ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Efektivitas mengunaan Alat Peraga Boneka dari botol bekas pengajar dari Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Mesri Tamelan (*) Manggoa Melkias (**) Metboki Martinus (**) Penelitian ini dimotivasi oleh fakta masalah bahwa Efektivitas penggunaan alat peraga boneka dari botol bekas dalam pembelajaran PAR kelas Tanggung. Penelitian untuk membantu Pengajar PAR kelas Tanggung. Dalam penelitian ini sumber data untuk penelitian ini adalah badan pengurus inti: UPP PAR 3 dan 4 pelayan PAR Kelas Tanggung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diambil dengan menggunakan metode wawancara, Dokumen. Data yang telah didapat kemudian dianalis. Dan data ini membantu pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Elim Lasian dalam pembelajaran PAR. Pada akhirnya peneliti menemukan bahwa Efektivitas mengunakan Alat peraga Boneka dari botol bekas pengajar dari Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) sangat membantu Anak-anak juga karna menarik perhatian Anak-anak untuk lebih mengerti materi yang disampaikan oleh pengajar PAR , Dan yang membuat Alat peraga efektif yakni tergantung pada kreativitas pengajar palayana Anak dan Remaja (PAR) di kelas masing-masing, karena Alat peraga yang di siapkan kreatif tapapi gaya penyampaikan pengajar PAR tidak sesuai, maka akan berpengaruh,tetapi kalau pengajar PAR Kreatif maka Anak-anak antosias dengan alat peraga yang di gunakan juga oleh pelayan PAR juga, Oleh sebab itu, Alat peraga boneka dari botol bekas dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki dan menyelesaikan berbagai persoalan berkelanjutan yang dialami. Dalam proses pelaksanaan pembelajaran di Anak-anak PAR terkandung nilai didalamnya yakni nilai religius, sosial dan nilai moral. Kata Kunci : Efektivitas Pengunaan Alat peraga boneka dari botol bekas Penulis (*) Pembimbing (**)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PEMAHAMAN GURU PELAYANAN ANAK DAN REMAJA (PAR) DI JEMAAT GMIT EMBUN HERMON BU’AT KLASIS SOE TENTANG FUNGSI ALAT PERAGA *(Nenomnanu.V) **(Nuban Timo.E) **(Manu.L) ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana pemahaman guru PAR di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at tentang fungsi alat peraga?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at Klasis Soe tentang fungsi alat peraga. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian terdiri dari 2 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para guru PAR di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at memahami tentang fungsi alat peraga akan tetapi kurangnya ketersediaan alat peraga dan juga dana dari majelis jemaat sehingga para guru PAR mengalami kesulitan saat mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak PAR. Berdasarkan hasil analisis data maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut :Bagi para pengajar PAR yang akan menggunakan alat peraga, sebaiknya menggunakan alat peraga yang mudah untuk didapat, yang ada dilingkungan sekitar, atau dapat memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengajar untuk membuat alat peraga dan lebih ekonomis. Selain itu alat peraga yang dipakai harus dapat merangsang kemampuan berpikir anak dan harus sesuai dengan materi yang diajarkan. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis mengajukan saran sebagai berikut : (1) bagi para pengajar par yang akan menggunakan alat peraga, sebaiknya menggunakan alat peraga yang mudah untuk didapat, yang ada dilingkungan sekitar atau dapat memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengajar untuk membuat alat peraga dan lebih ekonomis. Selain itu alat peraga yang dapat dipakai harus dapat merangsang kemampuan berpikir anak dan harus sesuai dengan materi yang diajarkan. (2) Bagi para Majelis Jemaat di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at agar lebih memperhatikan anak-anak PAR dalam hal mengadakan alat peraga atau alat bantu mengajar bagi para pengajar demi kelangsungan proses pembelajaran. Kata Kunci : Pemahaman, Alat Peraga. PAR *Peneliti **Pembimbing I **Pembimbing II
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH ALAT PERAGA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DI SMP NEGERI 7 AMABI OEFETO TIMUR TAHUN AJARAN 2019 / 2020 Hamap, L)* Tnunay, P)** Nomleni, F. Th)** Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh alat peraga terhadap keterampilan proses sains di SMP Negeri 7 Amabi Oefeto Timur Tahun Ajaran 2019 / 2020. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan populasi siswa kelas VIII SMP Negeri Amabi Oefeto Timur yang berjumlah 57 orang yang terbagi dalam 3 (tiga) kelas, dan sampelnya kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 11 orang dan siswa kelas VIIIC sebagai kelas kontrol sebanyak 11 orang. Teknik pengambilan sampelnya adalah simple random sampling. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan rubrik dan analisis menggunakan Uji t menggunakan bantuan softwere SPSS tipe 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji hipotesis yang disajikan pada Tabel 4.3.4 diketahui pada tabel tersebut menunjukan bahwa kedua varians adalah sama, maka penggunaan varians untuk membandingkan nilai rata-rata dalam pengujian t tes harus dengan dasar Levene's Test for Equality of Variances memiliki nilai signifikan 0,229(p>0,05). Pada Equal variances not assumed diperoleh nilai t sebesar 9.610 dan t taraf signifikan p=0,000 atau kurang dari 0,05. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh keterampilan proses sains dikelas eksperimen yang diberi perlakuan dengan menggunakan alat peraga. Fakta tersebut menunjukan bahwa alat peraga memiliki potensi yang sangat besar.Selain itu juga pada kelas kontrol proses pembelajarannya membuat siswa kurang aktif di kelas, hal ini dikarenakan pembelajaran berpusat pada guru sebagai pemberi informasi pengetahuan sehingga pembelajaran terkesan membosankan akibatnya kemampuan mengingat, memahami, menerapkan dan mengaplikasikan di kelas kontrol rendah. Kata Kuci : Alat Peraga, Keterampilan proses sains )* Peneliti )** Pembimbing I )**Pembimbing I
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media alat peraga berbantuan video terhadap kemampuan retensi siswa di SMP Negeri SATAP Letenaek pada materi sistem ekskresi pada manusia. Penelitian ini menggunakan metode true ekskperimen dengan desain penelitian posttest-Only Control Design yang melibatkan 44 siswa kelas VIII (VIII A kelas eksperimen dan VIII B kelas kontrol) sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode mengingat kembali (recall) dengan soal isian sebanyak 10 butir ( jenjang kognitif C1, C2 dan C3). Posttest 1 dilakukan setelah selesai pembelajaran sedangkan posttest 2 diadakan setelah 7 hari dengan nilai rata-rata pada kelas eksperimen berturut turut 87% dan 78% dan persentase retensinya sebesar 89% dengan kriteria sangat baik. Sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol berturut turut 81% dan 55% serta persentase retensinya 68% dengan kriteria cukup. Pada kelas eksperimen retensi siswa lebih tinggi karena menggunakan media pembelajaran alat peraga dan video. Hal ini dapat dibuktikan pada perhatian siswa ketika mengikuti pembelajaran, suasana kelas dan nilai posttest siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukan nilai signifikan (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka H0 di tolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan alat peraga dari bahan bekas berbantuan video terhadap kemampuan retensi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media alat peraga dari bahan bekasterhadap sikap ilmiah siswa di SMP Negeri Satap Letenaek tahun ajaran 2020/2021.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan metode designquasi eksperimen yang menggunakan rancangan penelitian post-test only control design, dengan jumlah populasi sebanyak 67 orang dan jumlah sampel dua kelas yang terdiri dari 22 siswa kelas VIII C (kelas eksperimen) dan 22 siswa kelas VIIIB (kelas kontrol). Teknik pengambilan sampel menggunakan Cluster Sampling. Pengumpulan data menggunakan angkettertutup dengan skala likert. Data dianalisis menggunakan uji-t.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media alat peraga dari bahan bekasterhadap sikap ilmiah siswa dengan perolehan nilai t sebesar 12, 623 dengan sig. 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. Hal ini dikarenakan media alat peraga dari bahan bekasmemiliki beberapa kelebihan, yakni di buat dari bahan-bahan sederhana dan didesain dengan bentuk dan tampilan yang menarik, isi materi disajikan dalam bentuk gambar pada media alat peraga dan diilustrasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mendorong keingintahuan siswa dan menarik perhatian siswa untuk aktif dan bersemangat dalam belajar serta membantu siswa dalam memahami materi pembelajaran secara verbal dan visual berdasarkan hal-hal kongkrit yang sering siswa temui. Berdasarkan hal ini, maka dapat disimpulkan bawha ada pengaruh penggunaan media alat peraga dari bahan bekasterhadap sikap ilmiah siswa di SMP Negeri Satap Letenaek.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA DARI BAHAN BEKAS TERHADAP KETERAMPILAN ABSTRAK SISWA DI SMA NEGERI 4 KOTA KUPANG TAHUN AJARAN 2020/2021
(Padda,Y.R.A)* (Nomleni, Th. F )** ( Manu,N.S.T)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya keterampilan abstrak siswa kelas XI IPA SMA Negeri 4 Kota Kupang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga dari bahan bekas terhadap keterampilan abstrak siswa SMA Negeri 4 Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain posstest-onlycontrol design. Populasi seluruh siswa kelas XI berjumlah 212 siswa dan Sampel kelas XI IPAI dengan jumlah 35 siswa dan XI IPA2 dengan jumlah 48 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purpose random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan penilaian unjuk kerja. Data hasil keterampilan abstrak siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t dengan bantuan SPSS 22. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 2,052 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 5,884 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut hal tersebut menunjukan bahwa terdapat perbedaan hasil keterampilan abstrak siswa antara kelas kontrol dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari sikap siswa berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Dapat dilihat persentase hasil keterampilan abstrak siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu K1 92,03 %, K2 86,87% , K3 87,5% , K4 78,74% dan K5 81,87% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas kontrol. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, menalar dan mengkomunikasikan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 diterima dan H0 ditolak artinya ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan alat peraga dari bahan bekas terhadap keterampilan abstrak siswa di SMA Negeri 4 Kota Kupang Tahun Ajaran 2020/2021.