ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Dalam penelitian ini adalah Latihan taekwondo di SMPN 4 Loli masi kurang optimal dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada dalam lingkungan latihan taekwondo dan latihan taekwondo di SMPN 4 loli masi cenderung monoton.maka dari itu latihan selalu di lakukan ber ulang ulang
Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui latihan taekwondo di SMPN 4 loli.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini motode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat pola latihan taekwondo, yakni pola latihan fisik, pola latihan teknik, pola latihan taktik dan pola latihan mental. Agar pola latihan taekwondo mencapai hasil latihan yang maksimal, maka program atau bentuk latihan disusun hendaknya mempertimbangkan kemampuan dasar setiap siswa dan mengembangkan kemampuan seorang siswa yang telah direncanakan secara sistematis dan terstruktur dalam jangka waktu yang lama, agar dapat meningkatkan kemampuan gerak baik dari segi: latihan fisik, teknik dan taktik yang sudah di ajari oleh pelatih.
Simpulan: Mengembangkan kemampuan latihan siswa dan patut di pertahankan yaitu bagaimana kedisiplinan dalam mengikuti latihan taekwondo yaitu kedisiplinan waktu, mengikuti arahan pelati, dan benar-benar latihan dengan tulus dalam mengikuti latihan
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN POLA INTERAKSI GURU DENGAN SISWA DALAM KEGIATAN PEMBELAJARAN PADA SD GMIT NAUEN KECAMATAN FATULEU BARAT
Lette Y.(*) Natonis. D. A. (**) Manggoa A. M. (**)
Upaya Kepala sekolah dalam meningkatkan interaksi guru dalam meningkatkan guru sangatlah berpengaruh. Semakin baik upaya yang dilakukan kepala sekolah maka semakin baik interaksi guru dalam mengajar atau menjalankan tugasnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaan mengajar kurang baik dan kurang maksimal dalam hal berinteraksi, mengajar kurang baik dan kurang menguasai materi, karena guru juga belum mendaptkan kesempatan untuk mengembangkan wawasannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui meningkatkan pola interaksi guru dengan siswa dalam kegiatan pembelajaran di SD GMIT Nauen. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskritif kualitatif. Teknik yang digunakan yaitu wawancara Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam interaksi guru dengan siswa dalam kegiatan pembelajaran. guru kurang Menguasai Bahan ajar karena didalam menguasai bahan ajar Dan tentunya guru harus mempunyai konsep penguasaan terhadap setiap materi yang akan disampaikan dan menyiapkan segala sesuatu dan benar-benar telah menguasai setiap materi maka guru dengan mudah masuk kelas dan menjalankan tugas mereka sehinga proses KBM dapat berjalan dengan baik.dengan sendirinya pembelajaran tersebut benar-benar sesuai, dan siswa juga aktif dan saling bekerja sama dalam proses pembelajaran. Sebagai Kepala Sekolah dimana Kepala sekolah juga berpartisipasi dalam mengelolah kelas, melihat keadaan guru dengan siswa dan apakah guru mengelolah dengan baik, dan menciptakan suasana yang baik antara guru dengan siswa. Kepala Sekolah Dan guru berusaha memberikan yang terbaik bagi siswa, menjaga hubungan yang baik, harmonis, dan menyenangkan hati siswa agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik.dan diketahui semua baik untuk memperlancar jalannya proses belajar menuju kearah tercapainya tujuan.
Kata Kunci : Pola Interaksi Guru Denga Siswa Dalam Kegiatan Pembelajaran
Keterangan : *) : Penulis **) : Pembimbing
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Maximus Nggana. Nim. 16323173 dengan judul: “Tinjauan Tentang Kegiatan Ektrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: Dr.Lukas M. Boleng, M.Kes dan Pembimbing II: Ramona M. Mae,S.Pd.,M.Or.
Kata Kunci : Kegiatan Ekstrakurikuler
Program ekstrakurikuler merupakan bagian integral dari proses belajar yang menekankan pada pemenuhan kebutuhan anak didik. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan proses pengaktualisasian potensi kreativitas peserta didik, yang mana kegiatan ini dilakukan di luar jam pelajaran, sehingga dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripsi dengan Jenis penelitiannya adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta teknik analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil yang diperoleh dari penelitian tentang tentang kegiatan ekstrakurikuler di SMA Negeri 1 Pahungan Lodu Kabupaten Sumba Timur adalah kegiatan ekstrakurikuler sudah berjalan dengan baik mulai dari 2018 hingga saat ini, Program kegiatan ekstrakurikuler sangatlah memberikan dampak positif dan menjadi wadah bagi siswa-siswi agar dapat menumbuh kembangkan bakat, minat dan potensi serta dapat berprestasi pada percabangan olahraga yang di selengarakan oleh pihak sekolah. Pihak sekolah sangatlah mendukung terbentuknya karakter siswa didalamnya termasuk sikap disiplin, fair play, bekerjasama, empati, toleransi dan pendorong perkembangan potensi peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pada sore hari sangatlah baik dikarenakan tidak mengurangi jam belajar dan siswa lebih mendalami akan percabangan olahraga yang diminati. Hasil prestasi yang diperoleh dari percabangan bola voli agar tetap dipertahankan dan bahkan ditingkatkan serta percabangan lainnya seperti tenis meja, bola kaki agar dapat memperoleh prestasi melalui kegiatan ekstrakurikuler.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
INVENTARISASI TUMBUHAN MORDAN DI DESA LAKEKUN BARAT KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA
*Seuk, F **Sabuna, A **Daud, Y
Inventarisasi adalah kegiatan pengumpulan data dan fakta mengenai sumber daya alam untuk perencanaan pengelolaan sumber daya. Kegiatan inventarisasi adalah kegitan untuk mengumpulkan data tentang jenis-jenis tumbuhan yang ada di suatu daerah. Pada penelitian terdahulu industri tenun telah menggunakan mordan sintetis untuk pewarnaan kain tenun ikat tetapi menimbulkan masalah bagi lingkungan karena mengandung bahan kimia. Melihat dampak tersebut disarankan agar menggunakan mordan alami. Mordan alami yaitu mordan yang berasal dari tumbuhan dan tidak menimbulkan dampak yang berbahaya karena mengandung bahan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jeneis-jenis tumbuhan mordan pada tenun ikat yang ada di Desa Lakekun Barat Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dan pengumpulan data tumbuhan mordan dilakukan dengan metode eksplorasi, dan dokumentasi di sekitar lokasi Desa Lakekun Barat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif, diperoleh dari sumber data hasil wawancara berdasarkan spesies tumbuhan mordan serta jenis tumbuhan mordan yang dimanfaatkan sebagai penguat warna tradisional di Desa Lakekun Barat diperoleh 8 spesies tumbuhan yaitu: Biduri, Jambu, Nangka, Mahoni, Kecubung, jeruk nipis, Jarak pagar, dan katene. Organ tumbuhan mordan yang digunakan daun, kulit, dan buah cara pengolahannya ditumbuk, direbus, dan direndam dan warna yang dihasilkan adalah warna merah, dan warna kuning.
Kata Kunci: Inventarisasi Tumbuhan Mordan, Kegiatan, Penelitian, Jenis-jenis Tumbuhan mordan, Di Desa Lakekun Barat Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK DESMON UMBU DAWA, NIM 16322743.“MINAT SISWA KELAS VII DALAM MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURUKULER FUTSAL DI SMP KRISTEN CITRA BANGSA”. Program Studi Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan , Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing I Ibu M. RAMBU P. WASAK, S.Pd, M.Pd., dan pembimbing II Ibu PNATMO W. MASI S.Pd, M.Pd Kata Kunci : Minat siswa dan kegiatan ekstrakurikuler futsal. Kegiatan ekstrakurikurikuler futsal adalah kegiatan di luar jam pelajaran sekolah. SMP Kisten Citra Bangsa adalah salah satu Sekolah Swasta yang mengadakan kegiatan ekstrakurikuler futsal. Permainan futsal di SMP Kristen Citra Bangsa dipandang diminati oleh siswa, itu terlihat dari respon yang sangat baik dari siswa dan sekolah diakibatkan adanya ekstrakurikuler futsal. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui minat siswa kelas VII dalam kegiatan ekstrakurikuler futsal di Sekolah Menengah Pertama Kristen Citra Bangsa.Masalah yang di angkat adalah bagaimana minat siswa kelas VII dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMP Kristen Citra Bangsa. Metode yang di gunakan oleh peneliti yaitu metode kualitatif dan jenis penelitiannya Deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMP Kristen Citra Bangsa yang terletak di jalan Manafe no. 17, Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Adapun data yang di peroleh di analisis secara deskriptif kualitatif dengan maksud menggambarkan bagaimana minat siswa kelas VII dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal di SMP Kristen Citra Bangsa. Berdasarkan dari hasil penelitian dan temuan dilapangan, melalui hasil observasi dan wawancara maka minat siswa berasal dari: 1. Faktor instrinsik (dari dalam diri siswa). 2. Perhatian siswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler futsal. 3. Perasaan senang siswa pada kegiatan Ekstrakurikuler Futsal. 4. Kemauan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal.