Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: KREDIT MERMASALAH LIKUIDITAS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KREDIT BERMASALAH DAN TINGKAT LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PT. BANK NTT KUPANG (Studi Pada Kantor Cabang Khusus Bank NTT Kupang)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Judul penelitian ini adalah “Analisis Kredit dan Tingkat Likuiditas Terhadap Profitabilitas PT. Bank NTT (Studi Pada Kantor Cabang Khusus Bank NTT Kupang)”. Peneltian ini dilakukan dan di tulis oleh Rima Stivani Gracela Sina NIM: 1719162, Fakultas Ekonomi Jururusan Akuntansi Keuangan Universitas Kristen Artha Wacana. Profitabilitas dalam dunia perbankan merupakan kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba atau keuntungan selama periode tertentu, keuntungan yang diperoleh sangat berpengaruh terhadap keberlajutan perusahaan tersebut dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang. Return on Asset merupakan rasio yang penting bagi bank untuk mengukur efektivitas bank dalam menghasilkan keuntungan dengan memanfaatkan total aktiva yang dimilikinya. Keuntungan terbesar yang diperoleh bank berasal dari bunga pinjaman yang dihasilkan dari penyaluran kredit kepada para debitur dengan tetap memperhatikan tingkat kesehatan bank, namun dalam menghadapi kondisi ekonomi yang kurang stabil saat pandemi covid-19, banyak debitur bank yang kehilangan mata pencahariannya sehingga sulit mendapatkan tambahan penghasilan agar dapat memenuhi prestasi mereka kepada bank, dalam hal ini pihak bank perlu bertindak hati-hati dalam mengelola keuangannya sehingga tetap mempertahankan tingkat kesehatan bank. Kondisi seperti membuat pihak bank lebih fokus pada keadaan antara mempertahankan kesehatan bank itu sendiri atau memperoleh laba yang maksimal. Penelitian ini dilakukan di PT.Bank NTT Cabang Khusus Kupang, dalam penelitian ini diuraikan hubungan kausalitas dari tiga variabel yaitu: kredit, tingkat likuiditas sebagai variabel bebas dan profitabilitas sebagai variabel terikat dengan konsep penelitian sebagai berikut:(1).Profitabilitas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba atau keuntungan selama periode tertentu. Rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur profitabilitas adalan Return On Assets (ROA); (2).Kredit yang dimaksud dalam penelitian ini adalah kredit bermasalah atau reisiko kredit adalah kerugian yang ditimbulkan sehubungan dengan pihak peminjam yang tidak dapat memenuhi kewajiban untuk membayar kembali dana yang dipinjamkan secara penuh pada saat jatuh tempo atau sesudahnya. Kredit bermasalah dihitung dengan rasio Non Performing Loan (NPL). (3).Likuiditas dalam pemelitian ini adalah kemampuan suatu perusahaan dalam melunasi utang serta kewajiban jangka pendek yang dimiliki. Indicator yang digunakan mengukur tingkat likuiditas adalah Loan to Deposit Ratio (LDR). Rumusan masalah dan persoalan dalam penelitian ini adalah (1) Seberapa besar pengaruh kredit bermasalah terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang sebelum dan pada saat pandemi covid-19?; (2) Seberapa besar tingkat likuiditas terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang sebelum dan pada saat pandemi covid-19?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kredit bermasalah, tingkat likuiditas terhadap profitabilitas sebelum dan pada saat pandemi covid-19, penelitian ini di harapkan mampu memberikan tambahan informasi kepada pengembangan ilmu pengetahuan dan menjadi sebuah referensi untuk penelitian selanjutnya yang lebih mendalam khususnya dalam mengetahui pengaruh kredit bermasalah dan tingkat likuiditas terhadap profitabilitas sebelum dan pada saat pandemi covid-19, bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya dan sekaligus sebagai bahan informasi tambahan bagi pihak Bank NTT dan nasabah yang berkepentingan. Penelitian ini merupakan penelitian pengujian pendapat (hipotesis), sampel yang digunakan adalah data laporan tahunan PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang yang menyajikan data perhitungan rasio keuangan secara lengkap sesuai variabel yang akan diteliti yaitu periode pengamatan (tahun 2019 dan 2020). Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik dan dilanjutkan dengan uji beda paired sample t test. Data yang dikumpulkan diolah kemudian dianalisis dengan alat statistik (SPSSv.25) sebagai berikut: Analisis Pendahuluan meliputi Uji Statistik Deskriptif Variabel, Analisis Lanjutan meliputi Uji Asumsi Klasik (Uji Normalitas, Uji Multikolinearitas, Uji Heteroskedastisitas dan Uji Autokorelasi), Analisis Regresi Berganda (Uji Simultan /Uji F, Uji Parsial/Uji t dan Koefisien Determinasi) dan kemudian Uji beda paired sample t test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan hasil Uji Asumsi klasik dinyatakan model regresi pada penelitian ini memenuhi syarat. Selanjutnya analisis model persamaan regresi linear berganda yang diperoleh adalah: Y = 3.484 – 0,868X1 + 0,005X2. Nilai koefisien determinasi berganda (R) positif mendekati angka 1 (satu) sebesar 0,840 mengidikasikan ada hubungan yang kuat antara kredit bermasalah dan tingkat likuiditas dengan profitabilitas dengan nilai Adjusted RSquare (Koefisien determinasi) sebesar 0,796 atau 79,6%, yang menunjukan bahwa 79,6% profitabilitas dapat dijelaskan oleh variabel kredit bermasalah dan tingkat likuiditas, sedangkan sisanya yaitu 20,4% profitabilitas dijelaskan oleh variabel-variabel diluar kedua variable tersebut. Uji hipotesis secara simultan (Uji F) dimana hasil perhitungan didapatkan nilai Fhitung sebesar 6,001 (nilai signifikasi = 0,047). Jadi Fhitung > Ftabel (6,001 > 5,79) atau nilai Sig. < 5% (0,047 < 0,05). Artinya bahwa secara bersama-sama variabel bebas kredit bermasalah dan tingkat likuiditas berpengaruh signifikan terhadap variabel profitabilitas. Untuk menguji hipotesis secara parsial digunakan Uji t yaitu untuk menguji secara parsiall variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil perhitungan dijelaskan sebagai berikut: (1). Uji t terhadap variabel kredit bermasalah didapatkan thitung berarah negatif sebesar 3,154 dengan nilai Sig. sebesar 0,025. Karena thitung > ttabel(t0,05,5) sebesar (3,154 > 2,570) atau nilai Sig. < 5% (0,025 < 0,05), maka secara parsial variabel kredit bermasalah berpengaruh negatif signifikan terhadap variabel profitabilitas; (2). Uji t terhadap variabel tingkat likuiditas didapatkan thitung sebesar 0,395 dengan nilai Sig. sebesar 0,709. Karena thitung < ttabel (0,395 > 2,570) atau nilai Sig. lebih besar dari 5% (0,014 > 0,05), maka secara parsial variabel tingkat likuiditas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap variabel profitabilitas. Selanjutnya berdasarkan hasil uji beda paired sample t test diketahui variabel profitabilitas periode sebelum pandemi covid-19 memiliki rata-rata lebih tinggi dari keadaan pada saat pandemi, hal ini terlihat dari nilai rata-rata (mean) ROA periode atau keadaan sebelum pandemi covid-19 sebesar 14,4200. Sedangkan nilai rata-rata ROA pada saat pandemi covid-19 adalah 11,7775. Sementara standard error rata-rata (mean) ROA sebelum pandemi covid-19 adalah 0,58866 dan rata-rata standard error ROA pada saat pandemi covid-19 sebesar 0,98354. Selain itu nilai sig. (2 tailed) adalah sebesar 0.036 < α (0.05) dan nilai thitung sebesar 3.635 adalah lebih besar dari nilai ttabel alpha (0,05/2 = 0,025) yaitu 3.182, sehingga terdapat perbedaan rata-rata yang siknifikan antara tingkat profitabilitas (ROA) pada periode sebelum pandemi dan pada saat pandemi covid-19. Berdasarkan hasil penelitian Analisis kredit dan Tingkat Likuiditas Terhadap profitabilitas PT Bank NTT Cabang Khusus Kupang yang dilakukan dengan taraf kepercayaan 95% atau taraf kesalahan 0,05, maka peneliti dapat memberikan beberapa kesimpulan sebagai berikut: (1).Kredit bermasalah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang periode sebelum dan pada saat pandemi covid-19; (2). Tingkat Likuiditas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap profitabilitas PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang; (3). Profitabilitas yang diperoleh PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang untuk kedua kondisi waktu (periode sebelum dan pada saat pandemi covid-19) adalah berbeda di mana profitabilitas keadaan sebelum pandemi lebih tinggi dari pada kedaan saat pandemi covid-19. Beberapa saran yang dapat diajukan berkaitan dengan kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut: Bagi PT. Bank NTT Cabang Khusus Kupang (1). agar harus menjaga kualitas kredit sehingga tidak berada dalam kondisi Non Performing Loan, meskipun tidak dapat menghindari penuhnya risiko kredit pada situasi perekonomian masyarakat yang kurang stabil, tetapi diusahakan agar jumlah kredit yang bermasalah tetap berada dalam batas yang wajar; (2). agar sebaiknya meningkatkan penyaluran kreditnya dengan tetap menjaga kualitas kredit, karena jika banyak dana yang tidak tersalurkan/ menganggur maka bank akan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya dalam memperoleh laba dari penciptaan kredit yang diberikan, namun pihak bank juga perlu mengotrol agar tingkat likuiditas terus berada dalam batas standart yang diberikan Bank Indonesia; (3). Mengingat berakhirnya masa pandemi belum dapat diprediksi dengan pasti, maka pihak bank sebaiknya dapat mengelola kebijakan keuanganya dengan baik, dengan menempatkan tingkat likuiditas di posisi ideal serta tetap memperhatikan kualitas kredit yang disalurkan sehingga pihak bank mampu memenuhi kewajiban finansialnya dan sekaligus mampu menghasilkan keuntungan yang maksimal. Bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengembangkan penelitian ini dengan menambah periode pengamatan maupun menambah lebih banyak variabel independen yang turut mempengaruhi profitabilitas di PT Bank NTT Cabang Khusus Kupang seperti rasio CAR, BOPO, NIM dan lainnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail