Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Salmonella sp
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Escherichia coli dan Salmonella sp. Pada Potongan Ikan Tuna Madidihang (Thunus albacares) dan Air Cuciannya di Pasar Oebobo Kota Kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu upaya perbaikan kualitas gizi masyarakat adalah dengan peningkatan konsumsi ikan. ikan tuna sirip kuning (Thununnus albacares) merupakan salah satu spesies ikan tuna yang memiliki kandungan gizi yang tinggi. Di pasar Oebobo, ikan tuna madidihang yang sudah dipotong–potong ini biasanya diletakan diatas meja tanpa bahan penutup atau tanpa dikemas. Dikhawatirkan potongan – potongan ikan tersebut terkontaminasi dengan bakteri karena mengalami kontak langsung dengan udara dan lingkungan sekitarnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan bakteri Escherchia coli dan Salmonella sp pada ikan Tuna Madidihang (Thunnus albacares) potongan, yang dijual di Pasar Oebobo. untuk mengetahui tingkat cemaran Escherchia coli pada air yang digunakan para pedagang ikan tuna madidihang di Pasar Oebobo Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif komparatif yaitu suatu metode yang digunakan untuk membandingkan data penelitian yang diproleh dengan fakta-fakta yang ada dan menjelaskan hubungan antara satu faktor dan faktor lainnya (Anonim, 2010). Sedangkan untuk uji laboratorium digunakan metode pengujian Escherichia coli dan Salmonella sp yang mengacu pada SNI (Anonim 1994). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat cemaran bakteri Escherichia coli pada sampel ikan tuna madidihang yang dijual di pasar Oebobo kota kupang yang diambil dari meja penjual pertama adalah 4,5 APM/gram, Pada sampel yang diambil dari meja penjual kedua jumlah MPN adalah 3,6 APM/gram. Pada sampel ikan yang diambil dari meja penjual ketiga hasil yang diperoleh ≤ 3 APM/gram. Hasil pengujian identifikasi Salmonella pada ikan tuna madidihang (Thunnus albacares) potong serta air yang digunakan untuk mencuci ikan pada sampel satu, dua, dan tiga adalah negatif per 25 g. Berdasarkan hasil pengujian pada air yang dipakai untuk pencucian ikan total koliform pada sampel air yang diambil dari 3 tempat yang sama dari 3 penjual ikan di pasar Oebobo terbanyak pada sampel air yang diambil dari meja penjual ketiga yaitu 92 AMP/ml. Pada sampel air yang diambil dari meja penjual pertama dan kedua diperoleh jumlah total APM yang sama yaitu 4,5 AMP/ml.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Total Koloni Bakteri dan Cemaran Salmonella sp. pada Ikan Tongkol (Euthynus sp) yang Dijual di TPI Oeba dan Pasar Inpres Kota KUpang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu hasil perikanan yang ada di Kota Kupang adalah ikan tongkol (Eutynnus sp.). Tingkat produksi dan konsumsi ikan ini cukup tinggi jika dibandingkan hasil perikanan lainnya. Penanganan ikan pasca panen di Kupang saat ini masih sangat memprihatinkan dari segi keamanan dan kesegarannya. Kurangnya pengetahuan tentang penanganan ikan setelah ditangkap mengakibatkan ikan yang sampai ke tangan penjual terakhir sebelum konsumen, mutunya sudah menurun, mengandung cemaran kimia, fisik dan mikrobiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ikan tongkol yang didaratkan dan dijual di pasar Inpres dan Oeba sudah tercemar oleh Salmonella sp serta seberapa jauh kemunduran mutu ikan dilihat dari kandungan ALT serta organoleptik. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif komparatif serta pengujian laboratorium yang mengacu pada SNI. Hasil penelitian menunjukan bahwa total plate count paling tinggi pada air cucian Pasar Inpres 2 × 107 CFU/ml dan paling rendah pada ikan di TPI Oeba 1 × 102 CFU/gram. Hasil pengujian Salmonella sp pada semua sampel ikan maupun air cucian ikan pada kedua lokasi mendapatkan hasil negatif dalam 25/gram ikan dan 25/ml air cucian ikan. Hasil pengujian organoleptik Ikan tongkol pada kapal penangkap, TPI Oeba pagi dan Pasar Inpres pagi masih sangat segar dari segi kenampakan (mata, insang dan lendir), daging, bau dan teksur dan layak untuk dikonsumsi dengan nilai organoleptik lebih dari 7. Sedangkan untuk penjualan ikan tongkol pada TPI Oeba siang dan Pasar Inpres siang mutunya sudah semakin menurun dengan nilai organoletiknya rata-rata kurang dari 7.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail