Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Penempelan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

BUDIDAYA RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii DENGAN METODE STEK PADA STRAIN BERBEDA YANG DI UJI COBA DI PERAIRAN TABLOLONG KECAMATAN KUPANG BARAT KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Chandra Lie Kastelo Kase. 17381214. Penempelan (Grafting) Makro alga Kappaphycus alvarezii Varian Varietas Di perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. (Pembimbing: Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si dan Alfred G.O. Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Makro alga (seaweeds) atau yang biasa juga disebut ganggang merupakan tumbuhan berklorofil dimana seluruh bagian tanaman dapat menyerupai akar, batang, daun, atau buah semuanya disebut thallus. Tujuan dari penelitian ini adalah yaitu untuk uji coba penempelan (grafting) makro alga varian varietas Kappaphycus alvarezii menggunakan metode lepas dasar. Budidaya makro alga Kappaphycus alvarezii varian varietas warna merah dan cokelat digabungkan kedua thallus menjadi satu menggunakan teknik penempelan (grafting). Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu bulan Juni sampai Agustus 2021 di Perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Hasil penelitian yang diperoleh proses penempelan makro alga Kappaphycus alvarezii pada minggu pertama belum terjadi. Diminggu kedua makro alga Kappaphycus alvarezii belum menempel. Pada minggu ketiga mulai adanya penempelan dibagian ujung thallus dan keempat proses penempelan pada bagian batang thallus makro alga (merah dan cokelat) terus menempel menjadi setengah bagian. Minggu kelima proses penempelan terus menempel hampir sebagian batang thallus makro alga (merah dan cokelat). Pada minggu keenam proses penempelan varian varietas yaitu cokelat dan merah telah menyatu dengan baik. Pertumbuhan harian makro alga Kappaphycus alvarezii dengan berat awal rata-rata 4,2 g mengalami peningkatan dengan berat rata-rata yang diukur pada minggu pertama 3,9 g hingga minggu keenam mencapai 4,6 g. Sedangkan data kelulushidupan makro alga yang berhasil menempel berjumlah 24 bibit makro alga Kappaphycus alvarezii dari 40 bibit yang dibudidayakan diperoleh hasil kelulushidupan 60% dengan tingkat kelulushidupan yang baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENEMPELAN (GRAFTING) MAKRO ALGA Eucheuma denticulatum STRAIN BERBEDA DI PERAIRAN LETBAUN KECAMATAN SEMAU KABUPATEN KUPANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI RIDWAN MANAFE (17382398). Penempelan (Graffting) Makro Alga Eucheuma denticulatum Strain Berbeda di Perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. ALFRED G.O. KASE, S.Pi, M.Si, Ph.D, M.Si sebagai Pembimbing I dan ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi.,M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Makro alga adalah alga yang mempunyai bentuk dan ukuran tubuh makroskopik. Penempelan adalah teknik penggabungkan dua bagian tanaman yang berlainan sedemikian rupa sehingga merupakan satu kesatuan yang utuh dan tumbuh sebagai satu tanaman setelah terjadi regenerasi jaringan pada bekas luka sambungan atau tautannya. Tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan metode penempelan dalam kegiatan budidaya makro alga menggunakan strain berbeda di perairan Letbaun. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan yaitu pada bulan Juni sampai Agustus 2021 di Perairan Letbaun Kecamatan Semau Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, yaitu melakukan uji coba budidaya bibit makro alga Eucheuma denticulatum strain berbeda dengan metode penempelan. Bibit tersebut dihitung persentasi keberhasilan penempelan. Bibit makro alga sebanyak 40 sampel dan memiliki konstruksi budidaya metode lepas dasar. Hasil penelitian menunjukan semua ikatan bibit makro alga (hijau dan coklat) pada minggu keenam 40 sampel bibit makro alga Eucheuma denticulatum sudah menempel dan menyatu dengan sempurna. Tahap penempelan terdiri dari 3 proses yaitu pemilihan bibit, pengikatan bibit dan cara budidaya. Untuk rata-rata pertumbuhan harian dari minggu pertama sampai minggu keenam yaitu 1,05 gram/hari, pertumbuhan minggu kedua sampai keenam berfluktuasi rata-rata pertumbuhan harian minggu keenam sebesar 1,9 gram/hari. Makro alga Eucheuma denticulatum yang diuji cobakan mengalami tingkat kelulushidupan 100%. Berat bibit relatif minggu 1 didapatkan rata-rata pertumbuhan mingguan 37,58 gram, minggu kedua 47,28 gram, minggu ketiga 61,8 gram, minggu keempat 74,7 gram, minggu kelima 85,33 gram dan minggu keenam adalah 98,35 gram. Dalam penelitian uji coba penempelan makro alga Eucheuma denticulatum ini yang menjadi faktor utama bukan pertambahan berat melainkan penempelan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail