MARIA J. LAWAK
· Thesis · Open Access
ANALISIS PENERAPAN E-SYSTEM PERPAJAKAN UNTUK PAJAK PENGHASILAN (PPh) PASAL 21 PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN MALAKA
NAMA : MARIA JANIRA LAWAK
NIM : 17192178
PRODI : AKUNTANSI
FAKULTAS : EKONOMI
ABSTRAKSI
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Analisis Penerapan E-System Perpajak Untuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka. Adapun persoalan yang diangkat adalah Bagaimana penerapan e-system untuk pajak penghasilan (PPh) pasal 21 pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui penerapan e-system untuk pajak penghasilan (PPh) pasal 21 pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka.
Adapun konsep dalam penelitian ini adalah E-System perpajakan yang terbagi menjadi 4 yaitu, e-registration, e-billing, e-spt, dan e-filling.
Populasi dalam penelitian ini adalah berjumlah 23 pegawai. Sampel dalam penelitian ini adalah 23 responden pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-system perpajakan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka dinilai sudah cukup efektif dan efisien. Masih terdapat beberapa wajib pajak yang belum paham tentang melaporkan SPT tahunan melalui e-SPT.
Kata Kunci : E-System Perpajakan dan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21.
BRAYEN M. HAEKASE
· Thesis · Open Access
TINJAUAN PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN PENJASORKES DI MASA PANDEMIC COVID-19 Brayen M. Haekase1*, Ramona M. Mae2, Isak Riwu Rohi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan dapat berjalan sukses dan lancar sangat ditentukan oleh beberapa unsur antara lain: guru, siswa, kurikulum, sarana dan prasarana, tujuan, metode, lingkungan yang mendukung, dan penilaian.Dalam proses pembelajaran seorang guru dapat menggunakan bermacam-macam metode pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang sedang dihadapinya. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui penggunaan metode pembelajaran penjasorkes di masa pandemic covid-19 di SMPS Adhyaksa 2 Kupang. Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:Kegiatan pembelajaran penjasorkes dilaksanakan sesuai dengan tahapan pembelajaran yaitu kegiatan pendahuluan atau pemanasan, kegiatan inti dan penutup atau pendinginan baik secara daring dan luring di lingkungan sekolah SMPS Adhyaksa 2 Kupang. Kegiatan pembelajaran daring dilaksanakan melalui aplikasi zoom dengan menggunakan metode ceramah, latihan dan penugasan sedangkan, pembelajaran luring dilaksanakan secara tatap muka terbatas dengan menggunakan metode komando, metode demonstrasi, metode tanya jawab, dan metode penugasan. Simpulan:Penggunaan metode pembelajaran guru dalam pembelajaran penjasorkes secara daring di SMPS Adhyaksa 2 kupang sudah berjalan dengan baik seperti pembelajaran di sekolah. Dengan berpartisipasinya siswa dalam pembelajaran daring sehingga proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik.
CRISTINE FITRIA ADYSTI SANDA
· Thesis · Open Access
Pelaksanaan ibadah di rumah memang menimbulkan banyak pendapat. Ada yang setuju pada pelaksanaan ibadah rumah dengan alasan bahwa karena pandemik maka ibadah rumah adalah alternatifnya. Tetapi, sedikit juga yang enggan melaksanakan ibadah rumah oleh karena alasan bahwa selama ini ibadah dilakukan bersama, dan karena itu persoalan memimpin ibadah belum fasih mereka lakukan. Berangkat dari paradoks pandangan ini maka tulisan ini dimaksudkan untuk melihat sejauh mana ibadah rumah itu memberi sumbangsih pada pertumbuhan iman jemaat. Untuk bisa menyelesaikan tulisan ini, maka metode yang dipilih untuk dipakai kalah metode kualitatif dengan memadukan antara penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Penelitian dimaksudkan untuk mendapatkan data langsung dari jemaat dan setelah itu, data tersebut dielaborasi dengan teori yang dipakai untuk bisa menghasilkan karya tulis ini.
Ibadah merupakan suatu wujud ketaatan orang percaya kepada Allah dan syukur orang percaya atas apa yang ditetapkan sebagai suatu keharusan untuk pertumbuhan rohani dan untuk berbakti kepada Allah, sebagai umat kepunyaan-Nya. Pelaksanaan ibadah di rumah dapat dipahami oleh adanya kegiatan peribadahan yang dilakukan oleh anggota keluarga yang ruang ibadahnya itu dipusatkan di rumah.
Akhirnya, melalui pelaksanaan ibadah di rumah sangat diharapkan agar ibadah tersebut bisa menumbuhkan relasi yang akrab di antara sesama anggota keluarga dan terutama bersama Allah dalam ibadah. Pelaksanaan ibadah rumah juga sebenarnya sudah ada baik pada masa Israel maupun pada masa pelayanannya Yesus dan murid-murid. Teks-teks yang mendukung hal ini bisa dilihat dalam Ulangan 6:6-7 Kejadian 12:8 dan Kisah Para Rasul 2:41-47.
INTAN CHRISTIN KURNIATI LOGO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PROFITABILITAS DAN KEBIJAKAN HUTANG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA SUB SEKTOR PLASTIK DAN KEMASAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2016-2021 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Profitabilitas dan Kebijakan Hutang terhadap Nilai Perusahaan . Nilai Perusahaan dalam penelitian ini di proksikan dengan Price Book Value (PBV). Nilai perusahaan merupakan nilai yang mencerminkan berapa harga yang bersedia dibayar oleh investor untuk suatu perusahaan. Harga saham yang tinggi membuat nilai perusahaan juga tinggi. Dengan baiknya nilai perusahaan maka perusahaan akan dipandang baik oleh para calon investor, demikian pula sebaliknya. Nilai perusahaan yang tinggi menunjukan kinerja perusahaan yang baik, memaksimalkan nilai perusahaan sangat penting artinya bagi suatu perusahaan, karena dengan memaksimalkan nilai perusahaan berarti juga memaksimalkan kemakmuran pemegang saham yang merupakan tujuan utama perusahaan. Semakin tinggi nilai PBV menunjukan nilai perusahaan semakin baik. Berdasarkan rasio PBV dapat dilihat bahwa nilai perusahaan yang baik ketika nilai PBV diatas satu mengambarkan harga jual perusahaan lebih tinggi dari nilai buku perusahaan. Sebaliknya apabila PBV dibawah nilai satu mencerminkan nilai perusahaan tidak baik, persepsi investor terhadap perusahaan juga tidak baik, karena dengan nilai PBV dibawah satu menggambarkan harga jual perusahaan lebih rendah dibandingkan nilai buku perusahaan Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari Nilai Perusahaan Terdapat 2 variabel independen yang dihipotesiskan mempengaruhi Nilai Perusahaan meliputi: profitabilitas, dan kebijakan hutang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan sumber data sekunder berupa laporan keuangan tahunan atau annual report melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia sub sektor plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) terhitung dari tahun 2016-2021. Teknik Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan 8 kriteria penelitian yang ditentukan sehingga memperoleh jumlah sampel sebanyak 5 perusahaan dengan data yang diperoleh sebanyak 30 data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linear berganda dengan menggunakan program aplikasi SPSS 28. Hasil analisis penelitian ini menyatakan bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan, dan kebijakan Hutang berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.
THERESIA NATALIA MANBAIT RIDI
· Thesis · Open Access
Menghasilkan karyawan yang produktif dan berkompeten bukanlah satu-satunya hal yang diharapkan perusahaan, tetapi juga terdapat hal yang tidak kalah pentingnya yakni bagaimana produktivitas karyawan dapat meningkat. Sumber daya manusia (SDM) yang produktif akan dapat merancang dan mengaplikasikan semua rancangan yang menjadi sasaran atau target dari suatu organisasi. SDM dikatakan produktif, apabila mempunyai produktivitas kerja yang tinggi serta dapat menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya secara tepat waktu.(Ananta,2018).
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kompensasi, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan teknik skor dari jawaban responden masing-masing variabel, untuk menggambarkan persepsi responden atas variabel-variabel yang digunakan secara kualitatif. Pada analisis pendahuluan akan dideskripsikan indikator empirik dari konsep-konsep penelitian berdasarkan data yang diproleh melalui kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah tabel frekuensi. Kemudian dilanjutkan dengan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variable independen dan variabel dependen yaitu kompensasi (X1), motivasi kerja (X2) dan disiplin kerja (X3) terhadap produktivitas kerja pegawai (Y). Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data yang bersifat kualitatif yang diubah menjadi kuantitatif dengan menggunakan skala interval.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji regresi variabel a) variable kompensasi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. b). variabel motivasi kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktifitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang. c). Variabel disiplin kerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap produktifitas kerja pegawai Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang.
Kata Kunci : Kompensasi, motivasi kerja, disiplin kerja, produktifitas kerja.
JHEANNY SYUFINA ELMILIANA BANOE
· Thesis · Open Access
Misi adalah panggilan dari Allah kepada gereja sebagai jembatan penghubung antara manusia dengan Allah dengan tujuan untuk memberitakan mengenai karya Allah dan penyelamatan-Nya. Misi hadir seiring dengan berkembangnya Zaman untuk pergumulan dunia. Dengan ini, upaya-upaya misi yang dilakukan adalah dengan adanya model teologi misi. Model teologi misi merupakan bentuk upaya yang dilakukan oleh GMIT sebagai sarana untuk pelayanan GMIT melalui gereja. Model teologi ini terus berkembang seiring dengan perkembangan masalah yang ada di hadapi oleh manusia. Melalui model ini, Allah berkarya menyentuh setiap aspek hidup manusia. Salah satunya adalah model misi yang ada di Lembaga Pemasyarakatan. Model misi ini disesuaikan agar dapat menjadi pedoman pelayanan bagi jemaat Elim di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kupang. GMIT memberi perhatian terhadap pelayanan yang ada di Lembaga Pemasyarakatan. Bentuk perhatian GMIT adalah dengan mengutus pendeta untuk melayani di Jemaat Elim Lapas Kelas IIA Kupang. Melalui ini, GMIT terus bekerja menyampaikan misi kerajaan Allah di dunia. Ini menjadi hal yang menarik bagi penulis untuk dikaji tentang misi GMIT dan Lapas dengan melihat pada model-model teologi misi yang tepat di Lapas Kelas IIA Kupang. Ada macam-macam model teologi misi menurut Theo Sundermeier, yaitu model Warnec atau Church Planting (Penamaan Gereja), model konversi dan perintisan gereja, model sejarah keselamatan, model sejarah perjanjian, dan model komunikasi. Selain itu, ada juga model keterlibatan yang lahir dari misi pemberdayaan menurut pendeta Mery Kolimon. Untuk melihat sejauh mana GMIT berperan penting dalam menjalankan misinya, penulis menemukan berbagai upaya yang dilakukan gereja melalui pendeta untuk menjangkau setiap warga binaan pemasyarakatan. Dengan memperhatikan faktor pendukung dan penghambat, penulis menemukan model misi teologi yang tepat bagi warga binaan pemasyarakatan. Dengan begitu, melalui pelayanan GMIT melalui kehadiran para pendeta, GMIT mampu menembus keterasingan yang ada di Lapas dan memberdayakan warga binaan pemasyarakatan.
IRNAYARTI R. WORI HANA
· Thesis · Open Access
PT. Muria Sumba Manis terletak di Kecamatan Umalulu, Kabupten Sumba Timur. Namun, perkebunannya tersebar dibeberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Sumba Timur. Kehadiran PT. Muria Sumba Manis bertujuan untuk menanam saham, menciptakan lapangan pekerjaan, dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Kehadiran perkebunan tebu di wilayah pelayanan GKS Jemaat Kahambi Kalelangu menimbulkan pro dan kontra sebab lahan yang dijadikan perkebunan tebu adalah lahan milik masyarakat dan tanah ulayat. Jemaat juga tidak mudah menerima keberadaan perkebunan tebu oleh karena perkebunan tebu membawa dampak yang cukup serius terhadap jemaat setempat, terlebih yang bekerja sebagai petani. Hal tersebut disebabkan karena petani mengalami kekurangan air akibat dari pihak perkebunan tebu menutup mata air yang mengalir ke daerah persawahan jemaat. Penulis melakukan penelitian di GKS Kahambi Kalelangu, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengedepankan proses interaksi komunikasi yang mendalam antara penulis dengan fenomena yang ingin diteliti. Dalam refleksi yang dibangun ditemukan bahwa, keberadaan perkebunan tebu membawa dampak positif terhadap jemaat juga membawa dampak negatif yang berakibat pada gagal panen bagi para petani sawah. Melalui keberadaan perkebunan tebu yang membawa dampak negatif yang cukup serius pada jemaat setempat, gereja dapat belajar bahwa keberadaan gereja di tengah situasi yang dialami oleh jemaat setempat sangat penting. Melalui dampak yang dihadirkan perkebunan tebu, gereja dapat belajar untuk mengembangkan sebuah pelayanan yang benar-benar dibutuhkan jemaat ditengah krisis yang terjadi.
MARITA NITALIA PENLAANA
· Thesis · Open Access
Mandul atau kemandulan disebut juga sebagai infertilitas yang artinya ketidakmampuan pasangan suami isteri memperoleh keturunan secara biologis, setelah berhubungan, dan tidak menggunakan kontrasepsi selama 12 bulan. Keadaan mandul adalah sebuah kondisi psikologis. Akan tetapi, seiring dengan itu, keadaan tersebut merupakan kondisi yang sarat dengan muatan emosional dan spiritual bagi suami-istri yang sebetulnya sangat mendambakan lahirnya seorang anak. Di dalam sosial masyarakat, perempuan yang paling disudutkan jika tidak memiliki anak. Hal ini dikarenakan stereotip masyarakat menganggap bahwa keberhasilan seorang perempuan adalah ketika memiliki anak. Hal ini tentu sangat merugikan perempuan mandul, ditambah dengan tekanan mental dari lingkungan sosial bahkan keluarga yang menyababkan stres dan gangguan psikolog lainnya. Di jemaat GMIT Ichtus Puildon terdapat sejumlah perempuan yang mengalami kondisi mandul, dengan pergumulan masing-masing yang diterima. Maka sudah seharusnya kondisi mandul menjadi perhatian dari gereja. Menjadi masalah, jika para perempuan mandul tidak mendapat perhatian dari gereja. Ketidaktahuan gereja terhadap pergumulan perempuan, membuat tidak adanya pelayanan bagi mereka yang menerima stigma terkait mandul serta kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas pergumulan dari perempuan mandul di Jemaat Ichtus Puildon dan bagaimana peran pastoral gereja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk melihat pergumulan dari para perempuan yang mandul di Jemaat GMIT Ichtus Puildon. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa peran gereja sangat penting bagi para perempuan yang mandul. Gereja dapat melakukan program pelayanan khusus untuk memberikan pendampingan kepada mereka, demikian juga peran pastoral holistik gereja harus dijalankan, dengan menyadari bahwa, gereja harus menjadi pendengar yang baik serta, menopang, menasehati, serta mendukung mereka agar mereka mampu bangkit kembali dari keterpurukan, dan sembuh kembali, baik secara fisik, mental, sosial, dan spiritual dapat kembali dikembangkan. Gereja hadir sebagai wujud kadih Allah bagi umat-Nya yang membutuhkan belas kasih.
ERWINCHAL DAPA TALU
· Thesis · Open Access
Pertumbuhan ekonomi daerah merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pencapaian pembangunan daerah. Dengan begitu adanya pelaksanaan pambangunan suatu daerah dapat meninjau suatu pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan sebagai salah satu pedoman untuk menetapkan perekonomian daerah, dan mengutamakan kesejahteraan masyarakat mulai dari tingkat Desa, kabupaten dan kota. Pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu sumber pendapatan suatu daerah dari potensi - potensi yang dimiliki oleh daerah itu sendiri. Daerah yang berpotensi besar dari sumber daya alamnya serta ditunjang dengan sarana maupun prasarana yang memadai akan berpengaruh pada tingkat produktivitas masyarakatnya pada daerah tersebut yang pada akhirnya akan menambah pendapatan asli daerah (PAD). Jika PAD suatu daerah meningkat, maka dana yang dimiliki oleh pemerintah daerah akan lebih tinggi sehingga pemerintah daerah akan berinsiatif untuk lebih menggali sumber potensi – potensi daerah.
Penelitian ini dilalukan di kabupaten Malaka dengan judul Pengaruh pertumbuhan Ekonomi terhadap Pendapatan Asli daerah di Kabupaten Malaka. Tujuan penelitian yan dilakukan untuk mengetahui Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Malaka. Penelitian di lakukan dengan data sekunder yang dipublikasikan di badan pusat statistik (BPS).
Konsep utama dalam penelitian ini adalah Pengaruh pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pendapatan Asli Daerah, berikut ini akan disajikan hasil penelitian atas konsep tersebut menurut indikator empirik pengumpulan data, mengelompokan, mengolah dan menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian dapat di ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap pendapatan asli daerah, yang ditunjukan dengan korelasi sebesar -7108,023. Artinya apabila pertumbuhan ekonomi meningkat 1%, maka pendapatan asli daerah turun sebesar -7108,023. Dengan demikian bahwa hipotesis yang di kemukakan dapat di terima.
Pertumbuhan Ekonomi suatu daerah baik, maka pemerintah daerah setempat akan terus meningkatkan Belanja Modalnya dari tahun ke tahun guna melengkapi dan memperbaiki sarana dan prasarana, tetapi disesuaikan pada tahun anggaran. Kemampuan daerah untuk menyediakan sumber-sumber pendapatan yang berasal dari daerah sangat tergantung pada kemampuan merealisasikan potensi ekonomi daerah setempat menjadi bentuk-bentuk kegiatan ekonomi yang mampu menciptakan penerimaan daerah untuk membiayai pembangunan tersebut ( Sri Ayem, 2018)
Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah
JENILINA TASILIMA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
FAKTOR-FKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN HUTANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI BARANG KONSUMSI SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2017-2021
JENILINA TASILIMA
1 8 1 9 0 2 1 7
Hutang merupakan mekanisme yang digunakan untuk mengurangi konflik keagenan. Dengan adanya hutang maka perusahaan akan mendapatkan tambahan modal eksternal yang dapat meningkatkan operasional perusahaannya. Keputusan pendanaan sebuah perusahaan dalam mendanai kegiatan operasionalnya, harus sesuai dengan tujuan utama perusahaan. Keputusan pendanaan tersebut mampu untuk meminimalkan risiko maupun biaya agar tujuan utama perusahaan tercapai. Untuk mencapai tujuan, perusahaan harus memiliki struktur modal yang optimal. Struktur modal yang optimal merupakan struktur yang dapat memaksimumkan nilai perusahaan atau harga saham. Dalam menentukan kebijakan hutang, juga ada beberapa faktor yang dipertimbangkan oleh perusahaan pada umumnya.
Penelitian ini di lakukan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh profitabilitas (X1), likuiditas (X2) dan ukuran perusahaan (X3) terhadap kebijakan hutang (Y) pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2021. Data penelitian yang di gunakan bersumber dari website resmi Bursa Efek Indonesia yang beralamat di www.idx.co.id. Data penelitian yang di gunakan dari tahun 2017-2021. Populasi pada penelitian ini berjumlah 10 perusahaan manufaktur. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kebijakan hutang dan variabel independen adalah profitabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan.
Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Analisis data yang di gunakan adalah menggunakan teknik regresi linear berganda dan bantuan aplikasi SPSS 26. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil analisis menunjukan profitabilitas dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang sedangkan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang. Manfaat dari penelitian ini sebagai rujukan pengembangan ilmu akuntansi khususnya dalam analisis profitabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan hutang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
ERTI UNRIANI BANA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SELAMA MASA PENDEMI COVID-19 DI SMP NEGERI 10 KUPANG
Masalah kemandirian peserta didik dapat dilihat dari fenomena-fenomena yang sangat membutuhkan perhatian di dunia pendidikan. Fenomena yang terjadi dalam konteks belajar adalah peserta didik yang kurang mandiri dalam belajar, masih rendahnya kesadaran siswa dalam belajar. Masih banyak siswa yang hanya belajar belajar ketika ada tugas sekolah yang diberikan oleh guru dan ketika ada ulangan saja. Masalah lain yang muncul yaitu tugas banyak dikerjakan disekolah, dan masih bergantung pada temannya, kurang aktif dalam belajar, rendahnya rasa percaya diri pada siswa Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pesngaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa selama masa pendemi covid-19 pada matapelajaran PAK di SMP Negeri 10 Kota Kupang? Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa selama masa pendemi covid-19 pada matapelajaran PAK di SMP Negeri 10 Kota Kupang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Expost Fakta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumentasi yaitu penulis membagikan pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab setiap pertanyaan yang diberikan sesuai pengalaman yang meraka alami dilapangan. Selanjutnya, Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskripti dan Analisis statistik inferensial teknik ini yang digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari siswa. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 10 Kupang yang berjumlah 984 orang dan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIID yang beragama Kristen Protestan yang berjumlah 29 orang. Berdasarkan hasil diketahui bahwa variabel kemandirian belajar (X) sebesar 75,944 artinya jika kemandirian belajar mengalami kenaikan 1 maka prestasi belajar (Y) mengalami peningkatan sebesar 0,031. Maka Nilai (Rsquare) yang diperoleh sebesar 0,02. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa besarnya persentase pengaruh antara variabel kemandirian belajar terhadap hasil belajar adalah sebesar 20 %. Adanya pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa. Saran yang dapat disampaikan antara lain Bagi kepala sekolah dan guru Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagai Kepala Sekolah dan Guru tentang arti penting kemandirian belajar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa disekolah serta memberikan masukan yang bermanfaat untuk memperhatikan tingkat kemandirian belajar siswa di sekolah. Bagi siswa Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih tekun belajar dan menjalin hubungan baik dengan orang tua di rumah dan sebagai motivasi untuk mencapai prsetasi yang baik di sekolah dan tidak akan mengulangi kesalahan yang pernah dilakukan. Dan bagi orang tua Peneliti ini di harapkan dapat menjadi masukan bagi para orang tua dalam memperhatikan anak karena melalui orang tualah anak dapat ajaran sepenuhnya. Melalui hasil penelitian ini di harapkan refrensi bagi mahasiswa atau pihak lain yang ingin mengadakan penelitian yang sejenis.
Kata kunci: Kemandirian Belajar, Prestasi Belajar , dan Pendemi Covid-19.
TESYA LILIANI JULIANTI
· Thesis · Open Access
FENOMENA ONLINE GROOMING SEBAGAI
KEJAHATAN MEDIA SOSIAL
Tesya Liliani Julianti
Program Studi Teologi Agama Kristen, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Online grooming merupakan salah satu fenomena yang sedang marak terjadi akibat perkembangan ilmu pengetahuan di bidang teknologi digital. Online grooming adalah tahapan dari modus operandi yang dilakukan oleh pelaku (groomer) dengan cara menggunakan akun palsu dan mencoba untuk membangun hubungan emosional dengan seorang anak, remaja, pemuda, maupun orang dewasa, sehingga mereka dapat memanipulasi, mengeksploitasi, dan melecehkan korban. Di jemaat GMIT Betel Oesapa Tengah, terdapat sejumlah pemuda gereja yang pernah menjadi korban dari fenomena online grooming. Sehingga sudah seharusnya Fenomena online grooming ini menjadi perhatian dari gereja. Menjadi masalah jika pemuda-pemudi korban fenomena online grooming tidak mendapatkan perhatian dari gereja. Ketidaktahuan gereja terhadap fenomena online grooming membuat tidak adanya pelayanan dari gereja bagi pemuda-pemudi yang menjadi korban dari online grooming. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui realitas fenomena online grooming di kalangan pemuda-pemudi di jemaat Betel Oesapa Tengah dan bagaimana peran pastoral gereja terhadap korban fenomena online grooming. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi untuk melihat fenomena online grooming di kalangan pemuda-pemudi jemaat Betel Oesapa Tengah. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa peran gereja sangat penting bagi pemuda-pemudi dalam menghadapi fenomena online grooming. Gereja dapat membuat program pelayanan khusus dan membuat sosialisasi tentang bahaya fenomena online grooming di kalangan pemuda-pemudi. Demikian pula peran pastoral holistik gereja bagi korban fenomena online grooming harus dijalankan dengan kesadaran bahwa gereja harus menjadi pendengar yang baik bagi keluh kesah mereka, menopang dan selalu mendukung mereka menuju ke arah yang lebih baik, hal ini akan membantu para pemuda-pemudi korban online grooming untuk bangkit kembali dari keterpurukkan mereka dan mampu sembuh dari sakit fisik dan psikologis sehingga hubungan sosial dan spiritualitas korban dapat dikembangkan. Lewat pelayanan-pelayanan pastoral yang diberikan oleh gereja, sebenarnya gereja sedang mempraktikkan pelayanan Yesus yang penuh dengan belas kasih kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan.
ROSITA NDUN
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Biaya Operasional dan Biaya Produksi Terhadap Laba Bersih (Studi Pada Perusahaan Industri Manufaktur, Sektor Industri Barang Konsumsi, Sub Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Biaya Operasional dan Biaya Produksi Terhadap Laba Bersih (Studi Pada Perusahaan Industri Manufaktur, Sektor Industri Barang Konsumsi, Sub Rokok Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2019). Sampel dalam penellitian ini adalah laporan keuangan dari 5 perusahaan Sub Rokok yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2019. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang digunakan untuk mengetahui antara lebih dari satu variabel independen dengan satu variabel dependen. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kinerja keuangan ditinjau dari Biaya Operasional yang diukur dengan Biaya Produksi dan pengeluaran Operasional, Biaya Produksi yang diukur dengan Biaya bahan baku tambah biaya tenaga kerja langsung tambah biaya Overhead Pabrik,. sementara Laba Bersih diukur dengan laba sebelum pajak dikurangi dengan pajak penghasilan sebagai variabel dependen.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Biaya opersional yang diukur dengan Biaya Produksi dan pengeluaran Operasional mengalami penurunan tetapi signifikan terhadap laba bersih. Sedangkan biaya produksi yang diukur dengan Biaya bahan baku ditambah biaya tenaga kerja langsung ditambah biaya Overhead Pabrik tidak berpengaruh tetapi signifikan terhadap laba bersih.
Kata kunci: Laba Bersih, Biaya Opersional, Biaya Produksi
SARTIKA YULIA DJAMI MANU
· Thesis · Open Access
ABSTRAK “Hubungan Minat Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi Pendidikan Agama Kristen di SMA N 4 Kupang Tahun 2022” Djami Manu S (*) Tnunay P (*) Pabala P (*) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat belajar dengan prestasi belajar siswa pada bidang studi PAK di SMA Negeri 4 Kupang. Metode penelitian Studi Kasus (fleidresearch) merupakan strategi umum yang dipakai dalam pengumpulan dan analisis data yang diperlukan untuk menjawab permasalahan yang dihadapi, dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian lapangan melalui teknik analisis korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 4 Kupang, pada bulan 15 Juni-15 Juli 2022 yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 4 Kupang kelas XI MIA3 dengan jumlah 24 orang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui minat belajar Pendidikan Agama Kristen, mengetahui prestasi belajar Pendidikan Agama Kristen, dan mengetahui adanya hubungan minat belajar dengan prestasi belajar Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMA N 4 Kupang.Dari perhitungan hasil koofisien determinan sebesar 27,35529%, hal ini menunjukkan bahwasannya variabel X (minat belajar) telah memberikan hubungan dengan variabel Y (prestasi belajar pada mata pelajaran PAK) dan menunjukkan bahwasannya 72,64471% dari prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor tersebut kemungkinan dapat juga disebabkan oleh faktor internal atau faktor eksternal siswa. Faktor internal yaitu faktor yang berasal dari dalam diri seseorang seperti sifat, bakat, keturunan dan sebagainya. Sedangkan faktor eksternal yaitu faktor yang berada di luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi mental seseorang. Lingkungan eksternal yang paling dekat dengan seorang manusia adalah keluarga, sekolah dan masyarakat. Data tentang Hubungan Minat Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Pada Bidang Studi PAK diperoleh berdasarkan angket yang diisi oleh siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment dengan taraf 5 %. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus korelasi product moment diperoleh r hitung sebesar 0,523. Kemudian hasil tersebut dibandingkan dengan r tabel dengan df = 22 taraf signifikansi 5% adalah 0, 404 berarti r hitung lebih besar dari r tabel.Sedangkan pada taraf signifikan 1 % diperoleh r tabel= 0,515. Maka ”r” tabel (rt), hasil yang didapat adalah ”r” hitung lebih besar baik pada taraf signifikan 1% (0,523 0, 0,515). Dengan demikian dapat diketahui, Hipotesis Nihil (Ho) ditolaksedangkan Hipotesis Alternatif (Ha) diterima. Dari perhitungan ini berartimenunjukkan terdapat korelasi yang signifikan antara Minat Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa pada Bidang Studi PAK. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Minat Belajar memiliki pengaruh terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Bidang Studi PAK di SMA Negeri 4 Kupang. Hal ini menunjukan bahwa persepsi siswa tentang minat belajar terhadap prestas belajar siswa dalam bidang studi PAK mempunyai peranan penting dalam meningkatkan prestasi belajar siswa di SMA Negeri 4 Kupang.
AFIFA NATALIA TEFAMNASI
· Thesis · Open Access
Pemerintah daerah sebagai pihak yang diberikan tugas menjalankan pemerintah, pembangunan dan pelayanan masyarakat dituntut untuk melakukan transparasi dana kuntabilitas terhadap pengelolaan keuangannya agar tercipta pemerintah yang bersih. Salah satu upaya konkrit pemerintah daerah untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangannya adalah melalui penyajian laporan keuangan pemerintah daerah yang memenuhi prinsip tepat waktu dan disusun dengan mengikuti standar akuntansi pemerintah yang telah diterima secara umum. Standar akuntansi pemerintah ini diatur dalam peraturan pemerintah RI nomor 24 tahun 2005. dalam kerangka konseptual standar akuntansi pemerintah menyebutkan salah satu prinsip akuntansi adalah pengungkapan lengkap (full disclosure), dimana laporan keuangan menyajikan secara lengkap informasi-informasi yang berguna bagi pengguna laporan baik pada lembar muka laporan keuangan ataupun pada catatan atas laporan keuangan (CaLK).
OKTOFINA SELMI YANTRES KAKE
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
OKTOFINA S. Y KAKE; NIM: 17191861 “Analisis Anggaran Dan Realisasi Belanja Daerah Untuk Pengukuran Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Kupang Tahun 2017 - 2020” dibawah bimbingan, Ibu MESRI W.N. MANAFE,SE.,M.Sc selaku Pembimbing I dan Ibu HERNY C. FANGGIDAE,SE.,M.Ak selaku Pembimbing II.
Pelaporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang memberikan penyajian informasi yang mana dapat menjadi patokan dalam pemgambilan keputusan terkait perencanaan anggaran dan sejauhmana dapat terealisasi dengan menunjukan pertanggungjawaban atas sumber yang dipercayakan. Pemerintah Kabupaten Kupang sebagai pihak yang diserahi tugas untuk menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat dan wajib menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan untuk dinilai sebagai hasil kinerja apakah telah berhasil menjalakan tugas secara maksimal atau sebaliknya.
Dengan didasari hal tersebut diatas maka penelitian ini dibuat dengan tujuan bagaimana anggaran dan realisasi belanja sebagai salah satu tingkat pencapaian Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Kupang Tahun 2017 -2020. Metode penelitian ini yaitu Kuantitatif. Populasi yang digunakan yaitu Laporan Realisasi Pendapatan Pemerintah Kabupaten Kupang. Sampel yang digunakan berupa Lapran Anggaran dan Realisasi Belanja Pemerintah Kabupaten Kupang Tahun 2017 -2020 dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan yaitu analisis varians belanja, analisis pertumbuhan belanja, analisis keserasian belanja dan rasio efisiensi belanja.
Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Analisis varians belanja Pemerintah Kabupaten Kupang tahun 2017-2020 memiliki rata-rata sebesar 35,9% yang artinya bahwa kinerja belanja daerah dapat dikatakan Baik sekali. Analisis pertumbuhan belanja dengan rata-rata sebesar 0,12% dan memiliki pertumbuhan yang positif dan negatif. Sedangkan untuk hasil analisis keserasian belanja yang dilihat dari belanja operasi mempunyai rata-rata sebesar 5,31%, dilihat dari rata-rata belanja modal memiliki persentase sebesar 16.15% sedangkan untuk belanja langsung dan tidak langsung dari tahun 2017 sampai tahun 2019 memiliki presentase sebesar 100% sedangkan tahun 2020 hanya 13, 32. Untuk hasil pada tahun 2017 rasio efisiensi belanja mencapai 93,24%, pada tahun 2018 rasio efisiensi sebesar 93,49%, pada tahun 2019 sebesar 90,76% dan pada tahun 2020 sebesar 84,43% hasil ini memunjukan bahwa kinerja Pemerintah Kabupaten Kupang sudah cukup baik.
Kata Kunci : Anggaran, Realisasi, Belanja, Kinerja Keuangan
NOFLIANA NEOLAKA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
NOFLIANA NEOLAKA; NIM: 17192105 “ Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Sistem Informasi Akuntasi Kabupaten Kupang” dibawah bimbingan IBU MESRI W. N.MANAFE, SE,M.Sc selaku Pembimbing I dan Ibu HERNY APRILIA MANUBULU, S.Sos,M.Si selaku Pembimbing II.
Perkembangan sistem informasi akuntasi didukung oleh banyak faktor yang dapat memberikan keefektivitasan dalam pencapaian sistem tersebut, diantaranya sumber daya manusia yang dapat mengelolah data keuangan menjadi informasi atau laporan keuangan yang ditunjukan kepada pihak internal dan eksternal serta tidak lepas dari dukungan pimpinan manajemen. Untuk itu penelitian ini dibuat dengan tujuan untuk mengetahui apakah kepuasan pengguna akhir berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi dan apakah dukungan manajemen puncak berpengaruh terhadap kinerja sistem informasi akuntansi pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif. Populasi yang dalam penelitian ini yaitu seluruh karyawan pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Sampel yang digunakan yaitu 30 orang pegawai pada Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kupang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna akhir mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi secara signifikan dan hipotesis pertama Ha1 diterima dan H01 ditolak. Dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh nilai thitung> ttabel atau (5,635>1,703) untuk nilai signifikansi sebesar 0,001 < dari 0,05 kemudian dukungan manajemen puncak mempengaruhi kinerja sistem informasi akuntansi secara signifikan dan hipotesis KeduaHa2 diterima dan H02 ditolak. Dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh nilai thitung> ttabel atau (2,711>1,703) untuk nilai signifikan sebesar 0,012 < dari 0,05.
Kata Kunci : Kinerja Sistem Informasi Akuntasi, Kepuasan Pengguna Akhir, Dukungan Manajemen Puncak.
STHILDA INDRAWATI PUTRI ANDRY
· Thesis · Open Access
Iman adalah keyakinan akan adanya Allah dan percaya dengan sungguh bahwa Allah adalah benar. Iman berkaitan dengan batin seseorang karena itu iman tidak dapat terlihat dengan jelas oleh siapapun kecuali Allah. Sedangkan, perbuatan adalah tindakan, kelakukan atau tingkah laku. Perbuatan seseorang dapat terlihat dengan jelas oleh orang lain. Dewasa ini, kehidupan anggota jemaat GMIT belum menampakkan teladan hidup yang sesuai dengan identitasnya sebagai orang percaya. Menjadi persoalan ialah anggota jemaat GMIT masih keliru terkait hubungan iman dan perbuatan yang dinilai sebagai dua hal yang dapat dipisahkan. Orang yang telah mengaku percaya kepada Allah tidak perlu lagi melakukan perbuatan baik dan sebaliknya. Untuk itu, tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui teologi dan kerygma dari surat Yakobus mengenai iman dan perbuatan dan implikasinya bagi kehidupan praktis jemaat GMIT. Metodologi yang digunakan di antaranya mencakup dua hal yaitu metodologi penulisan dan metodologi penelitian. Metodologi penulisan menggunakan metode deskriptif-analisis-reflektif dengan tujuan mengumpulkan data melalui kajian pustaka yang kemudian memberikan refleksi dan implikasi teologi surat Yakobus. Sedangkan metodologi penelitian menggunakan penelitian kualitatif dan metode studi pustaka dengan memperhatikan literatur yang telah ada untuk mengkaji teologi dan menemukan informasi-informasi serta realitas kehidupan anggota jemaat GMIT. Hasil dari kajian ini menggambarkan bahwa surat Yakobus merupakan salah satu surat yang dapat memberikan jawaban atas persoalan masa kini. Teologi surat Yakobus yang membahas mengenai iman dan perbuatan dapat diaplikasikan dalam kehidupan anggota jemaat GMIT. Oleh karena itu, surat Yakobus dapat memberikan jawaban praktis terkait permasalahan anggota jemaat GMIT. Bagi Yakobus iman yang sejati harus melahirkan perbuatan yang praktis. Iman sebagai kepercayaan kepada Allah harus melahirkan perbuatan baik kepada sesama. Sebagai anggota jemaat GMIT yang hidup di masa kini harus menampilkan iman kepada Allah melalui perbuatan baik kepada sesama seperti dengan cara tidak melakukan tindak kejahatan seperti mencuri, membunuh, melakukan penipuan, menghindari diri dari penggunaan narkoba dan tindakan tawuran. Selain daripada itu, anggota jemaat GMIT juga tidak boleh kompromi terhadap dosa apalagi menganggap sepele dosa yang dilakukan. Dengan demikian perbuatan baik yang dengan praktis dapat dilakukan oleh anggota jemaat GMIT ialah menolong sesama yang sedang berkesusahan, menjaga mulut dari perkataan yang sia-sia dan bohong, serta menjaga diri dari hawa napsu untuk melakukan dosa seperti melakukan hubungan seks sebelum nikah hingga tidak terjerumus dalam dosa narkotika.
CHRISTINA PUASGAY
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Kedukaan adalah perasaan kehilangan karena sesuatu yang sebelumnya ada sekarang tidak ada lagi. Setiap manusia bisa merasakan kedukaan karena kehilangan benda kesayangan, kehilangan kesempatan, kehilangan kesehatan dan kematian. Kehilangan karena kematian menjadi suatu peristiwa yang membuat seseorang akan kehilangan orang terdekatnya dan menimbulkan rasa duka yang mendalam. Orang yang berduka adalah mereka yang benar-benar mengalami kehilangan, termasuk anak kecil. Yang membedakan kedukaan yang dialami anak kecil dan orang dewasa adalah anak memiliki kapasitas untuk berduka lebih dalam karena mereka tidak mampu mengekspresikan perasaannya secara terbuka. Bertolak dari hal itu, penulis tertarik untuk meneliti tentang kondisi anak yang berduka pada usia 3-10 tahun dan sikap pastoral gereja terhadap anak yang berduka Di Jemaat Alfa Omega Baiyangawang, Klasis Pantar Barat. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memilih keluarga yang berduka sebagai sampel untuk mengetahui kondisi anak yang berduka di Jemaat Alfa Omega Baiyangawang. Dari hasil penelitian, penulis menemukan bahwa anak mengalami kedukaan sama seperti yang dialami oleh orang dewasa pada umumnya, namun yang membedakan adalah cara anak mengekspresikan perasaan duka yang dialaminya. Oleh karena itu Gereja dan keluarga perlu memiliki perhatian khusus terhadap anak ketika terjadi peristiwa kematian. Dalam hal ini, Gereja dapat menggunakan pendekatan psikoterapi kedukaan dengan model Client Centered yang dapat menolong gereja untuk lebih fokus pada anak. Pendekaan ini menolong gereja agar gereja dapat memiliki ketrampilan mendengar dan sikap empati dalam mendampingi anak yang berduka. Dengan menjadikan pelayanan Yesus yang memperhatikan dan mempedulikan anak-anak sebagai sikap gereja dalam mendampingi anak yang berduka.
NOVI TAMARA NDUN
· Thesis · Open Access
FE BELIS DAN DODE Novi Tamara Ndun Program Studi Teologi Agama Kristen, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Masyarakat suku Rote adalah suatu komunitas masyarakat yang hidup dalam suatu pola atau kebiasaan kemasyarakatan yang ada. Kehidupan mereka juga masih kuat dengan tradisi dan adat istiadat yang dianggap sebagai warisan nenek moyang. Salah satunya adalah tradisi perkawinan adat fe belis dan dode. Tradisi fe belis dan dode merupakan tahapan dari perkawinan adat suku Rote sebagai bagian untuk mendapatkan kembali keseimbangan yang bertujuan untuk melahirkan keharmonisan. Hasil penelitian penulis dilapangan Pertama: tradisi fe belis dan dode adalah adalah acara di mana kedua belah pihak keluarga dipertemukan dalam ikatan kasih yang saling menghargai yang di dalam pelaksanaannya, dengan ketulusan hati kedua belah pihak keluarga saling memberi sesuai dengan kesanggupan mereka untuk menunjukkan penghargaan dan tanda kasih sayang. Kedua: pada mulanya belis berupa hewan dan barang emas sedangkan bawaan/antaran perempuan berupa hewan, barang emas, padi/gabah, perlengkapan tidur, serta sirih, pinang dan tembakau. Namun oleh karena dampak modernisasi yang berdampak pada tingkat kebutuhan, belis telah disederhanakan menjadi ‘tanda terima kasih’ sehingga hanya berupa uang sedangkan bawaan/antaran disesuaikan dengan keinginan pihak keluarga perempuan. Ketiga: adapun ketika ditinjau menggunakan teori pertukaran, tradisi ini memenuhi kaidah pertukaran namun penulis mengkritik satu kaidah yang di mana fe belis dan dode tidak mendatangkan kesenangan bagi pihak laki-laki apalagi jika besaran belis itu besar. Tetapi walaupun begitu, tradisi ini dinilai baik oleh karena memberi nilai-nilai positif yang berguna bagi kehidupan bukan saja ketika dalam pelaksanaannya tetapi berlanjut kepada kehidupan rumah tangga ke depan. Ada nilai keseimbangan dan sikap kasih di dalam tradisi fe belis dan dode. Model antropologis dapat menolong dalam melihat nilai-nilai dalam Injil dan teks serta nilai-nilai dalam tradisi fe belis dan dode. Manusia diciptakan seturut dengan gambar Allah dan dalam kesadaran bahwa Allah lebih dulu mengasihi manusia, maka antara laki-laki dan perempuan adalah setara. Oleh karena itu, keseimbangan antara laki-laki dan perempuan adalah sesuatu yang penting. Dengan kasih yang berasal dari Allah, laki-laki dan perempuan disadarkan bahwa sikap kasih harus ada di dalam kehidupan sebagai keluarga Kristen. Untuk itulah, melalui tradisi fe belis dan dode gereja kembali melihat eksistensinya dalam memelihara persekutuan melalui penegakkan keseimbangan antara laki-laki dan perempuan serta terus menerapkan kasih sebagai suatu tindakan yang aktif dari jemaat. Sehingga keharmonisan baik dalam persekutuan berumah tangga maupun persekutuan bergereja tetap terjaga dengan baik.