatan cake adalah P5 (50% terigu: 10% tepung labu kuning: 40%tepung koro pedang). (Hendrasty, H.K. 2003).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tepung jali dan puree labu kuning, mengetahui pengaruh subtitusi tepung jali dan penambahan puree labu kuning terhadap sifat organoleptik pada cake yang meliputi aroma, rasa, stektur serta tingkat kesukaan. Metode yang di gunakaan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Hasil penelitian dalam pemanfaatan tepung Jali dan Pure Labu Kuning dalam pembuatan Cake, maka dapat diambil kesimpulan bahwa tepung Jali terasa lebih kasar di banding dengan puree Labu Kuning selain itu tepung Jali juga terasa lebih kasar dan kering, di banding puree Labu Kuning yang basa dan lembut. Untuk teksturnya tepung Jali terasa lebih kering ketika di sentuh. Pengaruh penambahan puree Labu Kuning lebih dari 300gr pada pembuatan cake sehingga dapat berpengaruh secara nyata pada warna, aroma, tekstur, dan rasa pada cake, sedangkan pada sampel terbaik yaitu sampel P1 (penggunaan tepung Jali 100gr dan puree Labu Kuning 400gr) dengan nilai rata-rata warna 4,80, aroma: 4,85, tekstur :4,95 dan rasa: 4,80. Kata kunci: Puree labu kuning, Tepung Jali Keterangan : Peneliti )* Pembimbing )**

PENGARUH TAX PLANNING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN ( 2016-2020)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tax Planning terhadapNilai Perusahaan. Tax Planning digunakan sebagai variabel independen dan NilaiPerusahaansebagaivariabeldependen. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan danminumanyangterdaftardiBursaEfekIndonesiatahun2016-2020.Sampelberjumlah 6 perusahaan dengan periode 5 tahun. Metode pemilihan sampel adalahpurposive sampling. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan sumberdata menggunakan data sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk mengujihipotesisadalahdenganmenggunakananalisisregresilinearsederhana.