Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: wewenang
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBATALAN PUTUSAN PTUN OLEH PENGADILAN TINGGI TATA USAHA NEGARA DALAM SENGKETA KEPUTUSAN REKTOR TENTANG PEMECATAN MAHASISWA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul : “Pembatalan Putusan Ptun oleh PT TUN Dalam Sengketa Keputusan Rektor Tentang Pemecatan Mahasiswa”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1) mengapa dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa , Pengadilan Tata Usaha negara mengabulkan gugatan tersebut, tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima. Tujuan penelitian adalah 1). untuk mengetahui penyebab dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa, pengadilan tata usaha negara mengabulkan gugatan tersebut tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima. Penelitian ini bersifat deskripstif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pertimbangan hakim terhadap pembatalan putusan ptun oleh pengadilan tinggi tata usaha negara dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa .sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah mengapa dalam sengketa keputusan rektor tentang pemecatan mahasiswa , Pengadilan Tata Usaha negara mengabulkan gugatan tersebut, tetapi dibatalkan di PT TUN dengan gugatan tidak dapat diterima Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka yang menjadi kesimpulan sesuai dengan masalah ini adalah sebagai berikut: a) Pertimbangan Hakim PTUN Terhdap Keputusan Tergugat dengan peraturan yang berlaku 1. PTUN berwenang mengadili objek sengketa 2. Gugatan Yang Diajukan Tenggang Waktu Yang Ditentukan 3. Adanya Kepentingan Hukum Penggugat Yang Dirugikan 4. Penerbitan Objek Sengketa Bertentangan Dengan Peraturan Perundang- undangan Dan Asas Hukum Pemerintah Yang Baik. b) Alasan Pertimbangan PT TUN Membatalkan Putusan Di PTUN 1. Karena Gugatan Penggugat Melampau Waktu 2. Keberatan Penggugat Tidak Melalui Keberatan Administrasi Melalui pasal 48 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1996 Tentang Peradilan Tata Usaha Negara. Saran dari penulis adalah,Diharapkan agar majelis hakim yang mengadili perkara Pembatalan Putusan Ptun oleh PT TUN Dalam Sengkta Keputusan Rektor Tentang Pemecatan Mahasiswa benar-benar mempertimbangkan dengan baik agar dapat memberikan putusan yang adil. Kata Kunci : Analisis Yuridis,tindakan pemecatan,wewenang rektor

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PEMBAGIAN KERJA DAN WEWENANG PEGAWAI TERHADAP KINERJA KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PEMBAGIAN KERJA DAN WEWENANG PEGAWAI TERHADAP KINERJA KERJA PEGAWAI PADA KANTOR DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA KUPANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Analisis Pengaruh Pembagian Kerja Dan Wewenang Pegawai Terhadap Kinerja Kerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang” jenis penelitian ini adalah berjenis deskriptif. Adapun beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam instansi yakni kepemimpinan dan lingkungan kerja. Suatu organisasi atau instansi dapat berjalan dengan baik apabila dibantu atau didukung oleh pembagian kerja dan wewenang pegawai yang baik agar dapat mencapai kinerja kerja yang efesien. Pembagian merupakan tulang punggung organisasi karena tampa pembagian kerja yang baik akan sulit untuk mencapai tujuan organisasi, bahkan untuk beradaptasi dengan perubahan yang sedang terjadi didalam maupun diluar organisasi. wewenang pegawai merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar pekerja dan dapat mempengaruhi dalam bekerja meliputi pengaturan mengordinasikan, pengontrolan, pengaturan kebersihan tempat kerja dan pengaturan keamanan tempat kerja. Selain itu pembagian kerja juga perlu diperhatikan karena untuk xvii mencapai hasil kerja yang efisien pegawai juga membutuhkan dukungan dari para anggota agar mencapai hasil yang tujuan yang ditargetkan instansi. Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengaruh antara, pembagian kerja , wewenang pegawai serta mengetahui pengaruh antar pengaruh pembagian kerja, wewenang pegawai Terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang . Penelitian ini merupakan deskriptif . Populasi dan sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah setengah dari tenaga pegawai Negri sipil dan Pegawai kontrak pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang yang berjumlah 60 orang yang terdiri dari Pegawai Negri Sipil Dan Pegawai Kontrak . Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesoner pada responden, kemudian data dianalisis menggunakan teknik uji regresi linear berganda menggunakan SPSS. Pembagian kerja, wewenang pegawai Terhadap kinerja Kerja pegawai Pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Dan pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis regresi kuantitaif menggunakan regresi linear berganda dengan hipotesis pertama diketahui bahwa variabel pembagian kerja dan wewenang pegawai memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 dan pearson correlation sebesar 0,296 maka pengaruh pembagian kerja terhadap kinerja pegawai memiliki hubungan yang sangat kuat. Dan variabel kedua dimana wewenang pegawai dan kinerja pegawai memiliki nilai signifinkasi sebesar 0,000 dan pearson correlation sebesar 0,296 maka pengaruh xviii pembagian kerja terhadap kinerja pegawai memiliki hubungan yang kuat. Penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik terbukti bahwa pembagian kerja memiliki hubungan positif terhadap kinerja kerja tenaga pegawai PNS dan pegawai kontrak pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang dan juga lingkungan kerja memiliki pengaruh yang positif terhadap pembagian kerja pegawai PNS dan Pegawai kontrak pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang Berkaitan dengan pembagian kerja pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang sebaiknya perlu dipertahankan kualitas pembagian kerja. Dan wewenang pegawai perlu diperhatikan agar tugas yang di berikan dapat di selesaikan untuk meningkatkan semangat kerja pegawai PNS Dan Pegawai Kontrak Pada Kantor Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Kupang. Kata Kunci : Pembagian Kerja, Wewenang Pegawai, Kinerja kerja

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh konflik peran dan wewenang pekerjaan terhadap kepuasan kerja karyawan pada RSUD Naibonat kabupaten kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Setiap Instansi Pemerintah maupun organisasi atau perusahaan akan selalu berusaha untuk meningkatkan kepuasan karyawan, dengan harapan apa yang menjadi tujuan pemerintah akan tercapai. Sumber daya manusia dalam suatu Instansi pemerintah merupakan aspek penting yang menentukan keefektifan suatu pekerjaan dengan pengguna sumber daya yang berkualitas tinggi maka perusahaan atau instansi akan mampu berperan dalam menghadapi tantangan global, karna sumber daya manusia mempunyai pengaruh besar bagi aspek-aspek atau bidang lainnya dalam dalam kemajuan perusahaan, sehingga dengan menggali keahlian yang dimiliki para karyawan akan dapat mengetahui konflik peran yang biasa terjadi pada karyawan. Agar sumber daya merasa puas dalam bekerja. Ketidakpuasan dalam bekerja akan menimbulkan dampak yang negatif bagi Instansi-instansi tertentu seperti menciptakan ketidakstabilan terhadap kondisi Pegawai. Hal tersebut menjadikan perusahan tidak efektif karena adanya sebagian karyawan yang tidak puas dalam pekerjaan. Kepuasan adalah bahwa orang akan merasa puas atau tidak puas, tergantung apakah ia merasa adanya keadilan (equality) atau tidak atas suatu situasi. Perasaan adil dan tidak adil atas suatu situasi, diperoleh orang dengan cara membandingkan dirinya dengan orang lain yang sekelas, sekantor maupun di tempat lain. Wewenang kerja adalah hak yang cukup, yang memungkinkan seseorang dapat menyelesaikan suatu tugas atau kewajiban tertentu. wewenang secara efektif dan efisien serta bijaksana merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan. Oleh karna itu peranan pendelegasian wewenang penting dalam penerapannya. Pendelegasian wewenang yang tepat, akan menghindarkan perusahaan atau organisasi dalam menetapkan pekerjaan atau hal yang akan dikerjakan. Misalnya, jika atasan menghadapi pekerjaan yang tidak mungkin bisa diselesaikan dengan satu orang saja, maka ia dapat mendelegasikan pekerjaannya. Pendelegasian dilakukan agar manejer dapat mengembangkan karyawan atau bawahan sehingga bisa berdampak positif yaitu memperkuat organisasi terutama saat ada terjadi perubahan susunan manejemen organisasi atau saat ada perubahan lingkungan organisasi. Konflik adalah sesuatu yang negative sebagai hasil alami dari kelompok kerjasama di suatau organisasi atau perusahaan.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh konflik peran terhadap kepuasan kerja karyawan di RSUD Naibonat Kabupaten Kupang.Populasi penelitian ini adalah pegawai RSUD Naibonat yang bertugas di ruang Umum Kepegawaian sebanyak 34 orang. teknik pengambilan sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah Total sampling artinya seluruh kepegawaian umum sebanyak 34 orang yang bekerja diRSUD Naibonat kabupaten Kupang tahun 2020. Teknik pengumulan pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan Variabel Konflik peran (X1) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada RSUD Naibonat. hal ini terlihat dari signifikan Konflik peran (X1) 0,032 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,226 2,040 t-tabel, artinya konflik peran memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan kepusan kerja karyawan RSUD Naibonat. Sedangkan Hasil dari wewenang pekerjaan (X2) berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pada RSUD Naibonat. hal ini terlihat dari signifikan wewenang pekerjaan (X2) 0,047 > 0,05 dan nilai t-hitung 0,153 2,040 t-tabel. Yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel wewenang pekerjaan (X2) terhadap kepuasan kerja (Y) pada RSUD Naibonat. Artinya bahwa Disaat RSUD Naibonat. Kata kunci : kepuasan, konflik peran, wewenang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail