· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Pajak adalah kontribusi wajib kepada Daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pajak merupakan salah satu yang paling berkontribusi besar terhadap penerimaan daerah sehingga pemberlakuan pajak sebagai sumber penerimaan daerah pada dasarnya tidak hanya menjadi urusan pemerintah daerah sebagai pihak yang menetapkan dan memungut pajak dan retribusi daerah, tetapi juga berkaitan dengan masyarakat pada umumnya.
Kabupaten Sumba Barat merupakan daerah yang juga diberi hak otonomi daerah untuk mengatur keuangan sendiri untuk melaksanakan pembangunan. Kabupaten Sumba Barat diharapkan mampu mengelola dan memaksimalkan potensi sumber daya yang ada di daerah untuk kelangsungan dan kemajuannya. Salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan pajak daerah. Berbagai keunggulan yang terdapat di Kabupaten Sumba Barat tersebut mendorong banyaknya investor datang untuk berinvestasi dalam berbagai bidang, salah satunya di bidang perhotelan. Di Kabupaten Sumba Barat sendiri sudah terdapat 18 hotel dan salah satunya merupakan hotel bintang 5 dan terindah di dunia, yaitu hotel Nihiwatu. Perkembangan industri perhotelan ini secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah, khususnya dari Pajak Hotel.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh efektivitas pemungutan pajak hotel dan pengaruh kontribusi pajak hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumba Barat Tahun 2011-2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kumpulan data tahunan tentang realisasi pajak hotel, target pajak hotel, realisasi pendapatan asli daerah, dan target pendapatan asli daerah Kabupaten Sumba Barat tahun 2011-2020. Hasil uji signifikan simultan nilai regresi menunjukkan bahwa efektivitas pajak hotel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah (0,022 < dari 0,05) dan kontribusi pajak hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah (0,008 > dari 0,05).
Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat efektivitas pajak hotel untuk tahun 2011 dikategorikan efektif karena mencapai target yang ditetapkan. Di tahun 2012–2018 dikategorikan sangat efektif k’arna mengalami peningkatan, tahun 2019 dikategorikan kurang efektif dimana mengalami penurunan dan pada tahun 2020 dikategorikan cukup efektif. Secara keseluruhan kontribusi pajak hotel pada tahun 2011-2017 memberikan kontribusi yang sangat kurang terhadap pendapatan asli daerah sehingga mempengaruhi jumlah pendapatan asli daerah yang di terima, pada tahun 2018-2019 mengalami kenaikan dan pada tahun 2020 mengalami penurunan dan dikategorikan sangat kurang.
Kata Kunci: Pajak, Pendapatan Asli Daerah, Pajak Hotel, Efektivitas Pajak Hotel, Kontribusi Pajak Hotel
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Setiap pemerintahan wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban berupa laporan keuanga selama satu periode. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2014, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) merupakan suatu institusi yang dipercaya dapat mewujudkan tata kelola keuangan negara baik, transparan, dan akuntabel (good governance). Untuk mendukung terwujudnya good governance dalam pengelolaan keuangan negara maka dibutuhkannya seorang yang profesional dalam bidang akuntansi untuk mengaudit laporan keuangan agar dapat menghasilkan audit yang berkualitas. Istilah audit itu sendiri berasal dari bahasa laitin “audire” yang artinya mendengarkan, mengontrol, memeriksa, dan merevisi. Audit merupakan suatu tindakan yang membandingkan antara fakta atau keadaan sebenarnya (kondisi) dengan keadaan yang seharusnya ada. Pada dasarnya audit bertujuan untuk menilai apakah pelaksanaan yang dilakukan telah sesuai dengan apa yang diharapkan. Berdasarkan Standar Profesional Akuntansi Publik (2001) tujuan audit atas laporan keuangan oleh auditor independen pada umumnya adalah untuk menyatakan pendapat tentang kewajara, dalam semua hal material, posisi keuangan, hasil usaha, perubahan entitas, dan arus kas sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum di Indonesia (SA seksi 110). Berdasarkan uraian diatas maka faktor-fakto yang mempengaruhi kualitas hasil audit dilingkungan pemerintahan daerah antara lain indepedensi, objektifitas, dan integritas menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hasil audit karena dalam diri seorang auditor harus menjunjung tinggi kejujuran agar dalam mengaudit laporan keuangan sesuai dengan fakta yang ada dan tidak terpengaruh terhadap pihak lain. Ada pun faktor lain seperti pengalaman kerja juga mempengaruhi kualitas hasil audit karena seorang auditor yang semakin berpengalaman dalam mengaudit maka semakin sedikit kesalahan yang dilakukan saat mengaudit. Jika terjadi kesalahan yang dilakukan maka auditor tersebut dapat mengatasinya tanpa mempengaruhi kualitas hasil audit tersebut. Kompetensi dan motivasi juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas hasil audit karena seorang yang akan melakukan audit harus memiliki kompetensi (keahlian) khusus dalam bidang tersebut, sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai yaitu menghasilkan audit yang berkualitas Penelitian ini dilaksanakan di Inspekorat Kota Kupang. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu independensi (X1), objektifitas (X2), integritas (X3), pengalaman kerja (X4), kompetensi (X5), dan motivasi (X6). Variabel dependen yaitu kualitas hasil audit (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. Responden dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja di Inspektorat Kota Kupang. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan 33 responden. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian terdapat indepedensi dan objektifitas tidak berpengaruh terhadap kualitas audit sedangkan integritas, pengalaman kerja, kompetensi, dan motivasi berpengaruh positif terhadap kualitas hasil audit pada auditor Inspektorat Kota Kupang.Berdasarkan hasil analisis Koefisien Determinasi maka dapat diketahui bahwa persentase sumbangan pad pengaruh variabel indepedensi(X1), objektifitas (X2), integritas (X3), pengalaman kerja (X4), kompetensi (X5) dan Motivasi (X6) terhadapa kualitas hasil audit (Y) adalah 76,2% sedangkan sisanya 23,8% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah disajikan maka kiranya dapat memberikan manfaat pada pihak-pihak lain yang terkait atas penelitian ini. Maka dari itu seorang auditor harus lebih meningkatkan indepedensi,objektivitas, integritas , pengalaman kerja, kompetensi dan motivasi agar dapat lebih meningkatkan lagi kualitas audit yang dihasilkan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan yang diangkat dalam penulisan ini adalah Bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas namun Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Dengan Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Dasar Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas akan tetapi Mahkamah Agung menjatuhkan pemidanaan terhadap pelaku pembunuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan tetapi dibatalkan oleh Mahkamah Agung dan dijatuhi putusan pemidanaan. Berdasarkan hasil penelitian maka dasar pertimbangan hakim pengadilan negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pembunuhan adalah karena alat bukti yang diajukan oleh Penuntut umum tidak memenuhi batas minimum pembuktian. Dengan alasan bahwa keterangan yang diperoleh dari saksi tanpa didukung oleh keterangan saksi lainnya atau alat bukti lainnya sehingga majelis hakim berpendapat bahwa satu saksi tidak dapat dipakai untuk menjatuhkan pidana pada diri seseorang atau dengan kata lain seorang saksi bukan saksi/unus testis nullus testis dan dengan memperhatikan ketentuan Pasal 183 KUHAP yang menyatakan bahwa Hakim tidak boleh menjatuhkan pidana kepada seseorang kecuali apabila dengan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah. Sedangkan dasar pertimbangan hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan karena Judex Facti telah salah dan tidak menerapkan peraturan hukum sebagai mana mestinya serta tidak mempertimbangkan fakta hukum yang relevan secara yuridis dengan tepat dan benar sesuai fakta hukum yang terungkap di muka sidang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemahaman wajib pajak akan peraturan yang di berlakukan pada PP nomor 23 tahun 2018 sangat penting dalam penerapannya. Pengaruh adanya PP nomor 23 tahun 2018 sangat dirasakan dan disadari oleh pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun banyak perbedaan pengaruh yang dirasakan oleh pelaku UMKM. Ada yang merasakan kemudahan serta masih ada yang belum merasakan kemudahan dari PP nomor 23 tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perhitungan, Penetapan, dan Pelaporan Pajak Penghasilan Atas Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu Pada CV. (RTD) Surya Citra Timor. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Data diperoleh dengan melakukan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik deskriptif komperaktif dengan pendekatan kualitatif. CV. (RTD) Surya Citra Timor merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang (cargo) baik melalui pesawat maupun kapal. Omset setahun CV. (RTD) Surya Citra Timor tidak mencapai Rp 4.800.000.000 sehingga CV. (RTD) Surya Citra Timor masuk dalam golongan UMKM yang mana perlakuan pajaknya adalah 0,5% dari omset sesuai dengan PP No 23 tahun 2018. CV. (RTD) Surya Citra Timor memiliki omset dibawah Rp. 4.800.000.000. Pada tahun 2017 CV. (RTD) Surya Citra Timor memiliki omset Rp. 3.442.000.000, pada tahun 2018 dan tahun 2019 CV. (RTD) Surya Citra Timor mengalami penurunan pengiriman barang sehingga omset menjadi menurun karena biaya angkutan jalan yang mahal dan tidak fleksibel . CV. (RTD) Surya Citra Timor, telah melayani kebutuhan para pelanggan akan pengurusan custom clearance pengiriman barang selama lebih dari 12 tahun. Hingga saat ini, CV. (RTD) Surya Citra Timor memiliki sekitar 200 pelanggan full container dan 350 pelanggan eceran, dengan jaringan di surabaya, kupang, soe, kefa, atambua, dan dili (Timor Leste). CV. (RTD) Surya Citra Timor mampu memenuhi kebutuhan ekspedisi pelanggan dari mana saja, agen di Dili memungkinkan untuk membantu pengiriman barang-barang dari luar indonesia.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MARIA MARINCE SEUK SERAN (16383571) Analisis Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii (Doty) Doty Varietas Berbeda Yang Dibudidayakan Pada Habitat Yang Berbeda Menggunakan Metode Lepas Dasar Di Desa Hundihuk Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao : DONNY M. BESSIE S.Pi.,M.Si. WILSON L.TISERA S.Pi.,M.Si,Ph.D sebagai pembimbing I dan II. Progran Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Rumput laut merupakan salah satu sumberdaya pesisir yang memiliki nilai ekonomis cukup tinggi dan merupakan komoditas ekspor di sektor budidaya perikanan indonesia karena permintaanya tinggi di pasar dunia.Varietas atau Strain adalah kelompok organisme yang tergabung dalam suatu spesies yang memiliki karakteristik khusus tetapi tidak dijadikan keturunan atau variasi yang terpisah. Habitat merupakan suatu tempat dimana makluk hidup atau juga organisme tinggal. Budidaya rumput laut dibudidayakan pada habitat berbeda dengan tujuan mendapatkan hasil dari budidaya rumput laut memberikan pertumbuhan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii varietas berbeda yang dibudidayakan pada habitat berbeda menggunakan metode lepas dasar di Desa Hundihuk Kecematan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Pengamatan terhadap pertumbuhan rumput laut dilakukan setiap minggu selama 49 hari juga diukur parameter perairan meliputi suhu, salinitas, pH, DO, kecerahan dan kecepatan arus. Penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa pertumbuhan rumput laut yang dibudidayakan di perairan Hundihuk Pertumbuhan harian tertinggi pada habitat Pasir 3,12-3,74 gram/hari dari Sacol Hundihuk dan terendah 0,24-2,43 gram/hari dari Sacol Sulamu sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan harian tertinggi dari Sacol Hundihuk 2,87-3,65 gram/hari dan terendahnya 0,6-1,64 gram/ hari dari Kultur Jaringan Pukuafu. Pertumbuhan relative pada habitat Pasir dengan nilai tertinggi 5,54% dari Sacol Hundihuk dan terendahnya 5,24% dari Sacol Sulamu sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan relative tertinggi 5,50% dari Sacol Hundihuk dan nilai terendah 4,82 % dari Kultur Jaringan Pukuafu. Pertumbuhan mutlak pada habitat pasir dengan nilai tertinggi adalah 182,3 gram dari Sacol Hundihuk dan nilai terendahnya berasal dari Sacol Sulamu dengan nilai 114,7 gram sedangkan pada habitat Lamun pertumbuhan mutlak tertinggi berasal dari Sacol Hundihuk dengan nilai 170,5 gram dan nilai terendahnya 29,2 gram berasal dari Kultur Jaringan Pukuafu.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
INTISARI
Judul skripsi ini : “ANALISIS YURIDIS TENTANG PUTUSAN BEBAS OLEH HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN PADA ANAK”
Masalah pokok dalam tulisan ini, “Bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Pencabulan terhadap anak,?”
Tujuan penelitian dalam tulisan ini, “untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana Pencabulan terhadap anak”.
Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif yaitu dengan mengkaji putusan Pengadilan Negeri Nomor Putusan No 51/pid.sus/2016/PN.kbu, Nomor Putusan Nomor 36/Pid.Sus/2020/PN Pli, Nomor Putusan No 138/Pid.Sus/2019/PN Son, Nomor Putusan 374/Pid.Sus/2018/PN Rhl, dan Putusan Mahkama Agung Nomor 1923 K/Pid.Sus/2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri memutuskan perkara tindak pidana dengan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum dengan menggunakan alat bukti dan dengan mempertimbangkan fakta-fakta persidangan dianggap tidak memenuhi unsur-unsur yang ada dalam pasal.
Hakim Menjatuhkan Putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari Hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadi suatu tindak pidana berdasarkan dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. Karna itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar Hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara pidana. Oleh karena itu, diharapkan setiap Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya Hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur-unsur Gerechtidkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
· Book · Buku Bahan Ajar
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN,
PENGEMBANGAN KARIR DAN KOMPENSASI KARYAWAN
TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN PADA PT. CIPTA LAKU
LESTARI
Dalam era globalisasi saat ini, dunia kerja mengalami perubahan yang
sangat cepat seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan
bisnis. Setiap perusahan dituntut untuk memiliki sumber daya manusia (SDM) yang
berkualitas, berkomitmen tinggi, dan loyal terhadap organisasi.
PT. Cipta Laku Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang
produksi dan distribusi sabun dan deterjen. Perusahaan ini berlokasi di Kupang,
Nusa Tenggara Timur, Indonesia dan memiliki fokus pada kegiatan usaha seperti
produksi sabun dan deterjen serta distribusi produk tersebut ke pengecer dan
konsumen akhir. PT. Cipta Laku Lestari juga dikenal sebagai distributor barang-
barang kelontong seperti mie instan dan sabun, menandakan perannya dalam rantai
pasok barang kebutuhan sehari-hari di wilayah tersebut.
Pada penelitian ini peneliti memilih meneliti pada PT Cipta Laku Lestari,
dikarenakan PT Cipta Laku Lestari Kupang merupakan salah satu perusahaan yang
bergerak dalam bidang distribusi dan perdagangan, tentu sangat bergantung pada
kinerja sumber daya manusianya. Dalam menjalankan aktivitas usahanya,
perusahaan ini memiliki karakteristik pekerjaan yang beragam sesuai dengan posisi
dan tanggung jawab masing-masing karyawan. Selain itu, perusahaan juga terus
berupaya mengembangkan karir karyawan serta memberikan kompensasi
karyawan yang layak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka. Ketiga
aspek tersebut menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi tingkat loyalitas
karyawan terhadap perusahaan, sehingga menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam
konteks PT Cipta Laku Lestari.
Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Galang Supra Yudha, Rike
Kusuma Wardhani, dan Nuraidya Fajariah (2022) dengan judul “Pengaruh
Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir, dan Kompensasi Terhadap
Loyalitas Karyawan pada PT. Shopee Express Hub Kediri”. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa karakteristik pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif
terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,002<0,05, sebaliknya
pengembangan karir tidak berpengaruh signifikan dan positif terhadap loyalitas
karyawan dengan nilai uji t sebesar 0,461>0,05, sebaliknya kompensasi karyawan
memiliki Pengaruh secara langsung terhadap loyalitas karyawan dengan nilai uji t
sebesar 0,003<0,05. Namun secara simultan, Karakteristik Pekerjaan,
Pengembangan Karir, dan Kompensasi karyawan berpengaruh positif terhadap
Loyalitas Karyawan sebesar 24,5%.
Penelitian lainnya oleh Viola Herliana Dan Indra Budi Sumantoro (2024)
dengan judul “Pengaruh Kompensasi, Job Security, Dan Pengembangan Karir
Terhadap Loyalitas Karyawan pada Lampung Post”. Hasil dari penelitian
menyimpulkan bahwa nilai uji T hitung sebesar 0,713 < uji T table sebesar 1,650
dan nilai signifikansi 0,476 > 0,05 menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi
karyawan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan pada
Lampung Post. Sebaliknya Job Security Dan Pengembangan Karir berkontribusi
signifikan terhadap loyalitas karyawan sebesar 71%, dengan pengembangan karir
memiliki pengaruh paling besar diantara ketiga variabel. Yang menunjukkan bahwa
job security dan pengembangan karir berpengaruh terhadap loyalitas karyawan
pada lampung post.
Berdasarkan penjelasan diatas maka dalam penelitian ini, peneliti akan
membahas tentang “Analisis Pengaruh Karakteristik Pekerjaan,
Pengembangan Karir Dan Kompensasi Karyawan Terhadap Loyalitas
Karyawan Pada PT. Cipta Laku Lestari”.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Cipta Laku
Lestari, yang berjumlah 257 orang, dengan sampel yang menggunakan rumus
slovin sebanyak 72 karyawan di PT Cipta Laku Lestari. Teknik pengumpulan
analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
antara Karakteristik Pekerjaan, Pengembangan Karir dan Kompensasi Karyawan
Terhadap Loyalitas Karyawan, peneliti menggunakan uji Analisis Regresi Linear
Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), dan Koefisien Determinasi (R2).
Dari hasil penelitian yang digunakan peneliti dapat menyimpulkan bahwa
secara parsial Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh berpengaruh signifikan
dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), Pengembangan Karir (X2)
berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan (Y), dan
Kompensasi (X3) berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan
(Y). Sedangkan secara simultan Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir
(X2) dan Kompensasi (X3) memiliki pengaruh signifikan terhadap Loyalitas
Karyawan pada PT. Cipta Laku Lestari. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil
pengujian di dapati hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai konstanta
sebesar 24,207 poin sedangkan koefisien regresi b1 = 0,838; b2 = 0,712; dan b3 =
1,189. Dengan demikin persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan
pengaruh Karakteristik Pekerjaan (X1), Pengembangan Karir (X2), dan
Kompensasi (X3) terhadap Loyalitas Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y=
24,207 + 0,838 X1 + 0,712 X2 + 1,189 X3 +e.
Selain itu hasil uji hipotesis pertama yaitu Karakteristik Pekerjaan (X1)
berpengaruh terhadap Loyalitas Karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel
Karakteristik Pekerjaan (X1) Nilai T hitung 6,053 > 1.995 dengan tingkat sig 0,000
< 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Karakteristik
Pekerjaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap Loyalitas Karyawan.
Berikutnya hasil uji hipotesis kedua yaitu Pengembangan Karir (X2) ditemukan
Nilai T hitung 3,657 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan
Ha diterima, artinya secara parsial Pengembangan Karir berpengaruh signifikan
terhadap Loyalitas Karyawan. Dan hasil uji hipotesis ketiga yaitu Kompensasi (X3)
ditemukan Nilai T hitung 6,701 > 1,995 dengan tingkat sig 0,000 < 0,05, maka H0
ditolak dan Ha diterima, artinya secara parsial Kompensasi berpengaruh signifikan
terhadap Loyalitas Karyawan.
Untuk pengujian F, dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka
perolehan F hitung 227,880 > F tabel 2,74 dan tingkat Sig. F 0,000 < 0,05. Maka, H0
(b1= 0) ditolak dan Ha (b1 ≠ 0) diterima. Artinya bahwa secara simultan
karakteristik pekerjaan (X1), pengembangan karir (X2), dan kompensasi (X3)
berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap loyalitas karyawan (Y). Dan
hasil hitung koefisien determinasi (R²) diperoleh nilai adjusted R2 adalah 0,906 atau
90,6%. Hal ini berarti besarnya pengaruh karakteristik pekerjaan, pengembangan
karir dan kompensasi terhadap loyalitas karyawan adalah 90,6% . Sedangkan
pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam
penelitian ini.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media pembelajaran visual gambar dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas II pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Negeri Kuasaet, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang Tahun Ajaran 2024/2025. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keaktifan belajar siswa yang ditandai dengan minimnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran, seperti kurangnya keberanian bertanya, menjawab pertanyaan, serta mengemukakan pendapat. Kondisitersebutdisebabkanolehpenggunaanmetodepembelajaranyang masih bersifat konvensional dan kurangnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 siswa kelas II SD Negeri Kuasaet. Instrumen penelitian berupa lembar observasi aktivitas guru dan keaktifan belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran visual gambar dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa secara signifikan. Peningkatan terlihat pada aspek keaktifan fisik, seperti membaca, mendengarkan, menulis, dan memberi tanggapan, serta pada aspek keaktifan psikis, seperti memperhatikan, berpikir, dan mengingat materi pembelajaran. Penggunaan media visual gambar mampu menarik perhatian siswa, mempermudah pemahaman materi, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan menyenangkan. Dengan demikian, media pembelajaran visual gambar efektif digunakan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti di sekolah dasar.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kewirausahaan memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan
ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta mengurangi tingkat pengangguran,
khususnya di kalangan lulusan perguruan tinggi. Mahasiswa sebagai agen perubahan
diharapkan tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja, tetapi juga mampu
menjadi pencipta lapangan kerja. Namun, pada kenyataannya, tidak semua
mahasiswa memiliki minat yang kuat untuk berwirausaha. Perbedaan minat tersebut
dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pengetahuan kewirausahaan dan
efikasi diri yang dimiliki oleh mahasiswa.
Pengetahuan kewirausahaan merupakan pemahaman individu mengenai
konsep, prinsip, dan proses kewirausahaan, mulai dari pengenalan peluang usaha,
pengelolaan risiko, perencanaan bisnis, hingga pengambilan keputusan usaha.
Pengetahuan yang baik tentang kewirausahaan diyakini mampu membentuk pola
pikir positif terhadap dunia usaha serta meningkatkan kesiapan individu untuk
memulai usaha secara mandiri.
Sementara itu, efikasi diri merupakan keyakinan seseorang terhadap
kemampuan dirinya dalam mengorganisasikan dan melaksanakan tindakan yang
diperlukan untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam konteks kewirausahaan, efikasi
diri berperan penting dalam membangun kepercayaan diri mahasiswa untuk
menghadapi tantangan, ketidakpastian, serta risiko yang melekat pada aktivitas
berwirausaha.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan
kewirausahaan dan efikasi diri terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas
Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, baik secara parsial maupun
simultan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif
dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa
Program Studi Manajemen jalur minat kewirausahaan angkatan 2021 yang berjumlah
36 orang.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh,
sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian.
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen kuesioner tertutup
yang disusun berdasarkan indikator-indikator variabel penelitian, yaitu pengetahuan
kewirausahaan, efikasi diri, dan minat berwirausaha. Skala pengukuran yang
digunakan adalah skala interval dengan rentang nilai 1 sampai 10. Data yang telah
dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda
dengan bantuan program IBM SPSS. Tahapan analisis data meliputi analisis
pendahuluan untuk menggambarkan karakteristik responden dan deskripsi variabel
penelitian, serta analisis lanjutan yang mencakup uji regresi, uji parsial (uji t), uji
simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²).
Hasil analisis pendahuluan menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan
kewirausahaan mahasiswa berada pada kategori sedang. Hal ini mengindikasikan
bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai kewirausahaan,
namun belum sepenuhnya mendalam dalam aspek perencanaan dan pengelolaan
usaha secara komprehensif. Efikasi diri mahasiswa juga berada pada kategori sedang,
yang berarti mahasiswa cukup percaya diri terhadap kemampuannya, tetapi masih
ragu dalam menghadapi risiko dan ketidakpastian usaha. Sementara itu, minat
berwirausaha mahasiswa berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa
sebagian mahasiswa memiliki ketertarikan untuk berwirausaha, namun belum
sepenuhnya menjadikan kewirausahaan sebagai pilihan karier utama. Hasil analisis
regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara parsial pengetahuan
kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha
mahasiswa. Artinya, semakin tinggi tingkat pengetahuan kewirausahaan yang
dimiliki mahasiswa, maka semakin tinggi pula minat mereka untuk berwirausaha.
Efikasi diri juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat
berwirausaha, yang menunjukkan bahwa keyakinan terhadap kemampuan diri
menjadi faktor penting dalam mendorong mahasiswa untuk memilih kewirausahaan
sebagai alternatif karier.
Secara simultan, pengetahuan kewirausahaan dan efikasi diri berpengaruh
signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas
Kristen Artha Wacana Kupang. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa
pengembangan minat berwirausaha mahasiswa tidak dapat dilepaskan dari
peningkatan pengetahuan kewirausahaan dan penguatan efikasi diri. Pendidikan
kewirausahaan yang tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga pada
pengalaman praktik dan pembentukan kepercayaan diri, sangat diperlukan untuk
menumbuhkan minat berwirausaha yang lebih kuat.
Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan
pertimbangan bagi pihak perguruan tinggi dalam merancang dan mengembangkan
kurikulum serta program kewirausahaan yang lebih efektif dan aplikatif. Selain itu,
penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi
pengembangan ilmu kewirausahaan serta menjadi referensi bagi penelitian
selanjutnya yang mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi minat berwirausaha di
kalangan mahasiswa.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara dan daerah yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan nasional maupun daerah. Salah satu jenis pajak daerah yang memiliki potensi besar adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), khususnya sektor perdesaan dan perkotaan yang dikelola oleh pemerintah daerah. Keberhasilan pemungutan PBB sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait rendahnya kepatuhan wajib pajak, terutama di wilayah pedesaan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari sisi ekonomi maupun perilaku wajib pajak itu sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh tingkat ekonomi terhadap kepatuhan membayar PBB; (2) pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan membayar PBB; (3) pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan membayar PBB; serta (4) pengaruh tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak secara simultan terhadap kepatuhan membayar PBB.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wajib pajak PBB aktif di Desa Baumata Barat yang berjumlah 1.131 wajib pajak. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 92 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden dengan menggunakan skala Likert lima tingkat. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari Tingkat Ekonomi (X₁), Pengetahuan Perpajakan (X₂), Dan Kesadaran Wajib Pajak (X₃), sedangkan variabel dependen adalah Kepatuhan Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan (Y).
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan program SPSS versi 29.0. Tahapan analisis data meliputi Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Serta Uji Asumsi Klasik Yang Terdiri Dari Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Dan Uji Heteroskedastisitas. Selanjutnya Dilakukan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), Serta Uji Koefisien Determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen.
Hasil Uji Validitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada masing-masing variabel memiliki nilai korelasi lebih besar dari r tabel, sehingga dinyatakan valid. Hasil Uji Reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha pada setiap variabel lebih besar dari 0.70, yang berarti instrumen penelitian reliabel dan konsisten. Hasil Uji Asumsi Klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas antar variabel bebas, serta tidak ditemukan gejala heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan.
Berdasarkan Hasil Analisis Regresi Linear Berganda, diperoleh bahwa tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan membayar PBB. Hasil uji T menunjukkan bahwa tingkat ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik kondisi ekonomi wajib pajak, maka semakin tinggi kemampuan dan kemauan wajib pajak untuk memenuhi kewajiban membayar PBB tepat waktu dan sesuai ketentuan. Pengetahuan perpajakan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi pemahaman wajib pajak mengenai aturan, prosedur, dan manfaat pajak, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan mereka. Selanjutnya, kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB, yang berarti bahwa kesadaran internal wajib pajak mengenai pentingnya pajak bagi pembangunan daerah mendorong perilaku patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Hasil Uji F menunjukkan bahwa tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.588 menunjukkan bahwa sebesar 58.8% variasi kepatuhan membayar PBB dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 41.2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian, seperti kualitas pelayanan pajak, sanksi perpajakan, akses pembayaran, dan faktor sosial lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan kepatuhan membayar PBB di Desa Baumata Barat memerlukan upaya yang terintegrasi, tidak hanya melalui peningkatan kondisi ekonomi masyarakat, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan perpajakan dan penumbuhan kesadaran wajib pajak. Oleh karena itu, pemerintah desa dan pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kegiatan sosialisasi perpajakan, memberikan edukasi yang berkelanjutan, serta menciptakan sistem pelayanan pajak yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel guna mendorong kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh Financial
Access (Akses Keuangan) terhadap Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),
serta menguji peran Literasi Keuangan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut.
Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena di Kecamatan Ende Selatan, di mana para
pelaku UMKM seringkali menghadapi kendala struktural berupa keterbatasan akses ke lembaga
keuangan formal dan rendahnya pemahaman mengenai manajemen keuangan, yang berdampak
pada lambatnya pertumbuhan skala usaha mereka.Metode penelitian yang digunakan adalah
pendekatan kuantitatif dengan studi empiris terhadap 30 responden pelaku UMKM di Kecamatan
Ende Selatan yang diambil menggunakan teknik sampling insidental. Data dikumpulkan melalui
penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana serta Moderated
Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS 27.0.Hasil penelitian
menunjukkan dua temuan utama. Pertama, Financial Access memiliki pengaruh positif dan
signifikan secara parsial terhadap Pertumbuhan UMKM. Hal ini dibuktikan dengan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,845, yang berarti setiap kemudahan
akses terhadap sumber pembiayaan akan meningkatkan pertumbuhan omzet dan aset UMKM
secara nyata. Kedua, Literasi Keuangan terbukti secara signifikan berperan sebagai variabel
moderasi yang memperkuat hubungan antara akses keuangan dan pertumbuhan usaha. Secara
teoritis, temuan ini menegaskan bahwa akses terhadap modal kerja saja tidak cukup untuk
menjamin keberlanjutan usaha. Pengaruh modal tersebut akan menjadi jauh lebih optimal apabila
pemilik usaha memiliki kecakapan dalam mengelola anggaran, memahami risiko, dan melakukan
perencanaan keuangan yang bijaksana. Oleh karena itu, sinergi antara penyediaan fasilitas kredit
yang terjangkau dan peningkatan edukasi literasi keuangan bagi pelaku usaha menjadi kunci
utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH MEDIA CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR TUMBUHAN KELAS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS KECAMATAN FATUMNASI Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** Salah satu masalah yang terdapat di SMP Negeri Satap Nenas hasil belajar kognitif siswa yang masih rendah khususnya pada materi struktur tumbuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Card sort terhadap hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 39 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas Eksperimen dan kelas VIII B yang berjumlah 19 siswa sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa pada kelas eksperimen peneliti menggunakan media pembelajaran Card sort sehingga dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa dikelas. Hal ini terlihat pada salah satu indikator yaitu C1 (pengetahuan) 91%. Penggunaan media pembelajaran Card sort di dalam pembelajaran, siswa terlihat tertarik sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Pada kelas kontrol peneliti menggunakan metode konvensional sehingga tidak dapat menumbuhkan hasil belajar kognitif siswa, hal ini dilihat dari indikator terendah yaitu C2 (memahami) dengan persentase 68,2%. Hasil persentase kelas kontrol ini menunjukan bahwa hasil belajar kognitif siswa dalam proses pembelajaran menggunakan metode konvensional rendah. Fakta tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran Card sort ada pengaruh yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa di SMP Negeri Satap Nenas kecamatan Fatumnasi. Kata Kunci : Hasil Belajar, media pembelajaran Card Sort Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing ABSTRACT THE EFFECT OF MEDIA CARD SORT ON STUDENT LEARNING OUTCOMES ON PLANT STRUCTURE MATERIAL CLASS VIII SMP NEGERI SATAP NENAS, FATUMNASI DISTRICT Anin, K. V* Meha, A. M** Daud, Y** One of the problems found at Satap Nenas State Junior High School is that the cognitive learning outcomes of students are still low, especially in plant structure material. The purpose of ths study is to determine the influence of Card sort learning media on the cognitive learning outcomes of students at SMP Negeri Satap Nenas. The research uses a quantitative approach, with experimental methods. The population in this study is all grade VIII students totaling 39 people. The sample in this study is class VIII A with 20 students as the Experimental class and class VIII B with 19 students as the Control class. The data collection technique used in this study is a test. The results of this study state that in the experimental class, the researcher uses Card sort learning media so that it can improve the cognitive learning outcomes of students in the class. This can be seen in one of the indicators, namely C1 (knowledge) 91%. The use of Card sort learning media in learning, students look interested so that it can improve students' thinking skills. In the control class, the researcher used conventional methods so that it could not grow students' cognitive learning outcomes, this is seen from the lowest indicator, namely C2 (understanding) with a percentage of 68.2%. The results of this control class percentage showed that the cognitive learning outcomes of students in the learning process using conventional methods were low. This fact shows that Card sort learning media has a significant influence on the cognitive learning outcomes of students at Satap Nenas State Junior High School, Fatumnasi district. Keywords : Learning Outcomes, Card Sort learning media Note : *) : Researcher **) : Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN VITAMIN C DALAM DODOL PISANG AMBON (Musa acuminata) DARI DESA RETRAEN KECAMATAN AMARASI SELATAN Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Pisang ambon merupakan buah yang banyak mengandung gizi dan mempunyai rasa dan Pisang ambon (Musa acuminata) merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral, salah satunya vitamin C, namun mudah rusak sehingga perlu diolah agar memiliki daya simpan yang lebih lama. Salah satu bentuk olahan yang potensial adalah dodol pisang ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar vitamin C dalam dodol pisang ambon yang diproduksi dari Desa Retraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan berbeda yang masing-masing diulang sebanyak tiga kali, dan data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (ANOVA). Uji organoleptik dilakukan terhadap atribut aroma, rasa, warna, dan tekstur menggunakan metode hedonik dengan melibatkan 20 panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P3 (300 gram pisang ambon) merupakan perlakuan terbaik dalam atribut aroma, rasa, dan warna, sedangkan tekstur terbaik terdapat pada perlakuan P2 (200 gram pisang ambon). Analisis kadar vitamin C menggunakan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa perlakuan P3 memiliki kadar vitamin C tertinggi yaitu sebesar 155,33 mg/100g. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah pisang ambon yang digunakan, semakin tinggi pula kandungan vitamin C dalam dodol. Kata Kunci: Dodol pisang ambon, vitamin C, organoleptik, spektrofotometri. Keterangan: *) Peneliti **)Pembimbing ABSTRAK ANALYSIS OF VITAMIN C CONTENT IN AMBON BANANA DODOL (Musa acuminata) FROM RETRAEN VILLAGE, SOUTH AMARASI DISTRICT Da Costa. D.M)* Ngginak. J)** Ledo, S.E.M)** Ambon banana (Musa acuminata) is a fruit rich in vitamins and minerals, particularly vitamin C, but it is highly perishable and requires processing to extend its shelf life. One potential processed product is dodol made from Ambon banana. This study aimed to analyze the vitamin C content in dodol made from Ambon banana in Retraen Village, South Amarasi District. The research used an experimental method with a quantitative descriptive approach. A Completely Randomized Design (CRD) was employed, consisting of four treatments with three replications each. Data were analyzed using ANOVA and further tested with Duncan's Multiple Range Test. Organoleptic tests (aroma, taste, color, and texture) were conducted using the hedonic method involving 20 panelists. The results showed that treatment P3 (300 grams of Ambon banana) was the most preferred in aroma, taste, and color, while P2 (200 grams) had the best texture. Vitamin C analysis using UV-Vis spectrophotometry showed that P3 had the highest vitamin C content, reaching 155.33 mg/100g. These findings indicate that increasing the amount of Ambon banana increases the vitamin C content in dodol. Keywords :Ambon banana dodol, vitamin C, organoleptiktest, spectrophotometry Information: *) Researcher **) Advisor
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PEMANFAATAN NIRA BATANG SORGUM (Sorghum bicolor L. Moench) SEBAGAI BAHAN BAKU GULA CAIR Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorgum (Sorghum bicolour L. Moench) merupakan tanaman serealia yang memiliki daya adaptasi yang luas sehingga dapat dikembangkan di lahan kering atau lahan marginal, membutuhkan air yang relatif rendah serta relatif tahan terhadap gangguan hama atau penyakit. Tanaman sorgum mimiliki batang yang menyimpan nira manis. Gula cair merupakan produk yang diperoleh dari proses pengolahan nira setelah melalui proses pemanasan. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu kurangnya pengetahuan tentang pengolahan batang sorgum yang digunakan sebagai pakan ternak dan pupuk alami sehingga tidak adanya nilai ekonomis dari tanaman tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar gula reduksi, kadar air, pH dan organoleptik pada gula cair dari nira batang sorgum. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen laboratorium untuk menganalisis kadar gula reduksi, kadar air, uji pH dan uji organoleptik. Hasil yang diperoleh yaitu nira batang sorgum memiliki kadar gula reduksi =0,56%, kadar air =79,26%, pH=5,48. Gula cair memiliki kadar gula reduksi=2,17%, kadar air=19,86%, pH=5,87. Berdasarkan hasil organoleptik, nilai rata-rata tingkat kesukaan terhadap warna=4,15, aroma=3,55 dan rasa yaitu 3,35. Kata Kunci : Gula cair, nira sorgum, tanaman sorgum, Umalor Keterangan : * = Peneliti **)= Pembimbing ABSTRACT Ultilization of Sorghum Stem Sap (Sorghum bicolor L. Moench) as a Raw Material for Liquid Sugar Dae, S)* Ballo, A)** Nge, T.S)** Sorghum (Sorghum bicolor L. Moench) is a cereal crop with a wide adaptability, allowing it to be cultivated on dry or marginal land. It requires relatively low water input and is relatively resistant to pest and disease disturbances. Sorghum plants have stalks that store sweet sap. Liquid sugar is a product obtained from the processing of sap through a heating process. The main problem addressed in this study is the lack of knowledge regarding the processing of sorghum stalks, which are commonly used only as animal feed and organic fertilizer, resulting in the absence of economic value from this plant. Therefore, this study aimed to determine the reducing sugar content, moisture content, pH, and organoleptic properties of liquid sugar produced from sorghum stalk sap. The method employed was descriptive quantitative research with a laboratory experimental approach to analyze reducing sugar content, moisture content, pH value, and organoleptic characteristics. The results showed that sorghum stalk sap had a reducing sugar content of 0.56%, a moisture content of 79.26%, and a pH of 5.48. The liquid sugar produced had a reducing sugar content of 2.17%, a moisture content of 19.86%, and a pH of 5.87. Based on organoleptic evaluation, the average preference scores were 4.15 for color, 3.55 for aroma, and 3.35 for taste. Keywords: Liquid sugar, sorghum sap, sorghum plant, Umalor Notes: *=Researcher **) = Supervis
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Pengaruh Likuiditas dan
Leverage Terhadap Profitabilitas paa PT Telkom Indonesia. Likuditas dan Leverage
merupakan rasio keuangan yang penting dalam menilai kemampuan perusahaan
dalam memenuhi kewajiban keuangannya serta struktur pendanaan yang digunakan
untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan. Tingkat likuiditas dan leverage
yang tidak dikelola dengan kinerja keuangam, khususnya profitabilitas perusahaan.
Profitabilitas yang merupakan salah satu indikator utama dalam menilai
kinerja keuangan perusahaan. Tingakt profitabilitas yang tinggi menunjukkan
kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan operasionalnya.
Namun, profitabilitas suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor
keuangan, diantaranya adalah likuiditas dan leverage. Likuiditas menunjukkan
kemampuan perusahaan dalam memenuhi jangka pendeknya. Perusahaan dengan
tingkat likuiditas yang angat rendah beresiko mengalami kesulitan keuangan,
sedangkan likuiditas yang sangat tinggi dapat mengindikasikan penggunaan aset yang
sabgat efisien. Tingkay leverage yang tinggi dapat meningkatkan resiko keuangan,
namun juga berpotensi meningkatkan profitabilitas jika dana tersebut digunakan
secara produktif . Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh likuiditas terhadap
profitabilitas PT. Telkom Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh leverage
terhadap profitabilitas. Likuiditas diukur dengan menggunakan rumus current ratio
dan quick ratio, leverage diukur dengan menggunakan debt to equity ratio dan debt
to asset ratio , sedangkan profitabilitas diukur dengan menggunakan rumus return on
assets dan return on equity . Sedangkan leverage menunjukkan peran penggunaan
utang dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah
laporan keuangan PT. Telkom Indonesia, Tbk sejak terdaftar di Bursa Efek Indonesia
pada tahun 1995. Peneliti menentukan sendiri sampel yang digunakan dengan alasan
dan pertimbangan tertentu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah PT.
Telkom Indonesia, Tbk periode 2020-2024.
Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa
dokumentasi. Metode pengumpulan data dengan teknik dokumentasi yang peneliti
gunakan berasal dari laporan keuangan dan laporan laba rugi, laporan keuangan
neraca dan laporan arus kas tahunan perusahaan Telkom yang dipublikasikan oleh
Bursa Efek Indonesia ( BEI) periode 2020-2024. Teknik analisis data yang peneliti
gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara likuiditas dan
leverage terhadap profitabilitas, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear
Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2).
Dari hasil penelitian yang digunakan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara
parsial Likuiditas (X1) tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas (Y), dan Leverage
(X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Sedangkan secara
simultan atau secara bersama-sama Likuiditas (X1) dan Leverage (X2) berpengaruh
signifikan terhadap profitabilitas (Y) Pada PT Telkom Indonesia, Tbk. Hal ini
dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linear
berganda yang memperlihatkan pengaruh likuiditas (X1) dan Leverage (X2) terhadap
Profitabilitas (Y) dengan nilai konstanta α sebesar 25,968 sedangkan koefisien b1 = -
0,176, b2= 0,206. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang
memperlihatkan pengaruh Likuiditas (X1), Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y)
adalah sebagai berikut: Y = 25,968 + -0,176 X1 + 0,206 X2 + e. Selain itu hasil uji t
untuk hipotesis pertama yaitu Likuiditas (X1), nilai thitung dan ttabel sebesar -2,745 <
2,262 dengan nilai sig 0,029 > 0,05. Maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu artinya
secara parsial Likuiditas (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas
(Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis pertama yaitu Likuiditas tidak
berpengaruh terhadap Profitabilitas. Hipotesis kedua Leverage (X2), nilai thitung dan
ttabel sebesar 7,799 > 2,262 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka Ho ditolak
dan Ha diterima artinya bahwa secara parsial Leverage (X2) berpengaruh signifikan
terhadap Profitabilitas (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis kedua yaitu
Leverage berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas. Untuk pengujian uji F
ditetapkan, Fhiumg sebesar 44,344 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka Ho
ditolak dan ha diterima, artinya bahwa Likuiditas (X1) dan Leverage (X2)
berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Dan Terakhir berdasarkan
perolehan uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui bahwa besarnya
koefisien determinasi R2 0,906 atau 90,6%. Hal ini menunjukan bahwa besarnya
pengaruh Likuididtas (X1) dan Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y) adalah
90,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak
diketahui dalam penelitian ini