ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada era globalisasi saat ini perkembangan dunia usaha yang berbentuk koperasi semakin maju, hal ini menyebabkan persaingan diantara koperasi yang lainnya semakin ketat. Koperasi merupakan organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh sekelompok orang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan. Sebagai lembaga ekonomi atau badan usaha yang berwatak sosial yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya, koperasi harus menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat dalam mengelola dana mereka. Dalam suatu organisasi dalam mencapai suatu tujuan mampu menganalisis kinerja untuk mempertahan keberadaan atau eksistensi koperasi serta mengantisipasi persaingan diantara koperasi yang ada diperlukan suatu sistem pengelolaan dan manajemen koperasi sebaik mungkin salah satunya dengan melakukan evaluasi den penilaian kinerja koperasi. Koperasi sebagai perusahaan (cooperatif enterprise) memerlukan penilaian kinerja sesuai dengan prestasi yang dinilainya secara periodik, mengingat keberhasilan usaha koperasi akan menentukan tingkat kesehatan usahanya.
Dari penjelasan tersebut untuk mengetahui tingkat kesehatan keuangan koperasi, maka perlu dilakukannya pengukuran terhadap kinerja keuangan pada tiap akhir periode tertentu, dan ini merupakan salah satu tindakan penting yang harus dilakukan oleh Koperasi guna mengetahui prestasi dan keuntungan yang dicapainya melalui indikator-indikator pengukuran tingkat kesehatan keuangan dengan harapan koperasi beroperasi secara normal dan mampu memenuhi semua kewajibannya sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk menilai tingkat kesehatan koperasi maka perlu dilakukannya pengukuran terhadap laporan keuangan koperasi terhadap kinerja keuangan. Dimana penilaian kinerja keuangan koperasi dapat dilakukan dengan menganalisis rasio–rasio keuangan koperasi, diantaranya rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 06/Per/M.KUKM/V/2006 tentang Pedoman Koperasi Berprestasi.
Pada penelitian ini objek penelitian akan dijadikan sampel penelitian adalah Laporan Keuangan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang dari tahun 2017-2021. Dan berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006 Tentang Pedoman Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam Koperasi, Kesehatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan Unit Simpan Pinjam (USP) adalah kondisi atau keadaan koperasi yang dinyatakan sehat, cukup sehat, kurang sehat, tidak sehat dan sangat tidak sehat. Maka berdasarkan hasil penelitian yang diteliti hasil Perhitungan Kinerja Keuangan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang Periode 2017-2021 yang terdiri dari delapan rasio memperoleh skor sebesar 975 dan bobot sebesar 24. Dari hasil perhitungan tersebut mendapatkan skor sebesar 40.62. Sehingga untuk menilai penetapan tingkat kesehatan KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang Periode 2017-2021 berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Nomor 06/per/M.KUKM/V/2006 Tanggal 1 Mei 2006 mendapatakan hasil kriteria Sangat Tidak Sehat dengan klarifikasi D atau perolehan standar <55. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa rasio yang belum memenuhi standar yang ditetapkan, diantaranya yaitu Rasio Return on asset, Rasio Return On Equity dan Perputaran Asset. Selain dari pada itu juga masih terdapat beberapa rasio yang masih tergolong rendah yaitu Net Profit Margin, Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio. Dari perolehan tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan koperasi KSP Kopdit Sami Jaya Kota Kupang belum mampu mengelola laporan keuangan secara efektif dan efisien
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan pendirian koperasi adalah mensejahterakan anggotanya pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Meskipun demikian,sebagai badan usaha koperasi tetap bertujuan mencari laba.Dari kegiatan usahanya koperasi akan menghasilkan laporan keuangan yang dapat dianalisis. Dari hasil analisis dapat mengetahui pengaruh perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi pada koperasi solidaritas kupang.Permasalahan yang dikaji dan penelitian ini adalah pengaruh perputaran modal kerja terhadap rentabilitas ekonomi.objek penelitian ini adalah koperasi solidaritas kupang. Metode analisis yang digunakan adalah analisiss kualitatif dengan menghitung modal kerja dan rentabilitas ekonomi. Berdasarka rumusan masalah dan landasan teori maka yang menjadi konsep penelitian ini adalah kualitas laporan keuangan dengan indicator empiric yaitu relevan,andal, dan dapat dipahami, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan koperasi solidaritas kupang yang menjadi smpel penelitian ini adalah laporan keuangan koperasi solidaritas kupang tahun 2018-2020
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN KOPERASI SOLIDARITAS CABANG OESAO TAHUN 2019-2021 BERDASARKAN PERATURAN MENTERI DAN KUKM NO. 06/PER/M/KUKM/V/2006” Tujuan penelitian penulis untuk mengetahui tingkat likuiditas, solvabilitas rentabilitas dan aktivitas pada koperasi solidaritas cabang oesao. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis rasio keuangan dengan menghitung rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio rentabilitas dan rasio aktivitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas koperasi selama tiga tahun mengalami fluktuasi dan relatife tinggi. Rasio likuiditas tertinggi dicapai current ratio tahun 2021 sebesar 279,49%, sehingga pada indikator current ratio tahun 2021 memiliki pengaruh sangat baik terhadap kinerja laporan keuangan koperasi cabang oesao. Rasio solvabilitas tertinggi yang dicapai debt to asset ratio tahun 2021 sebesar 83,28%,indicator debt to asset ratio tahun 2021 memiliki pengaruh kurang baik terhadap kinerja keuangan koperasi solidaritas cabang oesao dan total debt to equity ratio tertinggi dicapai tahun 2021 sebesar 498,22, pada indicator ini total debt to equity ratio memiliki pengaruh buruk terhadap kinerja keuangan. Rasio rentabilitas tertinggi yang dicapai net profit margin tahun 2020 sebesar 57,35%,pada indicator net profit margin tahun 2020 memiliki pengaruh sangat baik. Rentabilitas ekonomi tertinggi yang dicapai tahun 2019 sebesar 3,46%, pada indicator rentabilitas ekonomi memiliki pengaruh sangat baik dan rentabilitas modal sendiri tertinggi yang dicapai tahun 2021 sebesar 19,12%, sehingga pada indicator rentabilitas modal sendiri ini memiliki pengaruh cukup baik. Rasio aktifitas tertinggi yang dicapai perputaran piutang tahun 2019 sebesar 15,57% sehingga pada indikator perputaran piutang tahun 2019 memiliki pengaruh yang sehat terhadap kinerja keuangan koperasi solidaritas cabang oesao. Kesimpulan dari penelitian ini adalah selama tiga tahun perputaran keuangan Koperasi Solidaritas Cabang Oesao mengalami fluktuasi pada current ratio dan rasio rentabilitas, akan tetapi dalam memenuhi kewajiban lancar dengan aktiva lancar yang didapat masih dalam keadaan efisien dan dalam menghasilkan laba koperasi cabang oesao cukup efisien.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan pada Koperasi Kredit Adiguna Kota Kupang. Subyek dalam penelitian ini adalah pengurus koperasi dengan laporan keuangan tahunan sebagai obyek penelitian.
Penelitian ini bertujuan mengetahui Kinerja Keuangan Koperasi Kredit Adiguna Kota Kupang tahun 2018-2020 berdasarkan analisis rasio keuangan yang terdiri dari (1) rasio likuiditas, (2) rasio solvabilitas, (3) rasio rentabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan dan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan rumus: Current ratio, Debt to Asset ratio, Debt to Equity ratio, Rentabilitas Modal Sendiri, Net profit Margin dan Return on Asset.
Rasio Likuiditas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Rasio ini membandingkan kewajiban jangka pendek dengan sumber daya jangka pendek (aktiva lancar) yang tersedia untuk memenuhi kewajiban jangka pendek tersebut.
Rasio solvabilitas digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang apabila perusahaan dilikuidasi.
rentabilitas merupakan rasio unutuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Rasio ini juga memberikan ukuran tingkatan efektivitas manajemen suatu perusahaan. Hal ini ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Kinerja Keuangan Koperasi Kredit Adiguna Kota Kupang berdasarkan (1) Rasio Likuiditas yang dihitung menggunakan rumus Current Ratio tahun 2018-2020 sebesar 214%, 205%, dan 198% dapat dikategorikan “Sangat Baik” dengan perolehan nilai sebesar 91,7. (2) Rasio Solvabilitas yang dihitung menggunakan rumus Debt to Asset Ratio tahun 2018-2020 sebesar 2,8%, 4,4%, 3,1% dan Debt to Equity Ratio sebesar 20%, 31%, 20% dapat dikategorikan “Sangat Baik” dengan perolehan nilai sebesar 100. (3) Rasio Rentabilitas tahun 2018-2020 yang dihitung menggunakan rumus Rentabilitas Modal Sendiri sebesar 10,7%, 9,4%, 10,2%, Net Profit Margin sebesar 12,6%, 11,8%, 13,9% dan Return on Asset sebesar 1,49%, 1,35%, 1,56% dapat dikategorikan “Cukup” dengan perolehan nilai sebesar 50.
Berdasarkan hasil analisis terhadap laporan keuangan Koperasi Kredit Adiguna Kota Kupang tahun 2018 nilai koperasi yang dihitung berdasarkan Peraturan Menteri Negara Koperasi dan UKM Nomor: 06/Per/K.KUKM/V/2006 Tentang Pedoman Penilaian Koperasi Berprestasi/Koperasi Award memperoleh nilai sebesar 75 dengan kriteria “Baik”, pada tahun 2019 nilai koperasi sebesar 75 dengan kriteria “Baik”. Pada tahun 2020 nilai Koperasi Kredit Adiguna mengalami penurunan sebesar 4,16 poin yang membuat perolehan nilai Koperasi Kredit Adiguna sebesar 70, 84 dengan kriteria “Baik”
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN RENTABILITAS PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI KUPANG Oleh : MARIA YUNITA NAHAK 15410022 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan dengan menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas, serta bagaimana perhitungan rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang tahun 2017 sampai dengan tahun 2019. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan cara mendokumentasi. Untuk mengetahui tingkat kemampuan dari rasio likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas yaitu dengan menghitung setiap rasio yang digunakan. Berdasarkan analisis data keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Kupang pada tahun 2017 hingga 2019, bahwa tingkat rasio likuiditas ditinjau dari rasio kas dikategorikan sangat tidak baik, hal ini dikarenakan kas dan bak terlalu rendah untuk membiayai hutang jangka pendeknya. Dan ditinjau dari rasio lancar dapat dikategorikan sangat baik. Berdasarkan analisis data keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Kupang pada tahun 2017 hingga 2019, bahwa tingkat rasio solvabilitas yang ditinjau dari rasio total hutang terhadap aktiva dan total hutang terhadap modal sendiri dalam kategori cukup baik. Berdasarkan analisis data keuangan KSP Kopdit Swasti Sari Kupang pada tahun 2017 hingga 2019 , bahwa tingkat rasio rentabilitas yang ditinjau dari rasio rantabilitas aset masuk dalam kategori kurang baik, hal ini dikarenakan koperasi kurang efektif dalam menggunakan asetnya untuk memperoleh SHU dan ditinjau dari rasio rentabilitas modal sendiri masuk dalam kategori tidak baik, disebabkan karena SHU relatif rendah bila dibandingkan dengan ekuitas koperasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul “Analisis Rasio Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Koperasi Serviam Kefamenanu”. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah Rasio Keuangan Koperasi Serviam Kefamenanu. Dengan persoalan penelitian adalah Bagaimana kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas dan rasio profitabilitas tahun 2019-2022. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas, solvabilitas dan rasio profitabilitas selama empat tahun. Penelitian ini dilaksanakan di koperasi Serviam Kefamenanu. Konsep yang diangkat dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari rasio likuiditas diukur dengan current ratio. Rasio solvabilitas diukur dengan debt ratio debt to equity. Dan Rasio Profitabilitas diukur dengan return on asset, return on equity dan net profit margin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan tehnik dukumentasi yaitu mengumpulkan data-data laporan keuangan berupa neraca dan laba rugi ( SHU ) tahun 2019-2022. Analisis datanya menggunakan analisis rasio, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan Hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan peneliti di Koperasi Serviam Kefamenanu : 1. Kinerja keuangan Koperasi Serviam Kefamenanu selama periode pengamatan tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 berdasarkan rasio likuiditas dalam kategori “baik”. Hal ini menunjukkan bahwa Koperasi Serviam Kefamenanu memiliki kemampuan untuk menutupi hutang jangka pendeknya dengan aktiva lancer yang dimiliki 2. Kinerja keuangan Koperasi Serviam Kefamenanu selama periode pengamatan tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 berdasarkan rasio solvabilitas dalam kategori “tidak baik”. Hal ini menunjukkan bahwa aset yang digunakan Koperasi Serviam Kefamenanu dalam menjalankan usahanya sebagian besar diperoleh dari hutang. 3. Kinerja keuangan Koperasi Seviam Kefamenanu selama periode pengamatan tahun 2019 sampai dengan tahun 2022 berdasarkan rasio profibilitas dalam kategori “baik” pada tahun 2020 dan tahun 2021. Sementara pada tahun 2019 dan tahun 2022 rentabilitas berada dalam kategori “tidak baik”. Hal ini terjadi karena pada tahun 2019 terjadi peningkatan modal tapi pada saat bersamaan perolehan SHU Koperasi mengalami penurunan sehingga dapat dikatakan pada tahun tersebut pengurus Koperasi tidak mampu memanfaatkan modal yang besar untuk memperoleh Sisa Hasil Usaha yang optimal. Sementara pada tahun 2020 dan 2021 pengurus Koperasi mampu memanfaatkan peningkatan modal koperasi untuk memaksimalkan sisa hasil usaha.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK "PENGARUH MODAL SENDIRI DAN MODAL PINJAMAN TERHADAP RENTABILITAS PADA KSP. KODIT SOLIDARITAS STA MARIA ASUMPTHA KUPANG". Koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat sebagai pendorong tumbuhnya perekonomian nasional sekaligus sebagai soko guru dalam perekonomian di Negara Indonesia. Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 1 koperasi adalah” Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Di dalam koperasi tidak dikenal istilah “keuntungan”, karena kegiatan usaha koperasi tujuan utamanya bukan berorientasi mencari untung (non profit oriented) melainkan berorientasi pada manfaat (benefit oriented). Pada dasarnya koperasi dikelola dengan tujuan mensejahterakan anggotanya dan masyarakat pada umumnya, bukan mengejar keuntungan semata. Sekalipun koperasi tidak mengutamakan keuntungan, akan tetapi usaha-usaha yang dikelola oleh koperasi harus tetap memperoleh penghasilan yang layak demi menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemampuan usaha, bukan untuk memupuk kekayaan. Sehingga pada setiap akhir periode ushanya diharapkan/ ditargetkan menghasilkan sisa Hasil Usaha. Dalam menyelenggarakan usaha sebagai organisasi ekonomi, koperasi memerlukan adanya modal. Peranan modal didalam operasional koperasi mempunyai konstribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup maka usaha koperasi tidak akan berjalan lancar. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman, sehingga koperasi harus dapat memanfaatkan modalnya dengan sebaik-baiknya yang artinya dalam pengelolaan modal tersebut koperasi harus memberi manfaat yang sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan anggotanya. Dalam pengelolaan modal atau keuangan, maka pihak koperasi harus mampu mengalokasikan sumber daya keuangan yang dimilikinya secara efisien untuk meningkatkan laba atau yang sering disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Jadi setiap modal koperasi yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan koperasi harus diarahkan untuk memperoleh laba, terutama modal pinjaman harus diperhitungkan dengan benar antara beban bunga yang harus dibayar dengan perolehan keuntungan dari pinjaman tersebut. Pemanfaatan modal sendiri dan modal pinjaman salah satunya yaitu pembiayaan operasional usaha untuk memperoleh profit (keuntungan). Oleh karena itu untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi koperasi diperlukan beberapa tolak ukur, salah satunya yaitu analisis rasio keuangan yang menghubungkan data-data keuangan yang satu dengan lainnya. Rasio yang digunakan pada dasarnya adalah untuk mempelajari bagian relatif antara modal pinjaman yang diberikan kreditor dan modal sendiri dari pemegang saham. Rasio yang digunakan untuk mengukur profit yang diperoleh dari modal yang digunakan dalam operasi disebut rasio rentabilitas. Pieter Linenpun (2002: 143) menjelaskan bahwa besar kecilnya nilai rentabilitas tergantung dari keuntungan yang diperoleh dan modal yang dimiliki dalam menjalankan usaha koperasi. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian pada KSP Kopdit Solidaritas Sta. Maria Asumphta Kupang yang usahanya adalah meminjamkan dana dan menerima dana dari anggota atau pihak lainnya. Koperasi ini dengan sendirinya harus mempunyai modal atau dan auntuk dipinjamkan yang bersumber dari iuran anggota/ simpanan anggota dan iuran dari lembaga lainnya. Walaupun tujuan utama koperasi meningkatkan kesejahteraan anggota, namun koperasi harus memperoleh laba agar koperasi dapat hidup terus namun bunga dana yang dipinjamkan kepada anggota/ peminjam dalam hal ini haruslah wajar dengan prosedur yang mudah. Laba tersebut dapat menjadi salah satu sumber dana/ modal koperasi dengan cara membentuk cadangan dan menyisihkan sebagian dari laba. Penghasilan dari koperasi simpan pinjam adalah bunga atau balas jasa dari dana yang dipinjam oleh anggotanya atau pihak lain. Berdasarkan penjelasan tersebut maka berikut ini adalah data laba usaha KSP. Kopdit Solidaritas Sta Maria Asumta Kupang dari tahun 2016-2020. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Modal Sendiri dan Modal Pinjaman Terhadap Rentabilitas Pada Ksp.Kodit Solidaritas Sta Maria Asumptha Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan variabel independen modal sendiri menghasilkan nilai sig 0,0150,05 dan nilai Thitung 8.210>2,920 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H1 diterima atau X1 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. sedangkan variabel independen modal pinjaman menghasilkan nilai sig 0,0190,05 dan nilai Thitung 7.232>2,920 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X2 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. Kata Kunci : Rentabilitas, Modal Sendiri, dan Modal Pinjaman
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan yang dimiliki oleh koperasi credit union serviam kupang cabang penfui. Data dianalisis menggunakan analisis rasio keuangan dengan menghitung rasio likuiditas, rasio solvabilitas, dan rasio rentabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas koperasi selama tiga tahun mengalami fluktuasi dan relatif tinggi. Rasio likuiditas teringgi yang dicapai current ratio sebesar 323,15%, cash ratio sebesar 23,09%. Rasio solvabilitas tertinggi yang dicapai assets to debt ratio sebesar 135,79%. Rasio rentabilitas tertinggi yang dicapai return on equity sebesar 10,62%, rasio ekonomis sebesar 0,0071655198%. Kesimpulan dari penelitian adalah selama tiga tahun perputaran keuangan Koperasi Credit Union Serviam Kupang Cabang Penfui mengalami fluktuasi pada cash ratio,dan rasio rentabilitas, akan tetapi dalam memenuhi kewajiban lancar dengan aktiva lancar yang didapat masih dalam keadaan efisien dan dalam menghasilkan laba koperasi credit union Serviam kupang cabang penfui cukup efisien.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFISIENSI PENGELOLAAN MODAL KERJA PADA KSP KOPERASI KREDIT SOLIDARITAS KOTA KUPANG ABSTRAK Skripsi Ini Berjudul “ Efisiensi Pengelolaan Modal Kerja Pada KSP Koperasi Kredit Solidaritas Kota Kupang tahun 2016-2018”. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Efisiensi Pengelolaan Modal Kerja Pada KSP Koperasi Kredit Solidaritas Kota Kupang dari Tahun 2016-2018. Persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana efisiensi pengelolaan modal kerja pada KSP Koperasi kredit solidaritas kota kupang dari Tahun 2016-2018. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efisiensi pengelolaan modal kerja pada KSP Koperasi Kredit Solidaritas Kota Kupang Dari 2016-2018. Efisiensi pengelolaan modal kerja dihitung menggunakan rasio Likuiditas, Akttivitas dan Rentabilitas. Masing-masing Rasio memiliki perhitungan rasio sendiri untuk menganalisis hasil efisiensinya. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan Koperasi Kredit Solidaritas Kota Kupang sejak awal berdiri sampai tahun 2019, sedangkan sampel hanya menggunakan laporan keuangan pada tahun 2016-2018. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan data dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara melakukan penataan hasil penelitian menurut konsep dan variabel penelitian dan dilanjutkan dengan perhitungan dan analisi rasio-rasio yang digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Efisiensi pengelolaan modal kerja pada Koperasi Kredit Solidaritas Kota Kupang dari rasio likuiditas terdiri dari lima rasio perhitungan diantaranya, Modal kerja bersih, menunjukkan nilai yang semakin meningkat nilainya setiap tahun. Rasio lancar, menampilkan nilai cenderung mengalami penurunan pada setiap tahunnya. Rasio Kas, menunjukkan jumlah nilai dan hasil yang tidak menetap, meningkat, menurun dan meningkat lagi. Rasio cepat, menunjukkan nilai yang cenderung menurun dan Rasio modal bersih terhadap total aset, menunjukkan hasil yang tidak tetap pula yang selalu meningkat, menurun dan meningkat lagi. Efisiensi pengelolaan modal kerja pada KSP Koperasi Kredit Solidaritas Kota Kupang dari rasio Aktivitas terdiri dari lima rasio perhitungan dan hasil analisinya diantaranya, Perputaran Total aset ,menunjukkan perputaran aktiva yang lambat dan menurun menunjukkan adanya komposisi jumlah aktiva kurang efisien. Perputaran Modal Kerja, menampilkan peningkatan dan nilai yang tetap. Perputaran persediaan ,menunjukkannilai yang menurun setiap tahunnya dan Persediaan rata-rata menampilkan indeks kemajuan karena nilai perputaran yang terus meningkat setiap tahunnya.Efisiensi pengelolaan modal kerja pada KSP Koperasi Kredit Solidaritas Kota Kupang dari rasio Rentabilitas terdiri dari enam anak rasio yaitu, Marjin laba kotor, menunjukkan hasil yang tidak tetap karena setiap tahun nilainya bisa meningkat tetapi kembali menurun.Marjin laba operasi, menunjukkan nilai yang juga menurun di setiap tahunnya. Rasio Operasi, menunjukkan hasil yang baik karena mengalami peningkatan dari tahun 2016-2018. Marjin laba Operasi, Laba atas Investasi dan Laba atas Ekuitas, ketiga rasio inimenunjuk pada hasil yang menurun setiap tahunnya. Sedangkan efisiensi modal kerja untuk rasio lancar mengalami penurunan nilai dari tahun 2016-2018 Untuk itu, Koperasi Kredit Solidaritas perlu untuk memperhatikan Aset lancar yang cenderung meningkat setiap tahun dan mengusahakan kewajiban lancar yang semakin meningkat pula setiap tahunnya. Untuk rasio cepat memiliki nilai yang cenderung tidak tetap setiap tahunnya. Sedangkan perputaran persediaan mengalami penurunan nilai dari tahun 2016-2018. Walupun belum cukup efektif namun total persediaan tidak pernah berada dibawah 2 dan diatas 3. Kata Kunci: Efisiensi, Modal Kerja, Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, dan Rasio Rentabilitas.