YATRIS NOMERI NENOHAY
· Thesis · Open Access
Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perusahaan disamping faktor lain seperti modal, sumber daya manusia harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi organisasi.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan bagian yang sangat penting. Suatu lembaga atau perusahaan mengingginkan karyawan untuk dapat bekerja secara maksima sesuai dengan kemampuan yang dimiliki untuk dapat mencapai suatu program kegiatan dan kebijakan dalam mewujudkan visi misi dan nilai yang diiliki perusahaan yang telah ditetapkan melalui perencanaan strategis suatu perushaan.
Menurut Mangkunegara ( 20018: 67) kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawabnya yang diberikan.
Reputasi perusahaan merupakan salah satu unsur terpenting dalam dunia bisnis. Sebab baik buruk dalam reputasi perusahaan merupakan indicator penting dari keberhasilan perusahaan tersebut. Reputasi perusahaan memang suatu yang kompleks, namun jika dikelola dengan baik dan sangat berharga.
Menurut Rosidah ( 2018 ) mengatakan bahwa reputasi perusahaan adalah persepsi konsumen mengenai kemampuan perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik, atau penilaian tentang keadaan masa lalu dan porspek masa yang akan datang mengenai kualitas perusahaan atau produk.
kompensasi merupakan salah satu fungsi yang penting dalam manajemen sumber daya manusia (MSDM). Karena kompensasi merupakan salah satu aspek yang paling sensitif di dalam hubungan kerja. Besar kecilnya kompensasi dapat memengaruhi kinerja, motivasi kerja dan kepuasan kerja.
Pada penelitian, objek yang peneliti teliti adalah pada PT Sinar Bangunan Mandiri Kota Kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 44 responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat parsiar pengangaruh kinerja karyawan. Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t diketahui variabel Reputasi Perusahaan (X1) memiliki nilai t hitung 0,872<2,82 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak artinya bahwa ada antara variabel Reputasi Perusahaan (X1) terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y).
Diketahui variabel Kompensasi Jaminan Sosial (X2) memiliki hitung t 4.322> tabel 2,82 sehingga disimpulkan bahwa Ho di tolak dan Ha diterima artinya bahwa ada antara variabel Pompensasi Jaminan Sosial (X2) terhadap variabel Kinerja Karyawan (Y). Selain itu hasil regresi juga menghasilkan persamaan Y=1.482+0.188XI+. 858X2+ e yang artinya terdapat hubungan positif variabel reputasi perusahaan dan kompensasi jaminan social terhadap kinerja karyawan. Hasil uji koefisien determinasi menghasilkan nilai R square sebesar sebesar 0.188. Artinya bahwa sebesar 98.2% variabel kinerja karyawan (Y) dapat dijelaskan oleh variabel teputasi perusahaan (X1), dan variabel kompensasi jaminan social (X2) sedangkan selisinya 1,8% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini
MARIA IKARYANTI KLARAN
· Thesis · Open Access
Perkembangan dunia usaha dan persaingan bisnis yang semakin ketat dan kompetitif, menuntut dan menyadarkan para pelaku bisnis untuk mampu bersaing. Sistem persaingan tersebut dapat mempengaruhi perkembangan atau tidaknya suatu bisnis.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh harga terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua; 2) mengetahui pengaruh periklanan terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua; 3) mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua.
Harga adalah sejumlah uang yang dibutuhkan sebagai alat tukar untuk memperoleh sejumlah kombinasi dari produk dan pelayanannya. Dalam hubungannya dengan loyalitas pelanggan terutama pada jasa perhotelan kesesuaian harga yang diukur melalui tingkat harga, potongan harga dan metode pembayaran dapat mempengaruhi keinginan konsumen untuk menginap. Ketika harga yang ditawarkan pihak hotel terus sesuai dengan kriteria harga yang mereka inginkan maka akan membuat mereka kambali untuk menginap sehingga akan meningkatkan loyalitas mereka terhadap hotel. Iklan yang diberikan melalui informasi tentang keunggulan atau keuntungan advertising dan public relation dapat mempengaruhi loyalitas konsumen terhadap suatu produk. Dalam kaitannya dengan loyalitas pelanggan dalam sangat erat karena ketika promosi-promosi yang dilakukan selalu efektif dalam menarik minat pelanggan maka dapat mempengaruhi keinginan mereka untuk membeli kembali produk dan jasa yang ditawarkan, maka hal tersebut dapat meningkatkan loyalitas mereka terhadap perusahaan. Kualitas pelayanan adalah sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan para pelanggan atas layanan yang mereka terima. Kualitas pelayanan dapat diketahui dengan cara membandingkan persepsi para pelanggan atas layanan yang benar-benar mereka terima. Kaitannya dengan loyalitas pelanggan dalam bidang perhotelan ketika hotel memberikan kualitas pelayanan yang baik dan dapat memuaskan keinginan dari pelanggan, maka hal tersebut akan mempengaruhi keinginan pelanggan tersebut untuk kembali menginap dan menggunakan jasa dari hotel tersebut yang akan berdampak terhadap loyalitas pelanggan dari hotel tersebut. Loyalitas konsumen merupakan komitmen konsumen untuk bertahan secara mendalam dengan tujuan untuk berlangganan kembali atau melakukan pembelian ulang produk atau jasa terpilih secara konsisten dimasa yang akan datang, meskipun pengaruh situasi dan usaha-usaha pemasaran mempunyai potensi untuk menyebabkan perubahan perilaku.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna jasa Hotel Matahari Atambua sejak tahun 2018 hingga bulan Juli 2022 yakni sebanyak 4.890 orang. Sedangkan teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Rao Purba. Dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 100 orang. Kemudian data responden dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda, Uji t dan Uji F yang dilakukan dengan menggunakan program SPSS versi 26.0.
Dari hasil analisis pendahuluan yang menggunakan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa, variabel harga berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 72,66, variabel periklanan berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 73,67, variabel kualitas pelayanan juga berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 68,88, dan variabel loyalitas konsumen berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 84,96.
Hasil analisis lanjutan dalam analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS dengan hasil nilai konstanta b sebesar 9.173. Hasil Uji t menunjukkan bahwa harga berpebgaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 2.762 > nilai t-tabel 1,985,); periklanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 2.278 > nilai t-tabel 1,985); kualiitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (t-hitung 4.048 > nilai t-tabel 1,985). Sedangkan hasil uji F menunjukkan bahwa secara simultan harga, promosi dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen yang menginap di Hotel Matahari Atambua dengan nilai (F-hitung 6,969 > F-tabel 2,698)
YOHANES HENDRA PRASETYO
· Thesis · Open Access
Judul skripsi ini : “Analisis Yuridis Terhadap Pembatalan Putusan Bebas Oleh Mahkamah Agung Dalam Tindak Pidana Malpraktik Dokter”. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah : 1. Mengapa Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana malpraktik dokter ? 2. Mengapa Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan menjatukahkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana malpraktik dokter ? Tujuan penelitian adalah : 1. Untuk mengetahui alasan hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana malpraktik dokter. 2. Untuk mengetahui alasan hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana malpraktik dokter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana malpraktik dokter dan alasan hakim Mahkamah Agung menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana malpraktik dokter. Sedangkan variable terikat dalam penelitian ini adalah tentang tindak pidana Malpraktik Dokter.
Berdasarkan hasil penelitian maka ada menjadi alasan hakim Pengadilan Negeri menjatuhkan putusan bebas yaitu : 1. Jaksa Penuntut umum tidak dapat membuktikan kelalaian para terdakwa; 2. Tidak terpenuhinya unsur pemalsuan surat. Sedangkan alasan hakim Mahkamah Agung membatalkan putusan Pengadilan Negeri dan menjatuhkan putusan pemidanaan yaitu : 1. Judex Facti salah menerapkan hukum; 2. Para Terdakwa tidak menyampaikan resiko yang akan terjadi kepada keluarga korban. Saran yang diberikan oleh penulis adalah : 1. Supaya Jaksa Penuntut Umum dalam membuat dakwaan harus memperhatikan dengan teliti hal apa yang dimuat dakwan dan juga teliti dalam mengajukan alat bukti. 2. Kepada Hakim supaya memperhatikan fakta persidangan dan keterkaitan alat bukti sehingga dalam menjatuhkan putusan memenuhi rasa keadilan.
RUBEN DULE MUHU
· Thesis · Open Access
Kualitas pelayanan berpusat pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan serta ketetapan penyampaian untuk mengimbangi harapan pelanggan. Pelayanan di Hotel Le-Detadu adalah segala macam bentuk pelayanan yang diberikan oleh pihak hotel selama tamu atau konsumen tersebut berada dihotel, meliputi pelayanan yang diberikan oleh receptionist, bell boy, room service, security, cleaning service, dan lain-lain.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas jasa pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada hotel Le- Detadu di Kota kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey, data diperoleh dengan penyebaran kuesioner kepada 74 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di Hotel Le-Detadu Kota Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah mengginap di hotel Le-Detadu Kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), Uji f (simultan) dan uji R² (Koefisien Determinasi). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y=a b1X1+b2X2+e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Data yang digunakan akan diolah dengan analisis linear berganda Y=a+ b1 diperoleh X1 =0,557 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung < t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Selanjutnya data diperoleh X2 =0,017 nilai t hitung > t tabel sehingga HO diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Kualitas jasa pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada hotel Le-Detadu Kota Kupang, sedangkan fasilitas hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada Hotel Le-Detadu di Kota Kupang.
Berdasarkan hasil uji f analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel kualitas jasa pelayanan (X1) terhadap kepuasan pelanggan pada hotel Le-Detadu di Kota Kupang, sedangkan fasilitas hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan pada hotel Le-Detadu di Kota Kupang adalah 0,000 < 0,05 dan nilai f hitung lebih besar f tabel (15.260 > 35,5) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (bersama-sama) untuk variabel kualitas jasa pelayana (X1) berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan (Y), sedangkan fasilitas hotel tidak berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan (Y).
Pengaruh Variabel Kualitas Jasa Pelayanan (X1) Terhadap Kepuasan Pelanggan (Y)
Hasil penelitian pada variabel kualitas jasa pelayanan (X1) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan (Y) pada Hortel Le-Detadu Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung 5.126 dengan taraf signifikan 0,000 sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada Hotel Le-Detadu Kota Kupang. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Zainal Pragogi, H. Agustian Burda (2020) Dengan judul penelitian pengaruh harga, fasilitas, dan kualitas pelayanan, terhadap kepuasan konsumen Hotel Borobudur Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh terhadap kepuasana konsumen.
Pengaruh Variabel Fasilitas Hotel (X2)Terhadap Kepuasan Pelanggan (Y)
Hasil penelitian padea variabel fasilitas hotel (X2) menunjukan bahwa fasilitas hotel tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan pelanggan (Y) pada hotel Le-Detadu Kota Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang dimiliki nilai t hitung sebesar 0,164 sehingga variabel bebas tidak berpengaruh terhadap variabel terikat kepuasan pelanggan pada hotel Le-Detadu Kota Kupang. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Zainal Pragogi, H. Agustian Burda (2020) Dengan judul penelitian pengaruh harga, fasilitas, dan kualitas pelayanan, terhadap kepuasan konsumen Hotel Borobudur Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dan kualitas pelayanan secara parsial berpengaruh terhadap kepuasana konsumen
ELVIRA NORCIANA KIIK
· Thesis · Open Access
Adanya perubahan teknologi komonikasi yang sangat cepat dan menggobal, telah memberikan kesempatan para pemasar dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan efisiensi. Menggunakan media iklan sebagai cara menjangkau pelanggan secara global, menjadi pertimbangan dunia bisnis saat ini pertumbuhan ini akan berdampak pada perilaku pengambilan pembelian impulsive. Mengkomunikasikan produk hand body lotion Vaseline kepada konsumen nyata mampu potensial membutuhkan usaha promosi efektif. Promosi dalam memperkenalkan atau mengkomonukasikan produk atau jasa yang dihasilkan, merupakan salah satu usaha pemasaran perusahan dalam meningkatkan penjualan.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh media iklan terhadap pembelian impulsive produk hand and body lation Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang.Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden.Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di Dutalia Swalayan Kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di Dutalia Swalayan Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), dan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan dioalah dengan analisis regresi linear berganda Y= a +b1 X1 + b2X2 + b3X3 +b4X4 +e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y=a +b1 diperoleh X1 = 4.329 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung > t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X2 = 6.707 nilai t hitung > t tabel sehingga Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X3 = 5.770 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak.Selanjutnya data diperoleh X4 =11.009 dimana nilai t hitung > t tabel sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: media iklan, uang saku, usia dan gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsive produk hand and body lotion Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang.
Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel media iklan (X1), uang saku (X2), usia (X3), gender (X4), terhadap pembelian impulsive (Y) adalah 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung lebih besar F tabel (311.596>23)sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (Bersama-sama) untuk variabel media iklan (x1), uang saku (X2), usia (X3), gender (X4), berpen garuh positif terhadap pembelian impulsif (Y).
Pengaruh Media Iklan (X1) Terhadap Pembelian Impulsif (Y)
Hasil penelitian pada variabel media iklan (X1) memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsive (Y) prodyk hand and body lotion Vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 4.329, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat di Dutalia Swalayan Kupang. Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh Mila Noni Alfiolita pada tahun 2021 dengan judul pengaruh literasi ekonomi, media iklan dan control diri terhadap pembelian impulsive mahasiswa, hasil penelitian menyimpulkan bahwa media iklan berpengaruh terhadap pembelian impulsif.
Pengaruh Uang Saku (X2) Terhadap Pembelian Impulsif (Y)
hasil penelitian pada variabel uang saku (X2) menunjukan bahwa uang saku memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif (Y) produk hand and body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6.707, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Noni purnama Sari pada tahun 2019 dengan judul pengaruh uang saku terhadap pola konsumsi mahasiswa fakultas ekonomi IAIN Bengkulu, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabe uang saku berpengaruh terhadap pola konsumsi mahasiswa ekonomi IAIN Bengkulu.
Pengaruh Usia (X1) Terhadap Pembelian Impulsif (Y)
Hsail penelitian pada variabel Usia (X3) menunjukan bahwa Usia memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif produk (Y) hand and body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil penguji yang memiliki nilai t hitung sebesar 5.770, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap bariabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Muhamad Wildan pada tahun 2021 dengan judul pengaruh stimulus media ikllan, usia, dan gender terhadap perilaku pembelian impulsif produk fashion, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabe usia berpengaruh terhadap pperilaku pembelian impulsif.
Pengaruh Gender (X4) terhadap Pembelian Impulsif (Y)
Hasil penelitian pada variabel Gender (X4) menunjukan bahwa gender memiliki pengaruh positif terhadap pembelian impulsif (Y) produk hand body vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil penguji yang memiliki nilai t hitung 11.009, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pembelian impulsif produk hand body lotion vaseline di Dutalia Swalayan Kupang. Hal ini mendukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dwi Purwanto pada tahun 2018 dengan judul pengaruh gender,promosi penjualan, dan sifat materealisme terhadap perilaku impulse buying secara online pada mahasiwa fakultas ekonomi universitas negeri Yogyakarta, hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel gender berpengaruh terhadap perilaku impulse buying.
INOCENTIUS BRIA
· Thesis · Open Access
Pada era globalisasi saat ini dunia usaha di Indonesia mengalami persaingan dan semakin ketat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya usaha-usaha baru yang mulai bermunculan, para pelaku usaha saling berlomba-lomba menjadi yang terbaik untuk dapat menguasai pangsa pasar. Oleh karena itu, pemasar perlu menyadari bahwa keputusan konsumen untuk membeli barang atau menggunakan jasa tertentu didasarkan pada nilai, sikap, dan persepsinya.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen di toko gunung mas indah kupang, sampel yang diambil ditetapkan. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian di toko gunung mas indah kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, dan untuk menguji hipotesis digunakan uji t (secara parsial), uji f (simultan) dan uji 𝑅² (Koefisien Determinasi). Data yang dikumpulkan akan dioalah dengan analisis regresi linear berganda Y= a + b1X1 + b2X2 + e serta melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji f (simultan). Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis regresi linear berganda Y= a + b1 diperoleh X1 = 2.677 nilai t hitung tersebut selanjutnya dibandingkan nilai t tabel untuk kesalahan 5% maka diperoleh t hitung > t tabel sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Selanjutnya data diperoleh X2 = 6.708 nilai t hitung > t tabel sehingga Ha ditolak da Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: kualitas produkdan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang.
Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui signifikan untuk variabel kualitas produk harga (X2), terhadap keputusan pembelian (Y) produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang adalah 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung lebih besar F tabel (112.692>46,5) sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan (Bersama-sama) untuk variabel kualitas produk (X1), harga (X2), berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y).
Hasil penelitian pada variabel kualitas produk (X1) memiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian (Y) Produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang. Hal ini dapat dilihat dari nilai t hitung sebesar 2.677, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat pada toko gunung mas indah kupang, artinya:Kinerja dalam produk helm NHK memberikan kenyamanan dan kemudahan dalam menggunakan helm, keistimewaan tambahan helm NHK juga sangat lengkap, keandalan helm NHK sangat diperacaya, kesesuaian dengan spesifikasi helm NHK sesuai dengan standar, dan daya tahan helem NHK sangat kuat dalam hal ini keputusan pembelian produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan bahwa variabel X1 ditemukan t hitung sebesar = 2,677 lebih besar dari t tabel sebesar = 1,986 dan tingkat signifikan 0,002 lebih kecil dari 0,005.
Hasil penelitian pada variabel harga (X2) menunjukan bahwa harga memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y) produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 6,708, sehingga variabel bebas berpengaruh terhadap variabel terikat keputusan pembelian produk helm NHK di toko gunung mas indah NHK helmet kupang, artinya : Keterjangkauan harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan, Kesesuaian harga dengan kualitas produk yang ditawarkan pada konsumen sesuai dengan kualitas produk helm NHK, dan Kesesuaian harga dengan manfaat pada produk helm NHK dilengkapi dengan kaca dan reben, dalam hal ini keputusan pembelian produk helm NHK ditoko gunung mas indah NHK helmet kupang mengalami peningkatan. Hal ini dibuktikan bahwa variabel X2 ditemukan nilai t hitung sebesar = 6,708 lebih besar dari t tabel sebesar = 1,986 dan tingkat signifikan 0,000 lebih kecil dari 0,05
YULIANTI BNANI
· Thesis · Open Access
Lembaga keuangan non-bank merupakan salah satu sumber pembiayaan program pembangunan nasional. Namun potensi lembaga keuangan non-bank ini masih belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagai sebuah perusahaan, lembaga keuangan non bank dapat dinilai kinerja keuangannya melalui kemampuan menghasilkan laba serta kemampuan perusahaan dalam membayar dividen kas. Dalam hal ini, laba atau rugi dapat dimanfaatkan sebagai ukuran untuk menilai prestasi perusahaan seperti laba akuntansi, laba tunai, serta laporan arus kas untuk menilai ketaatan perusahaan dalam membayar dividen kas kepada pemegang saham. Semakin tinggi harga saham, semakin tinggi pula nilai perusahaan yang menunjukkan prospek perusahaan di masa yang akan datang.
Berdasarkan judul di atas maka penulis dapat merumuskan masalah penelitian ini adalah Pengaruh Laba Akuntansi, Laba Tunai dan Dividen Kas terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Berdasarkan uraian masalah penelitian di atas maka persoalan penelitian ini adalah:
Berdasarkan uraian masalah penelitian di atas maka persoalan penelitian adalah:
a. Bagaimana pengaruh laba akuntansi terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?
b. Bagaimana pengaruh laba tunai terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan lembaga keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?
c. Bagaimana pengaruh dividen kas terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia?
Tujuan dalam penelitian ini adalahUntuk membuktikan pengaruh laba akuntansi, laba tunia dan dividen kas terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teori yang di pake dalam penelitian ini, Menurut Harahap (2008: 273), laba akuntansi merupakan perbedaan antara revenue yang direalisasi yang timbul dari transaksi pada periode tertentu dihadapkan dengan biaya-biaya yang dikeluarkan pada periode-periode tersebut. Harahap dalam Arifin (2013), menyatakan bahwa laba tunai merupakan laba akuntansi setelah diperhitungkan dengan beban-beban non kas, khususnya beban penyusutan dan amortisasi. Menurut Suaidi (2007: 442), Dividen kas adalah proporsi laba atau keuntungan yang dibagikan kepada para pemegang saham berupa uang dalam jumlah yang sebanding dengan jumlah lembar saham yang dimilikinya. Rangkuti et. al (2020) menyatakan nilaiperusahaan adalah pandangan investor tentang tingkat keberhasilan suatu perusahaan yang selalu dikaitkan dengan harga saham.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2021 sebanyak 40 perusahaan.Berdasarkan populasi yang ada di atas maka dipilih 7 perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Data dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang dipublikasikan dan dihimpun dengan metode dokumentasi.teknik pengumpulan data adalah kuantitatif.
Berdasarkan analisis pada bab IV, penelitian ini menyimpulkan bahwa:
a. Laba akuntansi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan
b. Laba tunai berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan
c. Dividen kas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan
Berdasarkan hasil dari penelitian ini adalah membuktikan bahwa laba tunai berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda positif sebesar 0,005. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa dividen kas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda positif sebesar 0,007.
Berdasarkan kesimpulan di atas maka dapat di buat beberapa saran yang akan berguna untuk peneliti selanjutnya
1. Perusahaan harus memperhatikan agar setiap perusahaan wajib membayar dividenpada periode tertentu.
Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian selanjutnya dengan tipik yang sama.
DAUD DALE KABABA
· Thesis · Open Access
Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari ilmu manajemen yang mengfokuskan perhatiannya pada pengaturan peranan sumber daya manusia dalam kegiatan organisasi untuk mencapai tujuan tertentu sumber daya manusia sebagai pengelolaan sistem, agar sistem ini berjalan tertentu dalam pengelolaannya harus memperhatikan beberapa aspek penting seperti pelatihan, pengembangan, motivasi, dan aspek-aspek lainnya. Sumber daya manusia merupakan aset organisi sebagai kepemimpinan yang sangat vital, karena itu peran dan fungsinya tidak bisa digantikan oleh sumber daya lainnya.
Salah satu hal penting yang harus di miliki oleh pegawai adalah kinerja pegawai memiliki peranan yang sangat penting karena kinerja merupakan bentuk hasil akhir dari proses pegawai yang menyelesaikan tugasnya dengan baik dan benar maka akan memiliki kinerja yang tinggi. Seorang pimpinan atau kepala Suatu organisasi akan di akui sebagai seorang pemimpin jika dapat mengarahkan bawahannya kearah pencapaian tujuan organisasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa besar pengaruh kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai baik secara simultan mau parsiel. Metode penelitian yang di gunakan adalah regresi linear berganda dengan jumlah populasi 30 responden maka mengambil sampel dari semua jumlah populasi.teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah menyebarkan kuesioner. metode analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi linear berganda, analisis korelasi, berganda, uji hipotesis, dan analisis koefesien determinasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai berpengaruh posetif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalaah dengan cara memperhatikan pengembangan sumber daya manusia pegawai, kepuasan kerja pegawai. Pengembangan sumber daya manusia melalui kepemimpinan transformasional merupakan hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu pengembangan sumber daya manusia dan kinerja pegawai merupakan komponen penting dalam memberi motivasi bagi pegawai dalam bekerja.
Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemukan di lokasi, penelitian yaitu apakah pengaruh kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kepengaruh kepemimpinan dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Kupang konsep penelitian dalam skripsi ini adalah, kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai.menurut Simamora ( 2003 : 45 ), kinerja adalah ukuran keberhasilan organisasi dalam mencapai misinya. Sedangkan Riniwati mendefenisikan kinerja adalah unsur pencatatan hasil kerja SDM dari waktu ke waktu sehingga di ketahui sejauh mana hasil kerja SDM dan perbaikan apa yang harus di lakukan agar di masa mendatang lebih baik. Untuk mencapai sasaran dan tujuan perusahaan, organisasi di susun dalan unit-unit kerja yang lebih kecil, dengan pembagian kerja, sistem kerja dan mekanisme kerja yang jelas.
Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang menggunakan analis deskriptif prestase di ketahui bahwa pengaruh kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kota Kupang berada dalam kategori rendah.pengembangan sumber daya manusia, pegawai dalam kategori rendah dan kinerja pegawai juga berada dalam kategori rendah.
Dalam analisis lanjutan yang menggunakan teknik analisis regresi linear sederhana di ketahui bahwa kepemimpinan transformasional dan penyelesaian konflik terhadap kinerja pegawai di tunjukan dengan nilai segnifikan sebesar 0,025 dan nilai koefisien regresi sebesar 2,0,56 yang berarti sama tinggi pula kinerja pegawai, sebaliknya pengembangan sumber daya manusia berpengaruh posetif terhadap pegawai yang di tunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 7,460 yang berarti semakin baik sumber daya manusia kinerja pegawai semakin tinggi pula kinerja pegawai
FRENGKI HOINBALA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
TINJAUAAN TENTANG PEMBELAJARAN TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAK BOLA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 5 NEKAMESE
Frengki Hoinbala1*, Agustinus J. Nafie 2, Melvianus Selan 3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
Email. [email protected]
Latar belakang: Pembelajaran merupakan setiap upaya yang sengaja dilakukan oleh guru yang dapat menyebabkan siswa melakukan kegiatan belajar (Sudjana dan Sugihartono dalam Saefudin dan Berdiati, 2014: 80). Menurut Degeng (Wena, 2016:). Pembelajaran berarti upaya membelajarkan siswa.
Tujuan penelitian: Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pembelajaran Teknik Dasar Permainan Sepak Bola Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Nekamese.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif
Hasil dan pembahasan: Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Guru, dan Siswa-Siswi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification Hasil dan pembahasan guru penjasorkes terhadap proses pembelajaran teknik dasar permainan sepak bola pada siswa kelas VII SMP Negeri 5 Nekamese berdasarkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran memberikan manfaat dalam upaya meningkatkan ilmu pengetahuan dan wawasan bagi siswa-siswi SMP Negeri 5 Nekamese mengenai pembelajaran tentang teknik permainan sepak bola.
Simpulan: Mengembangkan kemampuan gerak siswa yang patut diperhatikan adalah teknik dasar mengontrol bola kaki yang meliputi beberapa teknik yaitu, mengontrol bola menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, punggung kaki, telapak kaki, paha dan dada yang harus di perhatikan karena teknik memerlukan kecepatan dan konsentrasi dan kordinasi yang baik maka siswa-siswi yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dalam melakukan gerakan teknik tesebut dengang baik.
Kata kunci: Pembelajaran Sepak Bola Kelas VII, SMP Negeri 5 Nekamese.
PAULINA UPA
· Thesis · Open Access
Kinerja pemasaran merupakan konsep untuk mengukur prestasi pasar suatu produk. Setiap perusahaan berkepentingan untuk mengetahui prestasi pasar dari produk-produknya, sebagai cermin dari keberhasilan usahanya di dunia persaingan bisnis. Selain itu kinerja perusahaan dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu secara internal dan eksternal. Kinerja pemasaran adalah merupakan konsep untuk mengukur prestasi pasar suatu produk. Setiap perusahaan berkepentingan untuk mengetahui prestasi pasar dari produk-produknya, keberhasilan kinerja pemasaran tercermin dari keberhasilan usahanya di dunia persaingan 9 bisnis. Disamping itu ukuran keberhasilan kinerja pemasaran juga dapat dilihat dari tingkat keberhasilan produk baru yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut kinerjanya semakin baik.
Strategi pemasaran merupakan sebuah pola pikir yang digunakan untuk mengembangkan suatu bisnis atau perusahaan. Adapun cara yang digunakan adalah dengan menyatukan beberapa unsur pemasaran seperti segmentasi pasar, bauran marketing, posisi, sasaran dan sebagainya. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui Analisis Pengaruh Strategi Pemasaran Di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Peningkatan Kinerja Pemasaran Umkm Kota Kupang.
Strategi produksi dan pemasaran merupakan faktor penting dalam mengoptimalkan efisiensi UMKM. Namun, pelaku UMKM mengalami penurunan permintaan yang dramatis selama pandemi Covid-19. Salah satu faktor yang mengalami penurunan adalah produksi. Hal ini disebabkan produksi merupakan kegiatan membuat sesuatu, baik itu jasa maupun karya tentu harus bertolak pada 5 efisiensi dan efektifitas dengan menggunakan tenaga mesin atau karya tangan asli. Bila saja hasil sebuah produksi itu tidak baik secara mutu maka tentunya akan berdampak pada kurang minatnya konsumen saat didagangkan.
Strategi pemasaran memmiliki fungsi penting karena membantu menilai nilai ekonomi perusahaan, baik itu harga produk maupun jasa (Lestari 2019). Strategi pemesaran merupakan pendekatan utama yang dapat digunakan unit bisnis untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan, antara lain keputusan kunci mengenai pasar sasaran, positioning pasar barang, bauran pemasaran dan besarnya biaya pemesaran yang dibutuhkan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa konsep strategi pemesaran meliputi proses pengambilan keputusan mengenai biaya pemesaran, bauran pemasaran, distribusi biaya pemesaran dalam kaitannya dengan kondisi lingkungan dan kondisi persaingan yang diperkirakan.
Kinerja pemasaran adalah merupakan konsep untuk mengukur prestasi pasar suatu produk. Setiap perusahaan berkepentingan untuk mengetahui prestasi pasar dari produk-produknya, keberhasilan kinerja pemasaran tercermin dari keberhasilan usahanya di dunia persaingan bisnis. Disamping itu ukuran keberhasilan kinerja
pemasaran juga dapat dilihat dari tingkat keberhasilan produk baru yang menunjukkan bahwa perusahaan tersebut kinerjanya semakin baik. Kinerja pemasaran merupakan tolak ukur keberhasilan perusahaan dalam memasarkan produknya di pasar.
Pada penelitian ini, objek yang peneliti teliti adalah pada Ensikei kupang dengan jumlah sampel yang layak untuk penelitian ini adalah sebanyak 96 orang responden. Hasil penelitian menjelaskan bahwa secara parsial terdapat strategi pemasaran . Hal ini dibuktikan dengan perolehan uji t di ketahui variabel strategi pemasaran (X) memiliki nilai t hitung 29.206 sehingga dapat di simpulkan bahwa H0 di tolak dan Ha di terima artinya ada pengaruh positif dan signifikan antara variabel strategi pemasaran (X) terhadap variabel kinerja pemasaran(Y).
YOEL MANIT
· Thesis · Open Access
Hotel harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat, supaya dapat bertahan dan memenangkan persaingan. Untuk dapat bertahan, berkembangakan dan mendapatkan laba semaksimal mungkin, Hotel harus mampu mengetahui apa yang diharapkan pelanggannya karena banyak faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan.
Mempertahankan loyalitas pelanggan (costumer loyalty) merupakan hal yang sangat diperlukan bagi Hotel dimasa mendatang. Sejalan dengan penelitian terdahulu Abror(2020) yaitu dimana pelanggan akan selalu setia pada Hotel karena merupakan hasil dari keyakinan pelanggan bahwa mereka menerima nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang sudah disediakan pada Hotel lain.
Penelitian ini dilakukan pada pelanggan Hotel Le-Detadu Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kualitas layanan terhadapterhadap loyalitas pelanggan, pengaruh komitmen pelangganterhadap loyalitas pelanggan dan pengaruh kepercayaan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan Hotel Le-Detadu Kupang. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan alat bantu berupa kuesioner terhadap 74 responden dengan teknik purpossive sampling, yang bertujuan untuk mengetahui persepsi responden terhadap masing-masing variabel.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah koesioner. Teknik Analisis yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda, dan untuk menguji hipotesis menggunakan uji t,uji F dan koefisien determinasi. Data yang dikumpulkan akan diolah dengan analisis linear berganda Y=a+b1X1+b2X2+b3X3+e Dari hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa variabel kualitas layanan, komitmen pelanggan dan kepercayaan pelanggan, semuanya berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan. Dari uji t diperoleh hasil kualitas layanan, komitmen pelanggan dan kepercayaan pelanggan, semuanya berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Dari uji F diperoleh hasil kualitas layanan, komitmen pelanggan dan kepercayaan pelanggan, semuanya berpengaruh signifikan secara simultan terhadap loyalitas pelanggan.
AFRITA BAOK
· Thesis · Open Access
Perkembangan dalam bidang industri, jasa dan dagang sangat berperan penting dalam dunia perekonomian, dimana perekonomian mampu memberikan perubahan-perubahan yang berarti bagi kehidupan masyarakat. Perubahan kondisi perekonomian Indonesia mengakibatkan terjadinya peningkatan bisnis ritel atau eceran. Hal ini ditandai dengan banyaknya bisnis ritel modern yang bermunculan, terutama di kota-kota besar di Indonesia dengan konsep one stop shoping, yang memenuhi segala kebutuhan berbelanja di suatu tempat perbelanjaan. Dalam lingkungan persaingan global yang semakin ketat dengan masuknya beberapa produk yang inovatif ke pemasaran di satu sisi dan kondisi pasar yang semakin jenuh untuk beberapa produk tertentu disisi lain, menyebabkan tugas untuk mengelola keputusan pembelian/menggunakan jasa pelanggan menjadi tantangan manajerial yang tidak ringan, kepergian pelanggan merupakan salah satu kadar ukuran yang paling nyata di dalam bisnis. Penting bagi perusahaan menyusun strategi yang tepat untuk memikat konsumen dalam melakukan transaksi. Kegiatan tersebut sangat tergantung pada perusahaan atau sebagai atribut dalam kelengkapan produk seperti harga, varian produk, pelayanan umum, lokasi dan perilaku konsumen dalam proses pengambilan keputusan untuk membeli (Engel & Paul, 2011:251).
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan dan kelengkapan produk Unilever terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei, data diperoeh dengan penyebaran kuesioner kepada 96 responden. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah berkunjung dan yang seadng berkunjung dan berbelanja produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang, sampel yang diambil ditetapkan berdasarka rumus Rao Purba. Metode sampel yang digunakan adalah accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang pernah melakukan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, Teknik analisis data menggunkan analisis linear berganda, kemudian data dianalisis mengunakan teknik uji regresi linear berganda berdasarkan alat bantu SPSS. Kualitas layanan dan kelengkapan produk Unilever terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang dan pengumpulan data tersebut diuji berdasarkan analisis mengunakan regresi linear berganda dengan hipotesis pertama diketahui bahwa variabel kualitas layanan memiliki nilai thitung 5,326>ttabel
1.986 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Karena thitung > ttabel dan tingkat signifikan < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang, maka H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian hipotesis penelitian terbukti kebenarannya. hipotesis kedua diketahui bahwa variabel kelengkapan produk Unilever memiliki nilai thitung 3.201>ttabel1.986 dengan tingkat signifikan sebesar 0,002. Karena thitung>ttabel dan tingkat signifikan < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa kelengkapan produk Unilever berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang, maka maka H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian hipotesis penelitian terbukti kebenarannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: kualitas layanan dan kelengkapan produk Unilever secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang.
Berdasarkan hasil uji F analisis regresi linear berganda maka dapat diketahui bahwa nilai Fhitung>Ftabel yaitu 28.753>2.70, Karena nilai 𝐹ℎ 𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 dan tingkat signifikannya lebih kecil dari 0,05 yaitu 0.000, maka disimpulkan bahwa kualitas layanan dan kelengkapan produk Unilever berpengaruh bersama-sama terhadap keputusan pembelian Produk Unilever pada Dutalia Swalayan Kota Kupang.
LUIS NARIO LEKO
· Thesis · Open Access
The Aim of this study was to improve speaking skills in English by using alphabet games for 2nd students’ Artha Wacana Christian Univerity. This research includes action research using alphabet games to improve students' speaking skills. There are several methods used in this study, including guessing games, forming new words starting with the first letter of the first word, and finding the right word in the word box which was applied to improve students' skills in learning to speak English. This is a quantitative research, this research includes teaching English using games. The results showed that the application of the method on the research instrument included classroom action using alphabet games to improve speaking skills. Games in speaking class are believed to be effective in improving students' skills in learning to speak English, maximizing student participation during speaking activities, and reducing students' boredom in learning
HENDRA ARIYANTO ALESSANDRES DETHAN
· Thesis · Open Access
Penghindaran pajak (Tax Avoidance) merupakan upayah/strategi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk memanfaatkan celah atau kelemahan yang ada di dalam undang-undang perpajakan untuk melakukan penghindaran pajak secara legal. Penelitian ini untuk menguji Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas terhadap Penghindaran Pajak. Populasi dalam penelitian ini adalah 19 Perusahaan Sub Sektor Perkebunan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016 – 2021. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yang menggunakan purposive sampling. Dan mendapatkan sampel sebanyak 6 perusahaan sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metoe kuantitatif dan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif tidak siknifikan terhadap penghindaran pajak sehingga hal ini menunjukan bahwa ukuran perusahaan belum tentu dapat mempengaruhi perusahaan dalam melakukan penghindaran pajak. Sedangkan profitabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap penghindaran pajak sehingga hal ini menunjukKan bahwa semakin rendah profitabilitas maka semakin tinggi upayah penghindaran pajak.
MEILAN ARLIN KAKA BALO
· Thesis · Open Access
Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan salah satu indikator dalam mengukur pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Semakin besar pendapatan asli daerah maka akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pendapatan asli daerah diperoleh dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah, dan lain-lain pendapatan yang sah. Semakin besar pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan lain-lain pendapatan yang sah maka pendapatan asli daerah disuatu daerah akan meningkat. Sebaliknya, semakin kecil pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan lain-lain pendapatan yang sah maka akan menurunkan pendapatan asli daerah suatu daerah tersebut.
Dari hasil penelitian menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota di provinsi Nusa Tenggara Timur. Dari hasil uji t yang dilakukan , nilai yang dihasilkan untuk variabel PAD sebesar 6.350 nilai tersebut lebih besar dari nilai t tabel sebesar 0.825. Dengan nilai t hitung>t tabel, maka variabel PAD berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi (PDRB). Hal tersebut diperkuat dengan nilai probabilitas yang dihasilkan sebesar 0.000 lebih kecil dari nilai probabilitas α=0.05. Sehingga, Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara timur.
Berdasarkan tabel 4.5 diketahui nilai koefisien determinasi (R-square) sebesar R2=0.681. Nilai tersebut dapat diinterpretasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mampu mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi (PE) secara simultan sebesar 68,1% sisanya sebesar 31,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti pada penelitian ini.
Berdasarkan hasil pengujian juga didapatkan nilai koefisien regresi PAD sebesar 6.530 yang berarti bahwa setiap kenaikan Pendapatan Asli Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur sebesar 1% maka pertumbuhan, maka pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur akan sebesar 6.530%. Hal ini sesuai dengan hipotesis awal yang menyatakan bahwa Pendapatan Asli Daerah mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Penelitian ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh Harianto (2007) dimana Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu sumber pembelanjaan daerah, jika Pendapatan Asli Daerah meningkat maka dana yang dimiliki oleh pemerintah daerah akan lebih tinggi dan tingkat kemandirian daerah akan meningkat pula, sehingga pemerintah daerah akan berinisiatif untuk lebih menggali potensi-potensi daerah dan meningkatkan petumbuhan ekonomi. Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan akan menyebabkan peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah itu sendiri.
Hasil penelitian tersebut juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Kusumawati dan Wiksuana (2018) yang meneliti tentang Pengaruh Pendapatan Asli Daerah terhadap Pertumbuhan Ekonomi di wilayah Sarbagita Provinsi Bali menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) berpengaruh ppositif terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Sarbagita Provinsi Bali, sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Sarbagita Provinsi Bali.
Penelitian selanjutnya dilakukan oleh Susanto dan Marhamah (2016) melakukan penelitian tentang Pendapatan Asli daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah dengan Belanja Modal sebagai variable moderating (Studi empiris pada 29 kabupaten dan 9 kota di Jawa Timur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Daerah (PDRB) pada Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
Berdasarkan hasil penelitian ini, telah menjawab hal-hal yang menjadi persoalan dalam penelitian ini
YOSUA KATANGA TAKANJANJI
· Thesis · Open Access
Dari hasil analisis kebutuhan ditemukan bahwa kekurangan Bahan ajar digital memggunakan software 3D pageflipprofessional pada materi pewarisan sifat di SMP Negeri 11 Kota Kupang.Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar digital menggunakan software 3D pageflipprofessional pada materi pewarisan sifat di SMP Negeri 11 Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dengan prosedur pengembangan 1) Analisi (Analyze) 2) Desain (Design) 3)Pengembangan (Development) 4) Implementasi (Implementation) 5) Evaluasi (Evaluation).Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kulitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh dari Ahli Media 92,2% dengan kualifikasisangat baikdantidakperlu di revisi, uji Ahli Desain di peroleh90,5%dengankualifikasisangatbaikdantidakperlu di revisi, uji Ahli Materi di peroleh72,1%,dengankualivikasibaikdantidakperludirevisi,uji kelompokkecil di peroleh97,9%,dengankualivikasisangatbaikdantidakperludirevisi uji kelompok besar di peroleh 90,6% dsengankualivikasisangatbaikdantidakperludirevis Dari hasil penelitian ini maka diketahui bahwa bahan ajar digital menggunakan software 3D pageflipprofesional ini layak digunakan sebagai bahan pembelajaran karena dapat membangkitkan motivasi belajar siswa karena terdapat gambar yang jelas, memperjelas penyajian agar tidak terlalu bersifat verbalitas, serta membantu siswa untuk mengatur, mengingat, membandingkan, dan membuat hubungan antara sub pokok bahasan dan sub lainnya.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bahan najar digital menggunakan software 3D pageflip profesional pada materi pewarisan sifat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran di SMP Negeri 11 Kota Kupang tahun ajaran 2021/2022
DORCE KORE
· Thesis · Open Access
Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan daerah berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kupang. Dengan latar belakang lahirnya otonomi daerah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk menyelenggarakan semua urusan pemerintahan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian, dan evaluasi sehingga mendorong pemerintah daerah untuk lebih memberdayakan semua potensi yang dimiliki dalam rangka membangun dan mengembangkan daerahnya (Halim, 2007). Sebagai konsekuensi dari Kewenangan otonomi yang luas, pemerintah daerah mempunyai kewajiban untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat secara demokratis, adil, merata, dan berkesinambungan. Kewajiban itu bisa dipenuhi apabila pemerintah daerah mampu mengelola potensi daerahnya yaitu potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya keuangannya secara optimal (Halim, 2007). Jusmawati (2011) menyatakan bahwa pertimbangan mendasar terselenggaranya otonomi daerah adalah perkembangan dari dalam negeri yang mengindikasikan bahwa rakyat menghendaki keterbukaan dan kemandirian. Keterbukaan dan kemandirian yang dimaksud adalah mengenai pengelolaan keuangan daerah dan pengelolaan anggaran daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 105 Pasal 4 Tahun tentang pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku efisien, efektif, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan dan kepatutan. Kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dituangkan dalam APBD yang langsung maupun tidak langsung mencerminkan kemampuan pemerintah dalam membiayai pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan sosial masyarakat. Rasio yang dapat digunakan dalam menganalisis rasio keuangan terhadap APBD antara lain: rasio kemandirian keuangan daerah dan rasio kemampuan keuangan daerah. Rasio kemandirian keuangan daerah menunjukkan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai sendiri kegiatan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat yang telah membayar pajak dan Retribusi sebagai sumber pendapatan yang diperlukan daerah. Kemandirian keuangan daerah ditunjukkan oleh besar kecilnya PAD dibandingkan dengan pendapatan daerah yang berasal dari sumber lain, misalnya bantuan pusat ataupun dari pinjaman. Dan rasio kemampuan keuangan daerah adalah kemampuan daerah dalam rangka meningkatkan PAD guna membiayai pembangunan. Rasio kemampuan keuangan daerah dihitung dengan cara membandingkan antar komponen PAD terhadap total pendapatan daerah (Halim, 2007). Berdasarkan analisis rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terlihat potensi yang diperoleh dari kinerja keuangan daerah. Hal ini disebabkan karena kinerja keuangan pemerintah yang baik akan memicu pemerintah untuk menggali potensi-potensi daerah dan akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Pengelolaan keuangan daerah yang baik akan berpengaruh terhadap kemajuan suatu daerah, pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan secara ekonomis, efisien, dan efektif atau memenuhi prinsip value for money sertapartisipasi, transparansi, akuntabilitas dan keadilan akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi ( Sularso, 2011). Hasil penelitian menunjukkan banyak faktor yang mempengaruhi pemerintah daerah dalam menentukan alokasi suatu belanja daerah. Faktor-faktor seperti masalah politik, kondisi keuangan daerah, dan perilaku oportunis dari para pemangku kebijakan dapat mempengaruhi alokasi suatu belanja (Hidayat, 2013). Meskipun demikian, Faktor yang paling dapat untuk diukur secara empiris adalah faktor yang terkait keuangan daerah itu sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini akan difokuskan untuk mengetahui Peran kinerja keuangan daerah dalam mempengaruhi keputusan pengalokasian belanja modal. Pengukuran kinerja keuangan pada pemerintah daerah digunakan untuk menilai akuntabilitas dan kemampuan keuangan daerah dalam penyelenggaraan otonomi daerah. Kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan daerahnya dapat diukur dengan analisis kinerja keuangan daerah. Belanja daerah disusun berdasarkan evaluasi pelaksanaan capaian kinerja tahun lalu yang berorientasi pada pencapaian hasil dari input yang direncanakan secara terukur. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas perencanaan anggaran serta memperjelas efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Hasil perhitungan rasio di atas merupakan rangkuman atas semua hasil analisis, rangkuman ini disajikan untuk dilihat Bagaimana keterkaitan antara kinerja keuangan dengan belanja modal. Hasil analisis pendahuluan menunjukkan bahwa kinerja keuangan belum seluruhnya baik masih banyak yang perlu dilakukan perbaikan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kinerja keuangan daerah dengan belanja modal, Walaupun demikian, pengaruhnya hanya 36,3% pengaruh antara kinerja keuangan dengan belanja modal, artinya ada 63,7% pengaruh variabel lain yang tidak diteliti. Secara teoritis, ada beberapa cara untuk mengukur Kinerja Keuangan Daerah Salah satunya yaitu dengan menggunakan rasio Kinerja Keuangan Daerah. Beberapa rasio yang bisa digunakan adalah : rasio Eektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio Keserasian, Rasio pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian Keuangan Daerah. Dalam hubungannya dengan Kinerja Keuangan di Daerah, menurut penelitian yang dilakukan oleh Oesi Agustina (2013 : 3) dalam jurnalnya, Kinerja Keuangan Daerah adalah tingkat pencapaian dari suatu hasil kerja di bidang keuangan daerah yang meliputi penerimaan dan belanja daerah dengan menggunakan indikator keuangan yang ditetapkan melalui suatu kebijakan atau ketentuan perundang-undangan selama satu periode anggaran. Bentuk kinerja tersebut berupa rasio keuangan yang terbentuk dari unsur laporan Pertanggung jawaban Kepala Daerah berupa perhitungan APBD.
SUSANTI MBALI AMMAH
· Thesis · Open Access
https://drive.google.com/file/d/1-WlElftjiFQTqzv5gRqULTRClL8wZm8a/view?usp=drivesdk
MARIA AGUSTINA FUNAN
· Thesis · Open Access
Angka kemiskinan yang terus meningkat dari tahun ketahun merupakan suatu persoalan serius yang di hadapi pemerintah, sehingga pada tahun 2015 pemerintah menerbitkan dana desa kemudian di alokasikan guna untuk memecahkan persoalan kemiskinan yang ada. Penyaluran dana desa yang bersumber dari APBN yang kemudian di transfer Ke APBD kabupaten/kota yang selanjutnya di alokasikan ke Desa, merupakan upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan. Penyaluran Dana Desa di harapkan dapat mendorong pertumbuhan Ekonomi sehingga masalah kemiskinan dapat teratasi.
Masalah penelitian ini adalah Pengaruh alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan melalui pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten Malaka. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebrapa besar pengaruh Alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan dengan melihat pengaruh langsung dan tidak langsung yang menjadikan Pertumbuhan Ekonomi sebagai Pengantara pengaruh Alokasi dana desa terhadap penanggulangan kemiskinan.
Teknik pengumpulan data pada penulisan ini adalah data sekunder berupa dokumentasi dengan jenis data kuantitatif . kemudian di analisis dengan mendeskripsikan konsep dan indikator empirik pada analasis pendahuluan dan kemudian pada analaisis lanjutan menggunakan analisis regresi dengan dua model persamaan dan analisis jalur untuk mengetahui pengaruh masing masing variabel.
Dari hasil penelitian dapat menunjukan bahwa :
1. Pengaruh alokasi Dana Desa (X) terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Y1) dari hasil perhitungan persamaan pertama diketahui variabel ADD (X) mempunyai pengaruh signifikan posetif terhadap Pertumbuhan Ekonomi (Y1).
2. Pengaruh variabel Alokasi Dana Desa (X) terhadap Penanggulangan Tingkat Kemiskinan (Y2) berpengaruh posetif..
3. Pengaruh variabel Pertumbuhan Ekonomi (Y1) terhadap Penanggulangan Kemiskinan (Y2). Dari hasil perhitungan secara parsial dalam persamaan kedua variabel Pertumbuhan Ekonomi (Y1) terhadap Penanggulangan Kemiskinan mempunyai pengaruh yang posetif dan signifikan.
4. Dengan dasar analisis jalur pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung nilai koefisien standardized beta pada pengaruh ADD terhadap penanggulangan kemiskinan dengan pertumbuhan Ekonomi sebagai variabel intervening di peroleh pengaruh tidak langsung sebesar (0,02) dan pengaruh langsung sebesar (0,041). Yang menunjukan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi tidak mampu memediasi pengaruh ADD terhadap Penanggulan Kemiskinan.
Berdasarkan uraian yang disajikan pada bagian hasil analisis dan pembahasan maka kesimpulanya sebagai berikut :
Alokasi Dana Desa (X) tidak berpengaruh terhadap penanggulangan Tingkat kemiskinan(Y2) Melalui pertumbuhan Ekonomi (Y1).
ANDRIANO JAKHSON PEREIRA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Peneltian ini berjudul Analisis Pengelolaan Keuangan Desa Di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang.
Desa merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam system pemetintahan nasional dan berada di daerah kabupaten.salah satu penentuan keberhasilan desa tergantung dengan adanya keterlibatan aktif masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan dalam membangun desa.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan keuangan desa berdasarkan Peraturan Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, yang terdiri dari 5 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap penatausahaan, tahap pelaporan, dan tahap pertanggungjawaban, dan tujuan pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi dan wawancara dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan pertama proses pengelolaan desa meliputi Perencanaan ,pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban. Pengelolaan keuangan desa dilakukan oleh pemerintah desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang belum mengikuti keseluruhan teknis dalam Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014, Hal ini dapat dilihat dari Pertanggungjawaban pengelolan keuangan desa dimana Desa Oelnasi hanya menyampaikan Laporan realisasi APBDesa 1 (satu) kali dalam 1 periode dimana jika dilihat dari Peraturan Mentri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 dimana kepala desa menyampaikan laporan realisasi APBDesa kepada Bupati/walikota berupa laporan semester pertama yaitu Laporan realisasi APBDesa yang paling lambat disampaikan akhir bulan juli tahun berjalan Sementara laporan semester akhir paling lambat disampaikan bulan januari tahun berikutnya.
Hasil penelitian menunjukan bahwa baik perencanaan hingga pertangungjawaban dana desa sudah dilakukan dengan baik, namun ada beberapa kendala pelaksanaannya yaitu bentuk partisipasi masyarakat yang kurang maksimal, kurangnya partisipasi badan permusyawaratan desa ( BPD), serta kurangnya kompetensi tim pelaksanaan kegiatan desa dalam memnyusun laporan pertanggungjawaban pengelolaan Dana Desa.
Hasil penelitian menunjukan bahwa perencenaan keuangan Desa Oelnasi dari RPJM desa,RKP desa, dan APBDesa secara garis besar telah disusun sesuai dengan permendagri nomor 113 tahun 2014. Perangkat Desa diharapkan dapat mengelolah dana desa dengan baik sehingga dapat mempertanggungjawab laporan keuangan desa yang akuntabel dan transparan, sehingga dalam pengelolaan keuangan desa dapat tercapai dengan baik.