AMBROSIA DOLLYAVI MANEK
· Thesis · Open Access
Kinerja keuangan adalah penentuan ukuran-ukuan tertentu yang dapat mengukur keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan dalam menghasilkan laba. Analisis kinerja keuangan merupakan instrumen perusahaan dalam melakukan pengukuran kinerja yang telah dicapai untuk mengetahui tingkat pencapaiannya menurut Dedi Suhendro (2017). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam Permodalan Nasional Madani Kabupaten Malaka tahun 2018-2020 dengan mengunakan analisis rasio yang terdiri dari rasio likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas dan Rasio Profitabilitas. Obyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kinerja keuangan tahun 2018-2020 pada Koperasi Simpan Pinjam Permodalan Nasional Madani Kabupaten Malaka. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari Koperasi Simpan Pinjam Permodalan Nasional Madani Kabupaten Malaka. Sampel adalah Sebagian dari laporan keuangan dari koperasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas yang terdiri dari Current Rasio yang hasilnya menurun dari tahun 2018 -2020 dan Cash Rasio hasilnya buruk dari tahun 2018 – 2020, sedangkan untuk rasio solvabilitas terdiri dari Debt to Total Asset Ratio yang menunjukkan bahwa pada tahun 2018 tergolong dalam kategori cukup baik, tahun 2019 tergolong dalam kategori kurang baik dan tahun 2020 tergolong dalam kategori buruk, sedangkan hasil dari Debt to Equity Ratio menunjukkan bahwa tahun 2018 dan 2020 tergolong dalam kategori cukup baik dan tahun 2019 tergolong dalam kategori kurang baik, dan yang berikut adalah rasio aktivitas yang terdiri dari Receivable Turn Over yang menunjukkan bahwa pada pada tahun 2018 -2020 perputaran piutang tergolong dalam kategori sangat baik, dan Total Asset Turn Over menunjukkan hasil bahwa perputaran total aktiva pada tahun 2018 – 2020 tergolong pada kategori sangat baik, dan yang terakhir adalah rasio profitabilitas yang terdiri Net Profit Margin yang menunjukkan hasilnya yaitu pada tahun 2018 – 2020 Net Profit Margin tergolong dalam kategori sangat baik, dan Return On Investmen menunjukkan bahwa pada tahun 2018 dan 2019 tergolong pada kategori cukup baik dan pada tahun 2020 tergolong kategori baik, sedangkan Return On Equity menunjukkan bahwa pada tahun 2018 – 2020 tergolong dalam kategori cukup baik
ERNISTINA GERFRIDA MAN
· Thesis · Open Access
Latar belakang:Permainan bola voli merupakan permainan beregu bola besar yang memerlukan keterampilan dan kerja sama yang baik. Kerja sama yang terjalin akan menghasilkan sebuah prestasi yang baik pula. Tanpa kerja sama mustahil sebuah kemenangan akan didapatkan.Untuk itu diperlukan teknik-teknik permainan yang beragam, baik individu maupun tim.
Tujuan penelitian: Berdasarkan permasalahan yang telah dikemukakan di atas penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui latihan fisik pada club bola volly bank ntt
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Penelitian kualitatif adalah salah satu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan prilaku orang-orang yang diamati.
Hasil dan pembahasan:Latihan fisik adalah kemampuan memfungsikan organ-organ tubuh dalam melakukan aktivitas fisik. Kemampuan fisik sangat penting untuk mendukung mengembangkan aktifitas psikomoto.Gerakan yang terampil dapat dilakukan apabila kemampuan fisiknya memadai.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, pelatih,dan pemain memperaktekkan empat macam cara yaitu :kekuatan, daya tahan, kelincahan, dengan kecepatan. Selasai dari latihan tersebut peneliti dan pemain melakukan pendinginan dengan cara ke dua kaki di luruskan lalu setiap 2 orang melakukan gerakan tangan kiri dan kanan secara bergantian ayunkan ke dua tangan ke samping kiri dan kanan dengan dengan hitungan 1-8 hitungan. Kemudian setiap dua orang pemain saling berpasangan untuk memukul belakang bahu kiri dan kanan secara bergantian dengan menggunakan tangan kiri dan kanan dalam gerakan pelan-pelan. Latihan di mulai tepat jam 3 sore dan setiap satu gerakan : Gerakan pertama latihan kekuatan terambil waktu 5 menit gerakan yang ke dua daya tahan 12 menit gerakan ke 3 kelincahan 20 menit gerakan Selesaii latihan tepat pada jam 17 lewat 20 menit.
MARLINCE PRAING
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya produksi, motif kain, bahan baku pewarna, ukuran kain, dan persaingan harga pasar terhadap penentuan harga jual kain tenun ikat. Penelitian ini merupakan penelitian metode kuantitatif dengan wawancara dan membagikan kuesioner kepada pengrajin kain tenun ikat untuk memperoleh data.
Populasi menurut (Sugiyono, 2014:80) suatu wilayah yang di dalamnya terdapat subjek atau objek yang memiliki kualitas dan karakter yang tepat untuk digunakan dalam sebuah penelitian dan yang kemudian dapat diambil kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku usaha kain tenun ikat sumba timur Sentra Kaliuda di tahun 2022 yang berjumlah 33 orang.
Biaya produksi berpengaruh terhadap penentuan harga jual kain tenun ikat. Hal ini dapat dibuktikan dengan data hasil uji t yang nilai signifikan 0,015 kurang dari 0,05, dan pada kenyataan yang sering kita temui dan pada penenlitian yang saya jalani dapat dilihat bahwa biaya produksi sangat berpengaruh pada penentuan harga jual kain tenun ikat, karena biaya produksi merupakan total biaya yang dikeluarkan oleh para pelaku usaha atau pengrajin kain tenun ikat dalam proses produksi untuk menghasilkan produk kain tenun ikat yang nantinya akan dijual atau dipasarkan untuk mendapatkan hasil atau keuntungan yang diharapkan melalui penentuan harga jual produk yang tepat.
Motif kain berpengaruh terhadap penentuan harga jual kain tenun ikat. Hal ini dapat dibuktikan dengan data hasil uji t yang nilai signifikan 0,033 tidak kurang dari 0,05, dan pada kenyataan yang sering kita temui dan pada penelitian yang saya jalani dapat dilihat bahwa motif kain sangat berpengaruh pada penentuan harga jual kain tenun ikat, karena Tenun Ikat Sumba Timur memiliki makna sosial dan religius yang sangat tinggi. Kepercayaan setempat, status sosial, hubungan kekrabatan, nuansa dan kenangan peristiwa, hingga ungkapan rasa dan keadaan alam sekitar, semuannya memiliki motifnya sendiri dalam Kain Tenun Ikat Sumba. Motif atau ragam hias pada Kain Tenun Ikat memiliki makna yang melekat bersama kain, pemakai atau pemiliknya itu sendiri. Motif kain tenun ikat Sumba Timur terdiri dari banyak jenis yang membuat kain tenun ikat Sumba Timur memiliki motif yang sangat beragam dan memiliki tingkat kesulitan pembuatannya masing-masing.
Bahan baku pewarna berpengaruh terhadap penentuan harga jual kain tenun ikat. Hal ini dapat dibuktikan dengan data hasil uji t yang nilai signifikan 0,046 tidak kurang dari 0,05, dan pada kenyataan yang sering kita temui dan pada penelitian yang saya jalani dapat dilihat bahwa bahan baku pewarna sangat berpengaruh pada penentuan harga jual kain tenun ikat kerena produk kain tenun ikat Sumba Timur dengan bahan baku pewarnaan alam sangat digemari karena menimbulkan efek khas yang tidak dapat ditiru oleh zat warna sintetis. Hal inilah yang mendukung kain tenun ikat sebagai produk eksklusif yang banyak diminati orang.
Ukuran kain berpengaruh terhadap penentuan harga jual kain tenun ikat. Hal ini dapat dibuktikan dengan data hasil uji t yang nilai signifikan 0,023 tidak kurang dari 0,05, dan pada kenyataan yang sering kita temui dan pada penelitian yang saya jalani dapat dilihat bahwa ukuran kain sangat berpengaruh pada penentuan harga jual kain tenun ikat kerena ukuran produk kain tenun ikat Sumba Timur terdiri dari tiga jenis yaitu sarung, selimut dan selendang, yaitu selendang dengan rata-rata ukuran 1 x 0,6 m, sarung dengan ukuran 2 x 1 m sampai 2,5 x 1 m dan kain dengan ukuran 3 x 1,5 m. Ketiga jenis produk tersebut membutuhkan biaya produksi yang berbeda-beda dan harga jual yang juga berbeda.
Persaingan harga pasar berpengaruh terhadap penentuan harga jual kain tenun ikat. Hal ini dapat dibuktikan dengan data hasil uji t yang nilai signifikan 0,017 tidak kurang dari 0,05, dan pada kenyataan yang sering kita temui dan pada penelitian yang saya jalani dapat dilihat bahwa persaingan harga pasar sangat berpengaruh pada penentuan harga jual kain tenun ikat kerena persaingan harga pasar merupakan hal yang wajar dalam berbisnis. Dalam berbisnis perusahaan akan mencoba mempertahankan eksistensinya dan akan selalu berusaha memperluas pasar perdagangannya.
Kata Kunci : Biaya Produksi, Motif Kian, Bahan Baku Pewarna, Ukuran Kian, Persaingan Harga Pasar.
ORNI FERDERIKA OEBENU
· Thesis · Open Access
Sumber daya manusia yang merupakan motor penggerak serta ujung tombak dalam sebuah organisasi atau perusahaan yang memiliki peran penting demi tercapainya tujuan yang telah di rencanakan. Tanpa adanya SDM yang berkualitas serta memiliki visi yang sesuai dengan kebutuhan dari sebuah organisasi tentunya akan sangat merugikan dan membuat perusahaan tersebut sulit untuk berkembang dan mencapai tujuannya (Sihombing, dan Verawati, 2020:389).
Setiap lembaga, Intansi maupun perusahaan mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Tujuan tersebut akan menuntun sebuah usaha dan kompetensi untuk mencapai tujuan secara efetif. Hal ini berkaitan dengan perkembangan di sector bisnis, ekonomi bahkan teknologi yang begitu cepat, mengakibatkan persaingan untuk dapat bertahan atau mengembangkan sumber daya yang dimiliki. Tanpa adanya ketahanan, ketangguhan dalam menghadapi persaingan tersebut maka akan terjadi penurunan, kerugian pada perusahaan.
Human resource development: performance is the key teori disampaikan oleh Richard Swanson ( 2018:187 ). Dimana menyatakan Pengembangan sumber daya manusia merupakan sebuah proses pengembangan atau melepaskan keahlian manusia melalui pengembangan organisasi serta pelatihan personil dengan tujuan meningkatkan kinerja.
Permasalahan yang terkait sumber daya manusia selalu menjadi topik utama bagi organisasi agar tetap terus bertahan dalam persaingan di era modern ini. Walaupun dukungan sarana. Prasarana, serta sumber dana yang memadai, akan tetapi tanpa adanya dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kegiatan perusahaan tidak dapat diselesaikan secara baik. Sebagai ujung tombak, SDM akan menentukan keberhasilan dalam setiap langkah yang dilakukan organisasi. Tuntutan organisasi untuk mempertahankan, mengembangkan serta memperoleh SDM yang berkualitas di era globalisasi yang penuh persaingan semakin ketat diperlukan sesuai dengan dinamika usaha suatu organisasi atau perusahaan didalamnya terdapat kerjasama untuk melaksanakan pekerjaan, selain mengarah pada pencapaian tujuan, kualitas kerja secara operasional harus dapat memberikan pelayanan yang baik bagi pengguna atau pelanggan (Herawati, 2018:95).
Menyadari begitu pentingnya Sumber Daya Manusia bagi perusahaan, maka suatu perusahaan harus memiliki karyawan yang punya keahlian serta keterampilan di bidangnya, sesuai dengan pendidikan yang mereka dapat. Selain itu juga sumber daya manusia saat ini memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan kinerja suatu perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan harus memperhatikan Sumber Daya Manusia baik dari segi strategi pengembangan sumber daya manusia agar dapat meningkatkan kualitas kinerja karyawan pada perusahaan tersebut. Jenis data penelitian adalah Deskriptif Kualitatif. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple Random Sampling. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 87 orang dari jumlah populasi 112 orang karyawan. Teknik pengambilan data berupa penyebaran kuesioner kepada karyawan. Sampel penelitian ini sebanyak 87 orang karyawan pada PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT. Hasil tersebut dihitung menggunakan Korelasi Product moment dengan Adanya korelasi atau hubungan yang signifikan antara strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (Y) dengan kinerja karyawan (X1) dengan nilai Signifikansinya adalah sebesar 0,94, karena signifikansi lebih kecil dari 0,05 (0,94 < 0,05) maka Ha diterima jadi terdapat hubungan yang signifikan antara kinerja karyawan dengan strategi pengambangan SDM. dengan jumlah responden yang diteliti berjumlah 87 orang karyawan PT. PLN ((Persero) Unit Induk Wilayah NTT”
Berdasarkan hasil penelitian dan landasan teori menyatakan adanya hubungan yang erat signifikan kedua variabel kinerja karyawan dengan strategi pengembangan SDM Adapun Implikasi teoritis yang digunakan dalam penelitian ini yakni: Pengembangan Sumber Daya Manusia menurut Richard Swanson (1998) adalah sebuah proses pengembangan atau melepaskan keahlian manusia melalui pengembangan organisasi serta pelatihan personil dengan tujuan meningkatkan kinerja. Kinerja karyawan menurut Mangkunegara (2016:9) yakni kinerja karyawan merupakan hasil kerja seseorang secara kualitas yang telah dicapai oleh karyawan dalam menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan. Berdasarkan kesimpulan tersebut maka peneliti memberikan saran yakni kepada pihak PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT agar mengembangkan pendidikan, pelatihan serta kemampuan dan ketrampilan bagi karyawan agar mereka dapat meningkatkan skill demi tercapainya kualitas kerja yang maksimal
INTAN M A P PIGA
· Thesis · Open Access
“ ANALISIS KINERJA KEUANGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PT.INDOFOOD SUKSES MAKMUR,TBK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA PERIODE 2019 – 2021” . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan dari perusahan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yakni salah satunya PT.Indofood Sukses Makmur,Tbk dengan menggunakan rasio Likuiditas, rasio Solvabilitas dan rasio Profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT.Indofood Sukses Makmur,Tbk. Adapun sampel dalam penelitian yakni laporan keuangan dari PT.Indoofood CBP Sukses Makmur,Tbk yang telah terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia yang mencantumkan laporan keuangan tahunan atau mengungkapkan kinerja sosialnya pada tahun 2019 – 2021. Metode dalam pengambilan sampel pada penelitian ini adalah purposive sampling, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, yakni teknik pengumpulan dengan menghimpun dan menganalisis dokumen – dokumen, baik dokumen tertulis, gambar, maupun elektronik melalui laporan keuangan yang di dapat langsung dari situs resmi BEI (https://www.idx.co.id/). Teknik analisis data menggunakan analisis data kuantitatif. Metode analisis data yakni analisis rasio keuangan yang terdiri dari empat indicator yaitu, rasio lancar(CR), rasio utang terhadap asset(DER), hasil pengembalian atas asset(ROA), dan hasil pengembalian atas ekuitas(ROE). Hasil penelitian ini adalah Kinerja Keuangan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dilihat dari Rasio Likuiditas menunjukan bahwa current ratio pada tahun 2019 sebesar 253,56%, tahun 2020 current ratio mengalami penurunan sebesar 27,8% sehingga menjadi 225,76% dan pada tahun 2021 current ratio mengalami penurunan sebesar 45,85% sehingga menjadi 179,91%. Adapun kinerja keuangan perusahaan PT. Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk dilihat dari rasio Solvabilitas menunjukan bahwa Debt to equity ratio pada tahun 2019 sebesar 45,13%, tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 60,73% sehingga menjadi 105,86% dan pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 9,88% sehingga menjadi 115,74%. Kinerja Keuangan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dilihat dari Rasio profitabilitas menunjukan Return On Assets tahun 2019 sebesar 13,84%, tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 6,68% sehingga menjadi 7,16%, dan pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 0,47% sehingga menjadi 6,69%, sedangkan Return On Equity tahun 2019 sebesar 20,09%, tahun 2020 mengalami penurunan sebesar 5,35% sehingga menjadi 14,74% , dan pada tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 0,31% sehingga menjadi 14,43%. Hasil analisis dapat diihat bahwa kinerja keuangan perusahaan dari tingkat rasio likuiditas diketahui bahwa nilai Current Ratio PT.Indofood CBP Sukses Makmur,Tbk pada tahun 2019 – 2021 mengalami kenaikan dan juga penurunan, sebab pada tahun 2019 current ratio sebesar 253,56%, tahun 2020 mengalami kenaikan menjadi 225,76%, sedangkan pada tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 179,91%, sehingga Rata – rata current ratio sebesar 206,01% dan dikatakan sangat baik karena berada di angka standar penilaian kinerja keuangan yakni di atas 200%. Dilihat dari rasio solvabilitas diketahui bahwa Debt to Equity dari PT.Indofood CBP Sukses Makmur,Tbk dari tahun 2019 – 2021. Pada tahun 2019 rasio hutang terhadap aktiva sebesar 45,13% , pada tahun 2020 sebesar 105,86% dan pada tahun 2021 rasio hutang terhadap aktiva sebesar 115,74%, sehingga rata – rata Debt to equity ratio sebesar 97,67% dan dikatakan baik karena berada di antara 95% - 100% sesuai dengan angka pada standar penilaian kinerja keuangan. Dilihat dari rasio Profitabilitas dihitung dengan return on assets, pada tahun 2019 sebesar 13,84% , tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 7,16% dan pada tahun 2021 mengalami penurunan menjadi 6,69%, sehingga dapat dikatakan bahwa kemampuan perusahaan dari tahun 2019 – 2021 dilihat dari return on assets masih dikategorikan kurang baik karena berada dibawah 25% sesuai dengan angka pada standar penilaian kinerja keuangan. Dapat dilihat juga bahwa nilai return on equity PT.Indofood CBP Sukses Makmur,Tbk pada tahun 2019 sebesar 20,09%, Pada tahun 2020 mengalami penurunan menjadi 14,74% dan tahun 2021 kembali mengalami penurunan menjadi 14,43%, sehingga dikatakan bahwa kemampuan perusahaan dari tahun 2019 – 2021 dilihat dari return on equity tidak baik karena berada dibawah 25% sesuai dengan angka pada standar penilaian kinerja keuangan.
ALLINDA CHARMANITA SABA
· Thesis · Open Access
Penelitian dengan judul “Pengaruh Profitabilitas terhadap harga saham pada perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia ”bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas yang terdiri dari Return On Assets, Return On Equity, dan Net profit margin terhadap harga saham pada perusahaan LQ45. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan banyak informasi yang berkaitan dengan pengelolaan, identifikasi, pengukuran, serta pelaporan profitabilitas. Dan juga menginginkan informasi yang lebih lengkap, detail dan terperinci mengenai analisis profitabilitas dan pengaruhnya yang terhadap harga saham, dimana nantinya pengaruh tersebut akan meningkatkan daya tarik investor agar mampu bersaing secara ketat dengan perusahaan lain di era globalisasi ini. Menurut (Prihadi 2020:166) profitabilitas adalah kemampuan menghasilkan laba. Return On Assets (ROA) menunjukan tingkat ROE menunjukkantingkatefektivitastimmanajemenperusahaandalammenghasilkanlabadari dana yang diinvestasikan oleh pemegang saham. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020-2021. Sampel ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka sampel yang ditetapkan sebanyak 28 perusahaan LQ45 selama periode 2020-2021, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 sampel. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan aplikasi SPSS versi 23. Hasil penelitianinimenunjukanbahwa: (1) Hasil uji nilai sig 0,141, berarti bahwa variabel Return On Assets tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. (2) Hasil uji nilai sig 0,926, berarti bahwa variabel Return On Equity tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. (3) Hasil uji nilai sig 0,704 berarti bahwa variabel Net Profit Margin tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham.
SOFIANA IDA NOVITA
· Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mengetahui pengaruh manajemen sumber daya manusia terhadap Kinerja pegawai di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata. 2) Mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap Kinerja pegawai di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata dan 3) Untuk mengetahui pengaruh manajemen sumber daya manusia dan budaya organisasi secara bersama-sama (simultan) terhadap Kinerja pegawai di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode pre-eksperimental design dan dihitung menggunakan SPSS 22.00 for windows. Data yang diperoleh melalui kuesioner kemudian dianalisis menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif menggunakan alat distribusi frekuensi dan analisis regresi linear berganda yang hasilnya diolah menggunakan program SPSS.
Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear berganda, diperoleh hasil bahwa; 1) Sumber daya manusia mempunyai dampak yang signifikan terhadap kinerja organisasi. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nilai signifikansi dari variabel sumber daya manusia (X1) adalah 0,00<0,05 dan nilai t-hitung 7,202>2,368 sehingga menunjukan bahwa sumber daya manusia (X1) berpengaruh terhadap kinerja pada Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata. 2) Budaya organisasi (X2) mempunyai dampak yang signifikan terhadap kinerja. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nilai signifikansi dari variabel budaya organisasi (X2) adalah 0,01<0,05 atau 2,485>2,368 sehingga menunjukan bahwa budaya organisasi (X2) berpengaruh terhadap kinerja pada Dinas KesehatanKabupaten Lembata. 3) Manajemen sumber daya manusia dan budaya organisasi secara simultan mempunyai dampak yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini dibuktikan dengan taraf signifikan pada hasil pengujian yang menunjukan bahwa nila f-hitung 0,00<0,005 atau f-hitung 38,469>3,10 sehingga diketahui bahwa manajemen sumber daya manusia dan budaya organisasi mempunyai dampak yang signifikan terhadap kinerja pegawai di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, adapun saran yaitu kepada pemerintah Kabupaten Lembata terkhusunya Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kinerja pegawai dengan memperhatikan sumber daya manusia dan budaya organisasi agar seluruh pegawai dapat bekerja semaksimal mungkin untuk melayani maysarakat
KRISTIAN RONALDO KALUMBANG
· Thesis · Open Access
RINGKASAN
KRISTIAN RONALDO KALUMBANG (18380010) Struktur Komunitas Ikan Indikator (Famili Chaetodontidae) di Ekosistem Terumbu Karang Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. WILSON L. TISERA, S,Pi.,M.Si sebagai Pembimbing I dan ROCKIE R.L. SUPIT S,Pi.,M.Si sebagai pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Kristen Artha Wacana.
Perairan Pantai Bolok, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang dan sekitarnya merupakan salah satu daerah konservasi laut di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan status sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Kupang. Penentuan ini didasarkan pada beberapa aspek terutama kondisi terumbu karang yang memiliki keragaman biota dan nilai estetika yang indah sehingga menjadi suatu taman laut yang indah. Tujuan dari penelitian ini untuk Menganalisis struktur komunitas ikan indikator famili Chaetodontidae di perairan PantaiBolok, Kecamatan Kupang Barat yang terdiri dari kelimpahan, dominansi, keanekaragaman dan keseragaman.Penelitian ini telah dilaksanakan di Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 Pengambilan data ikan dilakukan dengan teknik sensus visual, menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT) lokasi pengambilan data di kedalaman 5-10 m dengan menggunakan 4 transek pada stasiun penelitian. Sampling dilakukan di 4 transek pada lokasi penelitian tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa ikan karang Famili Chaetodontidae yang tersensus di Perairan Pantai Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang terdiri dari 1 genus dan 6 spesies dengan jumlah keseluruhan individu sebanyak 40, dimana Chaetodon triasciatus(10 individu) Chaetodon klenii(10 individu) Chaetodon sp (2 individu) Chaetodon baronessa (7 individu) Chaetodon trifasciatus (10 individu) dan Chaetodon bennetti (1 individu) merupakan enam spesies yang paling sering tersensus,sedangkan yang paling sedikit adalah spesies (1 individu). Struktur komunitas ikan karang Famili Chaetodontidae di Perairan Pantai Bolok Keceamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang memiliki nilai indeks keanekaragaman yang tergolong kecil (H’ <0,69), nilai indeks keseragaman tergolong stabil (0,01 < E < 0,89) dan nilai dominansi tidak ada yang dominansi (0,22 ≤ C ≤ 0, 30).
Kata Kunci : Struktur komunitas, ikan indikator Famili Chaetodontidae
AYUB BADHY WATHUNG
· Thesis · Open Access
INTISARI
Judul Skripsi ini adalah “Deskripsi Tentang Penetapan Hakim Terhadap Permohonan Pergantian Jenis Kelamin”. Rumusan masalah yaitu Apakah yang menjadi alasan permohonan pergantian Jenis kelamin Oleh Pemohon, Bagaimana dasar pertimbangan hakim mengabulkan permohonan pergantian Janis Kelamin dan Apakah akibat hukum dari terjadinya pergantian Jenis kelamin terhadap pemohon.Tujuan penelitian yaitu Untuk mengetahui alasan permohonan pergantian Jenis Kelamin oleh pemohon, untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim mengabulkan permohonan pergantian jenis Kelamin,dan Untuk mengetahui akibat hukum dari terjadinya pergantian Jenis kelamin terhadap Pemohon. Sifat penelitian yaitu bersifat deskriptif dan jenis penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Alasan pemohon mengajukan pergantian jenis kelamin ,dasar pertimbangan hakim mengabulkan permohonan pergantian jenis Kelamin dan akibat hukum dari terjadinya pergantian jenis kelamin terhadap pemohon.Variabel terikat dalam penelitian ini adalah penetapan hakim terhadap pergantian jenis kelamin
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Adapun yang menjadi alasan permohonan pergantian Jenis kelamin oleh Pemohon adalah : 1) Pemohon merasa minder ditengah kehidupan masyarakat 2) Adanya kelainan hormon dalam diri pemohon 3) Ciri fisik pemohon lebih mirip laki-laki daripada perempuan atau sebaliknya 4 ) Pemohon sudah menjalani operasi pergantian jenis kelamin. Dasar pertimbangan hakim mengabulkan permohonan pergantian jenis kelamin adalah : 1)Hakim memandang ciri fisik pemohon lebih mirip laki laki dan sebaliknya. 2)Terdapat fakta bahwa kromosom pemohon lebih banyak kromosom laki-laki dan sebaliknya. 3) Fakta bahwa pemohon telah melakukan operasi pergantian Kelamin Akibat hukum dari terjadinya pergantian jenis kelamin terhadap pemohon adalah: 1) Jenis kelamin pemohon berubah 2) Jenis kelamin dan nama pemohon dalam buku atau kartu identitas berubah.
Saran, 1) Pemerintah diharapkan merancang dan membuat peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang perubahan jenis kelamin serta memperjelas dan mempertegas dari sisi hukum positif lainnya mengenai perubahan jenis kelamin ini dikarenakan juga peraturan ini belum diatur dalam peraturan perundang undangan sehingga menimbulkan kekosongan norma yang mengakibatkan seorang transgender yang sudah merubah jenis kelamin tidak memilki kejelasan seacara identitas maupun legalitas kepastian hukum.2) Peran masyarakat diharapkan mengetahui bahwa kondisi dari seorang transgender tidak ingin juga memiliki ketidakpastian dalam jenis kelaminnya, hal ini tidak dikehendaki pula oleh dalam diri seorang transgender dikarenakan kondisi tersebut dibawanya sejak lahir. Sebaliknya seorang transgender didampingi dalam permasalahan yang sedang dihadapinya tersebut.
Kata kunci : Penetapan Hakim, Permohonan Pergantian Jenis Kelamin
SHUSANTY WELMINTJE PIAN
· Thesis · Open Access
Tujuan yang ingin dicapai untuk menyusun Skripsi ini adalah: untuk mengetahui sejauh mana Peran Pelayaanan Koster di Jemaat GMIT Getsemani Babau, Klasis Kupang Timur Tahun Pelayanaan 2022. Metode yang digunakan adalah metode Deskriptif kualitatif metode ini bertujuan untuk mengambarkan hal-hal yang belum diketahui secara mendalam oleh penulis yang menjadi respon dan dalam penelitian ini ialah Koster, Pendeta dan Majelis Jemaat Rayon dari hasil penelitian ini yang diketahui yaitu Jenis-jenis tugas Koster, waktu kerja,cara kerja koster, masalah atau kesulitan yang dihadapi koster, cara untuk mengatasi kesulitan atau memecahkan masalah dan serta resiko yang di alami oleh koster. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat diuraikan bahwa terlihat dari pelayanan Koster, sangat berperan aktif dalam aktifitas Gereja. Koster menyadari bahwa yang bertugas dalam setiap jenis-jenis tugas yang berperan dalam soal pengurusan pembersihan dalam rumah ibadah dan pekarangan Geraja adalah tugas seorang koster. Bahkan koster sebagian dari tanggungjawab yang harus dijalankan bukan saja tugas-tugas utama koster yang ia jalankan akan tetapi koster juga bertanggung jawab dalam membantu Majelis Jemaat dalam menyampaikan informasi mau pun surat undangan penting untuk pihak yang di tujuh.Dari hasil penelitian tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek-aspek koster sangat memilik peran penting didalam Gereja itu sebabnya koster telah melakukan setiap tugas tanggungjawabnya dengan baik walaupun ada beberapa kesulitan yang dialami dan resiko yang koster alami akan tetapi koster juga mendapata dukungan-dukungan dari Pendeta dan Majelis Jemaat
JERI SAMZON PULING
· Thesis · Open Access
INTISARI
Judul Skripsi Penulis Adalah Tinjauan Yuridis Terjadinya Tindak Pidana Pertambangan Pasir. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pertambangan pasir, bagaimana cara pelaku melakukan tindak pidana pertambangan pasir dan bagaimana akibat hukum terjadinya tindak pidana pertambangan pasir terhadap pelaku, pemerintah dareah dan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pertambangan pasir, cara pelaku melakukan tindak pidana pertambangan pasir dan untuk mengetahui akibat hukum terjadinya tindak pidana pertambangan pasir terhadap pelaku, pemerintah daerah dan lingkungan. Sifat penelitian yaitu bersifat deskriptif dan jenis penelitian ini adalah Penelitian Hukum Normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinya tindak pidana pertambangan pasir dan akibat hukum dari tindak pidana pertambangan pasir terhadap pelaku, daerah dan lingkungan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan pengadilan tentang tindak pidana pertambangan pasir.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa faktor penyebab terjadinya tindak pidana pertambangan pasir yaitu : 1). Untuk mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup. 2). Untuk mendapatkan keuntungan. 3). Adanya pembiaran dari aparat pemerintah dan penegak hukum setempat. Cara pelakukan tindak pidana pertambangan pasir yaitu mengeruk menggunakan alat berat excavator, disaring menggunakan konveyor dan dimasukan dalam truck kemudian dijual kepada masyarakat dengan harga berkisar dari Rp. 125.000 s/d Rp. 160.000/truck. Sedangkan akibat yaitu : 1). Akibat hukum terhadap pelaku adalah dihukum dengan hukuman penjara dan membayar denda. 2). Akibat terhadap pemerintah daerah adalah tidak adanya pemasukan terhadap Pendapatan Asli Daerah ( PAD ). 3). Akibat hukum terhadap lingkungan adalah merusak ekosistem, menurunkan kualitas air dan udara, rusaknya permukaan tanah, berkurangnya lahan perkebunan, berkurangnya lahan sebagai daerah resapan air sehingga dapat menyebakan banjir.
Kepada pemerintah daerah setempat disarankan agar melakukan sosialisasi UU no 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, peraturan terkait serta pesyaratan untuk mendapatkan Ijin Usaha Pertambangan. Kepada aparat penegak hukum Polri dan JPU agar lebih tegas dalam menegakkan hukum dan Hakim agar memberikan vonis yang berat sesuai dengan perbuatan dan akibat yang ditimbukan terhadap pemeritah daerah dan lingkungan agar dapat menimbulan efek jera bagi pelaku usaha tambang lainnya. Kepada masyarakat dan pemerintah daerah setempat agar dapat meakukan rehabilitasi, reboisasi untuk memulihkan kembali lokasi bekas dari tindak pidana pertambangan pasir.
Kata kunci : Tindak Pidana Pertambangan, Penegakkan hukum, akibat hukum, rehabilitasi.
ANTONIUS MAGA LEDO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui transparansi dalam pengelolaan akuntansi keuangan sektor publik di Bappeda Kabupaten Sumba Barat, Untuk mengetahui akuntabilitas dalam pengelolaan akuntansi keuangan sektor publik di Bappeda Kabupaten Sumba Barat dan Untuk mengetahui penerapan konsep Value For Money dalam penerapan pengelolaan akuntansi keuangan sektor publik di Bappeda Kabupaten Sumba Barat. Objek dalam penelitian ini adalah salah satu Lembaga Pemerintahan yaitu Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Metode yang digunakan adalah metode survey dengan wawancara langsung dengan informan dan studi pustaka. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa perwujudan nilai transparansi sudah di terapkan dengan adanya keterbukaan informasi kepada masyarakat dan proses nilai akuntabilitas pertanggujawaban terhadap publik dan pemerintah sesuai dengan aturan yang berlaku, dalam proses pengelolaan keuangan akuntansi publik dengan konsep value for money terlihat ekonomis, efisien, namum belum efektif karena keterbatasan sumba daya di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Sumba Barat. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai transparansi dalam pengelolahan keuangan sektor publik di Bappeda Kabupaten Sumba Barat masih tergolong rendah. Indikator kedua dalam konsep transparansi adalah kemudahan dalam mengakses informasi. Hal ini menjadi sangat perlu guna mengingat pada masa kini bahwa keterbukaan segala macam kegiatan pemerintah sumba barat sangat penting untuk di evaluasi karena menggunakan anggaran nasional lewat pemungutan pajak dari rakyat.Masyarakat perlu tahu sejauh mana tingkat pencapaian keberhasilan suatu program yag telah pemerintah canangkan. Kemudaan dalam mengakses inforrmasi juga memberikan dampak yang baik pada penilaian masyarakat terhadap pemerintah. Jika informasi mudah diakses maka persepsi masyarakat akan cenderung baik dan bisa menurunkan adanya persepsi negatif karena masyarakat percaya pemerintah telah melakukan tugas dan fungsi dengan baik dan mempertanggungjawabkan semua kegiatan pengelolahan sumber daya dengan mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penerapan nilai-nilai akuntabilitas keuangan publik yaitu menyajikan informasi penyelenggaran pembangunaan Kabupaten Sumba Barat dengan mengungkapkan atas semua aktivitas maupun kinerja keuangan daerah kepada masyarakat yang mempunyai kepentingan dalam penggunaan informasi publik sehingga memperoleh responsif dari masyarakat yang kemudian dapat berpartisipasi dengan memberikan aspirasi dalam pembangunan Kabupaten Sumba Barat yang lebih baik. Berdasarkan hasil wawancara menunjukkan bahwa pencapaian kinerja pengelolahan keuangan sektor publik di Kabupaten Sumba Barat belum tercermin adanya tiga indikator penentu yaitu ekonomis, efisiensi dan efektifitas. Penyajian informasi yang bersifat umum dan formal tidak menunjukkan adanya pencapaian.
Kata Kunci: Transparansi, Akuntabilitas, Konsep Value For Money, Akuntansi Keuangan Sektor Publik, Bappeda
OSEMGREN DERINTO LIKU
· Thesis · Open Access
Latar Belakang : Kemampuan menggiring bola adalah salah satu faktor penyebab utama dalam permainan sepakbola untuk itu perlu di tingkatkan kemampuan dan kecepatan dalam menggiring bola.
Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola di klub Gasito Madrid FC.
Metode Penelitian : Penelitian merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian one group pretest and posttest design. Populasi penelitian ini adalah para pemain Gasito Madrid FC sebanyak 18 pemain. Sampel penelitian ini sebanyak 18 pemain.Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah dribbling Bobby Charlton.Teknik analisis data menggunakan uji-t before- after.
Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan hasil perhitungan data yaitu Hasil uji-t memperoleh nilai bahwa menggiring t hitung sebesar 2,138 > 2,109 (t-tabel) dan besar nilai signifikansi probability 0,047 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, berarti terdapat pengaruh latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola di klub Gasito Madrid FC.terdapat pengaruh latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola di klub Gasito Madrid FC ,yaitu sebesar 2,77%.
Simpulan : Dimana hasil yang diperoleh dengan analisis data dengan pengujian hipotesis maka peneliti mengambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola pada Klub Gasito Madrid FC yaitu sebesar 2,77%.dengan diketahuinya pengaruh latihan speed ladder drill terhadap kemampuan menggiring bola di Klub Gasito Madrid, hasil penelitian ini mempunyai implikasi praktis bagi berbagai pihak yang terkait yaitu para penggemar olahraga sepakbola yaitu pelatih dan pemain
ROBERTO RIAMU RAGO WINO
· Thesis · Open Access
ABSTRAK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR BULU TANGKIS SISWA PUTRA KELAS VIII DI SMPN 4 LOLI Roberto Riamu Rago Wino1*, David Loba2, Fredik E. Nope3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Penelitian ini dilator belakangi oleh tidak tersedianya sarana dan prasana pendukung kegiatan pelajaran bulutangkisyang belum digunakan secara maksimal dan dari kemampuan guru olahraga yang sering bermain bulutangkis.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar minat siswadi SMPN 4 loli Tujuan penelitian:Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Belajar Bulu Tangkis Siswa Putra Di SMP Negeri 4 loli TujuanPenelitian: Berdasarkan latar belakang masalah tersebut,maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Minat Belajar Bulu Tangkis Siswa Putra Di SMP Negeri 4 loli. Metode penelitian:Penelitan ini merupakan penelitian merupakan tindakan kelas .Lokasi penelitian di SMPN 4 Loli.Teknik pengambilan data mengunakan wawancara observasi dan angket sedangkan Teknik analisis data menggunakan triangulasi data. Teknik analisis data mengunakan data reductions, data display dan penarikan kesimpulan. Hasil dan pembahasan:Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan seperti yang diuraikan pada bab sebelumnya, diketahui persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas (NA tes passing bulu tangkis> 75) pada siklus I hanya 60%. Namun, persentase ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 86% pada siklus II. Hal tersebut menjelaskan bahwa persentase siswa SMPN 4 Loli yang tuntas semakin baik setelah siswa diberitindakan berupa pembelajaran permainan minat bulu tangkis. Simpulan:Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa peran guru untuk mendukung keaktifan siswa mengikuti pelajaran bulu tangkis sangat dibutukan demi keberlangsungan kegiatan belajar siswa. . Katakunci: meningkatkan minat belajar siswa dalam pelajaran bulu tangkis
YUSAK TINOLDES LAUBURA
· Thesis · Open Access
ABSTRAK
PERMAINAN TRADISIONAL MENJALA IKAN DALAM PEMBELAJARAN PENJASORKES UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI
Yusak T.Laubura1*, M.Rambu P.Wasak2, Jimmy Ch. Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Bermain dan permainan sangat penting bagi manusia di segala usia. Bagi anak, karena merupakan syarat mutlak untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangannya, baik itu psikomotor, afektif, maupun kognitif
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Permainan Tradisional Menjala Ikan Dalam Pembelajaran Penjasorkes Dapat Meningkatkan Kebugaran Jasmani Siswa Kelas V SD Inpres Oebufu.
Metode penelitian: Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas atau Classroom Action Research dibagi menjadi 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), observasi (observing), serta refleksi (reflecting) yang dilakukan secara berurutan dan diidentifikasi menjadi sebuah siklus
Hasil dan pembahasan: Pelaksanaan pada Siklus I diperoleh nilai rata-rata keseluruhan dari 14 orang siswa yaitu 75.05% dengan rincian 8 orang siswa yang belum memenuhi kriteria ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 71,77% dan jumlah yang tuntas yaitu 6 orang siswa dengan nilai rata-rata 79,41%. Pelaksanaan siklus II diperoleh rata-rata keseluruhan siswa adalah 90,01% dari Kriteria ketuntasan hasil belajar 75%.
Simpulan: Sesuai dengan hasil tersebut maka dapat disimpulkan siswa dapat memahami akan peraturan dan permainan tradisional menjala ikan dalam pembelajaran penjasorkes
Katakunci: Permainan tradisional menjala ikan;Pembelajaran penjasorkes
HERLISTIN RAMBU KAWEDA LOYA
· Thesis · Open Access
PELAKSANAAN TES KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KUPANG
Herlistin Rambu Kaweda Loya1*, M. Rambu P. Wasak2, Dortean A. Jois Jaha,3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar belakang: Kebugaran jasmani merupakan salah satu kondisi fisik yang harus dimiliki oleh setiap orang, karna dengan kebugaran jasmani yang baik dapat membuat orang beraktivitas dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebugaran jasmani yang dimiliki siswa pada pelaksanaan tes kebugaran jasmani dilapangan SMP Negeri 2 Kupang.
Metode penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Sumber data dapat diperoleh dari siswa.Teknik pengumpulan data melalui Tes kebugaran jasmani, wawancara dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: hasil dan pembahasan penelitian menunjukan bahwa kebugaran jasmani siswa dapat di ukur dengan melakukan rangkaian tes berupa, tes lari 50 meter, tes angkat tubuh 60 detik, tes baring duduk 60 detik, tes loncat tegak dan tes lari jarak 800 meter, ( tes TKJI,2000). Dari 5 nomor TKJI (Tes Kebugaran Jasmani Indonesia) pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kupang mendapatkan hasil dari 24 siswa dengan kategori Baik 15 siswa, Sedang 6 siswa, Kurang 3 siswa.
Simpulan: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan kondisi kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kupang berada dalam kategori Baik (B).
MARYANA MAY ATAMBARU
· Thesis · Open Access
MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA KRISTEN CITRA BANGSA Maryana M. Atambaru1*, M. Rambu P. Wasak2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Masalah yang peneliti jumpai pada motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa tidak maksimal karena tingkat level pandemi covid-19 kadang meningkat dan kadan menurun. Sehingga menyebabkan proses pembelajaran pada peserta didik tidak maksimal atau kurang efektif. Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memilikiki tujuan yang hendak di capai adalah untuk menganalisis motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif Hasil dan pembahasan: Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa terjadi menurun. Oleh karena itu di perlukan untuk guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan lebih memberikan motivasi belajar agar membantu peserta didik bisa meningkatkan minat belajar dalam proses pembelajaran selama masa pandemi covid-19. Simpulan: Peserta didik sulit dalam mengikuti pembalajaran PJOK saat melakukan kegiatan praktek melalui aplikasi zoom dan kurang memadai alat-alat olahraga yang digunakan oleh peserta didik di rumah, oleh karena itu Guru harus mampu untuk memberikan motivasi belajar dan memodifikasi alat-alat olahraga agar bisa digunakan oleh peserta didik di rumah selama mengikuti pembelajaran secara daring di masa pandemi covid-19.
NI KADEK ASTRIANI RAHAYU
· Thesis · Open Access
Judul Skripsi penulis, adalah “Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Pembunuhan Anak Oleh Ibu Kandung”. Permasalahan pokok yang dibahas dalam penelitian ini adalah : Faktor apa yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan Mengapa hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP? Tujuan penelitian ini adalah :Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan Untuk mengetahui alasan hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP. Sifat penelitian penulis adalah “Deskriptif”, diartikan bahwa penelitian ini dapat memberikan suatu gambaran serta menguraikan suatu permasalahan yang diteliti, dan menyimpulkan serta dapat menganalisisnya. Sedangkan jenis penelitian penulis adalah penelitian hukum normativ. Sehingga pengumpulan data dilakukan melalui kepustakaan, yang dimana penelitian hukum normatif mencakup: penelitian terhadap asas-asas hukum, sistematik hukum, taraf sinkronisasi vertical dan horizontal, perbandingan hukum, sejarah hukum dan variable yang digunakan dalam penelitian ini yaitu : variabel bebas adalah bebas dalam mempengaruhi variabel lain. Yang menjadikan variable bebas adalah faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan alasan hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung tidak menerapkan pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menerapkan pasal 341 KUHP. Sedangkan veriabel terikat adalah ubahan terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat dari adanya pengubah variable bebas. Oleh karenanya, varibel terikat dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pembunuhan anak oleh ibu kandung dan untuk mengetahui mengapa hakim dalam menjatuhkan pemidanaan kepada pelaku pembunuhan anak oleh ibu kandung pasal 76 UU Perlindungan Anak tetapi menyerahkan pasal 341 KUHP
YULENS FANGGI
· Thesis · Open Access
INTISARI
Penulisan ini berjudul : Penerapan Pemberatan Pidana Oleh Hakim Terhadap Tindak Pidana Perkosaan Oleh Ayah Kandung Terhadap Anak. Berdasarkan pengamatan penulis latar belakang masalah pokoknya dapat dirumuskan Mengapa hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap ayah kandung yang melakukan perkosaan terhadap anak tidak menerapkan pemberatan pidana. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui alasan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap ayah yang melakukan perkosaan terhadap anak tidak menerapkan pemberatan pidana.
Sifat penelitian ini adalah deskriptif, yaitu mencoba meneliti dan menggambarkan status sekelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran atau pun kelas peristiwa pada masa sekarang dan Jenis Penelitian pada umumnya di bedakan antara data yang diperoleh secara langsung dari masyarakat dan data yang di peroleh dari bahan-bahan pustaka. Yang di peroleh langsung dari masyarakat dinamakan data primer (atau data dasar), sedangkan yang di peroleh dari bahan-bahan pustaka. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian dengan menggunakan Metode Analisis Deskriptif Kualitatif. Dalam penelitian pada umumnya di bedakan antara data yang diperoleh secara langsung dari masyarakat dan data yang di peroleh dari bahan-bahan pustaka. Yang di peroleh langsung dari masyarakat dinamakan data primer (atau data dasar), sedangkan yang di peroleh dari bahan-bahan pustaka. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari : Variabel bebas adalah suatu variabel yang apabila dalam suatu waktu berada bersamaan dengan variabel lain, maka (diduga) akan dapat berubah dalam keragamannya. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah alasan hakim dalam menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap ayah kandung yang melakukan pemerkosaan terhadap anak tidak menerapkan pemberatan pidana dan Variabel Terikat dalam penelitian ini adalah tindak pidana perkosaan oleh ayah kandung terhadap anak.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perkara yang dapat di Hakim dalam pertimbangan yang mengacu pada dakwan Jaksa penuntut Umum, yaitu pasal yang diterapkan oleh penuntut umum, maka hakim melakukan berbagai pertimbangan terkait perbuatan terdakwa dan di hukum sesuai dengan berbagai macam putusan hakim yang berfariasi, Pada putusan-putusan pengadilan Hakim Mempertimbangkan kualitas perbuatan terdakwa dan Hakim dapat mempertimbangkan Hal-Hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa.
Dari hasil Putusan pengadilan yang menjadi saran ialah Hakim harus pertimbangan Dakwan Jaksa penuntut Umum, akan tetapi hakim juga di paku pada tuntutan hakim dikarenakan perbedaan hukum yang di berikan kepada terdakwa ada juga yang tidak sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.
Kata Kunci : Pemberatan Pidana, Tindak Pidana, Perkosaan
AAN DWI CAHYONO
· Thesis · Open Access
Deskripsi Tentang Terjadinya Tindak Pidana Penodaan Agama” permasalahan dalam penelitian ini, yaitu sebagai berikut: 1. Bagaimanakah bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama? 2.Mengapa tindakan atau ucapan pelaku dianggap sebagai penodaan agama?3.Mengapa pelaku melakukan tindak penodaan agama? Tujuan dari penelitian ini adalah:1. Untuk mengetahui bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama, 2.Untuk mengetahui tindakan atau ucapan pelaku dianggap sebagai penodaan agama.3.Untuk mengetahui alasan pelaku melakukan tidak pidana penodaan agama. Sifat dari penelitian ini adalah deskritif kualitatif dengan jenis penelitian normatif. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu: bentuk, tindakan dan alasan pelaku melakukan tidak penodaan agama dan variabel terikat yaitu: Putusan pemidanaan terhadap pelaku penodaan agama dengan sumber bahan hukum yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan studi kepustakaan / dokumen yang dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Dari hasil penelitian dan analisis putusan diperoleh jawaban bahwa:
1. Bentuk pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama
a. Dengan sengaja dilakukan di muka umum
b. Mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan terhadap agama lain.
2. Tindakan pelaku dianggap sebagai penodaan agama
a. Melemparkan Kitab Suci Al-Quran
b. Tindakan penghinaan terhadap kitab suci Al-quran dan hostia sebagai agama Katolik yang tidak diperbolehkan bagi agama lain.
3. Alasan Pelaku melakukan tindak pidana penodaan agama
a. Terdakwa menggunakan Al Quran sebagai alat dalam metode pengosongan dalam materi penanaman nilai-nilai dasar perjuangan HMI.
b. Terdakwa ingin menerapkan ajarannya yang dipelajari dari Saudi Arabia selama 6 (enam) tahun
c. Terdakwa belum di baptis dan belum mengikuti semua tata cara pada gereja katolik Roma.
d. Alasan terdakwa masuk kedalam gereja karena terdakwa juga salah satu yang memikul peti jenazah om terdakwa.
Berdasarkan pada kesimpulan diatas dapat di sarankan beberapa hal yaitu:
1. Bagi pelaku atau terdakwa tidak perlu mengulangi perbuatan tindak pidana yang sama agar tidak terjebak dalam penistaan agama
2. Bagi hakim perlu meningkatkan profesionalitas hakim yang obyektif dalam menjatuhkan pemidanaan bagi pelaku penodaan agama agar tidak menimbulkan menimbulkan perpecahan antar umat berada dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa