Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

D

3.452 karya publik ditemukan.

22022: 12029: 12026: 902025: 772024: 392023: 5192022: 6842021: 11842020: 1702019: 12018: 652017: 22016: 42015: 12013: 12010: 12009: 12002: 11018: 10208: 1

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS MEREK PRODUK INDOSAT IM3

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Loyalitas Merek Produk Indosat IM3”. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Faktor-faktor yang mempengaruhi Loyalitas Merek terhadap Produk Indosat IM3. Serta Berdasarkan rumusan masalah di atas maka penulis dapat merumuskan persoalan penelitian sebagai berikut: 1. Apakah kepuasan konsumen berpengaruh terhadap loyalitas merek penggunaan kartu Indosat IM3?, 2.Apakah harga berpengaruh terhadap loyalitas merek pengguna kartu Indosat IM3?, 3.Apakah promosi berpengaruh terhadap loyalitas merek pengguna kartu Indosat IM3?, 4.Apakah kualitas layanan berpengaruh terhadap loyalitas merek pengguna kartu Indosat IM3? Konsep Pemikiran dalam penelitian ini sebagai adalah (1).Kepuasan konsumen adalah keseluruhan sikap yang ditunjukkan konsumen atas barang atau jasa setelah mereka memperoleh dan menggunakannya. (2). Harga adalah jumlah uang yang ditagihkan untuk suatu prodak atau jasa. (3). Promosi adalah usaha untuk memberikan informasi kepada orang-orang tentang produk dan mempersuasikan pembeli atau target pasar dan publik untuk mendorong permintaan. (4). Kualitas pelayanan adalah tingkat keunggulanyang diharapkan dan pengendalian atas keunggulan tersebut untuk memenuhi keinginan pelanggan. (5). Loyalitas merek adalah sikap positif terhadap merek, komitmen terhadap merek dan membeli di masa depan Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk mempelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Populasi dalam rencana penelitian ini adalah seluruh konsumen PT Meliana Perkasa Sejahtera Oebobo, serta Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut(Sugiyono, 2010: 62).Penarikan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode non probability sampling dimana jumlah populasinya tidak diketahui. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu penentuan sampel dengan menggunakan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan adalah konsumen PT Meliana Perkasa Sejahtera Oebobo pengguna kartu IM3 yang ditemui penulis. Sehingga sampel dalam penelitian ini adalah 96 orang. Dalam pengorganisasian penelitian, Pada tahap pengumpulan data peneliti perlu memilih teknik pengumpulan data yang disesuaikan dengan bentuk data yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Untuk itu teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner. Pada tahap pendahuluan ini, penulis akan mendeskripsikan konsep-konsep penelitian sesuai dengan indikator empirikdan Pada tahap Analisis lanjutan, Pendeskripsian semua variabel penelitian diukur dengan alat analisis regresi berganda yaitu teknik analisis data untuk mengkaji hubungan pengaruh dua atau lebih variabel bebas terhadap variabel tidak bebas. Berdasarkan hasil pengujian, sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian ini sebagai berikut: 1. Dari hasil pengujian kepuasan konsumen mempunyai pengaruh terhadap loyalitas merek, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,180 dengan tingkat signifikansi 0.040. 2. Dari hasil pengujian harga mempunyai pengaruh terhadap loyalitas merek, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,113 dengan tingkat signifikansi 0,037. 3. Dari hasil pengujian promosi mempunyai pengaruh terhadap loyalitas merek, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,162 dengan tingkat signifikansi 0,010. 4. Dari hasil pengujian kualitas layanan mempunyai pengaruh terhadap loyalitas merek, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,186 dengan tingkat signifikansi 0,028. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis memberikan beberapa masukan Sebagai berikut: 1. Bagi Pihak perusahaan perlu melakukan strategi untuk tetap mempertahankan loyalitas merek agar tetap dapat bersaing dengan produk lainnya. 2. Perusahaan hendaknya semakin meningkatkan faktor-faktor yang membentuk loyalitas merek seperti kepuasan, kebiasaan konsumen, komitmen, kesukaan terhadap merek atas produk dan menjalin kedekatan dengan pelangggan dengan costomer care yang dapat menampung semua keluhan, kebutuhan maupun keinginan konsumen 3. Bagi peneliti selanjutnya dapat memperluas model penelitian ini. Hal ini dilakukan dengan menambahkan variabel independen lainnya yang dapat mempengaruhi variabel independen loyalitas merek agar lebih melengkapi penelitian ini karena masih ada variabel-variabel independen lain di luar penelitian ini yang mungkin bisa mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Misalnya dengan menambahkan variabel citra perusahaan, produk, atau variabel rintangan untuk berpindah.

ANALISIS HUBUNGAN HARGA DAN KUALITAS PRODUK DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SUSU DANCOW PADA KONSUMEN HYPERSTORE SWALAYAN TDM KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI HUBUNGAN HARGA DAN KUALITAS PRODUK DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SUSU DANCOW PADA KONSUMEN HYPERSTRE SWALAYAN TDM KOTA KUPANG Analisis Hubungan harga dan kualitas produk Dengan keputusan pembelian susu Dancow pada Hyperstore Swalayan TDM Kota Kupang Skripsi, Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Dr. Damaris Y. Koli,SE.,M.P dan Pembimbing 2 (dua) Ibu Alya E. Sjioen, SE.,MM. Harga merupakan satu-satunya unsur bauran pemasaran yang fleksibel dimana setiap saat dapat berubah menurut waktu dan tempatnya. Harga adalah nilai suatu barang yang dinyatakan dengan uang (Alma , 2004:169). Kotler dan Armstrong (2008: 347) menyatakan bahwa “Kualitas produk adalah kemampuan suatu produk untuk melakukan fungsi-fungsinya yang meliputi daya tahan, keandalan, ketepatan, kemudahan, operasi dan perbaikan serta atribut lainnya”. Bila suatu produk telah dapat menjalankan fungsi-fungsinya dapat dikatakan sebagai produk yang memiliki kualitas yang baik. Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan harga dan kualitas produk dengan keputusan pembelian susu Dancow pada Hyperstore swalayan TDM Kota Kupang Latar belakang dari penelitian ini adalah susu Dancow adalah produk yang masih bertahan ditengah bermunculannya produk baru yang menawarkan manfaat yang sama. Swalayan yang menjadi tempat dilakuknya penelitian adalah Hyperstore Swalayan TDM Kota Kupang, Fokus dalam penelitian ini adalah susus Dancow karena dari data penjualan susu Dancow ini mengalami fluktuasi atau naik turunnya penjualan secara tidak tetap, Sehingga persoalan dalam penelitian ini adalah apakah harga berhubungan dagan keputusan pembelian dan apakah kualitas produk berhubungan dengan keputusan pembelian susu Dancow pada Hyperstore Swalayan TDM Kota Kupang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner dengan teknik mentabulasi data hasil penyebaran kuesioner dan menganalisis menggunakan analisis Korelasi person. Hasil penelitian menunjukan bahwa harga dan kualitas produk berhubungan signifikan dengan keputusan pembelian dengan nilai nilai R hitung sebesar 0,755 untuk variabel harga dan R hitung sebersar 0,827 untuk variabel kualitas produk yang menunjukan bahwa variabel harga meemiliki hubungan yang kuat berdasarkan derajat hubungan person korelasi, sementara variabel kualitas produk memiliki derajat hubungan sempurna, hal ini dibuktikan dengan pedoman derajat hubungan person korelasi. Harga dan Kualitas produk juga terbukti berhubungan dengan keputusan pemnbelian melalui uji T test yang menunjukan bahwa T hitung > T tabel yaitu 11,3877535 > 1,661, begitu juga dengan variabel kualitas produk juga terbukti berhubungan dengan keputusan pembelian karena berdasarkan pengujian T test menunjukan bahwa T hitung > T tabel yaitu 14,5482568481 > 1,661. Maka dari itu hipotesis untuk kedua variabel adalah Ha diterima dan H0 ditolak. Untuk meningkatkan volume penjualan produk maka perusahaan harus memperhatikan Harga dan Kualitas produk khususnya dalam hal keandalan, daya tahan, dan daya tarik produk karena berdasarkan hasil penelitian kualitas produk sangat menentukan keputusan konsumen dalam melakukaan pembelian.

PENGARUH KINERJA APARATUR PEMERINTAH DAERAH DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH TERHADAP GOOD GOVERNANCE DI KABUPATEN KUPANG (Studi Kasus Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah )

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KINERJA APARATUR PEMERINTAH DAERAH DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH (SPIP) TERHADAP GOOD GOVERNANCE DI KABUPATEN KUPANG. (Studi Kasus Pada Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kabupaten Kupang) Penelitian dalam skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja aparatur pemerintah daerah terhadap good governance dan pengaruh system pengendalian intern pemerintah pada badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang. Penelitian ini dilatar belakangi hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) memeberikan opini Wajar Dengan Pengecualian pada tahun 2019 yang harus segera diselesaikan pemerintah Kabupaten Kupang selama kurun waktu 60 hari kedepan. Ada dua akun yang menjadi masalah yaitu yang pertama adalah investasi permanen, dimana investasi permanen pada perusahan daerah yaitu perusahaan daerah kelautan, kantong semen dan agrobisnis belum didukung dengan laporan keungan.Yang kedua adalah asset tetap belum dapat ditelusuri keberadaannya, kegiatan perencanaan, pengawasan, pemeliharaan dan peningkatan asset belum didistrubusikan sebagai penambah asset induk namun dicatat sebagai asset baru. Dalam hal ini peneliti mengangkat 3 variabel yaitu kinerja aparatur pemerintah daerah, system pengendalian intern pemerintah dan good governance. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data primer yang didapat dari 44 populasi kemudian diambil sampel dengan menggunkan sampel majemuk sebanyak 44 responden. Kemudian data diproses menggunakan analisis regresi linear berganda. Sampel yang digunakan adalah karyawan pada badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang. Dan hasil pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi dan didapati persamaan regresi linier berganda Y = 23,680 + 0,503 X1 + 0,624 X2. Selain itu, berdasarkan uji t ditemukan uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh kinerja aparatur pemerintah daerah (X1) terhadap good governance (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kinerja aparatur pemerintah daerah (X1) ditemukan t hitung = 3,032 lebih besar t tabel = 1,680 dan tingkat Sig. = 0,004. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel kinerja aparatur pemerintah daerah (X1) berpengaruh positif secara parsial terhadap good governance (Y). Dan uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh motivasi kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y).Diketahui bahwa untuk variabel system pengendalian intern pemerintah (X2) ditemukan t hitung = 3,272 lebih besar t tabel = 1,680 dan tingkat Sig. = 0,002. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka Ho (b2 = 0) ditolak dan Ha (b2≠0) diterima yaitu variabel system pengendalian intern pemerintah (X2) berpengaruh positif secara parsial terhadap good governance (Y). Dan dilihat bahwa nilai f hitung sebesar 49,182 lebih besar dari f tabel 3,21 dengan Sig. = 0,000. Oleh karena nilai sig. 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel kinerja aparatur pemerintah daerah (X1) dan system pengendalian intern pemerintah (X2) secara simultan memiliki pengaruh terhadap good governance (Y) pada badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang. Pada hasil uji didapati juga nilai R Square sebesar 0,708 menunjukkan angka koefisien determinasinya (R2). Artinya bahwa sebesar 70,6% variabel good governance (Y) dapat dijelaskan oleh variabel kinerja aparatur pemerintah daerah (X1) dan system pengendalian intern pemerintah (X2). Sedangkan selisihnya 29,4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini. Penelitian ini menunjukkan secara statistik terbukti bahwa kinerja aparatur pemerintah daerah berpengaruh positif terhadap good governance pada badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang. Penelitian ini juga menunjukkan secara statistik terbukti bahwa system pengendalian intern pemerintah berpengaruh positif terhadap good governance pada badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten kupang. Kata kunci : Kinerja Aparatur Pemerintah Daerah, System Pengendalian Intern Pemerintah dan Good Governance.

PENGARUH KETERLIBATAN KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI” PADA KANTOR BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH KETERLIBATAN KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI” PADA KANTOR BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN KUPANG Sumber daya manusia memiliki posisi sangat strategis dalam organisasi, Oleh sebab itu, perlu adanya Manajemen terhadap SDM secara memadai sehingga terciptakan SDM yang berkualitas. Sumber daya manusia yang handal merupakan hal yang dibutuhkan di era globalisasi. Setiap organisasi selalu mengharapkan sumber daya yang mampu berkerja secara efektif dan efisien. Setiap organisasi atau instansi dalam melaksanakan program yang diarahkan selalu berdaya guna untuk mencapai tujuan instansi. Salah satu caranya adalah meningkatkan kinerja karyawan. Kinerja memiliki arti suatu hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab masing-masing. Kualitas dari pemimpin sering kali dianggap sebagai faktor terpenting yang menentukan keberhasilan atau kegagalan organisasi. Kepemimpinan, tidak dipungkiri, merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam keberhasilan suatu organisasi untuk mencapai tujuannya. Bahkan dalam konteks yang lebih luas, diyakini bahwa kemajuan suatu bangsa dan negara sangat ditentukan oleh kepemimpinan. Kinerja yang baik ditentukan oleh karyawan sebagai sumber daya manusia yang berpengaruh pada kesuksesan suatu perusahaan. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia. merupakan merupakan unsur pelaksana tugas tertentu Pemerintah Daerah dibidang Kepegawaian dan Diklat Daerah sesuai dengan lingkup tugasnya. Dari penjelasan tersebut diatas maka tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh Keterlibatan Kerja terhadap Kinerja Pegawai. pada kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kupang, dan Pengaru Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Pegawai. Pada Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kupang. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dikemukakan menyatakan bahwa berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pada tahap analisis lanjutan dengan menggunakan alat analisis regresi linear berganda dengan hasil dapat dikatakan bahwa Keterlibatan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai (Y). bahwa ada pengaruh yang signifikan antara keterlibatan kerja dengan kinerja pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia Kabupaten Kupnag , dari hipotesis yang telah dirumuskan, maka terbukti bahwa Keterlibatan kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia Kabupaten Kupnag. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kupang, dengan demikian terbukti dengan hipotesis yang telah dirumuskan bahwa variabel gaya Kepemimpinan (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja pegawai (Y) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kupang. Sehingga Berdasarkan hasil analisis yang dilakaukan oleh peneliti maka dapat memberikan beberapa saran bagi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kupang Diharapkan kepada seluruh pegawai untuk lebih ikut melibatkan diri/ berpartisipasi dalam segala pekerjaan, agar keterlibatan kerja tersebut memudahkan dalam penyelesaian pekerjaan/tugas yang diberikan, sehingga kinerjanya dapat dicapai dengan baik. Sedangkan kepada pihak pimpinan, agar dapat menerapkan gaya kepemimpinan yang tepat dan sangatlah penting guna meningkatkan kinerja pegawai. Karena ketika pemimpin dapat menciptakan suasana bersahabat dengan pegawai, akan dapat menjadikan suasana kerja yang harmonis dan menyenangkan. Kata Kunci : Kinerja Pegawai, Disiplin Kerja, dan Beban Kerja

ALLAH YANG TURUT MENDERITA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penderitaan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Ada berbagai bentuk penderitaan yang terus dialami oleh manusia, salah satunya kemiskinan. Kemiskinan menjadi pergumulan besar bagi masyarakat yang ada di NTT dan tentu saja gereja yang bertumbuh dalam konteks kemisikinan. Kemiskinan dapat menimbulkan kesenjangan sosial, keterbelakangan, masalah sosial, masalah ekonomi, masalah ekologi, dan berbagai masalah lainnya. Gereja yang bertumbuh dengan masalah kemiskinan, harus terus berupaya untuk menolong jemaat keluar dari kemiskinan sebagai salah satu bentuk penderitaan, untuk itu pula gereja perlu untuk mendapatkan berbagai sumbangan pemikiran untuk terus menerus memperbaharui dan menggerakan misi menuju suatu keadaan yang lebih baik. Skripsi ini bertujuan untuk memberikan sumbangan teologi Kazoh Kitamori tentang Allah yang menderita bagi perkembangan misi GMIT yang sampai pada saat ini masih bergumul dengan kemiskinan. Teologi Allah yang menderita memberikan pemahaman tentang Allah yang mengambil bagian dalam penderitaan manusia. Allah yang penuh cinta kasih bergumul dengan diri-Nya yang penuh dengan murka atas dosa manusia, sehingga Ia memutuskan untuk menggantikan manusia dalam penderitaan kekal. Allah mengambil alih penderitaan manusia, Ia memeluk ciptaan yang tidak layak untuk dipeluk, Ia mengasihi ciptaan yang tidak layak mendapatkan kasih-Nya. Untuk itu pula Ia mengganti penderitaan manusia melalui penderitaan yang Ia alami. Karena cinta kasih Allah yang besar ini juga, maka misi GMIT terpanggil untuk mengambil bagian dari penderitaan jemaat sebagai bentuk kesaksian akan kehadiran Allah dalam penderitaan. GMIT tak dapat menyangkali bahwa gereja bertumbuh dalam konteks kemiskinan, akan tetapi melalui kemiskinan, GMIT berusaha untuk menumbuhkan diri, menjadi mitra Allah dan mengambil bagian dalam penderitaan, GMIT berdamai dengan keadaan dan dalam keterbatasan, GMIT menjadi saksi kehadiran Allah dalam konteks kemiskinan di NTT. Misi GMIT menolong jemaat untuk hadir dalam penderitaan, ikut dalam proses penyembuhan dan juga menolong jemaat untuk bersaksi dalam penderitaan dan keterbatasan sekalipun.

MODEL PEMBELAJARAN HELLISON DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SMA N 1 KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MODEL PEMBELAJARAN HELLISON DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA SMA NEGERI 1 KOTA KUPANG Anugrah V. P. Ndaumanu1*, Agustinus J. Nafie2, Jimmy Ch.Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Model pembelajaranHellisonadalah model rekontruksisosial yang cocokdigunakanuntukpermasalahanmengenaisikaptanggungjawab, sebagaimana model pembelajaraniniditerapkandisekolahuntukmembinasiswa agar mengertimengenaisikaptanggungjawabsaatmengikutipembelajarandanberlatih rasa tanggungjawabpribadi (self-responsibility) yang dikemasdalampendidikanjasmani. Tujuan penelitian: Untukmengetahuimodel pembelajaranHellisondalammeningkatkanhasilbelajarPenjasorkespadaSiswa SMA Negeri 1 Kupang. Metode penelitian: PenelitianinidilakukandenganmenggunakanmetodePenelitianTindakanKelas (PTK) atau Class Action Research (CAR) yang dilaksanakandalambentuksiklusberulangdengandidalamnyaterdapatempattahapanutamakegiatanyaituperencanaan, pelaksanaan, observasidanrefleksi. Hasil dan pembahasan: Berdasarkanhasilpengamatanpadasiklus I, masih terdapat beberapa kekurangan yang menyebabkan hasil tes pada siklus 1 belum mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan yakni jumlah siswa dalam kelas belum dapat mnyerap materi sebesar 75% dari jumlah keseluruhan dari nilai rata-rata kelas belum mencapai standar ketuntasan minimum sebasar 75 sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus berikutnya,diketahuibahwadari 36 siswa yang mengikutitespadasiklus II terdapat 32siswa yang dinyatakantuntasdan 4siswa yang dinyatakantidaktuntas. Dengandemikian, ketuntasankelas yang diperolehdarihasilanalisispadasikus II inisebesar88,88%. Simpulan: Berdasarkanhasildaripenelitian yang telahdilaksanakanmakadapatdisimpulkanbahwa:Model pembelajarankooperatif tipe Hellisondapatmeningkatkanhasilbelajarsiswakelas X IPS 5 Kota Kupang padapokok bahasan Bola Volli. Katakunci: Pembelajaran hellison, hasilbelajar.

PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG KAWASAN KONSERVASI LAUT SAWU DI DESA TANJUNG KAROSO DAN DESA KALEMBU KAHA KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Maria Puspita P. Andelo (16382272) Pemahamanmasyarakattentangkawasankonservasilautsawu di DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKahaKabupaten Sumba Barat Daya.Ir. IzaakAngwarmasse, M.Sisebagaipembimbing I danRockie R.L Supit, S.P.i, M.Sisebagaipembimbing II. Program StudiManajemenSumberdayaPerairan, FakultasPerikanandanIlmuKelautan, Universitas Kristen ArthaWacana-Kupang. PerairanLautSawuterletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasanlangsungdenganwilayahpesisirbarat Timor Leste. Taman NasionalPerairanmerupakankawasankonservasi yang mempunyaiekosistemasli, yang dimanfaakanuntuktujuanpenelitian, dankegiatanperikananberkelanjutan.Tujuandaripenelitianiniadalahuntukmengkajipemahamanmasyarakattentangkawasankonservasilautsawu di DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKaha. Penelitiantelahdilaksanakan di DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKahaKabupaten Sumba Barat Daya.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalah random sampling.Penentuananggotasampelpenelitimengambilwakil-wakiltiapkelompok yang adadalampopulasi yang jumlahnyadisesuaikandenganjumlahanggotasubyek yang adadalammasing-masingkelompok, dananalisis data menggunakan Pivot Table. Hasilpenelitianmenunjukantingkatpengetahuanmasyarakat yang berada di DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKaha di wilayahkonservasicukupmemahamipentingnyakawasankonservasiperairan.DesaTanjungKaroso 22 orang (51%) menyatakanpahamtentangkawasankonservasi 10 orang (23% )tidakpahamtentangtentangkawasankonservasi, 11 orang (26%) tidaktahutentangkawasankonservasi, danDesaKalembuKaha 21 orang (49%) menyatakanpahamtentangkawasankonservasi, 8 orang (19%) tidakpahamtentangkawasankonservasi 14 orang 32% tidaktahutentangkawasankonservasi. Kata Kunci: Pemahaman, PerairanLautSawu, KawasanKonservasi, DesaTanjungKarosodanDesaKalembuKaha

KAJIAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DI DESA TERONG KECAMATAN SATARMESE BARAT KABUPATEN MANGGARAI TERHADAP KAWASAN KONSERVASI TNP LAUT SAWU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Maria Yunita Paulina Nanda (16381195).KajianPemahamanMasyarakat di Desa Terong Kecamatan Satar MeseBarat Kabupaten ManggaraiTerhadapKawasanKonservasiTNPLautSawu.Ir. Izaak S. Angwarmasse,M.SisebagaiPembimbing IdanRockie R.L.Supit,S.Pi.,M.SisebagaiPembimbigII. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan,Fakultas Perikanandan Ilmu Kelautan,Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Perairan Laut Sawu terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan Langsung dengan wilayah pesisir barat Timor Leste. Perairan Laut Sawu terletak di wilayah lintasan Arus lintas Indonesia (Arlindo),yang merupakan pertemuan dua massa arus dari Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. PenelitianinibertujuanuntukMengkajitingkatpemahamanmasyarakatdaneksistensikawasankonservasiTNPLautSawu diDesaTerongKecamatanSatarMeseBaratKabupatenManggarai. Penelitiantelahdilaksanakan di DesaTerongKabupatenManggarai.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalah purposive random sampling penentuananggotasampelpenelitimengambilwakil-wakildaritiap-tiapkelompok yang adadalampopulasi yang jumlahdisesuaikandenganjumlahanggotasubyek yang adadalammasing-masingkelompoktersebutdananalisis data menggunakan Pivot Table. Hasilpenelitiandibuatdalambentuk diagram persentasesesuaidengankelayakan data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tinggkat pemahaman responden diDesa Terong 10 (24%) responden menyatakan tidak yakin mengetahuitentang Kawasan Konservasi, 3 (7%) responden menyatakan tidak tahu, dan 28 (68%) responden menyatakan pernah dan paham tentang Kawasan Konservasi Perairan. Pengelolaan KKP secara efektif dapat melindungi kegiatan di bidang pariwisata dan perikanan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemahaman, LautSawu, KawasanKonservasi, TNP, DesaTerong. ABSTRACT MARIA YUNITA PAULINA NANDA (16381195). Study of Community Understanding in Terong Village, West Satar Mese District, Manggarai Regency on the Savu Sea TNP Conservation Area. Ir.IzaakAngwarmasse,M.Sias advisor I Rockie R.L.Supit, S.Pi., M.Sias advisor II of theAquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University-Kupang. . The Savu Sea waters are located in the Province of East Nusa Tenggara (NTT) which is directly adjacent to the west coast of Timor Leste. The waters of the Savu Sea are located in the Indonesian passage (Arlindo) trajectory, which is the confluence of two currents from the Pacific Ocean and the Indian Ocean. This study aims to examine the level of public understanding and the existence of the Savu Sea TNP conservation area in Terong Village, Satar Mese Barat District, Manggarai Regency. Data collection techniques using observation and interviews with the method used in this study is purposive random sampling. The research was carried out in TerongVilage, Manggarai Regency. The method used in this study was purposive random sampling. The determination of the sample members. The researcher took representatives from each group in the population, the number of which was adjusted to the number of subject members in each group. and data analysis using Pivot Table. The results of this study indicate that the level of understading of the respondentsin Terong Village 10 (24%) of respondents said they were not sure they knew about the Conservation Area, 3 (7%) respondents said they did notknow, and 28 (68%) respondents said they had and understood about the Marine Protected Area. Effective MPA management can protect biodiversity which will immediately support activities in the field of torusim and sustainabelfisheris. Keywords: Understanding, Sawu Sea, Conservation Area,TNP, Terongvilage

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Deskripsi tentang Penyebab dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Perdagangan Orang”. Masalah dalam penelitian ini adalah; 1) Faktor-faktor apakah yang menyebabkan terjadinya tindak pidana perdagangan orang? dan 2) Bagaimanakah akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku, korban dan Negara? Tujuan penelitian ini adalah; 1) Untuk mengetahui dan menganalisis penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang dan 2) Untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku, korban dan Negara. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang dan akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang bagi pelaku. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dilakukan pada lima putusan yaitu; 1) Nomor 32/Pid.Sus/2020/PN Rtg, 2) Nomor 94/Pid.Sus/2016/PN Slw, 3) No: 83 /Pid.Sus/2011/PN.SMI, 4) Nomor 265/Pid.Sus/2017/PN Idm dan 5) Nomor 140 / Pid. Sus / 2017 / PN. Idm. Variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah akibat hukum terjadinya tindak pidana perdagangan orang. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Penyebab terjadinya tindak pidana perdagangan orang adalah, faktor ekonomi yaitu terdakwa diberikan bayaran dari setiap pekerja yang direkrut dan faktor kebutuhan akan para perkerja. 2) Akibat hukum yang timbul dari tindak pidana perdagangan orang adalah; a. Bagi pelaku mendapat kurungan penjara dan denda; 1) Korban mengalami kerugian materil, 2) Korban Mengalami Gangguan Psikologis, 3) Korban Mengalami Cacat Fisik dan 4) Korban Mendapatkan Penambahan Restitusi. b Bagi negara yaitu Negara mengalami kerugian terhadap pendapatan karena keberangkatan para pekerja tidak diproses melalui pasar tenaga kerja sehingga menimbulkan lambatnya perekonomian negara. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah; ditujukan kepada seluruh orang tua, agar lebih waspada dan hati-hati dalam menjaga anak agar tidak menjadi korban perdagangan orang. Diharapkan para orang tua agar tidak menitipkan anak kepada orang-orang yang tidak dikenal

PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKESDI MASA PANDEMI COVID 19 PADA SISWA KELAS X IPS SMAS NURUL FALAH TIMOR TENGAH UTARA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES DI MASA PANDEMI COVID 19 PADA SISWA KELAS X IPS SMAS NURUL FALAH TIMOR TENGAH UTARA Petrus Dorisius Opat1*,Ramona Mathias Mae2, David Loba3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia [email protected] Latar belakang:Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan, perilaku hidup sehat, aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi. Tujuan penelitian:Tujuannya untuk mengetahui pembelajaran penjasorkes di masa pandemi pada siswa kelas X IPS di SMAS Nurul Falah Kabupaten Timor Tengah Utara. Metode penelitian:Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dan pembahasan:Pembelajaran penjasorkes yang seharusnya di lakukan praktek lapangan dikarenakan pandemi sehingga proses pembelajaran berlangsung dikelas. Pembelajaran penjasorkes pada saat ini dilaksanakan menggunakan metode Belajar Dari Rumah (BDR). Jadi proses pembelajaran penjasorkes di Sekolah SMAS Nurul Falah Kabupaten Timor Tengah Utara pada siswa kelas X IPS dilakukan di dengan menggunakan metode belajar dari rumah, serta kerja sama yang baik antara guru, siswa dan orang tua sehingga proses pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien. Simpulan:Kesimpulanya adalah pembelajaran penjasorkes yang dilakukan selama masa Pandemi dilakukan di kelas dan secara online dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Katakunci: Proses pembelajaran; Pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan. ABSTRACT THE LEARNING PROCESS OF PHYSICAL EDUCATION INSTRUCTIONS DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN CLASS X IPS STUDENTS, SMAS NURUL FALAH, NORTH CENTRAL TIMOR Petrus Dorisius Opat1*,Ramona Mathias Mae2, David Loba3 1,2,3Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian Universiti, Kupang, Indonesia [email protected] Background: Sport and health physical education is a learning process through a physical activity designed to improve physical fitness, develop motor skills, knowledge, healthy living behavior, be active, sportsmanship, and emotional intelligence. The purpose of the study: This study aims to find out the physical education learning during the pandemic in class X IPS students at SMAS Nurul Falah, North Central Timor Regency. Research method: The method used was qualitative research. The type of research used was the descriptive method-data collection techniques used observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used a qualitative descriptive method. Results and discussion: Physical education learning should be carried out in field practice due to the pandemic to take place in the classroom. Currently, physical education learning uses the Learning From Home (LFH) method. So the physical education learning process at SMAS Nurul Falah, North Central Timor Regency for students in class X IPS is carried out using the learning method from home and good cooperation between teachers, students, and parents that the learning process takes place effectively and efficiently. Conclusion: The conclusion is that physical education learning was carried out during the Pandemic period in class and online using lecture and question and answer methods. Keywords: Learning process; Sports physical Education, and health.

DESKRIPSI TENTANG PENYEBAB, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PENIPUAN MELALUI ARISAN ONLINE

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi penulis ini adalah “Deskripsi tentang penyebab, modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penipuan melalui arisan online”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : apa yang menjadi penyebab, bagaimanakah modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penipuan melalui arisan online. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui penyebab, modus dan akibat hukum terhadap kasus tindak pidana penipuan melalui arisan online. Manfaat penelitian ini secara praktis agar ini diharapkan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan penulis dalam bidang hukum dan dapat membantu dan memberi masukan serta tambahan pengetahuan bagi pihak terkait dengan masalah yang diteliti. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Variabel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari 2 (dua) yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah sebab, modus dan akibat hukum tindak pidana penipuan melalui arisan online. Vareabel terikat terdiri dari putusan pengadilan. Hasil penelitian menunjukan faktor penyebab dalam tindak pidana penipuan melelui arisan online yaitu faktor ekonomi dan untuk membayar arisan online yang ditunggak oleh peserta arisan yang sudah mendapatkan undian arisan terdahulu, namun tidak membayar angsuran arisan. Modus penipuan melalui arisan online yaitu membuat penawaran arisan online melalui media sosial dan menjanjikan keuntungan yang besar dalam waktu yang singkat kepada calon korban, serta akibat hukumnya adalah kepada pelaku yaitu pelaku ditahan dan pidana kurungan penjara, pelaku dibebankan untuk membayar biaya perkara serta pelaku mendapatkan keuntungan danakibat hukum kepada korban adalah korban mengalami kerugian.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA PERZINAHAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul: “DESKRIPSI TENTANG MOTIF, MODUS OPERANDI DAN AKIBAT HUKUM TINDAK PIDANA PERZINAHAN”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: 1. Apa motif terjadinya tindak pidana perzinahan ? 2. Bagaimana modus operandi terjadinya tindak pidana perzinahan ? 3.Bagaimanakah akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana perzinahan terhadap pelaku dan rumah tangga korban ? Tujuan penelitian adalah 1.Untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana perzinahan, 2.Untuk mengetahui modus operandi terjadinya tindak pidana perzinahan, 3.Untuk mengetahui akibat hukum yang timbul dari terjadinya tindak pidana perzinahan terhadap pelaku dan rumah tangga korban. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif,modus dan akibat hukum bagi terdakwa serta rumah tangga korban. Sedangkan variabel terikat yang digunakan oleh penulis yaitu putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana perzinahan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka penulis menemukan motif pelaku melakukan perzinahan yaitu terdakwa mengalami permasalahan ekonomi dalam keluarga, sering terjadi pertengkaran dalam rumah tangga dan kebutuhan biologisnya tidak terpenuhi. Modus terdakwa yakni saling berkomunikasi dan sering berbagi kisah rumah tangga melalui sosial media, memberikan kenyamanan dan perhatian, membuat janji temu di suatu tempat seperti hotel, kos maupun kontrakan untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Sedangkan akibat hukum yang timbul bagi para pelaku yaitu dijatuhi hukuman pidana penjara dan dibebani biaya perkaya. Akibat yang timbul dari perbuatan pelaku terhadap korban adalah pisah rumah dan atau cerai antara korban dan terdakwa yang berdampak pada anak-anak yang kehilangan kesejahteraan. Adapun saran yang perlu penulis paparkan yakni diharapkan kepada pasutri dalam kehidupan bersama dilingkungan keluarga agar lebih meningkatkan rasa kasih sayang, perhatian, saling berbagi dan peduli terhadap pasangannya sehingga meminimalisir tindak pidana perzinahan yang akan terjadi. Diharapkan kepada pihak dispenduk dan pencatatan sipil memberikan pembekalan terhadap para pasutri baru sehingga lebih memahami kehidupan berumah tangga yang akan mereka jalani. Diharapkan para aparat hukum memberikan nasihat dan pencerahan hukum secara berkala dan terus menerus terhadap para terdakwa.

DESKRIPSI PENYEBAB DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA PERPAJAKAN LAPORAN FIKTIF FAKTUR PAJAK

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi : “Deskripsi Penyebab Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Perpajakan Laporan Fiktif Faktur Pajak”,. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Faktor – faktor apa sajakah yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Perpajakan Laporan Fiktif Faktur Pajak” dan “Apakah akibat hukum dari Tindak Pidana Laporan Fiktif Faktur Pajak terhadap Pelaku dan Negara”, sementara tujuan dari penelitian ini adalah “Untuk mengetahui faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Perpajakan Laporan Fiktif Faktur Pajak” dan “Mengetahui akibat hukum dari Tindak Pidana Laporan Fiktif Faktur Pajak terhadap para Pelaku dan Negara”. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian Hukum Normatif. Variabel bebas (independent variable) adalah faktor yang menjadi pokok permasalahan yang ingin diteliti yaitu “Sebab terjadinya Tindak Pidana Perpajakan Laporan Fiktif Faktur Pajak”. Variabel terikat (dependent variable) adalah variable yang tergantung dari variable bebas yaitu “Tindak Pidana Perpajakan dan akibat hukumnya”. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya Tindak Pidana Perpajakan yang dilakukan oleh para Pelaku Tindak Pidana Perpajakan dimaksud, baik oleh pegawai / orang – orang diluar lingkup Perusahaan maupun yang dilakukan oleh para pengusaha / pemilik Perusahaan itu sendiri, diantaranya karena Faktor Ekonomi para Pelaku, ingin mendapatkan pekerjaan / penghasilan ataupun mendapatkan keuntungan berupa Fee dari perbuatan Pidana yang dilakukan (oleh Pelaku diluar pemilik perusahaan), maupun betujuan mengurangi nilai PPN Perusahaan, oleh karena Perusahaan dalam permasalahan pajak / tingginya beban pajak hingga timbul niat dan membuat faktur pajak fiktif yang menggambarkan seolah – oleh Perusahaan Pelaku sementara menjalin hubungan kerjasama dengan Perusahaan lain guna memperoleh keeuntungan dari laporan fiktif dimaksud (oleh pelaku yang merupakan pemilik Perusahaan). Akibat hukum daripada perbuatan para Pelaku tersebut maka mereka dijatuhi Pidana maupun denda sebesar 2 x lipat dari keuntungan mereka serta membayar biaya perkara, sementara bagi Negara mengalami kerugian hingga miliaran Rupiah.

ANALISIS YURIDIS MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH REMAJA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi ini: Analisis Yuridis Modus Operandi Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Oleh Remaja. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana modus operandi tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh remaja? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui modus operandi tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh remaja. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu modus tindak pidana narkotika oleh remaja. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel terikat yaitu tindak pidana narkotika oleh remaja. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa modus operandi yang dilakukan oleh remaja sangat beragam mulai dengan memperoleh narkotika dengan cara membeli (putusan nomor : 1110/Pid.Su s/PA/2014/PN.Lbp), menggadaikan handphone untuk membeli narkotika (Putusan Nomor : 9/Pid.Sus-Anak/2016/PN- Bir), dan merakit bong sebagai alat untuk menghisap narkotika (Putusan Nomor : 9/Pid.Sus-Anak/2016/PN-Bir), selain itu adapun faktor-faktor yang mempengaruhi modus operandi pada remaja seperti keterbatasan ekonomi dikarenakan banyak remaja yang masih duduk dibangku sekolah namun telah terjerumus tindak pidana penyalahgunaan narkotika sehingga demi mendapatkan narkotika segala cara mereka lakukan seperti melakukan tanggung renteng (putusan nomor:35/Pid.Sus.A nak/2014/PN-Lgs) demi membeli narkotika. Pihak kepolisian dalam tugasnya memberantas narkotika harus didukung oleh masyarakat umum dan bekerja sama dalam melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika kepada pihak-pihak yang bersangkutan lainya atau ke sekolah-sekolah setempat agar masyarakat umum khususnya para remaja mendapatkan pengetahuan tentang bahayanya narkotika bagi masa pertumbuhan remaja. Kata Kunci: Remaja, Tindak Pidana, Narkotika, Modus Operandi

Deskripsi Tentang Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penganiayaan Terhadap Anak

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi: Deskripsi Tentang Modus dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Penganiayaan Terhadap Anak. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanaka modus terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap anak? dan bagaimanakah akibat hukum dari tindak pidana penganiayaan kepada anak terhadap pelaku, korban, dan barang bukti? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap anak dan akibat hukum dari tindak pidana penganiayaan kepada anak terhadap pelaku, korban, dan barang bukti. Sifat penelitian ini adalah deskriptif yaitu mendeskripsikan atau menjelaskan tentang modus dan akibat hukum bagi terdakwa, korban, maupun barang bukti dalam tindak pidana penganiayaan terhadap anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tindak pidana penganiayaan terhadap anak, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah modus dan akibat hukum terjadinya tindak pidana penganiayaan terhadap anak. Teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi dokumen/studi kepustakaan yaitu cara mengumpulkan bahan hukum melalu bahan hukum tertulis. Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa modus pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap anak, yaitu pelaku menyerang atau memukul wajah korban dengan benda tumpul, menampar wajah, menjambak rambut, dan meludahi wajah korban, memecutkan alat pecut ke tubuh korban (punggung), mencubit lengan kanan, menjewer telinga kanan, dan mencubit bagian perut sebelah kiri korban, dan memukul bagian wajah korban dengan tangan kosong. Adapun akibat hukum yang ditimbulkan bagi pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap anak adalah terdakwa dikenakan penahanan selama berlangsungnya pemeriksaan perkara dan terdakwa dijatuhi pidana penjara. Akibat hukum bagi korban yaitu korban mengalami luka fisik dan terhalang melakukan pekerjaan. Sedangkan akibat hukum bagi barang bukti yaitu dalam 5 (lima) putusan terdapat 2 (dua) putusan yang memuat barang bukti yaitu Putusan Nomor: 33/Pid.B/2015/PN BSK dan putusan Nomor: 74/PID.Sus/2014/ PN.Pti. Barang bukti yang terdapat dalam 2 (dua) putusan tersebut “dikenakan penyitaan” dan “dirampas untuk dimusnahkan”. Adapun saran dalam penelitian ini yaitu perlunya penyuluhan/sosialisasi yang rutin dilakukan baik dari kalangan mahasiswa, aparat penegak hukum, maupun pemuka agama agar menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang baik terhadap masyarakat dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara agar memiliki kesadaran hukum yang tinggi khususnya terhadap pentingnya perlindungan hak asasi anak demi terwujudnya generasi bangsa yang baik. Selain itu diharapkan bagi aparat penegak hukum agar memberikan sanksi yang tegas terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan terhadap anak guna memberikan efek jera terhadap masyarakat lainnya Kata kunci : Penganiayaan Anak, Modus, Akibat Hukum

DESKRIPSI PENYEBAB TERJADINYA TINDAK PIDANA PENELANTARAN ANAK

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Deskripsi penyebab Terjadinya Tindak Pidana Penelantaran Anak”. Masalah dalam penelitian ini adalah; Apa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dilakukan pada lima putusan yaitu; 1) Nomor 86/Pid.Sus/2017/PN Dmk, 2) Nomor 173/Pid.Sus/2017/PN Tjb, 3) Nomor 35/Pid.Sus/2017/PN Lsm, 4) Nomor 498/Pid.B/2014/PN Rap dan 5) Nomor: 06-K/PM I-02/AD/I/2014. Variabel bebas dalam dalam penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana penelantaran anak. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana penelantaran anak adalah1) Faktor ekonomi, dan 2) Faktor perceraian. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka saran yang diberikan adalah Hendaknya para penegak hukum lebih meningkatkan sosialisasi terhadap masyarakat agar masyarakat lebih tahu tentang konsekuensi atau ancaman pidana bagi setiap orang yang melakukan penelantaran anak yang merupakan tindak pidana yang ada ancaman pidananya atau dapat di pidana

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PRAKTEK KEDOKTERAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi ini adalah “Deskripsi tentang Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran” sedangkan masalah pokoknya adalah Apakah yang menjadi Motif dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran. Selanjutnya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif dan modus terjadinya tindak pidana praktek kedokteran. Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normative. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa Motif Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran adalah untuk mendapatkan keuntungan dari segi ekonomi serta memenuhi kebutuhan keluarga. Modus Terjadinya Tindak Pidana Praktek Kedokteran adalah dengan keahlian yang pernah bekerja di tempat praktek kedokteran sehingga dengan ketrampilannya membuka praktek kedokteran tanpa izin, Menyiapkan surat ijin praktek palsu, menyiapkan fasilitas tempat untuk dokter berpraktek padahal dokter tersebut adalah dokter hewan, memberikan pelayanan kepada masyarakat sebagai dokter padahal yang bersangkutan bukan dokter. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: Aparat penegakan hukum dapat melakukan tindakan yang tegas kepada Pelaku yang menyalahgunakan izin praktek kedokteran serta menimbulkan kerugian bagi masyarakat diberikan sanksi yang lebih berat karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Pemerintah secara terus menerus harus memberikan penyuluhan kepada Masyarakat tentang syarat-syarat membuka praktek kedokteran serta hak dan kewajiban dokter dan hak dan kewajiban masyarakat apabila terjadi praktek kedokteran tanpa izin yang sah dari pemerintah sehingga dapat dilakukan laporan ke aparat penegak hukum. Agar masyarakat dapat secara selektif memilih praktek kedokteran yang legal sehingga terlindungi berkaitan dengan hak dan kewajibannya.

ANALISIS YURIDIS PENYEBAB DAN MODUS TERJADINYA TINDAK PIDANA PENCURIAN HANDPHONE YANG DILAKUKAN OLEH ANAK

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Penelitian ini berjudul “Analisis Yuridis Penyebab dan Modus Terjadinya Tindak Pidana Pencurian Handphone yang Dilakukan oleh Anak”. Rumusan masalah 1). Bagaimanakah sebab terjadinya tindak pidana pencurian Handphone yang dilakukan oleh anak? 2). Bagaimanakah modus terjadinya tindak pidana pencurian Handphone yang dilakukan oleh anak? Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui sebab-sebab terjadinya tindak pidana pencurian Handphone yang dilakukan oleh anak. 2) Untuk mengetahui modus terjadinya tindak pidana pencurian Handphone yang dilakukan oleh anak. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu untuk mendeskripsikan penyebab dan modus terjadinya tindak pidana pencurian handphone yang dilakukan oleh anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab dan modus terjadinya tindak pidana pencurian Handphone yang dilakukan oleh anak, sedangkan variabel terikat yaitu dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap tindak pidana pencurian Handphone yang dilakukan oleh anak. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah bahan hukum primer, data sekunder dan bahan hukum tersier. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penyebab terjadinya tindak pidana pencurian Handphone yang dilakukan oleh anak adalah; 1) Sebab terjadinya tindak pidana pencurian Handphone yang dilakukan oleh anak meliputi; a) Adanya kesempatan yang diberikan oleh korban dan b) Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi Anak meliputi. 2) Modus anak melakukan pencurian Handphone antara lain: Terdakwa memanjat dan masuk kedalam Rumah untuk Melakukan Pencurian Handphone meliputi; a) Terdakwa membuka lemari kemudian mengambil handphone b) Terdakwa Melakukan Pencurian Handphone dengan cara berboncengan dan mencopet dan c) Terdakwa membuka kamar lalu mengambil handphone. Saran yang diberikan adalah hendaknya kepada orang tua lebih memperhatikan lingkungan pergaulan Anak, agar menghindari perilaku yang tidak seharusnya dilakukan oleh Anak. Kata Kunci: Penyebab, Modus, Tindak Pidana, Pencurian Handphone

Tinjauan Proses Belajar Mengajar siswa pada masa pandemi covid-19 di SMP Negeri Nunuh Posmanu

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TINJAUAN PROSES BELAJAR MENGAJAR SISWA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Ledi Yulitha Missa1*, Agustinus J. Nafie2, Ramona M. Mae3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Belajar pada hakikatnya merupakan kegiatan yang dilakukan secara sadar untuk menghasilkan suatu perubahan, menyangkut pengetahuan, keterampilan, sikap, dannilai-nilai. Tujuan penelitian: Penelitian ini adalah untuk mengetahui proses belajar mengajar siswa pada masa pandemi Covid -19 di SMP Negeri Nunuh Posmanu. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatifdengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisi data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini bagaimana guru memberikan materi kepada siswa/siswi dalam masa pandemi Covid-19. Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan guru Penjasorkes, dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data merangkum,dan persamaan kata Hasil dan pembahasan proses belajar mengajar siswa pada masa pandemi Covid-19 di SMP Negeri Nunuh Posmanu berdasarkan hasil penelitian dengan melaksanakan proses belajar mengajar siswa pada masa pandemi Covid-19 sanagat bermanfaat untuk lebih mengetahui kemampuan siswa dalam kegiatan pembelajaran berlangsung. Simpulan: Dari hasil penelitian di atas maka peneliti menyimpulkan bahwa proses belajar mengajar siswa pada masa pandemi Covid-19 sebaiknya guru lebih menjelaskan materi secara mendetail sehingga siswa lebih mudah mengerjakan soal-soal (BDR) belajar dari rumah dengan baik. Kata kunci: Kompetensi guru; proses belajar mengajar pada masa pandemi Covid-19.

DESKRIPSI TENTANG MODUS DAN AKIBAT HUKUM TERJADINYA TINDAK PIDANA AKSES INFORMASI DAN DOKUMEN ELEKTRONIK BERMUATAN ANCAMAN ATAU PEMERASAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Modus Dan Akibat Hukum Terjadinya Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Atau Pemerasan”. Permasalahan pokok yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Modus Terjadinya Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Dan Pemerasan?; Bagaimanakah Akibat Hukum Dari Tindak Pidana Akses Informasi Dan Dokumen Elektronik Bermuatan Ancaman Dan Pemerasan? Sifat penelitian penulis adalah deskriptif, sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normatif. Teknik pengumpulan data studi dokumen. Hasil penelitian penulis dapat disimpulkan bahwa modus dan akibat hukum dari pelaku serta korban tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman dan pemerasan 1. Modus terjadinya tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman atau pemerasan adalah: Menawarkan kepada korban via pesan pinjaman uang secara online dengan suku bunga murah;Menawarkan kepada korban pencairan pinjaman yang lebih mudah dan cepat dengan syarat yang mudah;Memberikan informasi mengenai aplikasi pinjaman ini merupakan aplikasi pinjaman online yang terdaftar di OJK;Dengan sengaja dikarenakan jabatan sebagai debt collector via penagihan lewat handphone maka pelaku melakukan pendekatan awal agar dapat menarik perhatian korban dan baru selanjutnya menekan korban untuk membayar dengan bunga yang sudah disepakati saat pinjaman awal dengan menggunakan nama perusahaan; Dengan sengaja dan tanpa hak mengirimkan Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi, serta akan menyebarkan foto dan video yang diedit untuk disebarluaskan oleh pelaku;Terdakwa menggunakan akun facebook palsu untuk menipu korban; Mengancam kepada korban agar membayar sejumlah uang agar nama korban di hapus dari buku besar pengedar narkoba 2. Akibat Hukum dari terjadinya tindak pidana akses informasi dan dokumen elektronik bermuatan ancaman atau pemerasan terhadap pelaku: Mendapatkan pidana penjara; Mendapatkan pidana denda yang sesuai; Membayar biaya perkara; bagi korban: Merasa malu; Mengalami trauma terhadap orang banyak; Trauma terhadap teman, saudara serta informasi yang sebenarnya benar namun dianggap sebagai berita hoax. Sehubungan dengan permasalahan tersebut, maka penulis dapat memberi saran, sebagai berikut: 1. Direkomendasikan pada kesimpulan I agar perlu adanya suatu regulasi elektronik dari segi perbankan untuk memnimalisir pesan SMS maupun pesan-pesan lainnya melaui handphone 2. Rekomendasi pada akibat hukum yang diterima oleh para pelaku menurut penulis sangatlah ringan bahkan tidak akan menimbulkan efek jera