Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Modal Pinjaman
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODAL AWAL DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI PINTU AIR DI KANTOR CABANG WEWIKU.

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MODAL AWAL DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN USAHA SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI PINTU AIR DI AKNTOR CABANG WEWIKU. ⁸ Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modal awal dan modal pinjaman terhadap pendapatan usaha. Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Pintu Air Cabang Wewiku. Periode yang selama 3 (tiga) tahun yaitu dari tahun 2019-2021. Variabel dalam penelitian ini yaitu modal awal, dan modal pinjaman. Variabel dependen yaitu pendapatan usaha.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel modal awal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pendapatan usaha dan variabel modal pinjaman berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pendapatan usaha. Kemampuan prediksi dari variabel modal awal, dan modal pinjaman terhadap pendapatan usaha sebesar 95,4% yang ditunjukan oleh besarnya adjust R square 0,954 sedangkan sisanya 4,6% dipengaruhi faktor lainnya yang tidak dimasukan kedalam model penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP PENDAPATAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KABUPATEN ALOR

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Modal merupakan suatu hal yang sangat menentukan tinggi rendahnya pendapatan usaha. Pendapatan dapat digunakan dalam memenuhi kebutuhan hidup dan kelangsungan hidup usaha perdagangan. Pendapatan yang diterima adalah dalam bentuk uang, dimana uang merupakan alat pembayaran atau pertukaran yang menjadikan UMKM terus bertahan.Usaha Mikro Kecil dan menengah (UMKM) berperan penting dalam perekonomian indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari kedudukan dan fungsi penting yang secara bersama-sama dengan badan usaha milik negara atau swasta dalam melakukan berbagai usaha demi tercapainya kesejahteraan bagi masyarakat. Fungsi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yaitu sebagai usaha dalam mempersatukan, mengarahkan dan mengembangkan daya kreasi, daya cipta, serta daya usaha rakyat terutama mereka yang serba terbatas kemampuan ekonominya agar mereka dapat turut serta dalam kegiatan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah modal sendiri dan modal pinjaman akan mempengaruhi suatu pendapatan usaha Mokro Di Kabupaten Alor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaku UMKM Di Kabupaten Alor sampel adalah bagian dari jumlah karakteristik yang dimiliki oleh populasi yaitu 30 orang pelaku UMKM yang digunakan untuk penelitian. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengunpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer yang diperoleh dari hasil wawancara dan kuesioner atau angket yang berisikan seperangkat pernyataan tertulis untuk responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis regresi linier sederhana, analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistic 25. Dengan hasil penelitian menunjukan bahwa modal sendiri memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap pendapatan usaha mikro di Kabupaten Alor. Berarti bahwa para pelaku UMKM yang menggunakan modal sendiri akan memiliki pendapatan yang lebih banyak, karena para pelaku UMKM tidak harus mengeluarkan biaya bunga dari modal yang akan dipinjam oleh para pengusaha. modal pinjaman memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha mikro di Kabupaten Alor. Berarti para pelaku UMKM yang memperoleh modal pinjaman akan menambah pendapatan, namun, pelaku usaha mikro harus membayar biaya bunga dan mengembalikan modal yang telah di pinjam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP RENTABILITAS PADA KSP.KODIT SOLIDARITAS STA MARIA ASUMPTHA KUPANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK "PENGARUH MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP RENTABILITAS PADA KSP. KODIT SOLIDARITAS STA MARIA ASUMPTHA KUPANG". Koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat sebagai pendorong tumbuhnya perekonomian nasional sekaligus sebagai soko guru dalam perekonomian di Negara Indonesia. Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 1 koperasi adalah” Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Di dalam koperasi tidak dikenal istilah “keuntungan”, karena kegiatan usaha koperasi tujuan utamanya bukan berorientasi mencari untung (non profit oriented) melainkan berorientasi pada manfaat (benefit oriented). Pada dasarnya koperasi dikelola dengan tujuan mensejahterakan anggotanya dan masyarakat pada umumnya, bukan mengejar keuntungan semata. Sekalipun koperasi tidak mengutamakan keuntungan, akan tetapi usaha-usaha yang dikelola oleh koperasi harus tetap memperoleh penghasilan yang layak demi menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemampuan usaha, bukan untuk memupuk kekayaan. Sehingga pada setiap akhir periode ushanya diharapkan/ ditargetkan menghasilkan sisa Hasil Usaha. Dalam menyelenggarakan usaha sebagai organisasi ekonomi, koperasi memerlukan adanya modal. Peranan modal didalam operasional koperasi mempunyai konstribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup maka usaha koperasi tidak akan berjalan lancar. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman, sehingga koperasi harus dapat memanfaatkan modalnya dengan sebaik-baiknya yang artinya dalam pengelolaan modal tersebut koperasi harus memberi manfaat yang sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan anggotanya. Dalam pengelolaan modal atau keuangan, maka pihak koperasi harus mampu mengalokasikan sumber daya keuangan yang dimilikinya secara efisien untuk meningkatkan laba atau yang sering disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Jadi setiap modal koperasi yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan koperasi harus diarahkan untuk memperoleh laba, terutama modal pinjaman harus diperhitungkan dengan benar antara beban bunga yang harus dibayar dengan perolehan keuntungan dari pinjaman tersebut. Pemanfaatan modal sendiri dan modal pinjaman salah satunya yaitu pembiayaan operasional usaha untuk memperoleh profit (keuntungan). Oleh karena itu untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi koperasi diperlukan beberapa tolak ukur, salah satunya yaitu analisis rasio keuangan yang menghubungkan data-data keuangan yang satu dengan lainnya. Rasio yang digunakan pada dasarnya adalah untuk mempelajari bagian relatif antara modal pinjaman yang diberikan kreditor dan modal sendiri dari pemegang saham. Rasio yang digunakan untuk mengukur profit yang diperoleh dari modal yang digunakan dalam operasi disebut rasio rentabilitas. Pieter Linenpun (2002: 143) menjelaskan bahwa besar kecilnya nilai rentabilitas tergantung dari keuntungan yang diperoleh dan modal yang dimiliki dalam menjalankan usaha koperasi. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian pada KSP Kopdit Solidaritas Sta. Maria Asumphta Kupang yang usahanya adalah meminjamkan dana dan menerima dana dari anggota atau pihak lainnya. Koperasi ini dengan sendirinya harus mempunyai modal atau dan auntuk dipinjamkan yang bersumber dari iuran anggota/ simpanan anggota dan iuran dari lembaga lainnya. Walaupun tujuan utama koperasi meningkatkan kesejahteraan anggota, namun koperasi harus memperoleh laba agar koperasi dapat hidup terus namun bunga dana yang dipinjamkan kepada anggota/ peminjam dalam hal ini haruslah wajar dengan prosedur yang mudah. Laba tersebut dapat menjadi salah satu sumber dana/ modal koperasi dengan cara membentuk cadangan dan menyisihkan sebagian dari laba. Penghasilan dari koperasi simpan pinjam adalah bunga atau balas jasa dari dana yang dipinjam oleh anggotanya atau pihak lain. Berdasarkan penjelasan tersebut maka berikut ini adalah data laba usaha KSP. Kopdit Solidaritas Sta Maria Asumta Kupang dari tahun 2016-2020. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Modal Sendiri dan Modal Pinjaman Terhadap Rentabilitas Pada Ksp.Kodit Solidaritas Sta Maria Asumptha Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan variabel independen modal sendiri menghasilkan nilai sig 0,0150,05 dan nilai Thitung 8.210>2,920 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H1 diterima atau X1 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. sedangkan variabel independen modal pinjaman menghasilkan nilai sig 0,0190,05 dan nilai Thitung 7.232>2,920 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X2 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. Kata Kunci : Rentabilitas, Modal Sendiri, dan Modal Pinjaman

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail