Abstrak
Lembaga keuangan non-bank merupakan salah satu sumber pembiayaan program pembangunan nasional. Namun potensi lembaga keuangan non-bank ini masih belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagai sebuah perusahaan, lembaga keuangan non bank dapat dinilai kinerja keuangannya melalui kemampuan menghasilkan laba serta kemampuan perusahaan dalam membayar dividen kas. Dalam hal ini, laba atau rugi dapat dimanfaatkan sebagai ukuran untuk menilai prestasi perusahaan seperti laba akuntansi, laba tunai, serta laporan arus kas untuk menilai ketaatan perusahaan dalam membayar dividen kas kepada pemegang saham. Semakin tinggi harga saham, semakin tinggi pula nilai perusahaan yang menunjukkan prospek perusahaan di masa yang akan datang. Berdasarkan judul di atas maka penulis dapat merumuskan masalah penelitian ini adalah Pengaruh Laba Akuntansi, Laba Tunai dan Dividen Kas terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Berdasarkan uraian masalah penelitian di atas maka persoalan penelitian ini adalah: Berdasarkan uraian masalah penelitian di atas maka persoalan penelitian adalah: a. Bagaimana pengaruh laba akuntansi terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? b. Bagaimana pengaruh laba tunai terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan lembaga keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? c. Bagaimana pengaruh dividen kas terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia? Tujuan dalam penelitian ini adalahUntuk membuktikan pengaruh laba akuntansi, laba tunia dan dividen kas terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teori yang di pake dalam penelitian ini, Menurut Harahap (2008: 273), laba akuntansi merupakan perbedaan antara revenue yang direalisasi yang timbul dari transaksi pada periode tertentu dihadapkan dengan biaya-biaya yang dikeluarkan pada periode-periode tersebut. Harahap dalam Arifin (2013), menyatakan bahwa laba tunai merupakan laba akuntansi setelah diperhitungkan dengan beban-beban non kas, khususnya beban penyusutan dan amortisasi. Menurut Suaidi (2007: 442), Dividen kas adalah proporsi laba atau keuntungan yang dibagikan kepada para pemegang saham berupa uang dalam jumlah yang sebanding dengan jumlah lembar saham yang dimilikinya. Rangkuti et. al (2020) menyatakan nilaiperusahaan adalah pandangan investor tentang tingkat keberhasilan suatu perusahaan yang selalu dikaitkan dengan harga saham. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Lembaga Keuangan Non Bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2021 sebanyak 40 perusahaan.Berdasarkan populasi yang ada di atas maka dipilih 7 perusahaan yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Data dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang dipublikasikan dan dihimpun dengan metode dokumentasi.teknik pengumpulan data adalah kuantitatif. Berdasarkan analisis pada bab IV, penelitian ini menyimpulkan bahwa: a. Laba akuntansi berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan b. Laba tunai berpengaruh negatif terhadap nilai perusahaan c. Dividen kas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan Berdasarkan hasil dari penelitian ini adalah membuktikan bahwa laba tunai berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda positif sebesar 0,005. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa dividen kas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Hal tersebut dibuktikan dengan koefisien regresi bertanda positif sebesar 0,007. Berdasarkan kesimpulan di atas maka dapat di buat beberapa saran yang akan berguna untuk peneliti selanjutnya 1. Perusahaan harus memperhatikan agar setiap perusahaan wajib membayar dividenpada periode tertentu. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan agar dapat melakukan penelitian selanjutnya dengan tipik yang sama.