Abstrak
Penelitian ini berjudul : Pengaruh Sistem Informasi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Pengaruh Sistem Informasi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang,serta yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah Apakah Sistem Informasi Keuangan Daerah Berpengaruh Terhadap Kualitas Laporan Keuangan? Penelitian bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Sistem Informasi Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Di Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang, adapun konsep dalam penelitian ini adalah (a) Sistem Informasi Keuangan Daerah merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengolah data dan bukti transaksi pemerintahan, mengelola, dan menyediakan informasi keuangan daerah terhadap para pengguna laporan keuangan. Menurut (Fikri,2011) Sistem Informasi Keuangan Daerah memberi manfaat atau kemudahan dalam mengelola, mengolah data pengelolaan keuangan daerah dan data terkait lainnya menjadi informasi yang disajikan kepada masyarakat dan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan,pelaksanaan, dan pelaporan pertanggungajawaban pemerintah daerah. (b) Kualitas laporan keuangan merupakan kriteria persyaratan laporan akuntansi keuangan yang dianggap dapat memenuhi keinginan para pemakai atau pembaca laporan keuangan. (Sofyan Syafri Harahap, 2009:146) suatu bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada rakya atas pengelolaan dana publik baik dari pajak, retribusi atau transaksi lainnya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai atau karyawan pada Badan Keuangandan Aset Daerah Kota Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang responden yang terdiri dari Kasubag Keuangan beserta staf, Kasubag Anggaran beserta staf, dan Kasubag Akuntansi beserta staf pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner yang dilakukan dengan cara membagikan pertanyaan tertulis kepada responden. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan korelasi sebagaimana yang telah dibahas dalam bab-bab sebelumnya, maka penulis menyajikan kesimpulan dalam penelitian yaitu Sistem Informasi Keuangan Daerah berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Kupang dimana Thitung >Ttabel (3.709>1.697), maka Ha diterima Ho ditolak, dengan demikian dapat dikatakan bahwa Sistem Informasi Keuangan Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah secara Empirik. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil konstanta regresi (a) sebesar 21.801 dan koefisien (b) sebesar 1.626 T hitung untuk koefisien regresi b adalah 3.709 sedangkan T tabel = 1.697 berarti t hitung > t tabel. Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka Ha diterima Ho ditolak, dengan demikian dapat dikatakan bahwa Sistem Informasi Keuangan Daerah berpengaruh positif signifikan terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah secara Empirik Variabel Indenpenden sistem informasi keuangan daerah berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan dan memliki hubungan positif terhadap probabilitas nilai kualitas laporan keuangan. Sistem informasi keuangan daerah sudah berpro aktif dalam menyusun dan menyiapkan laporan keuangan secara efektif dilihat dari kualitas laporan keuangan secara transparan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem informasi keuangan yang ada pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Kupang memengaruhi tingkat kualitas laporan keuangan yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Ghozalli (2013) hasil peneltiannya membuktikan bahwa Penerapan Sistem Informasi Keuangan Daerah berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah. Jika para pegawai yang ada pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Kupang tetap bertahan pada hasil kerja saat ini ada kemungkinan ke depannya kualitas laporan keuangannya, berdasarkan informasi-informasi keuangan yang diperoleh oleh para pegawai tersebut melalui petunjuk-petunjuk sistem informasi keuangan tersebut.