Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Jenis-jenis
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Jenis-Jenis Tumbuhan Penghasil Pewarna Alami Dalam Pembuatan Tenun Ikat Di Desa Belle Kecamatan Ki`E Kabupaten Timor Tengah Selatan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tenun ikat merupakan salah satu seni budaya kain tradisional Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tumbuh dan berkembang secara turun-temurun dalam masyarakat.Kebiasaan menenun bagi masyarakat Desa Bellekabupaten TTS, sudah berlangsung secara turun-temurun, sehingga mereka pun tidak mengetahui kapan dimulainya budaya menenun. Pemakaian zat warna yang berasal dari tanaman telah banyak dilakukan oleh para pengrajin tenun ikat Desa Belle, namun yang paling banyak digunakan adalah yang berasal dari daun tanaman yang diperoleh dari hutan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan apa saja yang digunakan sebagai pewarna alami dalam pembuatan tenun ikat di Desa Belle Kecamatan Ki`E Kabupaten Timor Tengah Selatan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif,Teknik observasi langsung di lapangan dan wawancara dengan 5 orang pengrajin tenun ikat, yang mengacu pada daftar pertanyaan yang disiapkan oleh peneliti kepada pengrajin tenun ikat (Walujo,2004). Hasil penelitian menunjukan bahwa 10 jenis tumbuhan yang ada dimanfaatkan sebagai pewarna alami baik sebagai penghasil warna maupun sebagai tumbuhan pendamping dalam proses pewarnaan kain tenun ikat. Jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai penghasil warna pada kain tenun ikat oleh masyarakat di desa Belle adalah Tarum (Indigofera tinctoria L) menghasilkan warna hitam , Mengkudu (Morinda citrifolia L) menghasilkan warna merah, Kacang Arbila (Phaseolus lunatus L) menghasilkan warna hijau, buah tinta (hylantus reticulatus Poir) menghasilkan warna biru, kunyit (Curcuma domestica L) menghasilkan warna kuning, mahoni (Swietenia macrophylla King) menghasilkan cokelat, jati (T. grandis Linn. F) menghasilkan warna ungu, mangga (M. Indica L) menghasilkan warna hitam, nangka(Artocarpusintegra L) menghasilkan warna kuning dan kemiri (Aleuritas moluccana)menghasilkan warna kuning.Oleh karena itu para pengrajin di Desa Belle menggunakan akar, batang,daun,kulit kayu, dan buah dari tanaman diatas untuk menghasilkan warna pada tenun ikat

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Jenis Bivalvia Di Pantai Puru Kecamatan Amarasi Barat Kabaupaten Kupang

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS BIVALVIA DI PANTAI PURU KECAMATAN AMARASI BARAT KABUPATEN KUPANG Naifeto, Y, M)* Rafael, A)** Bullu, N)** Bivalvia adalah bagian dalam kelas moluska yang memiliki dua cangkang atau sering disebut kerang. Bivalvia merupakan biota yang hidup diperairan laut, payau serta tawar yang hidup menetap disubstrat dasar perairan. Bivalvia hidup dengan membenamkan diri dalam pasir atau lumpur dan menempel pada bebatuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis Bivalvia yang terdapat di Pantai Puru, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah transek garis. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive sampling pada stasiun pengamatan yang ditentukan secara sengaja. Berdasarkan hasil kegiatan penelitian yang telah saya lakukan di pantai Puru Kecamatan Amarasi Barat Kabupaten Kupang. Hasil pengamatan dan koleksi fauna Bivalvia pada empat stasiun yaitu : Barbatia obliquata, Mactra violacea,Donax townsendi, Gafranium pectinatum,Paphia undulata.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS LAMUN DI PERAIRAN PANTAI DESA WOLWAL KECAMATAN ALOR BARAT DAYA KABUPATEN ALOR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia memiliki wilayah pesisir yang cukup luas, pada daerah pesisir terdapatlamun yaitu di perairan pantai yang datar, di darataan terumbu, dan tubir pulau-pulau karang. dibeberapa lokasi dijumpai lamun bersama-sama mangrove dan terumbu karang. Tempat hidup lamun adalah dasar perairan yang disusun dari lumpur, pasir, puing karang mati (coral rubble), bahkan ada yang tumbuh diatas batu massive.Padang Lamun yang terdapat di Indonesia memiliki luas sekitar 30.000 Km2 dan sangat berperan penting bagi ekosistem yang ada di laut dangkal, karena merupakan habitat dan sumber makanan bagi ikan dan biota perairan lainnya.Penelitian tentang jenis-jenis lamun di Pantai Wolwal Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alorbelum pernah dilaporkan. Padahal wilayah tersebut memiliki potensi beberapa jenis lamun berdasarkan observasi awal yang dilakukan dan juga mengingat pentingnya peranan lamun bagi ekosistem di laut dan semakin besarnya tekanan gangguan baik oleh aktifitas manusia maupun akibat alami, maka perlu diupayakan usaha pelestarian lamun melalui pengelolaan yang baik pada ekosistem padang lamun.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis dan parameter perairan Lamun yang ada di perairan Pantai Wolwal Desa Wolwal, Kecamatan Alor Barat Daya, Kabupaten Alor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodemetode jelajahdengan menjelajah di lokasi Perairan Pantai Desa Wolwal. Hasil penelitian menunjukkan Lamun yang ditemukan di perairan Pantai Desa Wolwal dikategorikan dalam 2 famili yaituPotamogetonaceae dan Hydrocharitaceae, dan 4 jenis yaituHaloduleuninervis,Halophila ovalis, Enhalus acoroides dan Cymodocearotundata. Berdasarkan hasil pengukuran parameter lingkungan yaitu suhu240C , salinitas 26‰, derajat keasaman (pH) 8 dan intensitas cahaya 705 cd.perlu dilakukan penelitian lebih lanjut, mengenai keanekaragaman Lamun pada daerah dengan habitat lamun dan karang yang dilakukan pada musim hujan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS DAN KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI TABLOLONG KUPANG BARAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BUKU SAKU

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS DAN KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI TABLOLONG KUPANG BARAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BUKU SAKU Ina,. T. A)* Nge, T. S )** Manu, S. N. T)** Bivalvia merupakan organisme yang termasuk dalam filum moluska yang umumnya ditemukan dan hidup di daerah intertidal. Bivalvia yang secara khas memiliki dua bagian cangkang, yang keduanya kurang lebih simetris dan belahan yang diikat oleh ligament sebagai pengikat yang kuat dan elastis. Bivalvia dapat ditemukan hidup diperairan laut, payau dan tawar. Informasi dari jenis Bivalvia tersebut dapat dijadikan sebagai sumber belajar bagi peserta didik dalam bentuk buku saku. Buku saku merupakan alat bantu yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang materi pelajaran dan lainnya, sehingga dapat mengembangkan potensi siswa menjadi pembelajaran yang mandiri.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Jenis-jenis bivalvia, untuk mengetahui keanekaragaman bivalvia, untuk mengetahui pemanfaatan hasil penelitian tentang bivalvia di pantai tablolong dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam bentuk buku saku. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan, dianalisis secara Deskriptif Kuantitatif. Indeks keragaman jenis ini digunakan untuk mengetahui keberagaman jenis bivalvia diperairan Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Filum mollusca kelas bivalvia yang ditemukan dikategorikan menjadi 8 spesies yaitu : Anadara antiquate (kerang bulu), Vasticardium lomboke, Asaphis violascens, Gafrium pectinatum, Barbatia amygdalumtostum, Barbatia Trapezina, Trachycardium flavum,dan Anadara passa. Nilai indeks keanekaragaman Bivalvia pada perairan Pantai Tablolong Kupang tergolong sedang, dengan nilai H’ tertinggi pada Transek III yaitu 1,82 dengan nilai H’ 1,8292303. Pengukuran parameter lingkungan meliputi parameter fisik yaitu suhu lingkungan Transek 1: 280C, Transek 2: 290C, Transek 3: 300C sedangkan parameter kimia yang meliputi salinitas Transek 1, 2 dan 3: 25%, dan pH lingkungan Transek 1: 7,12, Transek 2: 7,26, Transek 3: 7,39. Sedangkan pemanfaatan Hasil Penelitian Bivalvia Di Pantai Tablolong Sebagai Sumber Belajar Dalam Bentuk Buku Saku diperoleh hasil Uji kelayakan dari Uji ahli materi dengan skor sebesar 88,09%, Uji ahli desain dengan skor sebesar 94,64%, Uji ahli media dengan skor sebesar 97,5%, uji kelompok kecil dengan skor sebesar 89,58% dan uji kelompok besar dengan skor sebesar 85,52%. Hal tersebut menunjukkan bahwa buku saku jenis-jenis bivalvia berada dalam kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Kata kunci : Jenis-jenis Bivalvia di Pantai Tablolong, Buku Saku Keterangan * : Peneliti ** : Pembimbing

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi Jenis-Jenis Erosi Tanah di Desa Naunu Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS EROSI TANAH DI DESA NAUNU KECAMATAN FATULEU KABUPATEN KUPANG ABSTRAKSI Ado. O. L *) Nainiti. N. P. P. E. **) Lano. L. M**) Penelitian dilaksanakan di lahan milik petani warga desa Naunu kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang lokasi KM.45 Camplong pada bulan April 2021. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis-jenis erosi tanah yang terjadi di desa Naunu kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menyelidiki keadaan, kondisi, atau hal-hal lain yang hasilnya di paparkan dalam bentuk laporan penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan ke lingkungan karena penelitian ini mendeskripsikan keterkaitan antara aktivitas manusia dengan erosi yang terjadi di desa Naunu. Berdasarkan hasil observasi pada lahan petani di desa Naunu kecamatan Fatuleu kabupaten Kupang ada beberapa erosi yang terjadi berdasarkan jenisnya yaitu, erosi percikan, erosi kulit, erosi alur. Sedangkan tingkat bahaya erosi di ukur dan di pengaruhi oleh persentasi fraksi tanah dan klasifikasi kemiringan lereng dari, fraksi persentasi tanah yang ada fraksi tanah yang lebih di dominasi oleh tanah debu berpotensi besar terjadi erosi dan dengan tingkat bahaya erosi yang besar pula. Sebaliknya, lahan yang mempunyai tingkat kemiringan lereng rendah (datar) mempunyai resiko bahaya erosi yang rendah. Kata kunci: Jenis-jenis erosi tanah. *) Peneliti **) Pembimbing I **) Pembimbing II

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI KOMUNITAS MANGROVE DI DESA HOLULAI KECAMATAN LOAHOLU KABUPATEN ROTE NDAO

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hutan mangrove merupakan suatu ekosistem perpaduan antara ekosistem lautan dan daratan dan berkembang terutama di daerah tropika dan sub tropika yaitu pada pantai- pantai yang landai, muara sungai dan teluk yang terlindung dari hempasan gelombang air laut. Dengan demikian hutan mangrove merupakan penyangga ekosistem daratan dan lautan, dan merupakan mata rantai yang sangat penting dalam memelihara keseimbangan biologi di suatu perairan (Harahap, 2010). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis komunitas mangrove di Desa Holulai Kecamatan Loaholu Kabupaten Rote Ndao. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Line Transect. Analisis data menggunakan kerapatan jenis, kerapatan relatif jenis, frekuensi jenis dan indeks keanekaragaman. Terdapat 5 jenis mangrove yang ditemukan di Desa Holulai Kecamatan Loaholu Kabupaten Rote Ndao yaitu Sonneratia caseolaris, Avicennia alba, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa dan Sonneratia alba. Jenis yang memiliki kerapatan yang tinggi ditemukan pada tingkat pohon yaitu jenis Sonneratia caseolaris dengan kerapatan 0.11 ind/m2 dan kerapatan relatif 34.37%. Jenis yang memiliki kerapatan yang rendah terdapat pada Sonneratia alba pada tingkat pohon dengan nilai kerapatan sebesar 0.02 ind/m2 dengan kerapatan relatif sebesar 7.14%.Indeks keanekaragaman ekosistem mangrove di kawasan Desa Holulai tergolong rendah, yaitu (H’)=H’1.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS IKAN AIR TAWAR DI PERAIRANDANAU NEFO KO’O DESA APREN KECAMATAN AMARASI KABUPATEN KUPANG

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS IKAN AIR TAWAR DI PERAIRAN DANAU NEFO KO’O DESA APREN KECAMATAN AMARASI KABUPATEN KUPANG Nesnatun, R, R)* Kase, A,G,O )** Rafael, A)** Ekosistem perairan tawar terbuka dibedakan menjadi dua yaitu ekosistem perairan tawar yang mengalir dan ekosistem perairan tawar yang menggenang. Keanekaragaman ikan diperairan dapat mendeskripsikan tingkat kompleksitas ekosistem perairan.Indeks keanekaragaman biasa digunakan sebagai ukuran kondisi suatu ekosistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasijenis-jenis ikan air tawar diperairan DanauNefo Ko’o. Metode penelitian yang digunakan adalahPurposive Samplingdengan menentukan titik pengambilan sampelikan yang diidentifikasi diperairan Danau Nefo ko’o.Hasil penelitian menunjukkan jenis ikan yang ditemukan di Danau Nefo Ko’o Desa Apren Kecamatan Amarasi Kabupaten Kupang dapat di kategorikan dalam tiga family yaitu Cichlidae,Channidae dan Anabantidae. Family Cichlidae ditemukan dua jenis yakniOreochromis niloticus(Nila/Ik’kase)dan Oreochromis mossambicus(Mujair/Ik’kaesmetan)sedangkan family Channidae dan Anabantidae,masing-masing ditemukan satu jenis yakni Channa striata(Gabus/Ik’kauna)dan Anabas testudineus(Betok/Ik’metan).Oreochromis niloticus(Nila/Ik’kase)memiliki kelimpahan tertinggi yakni 1,67 ind/m2 dengan kelimpahan relatif 50,00% pada waktu pengamatanpagi dan 1,13 ind/m2 dengan kelimpahan relatif 37,78%, pada waktupengamatan sore. Channa striata(Gabus/Ik’kauna)memiliki indeks kelimpahan yang relatif cukup tinggi pada semua waktu pengamatan yakni 0,73 ind/m2 dengan kelimpahan relatif 22,00% pada waktu pengamatan Pagi, dan 0,53 ind/m2 dengan kelimpahan relatif 57,14%, pada waktu pengamatan siangyakni 0,93 ind/m2 dengan kelimpahan relatif 31,11%, pada waktu pengamatan soreOreochromis mossambicus(Mujair/Ik’kaesmetan) dan Anabas testudineus(Betok/ Ik’metan) paling sedikit ditemukan yakni 0,13ind/m2 dengan kelimpahan relatif 14,29%,pada waktu pengamatan siangdan 0,33ind/m2dengan kelimpahan relatif 11,11 % pada waktu pengamatan sore. Kata kunci :Jenis-Jenis Ikan Air Tawar, O. niloticus, O.mossambicus, C. striata, A. testudineus.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INVENTARISASI TUMBUHAN MORDAN DI DESA LAKEKUN BARAT KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK INVENTARISASI TUMBUHAN MORDAN DI DESA LAKEKUN BARAT KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA *Seuk, F **Sabuna, A **Daud, Y Inventarisasi adalah kegiatan pengumpulan data dan fakta mengenai sumber daya alam untuk perencanaan pengelolaan sumber daya. Kegiatan inventarisasi adalah kegitan untuk mengumpulkan data tentang jenis-jenis tumbuhan yang ada di suatu daerah. Pada penelitian terdahulu industri tenun telah menggunakan mordan sintetis untuk pewarnaan kain tenun ikat tetapi menimbulkan masalah bagi lingkungan karena mengandung bahan kimia. Melihat dampak tersebut disarankan agar menggunakan mordan alami. Mordan alami yaitu mordan yang berasal dari tumbuhan dan tidak menimbulkan dampak yang berbahaya karena mengandung bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jeneis-jenis tumbuhan mordan pada tenun ikat yang ada di Desa Lakekun Barat Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dan pengumpulan data tumbuhan mordan dilakukan dengan metode eksplorasi, dan dokumentasi di sekitar lokasi Desa Lakekun Barat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif, diperoleh dari sumber data hasil wawancara berdasarkan spesies tumbuhan mordan serta jenis tumbuhan mordan yang dimanfaatkan sebagai penguat warna tradisional di Desa Lakekun Barat diperoleh 8 spesies tumbuhan yaitu: Biduri, Jambu, Nangka, Mahoni, Kecubung, jeruk nipis, Jarak pagar, dan katene. Organ tumbuhan mordan yang digunakan daun, kulit, dan buah cara pengolahannya ditumbuk, direbus, dan direndam dan warna yang dihasilkan adalah warna merah, dan warna kuning. Kata Kunci: Inventarisasi Tumbuhan Mordan, Kegiatan, Penelitian, Jenis-jenis Tumbuhan mordan, Di Desa Lakekun Barat Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail