ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Return On Asset, Curent Ratio, dan Debt To Equity Ratio yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2019. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini berjumlah 4. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, berdasarkan teknik purposive sampling maka diperoleh sampel pada penelitian 4 perusahaan. Metode analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan uji regresi linear berganda hal ini disebabkan karena penelitian ini terdapat lebih dari satu variabel bebas yang mempengaruhi variabel terikat. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwaReturn On Assets secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada pada perusahaan Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2019.Penelitian selanjutnya adalahCurrent Raio. Hasil penelitian menunjukan bahwa Current Ratio berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaanpada perusahaan Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2019. Dan terakhir Debt To Equity Ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa Debt To Equity Ratioberpengaruhnegatif terhadap nilai perusahaan pada perusahaan Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2015-2019.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sumber dan modal kerja dalam kaitan dengan tingkat profitabilitas KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun Kabupaten Malaka pada tahun 2017-2020. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode Analisis Data dalam penelitian ini dilakukan dengan rumus perhitungan profitablitas menggunakan 3 jenis rasio yaitu Net Profit Margin, Return On Asset dan Return On Equity. Hasil penelitian dari NPM (Net Profit Margin), dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan. Hasil penelitian dari ROA (Return On Asset) dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan dan terakhir Return On Equity Ratio. Hasil penelitian dari ROE (Return On Equity) dikategorikan tidak sehat karena belum memenuhi standar yang diberikan. Maka disimpulkan bahwa untuk Rasio Net Profit Margin pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017-2020 dikategorikan tidak sehat. Karena nilai NPM dapat dinyatakan baik atau sehat jika > 5 %. Maka hasil Penilaian NPM dari Tahun 2017 sampai 2020 dikatakan tidak sehat. Hal ini dibuktikan Rasio NPM dan diliahat pada tabel 4.6.
Sedangkan analisis yang disimpulkan untuk Rasio Return On Asset pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017 samapai 2020 dikategorikan tidak sehat. karena angka ROA dapat dikatakan baik/sehat apabila > 2 %. Maka penliaian hasil ROA dari tahun 2017 sampai 2020 tidak sehat. Hal ini diliahat pada tabel 4.7
Kesimpulan terakhir adalah anlisisis Return On Equty pada KSP Kopdit Pintu Air Cabang Betun periode 2017-2020 dikategorikan tidak sehat. Karena Rasio yang digunakan untuk mengungkur laba bersih setealah pajak (EAT) dengan modal sendiri bila dapat dikatakan baik/sehat apabila > 3 %.maka Nilai rasio antara keuntungan yang diperoleh perusahaan dengan laba setelah yang lebih dari 3 % maka dapat menggambarkan bahwa penilaian hasil ROE dari tahun 2017 sampai 2020 dikatakan tidak sehat. Hal ini dilhat pada tabel 4.8.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
“PENGARUH LIKUIDITAS, KEBIJAKAN DEVIDEN, PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN TINGKAT INFLASITERHADAP NILAI PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA”
Kondisi perekonomian yang terjadi saat ini menciptakan persaingan yang ketat antar perusahaan. Persaingan membuat setiap perusahaan berlomba meningkatkan kinerja,sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Menurut Harjito & Martono, (2014) salah satutujuan perusahaan yaitu untuk mencapai atau memperoleh laba maksimal untuk kemakmuran pemilik perusahaan.
Berdasarkan hasil penelitian di buktikan bahwa Likuiditas(CR) Berpengaruh Negatif terhadap nilai perusahaan, ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar -4.616. dengan hasil tersebut maka hipotesis H1 yang menyatakn bahwa likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh likuiditas terhdap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig = 0,000<0,05.
Hasil penelitian ini mendukung oleh menawati (2017) menunjukan likuiditas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Hal ini membuktikan bahwa ketika likuiditas perusahaan meningkat, maka nilai perusahaan akan naik.
Penelitin ini juga membuktikan bahwa kebijakan deviden (DPR) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.Ditunjukan nilai koefisienregresi sebesar 0,406.Dengan hasil tersebut maka hipotesis H2 menyatakan maka kebijakan deviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan tersebut signifikan ditunjukan dengan nilai sig= 0,000<0,05. Hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Sorin (2016) membuktikan bahwa kebijakandeviden berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa profitabilitas (ROA) Berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 14.980. Dengan hasil maka hipotesis H3 yang menyatakan bahwa profitabilitasberpengaruh positif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh profitabilitasterhadap nilai perusahaan ditunjukan dengan nilai sig=0,000<0,05 hasil penelitian ini mendukung penelitian sebelumnya oleh Dewi dan Wirawati (2018) yang mengatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perushaan.
Penelitian ini juga membuktikan bahwa ukuran perusahaan (FZ) berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,591. Dengan hasil tersebut maka hipotesis H4 yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig =0,095>0,05. Hasil penelitian tersebut di atas mendukung penelitian terdahulu (Lestari 2018) yang mengatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan.
Berdasarkan hasil penelitian ini dibuktikan bahwa Tingkat Inflasi Berpengaruh (IR) negatif terhada nilai perusahaan di tunjukan dengan niali koefisein regresi sebesar -4.021.Dengan hasil maka hipotesis H5 yang menyatakan bawha tingkat inflasi berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan diterima. Pengaruh tingkat inflasi terhadap nilai perusahaan di tunjukan dengan nilai sig =0,89>0,05. Hasil penelitian diatas mendukung penelitian terdahulu (Suryantini & Arsawan (2014) yang mengatakn bahwa ukuran perusahaa berpengaruh negarif terhadap nilai perusahaan.
KATA KUNCI : Likuiditas, Kebijakan Deviden, Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Tingkat Inflasi, Nilai Perusahaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh struktur modal dan kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan? Dan Apakah kinerja keuangan berpengaruh terhadap nilai perusahaan?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan dan tujuan kedua adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan. Adapun konsep dari penelitian ini adalah nilai perusahaan, struktur modal dan kinerja keuangan. Nilai perusahaan adalah nilai presepsi investor terhadap tingkat keberhasilaan perusahaan yang terkait erat dengan harga sahamnya.Harga saham yang tinggi membuat nilai perusahaa juga tinggi, dan meningkatkan kepercayaan pasar tidak hanya terhadap kinerja perusahaan saat ini namun juga pada prospek perusahaan di masa mendatang. Struktur modal adalah bagian dari struktur keuangan yang mencerminkan rasio (absolut atau relatif) antara seluruh modal eksternal (baik dalam jangka pendek dan dalam jangka panjang) dengan total sendiri. yang diwakili hutang, saham preferen dan ekuitas saham biasa. kinerja keuangan adalah suatu analisis yang bertujuan untuk memahami sejauhmana suatu perusahaan menerapkan aturan pelaksanaan keuangan dengan benar. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dn minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2017-2021. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan tujuan untuk mendapatkan sampel sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan dan sampel pada penelitian ini adalah 33 perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di bursa efek indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor telekomunikasi yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan hasil uji determinasi nilai R2 adalah 0,166 atau 16,6%. Hal ini menunjukan bahwa pengaruh struktur modal (X1) dan kinerja keuangan (X2) terhadap nilai perusahaan (Y) sebesar 16,6% sedangkan sisanya sebesar 83,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dapat dijelaskan dalam penelitian ini. Hasil uji regresi secara parsial struktur modal (H1) menunjukkan nilai Koefisien (β1) adalah 0,009 dengan tingkat signifikansi 0,741 lebih dari 0.05 maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diitolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa struktur modal tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selanjutnya hasil uji regresi secara parsial kinerja keuangan Menunjukkan nilai Koefisien (β2) sebesar 0,519 yang berarti terdapat hubungan positif kinerja keuangan dengan nilai perusahaan dengan tingkat signifikansi 0,024 lebih kecil dari 0.05 maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diiterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA SUB SEKTOR PLASTIK DAN KEMASAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2021 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas dan Kebijakan Hutang terhadap Nilai Perusahaan . Nilai Perusahaan dalam penelitian ini di proksikan dengan Price Book Value (PBV). Nilai perusahaan merupakan nilai yang mencerminkan berapa harga yang bersedia dibayar oleh investor untuk suatu perusahaan. Harga saham yang tinggi membuat nilai perusahaan juga tinggi. Dengan baiknya nilai perusahaan maka perusahaan akan dipandang baik oleh para calon investor, demikian pula sebaliknya. Nilai perusahaan yang tinggi menunjukan kinerja perusahaan yang baik, memaksimalkan nilai perusahaan sangat penting artinya bagi suatu perusahaan, karena dengan memaksimalkan nilai perusahaan berarti juga memaksimalkan kemakmuran pemegang saham yang merupakan tujuan utama perusahaan. Semakin tinggi nilai PBV menunjukan nilai perusahaan semakin baik. Berdasarkan rasio PBV dapat dilihat bahwa nilai perusahaan yang baik ketika nilai PBV diatas satu mengambarkan harga jual perusahaan lebih tinggi dari nilai buku perusahaan. Sebaliknya apabila PBV dibawah nilai satu mencerminkan nilai perusahaan tidak baik, persepsi investor terhadap perusahaan juga tidak baik, karena dengan nilai PBV dibawah satu menggambarkan harga jual perusahaan lebih rendah dibandingkan nilai buku perusahaan Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari Nilai Perusahaan Terdapat 2 variabel independen yang dihipotesiskan mempengaruhi Nilai Perusahaan meliputi: profitabilitas, dan kebijakan hutang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder berupa laporan keuangan tahunan atau annual report melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhitung dari tahun 2016-2021. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan 8 kriteria penelitian yang ditentukan sehingga memperoleh jumlah sampel sebanyak 5 perusahaan dengan data yang diperoleh sebanyak 30 data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linear berganda dengan menggunakan program aplikasi SPSS 28. Hasil analisis penelitian ini menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan, dan kebijakan Hutang berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH PROFITABILITAS DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN SUB SEKTOR BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2018-2021 ABSTRAKSI Kondisi perekonomian saat ini meyebabkan terjadi persaingan yang sangat ketat dalam berbagai bidang bisnis. Kondisi tersebut menuntut perusahan untuk dapat bertahan dalam persaingan, perusahan dituntut untuk pangsa pasar yang lebih luas serta dapat memeanfaatkan modal secara efisiensi. Setiap perusahaan dituntut untuk mencapai tujuan perusahaan yaitu memaksimalkan nilai perusahaan dan menyejahterakan pemegang saham. Nilai perusahaan dapat menggambarkan keadaan perusahaan. Dengan baiknya nilai perusahaan maka perusahaan akan dipandang baik oleh para calon investor demikian pula sebaliknya, Jika perusahaan tidak dapat mencapai tujuan perusahaan dan tidak memaksimalkan nilai perusahaan maka perusahaan akan dipandang buruk oleh para investor. Berdasarkan hasil penelitian,dibuktikan bahwa profitabilitas (ROE) memiliki pengaruh signifikan dan postif terhadap variabel PBV atau variabel nilai perusahaan karena angka signifikansinya sebesar 0,002 dengan taraf signifikasinya yang dikurang alpha 0,05 diartikan bahwa profitabiltas berpengaruh signifikan positif terhadap nilai perusahaan. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, diterima Dalam penelitian ini profitabilitas diukur dengan menggunakan Return On Equiti dengan cara menunjukan kemampuan dari equitas (umumnya saham biasa) yang dimiliki oleh perusahaan untuk menghasilkan laba terhadap nilai perusahan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan ditunjukan dengan nilai koefisien regresi sebesar 32.348 dengan hasil tersebut maka hipotesa H1 yang menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini membuktikan bahwa kebijakan hutang tidak signifikan terhadap nilai perusahaan ditunjukan denga nilai koefisien regresi sebesar 8,209.dengan hasil tersebut maka hipotesa (H2) yang menyatakan bahwa bahwa kebijakan hutang berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Pengaruh kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan tersebut tidak signifikan, ditunjukan dengan nilai sig=0,729>0,05.semakin tinggi DER menunjukan semakin tinggi komposisi total hitung dengan total modal sendiri sehingga berdampak semakin besar beban perusahaan pertambangan. Dengan hasil tersebut maka hipotesa H2 kebijakan hutang tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, artinya H2 ditolak
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan didirikan suatu perusahaan yaitu memaksimalkan laba dan memaksimalkan kekayaan pemegang saham. Memaksimalkan pemegang saham yaitu memaksimalkan nilai perusahaan yang tercermin dari harga saham.Perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia memiliki nilai perusahaan yang selalu mengalami peningkatan dari tahun 2018-2021.Nilai perusahaan merupakan indikator penilaian pasar bagi perusahaan secara keseluruhan sebab dengan nilai yang tinggi menunjukkan kemakmuran pemegang saham juga tinggiDalam meningkatkan nilai perusahaan ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu likuiditas,ukuran perusahaan dan profitabilitas. Likuiditas merupakan suatu indikator mengenai kemampuan perusahaan untuk membayar semua kewajiban finansial jangka pendek pada saat jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar yang tersedia (Syamsuddin dalam Ristanti, 2015). Pengukuran likuiditas menggunakan rasio lancar(Current Ratio)Ukuran perusahaan (Size) menggunakan nilai buku dari total aset atau total aktiva sebagai proksi size. Rasio profitabilitas bertujuan untuk mengukur efektivitas manajemen yang tercermin pada imbalan atas hasil investasi melalui kegiatan perusahaan atau dengan kata lain mengukur kinerja perusahaan secara keseluruhan dan efisiensi dalam pengelolaan kewajiban dan modal. Profitabilitas diukur menggunakan Return On Assets (ROA). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh likuiditas, ukuran perusahaan dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Metode dalam menentukan sampel dengan purposive sampling sehingga Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 32 yang berasal dari delapan perusahaan sub sektor kimia yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian data sekunder, Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, sumber data berupa data sekunder. Teknik analisis yaitu analisis pendahuluan menggunakan metode deskriptif dan analisis lanjutan yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan uji asumsi klasik. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa likuiditas (Current Ratio) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini menunjukan bahwa semakin tingi likuiditas maka nilai perusahaan akan semakin meningkat. ukuran perusahaan (Size) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan memliki pengaruh terhadap nilai perusahaan tetapi pengaruh yang negatif yaitu semakin besar ukuran perusahaan maka nilai perusahaan akan menurun. Profitabilitas (Return On Assers) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukan bahwa besar kecilnya proftablitas yang dimiliki oleh perusahaan tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Persaingan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk lebih meningkatkan nilai perusahaannya. Karena dengan nilai perusahaan yang tinggi menjadi keinginan para pemilik perusahaan. Semakin ketatnya persaingan di dunia bisnis dan ditambah dengan situasi perekonomian negara yang tidak menentu mengharuskan manajemen perusahaan bekerja lebih efektif dan efisien dalam melakukan aktivitas operasi perusahaan agar kelangsungan hidup perusahaan terjamin. Berdirinya suatu perusahaan pasti didasarkan dengan tujuan yang jelas. Secara umum, tujuan perusahaan adalah untuk mencari laba atau keuntungan dengan maksimal. Namun hanya mendapatkan laba yang maksimal saja tidak akan menjamin keberlangsungan suatu perusahaan untuk jangka waktu yang panjang. Untuk menjaga keberlangsungan hidup perusahaan dibutuhkan suatu tujuan lain yaitu memaksimalkan nilai perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini Untuk Menganalisis pengaruh profitabilitas dan likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi 8 Perusahaan dan sampel sebanyak 8 perusahaan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik dokumentasi, menurut Sugiyono (2013:240) dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar atau karya-karya monumental dari seorang. Sesuai dengan pengertian diatas maka sumber data tertulis yaitu yaitu laporan keuangan tahunan berupa laporan neraca, laba rugi dan harga saham dari perusahaan sub sektor farmasi dipublikasikan melalui website www.idx.co.id. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui Rata-rata periode profitabilitas dari tahun 2020- 2021 mengalami penurunan dan Rata-rata periode likuiditas dari tahun 2020-2021 mengalami fluktuasi. Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis linear berganda diketahui bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,017 dan nilai koefisien regresi sebesar (-9.892) yang berarti semakin tinggi profotabilitas semakin menurun nilai perusahaan dan sebaliknya. Sedangkan likuiditas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,016 dan nilai koefisien regresi sebesar 7.200 yang berarti semakin tinggi likuiditas maka semakin tinggi nilai perusahaan. Kata Kunci : Profitabilitas, Likuiditas, dan Nilai Perusahaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Perkembangan perekonomian Indonesia saat ini sudah menunju kearah peningkatan, dapat dilihat dari perkembangan pembangunan infrastruktur di Indonesia yang semakin maju. Hal ini dapat menunjang perkembangan perekonomian Indonesia. Salah satu sektor yang mendapatkan dampak dari pembangunan infrastruktur adalah sektor properti & real estate. Properti & real estate adalah salah satu sektor yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan properties & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut mana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan properties & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sebuah perusahaan pasti memiliki tujuan, salah satu tujuan jangka panjang dari perusahaan yaitu meningkatkan nilai perusahaan. Dimana semakin tinggi nilai perusahaan maka semakin besar kemakmuran yang diterima oleh pemilik perusahan. Menurut Kadim dkk., (2018) faktor internal yang secara prinsip mempengaruhi nilai perusahaan adalah Leverage, Ukuran Perusahaan, dan Profitabilitas Menurut Brigham & Daves dalam Pakpahan (2010:211) nilai perusahaan merupakan persepsi investor terhadap tingkat keberhasilan perusahaan yang tercermin pada harga saham. Profitabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk memperoleh laba dalam suatu periode tertentu, (Kusna dan Setijani, 2018). Dalam penelitian ini profitabilitas diukur menggunakan Return On Equity. Menurut Hery (2016:107), ROE merupakan rasio yang menunjukan seberapa besar kontribusi ekuitas dalam menciptakan laba bersih. Semakin tinggi hasil pengembalian atas ekuitas artinya semakin tinggi jumlah laba bersih yang dihasilkan dari setiap rupiah dana yang tertanam dalam ekuitas. Hery (2016:162) mendefinisikan leverage sebagai rasio solvabilitas atau rasio leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aset perusahaan dibiayai dengan utang. Dengan kata lain, rasio solvabilitas atau rasio leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar beban utang yang harus ditanggung perusahaan dalam rangka pemenuhan aset. Putu Ayu dan Gerianta (2018), mengungkapkan bahwa ukuran perusahaan merupakan suatu skala dimana dapat diklasifikasikan besar kecilnya perusahaan diukur dengan total aktiva, jumlah penjualan, nilai saham dan sebagainya. Adapun menurut Susilo (2012:06), menegemukakan bahwa semakin besar total aktiva, jumlah penjualan atau modal suatu perusahaan maka semakin besar pula ukuran suatu perusahaan. Populasi yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan properties & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2022. Maka populasi dalam penelitian ini sebanyak 88 perusahaan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu (Sugiyono, 2010). Berdasarkan kriteria-kriteria pemilihan sampel yang telah ditentukan maka terdapat 15 perusahaan yang akan digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi nonpartisipan, dimana peneliti tidak terlibat secara langsung dan hanya meneliti saja. Metode observasi nonpartisipan ini dilakukan dengan mengamati dan menganalisis laporan keuangan perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2022 yang dapat diakses melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif yang selanjutnya pengujian hipotesis menggunakan analisis rasio keuangan untuk melihat pengaruh antar variabel. Berdasarkan uji hipotesis hasil perhitungan return on equity yang menunjukan bahwa profitabilitas pada perusahaan properties & real estate pada tahun 2020-2022 mengalami kenaikan terus-menerus yaitu rata-rata return on equity sebesar -3% pada tahun 2020 dan mengalami keaikan menjadi 1% pada tahun 2021 dan pada tahun 2022 mengalami kenaikan menjadi 4%. Adapun hasil perhitungan debt to equity ratio yang menunjukan bahwa leverage pada perusahaan properties & real estate pada tahun 2020-2022 mengalami kenaikan yaitu rata-rata debt to equity ratio sebesar 84% pada tahun 2020 dan mengalami keaikan menjadi 89% pada tahun 2021 dan pada tahun 2022 tetap konsisten dari tahun 2021 sehingga rata-rata Debt to Equity Ratio pada tahun 2022 sebesar 89%. Dan hasil perhitungan size yang menunjukan bahwa ukuran perusahaan pada perusahaan properties & real estate konsisten selama tahun 2020-2022 yaitu sebesar 30. Maka kesimpulan dari penelitian ini adalah Profitabilitas, Leverage dan Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan properties & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji pengaruh manajemen laba dan struktur modal terhadap nilai perusahaan ( studi kasus pada perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data sekunder, berupa laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia melalui webside https://www.idx.co.id. Pada periode 2017-2021. Hasil dari uji ini menunjukkan bahwa pada variabel pertama manajemen laba tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, kemudian pada variabel kedua struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitiann ini adalah perusahaan asuransi yang terdaftar di BEI jumlah keseluruhan perusahaan Asuransi pada tahun 2021 yaitu 11 perusahaan. Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan metode purposive sampling. Menurut Adiwibowo (2018), salah satu faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan adalah manajemen laba. Manajemen laba adalah kondisi dimana pihak manajer tidak berhasil mencapai target laba yang ditentukan, maka manajer memanfaatkan fleksibilitasnya dan diperoleh standar akuntansi dalam menyusun laporan keuangan untuk memodifikasi laba yang dilaporkan. Struktur modal menurut Mustafa (2017:85), merupakan perimbangan antara jumlah utang jangka pendek yang bersifat permanen, utang jangka Panjang, saham preferen dan saham biasa. Struktur modal adalah perbandingan modal asing atau jumlah utang dengan modal sendiri. Kebutuhan dana untuk memperkuat struktur modal suatu perusahaan dapat bersumber dari internal maupun eksternal, dengan ketentuan sumber dana yang dibutuhkan bersumber dari tempat-tempat yang dianggap aman (safety position) dan jika dipergunakan memiliki nilai dorong yang memperkuat struktur modal keuangan perusahaan, yang artinya ketika dana itu dipakai untuk memperkuat struktur modal perusahaan, maka perusahaan mampu mengendalikan modal tersebut secara efektif dan efisien serta tepat sasaran. Menurut Rinnaya, et.al (2016) Nilai perusahaan adalah kondisi tertentu yang telah dicapai oleh suatu perusahaan sebagai gambaran dari kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan setelah melalui suatu proses kegiatan selama beberapa tahun, yaitu sejak perusahaan tersebut didirikan sampai dengan saat ini. Nilai perusahaan diartikan sebagai nilai pasar karena nilai perusahaan dapat memberikan kemakmuran pemegang saham secara maksimum apabila harga saham perusahaan meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH STRUKTUR MODAL, PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, DAN UKURN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR PROPERTY AND REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIOEDE 2018-2021 Nilai perusahaan merupakan hasil kerja manajemen dari beberapa dimensi diantaranya adalah arus kas bersih dari keputusan investasi, pertumbuhan dan biaya modal perusahaan nilai perusahaan merupakan konsep penting karena nilai perusahaan merupakan indikator bagaimana pasar menilai perusahaan secara keseluruhan, nilai perusahaan yang tinggi menjadi keinginan para pemilik perusahaan, sebab dengan nilai yang tinggi menunjukkan kemakmuran pemegang saham juga tinggi. Nilai perusahaan yang tinggi menunjukkan kinerja perusahaan yang baik, salah satunya, pandangan nilai perusahaan bagi pihak kreditur. Bagi pihak kreditur nilai perusahaan berkaitan dengan likuiditas perusahaan, yaitu perusahaan dinilai mampu atau tidaknya mengembalikan pinjaman yang diberikan oleh pihak kreditur, apabila nilai perusahaan yang tersirat tidak baik maka investor akan menilai perusahaan dengan nilai rendah. Struktur modal merupakan perimbangan atau perbandingan antara modal milik sendiri dengan modal asing. Dalam hal ini modal asing adalah hutang jangka pendek ataupun hutang jangka panjang, sementara modal sendiri dibagi menjadi laba ditahan dan kepemilikan perusahaan, Pertumbuhan perusahaan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan. Teori struktur modal menjelaskan bahwa kebijakan pendanaan (financial policy) perusahaan dalam menentukan struktur modal (bauran antara hutang dan ekuitas) bertujuan untuk mengoptimalkan nilai perusahaan. Penggunaan hutang sebagai sumber pendanaan perusahaan memiliki kuntungan dan kerugian. Devinisi lain mengatakan bahwa struktur modal adalah proporsi pendanaan dengan hutang (debt financing) perusahaan, yaitu rasio leverage perusahaan. Dengan demikian, hutang adalah unsur dari struktur modal perusahaan. Pertumbuhan adalah kemampuan perusahaan untuk mempertahankan posisi usahanya di dalam perkembangan ekonomi dan industri didalam perekonomian dimana perusahaan beroperasi, Ukuran perusahaan merupakan nilai besar kecilnya perusahaan yang dilihat dari besarnya equity, nilai penjualan dan aset yang berperan sebagai variabel konteks yang mengatur tuntutan pelayanan atau produk yang dihasilkan. Pertumbuhan perusahaan dapat juga menjadi indikator dari profitabilitas dan keberhasilan perusahaan, dalam hal ini, pertumbuhan perusahaan merupakan perwakilan untuk ketersediaan dana internal. Jika perusahaan berhasil dan memperoleh laba, maka tersedia dana internal yang cukup untuk kebutuhan investasi. Pertumbuhan aset dapat diperhitungkan dari persentase perubahan aset pada tahun tertentu terhadap aset pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan dinyatakan sebagai pertumbuhan total aset dimana pertumbuhan aset masa lalu akan menggambarkan profitabilitas yang akan datang dan pertumbuhan yang datang. Growth adalah perubahan (penurunan atau peningkatan) total aktiva yang dimiliki oleh perusahaan. Pertumbuhan aset dihitung sebagai persentase perubahan aset pada saat tertentu terhadap tahun sebelumnya. Dari uraian diatas maka, peneliti akan meneliti judul tentang Pengaruh Struktur Modal, Pertumbuhan Perusahaan dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan Manufaktur Sub Sektor Property and Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2021. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh struktur modal, pertumbuhan perusahaan dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. secara parsial maupun simultan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor property and real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Metode penentuan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka jumlah sampel yang memenuhi sebanyak 14 perusahaan. sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diunduh melalui www.idx.co.id selama 4 tahun periode 2018-2021. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel indipenden yaitu struktur modal dan ukuran perusahan secara persial tidak berpengaruh terhadap variable dependen yaitu nilai perusahaan. Sementara hasil penelitian menunjukan bahwa variable independen yaitu ukuran perusahaan secara persial berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Tujuan didirikan suatu perusahaan yaitu memaksimalkan laba dan memaksimalkan kekayaan pemegang saham. Memaksimalkan pemegang saham yaitu memaksimalkan nilai perusahaan yang tercermin dari harga saham. Perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia memiliki nilai perusahaan yang kadang mengalami fluktuasi dari tahun 2019- 2021. Dalam meningkatkan nilai perusahaan ada beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu profitabilitas dan ukuran perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode dalam menentukan sampel dengan menggunakan purposive sampling sehingga jumlah sampel yang digunakan berjumlah 24 yang berasal dari 8 perusahaan sub sektor farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, sumber data berupa data sekunder. Teknik analisis yaitu analisis pendahuluan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis lanjutan yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dan pengujian hipotesis. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa profitabilitas (Return On Asset) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi profitabilitas maka nilai perusahaan akan semakin meningkat. Ukuran perusahaan (Size) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, hal ini menunjukan bahwa besar kecilnya ukuran perusahaan tidak mempengaruhi nilai perusahaan. Kata kunci : Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Nilai Perusahaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah pengaruh operating leverage dan likuiditas terhadap nilai perusahaan dengan struktur modal sebagai variabel intervening. Adapun persoalan yang diangkat adalah apakah operating leverage dan likuiditas berpengaruh terhadap nilai perusahaan, dan apakah struktur modal memediasi pengaruh operating leverage dan likuiditas terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh operating leverage dan likuiditas terhadap nilai perusahaan, dan struktur modal memediasi pengaruh operating leverage dan likuiditas terhadap nilai perusahaan. Adapun konsep dalam penelitian ini adalah operating leverage, likuiditas, struktur modal, dan nilai perusahaan. Operating leverage adalah suatu sensitivitas laba operasi perusahaan sebelum bunga dan pajak (EBIT) terhadap nilai perubahan volume penjualan. Likuiditas adalah kemampuan suatu perusahaan memenuhi kewajiban finansial yang segera harus dipenuhi. Struktur modal adalah perimbangan atau perbandingan hutang jangka panjang dengan modal sendiri (Riyanto,2012). Nilai perusahaan merupakan persepsi investor terhadap tingkat keberhasilan perusahaan dalam menjalankan kinerjanya yang sering dikaitkan dengan harga saham (Megawati,2016). Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dalam periode 2018 – 2020. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 12 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder. Data sekunder adalah sumber data yang diperoleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah dipublikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018 – 2020 yang dapat diakses melalui situs www.idx.co.id. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) operating leverage (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (Y). (2) likuiditas (X2) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (Y). (3) struktur modal tidak memediasi hubungan operating leverage terhadap nilai perusahaan. (4) struktur modal dapat memediasi hubungan likuiditas terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci : Operating leverage, likuiditas, nilai perusahaan, struktur modal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN DI BURSA EFEK INDONEIA Frankie Jan Salean; Jusuf Aboladaka; Marthalia A. Sailana Fakultas Ekonomi Program Studi Manajemen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Perusahaan sebagai entitas ekonomi lazimnya memiliki tujuan jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek perusahaan bertujuan memperoleh laba secara maksimal dengan menggunakan sumber daya yang ada, sementara dalam jangka panjang tujuan utama perusahaan adalah memaksimalkan nilai perusahaan. Nilai perusahaan merupakan konsep penting bagi investor, karena merupakan indikator bagi pasar menilai perusahaan secara keseluruhan. Menurut Hery (2017:5) Nilai Perusahaan merupakan kondisi tertentu yang telah dicapai oleh suatu perusahaan sebagai gambaran dari kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan setelah melalui suatu proses kegiatan selama beberapa tahun, yaitu mulai dari perusahaan tersebut didirikan sampe dengan saat ini. Menurut Hery (2017:149) rasio likuiditas adalah sebagai rasio likuiditas adalah rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban atau membayar utang jangka pendeknya Hery (2017:162) mengatakan bahwa rasio leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana perusahaan dibiayai oleh utang. Menurut Hery (2017:192) Rasio profitabilitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari aktivitas normal bisnisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisisi pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi laporan keuangan yang diperoleh melalui situs resmi www.idx.co.id. Alat analisis yang digunakan adalah analisis rasio keuangan yaitu : Rasio Likuiditas, Rasio Leverage, Rasio Profitabilitas, Rasio Price Book Value. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis data regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Likuiditas, Leverage, Profitabilitas secara parsial dan simultan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PBV)pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Di Bursa Efek Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan.penelitian ini di lakukan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) periode tahun 2016-2020.populaso dalam penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek Indonesia berjumlah 5 perusahaan dan menggunakan metode purposive samping, sampel dalam penelitian ini berjumlah 5 perusahaan dengan kriteria utamanya adalah perusahaan yang aktif dan konsisten yang terdaftar di bursa efek Indonesia selama periode penelitian.metode pengumpulan data yang digunakan adalah field research berupa laporan pengumpulan data yang di dapat langsung dari Bursa efek Indonesia (BEI). Dan situs website IDX.com.data yang di ambil berupa laporan keuangan tahun periode 2016-2020 dari bursa efek Indonesia (BEI). Teknik analisis kualitatif yang di gunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah data regrisi, model Sumari, Anova, dan coeffecients hasil penelitian ini, terdapat pengaruh rasio likuiditas terhadap nilai perusahaan secara signifikan, terdapat pengaruh positif tidak signifikan rasio profitabilitas terhadap nilai perusahaan secara persial, terdapat pengaruh positif tidak signifikan rasio solvabilitas terhadap nilai perusahaan secara persial.dan terdapat pengaruh signifikan rasio likuiditas, profitabilitas,dan solvabilitas terhadap nilai perusahaan secara simultan.variabel dari kinerja keuangan yang paling berpengaruh terhadap nilai perusahaan adalah rasio likuiditas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODEM2018-2019 (Studi Kasus Pada Sub Sektor Makanan Dan Minuman) NAMA : VINSENSIA BERE NIM : 17191396 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI ABSTRAKSI Masalah yang diambil dalam penelitan ini adalah pengaruh struktur modal terhadap nilai perusahaan.Adapun persoalan yang diangkat adalah Apakah terdapat pebgaruh rasio hutang untuk aset terhadap nilai perusahaan? Dan Apakah terdapat pengaruh rasio hutang untuk modal terhadap nilai perusahaan?.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rasio hutang untuk aset berpengaruh terhadap nilai perusahaan dan tujuan ke dua adalah untuk mengetahui pakah terdapat rasio hutang untuk modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Nilai Perusahaan, Rasio Hutang untuk aset dan rasio hutang untuk modal.Nilai perusahaan merupakan pandangan dari para investor terhadap tingkat keberhasilan perusahaan yang sering berkaitan dengan harga saham untuk dapat memaksimalkan tujuan perusahaan. Rasio Hutang untuk aset adalah rasio hutang yang digunakan untuk mengukur perbandingan antara total hutang dengan total aset. Semakin tinggi rasio menunjukkan bahwa semakin besar jumlah modal pinjaman yang digunakan untuk investasi pada aset dalam menghasilkan keuntungn bagi perusahaan dan dapat meningkatkan nilai perusahaan.rasio hutang untuk modal merupakan rasio yang mengukur seberapa jauh perusahaan dibiayai oleh hutang dan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajibannya dengan ekuitas yang dimiliki. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode 2018-2019. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah 33 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan data sekunder.Data sekunder adalah sumber data yang di peroleh melalui media perantara atau secara tidak langsung. Data ini berupa laporan keuangan yang sudah di publikasikan oleh perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang memenuhi kriteria sampel penelitian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2019 yang dapat diakses melalui Situs www. idx.co.id Berdasarkan Hasil Uji Determinasi model summary diperoleh nilai (R2) sebesar 0,023 atau 2,3%. Hal ini menunjukkan bahwa rasio hutang untuk modal dipengaruhi oleh rasio hutang untuk aset sebesar 2,3%. Sedangkan pengaruh sisanya sebesar 97,7% merupakan variabel lainnya yang tidak di teliti dalam penelitian ini.Hasil uji regresi secara parsial Rasio Hutang untuk aset (DAR) H1 Menunjukkan nilai Koefisien (β) adalah 0,013 yang berarti terdapat hubungan positif rasio hutang untuk aset (DAR) dengan nilai perusahaa. Nilai statistik t menunjukkan 0,198 dengan tingkat signifikansi 0,044 kurang dari 0.05 maka hipotesis pertama dalam penelitian ini diiterima.Sehingga dapat disimpulkan bahwa rasio hutang untuk aset (DAR) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selanjutnya Hasil uji regresi secara parsial Rasio Hutang untuk modal (DER) Menunjukkan nilai Koefisien (β1) sebesar 0,020 yang berarti terdapat hubungan positif rasio hutang untuk modal (DER) dengan nilai perusahaan. Nilai statistik t menunjukkan 1,031 dengan tingkat signifikansi 0,037 kurang dari 0.05 maka hipotesis kedua dalam penelitian ini diiterima.Sehingga dapat disimpulkan bahwa rasio hutang untuk modal (DER) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sektor Semen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2018-2020)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Sampel dalam penellitian ini adalah laporan keuangan dari 5 perusahaan Semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk mengetahui antara lebih dari satu variabel independen dengan satu variabel dependen. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas yang diukur dengan Current Ratio (CR), rasio solvabilitas yang diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), rasio aktivitas yang diukur dengan Total Asset Turn Over (TATO) dan rasio profitabilitas yang diukur dengan Return On Assets (ROA) , sementara nilai perusahaan diukur dengan Price to Book Value (PBV) sebagai variabel dependen.
Hasil penelitian ini menunjukan variable pengaruh rasio likuiditas terhadap nilai perusahaan nilai t hitung < t tabel (528 > 2,063) dengan tingkat signifikan 0,609 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio likuiditas tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio solvabilitas terhadap nilai perusahaan t hitung < t tabel (0,-886 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,396 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio solvabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio aktivitas terhadap nilai perusahaan nilai t hitung < t tabel (-215 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,834 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel rasio aktivitas tida berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. d. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pengaruh variabel rasio profitabilitas terhadap nilai perusahaan t hitung < t tabel (219 < 2,063) dengan tingkat signifikan 0,831 sehingga dapt disimpulkan bahwa variabel rasio profitabilitas tidak berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan.