Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 40 dari 195

STRUKTUR KOMUNITAS BIVALVIA DI PESISIR PANTAI SULAMANDA DESA MATA AIR KECAMATAN KUPANG TENGAH KABUPATEN KUPANGStudi Ekologi

YUSUF B. NDAPA
· Thesis · Open Access

Yusuf B. Ndapa (16384071) Struktur Ekologi Bivalvia di Pesisir Pantai Sulamanda, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang: Alfred G. O. Kase, S.Pi., M.Si., Ph.D dan Rockie R. L. Supit, S.Pi., M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Secara ekologi, pesisir pantai Sulamanda memiliki habitat bagi keberlangsungan hidup bivalvia. Kehadiran beberapa bivalvia ekonomis di pesisir pantai Sulamanda menjadikannya sebagai bahan pangan untuk masyarakat di sekitar pesisir pantai tersebut salah satunya adalah Anadara sp. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas bivalvia meliputi keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kepadatan dan kelimpahan jenis di pesisir pantai Sulamanda Desa Mata Air. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2021, di pesisir Pantai Sulamanda, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi langsung lapangan. Penentuan lokasi sampling menggunakan teknik purposive sampling dan teknik pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadran yang diletakkan tegak lurus dengan garis pantai pada saat air laut surut di lokasi keberadaan bivalvia. Analisis data dilakukan secara kuantitatif meliputi indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi dan indeks kelimpahan. Hasil penelitian ini meliputi: Komposisi jenis bivalvia antara lain Stasiun I sebanyak 4 spesies dari 4 famili, Stasiun II sebanyak 3 spesies dari 3 famili, dan Stasiun III sebanyak 8 spesies dari 8 famili. Indeks keanekaragaman bivalvia yang ditemukan di ketiga stasiun tergolong keanekaragaman rendah. Indeks keseragaman di stasiun II tergolong dalam kondisi tertekan dan memiliki keseragaman rendah dan stasiun I dan III dikatakan bahwa ekosistem kurang stabil dan mempunyai keseragaman sedang. Indeks dominansi bivalvia di pantai Sulamanda Desa Mata Air tergolong sedang. Kelimpahan jenis bivalvia tertinggi terdapat di stasiun II adalah jenis Gemma gemma sebesar 91,567 individu/m², dan terendah di stasiun III yaitu jenis Anadara granosa sebesar 0,033 individu/m². Kepadatan relatif bivalvia tertinggi adalah Gemma gemma sebesar 95% di stasiun II, diikuti oleh Ostrea sp sebesar 59,5% di stasiun III dan Ostrea sp sebesar 47,7%. Kelimpahan tertinggi bivalvia adalah Gemma gemma sebanyak 119,43 individu/² dan Ostrea sp sebanyak 61,76 individu/m². Kata Kunci: Bivalvia, Struktur komunitas, Kelimpahan, Keanekaragaman, Pantai Sulamanda

ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN DAN FOSFOR DARI EKSTRAK KASAR DAUN SUFMUTI (Chromolaena odorata) DARI DESA BAUMATA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS

SEPTI ESTERINA NALLE
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN DAN FOSFOR DARI EKSTRAK KASAR DAUN SUFMUTI (Chromolaena odorata) DARI DESA BAUMATA BARAT KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER UV-VIS Nalle, S, E)* Rafael, A)** Hendrik, A, Ch )** Kandungan unsur hara yang terdapat dalam tumbuhan umumnya seperti Nitrogen, Fosfor, Kalium dan lain-lain. Seperti unsur hara lainnya nitrogen dan fosfor mempunyai aktifitas beragam diantaranya mempunyai efek pada proses pertumbuhan tanaman. Nitrogen dan fosfor merupakan unsur hara yang paling banyak ditemukan ditanaman, salah satunya adalah tumbuhan sufmuti. Tumbuhan sufmuti banyak ditemukan di Indonesia dan dimanfaatkan sebagai pupuk pada kacang hijau, pakan ternak, dan sebagai obat-obatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrogen dan fosfor dari ekstrak kasar daun sufmuti (Chromolaena odorata) menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Baku pembanding yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan standar amonium molibdate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Hasil penelitian yang diperoleh dengan metode spektrofotometer UV-Vis didapat kandungan nitrogen 0,011 mg QE/g ekstrak atau 1,1% dan kandungan fosfor 12,66 m Qe/g ekstrak atau 12,66%. Dengan demikian, daun sufmuti dapat digunakan sebagai pupuk organik. Kata Kunci : Daun Sufmuti, Nitrogen dan Fosfor, Amonium Molibdate dan Spektrofotometri UV-Vis. Keterangan : *) : Peneliti **) : Pembimbing

ANALISIS PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDes) DI DESA HALIABASAR KECAMATAN WEWIKU KABUPATEN MALAKA

YOHANES ELFRANO NENO NAHAK
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Penelitian ini berjudul : Analisis Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Halibasar Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka. Skripsi ini ditulis oleh Yohanes Elfrano Neno Nahak, Nim 17411539 Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalur Minat Manajemen Keuangan Daerah, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa di Desa Halibasar Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Analisis dilakukan terhadap data hasil studi pendahuluan yang akan digunakan untuk menentukan fokus penelitian. Teknik analisis yang dilakukan pada saat penelitian adalah wawancara dengan populasi yaitu Aparat Desa Halibasar dengan sampel 10 orang. Teknik analisis data selain wawancara, peneliti juga menggunakan teknik dokumentasi berupa mengumpulkan laporan keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Peneliti sudah melakukan analisis terhadap jawaban yang diwawancarai, jika jawaban kurang memuaskan, maka peneliti akan melanjutkan pertanyaan lagi sampai diperoleh data yang di anggap kredibel. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa, pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Halibasar Kecamatan Wewiku Kabupaten Malaka dalam forum MusrenbangDesa, APBDes yang diterima Pemerintah Desa Halibasar pada Tahun 2017 senilai Rp. 1.112.105.400. Dalam proses perencenaan yang menggunakan dana desa, Desa Halibasar melakukan perencanaan dibidang penyelenggaraan pemerintahan senilai Rp. 409.265.400, bidang pelaksanaan pembangunan Rp. 466.596.000, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp. 37.000.000, bidang pemberdayaan masyarakat Rp. 35.500.000 dan bidang penanggulangan bencana Rp. 163.744.000. Kedua pada Tahun 2018, APBDes yang diterima Pemerintah Desa Halibasar senilai Rp. 1.046.846.000. Dalam proses perencenaan yang menggunakan dana desa, Desa Halibasar melakukan perencanaan dibidang penyelenggaraan pemerintahan sebesar Rp.363.598.000, bidang pelaksanaan pembangunan Rp 419.050.000, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp. 36.848.000, bidang pemberdayaan masyarakat Rp. 34.500.000, dan bidang penanggulangan bencana Rp. 192.850.000. Ketiga pada tahun 2019, APBDes yang diterima Pemerintah Desa Halibasar senilai Rp. 1.145.947.500. Dalam proses perencenaan yang menggunakan dana desa, Desa Halibasar melakukan perencanaan dibidang penyelenggaraan pemerintahan senilai Rp. 480.342.000, bidang pelaksanaan pembangunan Rp. 466.596.000, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp. 45.500.000, bidang pemberdayaan masyarakat Rp. 40.000.000 dan bidang penanggulangan bencana Rp. 136.340.000. Keempat pada tahun 2020, APBDes yang diterima Pemerintah Desa Halibasar senilai Rp. 1.220.040.000.Dalam proses perencenaan yang menggunakan dana desa, Desa Halibasar melakukan perencanaan dibidang penyelenggaraan pemerintahan senilai Rp. 418.808.000, bidang pelaksanaan pembangunan Rp. 457.722.300, bidang pembinaan kemasyarakatan Rp. 23.125.000, bidang pemberdayaan masyarakat Rp. 55.201.600 dan bidang penanggulangan bencana Rp. 265.183.100 Penelitian ini menunjukan bahwa Pengelolaan APBDes meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan, dan Pertanggungjawaban sudah dilakukan dengan baik, tetepi dalam hal pelaksanaan masih memeilik kendala oleh karena itu Pemerintah Desa lebih memperhatikan pertumbuhan Desa sehingga dana yang dianggarkan dan direncanakan bisa dikeluarkan sesuai dengan apa yang dianggarkan. Kata kunci : Pengelolaan, Perencanaan, Pelaksanaan, Pelaporan, dan Pertamggumgjawaban.

ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN EFEKTIF KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR UPT KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN WILAYAH KABUPATEN KUPANG

HERMIYANTO BENGNGU REDE
· Thesis · Open Access

Sumber Daya Manusia harus mampu memberikan pedoman mengenai persyaratan pengadaan dan pengembangan sumber daya manusia yang seharusnya dikerjakan, dilingkungan sebuah organisasi atau perusahaan (Nawawi 2005:104). Sumber Daya Manusia mempunyai posisi yang sangat penting dalam perusahaan, mengingat kinerja organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia. Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya,(Marwansyah 2012:3) berpendapat bahwa sebagai pendayagunaan sumber daya manusia didalam organisasi, yang dilakukan melalui fungsi–fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan hubungan industrial. Kinerja Pegawai adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melakukan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara 2011:67). kinerja pegawai adalah hasil kerjapegawai baik kualitas maupun kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator ketaatan pada aturanadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 8 dengan jumlah responden 12 orang, diikuti dengan yang memilih 9 dengan jumlah 8 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah resonden 3 orang. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator frekuensi kehadiranadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 19 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 7 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dan 6 dengan jumlah responden 1 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel disiplin kerja (X1) berpengaruh secara signifikansi terhadap kinerja pegawai (Y) pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang, hal ini dilihat dari singnifikasi stres kerja (X1) nilai thitung 1,404< 2.056 ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditetima Ha ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh positif pada variabel disiplin kerja (X1) terhadap kinerja pegawai(Y). Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai dapat diukur dari variabel disiplin kerja (X1) yang memiliki 3 indikator sesuai dengan jawaban responden dalam penelitian ini. 2. Pengaruh efektif kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator kerja timadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 10 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 9 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 7 dengan jumlah responden 5 orang. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator konsistensiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 15 orang, diikuti dengan yang memilih 10 dengan jumlah 11 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 8 dengan jumlah responden 1 orang. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada indikator adaptasiadalah sebagai berikut: responden tertinggi memilih 9 dengan jumlah responden 11 orang, diikuti dengan yang memilih 8 dengan jumlah 10 orang, dan yang terendah adalah responden yang memilih 10 dengan jumlah responden 1 orang. Hasil uji regresi secara parsial signifikansi pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) thitung 2,420 > 2.056 ttabel,. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti berarti terdapat pengaruh positif pada variabel efektif kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y). Maka dapat diindikasikan bahwa efektif kerja yang baik akan memberikan kontribusi terhadap kinerja pegawai pada Kantor UPT Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Kupang. Kata Kunci:Disiplin Kerja, Efektif Kerja Dan Kinerja Pegawai

STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT DI DESA MEOAIN DAN DESA LENTERA KECAMATAN ROTE BARAT DAYA KABUPATEN ROTE NDAO

VANYA SARASWATI NALLE
· Thesis · Open Access

Tumbuhan obat merupakan etnobotani tumbuhan karena mempelajari tentang hubungan antara manusia dengan tumbuhan dan juga kebudayaannya yang dimana dapat dipergunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Jenis tumbuhan, bagian organ tumbuhan, dan cara pengolahan obat tradisional untuk alternatif penyembuhan penyakit di Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Eksplorasi. Pemilihan responden menggunakan teknik purposive sampling yaitu kepala Desa, tetua adat dan beberapa orang, sumber data yang digunakan adalah gambar jenis- jenis tumbuhan obat yang digunakan masyarakat. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, eksplorasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil wawancara bersama 10 responden di Desa Meoain dan Desa Lentera terdapat 28 jenis tumbuhan yang digunakan masyarakat untuk pengobatan secara tradisional yaitu sirih, Serai, widuri, kecubung, Bidara, Legundi, Jambu biji, sirsak Patikan cina, Mengkudu, Pepaya, Kamboja, Benalu, Patah tulang, Sisik naga Tapak liman, Gulma siam, Kencur, Faloak, Sukun, Mangga, Beringin pencekik, Tumbuhan Paku tertutup, Kesambi, Kedondong hutan, Damar merah, Srikaya, dan Pare hutan. Bagian organ tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu daun, kulit, akar, batang, semua organ tumbuhan daun-buah, rimpang, ranting dan getah. Cara pengolahan tumbuhan obat yaitu direbus, ditumbuk, dipanggang, dikunyah, dan diremas. Cara penggunaan tumbuhan obat yaitu diminum, ditetes, ditempel, dikunyah, dan mandi. Penyakit yang disembuhkan yaitu jantung, malaria, ginjal, kencing nanah, kanker payudara, darah rendah, hepatitis, ibu nivas, bisul, disentri, diare, demam, muntah darah, ambeyen, sakit mata, usus, kaki bengkak, sakit kepala, sakit badan, batuk, patah tulang, kejang-kejang, luka sayatan, pilek, keputihan, bau mulut, sakit gigi, darah tinggi, asam urat, TBC, lever, keracunan, susah buang air kecil, panas dalam, jerawat, panu dan perut bengkak. Memberikan informasi kepada masyarakat Desa Meoain dan Lentera agar dapat membudidayakan tumbuhan-tumbuhan obat yang berada di Desa Meoain dan Desa Lentera Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao

PENGARUH LAMA PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK KIMIA BIJI KENARIEFFECT

YAKOB SONOPAA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH LAMA PENGERINGAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK KIMIA BIJI KENARI Fakultas Teknologi Pertanian Universitas kristen Artha Wacana Kupang Sonopaa Yakob) Nubatonis Lesybeth M1 ) Malelak Zet2) Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 23 juni sampai dengan 7 juli 2021 di laboratorium eksata Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacan Kupang dan juga telah melakukan analisis data di Laboratorium Rekayasa Proses dan Pengendalian mutu Teknologi Industri Pertanian , FTP- Universitas Udayana Bali,tentang menganalisis Pengaruh Lama Pengeringan Terhadap Karakteristik Fisik Kimia Biji Kenari dan metode yang digunakan adalah model matematika dari rancangan acak lengkap dengan menggunakan 5 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 15 percobaan dan hasil analisis menunjukan bawah perlakuan pengaruh lama perlakuan pengeringan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01)pada taraf signifikan 1% terhadap karakteristik Fisik Kimia Biji Kenariyaitu semakin lama pengeringan terjadi penurunan kadar air ( 0 hari 3,150%), penurunan kadar protein (3 hari 15,050%), peningkatan karbohidrat(6 hari 3,970%), dan peningkatan kandungan lemak(6 hari 76,350%)dari biji kenari Kata Kunci : Kenari,pengeringan, Karbohidrat, Lemak

PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP SERAPAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

NOFRIANTI OLLIN
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI PENGARUH PERENCANAAN ANGGARAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP SERAPAN ANGGARAN SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN NAMA : NOFRIANTI OLLIN NIM : 17192620 PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS : EKONOMI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh perencanaan anggaran pemerintah daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)terhadap serapan anggaran pemerintah daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.0 for windows. Data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear sederhana yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear sederhana, diperoleh hasil bahwa perencenaan anggaran berpengaruh positif terhadap penyerapan anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SKPD dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan yang berjumlah 30 SKPD. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyebar kuesioner. Menurut sugiyono (2008:199) kuisioner atau angket merupakan tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Kata kunci:Perencanaan Anggaran, Serapan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Selatan

ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KERJA SAMA TIM TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI HYPERMART BUNDARAN PU KOTA KUPANG

SEPRIANUS BELA WOGU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KERJA SAMA TIM TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI HYPERMART BUNDARAN PU KOTA KUPANG Lingkungan kerja merupakan segala kondisi yang ada yang berada disetiap pekerja, sehingga baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mempengaruhi diri dalam melaksanakan tugas yang di bebankan. Lingkungan kerja merupakan suatu tempat yang terdapat sejumlah kelompok dimana di dalamnya terdapat beberapa fasilitas pendukung untuk mencapai tujuan perusahaan sesuai dengan visi dan misi perusahaan (Sedarmayanti, 2013:23). Menurut Mangkunegara (2013:105) lingkungan kerja adalah semua aspek fisik kerja, psikologis kerja, dan peraturan kerja yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja dan pencapaian produktivitas. Kerja sama tim merupakan suatu kebutuhan dalam mewujudkankeberhasilan kerja. Menurut (Triatmanto, 2017: 51) Kerjasama tim adalah pengelompokan dua ataupun lebih orang yang berhubungan dan penyerasiantentang sebuah kegiatan beserta usaha agar meraih sasaran spesifik. Menurut Sarwono (2011:139) kerjasama merupakan bentuk kelompok yang terdiri dari lebih dari seseorang yang melakukan tugas dengan sejumlah peraturan dan prosedur. Menurut Meintere (2016 :126) tim yang efektif adalah adalah sebuah tim yang memungkinkan anggotanya untuk menghasikan penyelesaian tugas yang lebih besar jumlahnya dibandingkan dengan hasil kerja perorangan karna hasil kerjanya merupakan hasil kontribusi anggota-anggota tim secara bersama-sama. Kepuasan kerja merupakan hal yang positif dalam meningkatkan kualitas kerja di setiap orang bekerja, sehingga kenyamanan dan tingkat kualitas kerja dapat diukur dengan mengetahui seberapa puas seseorang menekuni pekerjaannyaKepuasan kerja dinikmati dalam pekerjaan, luar pekerjaan, dan kombinasi luar dan dalam pekerjaan. Menurut Robbins ( 2008 ;170 ) Kepuasan kerja merupakan sikap umum seorang individu terhadap pekerjaa. Menurut (Wirawan, 2013 :732). Kepuasan kerja adalah keadaan emosional yang menyenangkan dengan bagaimana cara pekerja memandang pekerjaan mereka. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruh lingkungan kerja dan kerja sama tim berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 orang dari jumlah populasi sebanyak 67 orang karyawan yang bekerja di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Teknik analisis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kerja sama tim terhadap kepuasan kerja karyawan, peneliti menggunakan Uji Analisis Regresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji T), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisien Determinasi (R2). Dari hasil penelitian yang dilakukan, peneliti dapat menyimpulkan bahwa Secara parsial lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang dan kerja sama tim berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Sedangkan secara simultan lingkungan kerja dan kerja sama tim berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan di Hypermart Bundaran PU Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan hasil pengujian didapati hasil analisis regresi linier berganda dengan nilai konstan a sebesar 11.585 sedangkan koefesien regresi bˡ = 0.327, b² adalah 0.328.Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan pengaruh lingkungan kerja (X1) dan kerja sama tim (X2) terhadap kepuasan kerja karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y= 11.585+ 0,327 X1 + 0,328 X2. Selain itu hasil Uji hipotesis pertama yaitu ada pengaruh lingkungan kerja (X1) terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel lingkungan kerja(X1) ditemukan t hitung = 1.994 lebih besar t table = 1,687 dan tingkat Sig. = 0,002. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel lingkungan kerja (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan kerja karyawan (Y). berikutnya hasil Uji hipotesis kedua yaitu ada pengaruh kerja sama tim (X2) terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Diketahui bahwa untuk variabel kerja sama tim(X2) ditemukan t hitung = 2.337 lebih besar t table = 1,687 dan tingkat Sig. = 0,004. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel kerja sama tim (X2) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Untuk hasil pengujian Uji F diadapati F hitung = 7.244 lebih besar F tabel = 2,87 dan tingkat Sig. = 0,002. Oleh karena nilai sig. < 0,05 maka Ho (b1 = 0) ditolak dan Ha (b1≠0) diterima yaitu variabel lingkungan kerja dan variable kerja sama tim (X2) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap keputusan kerja karyawan (Y). Dan terakhir berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) diatas dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0.681 atau 68,1%. Hal ini berarti besarnya pengaruh lingkungan kerja dan kerja sama tim terhadap kepuasan kerja karyawan adalah 68,1%. Sedangkan pengaruh sebesar 31,9% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Lingkungan Kerja, Kerja Sama Tim, Kepuasan Kerja Karyawan.

PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN BARISTA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI CAFFE SA’O MPIG ARABIKA BAJAWA

HENDRIKUS LAKO
· Thesis · Open Access

ABSTRAKSI PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN BARISTA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI CAFFE SA’O MPIG ARABIKA BAJAWA NAMA PEMBIMBING : I. JUSUF ABOLADAKA, SE,. M.SI : II. ALYA E. SJIOEN, SE,. MM NAMA PENULIS : HENDRIKUS LAKO NIM : 16413555 FAKULTAS : EKONOMI PROGRAM STUDI : MANAJEMEN TAHUN PENULISAN : 2022 Penelitian ini berjudul “PengaruhKualitasProduk Dan KualitasPelayanan Barista TerhadapKepuasanKonsumen Di CaffeSa’oMpigArabikaBajawa”. Perkembangan usaha kuliner semakin meningkat seiring dengan pert umbuhan gaya hidup masyarakat, pola pekerjaan serta peningkatan penghasilan masyrakat, pola pekerjaan serta peningkataan penghasilan masyarakat, terutama pada masyarakat perkotaan, salah satu bentuk usaha kuliner adalah caffe. Caffeadalahsuaturestorankecil yang beradadiluar hotel yang memilikipilihanmakanan yang sangatterbatasdantidakmenjualminuman yang beralkholtinggi, tetapitersediaminumansejenisbir, soft drink, teh, kopi, cake, cemilandan lain-lain (Budiningsi, 2009:51). Teknikpengumpulan data dalampenelitianinimenggunakankuesioner.Kuesionermerupakanteknikpengumpulandata yang dilakukandengancaramemberiseperangkatpertanyaanatauperyataantertuliskepadarespondenuntukdijawab (Sugiyono 2013:199). Padapenelitianini, penelitiakanmembagikankuesionerkepadatamu yang datang di Sa’o MPIG ArabikaBajawa. Kuesionermerupkansejumlahpertanyaantertulis yang digunakanuntukmemperolehinformasidarirespondendalamartilaporantentangpribadinya, atauhal-hal yang diketahui. Populasidalampenelitianiniadalahpelanggan yang berkunjungdanmenggunakanjasaCaffepadabulanJuni 2019 dengan total 1.629 pelanggan.Penentuansampeldalampenelitianinimenggunakanteknik probability sampling yaitueksidental sampling, denganmenggunakanrumusSlovinsehingga di dapatsampelsebanyak 73 responden.Berdasarkanhasilrekapitulasikarakteristikrespondenberdasarkanjeniskelamin yang paling dominanadalah yang berjeniskelaminpriasebanyak 47 orang denganpresentasi 64% dan yang berjeniskelaminwanitasebanyak 26 orang denganpresentasi 36% dari total responden.Kemudianberdasarkanusia yang paling tertinggiadalahresponden yang berusia 20-29 tahunsebanyak 34 orang denganpresentasi 47%. Berdasarkanjenispekerjaansemuarespondendalampenelitianiniberprofesisebagaiwiraswastayaitu 29 orang denganpresentasi 40%. Berdasarkanhasilrekapitulasiperhitunganjawabankuesionerdenganjumlah 14 item pernyataan yang dibagikanpada 73 respondententangtentangvariabel X1, X2 dan Y diperoleh rata-rata sebesar 3,66% danberadapadakategorisetuju/kuat, halinidibuktikanmelaluihasilrekapitulasipengolahan data yang diperolehnilaitertinggisebesar 3,34 dannilaiterendahsebesar 3,53. Teknikpengumpulan data dilakukanmelaluipenyebarankuesioner, studipustakadandokumentasi.Data yang telahdikumpulkankemudiandianalisismenggunakanuji t, uji f dananalisisregresi linear berganda.Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwavariabelkualitasproduk (X1) danvariabelkualitaslayanan barista (X2) memilikipengaruhpositifdansignifikanterhadapvariabelkepuasankonsumen (Y), karenamemilikinilai sig t danmasing-masingsebesar 0,000 dan 0,004 <tingkatkesalahan 0,1. Hasilregresimenunjukkanbahwanilai R2 sebesar 0,884, sehinggadapatdisimpulkanbahwa, kualitasprodukdankualitaspelayanan barista yang diterapkanolehcaffeSa’oMpigArabikaBajawamempunyaipengaruh yang signifikanterhadapkepuasankonsumensebesar 88,4% dansisanya 11,6% dipengaruhiolehfaktor lain yang tidakditelitidalampenelitianini. Kata kunci: Pengaruh, KualitasProduk, KualitasPelayanan Barista danKepuasanKonsumen.

“ PENGARUH BELANJA MODAL DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN“

ARJEN GUNARIO LINOME
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Pemerintah daerah mendapat kebebasan dalam pengambilan keputusan dalam hal pendapatan daerah, sehingga pemerintah harus mendapat dukungan sumber keuangan yang berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD).Selain Pendapatan Asli Daerah yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi belanja modal juga merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, yang menyatakan bahwa belanja modal dan pertumbuhan ekonomi saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Belanja modal merupakan belanja yang digunakan untuk pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembelian dan pengadaan atau pembangunan aset tetap berwujud yang mempunyai nilai manfaat lebih dari 12 bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintahan. Indikator penting untuk mengetahui kondisi perekonomian di suatu daerah dalam suatu periode tertentu dilihat dari data Produk Domestik Regional Bruto,dilihat dari PDRB atas dasar harga yang konstan maupun PDRB atas dasar harga berlaku. Produk Domestik Regional Bruto merupakan hasil dari nilai tambah yang diperoleh dari seluruh unit usaha dalam satu daerah tertentu, atau merupakan jumlah seluruh nilai barang dan jasa akhir yang diperoleh dari seluruh unit ekonomi di suatu daerah.Pertumbuhan ekonomi diartikan sebagai perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat meningkat. Untuk melihatkemajuanperekonomian adalah dengan melihat nilai dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Jadi PDRB merupakan alat untuk mengukur pertumbuhan ekonomi dari perkembangan suatu perekonomian di daerah. Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembangan jika pendapatan perkapita menunjukkan kecondongan jangka panjang yang meningkat Kerangka konsep dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ekonomi (Y) dipengaruhi oleh belanja modal (X_1) dan PendapatanAsli Daerah (PAD) (X_2) untuk mengukur pengolahan belanja modal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan dari tahun 2016 – 2020. Pertumbuhan ekonomi adalah bagaimana suatu Negara mampu meningkatkan output produksi ekonomi yang diiringi dengan penyesuain idiologi, pertumbuhan ekonomi menunjukkan adanya pertumbuhan produksi barang dan jasa di suatu wilayah. Semakin tinggi pertumbuhan ekonomi, maka semakin cepat proses pertumbuhan outputnya. Belanja modal adalah belanja daerah yang digunakan oleh pemerintah daerah untuk keperluan fasilitas pembangunan dan perbaikan di berbagai sektor baik itu di sektor pendidikan, kesehatan maupun transportasi sehingga masyarakat dapat menikmati saran dan prasarana dari pembangunan daerah tersebut.Pertumbuhan Ekonomi juga diartikan sebagai peningkatan output agregat atau pendapatan rill. Kedua peningkatan tersebut biasanya di hitung per kapita atau selama jangka waktu yang cukup panjang sebagai akibat peningkatan penggunaan input. Pertumbuhan Ekonomi merupakan suatu proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara yang berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modalterhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Penelitian ini dilakukan di Kabupaten TTSdenganrentangpenelitiantahun2016-2020. PengujiandilakukanmenggunakanmetodeanalisisRegresiBerganda.HasilpenelitianyangtelahdilakukanmenunjukanbahwavariabelPendapatanAsliDaerahberpengaruh Positif tetapi tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten TTS. VariabelBelanjaModalberpengaruhnegatifdantidaksignifikanterhadappertumbuhanEkonomidiKabupatenTTS. Secara bersama-sama atau simultan maka Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal memilikipengaruh yangtidak signifikanterhadap PertumbuhanEkonomidiKabupatenTTS. Berdasarkan hasil pengujian uji parsial (Uji T) belanja modal (x_1), maka hasil perhitungan yang di dapat adalah nilai signifikasi lebih besar dari probabilitas signifikasi yaitu 0,013> 0,05, maka belanja modal tidak berpengaruh signifikasiterhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, perbandingan antara t-hitung dengan t-tabel menunjukkan bahwa t-hitung lebih kecil dari t-tabel (t-hitung -8.805< dari t-tabel 4.402) makaditolak atau hipotesis pertama ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa belanja modal (x_1) tidak memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi (Y). Hal ini berarti setiap kenaikan 1% belanja modal akan mengurangi nilai pertumbuhanekonomi. Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Berdasarkan hasil pengujian uji parsial (uji t) Pendapata Asli Daerah (x_1), maka hasil perhitungan yang didapat adalah nilai signifikasi lebih kecil dari probabilitas signifikasi yaitu 0.002< 0,05, maka Pendapatan Asli Daerah berpengarauh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Selain itu, perbandingan antara t-hitung dengan t-tabel menunjukkan bahwa t-hitung lebih besar dari t-tabel ( t- hitung 21.526> dari t-tabel 4.402) makaditerima atau hipotesis kedua diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pendapata Asli Daerah (x_1) memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi (Y). Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Timor Tengah Selatan Maka pada penelitian ini dibuktikan jika semakin tinggi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. KataKunci: Belanja Modal,Pendapatan Asli Daerah{PAD}, dan Pertumbuhan Ekonomi

PERAN GURU BIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 AMABI OEFETO

FEMILIA NUNUWATY RANBOKI
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PERAN GURU BIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 AMABI OEFETO Ranboki, F.N. ) *Manu,T.S.N.)** Nggadas, D.P.E.)** Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru biologi dalam mendorong pembelajaran berpikir tingkat tinggi di SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Kabupaten Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian jenis kualitatif deskriptif dan kuantitatif dengan menggunakan teknik wawancara, angket dan dokumentasi untuk mengkaji informasi terkait peran guru biologi dalam mendorong siswa berpikir tingkat tinggi. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 guru biologi dan 20 siswa kelas X IPA dengan teknik analisis data yang menggunakan teknik penyajian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peran guru biologi melaksanakan pembelajaran yang menciptakan siswa mampu menganalisis, mengevaluasi dan mencipta dalam setiap materi yang di bahas dengan guru berperan menyediakan bahan ajar, sesuai yang terjadi disekolah SMA Negeri 1 Amabi Oefeto tahun ajaran 2021/2022 yaitu guru menyiapkan model pembelajaran stimulation (pemberian rangsangan) dengan melihat tingkat kognitif berpikir tingkat tinggi yaitu menganalisis yang terjadi disekolah guru hanya memberikan siswa tes berubah soal pilihan ganda kepada siswa sebagai tes kemampuan berpikir dalam menyelesaikan tugas tersebut, untuk mengevaluasi guru memberikan ulangan harian setelah pelajaran dan merangkum materi pelajaran agar lebih mudah dipahami dari sini guru seberapa jauh berpikir siswa, serta untuk kemampuan mencipta sendiri guru hanya menjelaskan langkah-langkah tetapi untuk pelaksaan sendiri tidak karena kekurangan bahan dan alat lab sehingga guru hanya meberi contoh dengan gambar dan juga lingkungan sekolah saja. Sesuai dengan hasil wawancara yang didapat guru pada SMA Negeri 1 Amabi Oefeto Guru selalu mengontrol kelas menggunakan pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya dan mengkomunikasikan sehingga tidak menimbulkan keributan dengan melihat penilaian-penilaian pada siswa secara penilaian diri dan penilaian antar teman. KATA KUNCI: Peran Guru, Berpikir Tingkat Tinggi Siswa

Pengaruh Penggunaan Enzim Lipase Terhadap Kualitas Keju

MARSELA . A. KLAES
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Pengaruh Penggunaan Enzim Lipase Terhadap Kualitas Keju Klaes. M. A)* Ledo. M. E. S) ** Daud. Y)** Enzim Lipase berperan dalam pembebasan lemak susu sehingga memberikan flavor pada keju. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan enzim lipase terhadap kualitas keju ditinjau dari parameter rasa, aroma, tekstur, warna dan asam lemak bebas pada keju. Metode yang digunakan ialah metode eksperimen, metode titrasi dan metode uji hedonik dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan 3 kali ulangan dan 1 kontrol yaitu kontro kontrol(+) dengan variasi konsentrasi lipase mild di peroleh total 15 unit percobaan. Data yang di peroleh dianalisis secara kuantitatif dan kaualitatif dengan menggunakan uji anova. Dalam penelitian ini yang diuji yaitu kadar asam lemak bebas dan uji hedonik. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kadar asam lemak bebas palmitat dan asam lemak oleat tertinggi terdapat pada kontrol positif (+) tanpa variasi konsentrasi lipase, dengan rata-rata asam palmitat 8,2% dan rata-rata asam oleat 9,0% Sedangkan hasil uji hedonik pada keju diperoleh dari tingkat kesukaan panelis tidak teratih pada warna, rasa, aroma dan tekstur memiliki kesukaan tertinggi pada perlakuan P3 dengan variasi konsentrasi lipase dari kecambah biji kesambi 0,75 g dengan nilai rata-rata warna(14,8), rasa (14,6), aroma (14,8), tekstur (14,4). Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan enzim lipase dari kecambah biji kesambi terhadap kualiatas keju memiliki pengaruh yang sangat nyata pada kadar asam lemak, dan juga uji hedonik warna, rasa, aroma dan tekstur keju. Kata kunci: Lipase, keju,asam Lemak bebas.

POTENSI PEMBELAJARAN PJOK DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DI SD NEGERI OESAPA KECIL 2

BENEDIKTUS LIKUNARA BULOR
· Thesis · Open Access

ABSTRAK POTENSI PEMBELAJARAN PJOK DI TENGAH PANDEMI COVID-19 DI SD NEGERI OESAPA KECIL 2 Benediktus Likunara Bulor1, Andreas J. F. Lumba2, Christin P. M.Rajagukguk 3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Pandemi Covid-19 membawa dampak yang sangat signifitas terhadap semua sendi kehidupan manusia, khususnya pendidikan formal yang merupakan salah satu komponen kehidupan manusia yang terdapak oleh serangan virus covid-19 tersebut. Pembelajaran yang selama ini dilaksanakan dengan tatap muka, secara tiba-tiba harus dilakukan secara daring.Selain kendala terhadap akses internet, sejumlah mata pelajaran yang berbasis praktik seperti IPA dan mata pelajaran berbasis aktivitas fisik seperti PJOK juga mengalami kesulitan dalam pembelajaran daring. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalahuntukmengetahuiPotensi PembelajaranPJOK Di Tengah Pandemi Covid-19 Di SD Negeri Oesapa Kecil 2. Metode penelitian: Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif, melalui teknik pengumpulan data yakni wawancara, pengamatan dan penelusuran pustaka daring dengan analisis data kualitatif deskriptif. Hasil dan pembahasan: Dari hasil penelitian menunjukan bahwa potensi pembelajaran PJOK di masa pandemi covid-19 di sekolah dasarnegeri Oesapa kecil 2 yang dilakukan secara daring terdapat kendala diantaranya dari segi media komunikasi. Dengan situasi dan keadaan tersebut Guru PJOK memiliki kemampuan mengembangkan potensi dalam diri peserta didik melalui model pembelajaran daring dengan menggunakan media Handphone dengan aplikasi Whatsapp, Youtube, maupun video tutorial dari guru. Untuk pembelajaran daring dan luring menggunakan pendekatan Scientific, strategi CooperativeLearning, Discoveri, Problem Based Learning, AasynchronousLearning, SynchrousLearning, dan metode ceramah, permainan dan penugasan. Simpulan: Potensi pembelajaran daring PJOK dipengaruhi oleh kemampuan dalam penguasaan IT.

Analisis komponen-komoonen modal dan pengaruh terhadap perolehan sisa hasil usaha (SHU) Pada koperasi kredit serviam cabang Oebufu kupang

LIBRANTO DIMU
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS KOMPONEN-KOMPONEN MODAL DAN PENGARUH TERHADAP PEROLEHAN SISA HASIL USAHA (SHU) PADA KOPERASI KREDIT SERVIAM CABANG OEBUFU KUPANG Oleh : LIBRANTO DIMU Nim : 18410101 Koperasi merupakan salah satu kekuatan ekonomi yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat sebagai pendorong tumbuhnya perekonomian nasional sekaligus sebagai soko guru dalam perekonomian di Negara Indonesia. Menurut UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian Pasal 1 koperasi adalah” Badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan”. Di dalam koperasi tidak dikenal istilah “keuntungan”, karena kegiatan usaha koperasi tujuan utamanya bukan berorientasi mencari untung (non profit oriented) melainkan berorientasi pada manfaat (benefit oriented). Pada dasarnya koperasi dikelola dengan tujuan mensejahterakan anggotanya dan masyarakat pada umumnya, bukan mengejar keuntungan semata. Sekalipun koperasi tidak mengutamakan keuntungan, akan tetapi usaha-usaha yang dikelola oleh koperasi harus tetap memperoleh penghasilan yang layak demi menjaga kelangsungan hidup dan meningkatkan kemampuan usaha, bukan untuk memupuk kekayaan. Sehingga pada setiap akhir periode ushanya diharapkan/ ditargetkan menghasilkan sisa Hasil Usaha. Dalam menyelenggarakan usaha sebagai organisasi ekonomi, koperasi memerlukan adanya modal. Peranan modal didalam operasional koperasi mempunyai konstribusi yang sangat penting karena tanpa modal yang cukup maka usaha koperasi tidak akan berjalan lancar. Modal koperasi terdiri dari modal sendiri dan modal pinjaman, sehingga koperasi harus dapat memanfaatkan modalnya dengan sebaik- baiknya yang artinya dalam pengelolaan modal tersebut koperasi harus memberi manfaat yang sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan anggotanya. Dalam pengelolaan modal atau keuangan, maka pihak koperasi harus mampu mengalokasikan sumber daya keuangan yang dimilikinya secara efisien untuk meningkatkan laba atau yang sering disebut Sisa Hasil Usaha (SHU). Jadi setiap modal koperasi yang dikeluarkan untuk membiayai kegiatan koperasi harus diarahkan untuk memperoleh laba, terutama modal pinjaman harus diperhitungkan dengan benar antara beban bunga yang harus dibayar dengan perolehan keuntungan dari pinjaman tersebut. Pemanfaatan modal sendiri dan modal pinjaman salah satunya yaitu pembiayaan operasional usaha untuk memperoleh profit (keuntungan). Oleh karena itu untuk menilai kondisi keuangan dan prestasi koperasi diperlukan beberapa tolak ukur, salah satunya yaitu analisis rasio keuangan yang menghubungkan data- data keuangan yang satu dengan lainnya. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan penelitian pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kupang yang usahanya adalah meminjamkan dana dan menerima dana dari anggota atau pihak lainnya. Koperasi ini dengan sendirinya harus mempunyai modal atau dan auntuk dipinjamkan yang bersumber dari iuran anggota/ simpanan anggota dan iuran dari lembaga lainnya. Walaupun tujuan utama koperasi meningkatkan kesejahteraan anggota, namun koperasi harus memperoleh laba agar koperasi dapat hidup terus namun bunga dana yang dipinjamkan kepada anggota/ peminjam dalam hal ini haruslah wajar dengan prosedur yang mudah. Laba tersebut dapat menjadi salah satu sumber dana/ modal koperasi dengan cara membentuk cadangan dan menyisihkan sebagian dari laba. Penghasilan dari koperasi simpan pinjam adalah bunga atau balas jasa dari dana yang dipinjam oleh anggotanya atau pihak lain. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif dan signifikan Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Dana Cadangan Terhadap Sisa hasil usaha Pada Koperasi Kredit Serviam Cabang Oebufu Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan variabel independen modal Simpanan Pokok menghasilkan nilai sig 0,0230,05 dan nilai T hitung 7,401>2,015 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H1 diterima atau X1 berpengaruh dan signifikan terhadap Y, variabel independen Simpanan Wajib menghasilkan nilai sig 0,0350,05 dan nilai T hitung 18,145>2,015, sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X2 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. sedangkan variabel independen Simpanan Sukarela menghasilkan nilai sig 0,0360,05 dan nilai T hitung 17,727>2,015, sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial H2 diterima atau X3 berpengaruh dan signifikan terhadap Y. Kata Kunci : Sisa Hasil Usaha, Simpanan Pokok, Simpanan Wajib dan Simpanan Sukarela

Uji Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrayl (DPPH)

YOHANIS KALVIN MOKOLA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK Uji Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrayl (DPPH) Mokola. K. Y ) * Nitsae.M ) ** Daud.Y) ** Metode DPPH merupakan metode pengukuran aktivitas antioksidan yang stabil, sederhana, mudah, dan menggunakan sampel dalam jumlah yang sedikit dengan waktu yang singkat, sesuai untuk komponen antioksidan yang bersifat polar karena kristal DPPH hanya dapat larut dan memberikan absorbansi maksimum pada pelarut etanol maupun metanol (Hanani, dkk, 2005). Parameter yang digunakan untuk menunjukan aktivitas antioksidan adalah efiensi (EC50) atau konsentrasi inhibisi (IC50) (konsentrasi substrat untuk menghasilkan 50% reduksi dari DPPH) (Molyneux,2003). Semakin rendah nilai IC50 menunjukan bahwa antioksidan semakin besar.). Dalam penelitian ini menggunakan kulit buah pala (Myristica fragrans) untuk mengetahui aktifitas antioksidan. Metode penelitian ini menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis untuk menguji aktifitas antioksidan ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang gelombang maksimum metode DPPH adalah 514,92 nm dengan nilai regerasi y = 0,2294x-0,0126 dan nilai R2 = 0,998. Hasil uji antioksidan secara berturut-turut untuk fraksi etanol menunjukkan aktifitas antioksidan yang paling baik dengan nilai IC50 nya adalah 73,219 ppm. Kata Kunci : Etanol, Etil Asetat, Dan n-Heksan Kulit Buah Pala (Myristica fragrans) Menggunakan Metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl (DPPH)

PENGARUH IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING DAN INOVASI PRODUK TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA TOKO ROTI BORNEO BAKERY

MARIA YASINTA LURUK SERAN
· Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUHN IMPLEMENTASI DIGITAL MARKETING DAN INOVASI PRODUK TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA TOKO ROTI BORNEO BAKERY Di zaman moderen ini dunia pemasaran saat ini berkembang dan berubah dari konsep pemasaran tradisional menuju konsep pemasaran moderen. kecanggihan teknologi dan meningkatnya edukasi mengenai pemasaran, semakin mempercepat dan memacu para pelaku bisnis dalam melakukan inovasi produk serta memanfaatkan digital marketing yang ada untuk memasarkan produknya untuk memenuhi kebuetuhan konsumen. pelaku bisnis ditntut harus selalu mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi di pasar dan mampu menciptaka ide-ide yang kreatif agar produk yang ditawarkan dapat menarik perhatian konsumen, sehingga apa yang di inginkan oleh konsumen dapat terpenuhi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan konnsumen. persaingan dunia bisnis semakin ketat maka, berbagai cara yanga harus dilakukan untuk meningkatkan penjualannya. salah satunya memanfaatkan digital marketing dalam hal ini media sosial sebagai alat untuk memasarkan produk yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Impelementasi Digital Marketing Dan Inovasi Produk Terhadap Peningkatan Penjualan pada Toko Roti Borneo Bakery dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik Simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 orang dari jumlah populasi sebanyak 40 karyawan. Teknik pengambilan data berupa menyebarkan kuesioner kepada seluruh Karyawan. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 40 orang karyawan pada Toko Roti Borneo bakery. Nilai thitung 1.699>ttabel 1.687 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Digital Marketing (X1) yaitu berpengaruh positif dan signifikan terhadap varibel Peningkatan penjualan (Y). nilai thitung 9.103>ttabel 1.687 maka H0 ditolak dan Ha diterima yaitu variabel Inovasi Produk (X2) yaitu pengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan (Y). Nilai Fhitung sebesar 49.023 dengan nilai Ftabel adalah 3,24 sehingga nilai Fhitung>Ftabel atau 49,023>3,24 dan tingkat signifikan 0,0000,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, dapat disimpulkan bahwa variabel Digital Marketing (X1) dan Inovasi Produk (X2) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Peningkatan Penjualan (Y) pada Toko Roti Borneo Bakery. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Digital Marketing dan Inovasi produk secara simultan dapat berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan Penjualan Pada Toko Roti Borneo bakery. Berdasarkan perhitungan koefisien determinasi, dapat dilihat Nilai Adjusted R Square sebesar 0,711. Angka tersebut menunjukan bahwa sebesar 71,1%. Peningkatan Penjualan (Variabel terikat) dapat dijelaskan oleh variabel Digital Marketing dan Inovasi Produk. Sisanya 28.9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : Digital Marketing, Inovasi Produk Dan Peningkatan Penjualan

PERAN GURU DALAM MENDUKUNG KEAKTIFAN SISWA MENGIKUTI PELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19

GREGORIUS AMA EGE
· Thesis · Open Access

PERAN GURU DALAM MENDUKUNG KEAKTIFAN SISWA MENGIKUTI PELAJARAN PENJASORKES PADA MASA PANDEMI COVID-19 Gregorius Ama Ege*,Andreas J. F. Lumba2, Melvianus Selan3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Guru merupakan sosok yang yang mempunyai oeran penting dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan perkembangan anak sesuai dengan kemampuannya. Guru merupakan fasilitator dalam pembelajaran untuk menunjang perkembangan anak, apalagi pada masa pandemic Covid-19 guru dituntut harus mampu menunjukan kompetensi dalam membimbing anak. Guru harus tetap melaksakan tugasnya dalam mengajar dan mendidik anak meskipun tanpa harus bertatap muka langsung dengan peserta didik. Maka sangat diperlukan peran guru dalam menunjang proses pembelajaran secara daring/online agar pada masa pandemic Covid-19 proses belajar siswa tetap berjalan dengan lancer. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelilitian ini adalah untuk mendeskripsikan Peran Guru Dalam Mendukung Keaktifan Siswa Mengikuti Pelajaran Penjaskes Pada Masa Pandemi Covid-19 di SD Inpres Oesapa? Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan untuk melihat suatu apa adanya (Arikunto 2002). Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitian yang telah diperoleh yaitu Peran guru pada masa pandemi covid-19 sangatlah penting karena mengingat proses belajar sudah tidak bisa bertatap muka lagi. Maka guru harus benar-benar berupaya semaksimal mungkin agar siswa dapat memahami materi yang disampaikan secara daring.Sejak viruscorona ada di Indonesia, salah satu bidang yang dirugikan adalahbidang pendidikan. Untuk peserta didik sendiri pandemi Covid-19 berdampakpada kondisibelajar dimanamereka merasa ada paksaan belajar dengan jarak jauh tanpa adanya sarana sertaprasarana yang mencukupi seperti kurangnya handphone (gawai) atau laptop yang bisa digunakanuntuk belajar. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran penjasorkes pada masa pandemi covid-19sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa. . Katakunci: Peran Guru, Pendidikan Jasmani,dan Kesehatan

IDENTIFIKASI JENIS-JENIS DAN KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI TABLOLONG KUPANG BARAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BUKU SAKU

ARNI TAMU INA
· Thesis · Open Access

ABSTRAK IDENTIFIKASI JENIS-JENIS DAN KEANEKARAGAMAN BIVALVIA DI PANTAI TABLOLONG KUPANG BARAT SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI DALAM BENTUK BUKU SAKU Ina,. T. A)* Nge, T. S )** Manu, S. N. T)** Bivalvia merupakan organisme yang termasuk dalam filum moluska yang umumnya ditemukan dan hidup di daerah intertidal. Bivalvia yang secara khas memiliki dua bagian cangkang, yang keduanya kurang lebih simetris dan belahan yang diikat oleh ligament sebagai pengikat yang kuat dan elastis. Bivalvia dapat ditemukan hidup diperairan laut, payau dan tawar. Informasi dari jenis Bivalvia tersebut dapat dijadikan sebagai sumber belajar bagi peserta didik dalam bentuk buku saku. Buku saku merupakan alat bantu yang digunakan untuk menyampaikan informasi tentang materi pelajaran dan lainnya, sehingga dapat mengembangkan potensi siswa menjadi pembelajaran yang mandiri.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Jenis-jenis bivalvia, untuk mengetahui keanekaragaman bivalvia, untuk mengetahui pemanfaatan hasil penelitian tentang bivalvia di pantai tablolong dapat dijadikan sebagai sumber belajar dalam bentuk buku saku. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan di lapangan, dianalisis secara Deskriptif Kuantitatif. Indeks keragaman jenis ini digunakan untuk mengetahui keberagaman jenis bivalvia diperairan Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Filum mollusca kelas bivalvia yang ditemukan dikategorikan menjadi 8 spesies yaitu : Anadara antiquate (kerang bulu), Vasticardium lomboke, Asaphis violascens, Gafrium pectinatum, Barbatia amygdalumtostum, Barbatia Trapezina, Trachycardium flavum,dan Anadara passa. Nilai indeks keanekaragaman Bivalvia pada perairan Pantai Tablolong Kupang tergolong sedang, dengan nilai H’ tertinggi pada Transek III yaitu 1,82 dengan nilai H’ 1,8292303. Pengukuran parameter lingkungan meliputi parameter fisik yaitu suhu lingkungan Transek 1: 280C, Transek 2: 290C, Transek 3: 300C sedangkan parameter kimia yang meliputi salinitas Transek 1, 2 dan 3: 25%, dan pH lingkungan Transek 1: 7,12, Transek 2: 7,26, Transek 3: 7,39. Sedangkan pemanfaatan Hasil Penelitian Bivalvia Di Pantai Tablolong Sebagai Sumber Belajar Dalam Bentuk Buku Saku diperoleh hasil Uji kelayakan dari Uji ahli materi dengan skor sebesar 88,09%, Uji ahli desain dengan skor sebesar 94,64%, Uji ahli media dengan skor sebesar 97,5%, uji kelompok kecil dengan skor sebesar 89,58% dan uji kelompok besar dengan skor sebesar 85,52%. Hal tersebut menunjukkan bahwa buku saku jenis-jenis bivalvia berada dalam kualifikasi sangat baik dan tidak perlu direvisi. Kata kunci : Jenis-jenis Bivalvia di Pantai Tablolong, Buku Saku Keterangan * : Peneliti ** : Pembimbing

ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN SISWAKELAS VIIIB DALAM PEMBELAJARANIPA BIOLOGI DI MASA PANDEMI PADA SMP NEGERI 10 KUPANG TAHUN AJARAN 2021/2022

LUSIA YASINTA BEKAK
· Thesis · Open Access

ABSTRAK ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN SISWA KELAS VIIIb DALAM PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI DI MASA PANDEMI PADA SMP NEGERI 10 KUPANG TAHUN AJARAN 2021/2022. ( Bekak,Y.L )* (Ngginak,J )** ( Foeh,Y)** Analisis Proses Pembelajaran merupakan proses pembelajaran yang berlangsung, meliputi proses perencanaan pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran di SMP Negeri 10 Kupang. Jenis penelitian ini adalah penelitian ini bertujuan untuk melihat proses pembelajaran siswa kelasa VIIIb dalam pembelajaran IPA biologi di masa pandemi pada SMP Negeri 10 Kupang . Metode penelitian adalah deskriptif Kuantitatif. Proses pembelajaran adalah proses yang di dalamnya terdapat kegiatan interaksi antara guru-siswa dan komunikasi timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan belajar. Dalam proses pembelajaran, guru dan siswa merupakan dua komponen yang tidak bisa dipisahkan. Perencanaan adalah suatu rangkaian proses kegiatan menyiapkan keputusan mengenai apa yang diharapkan terjadi (peristiwa, keadaan, suasana, dan sebagainya) dan apa yang dilakukan (intensifikasi, eksistensifikasi, revisi, renovasi, substitusi, kreasi, dan sebagainya).Hasil penelitian siswa yang diperoleh hasil persentase, angket siswa kelas VIIIb memperoleh nilai dari 79-84 terdapat 3 siswa dengan prsentase 11,1. Dari nilai 85-90 terdapat 8 siswa dengan persentase 29,6. Dari nilai 91-96 terdapat 9 siswa dengan persentase 33,3. Dari nilai 97-102 terdapat 6 siswa dengan persentase 22,2. Dari nilai 103-109 terdapat 1 siswa dengan persentase 3,7. Kata kunci : Proses Pembelajaran pada masa Pandemi di SMP Negeri 10 Kupang Keterangan *) : Dosen pembimbing **) : Mahasiswa

UJI KUALITAS AIR PADA SUMBER MATA AIR KALI DENDENG KELURAHAN FONTEIN KECAMATAN KOTA RAJA KOTA KUPANG

ADOLF YAHYA JIBRAEL
· Thesis · Open Access

Air adalah salah satu komponen utama yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan makhluk hidup di muka bumi ini. Air bersih harus memenuhi syarat kesehatan berupa faktor fisik, kimia, biologi serta bebas dari pencemaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas mata air Kali Dendeng di Kelurahan Fontein Kecamatan Kota Raja Kota kupang. berdasarkan Parameter Fisika (Suhu dan TSS), Parameter Kimia (pH dan COD), dan Parameter Mikrobiologi (Fecal Coliform). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada ketiga titik sampel air. Sampel 1 (mata air) sampel 2 (aliran) sampel 3 (mengairi). Suhu pada mata air (sampel 1) 27°C, (sampel 2) 26°C, (sampel 3) 28°C. pH pada mata air (sampel 1) 6,85 (sampel 2) 6,72, (sampel 3) 6,79. Jumlah bakteri Fecal Coliform pada sampel 1 (330), sampel 2 (270), sampel 3 (130). Dari hasil penelitian ini maka yang memenuhi standar baku mutu air yang telah ditetapkan dalam PP No. 82 tahun 2001 untuk kualitas air kelas I yaitu Temperatur, COD, TSS dan pH sedangkan indikator yang melebihi standar baku mutu air yaitu Fecal Coliform. Disarankan kepada masyarakat Kelurahan Fotein dan pihak Kelurahan untuk memperhatikan kebersihan di sumber mata air Kali Dendeng agar terhindar dari pencemaran dan tidak menimbulkan penyakit yang ditularkan melalui air jika air tersebut dikonsumsi oleh masyarakat.