ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN TINGKAT KESEHATAN KOPERASI PADA KSP KOPDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan berdasarkan tingkat kesehatan koperasi pada KSP Kopdit Swasti Sari Kota Kupang. Jenis Penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan metode analisis data yang digunakan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 14/Per/M.KUKM/XII/2009 tentang pedoman penilaian kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam terhadap tujuh aspek penilaian yaitu Aspek Permodalan terdiri dari (1) Rasio Modal Sendiri Terhadap Total Asset, (2) Rasio Modal Sendiri Terhadap Pinjaman Yang Diberikan Beresiko, (3) Rasio Kecukupan Modal Sendiri. Aspek Kualitas Aktiva Produktif terdiri dari (1) Rasio Volume Pinjaman Pada Anggota Terhadap Total Pinjaman Yang Diberikan, (2) Rasio Resiko Pinjaman Bermasalah Terhadap Pinjaman Yang Diberikan, (3) Rasio Pinjaman Yang Beresiko Terhadap Pinjaman Yang Diberikan. Aspek Manajemen terdiri dari (1) Manajemen Umum, (2) Manajemen Kelembagaan, (3) Manajemen Permodalan, (4) Manajemen Aktiva, (5) Manajemen Likuiditas. Aspek Efesiensi terdiri dari (1) Rasio Beban Operasi Anggota Terhadap Partisipasi Bruto, (2) Rasio Beban Usaha Terhadap SHU Kotor, (3) Rasio Efisiensi Pelayanan. Aspek Likuiditas terdiri dari (1) Rasio Kas Dan Bank Terhadap Kewajiban Lancar, (2) Rasio Pinjaman Yang Diberikan Terhadap Dana Yang Diterima. Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan terdiri dari (1) Rasio Rentabilitas Asset, (2) Rasio Rentabilitas Modal Sendiri, (3) Rasio Kemandirian Operasional Pelayanan serta Aspek Jati Diri Koperasi terdiri dari (1) Rasio Partisipasi Bruto, (2) Rasio Promosi Ekonomi Anggota (PEA). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan KSP Kopdit Swasti Sari Kota Kupang tahun 2019-2022 berada dalam kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata pada tahun 2019 sebesar 74,10%, tahun 2020 sebesar 73,45%, tahun 2021 sebesar 68,20%, dan tahun 2022 sebesar 68,70%, dengan rincian: (1) Aspek Permodalan Tahun 2019-2020 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2029 sebesar 12,60 dan tahun 2020 sebesar 13,20%, sedangkan tahun 2021-2022 berada pada kategori Tidak Sehat dengan skor rata-rata tahun 2021 sebesar 5,10% dan tahun 2022 sebesar 5,70%; (2) Aspek Kualitas Aktiva Produktif Tahun 2019-2022 berada pada kategori Cukup sehat dengan skor rata-rata 19,00%; (3) Aspek Manajemen Tahun 2019-2022 berada pada kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata 14,75%; (4) Aspek Efisiensi Tahun 2019-2022 berada pada kategori Sehat dengan rerata skor 10,00%; (5) Aspek Likuiditas Tahun 2019-2020 berada pada kategori Kurang Sehat dengan skor rata-rata tahun 2019 sebesar 7,50%, tahun 2020 sebesar 6,25%, sedangkan tahun 2021-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata tahun 2021 sebesar 3,85%, dan tahun 2022 sebesar 3,75%; (6) Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan Tahun 2019-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata sebesar 1,50%; (7) aspek jati diri koperasi tahun 2019-2022 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2019-2020 sebesar 8,75%, sedangkan tahun 2021-2022 dengan skor rata-rata sebesar 14,00%. Kata kunci: Laporan Keuangan, Tingkat Kesehatan Koperasi Yaitu Aspek Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Efisiensi, Likuiditas, Kemandirian dan Pertumbuhan Serta Jati Diri Koperasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KESEHATAN KEUANGAN KOPERASI PADA KOPERASI KREDIT SWASTI SARI KOTA KUPANG Robert A. Serang; Yuningsih N. Christiani; Kuirinus A. Seran Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, Untuk mencapai tujuan tersebut, koperasi sebagai badan usaha memerlukan pengukuran kinerja, serta penilaian terhadap koperasi yang tepat sebagai dasar pengambilan keputusan baik pihak interen maupun eksteren. Keberhasilan dalam mencapai tujuan perusahaan atau organisasi merupakan prestasi manajemen. Penilaian kesehatan pada umumnya dapat didasarkan pada standar atau pedoman penilaian tertentu menurut kepentingan masing-masing perusahaan. Tingkat kesehatan yang baik tersebut dilakukan dengan cara menilai aspek-aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, efesiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jati diri koperasi. Permasalahan yang terjadi selama ini Koperasi Kredit Swasti Sari Kupang, pada setiap tahunnya bahkan pada setiap bulannya, selalu dibuatkan penilaian, tetapi bukan penilaian ksehatan tetapi penilaian untuk melihat pertumbuhan dari bulan ke bulan, sesuai pedoman yang diturunkan oleh Induk Koperasi Kredit Indonesia di Jakarta berupa PEARLS. Persoalan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Analisis Kesehatan Keuangan Koperasi pada Koperasi Kredit Swasti Sari Kota Kupang. Tujuan penelitian ini adalah unutuk menganalisis Kesehatan Keuangan Koperasi Pada koperasi Kredit Swasti berdasarkan peraturan menteri koperasi untuk menilai kesehatan koperasi. Manfaat dalam penelitian ini adalah dapat menambah wawasan dan pemahaman akan teori yang berhubungan dengan Analisis Kesehatan Keuangan Koperasi Pada Koperasi Kredit Swasti Sari Kota Kupang. Konsep Penelitian Yaitu: Kesehatan koperasi adalah kondisi kinerja usaha keuangan dan manajemen koperasi yang dinyatakan sehat, cukup sehat, kurang sehat, tidak sehat, dan sangat tidak sehat. Penilaian ini berdasarkan atas hasil perhitungan terhadap 6 komponen Yaitu: aspek Permodalan, aspek Kualitas aktiva produktif, aspek Efesiensi, aspek Likuiditas, aspek Kemandirian dan pertumbuhan, aspek Jati diri koperasi. Adapun objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah koperasi kredit swasti sari kupang. Populasi dalam penelitian ini seluruh data laporan keuangan koperasi kredit swasti sari kupang mulai dari tahun 1988 sampai tahun 2020. Sampel dalam penelitian ini seluruh data laporan keuangan koperasi kredit swasti sari kupang mulai darit ahun 2018 sampai tahun 2020. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dokumen laporan keuangan koperasi. Alat analisis yang digunakan adalah analisis rasio berdasarkan peraturan koperasi memiliki 6 aspek yaitu aspek permodalan, aspek aktiva produktif, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan dan aspek jati diri koperasi. Teknik Analisis yang dilakukan penulis adalah men dideskripsikan konsep berdasarkan indikator empirik dari masing-masing konsep dalam pada teknik analisis pendahuluan, sedangkan pada analisis lanjutan, penulis mendeskripsikan serta mengkaji tingkat kesehatan koperasi swastisari kupang. Aspek penilaian kesehatan keuangan koperasi mennurut SK Menteri No. 20/Per/M.KUKM/XI/2016 dengan menggunakan 6 aspek penilaian kesehatan keuangan koperasi yaitu aspek permodalan, aspek aktiva produktif, aspek efisiensi, aspek likuiditas, aspek kemandirian dan pertumbuhan dan aspek jati diri koperasi, Hasil penelitian yang telah dilakukan tahun 2018-2020 menunjukan bahwa; Aspek permodalan tahun 2018-2020 menunjukan hasil sebesar 100 tergolong dalam predikat “Sehat”. Aspek kualitas aktiva produktif tahun 2018-2020 menunjukan hasil tahun 2018 adalah 62,5, tahun 2019 adalah 56,25dan tahun 2020 adalah 66,63tergolong dalam predikat Dalam Pengawasan, Aspek Efesiensitahun 2018-2020 menunjukan hasil sebesar 70 tergolong predikat cukup sehat, Aspek Likuiditas tahun 2018-2020 menunjukan hasil sebesar 100 tergolong dalam predikat “Sehat”. Aspek Kemandirian Tahun 2018-2020 menunjukan hasil sebesar 15 tergolong dalam predikat dalam pengawasan khusus, Aspek Jati Diritahun 2018-2020 menunjukan hasil tahun 2018 adalah 15 tahun 2019 adalah 14 dan tahun 2020 adalah 7 dan tergolong dalam predikat Dalam Pengawasan kusus. secara keseluruhan tingkat kesehatan Koperasi Swastisari Kupang Tahun 2018-2020 yakni tahun 2018 adalah 92,1% tahun 2019 meningkat menjadi 95,4% dan tahun 2020 turun menjadi 80,7% sehingga tergolong dalam predikat Sehat Kata Kunci : Kesehatan Koperasi, Rasio Kuangan