Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Mencit
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KEPUH (Sterculia foetida L) TERHADAP KECEPATAN PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (Mus musculus)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kepuh (Sterculia foetida L) Terhadap kecepatan Penyembuhan Luka Sayat Pada Mencit (Mus musculus) Talnai .S. S)* Nge.T.S)** Ballo . A)** Luka merupakan rusak atau hilangnya sebagian jaringan pada organ tubuh. Sedangkan Luka sayat merupakan luka terbuka, dan memiliki panjang luka lebih besar dari dalamnya luka. Povidone iodine merupakan antiseptik yang sering kali digunakan dalam penyembuhan luka dan sudah dipakai secara luas namun penggunaan iodine dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan iritasi pada kulit oleh karena itu perlu adanya pengembangan obat tradisional yang mengandung khasiat yang baik untuk penyembuhan luka dan memilki efek samping lebih kecil. Kepuh (Sterculia foetida L) merupakan salah satu tumbuhan yang dari masing-masing organ memiliki banyak manfaat dan juga telah diketahui mengandung senyawa-senyawa kimia yang berfungsi mempercepat proses penyembuhkan luka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian ekstrak daun kepuh (Sterculia foetida L) terhadap kecepatan penyembuhan luka sayat pada mencit. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 1 kontrol. Perbedaan perlakuan 25%, 30% 35 % dan 1 kontrol povidone iodine. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA satu jalur dan dilanjutkan dengan uji LSD (leat significane different) untuk melihat perbedaan dari setiap perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak daun kepuh (Sterculia foetida L) dapat berpengaruh nyata terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Muss musculus) sehingga dapat dinyatakan bahwa jenis daun kepuh bisa di manfaatkan untuk penyembuhan jenis-jenis luka lainnya. Kata Kunci : Kepuh, Mencit, Penyembuhan Keterangan: *Peneliti **Pembimbing I **Pembimbing II

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI ANTIINFLAMASI GEL EKSTRAK DAUN KEPUH (Sterculia foetida L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (Mus musculus)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Uji Anti Inflmasi Gel Ekstrak Daun Kepuh (Sterculia Foetida L.) Terhadap Penyembuhan Luka Sayat Pada Mencit (Mus musculus). Ngaddi N*) Sabuna A**) Nitsae M**) Inflamasi merupakan respon sistem kekebalan tubuh terhadap infeksi atau iritasi yang terjadi pada area luka. Obat yang biasa digunakan mencegah inflamasi yaitu obat Antiinflamasi Non-Steroid (AINS) dan Kartikosteroid. Namun dalam penggunaan obat tersebut memiliki efek samping yang kurang baik bagi tubuh. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan obat yang mengandung khasiat baik dan memiki efek samping lebih kecil.Salah satu tumbuhan yang dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional adalah kepuh. Kepuh merupakan salah satu tumbuhan yang dari masing-masing organ memiliki banyak manfaat dan juga telah diketahui mengadung senyawa-senyawa kimia yang berfungsi mempercepat proses penyembuhkan luka. Tujuan penelitianuntuk mengetahui apakah gel ekstrak daun kepuh (Sterculia foetida L.) berpengaruh sebagai antiinflamasi terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Untuk mengetahui jumlah dosis gel ekstrak daun kepuh (Sterculia foetida L.) yang tepat sebagai antiinflamasi terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakanrancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali pengulangan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gel ekstrak dauh kepuh (Sterculia foetida L.) memiliki pengaruh terhadap proses penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Dari konsentrasi gel ekstrak daun kepuh 20%, 40%, dan 60%, yang yang paling efektif dalam menyembuhkan luka sayat pada mencit yaitu pada dosis 60%. Kata Kunci : Inflamasi, Kepuh,Gel, Mencit Keterangan: *Peneliti **Pembimbing I **Pembimbing II

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail