ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui transparansi dalam pengelolaan akuntansi keuangan sektor publik di Bappeda Kabupaten Sumba Barat, Untuk mengetahui akuntabilitas dalam pengelolaan akuntansi keuangan sektor publik di Bappeda Kabupaten Sumba Barat dan Untuk mengetahui penerapan konsep Value For Money dalam penerapan pengelolaan akuntansi keuangan sektor publik di Bappeda Kabupaten Sumba Barat. Objek dalam penelitian ini adalah salah satu Lembaga Pemerintahan yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Metode yang digunakan adalah metode survey dengan wawancara langsung dengan informan dan studi pustaka. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa perwujudan nilai transparansi sudah di terapkan dengan adanya keterbukaan informasi kepada masyarakat dan proses nilai akuntabilitas pertanggujawaban terhadap publik dan pemerintah sesuai dengan aturan yang berlaku, dalam proses pengelolaan keuangan akuntansi publik dengan konsep value for money terlihat ekonomis, efisien, namum belum efektif karena keterbatasan sumba daya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai transparansi dalam pengelolahan keuangan sektor publik di Bappeda Kabupaten Sumba Barat masih tergolong rendah. Indikator kedua dalam konsep transparansi adalah kemudahan dalam mengakses informasi. Hal ini menjadi sangat perlu guna mengingat pada masa kini bahwa keterbukaan segala macam kegiatan pemerintah sumba barat sangat penting untuk di evaluasi karena menggunakan anggaran nasional lewat pemungutan pajak dari rakyat.Masyarakat perlu tahu sejauh mana tingkat pencapaian keberhasilan suatu program yag telah pemerintah canangkan. Kemudaan dalam mengakses inforrmasi juga memberikan dampak yang baik pada penilaian masyarakat terhadap pemerintah. Jika informasi mudah diakses maka persepsi masyarakat akan cenderung baik dan bisa menurunkan adanya persepsi negatif karena masyarakat percaya pemerintah telah melakukan tugas dan fungsi dengan baik dan mempertanggungjawabkan semua kegiatan pengelolahan sumber daya dengan mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penerapan nilai-nilai akuntabilitas keuangan publik yaitu menyajikan informasi penyelenggaran pembangunaan Kabupaten Sumba Barat dengan mengungkapkan atas semua aktivitas maupun kinerja keuangan daerah kepada masyarakat yang mempunyai kepentingan dalam penggunaan informasi publik sehingga memperoleh responsif dari masyarakat yang kemudian dapat berpartisipasi dengan memberikan aspirasi dalam pembangunan Kabupaten Sumba Barat yang lebih baik. Berdasarkan hasil wawancara menunjukkan bahwa pencapaian kinerja pengelolahan keuangan sektor publik di Kabupaten Sumba Barat belum tercermin adanya tiga indikator penentu yaitu ekonomis, efisiensi dan efektifitas. Penyajian informasi yang bersifat umum dan formal tidak menunjukkan adanya pencapaian.
Kata Kunci: Transparansi, Akuntabilitas, Konsep Value For Money, Akuntansi Keuangan Sektor Publik, Bappeda
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN VALUE FOR MONEY PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) NAIBONAT KABUPATEN KUPANG AMOS STEFANUS ENA BLEGUR ABSTRAK Kinerja keuangan merupakan salah satu isu yang sangat penting untuk dikaji dalam organisasi sektor publik. Sejak diterapkannya penganggaran berbasis kinerja, semua organisasi sektor publik dalam pemerintah dituntut untuk mampu menghasilkan kinerja keuangan secara baik. Dengan pengukuran kinerja keuangan, dapat dilihat prospek pertumbuhan dan perkembangan keuangan organisasi. Perusahaan dikatakan berhasil apabila perusahaan telah mencapai suatu kinerja tertentu yang telah ditetapkan (Hery, 2015). Analisis kinerja keuangan pada dasarnya dilakukan untuk menilai kinerja dimasa lalu dengan melakukan berbagai analisis sehingga memperoleh posisi keuangan yang mewakili realitas, entitas dan potensi-potensi kinerja yang akan berlanjut. Salah satu organisasi sektor pulik atau instansi yang memerlukan adanya penggukuran kinerja keuangan adalah rumah sakit. Rumah sakit pemerintah merupakan salah satu organisasi sektor publik yang bergerak dibidang pelayanan kesehatan. Rumah Sakit Umum Naibonat merupakan salah satu rumah sakit pemerintah Kabupaten Kupang yang akan dilihat kinerja keuangannya. Sampel didalam penelitian ini adalah laporan keuangan khususnya Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Rumah Sakit Umum Daerah Naibonat Kabupaten Kupang tahun 2017 sampai 2021. Jenis data yang digunakan dalam penelitian data sekunder, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Teknik analisis data yang digunakan konsep pengukuran Value For Money. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Hasil perhitungan tingkkat ekonomis pada tahun 2017 tidak ekonomis karna rasionya >100%. Sedangkan tahun 2018-2021 berada pada kategori ekonomis karna rasionya 100%. 2. tingkat efisiensi RSUD Naibonat Kabupaten Kupang periode tahun 2017-2021 jika dilihat dari segi rasio efisiensi berada pada kategori efisien karena rasionya 100%. 3. tingkat efektivitas pada RSUD Naibonat Kabupaten Kupang berada pada kriteria efektif karena rasionya >100%. Kata kunci : kinerja keuangan, Value For Money, ekonomi, efisiensi efektivitas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MARIA RUFINA AGHO, 15410036, Analisis Pengelolaan Anggaran dan Kinerja Keuangan Puskesmas dengan Menggunakan Konsep Value For Money (studi kasus pada Puskesmas Tarus). Skripsi, jurusan manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing 1 (satu) Ibu Dr. Damaris Y.koli, SE.,MP,pembimbing 11(dua) bapak Frankie J. Salean SE., MP. Puskesmas sebagai sektor kesehatan,diberi kesempatan dan keleluasaan oleh pemerintah untuk mengelola anggaran keuangannya secara ekonomis,efisien, dan efektif agar dapat meningkatkan kinerja puskesmas,maka tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan kinerja penyelenggaran tata kelola anggaran puskesmas tahun 2017-2019. Menurut Fransiska Erni Dwi(2014) Analisis Pengelolaan Anggaran dan Kinerja Puskesmas teknik pengukuran menggunakan teknik pengukuran value for money,kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapian suatu kegiatan atau program dalam mewujudkan sasaran ,tujuan suatu organisasi yang tertuang dalam strategis planning suatau organisasi(Mahsun,2013:25). Masalah dalam penelitian ini adalah apakah pengelolaan anggaran puskesmas dan kinerja puskesmas telah melakukan secara ekonomis,efisiensi dan efektivitas. Yang menjadi popolasi adalah keseluruhan data laporan keuangan puskesmas Tarus dan menjadi sampel adalah laporan anggaran puskesmas periode 2017-2019. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode dokumentasi. Setelah pengumpulan data kemudian di analisis sesuai dengan tujuan yang akan di capai yaitu dengan menggunakan analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Hasil pembahasan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Pengelolaan anggaran puskesmas sudah dilakuakan secara baik di lihat dari tingkat ekonomis dan efisiensi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA PEMERINTAH DAERAH BERDASARKAN VALUE FOR MONEY PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN ROTE NDAO
Setiap organisasi baik bisnis maupun publik menjadikan kinerja sebagai perhatian utama untuk mencapai kinerja yang baik. Kinerja bisa diketahui jika individu atau kelompok tersebut mempunyai kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan berupa tujuan-tujuan atau target-target yang hendak ingin dicapai. Kinerja Keuangan sektor bisnis menggambarkan keberhasilan perusahaan berupa hasil yang telah dicapai berkat berbagai aktivitas yang telah dilakukan. Kinerja keuangan sebagai suatu analisis untuk menilai sejauh mana suatu perusahaan telah melaksanakan aktivitas sesuai aturan-aturan pelaksanaan keuangan.
Kinerja Pemerintah Daerah seharusnya mendapat perhatian lebih, bukan hanya pemerintah pusat namun hal tersebut juga harus dilakukan oleh masyarakat setempat karena berkaitan dengan manifestasi yang akan diterima masyarakat untuk mendapatkan kesejahteraan. Pengelolaan keuangan pemerintah merupakan keuangan daerah yang di kelolah secara tertip, taat pada peraturan perudang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, trasparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan asas keadilan,kepatutan dan manfaat untuk masyarakan serta di laksanakan dalam suatu sistim yang terintergrasi yang diwujudkan dalam anggaran.
Value for money merupakan konsep pengelolaan organisasi sektor publik yang mendasarkan pada tiga elemen utama, yaitu: ekonomi,efesiensi, dan efektifitas. Prinsip value for money dalam rangka pengukuran kinerja dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah daerah dalam melaksanakan mekanisme manajemen pemerintahannya yang bertumpu pada perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian yang baik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dengan rasio ekonomi, rasio efesiensi dan rasio efektif.
Konsep penelitian ini adalah Pengukuran kinerja pemerintah daerah berdasarkan value for money pada pemerintahan daerah Kabupaten Rote Ndao meliputi rasio ekonomi, efisiensi dan efektivitas.
Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu teknik analisis yang digunakan mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul secara kuantitatif didasarkan pada prinsip value for money.
Hasil penelitian berdasakan metode value for money kinerja pemerintah daerah Kabupaten Rote Ndao Tahun 2016-2020 dilihat bahwa kinerja pemerintah daerah Kabupaten Rote Ndao berdasarkan rasio ekonomis berada pada range ekonomis, berdasarkan rasio efisiensi berada pada range kurang efisien dan berdasarkan rasio efektivitas berada pada range sangat efektif.
Kata kunci: Value for money
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Umum Daerah Soe. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah Soe dengan menggunakan pendekatan penggunaan Informasi Finansial Dalam Mengukur Kinerja Organisasi Sektor Publik Value For Money. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode pendekatan Value For Money dapat mengukur kinerja keuangan dari Rumah Sakit Umum Daerah Soe.
Kata kunci : Kinerja Keuangan, Value For Money
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif tujuannya untuk mengetahui transparansi, akuntabilitas dan konsep value for money pengaruh terhadap akuntansi keuangan sektor publik pada kantor Bappelitbangda Provinsi NTT. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh secara langsung dari lapangan dengan menyebarkan kuesioner, adapun alat analisis yang digunakan SPSS. Hasil dari uji ini menunjukan bahwa pada variabel pertama transparansi berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan sektor publik, kemudian pada variabel kedua akuntabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan sektor publik dan pada variabel ketiga konsep value for money berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan sektor publik. Populasi yang diguanakan populasi dalam penelitian ini adalah 156 pegawai pada kantor Bappelit Bangda Provini NTT. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling adalah sampling acak sederhana, dalam menentukan sampel penelitian ini menggunakan rumus slovin berdasarkan perhitungan menggunakan slofin maka sampel yang menjadi responden dalam penelitian Bappelitbangda Provinsi NTT berjumlah 112 Pegawai. Transparansi Menurut Mardiasmo, 2009 Transparansi mempunyai hubungan pengaruh terhadap Pengelolaan Keuangan Daerah bahwa transparansi adalah keterbukaan pemerintah dalam memberikan informasi yang terkait dengan aktivitas pengelolaan sumber daya publik kepada pihak yang membutuhkan yaitu masyarakat. Transparansi mempunyai hubungan pengaruh terhadap Pengelolaan Keuangan Daerah. Akuntabilitas menurut Arifani and Rante (2018) yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh terhadap akuntansi keuangan sektor publik, Kondisi itu terjadi karna kurang efktif, dan efsiensinya pelayanan terhadap akuntansi keuangan sektor publik instansi sektor publik memperoleh tuntutan agar lebih efesien mempertimbangkan biaya ekonomi dan sosial, serta mempertimbangkan pengaruh negatif mengenai kegiatan yang dilaksanakan, karena sektor publik sering kali dipandang negatif bagi sebagian pihak. Konsep value for money Ryki Saputra (2018) menyatakan bahwa konsep value for money memiliki pengaruh dalam pengelolaan akuntansi keuangan sektor publik. Dengan menerapkan prinsip ekonomis, efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan keuangan akan membuat Pengelolaan Keuangan di sektor publik semakin baik. Oleh sebab itu dengan adanya konsep value for money akan semakin meningkatkan kualitas pertanggungjawaban instansi kepada publik dalam memanfaatkan sumber daya milik daerah sebaik-baiknya.