Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2026Versi 1

ENGARUH TINGKAT EKONOMI, PENGETAHUAN PERPAJAKAN DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA BAUMATA BARAT

Koleksi Perpustakaan•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Pajak merupakan salah satu sumber penerimaan negara dan daerah yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan nasional maupun daerah. Salah satu jenis pajak daerah yang memiliki potensi besar adalah Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), khususnya sektor perdesaan dan perkotaan yang dikelola oleh pemerintah daerah. Keberhasilan pemungutan PBB sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait rendahnya kepatuhan wajib pajak, terutama di wilayah pedesaan, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari sisi ekonomi maupun perilaku wajib pajak itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh tingkat ekonomi terhadap kepatuhan membayar PBB; (2) pengaruh pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan membayar PBB; (3) pengaruh kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan membayar PBB; serta (4) pengaruh tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak secara simultan terhadap kepatuhan membayar PBB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wajib pajak PBB aktif di Desa Baumata Barat yang berjumlah 1.131 wajib pajak. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 92 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada responden dengan menggunakan skala Likert lima tingkat. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari Tingkat Ekonomi (X₁), Pengetahuan Perpajakan (X₂), Dan Kesadaran Wajib Pajak (X₃), sedangkan variabel dependen adalah Kepatuhan Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan (Y). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan program SPSS versi 29.0. Tahapan analisis data meliputi Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Serta Uji Asumsi Klasik Yang Terdiri Dari Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Dan Uji Heteroskedastisitas. Selanjutnya Dilakukan Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F), Serta Uji Koefisien Determinasi (R²) untuk mengetahui besarnya kontribusi variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil Uji Validitas menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan pada masing-masing variabel memiliki nilai korelasi lebih besar dari r tabel, sehingga dinyatakan valid. Hasil Uji Reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha pada setiap variabel lebih besar dari 0.70, yang berarti instrumen penelitian reliabel dan konsisten. Hasil Uji Asumsi Klasik menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas antar variabel bebas, serta tidak ditemukan gejala heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Berdasarkan Hasil Analisis Regresi Linear Berganda, diperoleh bahwa tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan membayar PBB. Hasil uji T menunjukkan bahwa tingkat ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik kondisi ekonomi wajib pajak, maka semakin tinggi kemampuan dan kemauan wajib pajak untuk memenuhi kewajiban membayar PBB tepat waktu dan sesuai ketentuan. Pengetahuan perpajakan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi pemahaman wajib pajak mengenai aturan, prosedur, dan manfaat pajak, maka semakin tinggi pula tingkat kepatuhan mereka. Selanjutnya, kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar PBB, yang berarti bahwa kesadaran internal wajib pajak mengenai pentingnya pajak bagi pembangunan daerah mendorong perilaku patuh dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Hasil Uji F menunjukkan bahwa tingkat ekonomi, pengetahuan perpajakan, dan kesadaran wajib pajak secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0.588 menunjukkan bahwa sebesar 58.8% variasi kepatuhan membayar PBB dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 41.2% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian, seperti kualitas pelayanan pajak, sanksi perpajakan, akses pembayaran, dan faktor sosial lainnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa peningkatan kepatuhan membayar PBB di Desa Baumata Barat memerlukan upaya yang terintegrasi, tidak hanya melalui peningkatan kondisi ekonomi masyarakat, tetapi juga melalui peningkatan pengetahuan perpajakan dan penumbuhan kesadaran wajib pajak. Oleh karena itu, pemerintah desa dan pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan kegiatan sosialisasi perpajakan, memberikan edukasi yang berkelanjutan, serta menciptakan sistem pelayanan pajak yang lebih mudah, transparan, dan akuntabel guna mendorong kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1ENGARUH TINGKAT EKONOMI, PENGETAHUAN PERPAJAKAN DAN KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK BUMI DAN BANGUNAN DI DESA BAUMATA BARAT2026 · oai:ais:library-item:10503