Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

3.893 item publik

Publikasi

Halaman 145 dari 195

PENGARUH LAMA WAKTU PERENDAMAN JAGUNG DALAM LARUTAN KAPUR (Ca(OH)2) SETELAH PEREBUSAN PADA PENGOLAHAN EMPING JAGUNG. ( ZEA MAYS L)

METRIANA ETILIA TAES
2021 · Thesis · Open Access

PENGARUH LAMA WAKTU PERENDAMAN JAGUNG DALAM LARUTAN KAPUR (Ca(OH)2) SETELAH PEREBUSAN PADA PENGOLAHAN EMPING JAGUNG. ( ZEA MAYS L) Metriana EtiliaTaes ;* Ir. I.D.A.A.R.R.Adi, ** Ir. Melkianus Nuhamara. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Email: [email protected] ABSTRAK Pericarp ( kulit luar) pada jagung dapat mempengaruhi karakteristik fisik dan organoleptik emping jagung.Upaya perendaman( deffating) merupakan salah satu cara untuk melepaskan pericarp pada jagung supaya emping jagung yang di hasilkan berkualitas .Penelitian pengaruh lama waktu perendaman dalam larutan kapur ( Ca(OH)2) setelah perebusan Pada pengolahan emping jagung ( Zea Mays L) telah dilakukan pada bulan mei 2021.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu perendaman yang tepat untuk menghasilkan emping jagung yang berkualitas baik.Metode yang di gunakan dalam penelitain ini yaitu Rancangan acak legkap (RAL), dengan 4 Perlakuan dan masing-masing di ulang sebanyak 3 kali ulangan. Proses perendaman menggunakan air dan kapur 3 % dengan lama waktu perendaman 10,11,12,dan 13 jam. Hasil penelitian dengan perlakuan terbaik dari perndaman dalam larutan kapur dengan lama waktu yang berbeda dalam pengolahan emping jagung terdapat pada perlakuan C yaitu lama waktu perendaman 12 jam dengan nilai rata rata warna 4.583, rasa 4.783 tekstur 111.667 g Kata kunci: Perendaman, jagung, emping jagung, organoleptik,pengukuran dengan alat textur analyser. *(Peneliti)**( Pembimbing)

PENGARUH KOMPOSISI TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR UBI JALAR UNGU PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIK MIE KERING

DESRIANTY MEGA DIMA
2021 · Thesis · Open Access

PENGARUH KOMPOSISI TEPUNG TAPIOKA DAN BUBUR UBI JALAR UNGU PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK SENSORIK MIE KERING (Dima Mega Desrianti*), (Medah Ishak Andreas**),(Malelak Zet**) ABSTRAK Mie merupakan jenis makanan hasil olahan tepung yang sudah dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Mie juga merupakan jenis makanan yang digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Mie kering adalah mie segar yang dikeringkan hingga kadar airnya mencapai 8-10%. Pengeringan umumnya dilakukan dengan penjemuran dibawah sinar matahari atau dengan dioven. Mie kering mempunyai kadar air rendah sehingga daya simpannya relatif lama dan mudah penanganannya (Astawan, 2005). Bahan baku pembuatan mie di Indonesia yaitu terigu yang hingga saat ini masih diimpor dari negara lain seperti yang tercatat selama periode Januari 2017 –Agustus 2018, impor tepung gandum tertinggi tercatat pada bulan Maret 2018 yaitu hampir mencapai 8 ribu ton. Sehingga perlu dilakukan upaya pencarian bahan lain untuk menggantikan tepung terigu dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar kita, salah satunya berasal dari umbi-umbian seperti ubi jalar. Pembuatan mie kering dengan komposisi bubur ubi jalar ungu yang menghasilkan produk dengan rasa, aroma, warna dan tekstur yang berbeda dengan mie kering biasanya. Hal ini disebabkan karena tepung ubi jalar ungu tidak mengandung gluten, sehingga daya patah pada mie kering dari bubur ubi jalar ungu akan meningkat (Sri Winarti, 2017) dan memiliki tekstur yang lebih lengket satu sama lain (Monica, dkk, 2018). Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komposisi tepung tapioca dan bubur ubi jalar ungu terhadap karakteristik sensorik mie kering. Untuk memperoleh salah satu perlakuan yang paling baik dan tepat dari komposisi tepung tapioca dan bubur ubi jalar ungu terhadap sifat sensorik mie kering. Metode penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. dengan presentasi 0%,10%, 20%,30% bubur ubi jalar. Hasil penelitian menunjukkan Uji Analisis Organoleptik tertinggi pada perlakuan B dengan penambahan bubur ubi jalar 10% terhadap rasa dengan skor 3,844 (sangat suka), warna engan skor 3,667 (sangat suka), aroma dengan skor 3,686 (sangat suka), dan tekstur pada perlakuan 10 % dengan skor 3,756 (sangat suka). .

PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG KULIT PISANG RAJA SEBAGAI SUMBER PEKTIN TERHADAP SIFAT FISIK, Dan ORGANOLEPTIK SELAI LABU KUNING

GUIDO FAHIK ATOK
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG KULIT PISANG RAJA (Musa Paradisiaca Var Raja) TERHADAP SIFAT FISIK, Dan ORGANOLEPTIK SELAI LABU KUNING (Cucurbita moschata. D) SEBAGAI SUMBER PEKTIN (ATOK FAHIK GUIDO*) (Ir. M. NUHAMARA MP **)( Ir. I.D.A.A.R.R.AdI, MP **) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi tepung kulit pisang raja terhadap karakteristik sifat fisik, kimia, dan organoleptik selai labu kuning. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Menggunakan rancanganacak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga didapat 12 unit pecobaan, dengan persentase 0%, 2%,4% dan 6%. variabel yang diamati adalah, karakteristik organoleptik yaitu rasa, warna, aroma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penambahan tepung kulit pisang raja berpengaruh terhadap karakteristik sifat fisik, kimia, dan organoleptik selai labu kuning yang dihasilkan. Perlakuan terbaik yaitu penambahan tepung kulit pisang kepok sebanyak 2% dengan sifat organoleptik yakni: skor aroma 3,75 (khas labu kuning); skor rasa 3,42, (khas labu kuning); skor warna 3,41 (orange). Sedangkan hasil analisis kimia selai labu kuning yang diberi perlakuan penambahan tepung kulit pisang raja sebanyak 2% yaitu kadar air sebesar 64,924 %.

PENGARUH PENAMBAHAN BIJI WIJEN TERHADAP SIFAT ORGANOLEPTIK SERUTAN GORENG UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas)

YARED ARSADI NESFINIT
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Bipang merupakan salah satu produk makanan ringan yang sangat digemari oleh anak-anak karena memiliki tekstur yang agak keras dengan rasa manis, Selain bahan utama beras, bipang dapat dibuat dari beberapa jenis umbi-umbian yang kaya akan karbohidrat, salah satunya adalah umbi ubi jalar ungu.Proses pembuatan bipang dari umbi ubi jalar perlu ditambahkan bahan tambahan untuk menambah cita rasa dan menambah daya tarik dari produk bipang, salah satunya adalah wijen.Dalam tujuan penelitian, maka dilakukan metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan dan masing masing di ulang sebanyak 3 kali dengan prensentase0%, 10%, 15%, dan 20% wijen. Hasil penelitian menunjukan uji analisis organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan D dengan penambahan 20% wijen terhadap Rasa Bipang ubi jalar ungu yang tertinggi dengan skor 3,806 a(sangat suka), Aroma Bipang ubi jalar ungu yang paling disukai yaitu terdapat pada perlakuan D dengan penembahan 20% wijen dengan skor 3,667a (sangat suka).

KARAKTERISTIK UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatasL.) DI KABUPATEN KUPANG

ABRIYANTO R. DJAMI HAU
2021 · Thesis · Open Access

KARAKTERISTIK UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatasL.) DI KABUPATEN KUPANG ABRIYANTO R. DJAMI HAU1); ZET MALELAK2); LESYBETH M NUBATONIS 2) ABSTRAK Ubi jalar ungu jenis Ipomoea batatas var Ayamurasaki atau sering disebut Ipomoea batatas blackie memiliki warna ungu yang pekat. Warna ungu yang ada pada ubi jalar ungu disebabkan adanya pigmen ungu antosianin yang ada dibagian umbi sampai kulitnya. Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik kimia ubi jalar ungu yang pada lima desa dikabupaten kupang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dari 5 desa dan 3 ulangan. Analisa data secara statistik dengan ANOVA, apabila menunjukan pengaruh yang nyata (P 0,05), dilanjutkan dengan uji Duncan pada uji lanjut Duncan ada beda antar perlakuan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini yaitu, kadar air ubi jalar ungu, kadar serat ubi jalar ungu, karbohidrat ubi jalar ungu, kadar air tepung ubi jalar ungu, kadar serat tepung ubi jalar ungu dan karbohidrat tepung ubi jalar ungu. Hasil sidik ragam menunjukan kadar air ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (70,120 a), berada pada Desa Kotabes, kadar serat ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (0,477 a), berada padaDesa Fatukanutu, karbohidrat ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (74,977 a), berada pada Desa Kotabes, kadar air tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (8,750 a),berada pada Desa Kotabes, kadar serat tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (2,432 a), berada pada Desa Kotabes, dan karbohidrat tepung ubi jalar ungu yang terbaik dari lima Desa dengan nilai tertingi (82,637a), berada pada Desa Naibonat.

Subtitusi Tepung Biji Nangka Dalam Pembuatan Kue Kering Putri Salju

ROBERTUS ADEPUTRA
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Kue kering merupakan makanan yang banyak digemari oleh masyarakat. Menurut SNI 01-2973-1992,kue kering merupakan salah satu jenis biskuit yang terbuat dari adonan lunak,berkadar lemak tinggi,relatif renyah bila dipatahkan dan bertekstur padat. Menurut O’Brien (2003) lemak dalam kue kering berfungsi sebagai shortening dan akan mempengaruhi tekstur,flavor,kelembutan,dan mouthfeel. Berdasarkan standar dari USDA (2009),kue kering memiliki kandungan lemak yang tinggi(sekitar 20% -40% kue kering). Bahan dasar pembuatan kue kering terdiri atas terigu dengan kadar protein sedang, margarin,dangula. Tepung yang umum digunakan dalam pembuatan kue kering adalah terigu.Tepung terigu merupakan produk olahan gandum yang termasuk komoditi impor yang konsumsi selalu meningkat dari tahun ke tahun. Kenaikan impor gandum tersebut untuk konsumsi terigu atas makanan yang berbasis tepung terigu. Hal ini terjadi karena gandum merupakan tanaman yang hanya bisa tumbuh didaerah sub tropis,sehingga tidak dapat dibudiyakan di Indonesia.Komoditas tanaman yang dapat tumbuh dengan baik pada iklim tropis dan menghasilkan tepung sebagai bahan substitusi yaitu tepung biji nangka. Tepung biji nangka ini berasal dari varietas tanaman yang banyak terdapat di Indonesia,yang penggunaannya belum dapat dimaanfaatkan secara maksimal. Tujuan dalam penelitian ini untuk memperoleh proporsi subtitusi maksimum dari tepung biji nangka dalam pembuatan kue kering putri salju. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 kelompok dengan presentasi 0%,10%,15%,20%,25% tepung biji nangka. Hasil penelitian menunjukkan Uji Analisis Organoleptik tertinggi pada perlakuan B dengan penambahan tepung biji nangka 10% terhadap rasa dengan skor 4,711 (sangat suka), dan tekstur pada perlakuan 10 % dengan skor 4,464 (sangat suka).

“RITUS JANG’U ATERA” “Suatu Tinjauan Teologi Kontekstual Terhadap Ritus Jang’u Atera, dan Implikasihnya bagi pelayanan di Jemaat GMIT Mahanaim Melangwala, Klasis Alor Barat Laut”

THESA SULUWETANG
2021 · Thesis · Open Access

Jemaat GMIT Mahanaim Melangwala adalah salah satu jemaat yang berada di Desa Pura Barat, Kecamatan Pulau Pura, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Jemaat masih terikat dengan adat istiadat dalam kampung tersebut. Sebagai manusia yang hidup dalam kebudayaan, tentu kita tidak bisa memisahkan diri dari budaya atau melepaskan diri dari budaya, karena kita ada dalam budaya dan budaya melekat dengan kita. Adat istiadat ini masih dipelihara dan dilakukan secara turun tumurun yang diwariskan dari nenek moyang kepada mereka sebagai makluk yang berbudaya. Salah satunya yang penulis ambil, dan menulisnya sebagai suatu kajian ilmiah adalah ritus Jang’u Atera. Ritus Jang’u Atera suatu proses penerimaan perempuan yang dilakukan oleh jemaat ketika calon istri dan istri hadir di Melangwala. Proses penerimaan dilakukan agar sang calon istri dan istri mendapatkan keturunan, mendapatkan kebahagiaan dalam kehidupan bersama suami, serta terhindar dari celaka yang akan mengancam hidup mereka. Dalam menyelesaikan tulisan ini, penulis menggunakan sebuah pendekatan teologi kontekstual, yakni pendekatan sintesis yang dijabarkan oleh Stephen B. Bevans. Model sistesis ini menunjukan adannya teologi jalan tengah yang menekankan bahwa tadisi kekristenan dan kebudayaan dalam sebuah konteks memiliki nilai kebenarannya masing-masing. Kebudayaan dan kekristenan saling berinteraksi dan saling memberi sumbangsih bagi kelanjutan bagi budaya dan Kekristenan. Dengan adannya sikap saling terbuka maka Allah dalam kemahakuasaaNya tetap berkarya dalam kehidupan berbudaya. Allah berbicara kepada umat melalui perantara. Allah memperkenalkan diri melalui perantara para nabi. Jadi Allah menyampaikan identitas dengan gambaran bahwa ketika Allah menyampaikan identitas sebagai Allah, Allah juga ingin menyatu dengan warga jemaat agar bisa menerima berita sebagai satu berita yang bisa menyatu dengan masyarakat dan bisa mempengaruhi mereka serta bisa menerima sebagai Tuhan atau berbalik kepada allah lain. Ritus Jang’u Atera dalam penulisan karya ilmiah ini, penulis menemukan adanya kata-kata kunci yakni, hubungan manusia dengan Allah, dan manusia dengan alam. Dimana manusia dalam kehidupannya melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak berkenan kepada Tuhan, sehingga manusia seharusnya mentaati dan menjalankan tugas Allah sebagai Pencipta makluk hidup yang ada di dunia. Kedua adalah penghargaan terhadap perempuan.Ritus Jang’u Atera yang dilihat penulis merupakan suatu penghargaan terhadap perempuan di Pura-Melangwala. Ketiga identitas perempuan, Identitas Perempuan menjadi warisan budaya di Pura-melangwala. Dalam dunia Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, perempuan seringkali tidak mendapat sebuah kedudukan dalam keluarga. Oleh Karena itu melalui penulisan ritus Jang’u Atera ini sekaligus membicarakan penghargaan terhadap perempuan dan merupakan identitas diri dari sebuah budaya.

TAPAK PELAYANAN GURU INJIL SUATU TINJAUAN HISTORIS TEOLOGIS TERHADAP KEHADIRAN DAN PERAN GURU INJIL DI GKS JEMAAT WAIKABUBAK BAGI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PELAYANAN

YELI CAROLIN MAGDALENA WADU
2021 · Thesis · Open Access

Guru Injil adalah pelayan gereja penuh waktu yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Majelis Jemaat atas persetujuan Klasis dan Sinode GKS. Guru Injil diteguhkan dalam jabatan Penatua tanpa melalui pe¬milihan. Tugas pokok ialah memberitakan Injil serta tugas-tugas lain dalam Jemaat yang ditetapkan oleh Majelis jemaat. Dalam sejarah terbentuknya GKS Jemaat Waikabubak, peran guru Injil sangat mendukung pelayanan dan pemberitaan Injil. Realitas di GKS Jemaat Waikabubak ada lima guru Injil yang melayani serta bertanggungjawab terkhususnya di jemaat cabang. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui peran Guru Injil dalam sejarah GKS Jemaat Waikabubak dan membangun refleksi teologis dari peran Guru Injil bagi pertumbuhan dan perkembangan pelayanan. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan penelitian lapangan dengan mewawancarai pihak gereja dan para guru Injil yang melayani di jemaat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru Injil sangat besar dalam membangun dan menunjang pelayanan.Peran guru Injil masa kini lebih berfokus pada pelayanan di jemaat cabang. Bertanggungjawab dengan semua pelayanan terkecuali sakramen (perjamuan kudus dan baptisan), tidak saja memberitakan firman tetapi dalam kehidupannya menggambarkan apa yang di sampaikan yaitu hidup sesuai firman. Memiliki kepedulian, kerendahaan hati, serta mengutamakan pelayanan. Para guru Injil memberikan hasil yang nyata lewat pelayanannya melalui tri tugas panggilan dan pengutusan yakni, koinonia, marturia, dan diakonia. Panggilan dan pengutusan gereja adalah untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah di bumi. Tugas itu bukan saja tugas khusus para pelayan, namunpanggilan dan pengutusan itu merupakan tugas semua orang percaya.Dalam menjalankan misi Allah, membutuhkan peran para pelayan yang melakukan pelayanan sesuai dengan tanggungjawab masing-masing.Dengan karunia yang berbeda-beda, para pelayan membangun relasi atau hubungan baik yang akhirnya berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan pelayanan dalam gereja maupun masyarakat.

PERSEKUTUAN YANG BERTAMBAH DAN BERTUMBUH Suatu Tinjauan Historis Teologis Terhadap Pertambahan dan Pertumbuhan Jemaat GMIT Anak Sulung Sikumana Sejak Tahun 2013-2020

NINGSIH DILIYANTI BENU
2021 · Thesis · Open Access

Jemaat Anak Sulung Sikumana adalah persekutuan orang-orang percaya yang dipanggil oleh Allah untuk hidup dan melayani di Sikumana. Jemaat Anak Sulung merupakan jemaat muda yang terletak di wilayah arus perpindahan penduduk yang menyebabkan jemaat ini mengalami penambahan jumlah anggota jemaat yang sangat signifikan dari waktu ke waktu. Untuk membantu jemaat ini bertumbuh ke depan baik secara kuantitas maupun kualitas, jemaat perlu melihat kembali apa yang telah dilalui sebelumnya sebagai bahan refleksi dan evaluasi. Penulisan ini bertujuan untuk melihat dinamika kehidupan pelayanan selama kurang lebih tujuh tahun jemaat ini mandiri serta untuk merefleksikan kehidupan pelayanan jemaat dengan berdasarkan kepada kehidupan jemaat Kristen mula-mula. Tujuan ini dicapai dengan menggunakan metode penelitian kualitatif serta analisa data primer dan sekunder yakni data-data observasi, wawancara, arsip gereja dan buku-buku yang memuat catatan pembentukan Jemaat Anak Sulung. Karya ilmiah ini ditulis menggunakan pendekatan klasik yakni penulisan didasarkan pada hal-hal yang telah diperbuat gereja sebagai suatu organisasi, tokoh-tokoh pemimpin gereja serta diperlengkapi dengan arsip gereja. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan bahwa pelayanan Anak Sulung mengalami pencapaian dan juga tantangan-tantangan yang mewarnai perjalanannya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yakni lingkungan, sosial budaya serta pendidikan dan sumber daya manusia. Pertambahan jumlah anggota jemaat ini mempengaruhi pelayanan di dalam gereja seperti pengembangan pembangunan fisik dan perubahan program-program pelayanan setiap tahunnya. Namun, penambahan secara kuantitas ini tidak sepenuhnya menunjukkan bahwa jemaat ini telah bertumbuh secara kualitas sebab sebagai jemaat yang muda, gereja ini masih harus melakukan berbagai pembenahan untuk pelayanan yang lebih baik ke depan. Perjalanan kehidupan dan pelayanan jemaat Anak Sulung Sikumana juga tidak terlepas dari peranan Roh Kudus yang terus bekerja di dalam jemaat-Nya. Jemaat ini juga mencirikan suatu bentuk persekutuan yang kokoh serta dipimpin oleh abdi-abdi Allah yang menjalankan tugasnya sesuai dengan teladan kepemimpinan Kristus.

ANALISIS KUANTITAS DAN KUALITAS GARAM RAKYAT MENGGUNAKAN ALAT MASAK TRADISIONAL DI KELOMPOK TIBERIAS DI KELURAHAN OESAPA BARAT KOTA KUPANG

ELTON UMBU GIKU LODA
2021 · Thesis · Open Access

RINGKASAN ELTON UMBU GIKU LODA (15390059). Analisis Kuantitas dan Kualitas Garam Rakyat Menggunakan Alat Masak Tradisional Pada Kelompok Tiberias di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. Di bawah bimbingan: UMBU P. L. DAWA, S.Pi. M.Sc sebagai pembimbing I dan MADA M. LAKAPU, S.Si. M.Si sebagai Pembimbing II, Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Garam rakyat merupakan kegiatan pembuatan garam yang dilakukan oleh rakyat yang sebagian besar masyarakatnya membuat garam Menggunakan alat masak yang tradisional, Alat penyaringan garam menggunakan bokor yang telah dilubangi bagian bawahnya dengan karung plastik pada bagian bawah yang berisi pasir laut, sedangkan alat penirisan menggunakan anyaman daun lontar(sokal) berbentuk kerucut kebawah, dan bokor karet yang terubat dari ban bekas sebagai penampung. Sedangkan untuk penjemuran garam menggunakan penghantar panas dari tungku pemasakan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat masak tradisioanal pada kelompok Tiberias di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang dan untuk mengetahui nilai rendemen, NaCl, organoleptik (warna dan bau) dan logam berat (Pb, Hg, dan Cd) pada produksi garam rakyat menggunakan alat masak tradisisonal. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 2 bulan, yaitu Mei-Juni 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel, Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang untuk perhitungan rendemen, NaCl dan pengujian organoleptik (warna dan bau) serta di Loboratorium PT. Saraswanti Indo Genetech (SIG), Bogor untuk pengujian logam berat (Pb, Hg, dan Cd). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat menggunakan alat tradisional pada kelompok Tiberias, di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu rendemen 86,0%, NaCl 91,75%, organoleptik parameter warna pada pemasakan hari pertama, hari kelima dan ke sepuluh semua putih normal 100% , organoleptik parameter bau pada pemasakan hari pertama, ke lima dan ke sepuluh yaitu normal tidak berbau 100% dan logam berat (timbal, merkuri dan kadmium) tidak terdeteksi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat tradisional di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu garam krosok sebanyak ±18 kg, air tawar ±100 liter dicampur dengan garam krosok, penyaringan berlangsung selama ±1 jamt, pemasakan selama ±6-7jam, penirisan garam berlangsung selama ±5 jam, pengeringan dekat tungku pemasakn sampai garam benar-benar kering dan pengemasan garam ke dalam karung berkapasitas 50 kg dan rendemen garam yaitu 86,0%, NaCl garam 91,75%, organoleptik parameter warna dan bau garam tergolong pada garam K1 (kualitas baik) dan logam berat (Pb, Hg dan Cd) tidak terdeteksi. Kata Kunci : Garam Rakyat, Tradisional,, Logam Berat, Organoleptik, Rendemen,NaCl

DESKRIPSI TENTANG PENYIMPANGAN PENERAPAN PRINSIP PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH DESA PALANGGAY KECAMATAN PAHUNGA LODU KABUPATEN SUMBA TIMUR BERDASARKAN PERKA LKPP NO 22 TAHUN 2015

ERIK MALUNG
2021 · Thesis · Open Access

Judul skripsi adalah,“ DESKRIPSI SISTEM PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH DESA PALANGGAY KECAMATAN PAHUNGA LODU KABUPATEN SUMBA TIMUR BERDASARKAN PERKA LKPP NO 22 TAHUN 2015 Masalah pokok yaitu.Bagaimanakah tata cara pengadaan barang dan jasa Pemerintah Desa Palanggai Kecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur tidak PERKA NO. 22 TAHUN 2015?.Tujuan penilitian untuk menemukan penjelasan dari permasalahan yang dikemukakan di atas, yaitu untuk mengetahui Bagaimanakah tata cara tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah di Desa PalanggaiKecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur berdasarkan PERKA LKPP NO 22 TAHUN 2015? Penelitian ini bersif bersifat deskriptif dengan menggunakan satu 2 ( dua ) svariabel bebas dan variabel terikat. Beradasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah di Desa Palanggai Kecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur melanggar PERKA LKPP NO.22 TAHUN 2015. Pelelangan tetapi terdapat pelanggaran berupa kerja sama antara kepala desa dan TPK untuk menggunakan CV milik kepala desa. Oleh Sebab Itu, Perlu Dilakukan Upaya Pencegahan Korupsi Dana Desa, Salah Satunya Melalui Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Dan Pelaksanaan Anggaran Desa.s

THE SPEECH ACT AND COMMUNICATION STRATEGY: A CASE STUDY ON TODDLERS (3-5 YEARS) IN SO’E”

FENTI SANDRA AUNISUNI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRACT This thesis is entitled “The Speech Act and Communication Strategy: A Case Study on Toddlers (3-5 years) in So’e”. The study aimed to find the toddlers (3-5 years old) in their acts of speech and communicating during their attendance in the nursery home of scholling. Elaborating observation in the nursery for one week, on six toddlers, the writer collected qualitative data on the analyzed using descriptive qualitative. In delivering speech, the toddlers unconsciously produced certain strategies so that their wishes conveyed through speech are realized.Within the study, the writer also attempted to see the forms of illocutionary acts made by the toddlers . In addition, the writer sought to determine the speech strategies in the toddlers’ speech. The writer further used interviews (exploratory interview) and recording during her interaction with the toddlers. The findings show that the forms of illocutionary act used by the 3-5 years olds are directive, commissive, assertive, and expresive. Directive are the ones most often produced by the toddlers meanwhile, the communication strategy that was dominantly often performed within their speech was direct speech, meaning that the results showed that 3 years old were able to use direct speech in communicating, while 4 years old tried to use indirect speech in communicating, and 5 years old used indirect speech in communicating. The study suggests that speech and communication strategies of toddlers 3-5 years old that most children use are direct speech. Although sometimes they can produce speech in an indirect form, they till try.

ANALISIS YURIDIS TENTANG PEMBATALAN PUTUSAN PENGADILAN NEGERI OLEH PENGADILAN TINGGI YANG DIKUATAN OLEH MAHKAMAH AGUNG DALAM SENGKETA TANAH

AYUB ALBERTO LOE
2021 · Thesis · Open Access

Judul dari skripsi ini adalah, “Analisis Yuridis Tentang Pembatalan Putusan Pengadilan Negeri Oleh Pengadilan Tinggi yang Dikuatkan Oleh Mahkamah Agung Dalam Sengketa Tanah”. Rumusan masalah dari skripsi ini adalah Bagaimana pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dalam mengabulkan gugatan Penggugat sedangkan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menolak gugatan Penggugat. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri dalam mengabulkan gugatan Penggugat sedangkan Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung menolak gugatan Penggugat. Jenis penelitian dari skripsi ini adalah menggunakan Metode Penelitian Normatif. Jenis dalam penelitian ini adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hokum primer dan sekunder. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Negeri Raba Bima yang mengabulkan gugatan Penggugat karena Hakim Pengadilan Negeri mempertimbangkan adanya persesuaian bukti-bukti surat dan keterangan saksi-saksi, Hakim Pengadilan Negeri memperoleh persangkaan berdasarkan bukti-bukti di persidangan. Dan pertimbangan Hakim Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung yang menolak gugatan Penggugat karena Hakim Pengadilan Negeri keliru dalam menerapkan hukum serta Penggugat/Terbanding/Pemohon Kasasi tidak dapat membuktikan dalil pokok gugatan. Adapun saran dari penelitian ini yaitu: pihak-pihak yang berperkara sebaiknya perlu mempertimbangkan upaya mediasi yang ditawarkan oleh BPN, dan Pemerintah perlu melakukan sosialisasi tentang pentingnya pendaftaran sertifikat hak atas tanah.

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP MORALITAS SPIRITUAL REMAJA DI JEMAAT GMIT LIDAMANU BATUBAO KLASIS KUPANG BARAT

BELANDINA HUN
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Moralitas Spiritual Remaja Di Jemaat GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat Hun Belandina (*) Manggoa M (**) Natonis D Media sosial merupakan media online yang banyak digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk berkomunikasi, berbagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. Permasalahan yang dapat diangkat dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spritual remaja di Gereja GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spritual remaja di Gereja GMIT Lidamanu Batubao Klasis Kupang Barat.Populasi pada penelitian ini adalah semua anak remaja pengguna media sosial yang terdiri dari 41 orang, sedangkan sampel yang diambil terdiri dari 20 anak remaja pengguna media sosial. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner/ pemnbagian angket terhadap beberapa responden yang telah dipilih, sedangkan untuk menganalisis hasil penelitian ini, digunakan analisis deskriptif dengan menggunakkan rumus uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media sosial terhadap moralitas spiritual remaja. Hal ini ditunjukandari hasil perhitungan dimana t hitung = 6,837074 dan t tabel = 1,729. Dengan demikian t hitung lebih besar dari t tabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima H0 Ditolak. Kata kunci : Media Sosial, Moralitas Spiritual Remaja

DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN TERNAK

NOMEN TAKESAN
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI “DISPARITAS PUTUSAN HAKIM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENCURIAN TERNAK” Permasalahannya adalah: Mengapa terjadi disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian ternak? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terjadi disparitas putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana pencurian ternak yang bermanfaat secara teoritis dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan dengan studi putusan pengadilan, variabel yang digunakan adalah variabel bebas yaitu pertimbangan hakim menjatuhkan disparitas putusan pemidanaan terhadap tindak pidana pencurian ternak dan variabel terikat yaitu putusan pemidanaan terhadap tindak pidana pencurian ternak. sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier yang dianalisis secara deskriptif kualitatif atas permasalahan yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian penulis bahwa disparitas penjatuhan pidana terhadap pelaku tindak pidana pencurian ternak terdiri dari: (1). Tuntutan Penuntut Umum yang berbeda; 2). Independensi hakim yang memeriksa perkara tindak pidana pencurian ternak; (3). Kualitas perbuatan pidana yang menimbulkan kerugian bagi korban. (4). Pertimbangan terhadap hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Dari hasil penelitian tersebut, maka disarankan bagi pelaku perlu dan memahami bahwa tindak tersebut merugikan orang lain yang dapat di pidana dengan pembaratan dan menjadi pelajaran bagi terdakwa agar tindak menjadi residivis dan bagi hakim. Perlu ada pedoman perbedaan penerapan saksi pidana bagi terdakwa dalam pencurian dan pemberatan agar tidak terjadi perbedaan hukum bagi terdakwa.

PENGARUH LATIHAN LOMPAT MENGGUNAKAN RINTANGAN TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK SISWA

YOGI ROBINSON SAUBAKI
2021 · Thesis · Open Access

ABSTRAK PENGARUHLATIHAN LOMPATDENGANMENGGUNAKAN RINTANGANTERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK SISWA Yogi R. Saubaki1*, Ramona Mathias Mae2, Yahya Jecson Palinata3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: peneliti membahas tentang pembelajaran lompat jauh dengan menggunakan rintangan, Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar yang menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia peserta didik dengan cara mendorong dan memfasilitasi kegiatan belajar mereka. Tujuan penelitian:tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Latihan Lompat Rintangan terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Siswa di SMA Negeri 2 Kupang Tengah. Metode penelitian:penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dimana peneliti bermaksud untuk membuat gambaran secara faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta fenomena yang diselidiki. Hasil dan pembahasan: dari hasil uji T pada tabel Coefficients diketahui bahwa variabel latihan lompat rintangan (X) memiliki thitung sebesar 9,316> ttabel 2,447 dengan nilai signifikan 0,000. Taraf signifikan 0,000 tersebut lebih kecil dari 0,05. Simpulan:“Latihan Lompat Rintangan secara positif berpengaruh langsung terhadap Kemampuan Lompat Jauh Gaya Jongkok Siswa di SMA Negeri 2 Kupang Tengah” Kata kunci: Lompat rintangan, kemampuan lompat jauh gaya jongkok.

Cinta KasihNya penulis dapat menyelesaikan penulisan Skripsi “ANALISIS JURIDIS TERHADAP PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUSTINDAK PIDANA TURUT SERTA DALAM PENYALAHGUNAAN NARKOBA

ELSA CORNELIA REA
2021 · Thesis · Open Access

JudulskripsiiniadalahAnalisis Juridis Terhadap Pertimbangan Hakim Dalam Memutus Tindak Pidana Turut Serta Dalam Penyalahgunaan NarkobadenganRumusanmasalahApakah yang menjadi dasar pertimbangan hukum dari hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku yang turut serta dalam melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika Penelitianinibertujuanuntukmengetahuidasar pertimbangan hukum dari hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku yang turut serta dalam melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika, instansiterkaityaituMahkamahAgungRepublik Indonesia mengenai dasar pertimbangan hukum dari hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku yang turut serta dalam melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika Varibelyangdingunakan 2 (dua)variabelyaituVariabelbebas : PenyalahgunaanNarkoba Variabel terikat dalam penelitian ini adalahPutusanPengadilanNo. 48/Pid.Sus/2016/PN.Slw ,No. 178/Pid.Sus/2018/PN.Pti .No. 30/Pid/2019/PT Kpg .No. 31/Pid/2018/PT KpgdanNo.72/Pid-Sus/2017/PN.Pti Metodeyangdigunakandalampenelitianininormatif.Jenis data yang digunakanmelaluiSumber data primer adalahbahan-bahanhukum yang mengikatyaituPutusanPutusanPengadilanNo. 48/Pid.Sus/2016/PN.Slw ,No. 178/Pid.Sus/2018/PN.Pti .No. 30/Pid/2019/PT Kpg .No. 31/Pid/2018/PT KpgdanNo.72/Pid-Sus/2017/PN.PtiSumber data sekunderadalahyaitubahan yang memberikanpenjelasanmengenaisumber data primer sepertirancanganundang-undang,hasil-hasil penelitian,ataupendapatparapakarhukum,jurnaldanbuku-bukureferensilainnya.Sumber data tersieradalahbahanhukum yang memberipetunjukmaupunpenjelasanterhadapbahanhukum primer danbahanhukumsekunder,sepertikamus (hukum),ensiklopedia.kemudiandianalisisdanditarikkesimpulanya,HasilpenelitianmenunjukanbahwaApakah yang menjadi dasar pertimbangan hukum dari hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku yang turut serta dalam melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotikayaitu: 1. Pertimbangan Hakim TerhadapbarangBukti 2. Pertimbangan hakim terhadap unsure tindakpidana 3. Pertimbangan Hakim TerhadapKualitasPerbuatan

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI OLEH MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA DALAM TINDAK PIDANA PENGGELAPAN (Studi Putusan Nomor: 242/Pid.B/2016/PN.Dum dan Putusan Nomor :1460 K/PID/2016)

KEVIN BETONAYA LOBANG
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul skripsi adalah, “TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN PUTUSAN BEBAS PENGADILAN NEGERI OLEH MAHKAMA AGUNG REPUBLIK INDONESIA DALAM TINDAK PIDANA PENGGELAPAN”. Rumusan Masalah “Bagaimana Dasar Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia Dalam Membatalkan Pututsan Bebas Pengadilan Negeri Dumai Terhadap Tindak Pidana Penggelapan”? Tujuan Penelitian Untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia dan membatalkan putusan bebas Pengadilan Negeri Dumai dalam tindak pidana penggelapan? Penelitian ini bersifat deskriptif. Jenis penilitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, dengan mengkaji Putusan No.242/PID.B/2016/PN.dumai dan Putusan No.1460 K/PID/2016. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Mahkamah Agung Republik Indonesia membatalakan Putusan bebas Pengadilan Negeri dumai dengan pertimbangan bahwa Terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan penggelapan sehingga membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Dumai dengan pertimbangan juga bahwa Pengadilan Negeri Dumai telah salah dan keliru dalam menerapkan pasal 372 KUHP Majelis Hakim dalam mengambil keputusan yang adil dan memiliki kepastian hukum. Hendaknya peran masyarakat dapat di ikut sertakan, sebagai saksi dalam penegakan hukum terhadap pelaku penggelapan. Kata Kunci : pertimbangan putusan hakim,tindak pidana penggelapan

ANALISIS YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH OLEH PENGADILAN TATA USAHA NEGARA

TRAYSAM V R TNUNAY
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul: Analisis Yuridis Terhadap Pembatalan Sertipikat Hak Milik atas Tanah Oleh Pengadilan Tata Usaha Negara. Permasalahn dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pertimbangan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara dalam membatalkan Sertipikat Hak Milik atas Tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dasar pertimbangan Hakim Tata Usaha Negara dalam membatalakan Sertipikat Hak Milik atas Tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertahanan Nasional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Normatif yang dianalisis secara deskriptif kualitatif sesuai dengan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pertimbangan Hakim dalam membatalkan Sertipikat Hak Milik atas tanah berdasarkan pada: 1. Sertipikat Hak Milik atas Tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional cacat dari segi prosedural. 2. Sertipikat Hak Milik atas Tanah yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional cacat dari segi substansi.

ANALISIS YURIDIS PENETAPAN NON EKSEKUTABEL PENGADILAN NEGARI AMBON TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 161K/PID.SUS/2012

DEWI AYU MAHARANI LULU
2021 · Thesis · Open Access

INTISARI Judul dari skripsi adalah, Analisis Yuridis Penetapan Noneksekutabel Pengadilan Negeri Ambon Terhadap Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor: 161 K/Pid.Sus/2012. Rumusan Masalah Bagaimanakahpertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Ambon dalam menyatakan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam tindak pidana korupsi adalah putusan yang non eksekutabel?.Penelitian ini bersifat deskriptif. Jenis penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, Kesimpulan Penulis tentang pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Ambon dalam menyatakan putusan Mahkamah Agung adalah putusan yang non eksekutabel adalah karena putusan Mahkamah Agung RI No. 161 K/PIS.SUS/2012, tanggal 10 April 2012 adalah putusan yang batal demi hukum karena tidak mencantumkan perintah penahanan dalam Pasal 197 Ayat (1) huruf k KUHAP. Adapun saran dalam penelitian ini adalah : 1. Majelis Hakim dalam memutus perkara pidana perlu memperhatikan juga latar belakang dari masalah tersebut sehingga menjadi salah satu pertimbangan bagi Majelis Hakim dalam mengambil keputusanyang adil dan memiliki kepastian hukum. 2. Hendaknya Pemerintah dapat lebih menegakan hukum sebagaimana mestinya agar tidak terjadi lagi korupsi baik itu di pemerintahan pusat ataupun di daerah karena akan menyebabkan kerugian yang di alamani oleh Negara Republik Indonesia. Kata Kunci : Penetapan Non Eksekutabel , Pengadilan Negeri Ambon, Mahkamah Agung