NOVITA WINARTI MANGNGI LEDE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
KeanekaragamanJenisLamun (Seagrass) Di Pantai Rae Mea KecamatanSabuTimurKabupatenSabuRaijua
Lede.M.W.N)* Ballo.A)** Bullu.I. N)**
Diberbagaiwilayahpesisir Indonesia, terdapattigaekosistem yang khas yang salingterkaityaitupadanglamun, mangrove danterumbukarang. Ekosistemlamunmerupakansalahsatuekosistemlautdangkal yang mempunyaiperananpentingdalamkehidupanberbagai biota laut.Lamun (Seagrass) adalahtumbuhanberbunga (Angiospermae) yang dapattumbuhdenganbaikdalamlingkunganlautdangkal.Lamunterbagimenjadiduafamili, yaitufamiliCymodoceaes(9 marga, 35 jenis) danfamiliHydrcharitacea (3 marga, 15 jenis) (Den Hartogdkk, 2000). Tujuan penelitian ini adalah Untukmengetahuikeanekaragamanjenis-jenislamun (Seagrass) yang ada di pantai Rae Mea KecamatanSabuTimurKabupatenSabuRaijua.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeobservasidigunakanuntukpengambilan data awal, studipustakadigunakandalammengidentifikasijenislamun (seagrass). Transekgarisdigunakanuntukmenentukan area pengambilansampel. Teknikanalisis data dalampenelitianinimengunakanteknikdeskriptifkuantitatifyaitumendeskripsikancirimorfologi, klasifikasisertamencariIndeksNilaiPenting (INP) danIndeksKeanekaragaman (H’)darijenislamun (seagrass) yang ditemukan di padaseluruhstasiun/transek di Pantai Rae Mea. Berdasarkanpenelitian yang telahdilakukan di Pantai Rae Mea KecamatanSabuTimurKabupatenSabuRaijuatentangkeanekaragamanLamun (seagrass),makadapatdisimpulkanbahwaterdapat 300 individudari 5 spesiesjenisLamun (seagraas)denganmasing-masingspesiesmemilikiIndeksNilaiPenting yang bervariasi. Yaknijenis Cymodocearotundata(63,96%),Enhalusacoroides(56,28%), Haloduleuninervis (86,42%), Thalassiahemprincii (41,04%) Siringodium isoetifolium (52,27%). Dan keseluruhandari 5 jenis Lamun (seagraas)yang ditemukanmemilikiIndeksKeanekaragaman yang sedangyakni (1,57).
Kata Kunci : Lamun (seagrass), keanekaragaman, Pantai Rae Mea
Keterangan :* Peneliti
** Pembimbing
MARIA MAGDALENA DAHU BERE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
HUBUNGANMINAT BELAJAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19
Bere, M. M.D )* Manu, Th. S. N )** Nggadas, D. E.P )**
Penelitian inibertujuanuntukmengetahuihubungan minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa selama masa pandemi covid-19.Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis secara mendalam. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa pendidikan biologi semester 3 pada matakulih biologi sel dan molukul yang terdiri dari 22 orang siswa dengan sampel penelitiannya terdiri atas 22 siswa yang diambil secara acak menggunakan teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, dan dokumentasi. Hasil penelitiannya adalah 1) Dari hasil perhitungan dan analisis data yang telah dilakukan, diperoleh nilai (r) dari rx1y = 0,582 dengan nilai signifikansi (α) = 0,004. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa selama masa pandemic covid-19sehingga hipotesis diterima. Sehingga diperoleh kesimpulan bahwa minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa pendidikan Biologi terhadap selamamasa pandemic covid-19pada mata kuliah biologi sel termasuk dalam kategori baik
Kata Kunci : Minat Belajar, Motivasi Belajar, pandemi covid-19
Keterangan: *) : Peneliti
**) : Pembimbing
PAULUS JEMI SERAN
· Thesis · Open Access
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STAD BERBANTUANHANDOUT BERBASIS TUMBUHAN PAKU CIRI KHAS NTT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI WEBRIAMATAKABUPATEN MALAKA
Seran, P.J.)* Manu, T.S.N.)** Nomleni,F.Th.)**
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan paku ciri khas NTT terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Webriamata Kabupaten Malaka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian posttest-only control design. populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi SMA Negeri Webriamata kelas IPA yang terdiri dari 2 kelas yaitu XI IPAa dan XI IPAb dengan jumlah siswa 44 siswa. sampel dalam penelitian ini adalah Kelas XI IPAa dengan jumlah siswa 20 siswa sebagai kelas ekperimen dan IPAb yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas kontrol yang diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling.Berdasarkan analisis data hasil penelitian dalam proses pembelajaran terdapat pengaruh hasil belajar siswa pada nilai kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dimana kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan paku siswa memperoleh nilai lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah. Pengaruhini terjadi karena pembelajaran mengunakan model STAD bebantuanhandout berbasis tumbuhan paku memiliki beberapa kelebihan yaitu, mampu meningkatkan minat baca siswa karena handout berbasis tumbuhan menyajikan materi secara ringkas, melatih siswa untuk bekerja kelompok dalam proses diskusi,melatih siwa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran,melatih kemampuan siswa belajar mandiri, dengan penggunaan gambar, warna menarik serta bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Penggunaan model pembelajaran STAD bebantuanhandout berbasis tumbuhan paku menjadikan siswa lebih termotivasi untuk belajar sehingga hasil belajar siswa meningkat. Artinya terdapat pengaruh model pembelajaran STAD berbantuan handout berbasis tumbuhan pakuciri khas NTT terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Webriamata.
Kata Kunci :
Model STAD, handout berbasis tumbuhanpaku ciri khas NTT , hasil belajar
Keterangan:
)*Peneliti)**Pembimbing I)** Pembimbing II
GERDIANA MARIA BERE
· Thesis · Open Access
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MONOPOLI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP 17 AGUSTUS HALIWAI KABUPATEN MALAKA, TAHUN AJARAN 2021/2022
Bere, G.M)* Manu, T.S.N.)** Nggadas, D.E.P )**
ABSTRAK
Berdasarkan hasil obsevasi di SMP 17 Agustus Haliwai yang dilakukan pada kelas VII ada beberapa kendala untuk mencapai proses pembelajaran optimal yakni kemampuan kognitif (pengetahuan) siswa untuk memahami materi kurang karena media pembelajaran yang digunakan kurang menarik perhatian siswa dan siswa jenuh ketika pembelajaran berlangsung serta siswa kurang aktif dalam pembelajaran, sehingga hasil belajar siswa dibawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Media Pembelajaran Monopoli Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP 17 Agustus Haliwai Kabupaten Malaka, Tahun Ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen. Desain dalam penelitian ini dengan menggunakan model one group pretest posttest design. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa/siswi SMP 17 Agustus Haliwai kelas VII dan sampel penelitian yaitu seluruh siswa/siswi SMP 17 Agustus Haliwai kelas VII yang berjumlah 20 orang yang diambil dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Berdasarkan analisis data hasil penelitian dalam proses pembelajaran terdapat pengaruh hasil belajar siswa pada nilai pretest dan posttest. Dimana pada nilai posttest yang sudah dilakukan perlakuan atau menggunakan media pembelajaran monopoli siswa memperoleh nilai lebih tinggi dibandingkan dengan nilai pretest siswa sebelum menggunakan media pembelajaran monopoli. Pengaruh ini dikarenakan pembelajaran yang menggunakan media pembelajaran monopoli memiliki beberapa kelebihan antara lain, Media pembelajaran monopoli sangat menyenangkan dan sangat menghibur untuk dilakukan, Media monopoli ini sangat menyenangkan karena didalamnya terdapat unsur kompetisi, kerjasama kelompok, dan pemenang dalam permainan ini tidak dapat ditebak, Media Pembelajaran monopoli memungkinkan adanya partisipasi aktif siswa untuk belajar sehingga proses pembelajaran tidak berjalan satu arah saja serta Media pembelajaran monopoli juga dapat meningkatkan minat siswa untuk belajar sehingga siswa bisa mendapatkan hasil belajar yang baik. Sehingga terdapat pengaruh media pembelajaran momopoli terhadap hasil belajar siswa di SMP 17 Agustus Haliwai Kabupaten Malaka, Tahun Ajaran 2021/2022.
Kata kunci : Media Pembelajaran, Monopoli, Hasil Belajar
Keterangan:
)*Peneliti
)**Pembimbing I
)** Pembimbing II
GEREK MARDINO KAPITAN
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang dominan menggunakan kaki dalam permainannya. Menendang bola adalah teknik dasar yang sangat penting dan harus dikuasai oleh seorang pemain sepak bola. Salah satu program pelatih yang harus diperhatikan adalah program penguatan kaki atau Power Otot tungkai. Mengingat olahraga sepak bola ini memiliki karakteristik pada otot tungkai, maka peneliti tertarik untuk menerapkan latihan squat jump dan box jump pada pemain sepak bola Putera Oesao Kabupaten Kupang.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui pengaruh Squat Jump dan Box Jump terhadap Hasil Tendangan Jarak Jauh Pemain Sepak Bola Putera Oesao Kabupaten Kupang.
Metode penelitian: Metode penelitian yang di pakai dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengujian hipotesis.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan latihan squat jump dan box jump terhadap tingkat kemampuan tendangan jarak jauh pemain sepak bola Putera Oesao. Besarnya peningkatan kemampuan tendangan jarak jauh setelah diberikan latihan squat jump yaitu sebesar 15,52 % sedangkan latihan box jump yaitu 1,56 % dengan selisi rata-rata posttes sebesar 4,649 dan dapat dikatakan Latihan squat jump lebih baik daripada latihan box jump terhadap tingkat kemampuan tendangan jarak jauh pemain sepak bola Putera Oesao Kabupaten Kupang, dilihat dari kenaikan presentase.
Simpulan: Dengan demikian artinya bahwa latihan Squat Jump dan Box jump yang di terapkan oleh Peneliti sudah dapat dikatakan cukup efektif dan dapat di gunakan dalam latihan dengan tujuan dari latihan yaitu peningkatan tendangan Long Passing Pemain sepak.
YORAM ADRIANUS LIPIWATA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN BINTANG LAUT (ASTEROIDEA)
DI PANTAI WELOLO
Lipiwata, Y.A)* Rupidara ,A. D. N)** Ngginak, J)**
Lokasi Pantai Welolo berada tepat di Desa Mausamang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor. Lokasi yang memiliki substrat seperti pasir putih, terumbu karang, hutan mangrove dan lamun. Hasil wawancara sebelumnya bahwadi Pantai Welolo bahwa terdapat juga beberapa spesies yang biasa ditemukan seperti seperti spesies Archaster typicusdanProstoreaster nodosus. Selanjutnya, dijelaskan bahwa masyarakat Desa Mausamang juga memanfaatkan lendir dari Bintang Laut untuk mengobati luka pada tubuh dengan tujuan mengurangi keluarnya darah pada luka tersebut.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan Bintang Laut (Asteroidea) di Pantai Welolo. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 September sampai dengan 4 Desember 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode transek ploting sistematis yang menggunakan 3 transek dengan jarak masing-masing transek 70 m. Pada tiap transek dibuat 4 plot dengan ukuran5 x 5 m, dengan jarak antara plot 10 m. Pembagian transek ditentukan berdasarkan substrat yaitu transek 1 (substrat berpasir), transek 2 (substrat lamun) dan transek 3 (substrat berkarang). Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, penghitungan, pengukuran dan pengambilan sampel di lapangan. Berdasarkan data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, ditemukan tiga spesies Asteroidea yaitu spesies Protoreaster nodusus, Linckia laevigata dan Archaster typicus dengan jumlah total sebanyak 121 individu. Hasil perhitungan indeks keanekaragaman Shannon Wienner diperoleh nilai H’ pada T1 (0.81), T2 (0,70), T3, (0,36). Jumlah spesies yang diperoleh T1 (3), T2 (3), T3, (2). Sehingga berdasarkan kriteria indeks keanekaragaman maka hasil indeks keanekaragaman yang diperoleh di Pantai Welolo rendah. Hasil analisis kelimpahan diketahui Spesies Protoreaster nodusus lebih banyak ditemukan dengan nilai 2,44 ind/m2. Hal ini karena kondisi Pantai Welolo terdapat banyak substrat pasir dan lamun yang merupakan habitat yang cocok untuk kehidupan Protoreaster nodusus. Indeks dominasi dari ketiga spesies kurang dari 0,50, sehingga tidak ada spesies yang mendominasi. Hal ini Maka Perlu adanya pelaksaanaan beberapa tindakan pencegahan untuk membatasi aksesibilitas masyarakat terhadap sumber daya laut dengan tujuan melindungi persediaan keanekaragaman hayati khususnya Bintang Laut (Asteroidea), sehingga tetap terjaga kestabilan kehidupan dari Bintang Laut
Kata kunci : Keanekaragaman, Kelimpahan Bintang Laut (Asteroidea)
Keterangan * : Peneliti
** : Pembimbing
FEBRINDY MERLIYANTI OUDUIL
· Thesis · Open Access
ABSTRAK Fenomena underpricing terjadi secara global di berbagai pasar modal dunia. Pada pasar modal Indonesia masih sering terjadi femomena underpricing. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh umur perusahaan, ukuran perusahaan, roa, struktur kepemilikan institusional terhadap tingkat underpricing. Penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 8 perusahaan yang melakukan initial public offering (IPO) dalam rentan waktu 2019 – 2020. Data yang digunakan adalah data sekunder melalui annual report perusahaan perusahaan taahun 2019 -2020. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis regresi Berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa umur perusahaan berpengaruh positif terhadap tingkat underpricing. Dan ukuran perusahaan, ROA, dan Struktur kepemilikan institusional berpengaruh negatif terhadap tingkat underpricing. Penelitian empiris ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh umur perusahaan, ukuran perusahaaan, dan jenis industry terhadap underpricing saham pada penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2020. Berdasarkan hasil analisis data, pengujian secara persial menunjukan variabel-variabel, presentase saham yang ditawarkan ke public, dan jenis industri tidak mempunyai tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap underpricing. Sedangkan variabel umur perusahaan, ukuran perusahaan,ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat underpricing saham pada penawaran saham perdana di Bursa Efek Indonesia
WELMINCE BURU
· Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul : Pengaruh Sistem Informasi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Pengaruh Sistem Informasi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang,serta yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah Apakah Sistem Informasi Keuangan Daerah Berpengaruh Terhadap Kualitas Laporan Keuangan?
Penelitian bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Sistem Informasi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang, adapun konsep dalam penelitian ini adalah (a) Sistem Informasi Keuangan Daerah merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengolah data dan bukti transaksi pemerintahan, mengelola, dan menyediakan informasi keuangan daerah terhadap para pengguna laporan keuangan.
Menurut (Fikri,2011) Sistem Informasi Keuangan Daerah memberi manfaat atau kemudahan dalam mengelola, mengolah data pengelolaan keuangan daerah dan data terkait lainnya menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan,pelaksanaan, dan pelaporan pertanggungajawaban pemerintah daerah. (b) Kualitas laporan keuangan merupakan kriteria persyaratan laporan akuntansi keuangan yang dianggap dapat memenuhi keinginan para pemakai atau pembaca laporan keuangan. (Sofyan Syafri Harahap, 2009:146) suatu bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada rakya atas pengelolaan dana publik baik dari pajak, retribusi atau transaksi lainnya.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai atau karyawan pada Badan Keuangandan Aset Daerah Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang responden yang terdiri dari Kasubag Keuangan beserta staf, Kasubag Anggaran beserta staf, dan Kasubag Akuntansi beserta staf pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner yang dilakukan dengan cara membagikan pertanyaan tertulis kepada responden.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan korelasi sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian yaitu Sistem Informasi Keuangan Daerah berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang dimana Thitung >Ttabel (3.709>1.697), maka Ha diterima Ho ditolak, dengan demikian dapat dikatakan bahwa Sistem Informasi Keuangan Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah secara Empirik.
Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil konstanta regresi (a) sebesar 21.801 dan koefisien (b) sebesar 1.626 T hitung untuk koefisien regresi b adalah 3.709 sedangkan T tabel = 1.697 berarti t hitung > t tabel. Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka Ha diterima Ho ditolak, dengan demikian dapat dikatakan bahwa Sistem Informasi Keuangan Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah secara Empirik
Variabel Indenpenden sistem informasi keuangan daerah berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dan memliki hubungan positif terhadap probabilitas nilai kualitas laporan keuangan. Sistem informasi keuangan daerah sudah berpro aktif dalam menyusun dan menyiapkan laporan keuangan secara efektif dilihat dari kualitas laporan keuangan secara transparan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem informasi keuangan yang ada pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang memengaruhi tingkat kualitas laporan keuangan yang dihasilkan.
Berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ghozalli (2013) hasil peneltiannya membuktikan bahwa Penerapan Sistem Informasi Keuangan Daerah berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah. Jika para pegawai yang ada pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang tetap bertahan pada hasil kerja saat ini ada kemungkinan ke depannya kualitas laporan keuangannya, berdasarkan informasi-informasi keuangan yang diperoleh oleh para pegawai tersebut melalui petunjuk-petunjuk sistem informasi keuangan tersebut.
NOVITA SAINGO
· Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul " Analisis Register dalam Upacara Wulla Poddu di Kecamatan Loli" Penelitian ini didukung oleh pertanyaan yaitu (1) apa register dalam Upacara Wulla Poddu di Kecamatan Loli? dan (2) apa tipe-tipe register dalam Upacara Wulla Poddu di Kecamatan Loli? Dan tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui register dalam Upacara Wulla Poddu di Kecamatan Loli dan (2) untuk mengetahui tipe-tipe register dalam Upacara Wulla Poddu di Kecamatan Loli. Penelitian ini didukung oleh teori dari Halliday dan Hasan (1985) bahwa analisis wacana adalah istilah untuk sebuah studi tentang cara-cara dimana bahasa digunakan antara orang-orang, baik dalam teks tertulis dan konteks lisan. Deskriptif kualitatif digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa upacara Wulla Poddu di Kecamatan Loli, terdapat 21 register dan tipe-tipe register yang terdapat beberapa tahapan seperti ambil dompet sakral, buang rumput, berdoa untuk leluhur, pengumuman, potong pohon pelidung, makan ubi, membersihkan kampung adat, makan bersama, perayaan hari gila, menanam padi, ucapan syukur, pengumuman acara telah selesai. Masyarakat yang ikut serta dalam upacara Wulla Poddu adalah para pemimpin adat, ibu dan bapak, Kodalaiya (penyambut tamu), penduduk asli, sembilan suku. Bahasa yang digunakan dalam upacara Wulla Poddu adalah bahasa Loli. Bagi penduduk Kecamatan Loli sangat penting dan harus diadakan setiap tahun. Oleh karena itu penelitian tentang masalah ini sangat penting, yang berarti untuk memperkenalkan kembali atau melestarikannya sehingga tetap hidup dan dipahami oleh generasi masa depan dan kebanggaan pada masyarakat Kecamatan Loli itu sendiri dan masyarakat pada umumnya di wilayah Nggiala Koko, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.
DWIPUTRA CHRISTOFEL MOOY
· Thesis · Open Access
Penelitian ini berjudul “Analisis wacana ujaran kebencian di grup Whatsapp oleh mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana” Penulis merumuskan dua pertanyaan penelitian, yaitu: (1) Apa ujaran kebencian yang di gunakan di dalam grup Whatsapp? dan (2) Apakah ujaran kebencian yang di temukan di grup Whatsapp dapat di definisikan sebagai ujaran kebencian sesuai konteksnya?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa ujaran kebencian di gunakan di dalam grup whatsapp dan apakah ujaran kebencian yang temukan dalam grup whatsapp dapat di kategorikan sebagai ujaran kebencian berdasarkan konteksnya. Data diambil dari grup whatsapp “English 2015”,kemudian penulis menyalin dan menganalisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam melakukan penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah, penulis menemukan 12 kata ujaran kebencian yang di gunakan dalam grup whatsapp, ujaran kebencian tersebut memiliki makna yang berbeda sesuai dengan konteks linguistik, konteks fisik dan konteks budaya. Stelah menganalisa 12 ujaran kebencian tersebut degan konteks budaya, penulis menemukan bahwa 9 kata memiliki makna sebagai kata kata lelucon atau kata biasa yang dapat di terima dan 3 di antaranya bisa di definisikan sebagai ujaran kebencian.
YANRES BOY MISSA
· Thesis · Open Access
Koperasi merupakan lembaga keuangan yang berfungsi menyimpan dana dari masyarakat dan menyalurkannya melalui kredit. Resiko kemacetan kredit selalu terjadi dalam lembaga keuangan pemberi kredit, sehingga apabila lembaga keuangan pemberi kredit kurang hati–hati dalam pemberian kreditnya, maka dapat menyebabkan kemacetan kredit. Pengendalian intern yang memadai berkaitan erat dengan sistem pemberian kredit, karena apabila pengendalian intern tidak diterapkan secara memadai maka akan berpengaruh pada sistem pemberian kredit, dan resiko kredit macet dapat terjadi. Penulis melakukan penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui sistem pengendalian intern pemberian kredit pada Koperasi Solidaritas Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah sistem pengendalian intern pemberian kredit dalam menurunkan tingkat kredit macet yang meliputi Lingkungan Pengendalian, Penilaian Resiko, Aktivitas Pengendalian, Informasih dan Komunikasi, dan Pemantauan pada Koperasi solidaritas sudah berjalan dengan baik. memerlukan perhatian, diantarannya masih adanya perangkapan tugas, pendistribusian dokumen dan prosedur pemberian kredit.
SWINGLY ROOYNALD KAMALENG
· Thesis · Open Access
Latar belakang:Aktifitas olahraga tanpa disadari atau sadar sering dilakukan dimana-mana. Aktifitas ini berkaitan dengan gerakan jasmani, bermain, dan rekreasi. Olahraga extreme adalah olahraga yang lebih mengarah kepada olahraga yang lebih modern dan lebih individualis yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dengan resiko kecelakaan lebih besar dari olahraga pada umumnya. Surfing atau Selancar air merupakan salah satu olahraga extreme yang dikategorikan sebagai olahraga prestasi dan rekreasi, dan olahraga selancar air juga dapat dijadikan sebagai hobi maupun profesi yang saat ini sedang berkembang dikalangan remaja (Krisnandar, 2016). Perkembangan olahraga surfing di Kabupaten Rote Ndao sudah tergolong sangat lama yakni pada tahun 2000 sudah ada beberapa orang di Kabupaten Rote Ndao yang menekuni olahraga ini.
Tujuan penelitian:Untuk mengetahui Perkembangan Olahraga Extreme Selancar di Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao.
Metode penelitian:Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif.
Hasil dan pembahasan:Dari hasil penelitan tentang olahraga selancar di Desa Bo’a, kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao. Olahraga selancar sejauh ini masih minim, hal ini terbukti dengan mayoritas peselancar di Desa Bo’a yang banyak disukai oleh wisatawan baik dari dalam Negeri maupun luar Negeri. Olahraga selancar sampai sekarang belum didukung langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai suatu hal yang dibawa oleh masyarakat mancanegara. Olahraga selancar sampai sekarang belum didukung langsung dari pemerintah karena dianggap sebagai suatu hal yang dibawa oleh masyarakat mancanegara.
Simpulan:Para Atlit selancar melaksanakan latihan selancar dengan giat dan tekun sampai memperoleh kejuaraan
ASRIDA NOFUS
· Thesis · Open Access
ASRIDA NOFUS (15380087).ALFRED G.O KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D dan ROCKIE R.L SUPIT.,
S.Pi. M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya
Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha
Wacana Kupang.
Kecamatan Sulamu merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten
Kupang yang memiliki 6 Desa dan 1 Kelurahan yang memiliki potensi perikanan
yakni Kelurahan Sulamu, Desa Pitai, Desa Pantai Beringin, Desa Oeteta, Desa
Pariti dan Desa Bipolo, lima desa tersebut memiliki beberapa potensi perikanan
yakni budidaya rumput laut, tambak garam, tambak ikan bandeng, ekosistem
mangrove, dan melakukan penangkapan ikan kepiting dan kerang. Sedangkan ada
dua desa yang memiliki potensi perikanan yang menggunakan alat tangkap jaring
insang (gill net).
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April 2022 di Kecamatan
Sulamu Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode observasi yang dilakukan dengan teknik wawancara langsung dan
dilengkapi kuisioner sebagai alat bantu berupa daftar pertanyaan yang diajukan
kepada responden dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode
sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Dalam penelitian ini jumlah
sampel yang digunakan adalah 35 responden dari total populasi sebanyak 35
orang yang berasal dari dua lokasi yakni Kelurahan Sulamu berjumlah 25 orang
dan Desa Pantai Beringin berjumlah 10 orang.Analisis data yang digunakan
penelitian ini adalah penerimaan, biaya tetap,pendapatan dan biaya penyusutan.
Rata-rata hasil tangkapan di Kelurahan Sulamu sebesar 780kg/bulan
sedangkan di Desa Pantai Beringin sebesar 650kg/bulan. Jadi total hasil
tangkapan nelayan tangkap jaring insang (gill net) di Kecamatan Sulamu sebesar
1.430 kg/bulan.Rata-rata total biaya yang dikeluarkan pada usaha nelayan tangkap
jaring insang (gill net) diKelurahan Sulamu sebesar Rp1.563.054,00/bulan dan di
Desa Pantai Beringin sebesar 1.655.332,00/bulan. Jadi total hasil tangkapan
nelayan tangkap jaring insang (gill net) di Kecamatan Sulamu sebesar
3.218.386,00/bulan.Rata-rata pendapatan bersih nelayan tangkapjaring insang (gill
net) di Kelurahan Sulamu sebesar Rp7.800.000/bulan sedangkan di Desa Pantai
Beringin sebesar Rp 5.200.000/bulan. Jadi total bersih pendapatan nelayan
tangkap jaring insang (gill net) di Kecamatan Sulamu sebesar
Rp13.000.000/bulan.
FILIPUS MATUS
· Thesis · Open Access
Latar belakang: Pola latihan merupakan segala daya dan upaya untuk meningkatkan secara menyeluruh kondisi fisik dengan proses yang sistematis dan berulang-ulang dengan kian hari kian bertambah jumlah beban latihan, waktu atau intensitasnya.
Tujuan penelitian: Sehubungan dengan masalah yang akan dibahas, maka adapun tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola latihan atlet usia dini pada perguruan pencak silat Satria Muda Indonesia Kota Kupang.
Metode penelitian: Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan teknik analalisis data.
Hasil dan pembahasan: Hasil penelitian menunjukan bahwa pembinaan teknik dan latihan yang meliputi unsur-unsur organisasi pembinaan agar latihan mencapai hasil prestasi yang optimal, maka program atau bentuk latihan disusun hendaknya mempertimbangkan kemampuan dasar setiap atlet usia dini dan mengembangkan kemampuan seorang atlet yang telah direncanakan secara sistematis dan terstruktur dalam jangka waktu yang lama untuk meningkatkan kemampuan gerak baik dari segi: (a) Latihan fisik, Latihan ini khusus ditujukan untuk mengembangkan dan meningkatkan kondisi fisik atlet, yang mencakup komponen-komponen fisik. (b) Latihan teknik, Latihan untuk memahirkan teknik-teknik gerakan. (c) Latihan taktik, Latihan untuk menumbuhkan perkembangan daya tafsir pada atlet, strategi, taktik pertahanan dan penyerangan. (d) Latihan mental pada saat proses latihan. Meningkatkan kemampuan para pembina dan pelati dalam melaksanakan pembinaan sehingga akan tercapai sasaran yang di peroleh atlet usia dini dengan baik.
Simpulan: Mengembangkan kemampuan gerak atlet yang patut diperhatikan adalah sikap pasang awal yang harus di perhatikan karena teknik memerlukan kecepatan dan konsentrasi dan kordinasi yang baik maka atlet yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dalam melakukan gerakan teknik tesebut dengang baik
SANDRA FERREIRA
· Thesis · Open Access
Cabai rawit (C. frutescens L) adalah salah satu tanaman holtikultura dari jenis sayuran yang memiliki buah kecil dengan rasa yang pedas. Selain buahnya, bagian lain dari tanaman cabai rawit seperti batang, daun, dan akarnya juga dapat digunakan sebagai obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair sabut kelapa (C. nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman Cabai rawit (C. frutescens L). Penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk organik cair sabut kelapa (C. nucifera) terhadap pertumbuhan tanaman Cabai rawit (C. frutescens L). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) perlakuan 1 = 0 mL POC sabut kelapa, perlakuan 2 = 100 mL POC sabut kelapa, perlakuan 3 = 200 mL POC sabut kelapa, perlakuan 4 = 300 mL POC sabut kelapa, perlakuan 5 = 400 mL POC sabut kelapa yang masing-masing diencerkan dalam 5.000 mL air dan kelas kontrol (tanpa perlakuan) = air tanpa POC. Data yang diperoleh dianalisis dengan Anova dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji jarak berganda Duncan atau Duncan’s New MultipleRange Test (DMRT) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dan keseluruhan nilai perlakuan dari setiap pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi tanaman, jumlah helaian daun, jumlah buah. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk organik cair dari sabut kelapa terhadap parameter pengukuran, semua parameter pengukuran pada perlakuan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun dan banyaknya buah. Pemberian pupuk pada 5 perlakuan dengan konsentrasi sebesar 400mL memberikan pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman jumlah helaian daun dan jumlah buah dibandingkan perlakuan lainnya.
ANTONIUS BANI
· Thesis · Open Access
Cabai merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi seperti protein, gula, serat, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, zat besi, magnesium dan juga mempunyai nilai ekonomi tinggi. Pemanfaatannya selain sebagai bumbu masak dapat dimanfaatkan juga sebagai bahan baku berbagai industri makanan, minuman serta dapat meningkatkan citarasa dan selera makan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk cair dari campuran kulit bawang merah (Allium cepa L) terhadap pertumbuhan tanaman cabai hijau besar (Capsicum annum var.annum.) dan untuk mengetahui konsentrasi pupuk cair dari campuran air kulit bawang merah yang memberikan hasil pertumbuhan paling baik pada tanaman cabai hijau besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) 1 faktor dengan 5 pengulangan dan 5 perlakuan yaitu perlakuan 1 = 0 ml POC kulit bawang merah, perlakuan 2 = 50 ml POC kulit bawang merah, perlakuan 3 = 75 ml POC kulit bawang merah, perlakuan 4 = 100 POC kulit bawang merah, perlakuan 5 = 150 POC kulit bawang merah, dan kontrol = air tampa POC. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA dan kemudian dilakukan uji lanjutan dengan uji LSD (Least Significant Different) pada taraf 5%. Parameter dengan nilai rata-rata dengan keseluruhan nilai perlakuan dan pengulangan yang diamati diantaranya yaitu tinggi batang dan jumlah daun. berdasarkan hasil penelitian pemberian pupuk organik cair dari kulit bawang merah terhadap parameter pengukuran, semua parameter pengukuran pada perlakuan memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun. Dari pemberian pupuk pada perlakuan 1 = 0 ml POC kulit bawang merah, perlakuan 2 = 50 ml POC kulit bawang merah, perlakuan 3 = 75 ml POC kulit bawang merah, perlakuan 4 = 100 POC kulit bawang merah, perlakuan 5 = 150 POC kulit bawang merah, pada perlakuan 5 dengan konsentrasi sebesar 150 ml yang memberikan pengaruh yang paling signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun dibandingkan perlakuan lainnya.
MARDI TUL TIMO
· Thesis · Open Access
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui hubungan literasi sains dengan sikap ilmiah IPA siswa Kelas VIII E UPTD SMP Negeri 5 Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah ex post fakto, dengan metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kupang dengan jumlah 32 siswa. Uji instrumen penelitian dilakukan terhadap 32 siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kupang, pengumpulan data menggunakan post test dan angket/kuesioner. Pengujian prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linearitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi untuk menjawab hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: terdapat hubungan yang positif literasi sains dengan sikap ilmiah siswa Kelas VIII SMPN 5 Kupang, hal ini dibuktikan dengan data hasil penelitian yang dilakukan peneliti yang menunjukkan bahwa nilai koefisien korelasi diperoleh yaitu sebesar 0,464 dengan bentuk korelasi sedang dan bernilai positif yang artinya semakin tinggi literasi sains maka semakin tinggi sikap ilmiah siswa, ataupun sebaliknya. Semakin tinggi sikap ilmiah maka semakin tinggi kemampuan literasi sains siswa. Berdasarkan hasil perhitungan kontribusi hubungan variabel X terhadap Y diperoleh nilai sebesar 0,299 artinya variabel literasi sians (X) memiliki kontibusi hubungan terhadap variabel sikap ilmiah (Y) sebesar 29,9%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel literasi sains dan sikap ilmiah tersebut saling mendukung dan berhubungan.
ELISABET NOVITA SADHU
· Thesis · Open Access
Identifikasi Bakteri Pada Rumput Laut Jenis Eucheuma cottonii Di Perairan Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Sadhu , N.E )* Rafael, A)** Nge, S. T)** Eucheuma cottonii merupakan salah satu jenis rumput laut penghasil karaginan dengan kadar karaginan antara 54-73 % tergantung pada jenis dan lokasi tempat tumbuhnya. Eucheuma cottonii adalah salah satu jenis rumput laut yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat antara lain sebagai sayuran, obat tradisional, bahan baku industri makanan, kosmetik, farmasi dan kedokteran. Tujuan penelitian mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri pada Eucheuma cottonii di Peraiaran Tablolong Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang NTT. Penelitian ini menggunakan metode survei dan eksperimental dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif yaitu meliputi karakteristik makroskopis, mikroskopik dan uji biokimia serta dari masing-masing bakteri dari rumput laut Eucheuma cottonii yang sudah terkena penyakit ice-ice. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan yakni terdapat 8 isolat bakteri mikroskopis yang diisolasi. Bakteri yang diisolasi dari Eucheuma cottonii ialah genus Klebseilla Sp, Bacillus Sp, Streptobacillus Sp, Streptococcus pneumonia Sp, Staphylococcus Sp , Bordetella pertussis Sp, Bacillus antharacis Sp, Pseudomonas aegurinos Sp.
SEPRIANSI YOSARI NDAUMANU
· Thesis · Open Access
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kompetensi Pedagogik Mahasiswa Calon Guru Biologi Pada Mata Kuliah Microteaching Semester Genap tahun 2021-2022. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ditemukan beberapa kendala dalam proses perkuliahan microteaching yaitu kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik peserta didik, ketrampilan penguasaan ICT, ketrampilan berkomunikasi, dan ketrampilan pengelolaan kelas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh menggunakan lembar observasi, selanjutnya dianalisis menggunakan rumus TCR (Tingkat Capaian Responden). Sehingga mendapatkan hasil rata-rata persentase sebesar 68%. pada indikator 1 dan 2 dengan bunyi kemampuan seorang pendidik dalam mengelolah pembelajaran peserta didik yang meliputi pemahaman terhadap karakteristik dan ketrampilan penguasaan ICT memperoleh 72% dan 68% dengan masing-masing indikator terdapat 4 peryataan, Selanjutnya pada indikator 3 dan 4 tentang ketrampilan komunikasi dan ketrampilan pengelolaan kelas memperolehan skor 70% dan 64% . Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahawa analisis kompetensi pedagogik mahasiswa calon guru biologi pada mata kuliah microteaching semester genap di universitas kristen artha wacana kupang program studi pendidikan biologi berada pada cukup mampu.
ANJELINA SASI
· Thesis · Open Access
Ekosistem mangrove di Desa Tanah Merah merupakan tempat bermuaranya seluruh bahan pencemar yang membawa berbagai macam bahan pencemar berasal dari daratan masuk ke dalam perairan laut. Oleh karena itu, pada ekosistem mangrove akan mudah dijumpai berbagai jenis bahan pencemar yang berasal dari kegiatan manusia biasa membuang sampah ke sungai atau, sehingga sampah tersebut terbawa arus dan terperangkap di daerah mangrove. Sehingga tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis sampah dan kepadatan sampah yang terdapat pada hutan mangrove di Desa Tanah Merah. Penelitian ini telah dilakukan di ekosistem mangrove Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang selama satu bulan yaitu pada bulan Juni 2021. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan cara survey, kemudian pengumpulan terhadap sampel sampah laut dilakukan dengan cara membuat garis transek sabuk (belt) dengan menarik garis transek sepanjang 100 m dan lebar 5 m setiap garis transek dengan jarak antar transek 450 m. Sampel yang di sortir berdasarkan jenis kemudian ditimbang dalam satuan gram dan dilakukan pengolahan data analisis menggunakan Microsoft Excel. Jenis sampah yang terdapat di Hutan Mangrove Desa Tanah Merah yang terindetifikasi adalah sampah jenis kantong plastik, karung, sepatu, kaleng, karet ban, kain, tali nilon, pecahan kaca, kertas, botol plastik, gelas plastik, botol kaca. Berdasarkan hasil analisis di setiap transek penelitian tersebut jumlah jenis sampah yang paling dominan adalah kategori sampah jenis kantong plastik di transek I, II, dan IV dan transek III yang paling dominan adalah gelas plastik. Diketahui jumlah potongan jenis sampah di Desa Tanah Merah dengan didominasi oleh jenis sampah kantong plastik yaitu total sebanyak 842 potongan, dengan nilai kepadatan mutlaknya 0,42 potongan dan kepadatatan relatif 46 %.