Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Boti
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

DIMENSI RELIGI DALAM BUDAYA NATONI MASYARAKAT ADATBOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2020/2021

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Suku Meto yang tinggal di Boti adalah suku tradisional yang memegang teguh budaya dan diajarkan turun temurun dari generasi ke generasi. Natoni sebagai salah satu taradisi yang masih di pelihara masyarakat Boti sampai saat ini. di setiap upacara sakral. Masyarakat Boti menggunakan ritual natoni sebagai salah satu dimensi religi. Masalah dalam penelitian ini adalah dimensi religi apa yang terkandung pada proses pelaksanaan natoni. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dimensi religi dalam proses pelaksanaan natoni masyarakat adat Boti. Tempat penelitian di dusun A, Desa Boti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu metode penelitian yang telah digunakan untuk mengumpulkan informasi. Informan dalam penelitian ini adalah para tokoh adat yang mengetahui tentang ritual natoni. Teknik analisis data deskriptif yang meliputi teknik penyajian data dengan mengklasifikasikan pengumpulan data dari observasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dimensi religius yang terkandung dalam natoni Fua Pah pada masyarakat Boti adalah Uis Neno, Masyarakat suku Boti memuja Uis Neno yang berarti Tuhan Langit. Uis Pah, Selain Tuhan Langit atau Tuhan Matahari masyarakat Boti juga mengakui adanya Tuhan Bumi atau Penguasa Alam Semesta. Uis Nitu, Uis nitu ini, diyakini oleh masyarakat Boti sebagai mereka yang hidup di bawah bumi. Adapun Proses pelaksanaan ritual Fua Pah dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap akhir. Kata Kunci : Boti, Natoni, Fua Pah, Dimensi Religius. Budaya. Keterangan : Penulis (*) Pembimbing (**)

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL DI DESA BOTI KECAMATAN KI’E KABUPATEN TIMUR TENGAH SELATAN Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia sebagai negara beriklim tropis memiliki berbagai jenis kekayaan alam berupa tumbuh-tumbuhan. Pengobat tradisional menggunakan tumbuhan obat yang masih banyak digunakan oleh masyarakat di Desa Boti. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis-jenis tumbuhan obat apa saja yang digunakan, bagian organ yang digunakan dan cara pengolahan tumbuhan obat tersebut. Desa Boti merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Ki’e Kabupaten Timor Tengah Selatan dengan empat dusun sebagai lokasi penelitian yaitu dusun Boti sebanyak sebanyak 98 KK, dusun Nakfunu sebanyak 230 KK, dusun Nunti’o sebanyak 125 KK dan dusun Nambaun sebanyak 186 KK. Penelitian ini menggunakan metode deskritif kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan eksplorasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik proposive sampling untuk menentukan informan pengobat tradisional (20 orang), pasien (28 orang) dan masyarakat yang mengetahui tumbuhan obat. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan tabel, grafik dan gambar. Hasil penelitian terdapat 31 jenis tumbuhan yang ditemukan dilokasih penelitian, paling banyak ditemukan dari famili Malvaceae sebanyak 3 jenis yaitu kapuk radu, kembang sepatu dan tumbuhan kapas jahri. Bagian organ tumbuhan yang digunakan seperti daun, buah, batang, umbi, pucuk, kulit, getah dan akar dengan cara pengolahan direbus, ditumbuk, diparut, dioles, dicampur dan diperas. Kata Kunci : Identifikasi, tumbuhan obat, dan Desa Boti Keterangan : *)Peneliti : **)Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF TYPES OF TRADITIONAL MEDICINAL PLANTS IN BOTI VILLAGE, KI'E DISTRICT, SOUTH CENTRAL TIMUR REGENCY Nabunome, A)* Ballo, A)** Manu, T. S. N)** Indonesia, as a tropical country, has a diverse natural wealth of plants. Traditional healers use medicinal plants, which are still widely used by the people of Boti Village. The purpose of this study was to determine the types of medicinal plants used, the organs used, and how they are processed. Boti Village is a village located in Ki'e District, South Central Timor Regency, with four hamlets as research locations: Boti Hamlet with 98 families, Nakfunu Hamlet with 230 families, Nunti'o Hamlet with 125 families, and Nambaun Hamlet with 186 families. This study uses a qualitative descriptive method and data collection is carried out through exploration and interviews. The sampling technique used is a propositional sampling technique to determine traditional healer informants (20 people), patients (28 people) and communities who know medicinal plants. Data were analyzed descriptively qualitatively using tables, graphs and pictures. The results of the study found 31 types of plants found in the research location, the most commonly found from the Malvaceae family as many as 3 types, namely kapok radu, hibiscus and cotton jahri plants. Parts of the plant organs used include leaves, fruit, stems, tubers, shoots, skin, sap and roots by processing them by boiling, pounding, grating, rubbing, mixing and squeezing. Keywords : Identification, medicinal plants, and Boti Village Description : *) Researcher : **) Adviser

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail