Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AC

131 karya publik ditemukan.

2026: 32025: 22024: 32023: 112022: 332021: 522020: 122018: 42016: 12013: 1

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN PAKU (Pteridophyta) DI KAWASAN AIR TERJUN OESUSU KABUPATEN KUPANG” Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Tumbuhan paku merupakan tumbuhan kromus berspora yang memiliki karakteristik berupa daun muda yang menggulung seperti gagang biola. Tumbuhan paku dapat dimanfaatkan untuk kesejatraan makhluk hidup, yaitu bahan pangan, obat-obatan maupun tanaman hias. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis dan indeks keanekaragaman tumbuhan paku yang terdapat di kawasan air terjun Oesusu Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purpose sampling melalui tahapan identifikasi. Metode yang digunakan metode jelajah (cruise method). Analisis data dengan menghitung indeks keanekaragaman, kerapatan relatif dan kelimpahan. Jenis tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang terdapat 9 jenis tumbuhan paku yaitu Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. Nilai indeks keanekaragaman (H’) tumbuhan paku masuk dalam kategori sedang yaitu 1,6043, nilai kerapatan relatif (Rdi) masuk dalam kategori rendah 1,6917 dan nilai kelimpahan tumbuhan paku kategori tertinggi yaitu 0,0084 dan terendah 0,0001. Demikian dapat disimpulkan bahwa tumbuhan paku yang ditemukan di kawasan air terjun Oesusu yaitu 9 jenis, 5 jenis teresterial dan 4 jenis epifit. Parameter lingkungan jenis-jenis tumbuhan paku di kawasan air terjun Oesusu berdasarkan suhu, kelembaban dan intensitas cahaya. Berdasarkan kelembaban udara tergolong tinggi, berdasarkan suhu tergolong sedang hingga dingin dan berdasarkan intensitas cahaya tergolong sedang. Kata Kunci : Keanekaragaman, Jenis Tumbuhan Paku Keterangan : * ) Peneliti ** ) Pembimbing ABSTRACT “DIVERSITY OF FERNS (Pteridophyta) IN THE OESUSU WATERFALL AREA KUPANG DISTRICT’’ Zacharia, J)* Ballo, A)** Nge, S. T)** Ferns are spore chorus plants that have the characteristics of young leaves that curl like a violin handle. Ferns can be used for the welfare of living things, namely food, medicine, and ornamental plants. The purpose of this study was to determine the types and diversity index of ferns found in the Oesusu Waterfall area, Kupang Regency. The data collection technique used in this study was purposive sampling through the identification stage. The method used is the cruise method. Data analysis by calculating diversity index, relative density, and abundance. There are 9 types of ferns found in the Oesusu waterfall area, Takari District, Kupang Regency, namely: Dryopteris sparsa, Pteris vittata, Pteris cadieri, Adiantum trapeziforme, Platycerium bifurcatum, Rumohra adiantiformis, Nephrolepis Sp, Nephrolepis biserrata, pneumatopteris pennigera. The diversity index (H') value of ferns is in the medium category, namely 1.6043, the relative density value (Rdi) is in the low category, 1.6917 and the highest abundance value of ferns is 0.0084 and the lowest is 0.0001. Thus it can be concluded that the ferns found in the Oesusu waterfall area are 9 species, 5 terrestrial species, and 4 epiphyte species. The environmental parameters of fern species in the Oesusu waterfall area are based on temperature, humidity, and light intensity. Based on air humidity it is classified as high, based on temperature it is classified as moderate to cold and based on light intensity it is classified as moderate. Keywords: Diversity, Types of Ferns Information : * ) Researchers ** ) Advisor

PENGARUH BAHAN AJAR LEAFLET STRUKTUR TUBUH ANIMALIA (INVERTEBRATA) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 AMARASI SELATAN TAHUN AJARAN 2022/2023

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH BAHAN AJAR LEAFLET STRUKTUR TUBUH ANIMALIA (INVERTEBRATA) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 AMARASI SELATAN TAHUN AJARAN 2022/2023 Iku G. M)* Meha A. M)** DaudY)** Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh bahan ajar leaflet struktur tubuh animalia (invertebrate) di SMA Negeri 1 Amarasi Selatan. Penelitian ini merupakan penellitian eksperimen dengan metode eksperimen dengan rancangan penelitianposttest-only control design.Dengan jumlah populasi sebanyak 24 dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri darisiswa kelas kelas X IPA A dan kelas IPA XB, dimana kelasX IPA A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 12 orang dan kelas IPA B sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 12 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Pengumpulan data menggunakan angketdengan skala sikap Likert,data penelitian dianalisis menggunakan SPSS dengan uji statistik parametrik yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada pada bahan ajar Leaflet Sturktur Tubuh Animaliaterhadap Motivasi Belajar siswa dengan perolehan nilai t sebesar 7,340 dengan taraf signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05. Hal ini hal ini terlihat pada saat guru membagikan media leaflet pada masing-masing kelompok, siswa terlihat tertarik pada media leaflet karena bagi siswa penggunaan media leaflet merupakan suatu hal yang baru saat proses pembelajaran, dan memiliki banyak gambar yang menarik, materinya mudah dimengerti sehingga menjadikan siswa lebih termotivasi dalam proses pembelajaran. Pada saat kegiatan diskusi dan tanya jawab semua siswa bekerja sama dengn kelompoknya masing-masing untuk memecahkan masalah yang terdapat pada media leaflet dan rata-rata siswa aktif bertanya terkait konsep yang belum dimengerti dan juga menjawab pertanyaan yang peneliti berikan. Fakta tersebut menunjukkan bahwaada pengaruh yang signifikan pada pada bahan ajar Leaflet Sturktur Tubuh Animaliaterhadap Motivasi Belajar siswa di SMA N 1 Amarasi Selatan Tahun Ajaran 2022/2023. Kata kunci:Bahan Ajar leaflet.Struktur Tubuh Animalia, dan MotivasiBelajar Siswa Keterangan * )= Peneliti **) = Pembimbing   ABSTRACT THE EFFECT OF ANIMAL BODY STRUCTURE LEAFLET TEACHING MATERIALS (INVERTEBRATE) ON STUDENT LEARNING MOTIVATION AT SMA NEGERI 1 AMARASI SELATAN ACADEMIC YEAR 2022/2023 Iku G. M)* Meha A. M)** Daud Y)** The purpose of this study was to examine the effect of leaflet teaching materials on the body structure of animals (invertebrates) at SMA Negeri 1 Amarasi Selatan. This research is an experimental research with an experimental method with a posttest-only control design. With a total population of 24 and a sample of two classes consisting of students in class X IPA A and class IPA XB, where class X IPA A is the experimental class with 12 students and class IPA B is the control class with 12 students. Sampling used is random sampling. Data collection used a questionnaire with a Likert attitude scale, research data were analyzed using SPSS with a parametric statistical test, namely the t-test. The results of this study stated that there was a significant effect on the teaching material Animalia Body Structure Leaflet on students' Learning Motivation with a t acquisition value of 7.340 with a significant level of 0.000 or less than 0.05. This can be seen when the teacher distributes leaflet media to each group, students look interested in leaflet media because for students the use of leaflet media is something new during the learning process, and has lots of interesting pictures, the material is easy to understand so that it makes students are more motivated in the learning process. During the discussion and question and answer activities, all students worked together with their respective groups to solve the problems contained in the leaflet media and on average students actively asked questions related to concepts they had not understood and also answered questions that the researchers gave. These facts show that there is a significant effect on the teaching material Animalia Body Structure Leaflet on the Learning Motivation of students at SMA N 1 Amarasi Selatan Academic Year 2022/2023. Key words : Materials for leaflets. Animalia Body Structure, and Student Learning Motivation. Description*) = Researcher **)= Advisor

DISPARITAS PUTUSAN JUDEX FACTI PADA TINGKAT PENGADILAN TINGGI DAN JUDEX JURIS DALAM TINDAK PIDANA PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rumusan masalah yang penulis kaji adalah: Apa Dasar Pertimbangan Hukum Hakim Pengadilan Negeri dan Mahkamah Agung Menjatuhkan Putusan Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pajak Pertambahan Nilai? dan Mengapa Hakim Judex Facti Pada Tingkat Pengadilan Tinggi Menjatuhkan Putusan Bebas Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pajak Pertambahan Nilai? Metode penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian normatif, artinya penelitian yang mengutamakan bahan-bahan kepustakaan sebagai sumber data penelitian. Sifat penelitian adalah deskriptif analisis artinya penulis menggambarkan, menjelaskan dan menganalisis permasalahan yang dikaji. Variabel bebas adalah alasan hakim judex facti pada tingkat pengadilan tinggi menjatuhkan putusan bebas, tetapi oleh hakim judex juris menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana pajak pertambahan nilai (PPN). Variabel terikat adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana pajak pertambahan nilai (PPN). Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang artinya data yang terdiri dari dokumen resmi, buku, peraturan perundang-undangan, dan hasil penelitian yang sudah ada. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah library search adalah berupa teknik documenter, yaitu dikumpulkan dari tela’ah atas studi pustaka yang ada pada bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, maka yang menjadi pertimbangan hakim pengadilan negeri dan mahkamah agung menjatuhkan putusan pemidanaan karena terhadap perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur pasal dakwaan dan judex facti pada tingkat pengadilan tinggi keliru dalam menerapkan hukum. Sedangkan pertimbangan judex facti pada tingkat pengadilan tinggi menjatuhkan putusan bebes karena tidak terpenuhinya unsur dengan sengaja dalam pasal dakwaan dan terjadi interprestasi penerapan pasal oleh pengadilan negeri dan pengadilan tinggi. Saran dari penulis terkait penulisan ini adalah: Kepada penuntut umum agar dalam melakukan penuntutan harus lebih teliti terhadap setiap pasal dakwaan yang digunakan untuk mendakwakan seorang terdakwa, sehingga putusan yang dijatuhkan hakim dapat memberikan keadilan dan kemanfaatan hukum bagi terpidana dan kepada setiap hakim dibawah peradilan umum agar lebih cermat dalam memeriksa setiap perkara yang dimohonkan untuk diperiksa dan diputuskan, sehingga apa yang diputuskan benar-benar memiliki kemanfaatan hukum terhadap pelaku terdakwa maupun masyarakat luas

DESKRIPSI TENTANG TERJADINYA TINDAK PIDANA KEKARANTINAAN KESEHATAN

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi : “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Kekarantinaan Kesehatan”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Mengapa pelaku melakukan tindak pidana kekarantinaan Kesehatan? 2. Apa akibat hukum bagi pelaku tindak pidana kekarantianaan kesehatan? Tujuan penelitian adalah : 1. Untuk mengetahui alasan pelaku melakukan tindak pidana kekarantinaan kesehatan. 2. Untuk mengetahui akibat hukum bagi pelaku tindak pidana kekarantinaan kesehatan. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian adalah penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penyebab pelaku melakukan tindak pidana kekarantinaan kesehatan dan akibat hukum bagi pelaku tindak pidana kekarantianaan kesehatan dan vaiabel terikat adalah putusan pengadilan terhadap pelaku tindak pidana kekarantianaan kesehatan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka alasan pelaku melakukan tindak pidana kekarantinaan kesehatan adalah : 1. Terdakwa tidak mematuhi protocol kesehatan 2. Terdakwa telah melakukan pengambilan paksa Jenazah dari petugas tanpa menggunakan masker dan Alat Pelindung Diri (APD) 3. Terdakwa dalam melakukan aksi unjuk rasa tidak membawa rapid test atau swab dari petugas kesehatan, tidak menjaga jarak dan tidak menggunakan masker. Akibat hukum bagi pelaku tindak pidana kekarantianaan kesehatan adalah hakim menerapkan Pasal 93 jo Pasal 9 ayat (1) Undang Undang RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan jo pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. Akbat dari perbuatan terdakwa : a. Dipidana dengan pidana percobaan b. Membayar denda c. Membayar biaya perkara Saran yang dapat penulis berikan adalah : 1. Dalam penerapan hukum pidana terhadap tindak pidana Kekarantinaan Kesehatan, Hakim harus mampu bukan saja memberikan efek jera bagi terdakwa agar tidak mengulangi kembali perbuatannya, tetapi juga bertanggung jawab terhadap perbuatannya. 2. Dengan adanya pengaturan hukum yang jelas mengenai tindak pidana Kekarantinaan Kesehatan, maka diharapkan bagi setiap penegak hukum untuk menegakkan dan menerapkan setiap kekentuan-ketentuan yang ada didalam peraturan perundang-undangan terkait sesuai dengan kualifikasi atau jenis tindak pidana yang dilakukan.

Produktivitas dan musim penangkapan ikan tuna sirip kuning (thunnus albacares) di perairan sikka

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Ikan tuna merupakan salah satu komuditas ekspor non migas bernilai tinggi di Indonesia. Menurut komisi Nasional pengkajian stok, potensi perikanan tuna di Indonesia cukup besar meskipun tingkat penmanfaatan di beberapa daerah masih rendah, Perairan Sikka merupakan salah satu wilayah pengelola perikanan tuna di Indonesia, produksi tuna di kabupaten Sikka dalam 2 tahun terakir yaitu pada tahun 2019 mencapai 518.453 ton/tahun dan pada tahun 2020 mencapai 334.702 ton/tahun mengalami penurunan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa produktivitas dan musim penangkapan di Perairan Sikka terhadap ikan tuna sirip kuning (thunus albacares) meliputi jumlah penangkapan dan musim. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – bulan September 2021. Produktivitas ikan sirip kuning (thunus albacares) di Perairan Sikka di dapat dari perhitungan CPUE, sedangkan musim penangkapan dapat diketahui dengan melakukan wawancara. Data statistik DKP Kab. Sikka dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2020) yaitu pada tahun 2016 sebanyak 1.722 ton/trip, tahun 2017 sebanyak 1,890 ton/trip, tahun 2018 sebanyak 2,028 ton/trip, tahun 2019 sebanyak 2,191 ton/trip, dan tahun 2020 sebanyak 2,322 ton/trip dengan total rata rata tahunan sebesar 2 ton/trip. Puncak musim penangkapan sumberdaya ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di Perairan Sikka sepanjang tahun dan berdasarkan hasil wawancara langsung musim penangkapan yang baik terjadi pada bulan Maret - April dan september. Kata kunci:Thunnus albacares,Produksi dan Musim Penangkapan, Perairan Sikka ABSTRACT Tuna is one of the high value non-oil and gas export commodities in Indonesia. According to the National Commission for Stock Assessment, the potential for tuna fisheries in Indonesia is quite large, although the utilization rate in some areas is still low, Sikka Waters is one of the tuna fisheries management areas in Indonesia, tuna production in Sikka Regency in the last 2 years, namely in 2019 reached 518,453 tons / year and in 2020 it reached 334,702 tons / year experiencing a decrease in production. This study aims to determine and analyze the productivity and fishing season in Sikka waters for yellowfin tuna (Thunus albacares) including the number of catches and the season. This research was carried out in July – September 2021. The productivity of yellowfin fish (Thunus albacares) in Sikka Waters was obtained from CPUE calculations, while the fishing season could be determined by conducting interviews. DKP Kab. Sikka in the last 5 years (2016-2020), namely in 2016 as many as 1,722 tons/trip, in 2017 as many as 1,890 tons/trip, in 2018 as many as 2,028 tons/trip, in 2019 as many as 2,191 tons/trip, and in 2020 as many as 2,322 tons/trip with a total annual average of 2 tons/trip. The peak fishing season for yellowfin tuna (Thunnus albacares) in Sikka waters throughout the year and based on direct interviews, the good fishing season occurs in March - April and September. Keywords: Thunnus albacares, Production and Fishing Season, Sikka Waters

Analisis Kesehatan Hutan Mangrove Dengan Menggunakan Metode Hemispherical Photography di Pantai Abudenok, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FILIPUS YACOBUS FENDIRIKUS SERAN (18380046). Analisis Kesehatan Hutan Mangrove Dengan Menggunakan Metode Hemispherical Photography di Pantai Abudenok, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. DONNY M. BESSIE, S.Pi., M.Si sebagai Pembimbing I dan Ir. YOHANES MERRYANTO, S. M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana. Hutan mangrove merupakan hutan yang tumbuh di daerah pasang surut dengan karakterisktik tanah berlumpur atau berpasir serta memiliki kemampuan adaptasi sangat baik ketika daerah pasang surut mengalami surut terendah sampai pasang tertinggi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode purposive sampling. Metode ini dipilih karena memiliki kelebihan seperti waktu, tenaga, dan biaya yang dikeluarkan lebih minimum dengan cangkupan wilayah yang telah mewakili kondisi tutupan mangrove di kawasan Pantai Abudenok. Penentuan titik stasiun penelitian dilakukan dengan pengamatan secara langsung dilapangan ketika survei pendahuluan (ground check). Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi vegetasi mangrove yang ditemukan berdasarkan identifikasi morfologi seperti ciri dari bentuk akar, buah dan daun di Pantai Abudenok sebanyak 5 (lima) jenis dari 3 (tiga) famili yaitu Avicenniaceae, Sonneratiaceae dan Rhizophoraceae. Dari keseluruhan stasiun penelitian, nilai persentase tutupan mangrove tertinggi terdapat pada stasiun II dengan nilai persentase 71,40%, selanjutnya diikuti oleh stasiun III dengan nilai persentase 53,51% dan nilai persentase terendah terdapat pada stasiun I dengan nilai persentase 44,72%. Nilai rata-rata persentase tutupan mangrove seluruh stasiun memperoleh nilai mencapai 56,54%. Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 201 tahun 2004 tentang Kriteria Baku dan Pedoman Penentuan Kerusakan Mangrove, hal ini dapat dikatakan status kondisi tutupan mangrove tergolong dalam kondisi sedang atau baik. Hasil analisis data kerapatan mangrove berdasarkan tingkat pohon pada berbagai vegetasi mangrove didapatkan hasil yang berbeda-beda pada setiap stasiun. Jumlah total kerapatan pohon seluruh jenis mangrove pada setiap stasiun berkisar antara 933,32-1466,66 pohon/ha. Nilai rata-rata kerapatan mangrove di Pantai Abudenok mencapai 1188,88 pohon/ha dengan kondisi kerapatan mangrove di Pantai Abudenok tergolong sedang atau baik. Kerapatan jenis tertinggi pada stasiun I adalah jenis Avicennia officinalis dan Rhizophora stylosa (433,33 pohon/ha), stasiun II tertinggi pada jenis Avicennia officinalis (533,33 pohon/ha), dan pada stasiun III nilai tertinggi pada jenis Rhizophora stylosa (500 pohon/ha).

IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL, DAN MENENGAH PADA LAPORAN KEUANGAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Implementasi SAK EMKM dalam menyusun laporan keuangan dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi EMKM di era revolusi industi 4.0. Dalam industri 4.0 tidak bisa dihindari oleh pelaku UMKM, dalam era baru ini merupakan hal yang harus dijadikan peluang besar untuk meningkatkan kinerja usaha para pelaku UMKM dengan kemajuan teknologi pelaku usaha bisa memasarkan produk dan dapat mempromosikan produk melalui internet. Dalam dunia berbisnis dituntut untuk menyesuaikan proses bisnis ndalam menciptakan jejaring dan peluang pasar melalui digital marketing. Dengan adanya SAK EMKM pelaku usaha dibantu untuk menyusun laporan keuangan yang layak agar dapat nmengetahui pemasukan setian hari, bulan bahkan tahunan karena laporan keuangan sangat penting untuk masa depan usaha.SAK EMKM merupakan standar yang dibuat sederhana karena mengatur gtransaksi umum yang dilakukan oleh EMKM dan standar pengukurannya murni menggunakan biaya historis sehingga EMKM cukup mencatat aset dan liabilitas. Dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan standar akuntansi keuangan merupakan suatu bentuk peningkatan kualitas laporan keuangan yang akan memberikan dampak dalam peningkatan kredibilitas laporan keuangan dimaksud. Dalam penelitian ini menggunakan 2 konsep yaitu SAK EMKM merupakan standar akuntansi keuangan yang berdiri sendiri dapat digunakan oleh entitas yang memenuhi entitas tanpa akuntabilitas public yang signifikan sebagaimana yang diatur dalam SAK ETAP dan karakteristik dalam undang-undang No 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dan laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah UMKM yang berada di Kecamatan Oebobo dengan sampel sebanyak 20 UMKM, untuk memperoleh data yang relevan dalam penelitian ini maka, digunkana teknik pengumpulan data yang objektif agar pembahasan lebih mendekati keadaan yang sebernarnya yaitu melalui wawancara dan dokumentasi. Wawancara adalah teknik pengumpulan data dengan cara melakukan Tanya jawab secara langsung kepada UMKM terkait pemahaman tentang SAK EMKM dan kendala yang dihadapi. Dokumentasi adalah teknik yang mengumpulkam imformasi dari teori-teori dengan mempelajari serta mencatat bahan-bahan informasi yang berhubungan dengan materi penelitian. Hasil penelitian yang telah peneliti lakukan dengan wawancara 20 pelaku UMKM hanya 2 UMKM saja yang menerapkan SAK EMKM dalam menyusun laporan laporan keuangan, sedangkan 18 pelaku UMKM belum menerapkan SAK EMKM karena pelaku UMKM memiliki kendala dalam menyusun laporan keuangan dan menyatakan bahwa dalam penyusunan laporan keuangan belum memahami pentingnya laporan keuangan bagi usaha yang dijalankan sehingga mereka masih menggunakan pencatatan yang sangat sederhana meliputi pemasukan dan pengeluaran yang dikeluarkan untuk operasional usahanya, mereka menyampaikan dalam menyusun laporan keuangan belum menerapkan SAK EMKM karena belum paham tentang SAK EMKM dan karena laba yang dihasilkan tidak tentu, oleh sebeb itu kebanyakan UMKM di Kecamatan Oebobo tidak mencatat dalam laporan keuangan, hanya memperkirakan pemasukan dan pengeluaran yang terjadi dalam transaksi.

DESKRIPSI TENTANG MOTIF DAN MODUS OPERANDI PELAKU DALAM MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENCURIAN HANDPHONE (HP) DAN LAPTOP DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI KUPANG

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

INTISARI Judul skripsi penulis adalah : Deskrpsi Tentang Motif Dan Modus Operandi Pelaku Dalam Melakukan Tindak Pidana Pencurian HandPhone (HP) Dan Leptop Di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. Rumusan masalah yang dikaji adalah : Bagaimanakah motif dan modus operandi pelaku dalam melakukan tindak pidana pencurian handphone (HP) di Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Kupang. Tujuan Penelitian ini adalah : untuk mengetahui motif dan modus operandi pelaku dalam melakukan tindak pidana pencurian handphone (HP) dan Leptop. Jenis metode penelitian yang penulis gunakan adalah : jenis penelitian normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap, rinci, jelas, dan sistimatis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer yang terdiri dari putusan hakim dan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji adalah : 1. Keinginan untuk memiliki barang Terdakwa memasuki rumah korban yang sedang terbuka ditinggal penghuni dan situasi dalam keadaan sepi. 2. Menjual untuk memenuhi kebutuhan Terdakwa pura-pura pergi bertamu dan korban meninggalkan kamar kost dalam keadaan terbuka. 3. Keinginan untuk memiliki barang Terdakwa pura-pura memanggil korban namun tidak ada orang yang menjawab dan suasana dalam keadaan sepi . 4. Keinginan untuk memiliki barang Terdakwa memasuki rumah korban yang pintu pagar dan pintu rumah dalam keadaan terbuka. 5. Menjual untuk memenuhi kebutuhan Terdakwa melihat korban sedang ketiduran serta kamar kost dalam keadaan terbuka dan situasi sepi. Saran dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Petugas kepolisian khususnya anggota Reskrim Polres Kota Kupang dalam menjalankan tugasnya harus mampu mengendalikan dan meminimalisir kendala-kendala yang ada, baik faktor internal maupun faktor eksternal. 2. Masyarakat sebagai warga Negara yang baik harus bersikap aktif dalam membantu pihak kepolisian. Kata kunci: Deskripsi,Motif, Modus operandi, Tindak pidana pencurian

PENGARUH LIKUIDITAS DAN LEVERAGE TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT TELKOM INDONESIA (PERSERO),Tbk.

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis Pengaruh Likuiditas dan Leverage Terhadap Profitabilitas paa PT Telkom Indonesia. Likuditas dan Leverage merupakan rasio keuangan yang penting dalam menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban keuangannya serta struktur pendanaan yang digunakan untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan. Tingkat likuiditas dan leverage yang tidak dikelola dengan kinerja keuangam, khususnya profitabilitas perusahaan. Profitabilitas yang merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kinerja keuangan perusahaan. Tingakt profitabilitas yang tinggi menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari kegiatan operasionalnya. Namun, profitabilitas suatu perusahaan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor keuangan, diantaranya adalah likuiditas dan leverage. Likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi jangka pendeknya. Perusahaan dengan tingkat likuiditas yang angat rendah beresiko mengalami kesulitan keuangan, sedangkan likuiditas yang sangat tinggi dapat mengindikasikan penggunaan aset yang sabgat efisien. Tingkay leverage yang tinggi dapat meningkatkan resiko keuangan, namun juga berpotensi meningkatkan profitabilitas jika dana tersebut digunakan secara produktif . Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas PT. Telkom Indonesia dan untuk mengetahui pengaruh leverage terhadap profitabilitas. Likuiditas diukur dengan menggunakan rumus current ratio dan quick ratio, leverage diukur dengan menggunakan debt to equity ratio dan debt to asset ratio , sedangkan profitabilitas diukur dengan menggunakan rumus return on assets dan return on equity . Sedangkan leverage menunjukkan peran penggunaan utang dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Telkom Indonesia, Tbk sejak terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1995. Peneliti menentukan sendiri sampel yang digunakan dengan alasan dan pertimbangan tertentu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah PT. Telkom Indonesia, Tbk periode 2020-2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumentasi. Metode pengumpulan data dengan teknik dokumentasi yang peneliti gunakan berasal dari laporan keuangan dan laporan laba rugi, laporan keuangan neraca dan laporan arus kas tahunan perusahaan Telkom yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia ( BEI) periode 2020-2024. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh antara likuiditas dan leverage terhadap profitabilitas, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang digunakan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa secara parsial Likuiditas (X1) tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas (Y), dan Leverage (X2) berpengaruh secara signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Sedangkan secara simultan atau secara bersama-sama Likuiditas (X1) dan Leverage (X2) berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas (Y) Pada PT Telkom Indonesia, Tbk. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh likuiditas (X1) dan Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y) dengan nilai konstanta α sebesar 25,968 sedangkan koefisien b1 = - 0,176, b2= 0,206. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh Likuiditas (X1), Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y) adalah sebagai berikut: Y = 25,968 + -0,176 X1 + 0,206 X2 + e. Selain itu hasil uji t untuk hipotesis pertama yaitu Likuiditas (X1), nilai thitung dan ttabel sebesar -2,745 < 2,262 dengan nilai sig 0,029 > 0,05. Maka Ho diterima dan Ha ditolak yaitu artinya secara parsial Likuiditas (X1) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis pertama yaitu Likuiditas tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas. Hipotesis kedua Leverage (X2), nilai thitung dan ttabel sebesar 7,799 > 2,262 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka Ho ditolak dan Ha diterima artinya bahwa secara parsial Leverage (X2) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Dengan demikian, terbukti bahwa hipotesis kedua yaitu Leverage berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas. Untuk pengujian uji F ditetapkan, Fhiumg sebesar 44,344 dengan tingkat signifikan 0,001 < 0,05. Maka Ho ditolak dan ha diterima, artinya bahwa Likuiditas (X1) dan Leverage (X2) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (Y). Dan Terakhir berdasarkan perolehan uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui bahwa besarnya koefisien determinasi R2 0,906 atau 90,6%. Hal ini menunjukan bahwa besarnya pengaruh Likuididtas (X1) dan Leverage (X2) terhadap Profitabilitas (Y) adalah 90,6%. Sedangkan pengaruh sebesar 9,4% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diketahui dalam penelitian ini

INJIL DAN BAHASA "Suatu Tinjauan Misiologi Terhadap Penggunaan Bahasa Lokal Dalam Penyebaran Injil di Jemaat GMIT Elim Tulleng, Klasis Alor Tengah Utara.

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji penggunaan dan revitalisasi bahasa lokal dalam pelayanan gereja di Jemaat GMIT Elim Tulleng sebagai bagian dari pelaksanaan misi gereja. Latar belakang penelitian ini muncul dari fenomena menurunnya penggunaan bahasa lokal, khususnya di kalangan generasi muda, akibat dominasi bahasa nasional dan bahasa global dalam pendidikan, media, dan kehidupan sehari-hari. Pergeseran ini tidak hanya memengaruhi aspek budaya, tetapi juga berdampak pada cara jemaat memahami, menghayati, dan meneruskan iman Kristen dalam komunitas mereka. Situasi ini menempatkan gereja pada panggilan untuk menghadirkan Injil secara relevan dengan konteks kehidupan jemaat, sekaligus setia pada ajaran firman Tuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan, meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta didukung kajian pustaka mengenai teologi misi dan kontekstualisasi Injil. Analisis data dilakukan secara teologis dan misiologis dengan menggunakan kerangka Missio Dei, yang menekankan bahwa misi gereja adalah partisipasi dalam karya Allah yang berlangsung di dunia, dan harus dijalankan secara kontekstual sesuai realitas sosial, budaya, dan bahasa jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa lokal dalam ibadah, pengajaran, doa, dan pelayanan gereja memberikan dampak signifikan terhadap pemahaman dan pengalaman iman jemaat. Bahasa lokal memungkinkan firman Tuhan disampaikan dalam bahasa yang akrab dan mudah dihayati, sehingga iman tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga dialami secara personal, emosional, dan eksistensial. Selain itu, penggunaan bahasa lokal mendorong keterlibatan aktif jemaat dalam kehidupan bergereja, memperkuat rasa memiliki terhadap gereja, dan memperkokoh identitas komunitas iman. Revitalisasi bahasa lokal juga menjadi jembatan antara pesan Kitab Suci dengan pengalaman hidup jemaat, sehingga pewartaan Injil menjadi lebih relevan, bermakna, dan kontekstual. Secara teologis, penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi bahasa lokal merupakan tindakan misiologis yang selaras dengan visi Allah dalam Missio Dei. Landasan biblis seperti peristiwa Pentakosta (Kisah Para Rasul 2:1–13) dan visi Wahyu 7:9 menunjukkan bahwa keberagaman bahasa bukan penghalang, melainkan sarana Allah untuk menyampaikan keselamatan kepada seluruh umat manusia. Dengan demikian, revitalisasi bahasa lokal bukan sekadar upaya pelestarian budaya, tetapi sarana strategis untuk memperdalam iman jemaat, membangun komunitas yang hidup, dan menjamin pewarisan iman antar generasi.

GEREJA YANG MERANGKUL JEMAAT LANJUT USIA: Suatu Tinjauan Teologi Pastoral Dalam Upaya Mengoptimalkan Pelayanan Bagi Jemaat Lanjut Usia di GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tulisan ini berangkat dari realitas pelayanan gereja terhadap jemaat lanjut usia di GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa yang belum berjalan secara optimal. Jemaat lanjut usia sebagai kelompok minoritas dalam jemaat ini kurang mendapat perhatian serius dari gereja. Permasalahan jemaat lanjut usia bersifat kompleks dan saling berkaitan, meliputi aspek fisik, ekonomi, sosial, dan spiritual, yang berdampak pada rendahnya partisipasi mereka dalam kehidupan bergereja serta program pelayanan yang dirancangkan menjadi kurang relevan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui konteks jemaat Diaspora Danau Ina Oesapa khususnya anggota jemaat lanjut usia, menganalisis pelayanan pastoral bagi jemaat lanjut usia berdasarkan teori pendampingan pastoral dari Aart van Beek, serta merumuskan refleksi teologis terhadap pelayanan pastoral yang relevan bagi jemaat lanjut usia di GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi-analisis-reflektif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah sepuluh orang yang terdiri dari satu orang pendeta, satu koordinator kategorial lansia, satu koordinator unit pelayanan pastoral, dan tujuh anggota jemaat lanjut usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pastoral bagi jemaat lanjut usia di GMIT Diaspora Danau Ina Oesapa belum menyentuh kebutuhan nyata jemaat secara holistik. Pelayanan yang ada cenderung berfokus pada program yang direncanakan tanpa melihat kondisi jemaat lanjut usia yang berhadapan dengan keterbatasan fisik dan kompleksitas pergumulan hidup. Berdasarkan analisis fungsi pendampingan pastoral Aart van Beek, penelitian ini menegaskan bahwa fungsi mengutuhkan menjadi pusat pelayanan pastoral bagi jemaat lanjut usia. Pelayanan pastoral yang mengutuhkan, holistik, dan kontekstual menjadi wujud nyata kehadiran gereja yang merangkul jemaat lanjut usia sebagai subjek pastoral yang bermartabat dan bernilai bagi kehidupan bergereja.

PRAKSIS KRISTEN BERSAMA " Tinjauan Teologis Terhadap Pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen bagi Pemuda di Jemaat GMIT Ebenhaezer Oeba dengan Menggunakan Metode Shared Christian Praxis"

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus pada tinjauan teologis terhadap Pendidikan Agama Kristen bagi pemuda menggunakan metode Shared Christian Praxis di Jemaat GMIT Ebenhaezer Oeba. Metode SCP yang diperkenalkan oleh Thomas H. Groome menawarkan pendekatan yang partisipatif dengan mengintegrasikan pengalaman hidup peserta ke dalam refleksi teologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Pendidikan Agama Kristen yang ada dan bagaimana metode SCP dapat memberikan relevansinya dalam menghadapi tantangan Pendidikan Agama Kristen di era modern. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap 20 narasumber yang terdiri atas Pemuda, Pendeta, Pengajar Katekisasi, dan Pengurus Pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SCP belum diterapkan di Jemaat GMIT Ebenhaezer Oeba, namun terdapat potensi besar untuk dikembangkan. Para narasumber menyatakan bahwa metode Pendidikan Agama Kristen yang ada di Jemaat GMIT Ebenhaezer Oeba terlalu monoton dan satu arah. Secara teologis, metode SCP sejalan dengan prinsip-prinsip pendidikan Iman yang berfokus pada dialog antara Firman Tuhan dan pengalaman hidup. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode SCP dengan strategi yang kontekstual, melibatkan pelatihan bagi pelayan dan pemuda untuk memahami tahapan pelaksanaannya. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan Ulangan 6:6-7 sebagai Refleksi Teologis. Dengan demikian, SCP diharapkan dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam membangun iman pemuda secara holistik dan transformatif.

MISI GEREJA DAN PELAYANAN KESEHATAN: Suatu Tinjauan Misiologis Terhadap Kehadiran Pos Pelayanan Kesehatan di Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua dan Implikasinya bagi Pengembangan Pelayanan Kesehatan Gereja

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pelayanan kesehatan di Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua melalui pendekatan misi integral, dengan fokus pada upaya gereja dalam meningkatkan kualitas kesehatan jemaat dan masyarakat sekitar. Gereja memiliki peran penting dalam misi Allah yang holistik, yang mencakup pelayanan fisik, rohani, dan sosial. Misi integral, menurut René Padilla, menyatakan bahwa penginjilan dan aksi sosial tidak dapat dipisahkan dan harus dijalankan secara bersamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang mempelajari fenomena di lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pendeta, majelis jemaat, anggota jemaat, dan UPP Kesehatan di Jemaat GMIT Kaisarea BTN Kolhua. Penelitian ini menemukan bahwa Pos Pelayanan Kesehatan yang sudah berjalan sejak tahun 2000 memberikan dampak positif bagi jemaat, meskipun masih ada tantangan dalam pelaksanaannya, seperti kurangnya fasilitas dan keterbatasan dana. Pelayanan kesehatan yang dilakukan gereja dalam bentuk preventif, kuratif, dan rehabilitatif dapat meningkatkan kualitas hidup jemaat jika dikelola secara lebih terintegrasi. Pada akhirnya, pelayanan kesehatan gereja perlu dikembangkan secara holistik, dengan memperhatikan aspek fisik, sosial, dan rohani, serta didukung dengan sumber daya yang memadai untuk menjawab kebutuhan jemaat dan masyarakat sekitar.

English Phonetics and Phonology Paperback with Audio CDs (2)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Since the publication of the first edition in 1983, this course has established itself as the most practical, comprehensive text in the field and become widely used in many parts of the world in universities and other institutions of higher education. This new edition takes into account recent developments in the teaching of phonology. It includes updated references, fuller coverage of intonation, and a new chapter on different varieties of English with illustrative recorded material. At the end of each chapter in the book there are notes giving information on further reading, discussion of the more challenging issues, written exercises and, where appropriate, suggestions for teachers. In addition the audio CDs include recorded exercises for every chapter which are particularly helpful for non-native speakers. A full answer key is available at the back of the book. Additional exercises and other supporting material are available online.

PENGARUH SUHU TERHADAP KELOPAK BUNGA ROSELLA KERING (Hibiscus sabdariffa L).

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bunga Rosella Kering (Hibiscus sabdariffa L) merupakan tanaman yang sudah dikenal dan dimanfaatkan diberbagai negara termasuk di Indonesia. Rosella memiliki keunggulan warna yang menarik karena kandungan pigmen antosianinnya. Di Indonesia dikenal 2 varietas yaitu rosela merah dan ungu, yang diberikan nama demikian karena warna kelopak kedua varietas rosella tersebut mempunyai warna merah dan ungu (Mardiah et al., 2015). Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman ini adalah bagian bunganya yang berwarna merah. Pemanfaatan bunga rosella sebagai bahan pangan sangat beragam, antara lain sebagai teh herbal, selai, jus, pengedap rasa dll. Untuk di Indonesia bunga rosella lebih banayak dikenal sebagai bunga yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan teh herbal, atau dibeberapa daerah disebut sebagai teh merah. Bunga rosella yang digunakan yaitu bunga rosella yang diperoleh dari Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Bunga rosella yang digunakan yaitu bunga yang sedang tidak terlalu matang dan juga memeliki kondisi fisik yang baik (tidak cacat). Berdasarkan hasil uji jarak berganda Duncan pada Tabel 4.1 setelah diuji lanjut dengan BNJ dengan taraf signifikasi 5% kadar air bunga rosella berbeda nyata terhadap setiap perlakuan. Hasil kadar air bunga rosella pada suhu 60°C (P1) memiliki kadar air yang paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan suhu 70°C (P2), suhu 80°C (P3) yaitu sebesar 10,98%. Perlakuan suhu 70°C (P2) memiliki kadar air sebesar 9,09%Perlakuan suhu berpengaruh signifikan terhadap kadar air, kerapatan, dan rendemen. Perlakuan terbaik diberikan oleh PIII 80ºC karena memberikan pengeringan terhadap mutu rosella kering yakni presentase kadar air 7,011 %, kerapatan 1,533 g/ml, dan rendemen 34,9 g/kg.

PENGARUH SUHU TERHADAP KELOPAK BUNGA ROSELLA KERING (Hibiscus sabdariffa L).

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bunga Rosella Kering (Hibiscus sabdariffa L) merupakan tanaman yang sudah dikenal dan dimanfaatkan diberbagai negara termasuk di Indonesia. Rosella memiliki keunggulan warna yang menarik karena kandungan pigmen antosianinnya. Di Indonesia dikenal 2 varietas yaitu rosela merah dan ungu, yang diberikan nama demikian karena warna kelopak kedua varietas rosella tersebut mempunyai warna merah dan ungu (Mardiah et al., 2015). Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman ini adalah bagian bunganya yang berwarna merah. Pemanfaatan bunga rosella sebagai bahan pangan sangat beragam, antara lain sebagai teh herbal, selai, jus, pengedap rasa dll. Untuk di Indonesia bunga rosella lebih banayak dikenal sebagai bunga yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan teh herbal, atau dibeberapa daerah disebut sebagai teh merah. Bunga rosella yang digunakan yaitu bunga rosella yang diperoleh dari Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Bunga rosella yang digunakan yaitu bunga yang sedang tidak terlalu matang dan juga memeliki kondisi fisik yang baik (tidak cacat). Berdasarkan hasil uji jarak berganda Duncan pada Tabel 4.1 setelah diuji lanjut dengan BNJ dengan taraf signifikasi 5% kadar air bunga rosella berbeda nyata terhadap setiap perlakuan. Hasil kadar air bunga rosella pada suhu 60°C (P1) memiliki kadar air yang paling tinggi dibandingkan dengan perlakuan suhu 70°C (P2), suhu 80°C (P3) yaitu sebesar 10,98%. Perlakuan suhu 70°C (P2) memiliki kadar air sebesar 9,09%Perlakuan suhu berpengaruh signifikan terhadap kadar air, kerapatan, dan rendemen. Perlakuan terbaik diberikan oleh PIII 80ºC karena memberikan pengeringan terhadap mutu rosella kering yakni presentase kadar air 7,011 %, kerapatan 1,533 g/ml, dan rendemen 34,9 g/kg.

Action Research for Language Teachers

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Beginning with the reasons for carrying out action research, this guide for language teachers can be used by them to analyse and investigate their own expertise and develop it in a systematic way.

PENDIDIKAN SEBAGAI MISI GEREJA

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Misi gereja secara teologis dapat dimaknai sebagai tindakan nyata dari gereja di dalam melayani jemaat Tuhan melalui segala potensi yang ada di dalam diri gereja. Misi ini juga berkaitan dengan bagaimana gereja menyatakan sepenuhnya tanda bahwa Kerajaan Allah itu memang nyata ada di bumi. Banyak cara untuk bisa merealisasikan misi ini, salah satunya dengan memerhatikan sekolah-sekolah yang ada, khususnya dalam naungan Yayasan GMIT. Di GMIT Elim Bolok sendiri upaya membenahi kualitas pendidikan itu sudah mulai dipraktikkan sejak beberapa puluh tahun lalu. Tidak hanya sekadar mendirikan sekolah tetapi juga disertai dengan pemberian diakonia bagi beberapa anak jemaat yanag mengalami kendala ekonomi. Pekerjaan misi ini perlu dikawwal. Karena itu, tulisan ini adalah sebuah kepedulian untuk bagaimana gereja tetap mengawal dan merawat pekerjaan baik ini. Guna menyelesaikan tulisan ini maka metode yang dipakai adalah kombinasi antara penelitian lapangan yang dianalisa dengan teori tentang misi dari beberapa pustaka.

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KSP KOPDIT PINTU AIR DIKABUPATEN MALAKA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KSP KOPDIT PINTU AIR DIKABUPATEN MALAKA NAMA : GRACIANA OLO NIM : 18410095 Kinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benar, seperti dengan membuat suatu laporan keuangan yang telah memenuhi standar dan ketentuan dalam SAK (Standar Akuntansi Keuangan) atau GAAP ( General Acepted Accounting Principle), dan lainnya ( Fahmi 2018:142). Untuk menilai kinerja keuangan pada umumnya menggunakan teknik analisis laporan keuangan sebagai berikut:Analisis rasio keuangan merupakan aktivitas untuk menganalisis laporan keuangan dengan cara membandingkan satu akun dengan akun lainnya yang ada dalam laporan keuangan, perbandingan tersebut bisa antara akun dalam laporan keuangan neraca maupun rugi laba; Analisis trend adalah analisis yang menunjukan kemajuan keuangan perusahaan yang dinyatakan dalam presentase adalah suatu metode atau teknik analisis untuk mengetahui kecendrungan keuangan perusahaan naik atau turun, dengan demikian akan dapat diketahui perubahan mana yang cukup penting untuk dianalisis lebih lanjut dan Analisis common size merupakan analisis yang disusun dengan menghitung tiap-tiap rekening dalam laporan laba rugi dan neraca menjadi proporsi dari total penjualan (untuk laporan laba rugi) atau dari total aktiva (untuk neraca)Menurut Sujarweni (2018:109) tujuan melakukan analisis rasio keuangan adalah untuk dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan keuangan perusahaan, menilai kinerja laporan keuangan perusahaan dalam memperdayakan seluruh sumber daya yang ada untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh perusahaan.Objek dalam penelitian ini adalah KSP Kopdit Pintu Air Di Kabupaten Malaka. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ditinjau dari aspek permodalan tahun 2019- 2021. Tahun 2019 memperoleh hasil sebesar 52,00 tergolong dalam predikat ‘dalam pengawasan” tahun 2020- 2021 memperoleh hasil sebesar 56,00 mendapatkan predikat “dalam pengawasan; dari aspek kualitas aktiva produktif memperoleh hasil sebesar 26,00 tergolong dalam predikat ‘dalam pengawasan” tahun 2020- 2021 memperoleh hasil sebesar 32,00 mendapatkan predikat “dalam pengawasan; dari aspek manajemen memperoleh hasil sebesar 100 tergolong dalam predikat ‘sehat” tahun 2020- 2021 memperoleh hasil sebesar 100 mendapatkan “predikat sehat; dari aspek efisiensi memperoleh hasil sebesar 90 tergolong dalam predikat ‘sehat” tahun 2020 hasil sebesar 100 dalam predikat ‘sehat” dan tahun 2021 sebesar 110 mendapatkan “predikat sehat; dari aspek likuiditas pada tahun memperoleh hasil sebesar 53,33 tergolong dalam predikat “dalam pemgawasan”dari aspek kemandirian dan pertumbuhan memperoleh hasil sebesar 55,00 tergolong dalam predikat ‘dalam pengawasan” tahun 2020 dan 2021 hasil sebesar 77,50 mendapatkan predikat “cukup sehat dan dari aspek kemandirian dan pertumbuhan memperoleh hasil sebesar 70,00 tergolong dalam predikat “cukup sehat” Kata Kunci : Analisis Kinerja Keuangan, Koperasi