ANTONIUS VIANI
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK ANALISIS KOMPONEN BIOMOTORIK PADA TARIAN IKUN BETA DI SANGGAR BLIRAN SINA WATUBLAPI KABUPATEN SIKKA Antonius Viany1*, Andreas J.F. Lumba2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang:Tarian Ikun Beta merupakan bagian dari aktivitas ritmit yang dalam hakikat olahraga gerakannya tidak terlepas dari komponen Biomotorik atau kemampuan gerak. pada Gerak Tarian Ikun Beta mengandung aktifitas gerak olahraga yang selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan dan gerak kompleks yang memerlukan keluasan gerak persedian. Dari gerakan-gerakan tersebut terkandung komponen fisik.komponen fisik tersebut di atas jika maksimalkan dengan baik maka akan menunjang kebugaran jasmani penari. Tujuan penelitian:Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui Komponen biomotorik tarian Ikun Beta di sanggar BliranSina Watublapi Kabupaten Sikka. Metode penelitian: Metode yang digunakan pada dalam penelitan ini adalah penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan studi dokumentasi. Hasil dan pembahasan: Hasil temuan tentang gerak dasar dalam tarian Ikun Beta yaitu tarian yang digunakan masyarakat Kabupaten Sikka. Simpulan: Tarian Adat Ikun Beta adalah Tarian kebesaran masyarakat yang biasa dibawahkan pada setiap upacara - upacara adat dan juga biasa dibawakan pada acara penjemputan tamu-tamu penting. Kata kunci: Analisis, komponen biomotorik tarian Ikun Beta
MAGDALENA GINYA LUDJI
2021 · Thesis · Open Access
Penelitianinibertujuanuntukmengetahuidatayangtelahdilakukan
makadapatdiambilkesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesa
Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun
2017dan2018dikatakanekonomiberimbang.Dantahun2019dikatakan
ekonomis.ArtinyaPemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupaten
Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan hemat.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapatdiambil
kesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijua padatahun2017-2019dikatakanefisien
karenamenghasilkanrasiotingkatefisienlebihkecildari100%.Artinya
viii
PemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupatenSabuRaijuatelah
mampumengelolakeuangandenganbaik.Berdasarkananalisisdatayang
telahdilakukanmakadapatdiambilkesimpulanbahwakinerjakeuangan
pemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupatenSabuRaijua pada
tahun2017-2019dikatakanefisienkarenamenghasilkanrasiotingkat
efisienlebihkecildari100%.ArtinyaPemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijuatelahmampumengelolakeuangandengan
baik.Berdasarkananalisisdatayangtelahdilakukanmakadapatdiambil
kesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijua padatahun2017dan2019dikatakan
efektivitasberimbangkarenamenghasilkanrasiotingkatefektivitassama
dengan100%.Dan2018dikatakantidakefektifkarenamenghasilkanrasio
tingkatefektivitaslebihbesardari100%.
ANCE LOLI TANDE
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK
ANALISIS PRINSIP PEMILIHAN DAN PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 1 KOTA KUPANG
Tande, A.L. )* Meha, A. M.)** Manu, T.S.N.)**
Permasalahan utama pada penelitian ini adalah prinsip guru dalam pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran yang dilakukan guru pada saat kegiatan belajar mengajar. Tujuan penelitian adalah agar Bapak Ibu/guru IPA di SMP Negeri 1 Kota Kupang dapat memperhatikan Prinsip Pemilihan Media terlebih dahulu sebelum Media dimanfaatkan. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian riset lapangan. Teknik pngumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Prosedur penelitiannya adalah: penelitian terdahulu, tahap perencanaan, dan tahap pelaksanaan, teknik analisisnya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 7 guru IPA dan 2 siswa, prinsip pemilihan efekitifitas dengan rata-rata hasil persentase 100% menunjukan bahwa 7 guru IPA memperhatikan prinsip efektifitas sebelum media di manfaatkan, pada prinsip efisiensi 55,5% 4 guru IPA tidak memperhatikan prinsip efisiensi dapat dilihat juga pada 1 siswa menunjukan bahwa guru IPA tidak memperhatikan prinsip efisiensi, pada prinsip relevansi 100% menunjukan bahwa ke 7 guru IPA memperhatikan prinsip relevansi, pada prinsip produktifitas 100% menunjukan bahwa ke 7 guru IPA memperhatikan prinsip produktifitas, sedangkan pada pemanfaatan media pembelajaran yang jelas dan menarik dengan rata-rata persentase 11,1% menunjukan bahwa 1 orang siswa tidak mendapatkan pelajaran yang jelas dan menarik, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif 11,1% menunjukkan bahwa 1 orang siswa tidak mendapatkan proses pembelajaran yang lebih interaktif, dan kesulitan yang di temui dalam pemanfaatan media pembelajaran IPA 100% menunjukkan bahwa dari setiap guru dan juga siswa mengalami kesulitan dalam pemanfaatan media. Prinsip pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Kota Kupang “Cukup Baik”
Kata kunci : prinsip Pemilihan, Pemanfaatan Media, Pembelajaran IPA.
MARCE MAGDALENA NGGADAS
2021 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada pengaruh Model pembelajaran Round robin terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 420 siswa dan sampel kelas VIIIE dan kelas VIIIF berjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan Posttest. Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 1.0324 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 9.879 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh model Round Robin terhadap hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan eksperimen . Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar, memiliki rasa ingin tahu, dan berani menyampaikan pendapat saat proses pembelajaran. Hal ini dikarenakan model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin memiliki potensi yang cukup besar yaitu dapat mengembangkan ide siswa tentang suatu masalah dalam pembelajaran. Hal ini dapat dilihat persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 89,23 %, C2 80,00% dan C3 83,07% .sedangkan hasil belajar siswa pada kelas kontrol belum mencapai KKM yaitu 47,2292. Hal ini dikarenakan pada kelas eksperimen siswa lebih aktif mencari tahu sendiri tentang konsep-konsep penting dalam pembelajaran sehingga siswa lebih mudah mengingat, memahami dan menerapkan apa yang ditemukan dalam pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Round Robin terhadap hasil belajar
MERYANA TAMU APU
2021 · Thesis · Open Access
Lontar (Borassus flabellifer Linn) merupakan salah satu tanaman jenis palmae yang dapat tumbuh baik di lingkungan tropis. Bagian pohon lontar yang dapat dimanfaatkan adalah daun, batang, buah dan nira. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kandungan saponin pada ekstrak metanol serat matang buah lontar (Borassus flabellifer Linn). Penelitian ini menggunakan metode (KLT) dan spektrofotometri UV-Vis. Analisis data secara kualitatif ditandai dengan pembentukan busa setelah penambahan HCl 2N dan terbentuknya cincin warna cokelat setelah ditambahkan pereaksi Lieberman-Burchard. Cincin warna cokelat yang terbentuk menunjukan adanya reaksi saponin triterpen. Analisis senyawa menggunakan Kromatografi Lapis Tipis diperoleh lima spot warna atau bercak noda. Masing-masing noda memiliki nilai Rf 0.72 (spot 1), 0.73 (spot 2), 0.75 (spot 3), 0.76 (spot 4) dan 0.78 (spot 5). Mengacu pada nilai Rf dan warna kuning yang terdapat pada plat KLT menunjukan bahwa pada sampel terkandung saponin (triterpenoid). Saponin merupakan senyawa glikosida yang tersebar luas pada tumbuhan tingkat tinggi serta beberapa hewan laut dan saponin memiliki senyawa aktif kuat yang menimbulkan busa bila dihomogenkan dengan air. Hasil analisis kualitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis diperoleh nilai absorbansi saponin 0,325 pada panjang gelombang 280 nm yang juga menunjukan bahwa pada sampel terkandung saponin. Dengan demikian maka dapat dijelaskan bahwa pada ekstrak serat matang buah lontar terkandung saponin.
ARDI BANDA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Mie merupakan jenis makanan hasil olahan tepung yang sudah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Mie juga merupakan jenis makanan yang digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Hal ini karena mulai dari penyajian sampai dikonsumsi sangat mudah dan cepat. Mie juga dapat digunakan sebagai variasi dalam lauk pauk dan sebagai pengganti nasi. Bahan baku pembuatan mie yaitu terigu yang hingga saat ini masih diimpor dari negara lain. Perlu dilakukan upaya pencarian bahan lain untuk menggantikan tepung terigu dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar kita, salah satunya berasal dari umbi-umbian seperti keladi. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan pengembangan pangan lokal berbasis umbi-umbian yang mengandung karbohidrat, seperti ganyong, ketela pohon, keladi, ubi ungu, gembili, suweg, kentang, kentang hitam dan kimpul. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari adanya pengaruh substitusi tepung keladi dalam pembuatan mie kering pada tingkat penggunaan tepung terigu dan untuk memperoleh salah satu perlakuan terbaik dari subsitusi tepung keladi pada tepung terigu dalam pembuatan mie kering. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali dengan persentase 0%,5%,10%,15% tepung keladi. Hasil penelitian menunjukan Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan substitusi 5% terhadap rasa mie kering yang tertinggi dengan skor 3,822 (sangat suka), warna mie kering yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 5% dengan skor 3,733 (sangat suka) dan tekstur mie kering yang paling tertinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 5% dengan skor 3,689 (sangat suka).
NEFRIYANTI TAGI HUMA
2021 · Thesis · Open Access
Proses pengolahan seperti dendeng ikan perlu memperhatikan dan mempertahankan komponen ikan dengan cara memberikan bahan tambahan yang digunakan agar kualitas dendeng ikan tetap terjaga.Salah satu bahan tambahan yang digunakan dalam menjaga mutu dendeng ikan yaitu cuka.Cuka alami adalah cuka yang difermentasi dari nira lontar secara tradisional,sedangkan cuka sintesis adalah cuka yang diperoleh dari proses kimiawi dengan penambahan zat kimia seperti etanol, asetoin, diasetil dan ester asetat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cuka alami dan cuka sintesis terhadap kadar protein dendeng ikan tongkol Euthynnus affinis.Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan.Perlakuan tersebut dibagi atas 1 perlakuan kontrol dan 3 perlakuan konsentrasi cukayang terdiri atas 2 perlakuan(CA 15%, CA 20% dan CA 25%) dan (CS 15%, CS 20% dan CS 25%) dengan 3 kali pengulangan. Analisis data menggunakan uji Anova dan uji Tukey HSD.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil uji anovacuka alami dan cuka sintesis secara simultan berpengaruh nyata terhadap protein dendeng ikan tongkol dengan nilai signifikansi 0,0000,05. Hasil uji Tukey HSD menunjukkan bahwa konsentrasi CS 25% memiliki tingkat perbedaan yang lebih nyata yakni (0,4103). Kemudian hasil uji total kadar protein menunjukkan bahwa kadar protein tertinggi terdapat pada konsentrasi 3(CS 25%) yaitu 2,360%. Sedangkan semua perlakuan untuk cuka alami memiliki kadar nilai protein yang lebih rendah daripada perlakuan kontrol dan semua perlakuan cuka sintesis.
NOMENSEN UMBU ROBAKA
2021 · Thesis · Open Access
SUBTITUSI TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG MOCAF DALAM PEMBUATAN KUE PISANG GORENG Umbu Robaka Mensen *) Nuhamara.Melkianus**) Banoet Regina I.M.**) ABSTRAK Pisang goreng adalah makanan ringan yang banyak ditemukan di Indonesia, singapura dan Malaysia. Makanan ini terbuat dari pisang yang sudah dikupas kulitnya dipotong potong kecil sesuai keinginan kemudian dicampur dengan adonan hingga rata yang terbuat dari tepung dan sedikit garam dan gula dan selanjutnya digoreng dengan minyak goreng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan melakukan 4 perlakuan (empat) kali perlakuan dan 3 kali (tiga) kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung mocaf pada tepung terigu dalam pembuatan kue pisang goreng. Untuk mengetahui salah satu perlakuan terbaik dari tepung mocaf dalam menghasilkan kue pisang goreng yang baik. Hasil penelitian menunjukan bahwa Uji Analisis Organoleptik pada perlakuan B 90% menghasilkan nilai rata-rata rasa kue pisang goreng sebesar 4,778 (sangat suka), warna kue pisang goreng sebesar 4,677 (sangat suka), aroma kue pisang goreng sebesar 4,578 (sangat suka), dan tekstur kue pisang goreng 4,600 (sangat suka).
ERWIN KUNDA
2021 · Thesis · Open Access
“PENGARUH LAMA PEMANASAN DALAM PEMBUATAN MANGGULU TERHADAP PERUBAHAN FISIKO-KIMIA SELAMA PENYIMPANAN” ABSTRAK Kunda Erwin * Nuhamara,M ** I.D.A.A.R.R.Adi, ** Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Fakulatas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada tanggal 22 Desember 2020 sampai tanggal 5 januari 2021. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan dalam pembuatan manggulu terhadap perubahan fisiko kimia selama penyimpanan dan bagaimana pengaruh lama pemanasan dalam pembuatan manggulu terhadap perubahan fisiko kimia selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 9 unit percobaan. Perlakuan terbaik lama pemanasan yang berbeda dalam penyimpanan manggulu terdapat pada perlakuan C dengan lama pemanasan 30 menit menghasilkan nilai rata-rata rasa manggulu sebesar 4,244 (sangat suka), warna manggulu sebesar 4,000 (sangat suka), aroma manggulu sebesar 3,844 (sangat suka), tekstur manggulu sebesar 4,244 (sangat suka), dan kadar air manggulu sebesar 7.69%.
ADHYEN HERYSMEL BAOK
2021 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Media Pembelajaran Storyboard Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 1 Mollo Selatan Tahun Ajaran 2020/2021. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menerapkan media pembelajaran Storyboard. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test design. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIIIA dengan jumlah siswa 17 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji-t berbantuan SPSS menunjukan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel ( 6,463 > 2,119 ), maka H0 ditolak dan Ha diterima dengan tingkat signifikansi 0,05. Artinya terdapat perbedaan pre-test yang tidak menggunakan media pembelajaran Storyboard dan post-test yang menggunakan media pembelajaran Storyboard. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa “Terdapat pengaruh signifikan penggunaan media Storyboard terhadap hasil belajar siswa pada kelas VIIIA SMP NEGERI 1 MOLLO SELATAN Tahun Ajaran 2020/2021”. Pernyataan ini dibuktikan dari perhitungan menggunakan uji “t“ bahwa thitung > ttabel yaitu 6,463 > 2,119.
SIR NASUTION TONU
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Substitusi Tepung Tempe Kacang Nasi (Vigna Umbelata) Dalam Tepung Beras Pada Pembuatan Kue Rambut Khas Alor Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa Perlakuan subtitusi tepung tempe kacang nasi pada tepung beras yaitu berbeda dalam pembuatan Kue rambut memberikan pengaruh yang sangat nyata (P>0,01) pada taraf signifikan 1% terhadap karakteristik organoleptik Kue rambut yaitu warna, rasa dan tekstur Kue rambut. Hasil analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa perlakuan yang tepat dengan subtitusi tepung tempe kacang nasi yang berbeda dalam pembuatan Kue rambut terdapat pada perlakuan B dengan subtitusi tepung tempe kacang nasi sebanyak 70% yang mendapat rata-rata nilai untuk setiap variabel yaitu tingkat kesukaan warna Kue rambut sebesar (4,622), rasa Kue rambut (4,822), tekstur Kue rambut (4,600), aroma Kue rambut (4,644). Saran yang diberikan yaitu dalam pembuatan kue rambut dengan menggunakan substitusi perlkuan, sebaiknya menggunakan tepung tempe kacang nasi dengan substitusi 70% sehingga tidak terlalu mempengarui sifat organoleptik dari kue rambut
LINSA MARIANA KANNI GINYA
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi serbuk biji labu kuning terhadap pembuatan tempe. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang 3 kali dengan presentase 0%, 10%, 15%, 20% serbuk biji labu kuning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Ananlisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan substitusi 10% terhadap rasa tempe yang tertinggi dengan skor 4,756 (sangat suka), warna tempe yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 4,600 (sangat suka) Dan aroma tempe yang paling tinggi disukai yaitu terdapat pada perlakuan 10% dengan skor 4,644 (sangat suka) .
JULNAIM MEGAWANI KA
2021 · Thesis · Open Access
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYANGRAIAN TERHADAP RASA PAHIT PASTA KASAR KAKAO (Theobroma cacao L) Ka M Julnaim * Medah.I.A ** Malelak Zet ** ABSTRAK Kakao merupakan salah satu komoditi yang cukup banyak dimanfaatkan pada dunia industri.Biji kakao dapat diolah menjadi berbagai macam produk.Produk utama dari biji kakao adalah bubuk dan lemak kakao yang kemudian dapat diolah menjadi beberapa produk baru yang bernilai ekonomi tinggi.Pasta cokelat dikenal sebagai chocolate paste atau chocolate mass yang merupakan hasil setengah jadi. Produk pasta cokelat ini biasa dipasarkan dalam skala besar, baik dari pabrik ke pabrik makanan cokelat atau dalam skala rumah tangga yang akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan kue rumah tangga (Wahyudi dkk, 2008).Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui adanya interaksi suhu dan lama penyangraian terhadap pengurangan rasa pahit pasta kasar kakao.Metode yang digunakan adalah metode eksperimendenganmenggunakanRancangsanAcakKelompok dengan 2 faktorial dan masing-masing diulang 3 kali dengan suhu 1000c dan 1400c biji kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Ananlisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan faktor A2B3 (Suhu 1400c dengan lama waktu 60 menit ) dengan skor rata- rata 4,800 (sangat suka).
ARMENIUS MALLI
2021 · Thesis · Open Access
“Pengaruh Kosentrasi Kayu Manis (Cinnamommum Burmanii) Terhadap Karakteristik Serbuk Instan Produk Kopi Robusta” ABSTRAK Armenius Malli* Medah A.I** Malelak Z.** Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium processing Universitas Kristen Artha Wacana Kupang., mulai bulan Maret 2021 sampai selesai . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentarsi kayu manis (cinnamomun burmannii) terhadap karakteristik serbuk instan produk kopi robusta.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif berbasis eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan perlakuan tunggal berupa konsentrasi kayu manis, yang terdiri dari 4 taraf ulangan dengan 3 kali perlakuan sehinggan total diperoleh 12 unit percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaruh konsentarsi kayu manis (cinnamomun burmannii) terhadap karakteristik serbuk instan produk kopi robusta pada perlakuan aroma dan rasa sama-sama memberikan pengaruh yang signifikan yang nyata pada tarap 5% (P>0,05) dengan substansi nilai rata-rata 3,767 juga dengan perlakuan rasa yang memberikan pengaruh yang nyata dengan substansi nilai rata-rata 3.650. Dengan demikina bahwa perlakuan aroma dan rasa terhadap konsentarsi kayu manis terhadap karakteristik serbuk instan produk kopi robusta sangat berpengaruh nyata dalam memberikan kontribusi nyata untuk menarik peminat penikmat kopi robusta.
JALENTUS E.M TALAN
2021 · Thesis · Open Access
ABSTRAK FORTIFIKASI TEPUNG WORTEL PADA PEMBUATAN MAKARONI SCHOTELTERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN Jalentus E.M. Talan DR.Ir.Golief F. Neonufa, MT Ir. Zet Malelak, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tepung terigu dengan tepung wortel terhadap karakteristik organoleptik makaroni schotel. Manfaat penelitian ini adalah untuk mengurangi ketergantungan terhadap tepung terigu dengan memanfaatkan bahan baku lokal berupa wortel, kemudian untuk menghasilkan produk makaroni schotel dengan nilai gizi yang tinggi. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 kali percobaan dan 3 kali ulangan. Rancangan perlakuan yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari 100% tepung terigu, 90% tepung terigu dan tepung wortel 10%, 80% tepung terigu dan 15% tepung wortel, 80% tepung terigu dan 20% tepung wortel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor perbandingan tepung terigu dengan tepung wortel berpengaruh nyata terhadap warna pada perlakuan D dengan skor 3,639 , rasa pada perlakuan D denan skor 3,806 dan aroma pada perlakuan D dengan skor 3,806 pada makaroni schotel.
YULENS HENDRIAN DAPA OLE
2021 · Thesis · Open Access
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TALAS PADA TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN COOKIES TALAS (YULENS H. DAPA OLE*) (Ir ANDERIAS I. MEDAH, MP**)(Ir. ZET MALELAK**) Menurut SNI 01-2973-1992, Cookies merupakan salah satu jenis biskuit yang dibuat dari adonan lunak, berkadar lemak tinggi, relatif renyah bila dipatahkan dan penampang potongannya, bertekstur padat (BSN, 1992). Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi ketergantungan akan terigu adalah dengan melakukan pemanfaatan umbi umbian yang akan menghasilkan tepung dan sebagai pengganti tepung terigu ke dalam produk-produk berbahan baku tepung terigu. Di sini penulis mencoba untuk mengurangi pemakaian impor terigu yaitu dengan pemanfaatan tepung umbi talas. Pemanfaatan tepung talas sebagai bahan penganti tepung terigu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung talas pada tepung terigu dalam pembuatan Cookies Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit percobaan, dengan persentase 100%, 5%,10% dan 15 %. variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu tekstur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik organoleptik terdapat pada perlakuan C dengan nilai rata-rata tingkat kesukaan tekstur 4,667 ( sangat suka )
IRNA AGRIANI NEOLAKA
2021 · Thesis · Open Access
This research was conducted under the title “AN ANALYSIS OF LOSS AND GAIN IN THE TRANSLATION OF INDONESIAN SUBTITLE OF NOAH MOVIE (2014) BY DARREN ARONOFSKY”. The aims of this study are to find out the loss and gain found in the Indonesian Subtitle of Noah Movie by Darren Aronofsky. Qualitative research was used as the method of this research and the documentation technique was used to collect the data to complete this study. Bassnett’s theory of loss and gain was used as the main theory to analyze the data. Based on the analysis of the loss and gain from the movie, the writer found 113 patterns of loss and gain of the Indonesian subtitle of the movie. The number of loss is 93 forms, for example: SL: You see those others flowers? TL: Lihat bunga-bunga yang lain? The process of translation that is in the data above is in form of question. We can see the translation from source language You see those others flowers? Into target language Lihat bunga-bunga yang lain? In the data, it shows Noah asks to the Ham to see the flowers. The word you as a pronoun that refers to Ham who the person being asked. That’s why the underlined word does not translate, it is to make the translation can be simple and does not repeat the word’s meaning in the target language. Besides it, by lost that word, there is no reduction in meaning in the target language. While, the number of gain is 20 forms, for example: SL: I don’t. I saw his mountain. TL: Aku tak tahu. Aku melihat gunungnya. In the data, Naemah, Noah’s wife asks him about his grandfather condition, then Noah says to her, I don’t. I saw his mountain, it is written in the source language text. Meanwhile it can be read Aku tak tahu. Aku melihat gunungnya in the target language. The word tahu is gained in the target language to emphasize the meaning of the text. Moreover, the adding word makes the target language sounds more natural, so it is more acceptable to be read by the watchers. The other reason is to addition the meaning in the target language. As the result of the study, the writer concluded that the loss and gain occurred in the movie subtitle because the result of the translation sounds more natural, acceptable and understandable by the target watchers in the target language.
Keywords: loss, gain, translation.
DESRY NAIF
2021 · Thesis · Open Access
The title of this writing is "A Discourse Analysis of Illocutionary Acts in Kupang Malay Language Bible of Gospel of Luke". The research conducted to answer questions: 1. What are the types of illocutionary acts in Kupang Malay Language Bible of Gospel of Luke? 2. What are the functions of illocutionary acts in Kupang Malay Language Bible of Gospel of Luke? In orderbto get the data, the writer took from Gospel of Luke of Kupang Malay Language Bible. The instrument used in this research is documentary. The writer hopes this writing could give many valuable contributions to build up Kupang Malay Language. The result of the data analysis shows that Kupang Malay Language Bible has five types and four functions of illocutionary acts. 1). Types of illocutionary acts: a). representatives: Batul, bu! Pi su, ko bekin iko. b). directives: Bapa Guru, e. Tolong lia beta pung ana laki-laki satu biji doo! c). commissives: Beta janji! Ini hari ju, lu maso pi dalam sorga sama-sama deng Beta! d). expressives: Orang yang kana susa tagal iko sang Beta, Manusia Tulen ni! Bosong ontong. e). and declaratives : Dari beta pung hati yang paling dalam, beta angka nae tinggi-tinggi sang Tuhan! 2). The functions of illocutionary acts: a). competitive b). convivial c). collaboratives and d). conflicts
JULIANA DE ARAUJO
2021 · Thesis · Open Access
JULIANA DE ARAUJO (16382019). Analisis kesiapsiagaan masyarakat pesisir Desa Litamali dan Desa Rainawe. Wilson L. Tisera, S.Pi,M.Si,Ph,D sebagai Pembimbing I dan Imanuel J. Emola, S.Pi.,M.Si sebagai Pembimbing II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang.
Bencana juga dapat diartikan sebagai suatu kejadian, yang disebabkan oleh alam atau karena ulah manusia, terjadi secara tiba-tiba atau perlahan-lahan, sehingga menyebabkan hilangnya jiwa manusia, harta benda dan kerusakan lingkungan, kejadian ini terjadi di luar kemampuan masyarakat dengan segala sumberdayanya (UN-ISDR,2002). Tujuan penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir Kecamatan Kobalima Desa Litamali dan Desa Rainawe terhadap bencana tsunami baik individu maupun komunitas.
Penelitian telah dilaksanakan di Desa Litamali dan Desa Rainawe Kecamatan Kobalima Kabupaten Malaka. Pengambilan data menggunakan metode purposive sampling. Penentuan populasi diambil dari jumlah seluruh KK pada kedua desa, penentuan responden diambil dari jumlah dan karakteristikyang dimiliki oleh populasi tersebut.
Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap bencana tsunami di Desa Litamali dan Desa Rainawe tergolong siap dengan kisaran 70,43% dan 68,77%, perencanaan kedaruratan di Desa Litamali dan Desa Rainawe tergolong dalam kategori hampir siap dengan kisaran 62,38% dan 62,10%, sistem peringatan di Desa Litamali dan Desa Rainawe tergolong dalam kategori hampir siap dengan kisaran 62,20% dan 62,79%, tingkat mobilisasi sumberdaya di Desa Litamali tergolong dalam kategori hampir siap dengan kisaran 62,27% dan Desa Rainawe tergolong dalam kategori siap dengan kisaran 69,76%. Sementara pada tingkat kesiapsiagaan masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana tsunami pada Desa Litamali tergolong dalam kategori hampir siap dengan nilai indeks 62,90% sementara Desa Rainawe tergolong dalam siap dengan nilai indeks 65,55%.
DELFI AMELIANA TON
2021 · Thesis · Open Access
This study aimed to analyze students’ interpretation on symbols and icons used in Adobe Reader application: Semiotic analysis. Total of data taken from toolbar menu of Adobe Reader application are 36 icons and symbols. The writer use test of multiple choice as the instrument in this study. The test given to the ten students of UKAW as the purposive sample in this research. The result is there are 13 data due to the icon type with basic image feature, 11 data refer to the abstract signifying icon type, 10 data refer to the text icon type, and 2 data due to the number icon type. Another, the researcher finds that the students’ understanding about icons and symbols used on PDF is at good category. This assumption is supported by following evidence: The achievement category of excellent with score at 9,6 – 10 achieved by 1 student (10%); 2 students (20%) were in very good classification with score at 8,6 – 9,5; 3 students (30%) were in good classification with score at 7,6 – 8,5; 2 students (20%) were in fairly good with score at 6,6 – 7,5; and 2 students (20%) were in fair classification with score at 5,6 – 6,5. None of student were in poor with score at 3,6 – 5,5 and very poor classification with score at 0 – 3,5. Based on the data above, it shows that most of students (80%) were in fair till excellent classification. Afterwards, the researcher concluded that student of UKAW Kupang have a good knowledge in understanding icons and symbols used on PDF.