ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERAN PELATIH DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PEMAIN
SEPAKBOLA KLUB CAMAR
Oberdominto Meimau1*
, Andreas Lumba2
, Yahya Palinata3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Pada Klub sepakbola, pelatih adalah orang yang bertanggung
jawab memilih komposisi pemain, menentukan taktik dan memberikan motivasi
kepada para pemain. Motivasi adalah suatu dorongan yang menyebabkan
seseorang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai tujuan tertentu. Oleh sebab
itu sangat diperlukan peran pelatih dalam meningkatkan motivasi pemain
sepakbola.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui peran pelatih dalam meningkatkan
motivasi pemain sepakbola Klub Camar.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis
penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah
pengamatan, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pelatih Klub Camar
menjalankan perannya yaitu menyusun program latihan, membimbing pemain
untuk meningkatkan kemampuan fisik, kekuatan otot, melatih kemampuan teknik
dan menganalisis kekuatan lawan. Peran ini dijalankan untuk meningkatkan
motivasi pemain sepakbola Klubnya. Bentuk motivasi yang diberikan dalam
bentuk teguran, arahan, dan kompetisi. Dengan peran pelatih yang demikian dapat
dilihat motivasi pemain sepakbola Klub Camar terus meningkat.
Simpulan: Kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian ini adalah pelatih Klub
Camar telah menjalankan tugas dan perannya dalam meningkatkan motivasi
pemain. Bentuk motivasi yang diberikan dalam bentuk teguran, arahan, dan
kompetisi.
Katakunci: Peran pelatih; motivasi; sepakbola
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PERANAN GURU PENJASORKES DALAM PENERAPAN CHEST PASS PADA PERMAINAN BOLA BASKET KELAS VIII DI SMP ANGKASA KUPANG Samuel Sogara Bani1*, Agustinus Jacob Nafie2 , Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, Peranan guru Penjasorkes Pada Siswa SMP Angkasa Kupang guru harus mampu menerapkan dengan baik terkait dengan teknik dasar chets pass dalam permainan bola basket sehingga siswa lebih memahami apa yang dijelaskan. Dan juga guru harus mampu melayani setiap siwa yang kurang paham. Tujuan penelitian: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan guru penjasorkes dalam penerapan chets pass pada permainan bola basket kelas VIII di SMP Angkasa Kupang. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan atau verifikasi. Dan Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan dua orang siswa kelas VIII di SMP Angkasa Kupang. Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian ini menunjukan, bahwa peranan guru penjas dalam menerapkan teknik dasar chest pass pada permainan bola basket berjalan dengan lancar. Materi yang diajarkan sesuai. Adapun siswa yang kurang mengerti dengan materi yang diajarkan dan guru juga lebih kreatif dalam memberikan materi dengan cara merubah metode pembelajaran agar siswa dapat mengerti pembelajaran dengan baik yang diberikan oleh guru. Dalam hal ini, berkaitan dengan materi pembelajaran bola basket siswa lebih senang dengan melakukan atau mempraktekkan langsung dilapangan dari pada belajar materi di dalam kelas. Simpulan: peranan guru penjasorkes dalam penerapan Teknik dasar chest pass pada permainan bola basket di SMP Angkasa Kupang berjalan dengan baik. Materi yang diajarkan sesuai. Dalam pembelajaran bola basket siswa lebih senang mempraktekkan langsung di lapangan. Katakunci: Peranan guru penjasorkes; teknik dasar chest pass pada bola basket
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERAN GURU PENJASORKES DALAM MELAKSANAKAN PROSES PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 1 AMFOANG UTARA, KECAMATAN AMFOANGUTARA, KABUPATEN KUPANG
Roni Fallo1*, Magdalena R. P. Wasak2, Isak Riwu Rohi3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang:Peran guru PJOK dimana muncul berbagai masalah dan persaingan didalam segala aspek kehidupan Anak-anak, yang akan mengakibatkan lemahnya mental Anak-anak dalam proses pembelajaran penjasorkes
Tujuan penelitian:untuk mengetahui peran guru penjasorkes dalam melaksanakan program mengajar di SMP Negeri 1 Amfoang Utara.
Metode penelitian:Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Amfoang Utara.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara dan Dokumentasi.Sedangkan Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik deskriptif, kualitatif, naturalistik.guru penjasorkes menunjukan peran yang sangat penting karena, guru Penjasorkes dijadikan sebagai teladan dan contoh bagi peserta didik yang dimulai dari tingkah laku guru tersebut, yang dapat dijadikan dasar utama motivasi bagi siswa. Karena kebiasaan tingkah laku yang baik dari Guru tersebut dapat berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa.
Hasil dan pembahasan:1. Pendidik ( nurturer ), 2. Model, 3.Pengajar dan Pembimbing, 4. Pelajar ( learner ), 5. Komunikator terhadap masyarakat setempat, 6.Pekerja administrasi, 7.Sebagai seorang aktor.pengajar dan pembimbing, evaluator, fasilitator, inisiator, sebagai seorang aktor, serta organizator.
Simpulan:Peran Guru Penjasorkes harus mampu menjadi pendidik, motivator dalam perubahan siswa yang berhubungan dengan pemberian teori dan praktek yang berkaitan dengan mental dan psikologi siswa, 2. Peran yang dapat ditimbulkan oleh perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru penjasorkes terhadap hasil belajar siswa. Di SMP Negeri 1 Amfoang Utara adalah sebagai media pendidik, model/contoh,