Abstrak
ABSTRAK Mie merupakan jenis makanan hasil olahan tepung yang sudah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Mie juga merupakan jenis makanan yang digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Hal ini karena mulai dari penyajian sampai dikonsumsi sangat mudah dan cepat. Mie juga dapat digunakan sebagai variasi dalam lauk pauk dan sebagai pengganti nasi. Bahan baku pembuatan mie yaitu terigu yang hingga saat ini masih diimpor dari negara lain. Perlu dilakukan upaya pencarian bahan lain untuk menggantikan tepung terigu dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar kita, salah satunya berasal dari umbi-umbian seperti keladi. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pengembangan pangan lokal berbasis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat, seperti ganyong, ketela pohon, keladi, ubi ungu, gembili, suweg, kentang, kentang hitam dan kimpul. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari adanya pengaruh substitusi tepung keladi dalam pembuatan mie kering pada tingkat penggunaan tepung terigu dan untuk memperoleh salah satu perlakuan terbaik dari subsitusi tepung keladi pada tepung terigu dalam pembuatan mie kering. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali dengan persentase 0%,5%,10%,15% tepung keladi. Hasil penelitian menunjukan Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan substitusi 5% terhadap rasa mie kering yang tertinggi dengan skor 3,822 (sangat suka), warna mie kering yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 5% dengan skor 3,733 (sangat suka) dan tekstur mie kering yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 5% dengan skor 3,689 (sangat suka).