2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Tulisan ini membahas tentang kehidupan Sadrakh, Mesakh, dan Abednego yang tinggal sebagai bagian dari komunitas pembuangan di Babilonia yang mengalami pergumulan dan tekanan karena ibadah mereka dibatasi. Dalam Kitab Daniel 3:1-18 dijelaskan bahwa Sadrakh, Mesakh, dan Abednego mengalami pergumulan karena aturan penyembahan patung emas yang dibuat oleh Raja Nebukadnezar. Aturan ini lahir dari sikap eksklusivitas yang dimiliki oleh orang-orang Kasdim dan Raja Nebukadnezar, yang mewajibkan semua bangsa untuk ikut serta dalam penyembahan tersebut. Penulis melihat kisah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego sebagai contoh teladan yang relevan dalam meruntuhkan benteng eksklusivitas beragama yang dibangun oleh penguasa dan masyarakat Babilonia. Permasalahan tentang eksklusivitas beragama adalah hal yang sangat serius dan isu yang sensitif. Hingga saat ini, masih banyak kasus eksklusivitas beragama yang dilakukan oleh oknum tertentu, yang akhirnya menimbulkan konflik dan kesenjangan di masyarakat. Situasi yang mirip juga terjadi di Jemaat GMIT Betlehem Oeluan, di mana konflik antar umat beragama disebabkan oleh masalah pendirian rumah ibadah dan beberapa isu lainnya yang beredar, sehingga konflik ini terus berlangsung hingga sekarang. Dengan menggunakan metode penafsiran naratif, penulis mengkaji tindakan Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dalam meruntuhkan benteng eksklusivitas beragama di Babilonia dan relevansinya dalam menghadapi konteks eksklusivitas beragama di wilayah Noemuti (TTU). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam masyarakat masih terdapat penganut paham eksklusivitas beragama yang disebabkan oleh berbagai isu. Oleh karena itu, diperlukan tindakan-tindakan dan dialog untuk meruntuhkan eksklusivitas dan membangun dialog inklusif antar umat beragama untuk menciptakan kerukunan dan sikap toleransi.
Kata kunci: Daniel 3:1-18, Inklusif, Eksklusivitas beragama, Konflik, Kerukunan.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman asam (Tamarindusindica L.) merupakan salah satu pohon yang paling terkenal di Indonesia. Ciri-ciri tanaman asam jawa ini memiliki daun yang kecil, batang yang besar dan kayunya yang keras. Limbah yang dihasilkan dari tanaman ini salah satunya adalah kulit yang dihasilkan pada proses pengambilan buahnya. Untuk mengurangi limbah tersebut, kulit asam jawa akan diolah menjadi briket. Di dalam kulit asam jawa terkandung 239 kalori/buah dan diduga bisa digunakan untuk pemicu pembakaran awal pada briket. Pengujian kadar air merupakan salah satu parameter dalam menentukan kualitas briket serbuk kulit asam, semakin tinggi kadar air akan menyebabkan kualitas briket serbuk kulit asam menurun karena sejumlah nilai kalor digunakan untuk penguapan air, menurunkan titik nyala, serta memperlambat proses pembakaran dan menambah volume gas buang. Proses pembakaran paling lama terjadi pada briket dengan komposisi bahan baku (serbuk kulit asam) lolos 60 mesh yaitu 3jam 10menit. Dimana pada briket tersebut dicetak dengan komposisi bahan baku paling halus. Sedangkan proses pembakaran tercepat terjadi pada briket berkomposisi bahan baku Tahan 20 mesh serbuk kulit asam yaitu dengan waktu 2jam.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tanaman asam (Tamarindusindica L.) merupakan salah satu pohon yang paling terkenal di Indonesia. Ciri-ciri tanaman asam jawa ini memiliki daun yang kecil, batang yang besar dan kayunya yang keras. Limbah yang dihasilkan dari tanaman ini salah satunya adalah kulit yang dihasilkan pada proses pengambilan buahnya. Untuk mengurangi limbah tersebut, kulit asam jawa akan diolah menjadi briket. Di dalam kulit asam jawa terkandung 239 kalori/buah dan diduga bisa digunakan untuk pemicu pembakaran awal pada briket. Pengujian kadar air merupakan salah satu parameter dalam menentukan kualitas briket serbuk kulit asam, semakin tinggi kadar air akan menyebabkan kualitas briket serbuk kulit asam menurun karena sejumlah nilai kalor digunakan untuk penguapan air, menurunkan titik nyala, serta memperlambat proses pembakaran dan menambah volume gas buang. Proses pembakaran paling lama terjadi pada briket dengan komposisi bahan baku (serbuk kulit asam) lolos 60 mesh yaitu 3jam 10menit. Dimana pada briket tersebut dicetak dengan komposisi bahan baku paling halus. Sedangkan proses pembakaran tercepat terjadi pada briket berkomposisi bahan baku Tahan 20 mesh serbuk kulit asam yaitu dengan waktu 2jam.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Umat beragama berupaya mempertahankan identitas dan meraih aspirasi mereka, tetapi di sisi lain, mereka juga diminta memberikan kontribusi penting untuk memelihara kerukunan dan keutuhan bangsa. Dalam situasi ini, dibutuhkan kebijaksanaan dan kedewasaan di kalangan umat beragama untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan kelompok dan kepentingan nasional. Kerukunan dalam hidup bersama adalah keharusan dan harapan setiap individu, terutama di tengah kemajemukan agama di masyarakat Indonesia. Meskipun semua manusia dan agama memiliki nilai-nilai perdamaian serta komitmen anti-kekerasan, sayangnya, kekerasan atas nama agama sering kali terjadi, merugikan umat dengan jumlah yang tidak sedikit. Berdasarkan hasil penelusuran literatur tersebut, dalam menghadapi kebuntuan atau disebut juga sebagai kemandulan teologi, Theodore Sumartana menyarankan suatu bentuk tanggapan dengan mengembangkan dialog umat beragama yang disebut sebagai upaya refleksi teologis untuk menempatkan pluralisme sebagai pusat perhatian. Kebebasan beragama merupakan unsur yang sangat penting dalam menjalankan kesejahteraan dan keamanan di tingkat nasional dan internasional. Mengingat signifikansinya bagi individu, bahwa negara seharusnya tidak memiliki hak untuk menentukan agama bagi warganya. Ia meyakini bahwa setiap agama perlu mengembangkan konsep theologia religionum sebagai dasar untuk membangun dialog dan kerja sama antar-agama di masa yang akan datang. Tulisan ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu tawaran untuk dipertimbangkan guna diterapkan dalam konteks FKUB di Kota Kupang. Melalui tulisan ini, pada akhirnya diharapkan agar penerapan konsep dialog Umat Beragama di konteks Kota Kupang harus dilihat secara positif sekaligus kritis. Dalam wacana dialog antar umat beragama, diperlukan kolaborasi yang selaras antara pihak-pihak yang terlibat, termasuk GMIT, FKUB, dan pemerintah. Kolaborasi ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam dialog, yang juga melibatkan upaya advokasi, seperti pembimbingan dan pendampingan. Setiap individu maupun kelompok didorong untuk adanya inisiatif mengembangkan konsep dialog yang aktif untuk perubahan dan pembaharuan, semuanya menjadi esensial dalam membangun dan memperkuat hubungan antar agama. Prinsip kesatuan dalam keberagaman menjadi inti untuk mengajarkan tentang pentingnya hidup bersama dalam kasih dan memberikan dukungan yang saling membangun bagi kehidupan umat beragama.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Fokus utama penulis adalah melihat spiritualitas kehidupan para perempuan penenun di GKS Jemaat Payeti. Kain tenun Sumba Timur adalah salah satu karya seni yang sangat indah dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, ada makna yang terdapat dalam setiap lembar kain tenun Sumba Timur melalui motif-motif yang digambar oleh para perempuan penenun. Namun dalam kenyataannya, ada berbagai pergumulan dan tantangan yang dihadapi oleh para perempuan penenun, tetapi mereka tetap berjuang untuk tidak meninggalkan pekerjaan menenun yang menjadi warisan budaya nenek moyang. Perjuangan para perempuan penenun inilah yang penulis temukan bahwa ada nilai-nilai spiritualitas dalam diri mereka. Terkait dengan spiritualitas perempuan penenun, penulis memakai pemahaman spiritualitas dari Jacob Daan Engel yaitu 6 tahapan spiritualitas diri seseorang di antaranya kesadaran diri, penerimaan diri, ketegasan diri, tujuan hidup, tanggung jawab diri, dan integritas diri. Adapun metode yang digunakan penulis yaitu studi lapangan dan studi pustaka. Studi lapangan yaitu penulis melakukan wawancara kepada beberapa narasumber terkait masalah yang didalami, sedangkan studi pustaka yang di mana penulis menggunakan berbagai sumber buku dan jurnal yang dapat membantu penulisan ini. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, para perempuan penenun GKS Jemaat Payeti memberi diri bahkan mengorbankan diri mereka. Dalam proses menenun, ada pengorbanan, perjuangan, dan kerja keras perempuan demi harapan mereka untuk kebutuhan keluarga. Hal ini menunjukkan nilai-nilai spiritualitas diri mereka. Salah satu tokoh perempuan dalam Alkitab bernama Rut yang terus bertahan dan berjuang di tengah kesulitan dan pada akhirnya Allah menyatakan kuasa-Nya. Begitu halnya dengan perempuan penenun, Allah mengijinkan berbagai situasi sulit terjadi dalam kehidupan para perempuan penenun yang sesungguhnya membuat spiritualitas mereka semakin bertambah.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul Analisis yuridis putusan Judex Factie dan Judex Juris dalam perkara keberatan atas putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Mengapa Majelis Hakim BPSK Mengabulkan Permohonan Pemohon. Mengapa Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Dan Mengapa Hakim Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui Pertimbangan Majelis Hakim BPSK dalam Mengabulkan Permohonan Pemohon. Untuk mengetahui Pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Dan Untuk mengetahui Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah masalah yang telah penulis kemukakan diatas. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dan putusan Pengadilan Mataram. Berdasarkan hasil penelitian kesimpulan yang diambil adalah Pemohon Keberatan/Konsumen telah mampu membuktikan adanya penyimpangan dari standart konstruksi bangunan. Putusan BPSK ternyata tidak memberikan kepastian hukum dan putusan BPSK tidak merincikan tanggung jawab yang harus dilakukan termohon. Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini. Saran yang penulis berikan adalah Kepada Konsumen agar bisa berkomunikasi dengan baik kepada pihak developer serta mampu menjelaskan persoalan yang dihadapi untuk mencegah terjadinya sengketa. Kepada Pelaku usaha Agar bisa membangun bangunan yang sesuai dengan standard konstruksi yang ditetapkan. Kata Kunci :Putusan pengadilan, Sengketa Konsumen
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ‘’PENGARUH PELATIHAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA KANTORIMIGRASIKELAS 1 KUPANG’’ Dalam menghadapi era persaingan yang semakin ketat, masalah sumber daya manusia menjadi pusat perhatian bagi organisasi untuk tetap dapat bertahan dalam menjalani persaingan tersebut.Produktivitas kerja pegawai bagi suatu perusahaan sangatlah penting sebagai alat pengukur keberhasilan dalam menjalankan usaha.Maksud dari produktivitas adalah perbandingan secara ilmu hitung antara jumlah yang dihasilkan dan jumlah setiap sumber yang dipergunakan selama berkerja (Afandi, 2018:91). Pelatihan kerja adalah sarana untuk mengasah kemampuan dan memberikan nasihat dengan cara yang etis sehingga pekerja dapat memenuhi tanggung jawab mereka untuk bekerja seefisien mungkin sambil memenuhi tujuan bisnis. Handoko (2005,hal208) Disiplin adalah kegiatan manajemen untuk menjalankan standard-standar organisasional. Berdasarkan dari permasalah yang diuraikan diatas, maka terdapat dua rujukan penelitian, maka saya tertarik untuk menulis dengan judul yang sama Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Kantor Imigrasi Kelas 1 Kupang”. Dengan persoalan yang berbeda dalam satu intansi.Menurut Sugiyono (2012:72), “populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari: objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya’.Berdasarkan pendapat diatas, maka yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada kantor imigrasi kelas 1 kupang berjumlah 55 orang, sampel ditentukan menggunakan data karyawan yang megikuti pelatihan kerja, yaitu berjumlah 43 responden pegawai pada kantor imigrasi kelas 1 kupang. Pada tahap ini peneliti menggunakan teknik analisis regresi linear bergandadengan bantuan SPSS.Analisis regresi linear berganda digunakan apabila peneliti bermaksud meramalkan bagaimana keadaan (naik turunnya) variable kinerja pegawai (Kriterium), bila dua atau lebih variabel keselamatan dan kesehatan kerja sebagai faktor prediktor dimanipulasi (sugiyono, 2010:275).Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui constan regresi a sebesar 21,552.Sedangkan koefisien Regresi b1 0,179 dan b2 0,420. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan Pengaruh Pelatihan Kerja(X1) dan Disiplin Kerja (X2) Produktivitas Kerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y 21,552 + 0,179 X1+ 0,420 X2. Diketahui nilai n=43 k=2 dan Rumus untuk menghitung T𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 T (𝑎/2: 𝑛 – 𝑘 1 T (0,05/2 43 -2-1) (0,025 40) jadi T 𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 2.021. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat ditarik kesimpulan mengenai pengujian hipotesis uji T (terpisah) adalah sebagai berikut :Uji hipotesis pertama yaitu ada Pelatihan Kerja (X1) Produktivitas Kerja (Y). Diketahui bahwa variabel Pelatihan Kerja (X1) ditemukan T hitung 1,423 dari T tabel 2.021 dan tingkat sig. 0,162 dari t sig 0,05. Maka terbukti H0 diterima dan Ha ditolak.Artinya bahwa Pelatihan Kerja(X1) tidak pengaruh segnifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y).Atau dapat dikatakan bahwa semakin kecil pelatihan kerja yang diikuti oleh pegawai, maka produktivitas kerja semakin menurun.Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Disiplin Kerja (X2) dan Produktivitas Kerja (Y) diketahui bahwa variabel Disiplin Kerja (X2) ditemukan T hitung 2,577 T tabel 2,021 dan tingkat sig 0,014 T 0,05 . Maka terbukti Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja, atau dapat dikatakan bahwa semakin baik disiplin kerja pegawai, maka produktivitas kerja akan semakin baik. Uji F adalah uji signifikansi persamaan digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (X1, dan X2) secara bersama-sama terhadap variabel berikut terikat (Y). Pengambilan keputusan : Jika nilai signifikansi 0,05 maka variabel bebas secara bersamasama berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat dan sebaliknya. Jika F hitung F tabel maka variabel bebas secara simultan berpengaruh terhadap variabel terikat. maka ditarik kesimpulannya mengenai pengujian hipotesis uji F (Bersama-sama) diketahui untuk mengetahui f tabel maka dapat dilihat dari nilai n : 43 dan k 2 dan rumus untuk Ftabel F (k: df 2 n – k – 1 F : 2 : 40) jadi Ftabel 2,45 Sehingga dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh F hitung 7,310 lebih besar F tabel 2,45 dan tingkat Sig 0,002 oleh karna itu nilai Sig0,05) maka H0 (b1 0) ditolak dan Ha (b1 0) diterima artinya variabel Pelatihan Kerja (X1) dan Variabel Disiplin Kerja (X2) memiliki pengaruh secara signifikan terhadap Produktivitas Kerja (Y). pada hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0,268 atau 26,8%. Hal ini berarti besarnya hubungan Pelatihan Kerja dan Disiplin kerja terhadap Produktivitas kerja karyawan adalah 26,8%. Sedangkan hubungan sebesar 73,2% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
ANALISIS PENILAIAN KESEHATAN KOPERASI PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM CU SERVIAM PENFUI KOTA KUPANG Oleh Gustina Weti Leta 19410259 ABSTRAK Setiap perusahaan atau koperasi harus memiliki kinerja keuangan yang sehat dan efisiensi untuk mendapatkan keuntungan, meningkatkan prestasi dan mempertahankan kelangsungan hidup. Tujuan utama ini hanya dapat tercapai apabila kinerja keuangan dalam keadaan sehat. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan teknik wawancara, dan dokumentasi dengan data yang diperoleh dari laporan keuangan Koperasi Simpan Pinjam CU Serviam Kota Kupang. Kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis laporan keuangan yang terdiri dari permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efesiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jati diri koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan koperasi pada Koperasi Simpan Pinjam CU Serviam Penfui Kota Kupang. Jenis Penelitian ini deskriptif dengan metode analisis data yang digunakan berpedoman pada Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia Nomor 14/Per/M.KUKM/XII/2009 tentang pedoman penilaian kesehatan Koperasi Simpan Pinjam dan Unit Simpan Pinjam terhadap tujuh aspek penilaian yaitu aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efesiensi, likuiditas, kemandirian dan pertumbuhan, serta jati diri koperasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan KSP CU Serviam Kota Kupang tahun 2018-2022 berada dalam kategori Kurang Sehat dengan skor rata-rata pada tahun 2018 sebesar 58,25%, tahun 2019 sebesar 53,25%, tahun 2020 sebesar 50,75%, tahun 2021 sebesar 52,35%, dan tahun 2022 sebesar 50,75%. dengan rincian: (1) Aspek Permodalan Tahun 2018-2022 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2018 sebesar 18,36% tahun 2019 sebesar 18,12%, tahun 2020 sebesar 15,59% tahun 2021 sebesar 18,91% dan tahun 2022 sebesar 19,00%. (2) Aspek Kualitas Aktiva Produktif Tahun 2018-2022 berada pada kategori Cukup sehat dengan skor rata-rata tahun 2018 sebesar 100% tahun 2019 sebesar 100% tahun 2020 sebesar 100% tahun 2021 sebesar 100% dan tahun 2022 sebesar 100%. (3) Aspek Manajemen Tahun 2018-2022 berada pada kategori Cukup Sehat dengan skor rata-rata tahun 2018 sebesar 2,25% tahun 2019 sebesar 2,50% tahun 2020 2,50% tahun 2021 sebesar 2,755 dan tahun 2022 sebesar 2,75%. (4) Aspek Efisiensi Tahun 2018-2022 berada pada kategori Sehat dengan rerata skor tahun 2018 sebesar 8,44% tahun 2019 sebesar 8,145 tahun 2020 sebesar 8,47% tahun 2021 sebesar 8,31% dan tahun 2022 sebesar 8,70. (5) Aspek Likuiditas Tahun 2018-2020 berada pada kategori Kurang Sehat dengan skor rata-rata tahun 2018 sebesar 49,50%, tahun 2019 sebesar 29,53%, tahun 2020 sebesar 21,18% tahun 2021 sebesar 22,07 dan tahun 2022 sebesar 22,95. (6) Aspek Kemandirian dan Pertumbuhan Tahun 2018-2022 berada pada kategori Sangat Tidak Sehat dengan skor rata-rata, tahun 2018 sebesar 13,05 tahun 2019 sebesar 16,71 tahun 2020 sebesar 12,18 tahun 2021 sebesar 14,14 dan tahun 2022 sebesar 12,76. (7) aspek jati diri koperasi tahun 2018-2022 berada pada kategori Sehat dengan skor rata-rata tahun 2018-2020 dengan skor rata-rata tahun 2018 sebesar 98,99% tahun 2019 sebesar 99,49% tahun 2020 sebesar 99,25% tahun 2021 sebesar 98,11% dan tahun 2022 sebesar 98,99%. Kata kunci: Laporan keuangan, Tingkat Kesehatan Koperasi, Permodalan, Kualitas Aktiva Produktif, Manajemen, Efisiensi, Likuiditas, Kemandirian dan Pertumbuhan, dan Jati Diri Koperasi
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul Analisis yuridis putusan Judex Factie dan Judex Juris dalam perkara keberatan atas putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Mengapa Majelis Hakim BPSK Mengabulkan Permohonan Pemohon. Mengapa Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Dan Mengapa Hakim Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui Pertimbangan Majelis Hakim BPSK dalam Mengabulkan Permohonan Pemohon. Untuk mengetahui Pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Dan Untuk mengetahui Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri yang Membatalkan Putusan BPSK. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah masalah yang telah penulis kemukakan diatas. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen dan putusan Pengadilan Mataram. Berdasarkan hasil penelitian kesimpulan yang diambil adalah Pemohon Keberatan/Konsumen telah mampu membuktikan adanya penyimpangan dari standart konstruksi bangunan. Putusan BPSK ternyata tidak memberikan kepastian hukum dan putusan BPSK tidak merincikan tanggung jawab yang harus dilakukan termohon. Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini. Saran yang penulis berikan adalah Kepada Konsumen agar bisa berkomunikasi dengan baik kepada pihak developer serta mampu menjelaskan persoalan yang dihadapi untuk mencegah terjadinya sengketa. Kepada Pelaku usaha Agar bisa membangun bangunan yang sesuai dengan standard konstruksi yang ditetapkan. Kata Kunci :Putusan pengadilan, Sengketa Konsumen
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ‘’PENGARUH PELATIHAN KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PADA KANTORIMIGRASIKELAS 1 KUPANG’’ Dalam menghadapi era persaingan yang semakin ketat, masalah sumber daya manusia menjadi pusat perhatian bagi organisasi untuk tetap dapat bertahan dalam menjalani persaingan tersebut.Produktivitas kerja pegawai bagi suatu perusahaan sangatlah penting sebagai alat pengukur keberhasilan dalam menjalankan usaha.Maksud dari produktivitas adalah perbandingan secara ilmu hitung antara jumlah yang dihasilkan dan jumlah setiap sumber yang dipergunakan selama berkerja (Afandi, 2018:91). Pelatihan kerja adalah sarana untuk mengasah kemampuan dan memberikan nasihat dengan cara yang etis sehingga pekerja dapat memenuhi tanggung jawab mereka untuk bekerja seefisien mungkin sambil memenuhi tujuan bisnis. Handoko (2005,hal208) Disiplin adalah kegiatan manajemen untuk menjalankan standard-standar organisasional. Berdasarkan dari permasalah yang diuraikan diatas, maka terdapat dua rujukan penelitian, maka saya tertarik untuk menulis dengan judul yang sama Pengaruh Pelatihan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pada Kantor Imigrasi Kelas 1 Kupang”. Dengan persoalan yang berbeda dalam satu intansi.Menurut Sugiyono (2012:72), “populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari: objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya’.Berdasarkan pendapat diatas, maka yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai pada kantor imigrasi kelas 1 kupang berjumlah 55 orang, sampel ditentukan menggunakan data karyawan yang megikuti pelatihan kerja, yaitu berjumlah 43 responden pegawai pada kantor imigrasi kelas 1 kupang. Pada tahap ini peneliti menggunakan teknik analisis regresi linear bergandadengan bantuan SPSS.Analisis regresi linear berganda digunakan apabila peneliti bermaksud meramalkan bagaimana keadaan (naik turunnya) variable kinerja pegawai (Kriterium), bila dua atau lebih variabel keselamatan dan kesehatan kerja sebagai faktor prediktor dimanipulasi (sugiyono, 2010:275).Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui constan regresi a sebesar 21,552.Sedangkan koefisien Regresi b1 0,179 dan b2 0,420. Dengan demikian persamaan regresi linear berganda yang memperlihatkan Pengaruh Pelatihan Kerja(X1) dan Disiplin Kerja (X2) Produktivitas Kerja Karyawan (Y) adalah sebagai berikut : Y 21,552 + 0,179 X1+ 0,420 X2. Diketahui nilai n=43 k=2 dan Rumus untuk menghitung T𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 T (𝑎/2: 𝑛 – 𝑘 1 T (0,05/2 43 -2-1) (0,025 40) jadi T 𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 2.021. Berdasarkan penjelasan tersebut maka dapat ditarik kesimpulan mengenai pengujian hipotesis uji T (terpisah) adalah sebagai berikut :Uji hipotesis pertama yaitu ada Pelatihan Kerja (X1) Produktivitas Kerja (Y). Diketahui bahwa variabel Pelatihan Kerja (X1) ditemukan T hitung 1,423 dari T tabel 2.021 dan tingkat sig. 0,162 dari t sig 0,05. Maka terbukti H0 diterima dan Ha ditolak.Artinya bahwa Pelatihan Kerja(X1) tidak pengaruh segnifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan (Y).Atau dapat dikatakan bahwa semakin kecil pelatihan kerja yang diikuti oleh pegawai, maka produktivitas kerja semakin menurun.Uji Hipotesis kedua yaitu ada pengaruh Disiplin Kerja (X2) dan Produktivitas Kerja (Y) diketahui bahwa variabel Disiplin Kerja (X2) ditemukan T hitung 2,577 T tabel 2,021 dan tingkat sig 0,014 T 0,05 . Maka terbukti Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja, atau dapat dikatakan bahwa semakin baik disiplin kerja pegawai, maka produktivitas kerja akan semakin baik. Uji F adalah uji signifikansi persamaan digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas (X1, dan X2) secara bersama-sama terhadap variabel berikut terikat (Y). Pengambilan keputusan : Jika nilai signifikansi 0,05 maka variabel bebas secara bersamasama berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat dan sebaliknya. Jika F hitung F tabel maka variabel bebas secara simultan berpengaruh terhadap variabel terikat. maka ditarik kesimpulannya mengenai pengujian hipotesis uji F (Bersama-sama) diketahui untuk mengetahui f tabel maka dapat dilihat dari nilai n : 43 dan k 2 dan rumus untuk Ftabel F (k: df 2 n – k – 1 F : 2 : 40) jadi Ftabel 2,45 Sehingga dilihat dari hasil pengujian yang telah dilakukan, maka diperoleh F hitung 7,310 lebih besar F tabel 2,45 dan tingkat Sig 0,002 oleh karna itu nilai Sig0,05) maka H0 (b1 0) ditolak dan Ha (b1 0) diterima artinya variabel Pelatihan Kerja (X1) dan Variabel Disiplin Kerja (X2) memiliki pengaruh secara signifikan terhadap Produktivitas Kerja (Y). pada hasil uji koefisien determinasi (R2) dapat diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0,268 atau 26,8%. Hal ini berarti besarnya hubungan Pelatihan Kerja dan Disiplin kerja terhadap Produktivitas kerja karyawan adalah 26,8%. Sedangkan hubungan sebesar 73,2% disebabkan oleh factor lain yang tidak diteliti.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN BUDI PEKERTI (PAK PB) TERHADAP PERKEMBANGAN IMAN SISWA KELAS V DI SD INPRES TUNFENU FATUAT KECAMATAN KOT’OLIN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN TAHUN 2022 Nenabu Y. I(*) Pellu H.L(**) Metboki. M(**) Pelajaran Pendidikan Agama Kristen membutuhkan peranan dari seorang guru. Peran guru sendiri adalah pemegang kendali terhadap anak didik. Baik atau tidaknya pembelajaran dalam kelas bergantung pada guru. Adapun hal yang perlu untuk dikembangkan dalam diri siswa yakni perkembangan spiritual pada diri siswa. Karena siswa tidak bisa berkembang tanpa batuan dari pihak guru dan juga orang tua. Peran guru sangatlah penting dalam perkembangan siswa di kelas. Seorang guru harus mengetahui peran-peran yang harus dilalukakan agar siswa berkembang dengan baik. Siswa di SD Inpres Tunfenu belum mendapatkan pembelajaran tentang iman secara maksimal maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Perkembangan Iman siswa kelas V di SD Inpres Tunfenu Fatuat Kecamatan Kot’olin Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Metode yang digunakan adalah metode Kualitatif. Penelitian ini dilakukan tanggal 26 Juli-26 Agustus 2022, tempat penelitian SD Inpres Tunfenu Fatuat. Teknik yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini merujuk bahwa Peran guru pendidikan agama kristen terhadap perkembangan iman siswa kelas v di SD Inpres Tunfenu Fatuat beberapa masalah yang terdapat dalam peran guru agama kriten terhadap perkembangan iman siswa antara lain: Anak-anak SD Inpres Tunfenu malas mengikuti ibadah PAR dan Perilaku anak –anak SD yang nakal serta melawan orangtua dan tidak berdoa saat makan, tidur,berangkat sekolah dan tidak mendoakan teman ang sakit dan juga orang tua. Berdasarkan hasil peneliti, dapat disimpulkan bahwa anak-anak SD Inpres Tunfenu Fatuat Belum mendapatkan pengajaran tentang iman Kristen secara maksimal dari guru pendidikan agama Kristen di Sekolah dan dikarenakan kurang bimbingan dari guru PAK bagi siswa dalam hal berdoa, kurang ketegasan, kurang motivasi, dorongan, dan kurang perhatian dari Guru dan orang tua dalam hal berdoa, sehingga kebanyakan siswa tidak bisa berdoa secara spontan karena tidak terbiasa berdoa. Saran : Upaya guru PAK agar mengajarkan tentang iman Kristen secara maksimal terhadap anak-anak dengan baik dan benar terutama dalam hal berdoa. Kata Kunci : Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti(PAK PB) Terhadap Perkembangan Iman Siswa Kelas V di SD Inpres Tunfenu Fatuat Kecamatan Kot’olin Kabupaten Timor Tengah Selatan Tahun 2022. Keterangan : Penulis (*) Pembimbing (**
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Ninef Suhesty.,1 Maromon Agustina .,2 Ndandara Alfriani .3 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dan sejauh mana penggunaan metode four square writing meningkatkan keterampilan menulis siswa. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi siswa ketika menerapkan metode four square writing pada siswa kelas VIII SMP PGRI Haumenibaki. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Dalam pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi. Metodologi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan belajar siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari empat langkah yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleks. Subyek penelitian ini adalah 30 siswa kelas VIII A SMP PGRI Haumenibaki. Data yang dikumpulkan bersifat kualitatif tetapi juga didukung oleh data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Data berupa catatan lapangan, checklist observasi dan foto. Sementara itu, data kuantitatif dikumpulkan dari hasil aktivitas siswa dan hasil tes siswa pada siklus satu dan dua. Skor rata-rata dari setiap tes dibandingkan untuk mengetahui peningkatan siswa dalam keterampilan menulis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil observasi siswa dalam aktivitas belajar siswa dengan menggunakan metode four square. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes pada siklus satu dan dua dengan nilai pada siklus satu adalah 77,5% Sedangkan hasil tes pada siklus dua yaitu 91,2% Ini berarti bahwa dengan menggunakan metode four square dalam keterampilan menulis siswa meningkat.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi DESKRIPSI TENTANG PENEGAKAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA PENYELUNDUPAN ROKOK Rumusan masalah 1.Faktor apa yang menjadi peneyebab terjadinya tindak pidana penyelundupan rokok,2.Bagaimana bentuk tindak pidana penyelundupan rokok,3.Bagaimana akibat hukum dari tindak pidana penyelundupan rokok Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu mengkaji putusan nomor:60/Pid.B/2012/PN.Nganjuk.Putusan Nomor 65/Pid.Sus/2015.PN. Tanjung Balai Karimun. Putusan nomor 48/Pid. sus/2022 .PN. Kota Agung.Putusan nomor 1021/Pid.Sus/2019/PN. Jakarta Pusat.Putusan nomor 100/Pid.Sus/2021/PN.Kota Agung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui“ Deskripsi Tentang Penegkan Hukum Tindak Pidana Penyelundupan Rokok.” Berdasarkan hasil penelitian yang di lakukan penulis maka diperoleh jawaban: 1)Faktor yang menjadi penyebab terjadinya penyelundupan rokok adalah: Mencari keuntungan yang berlipat ganda. 2)Bentuk tindak pidana penyelundupan rokok: a)Menyimpan, mengirimkan dan menjual belikan rokok yang tidak dilekati pita cukai oleh petugas bea cukai, b)Diselundupkan melalui transportasi laut dan darat. 3)Akibat hukum dari tindak pidana penyelundupan rokok adalah: a)Terdakwa ditahan dalam tahanan. b)Terdakwa di jatuhi hukuman pidana. c)Terdakwa dibebani untuk membayar biayaya perkara. Adapun yang menajdi saran dari penulis adalah:1)Kepada petugas Bea dan Cukai agar selalu melakukan kontroling secara intens terhadap setiap barang-barang impor maupun ekspor dari dalam dan luar negeri. Baik melalui akses transportasi darat, laun, dan udara. 2)Kepada hakim agar menjatuhkan putusan yang seberat-beratnya terhadap pelaku penyelundup rokok, oleh karena perbuatan tersebut berimplikasi yang besar terhadap income negara. Kata kunci:Tindak Pidana,Penyelundupan,Rokok
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTI SARI Judul Skripsi Penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PEMBATALAN PUTUSAN KASASI OLEH HAKIM PENINJAUAN KEMBALI DALAM SENGKETA JUAL BELI RUKO PERLAWANAN PIHAK KETIGA.Rumusan masalah yang penulis kaji adalah mengapa hakim tingkat kasasi menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan perlawanan pihak ketiga tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menjatuhkan putusan menolak gugatan perlawanan pihak ketiga.Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: untuk mengetahui alasan hakim tingkat kasasi menjatuhkan putusan mengabulkan gugatan perlawanan pihak ketiga tetapi dibatalkan oleh hakim peninjauan kembali dengan menjatuhkan putusan menolak gugatan perlawanan pihak ketiga.Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan dimana diperoleh informasi dari putusan pengadilan. Analisis Data yang digunakan adalah menggunakan analisis secara kualitatif yaitu analisis yang bersifat deskriptif . Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai penulis kaji yaitu : Alasan Majelis Hakim tingkat kasasi mengabulkan gugatan perlawanan pihak ketiga dapat diterima yaitu : a. Pihak ketiga adalah pembantah yang beritikat baik b. Putusan judex factie tidak tepat karena tanpa alasan sah mengesampingkan perjanjian jual beli ruko Alasan hakim peninjauan kembali menolak gugatan perlawanan pihak ketiga yaitu : a. Terdapat kekhilafan hakim atau kekeliruan nyata dalam putusan judex juris yang membatalkan putusan judex facti. b. Pembantah adalah pembantah yang tidak benar. Saran dari penulis adalah (1). Majelis hakim dalam pemeriksaan perkara perdata penulis mengharapkan kepada hakim agar dalam pengambilan keputusan perlu memperhatikan latar belakang masalah dan fakta –fakta persidangan maupun dalam hal penerapan hukum. Agar dalam menjatuhkan putusan dapat diterima oleh semua pihak semua yang berperkara. (2). Demi terciptanya keadilan dan kepastian hukum dalam masyarakat maka sangat diharapkan majelis hakim memeriksa dan memutuskan perkara seadil-adilnya. Kata Kunci:Putusan Hakim,Sengketa jual beli Ruko perlawanan pihak ketiga.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi penulis adalah Deskripsi Tentang Alasan Terjadinya Pembatalan Perkawinan. Rumusan masalah penelitian penulis adalah : 1. Mengapa terjadinya pembatalan perkawinan? 2. Bagaimana akibat hukum terjadinya pembatalan perkawinan? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengapa terjadinya pembatalan perkawinan. Dan akibat hukum terjadinya pemalsuan identitas dalam perkawinan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dan bersifat deskriptif. Variabel yang digunakan terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi variabel terikat, variabel bebas dari penelitian ini adalah penyebab terjadinya pembatalan perkawinan, dan akibat hukum terjadinya pemalsuan identitas dalam perkawinan. Variabel terikat adalah variabel yang tergantung dari variabel bebas, variabel terikat dari penelitian ini adalah putusan hakim terhadap pemalsuan identitas dalam perkawinan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder. Sumber data yang digunakan terdiri dari 3 (tiga) bahan hukum yaitu Bahan hukum primer adalah bahan hukum yang mempunyai kekuatan hukum mengikat secara umum seperti putusan-putusan. Bahan hukum sekunder adalah bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer seperti rancangan undang-undang, hasil-hasil penelitian, hasil karya dari kalangan hukum dan seterunya. Bahan hukum tersier adalah bahan hukum yang memberikan penjelasan terhadap bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, seperti penelurusan di internet. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab terjadinya pembatalan perkawinan adalah: 1. Tidak memenuhi syarat sahnya suatu perkawinan 2. Tidak ada izin poligami dari istri pertama Akibat hukum terjadinya pemalsuan identitas dalam perkawinan adalah: 1. Terhadap suami atau istri hubungan suami istri menjadi batal perkawinan 2. Terhadap anak yaitu anak tersebut tetap mendapatkan nafkah dari kedua orangtua meskipun perkawinan orangtuanya telah batal. 3. Terhadap harta yaitu harta benda yang diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama, dan harta bawaan dari masing-masing suami dan istri yang diperoleh sebagai warisan adalah dibawah penguasaan masingmasing. 4. Saran : 1. Seorang suami atau istri yang ingin melangsungkan perkawinan harus menunjukan identitas yang jelas untuk melangsungkan perkawinan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 2. Dalam hal seorang suami atau istri yang ingin melakukan poligami terlebih dahulu harus mendapatkan izin dari pengadilan. Kata Kunci : Sebab dan Akibat hukum pemalsuan identitas dalam perkawinan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Rumusan masalah:1. Mengapa judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara, 2. Mengapa judex juris membatalkan putusan pemidanaan dan menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara Tujuan penelitian :1. Untuk mengetahui alasan judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara, 2. Untuk mengetahui alasan judex juris membatalkan putusan pemidanaan dan menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu mengkaji putusan pengadilan negeri sanggata nomor 41/pid.sus/2018/pn.sgt, putusan pengadilan tinggi samarinda nomor 103/pid/2018/pt.smr, putusan mahkama agung nomor 534 k/pid.sus-lh/2019 Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1. Alasan judex facti menjatuhkan putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana mengganggu pertambangan mineral dan batu bara karena : a. perbuatan terdakwa merupakan tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara, b. perbuatan terdakwa memenuhi unsur surat dakwaan penuntut umum, 2. Alasan judex juris membatalkan putusan pemidanaan dan menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana merintangi pertambangan mineral dan batu bara karena : a. Judex Facti salah menerapkan hukum, b.unsur merintangi dalam dakwaan penuntut umum tidak terpenuhi
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
The title of this writing is “A Descriptive Study of Prefix in the Book of Matthew and Mark in Lii Hawu”. This research was conducted to answer the research problem; 1. What are the types of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? 2. What is the function of prefix in the book of Matthew and Mark in Lii Hawu? The aim of this research is to find out the types of prefix and the function of prefix in Lii Hawu. The method used in this research has been descriptive qualitative. The document from the Bible Lii Hawu (Indonesian Bible Institute) “New Testament in Today’s Sabu Version” from the Book of Matthew and Mark . Based on the data collected, the analysis focused on types and function affix in Lii Hawu. The results of data analysis showed that: (1) Type of prefix. There are four types of prefix, they are {pe-, ke-, he-, and ta-}. For example: (a). {pe-} + Kaddhi ‘get up’= pekaddhi ‘wake’, (b). {he-} + Atta ‘cut’ = heatta ‘piece’, (c). {ke-} + tallu ‘three’ = ketallu ‘third’, and (d). {ta-} + walle ‘buy’ = tawalle ’buy’. (2) Prefix in Lii Hawu has function produce verbs if they are attached to verbs. Example: [ta- + [walle]V]V, -walle ‘buy’is the verb and ta-walle ‘buy’ is the verb. Adjectives and verbs. Example: [pe- + [made]Adj]V], -made ‘dead’ is the adjective and pe-made ‘turn off’ is the verb. Produces a noun if it is attached to numbers. Example: [he- +[dau]N]Num, -dau ‘person’ is the noun and he-dau ‘a,/a is the numer. Verbs and numbers. Example: [he- +[bhakka]V]Num], -bhakka ‘split’ is the verb and he-bhakka ‘adjacent’ is the number. To produce number when it is attached to number. Example: [ke- + [tallu]Num]Num, -tallu ‘three’ is cardinal number and ke-tallu ‘third’ is ordinal number. Produce cousative verb when it is attached to verb. Example: [pe- + bui]V]V, -bui ‘fall’is the verb and pe-bui ‘drop’ is the verb.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
RINGKASAN MARIANA NADUASTI PENY (16383510) Hubungan Kerapatan Mangrove Terhadap Laju Transpor Sedimen di Kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Ir. Yohanes Merryanto S., M.Si, Ph.D sebagai Pembimbing 1 dan Dr. Beatrix M. Rehatta, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing 2. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Mangrove memiliki berbagai manfaat, salah satunya mengendalikan transpor sedimen. Kelurahan Oesapa Barat memiliki vegetasi mangrove yang cukup luas di wilayah Kota Kupang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen di kawasan Ekowisata Mangrove Kelurahan Oesapa Barat. Metode purposive sampling pada kondisi kerapatan tinggi dan rendah untuk menghitung kerapatan mangrove. Penempatan sediment trap pada bagian depan, tengah dan belakang vegetasi mangrove untuk mengetahui laju transpor sedimen. Suhu perairan, kecepatan arus dan kedalaman perairan menjadi parameter yang diukur. Analisis korelasi Pearson untuk mengetahui hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen. Jenis mangrove yang ditemukan yaitu Avicennia alba, Lumnitzera racemose, Rhizopora mucronata dan Sonneratia alba. Hasil penelitian menunjukan hubungan kerapatan mangrove terhadap laju transpor sedimen bernilai -1 yang berarti kerapatan mangrove yang semakin tinggi menyebabkan laju transpor sedimen semakin rendah dan sebaliknya. Kata kunci: Kerapatan mangrove, laju transpor sedimen, ekowisata Kelurahan Oesapa Barat.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research is entitled improving students pronunciation skill through English Language Speech Assistant (ELSA) application at UKAW. Pronunciation skill is one of four skills important in English, but some students had problems with their pronunciation skill. The writer used English Language Speech Assistant (ELSA) application in teaching English especially by using ELSA content display to help students improving their pronunciation skill. The aim of this research was to find out the effectiveness of mobile assisted English language speech assistant (ELSA) application in improving students’ pronunciation skill. This research used pre-experimental design. The population of the research was 136 students of EESP, which 18 students of 2nd semester EESP UKAW in Kupang were chosen purposively as sample of this research. In collecting the data, the writer used pre-test and post-test to know students’ pronunciation skill. The result of data analysis show that the mean score of students on pre-test was 15. After the treatment given by the writer, the mean score of students on post-test was 18,44 and the improvement was 23%. The data analysed by using t-test. The t-test value (1,4) was greater than t-table value (1.740) the alternative hypothesis (H1) was accepted and null hypothesis (Ho) was rejected. The result showed that there was an improvement on students’ pronunciation skill through English Language Speech Assistant (ELSA) application. in teaching and learning using Mobile Assisted Language Learning (MALL) technology capabilities can improve students’ pronunciation skill in English using the English Language Speech Assistant (ELSA) speak application, it was proven by the students’ post-test score is higher than pre-test score from the level 57% to the level 85%.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
The title of this writing ” The Influence Of Teachers’ Creativity In English Teaching Toward The Development Of Students’ Cognitive Aspects At Smp Angkasa Kota Kupang”. The research problem of the study Can English teachers’ creativity develops the cognitive aspects of students’ at SMP Angkasa Kota Kupang ? The method used in this writing is quantitative method. The data of this research is taken from the treatment of experiment class and control class at SMP Angkasa kota kupang. The writer collected and analyzed. The influence of teacher creativity in learning English on the development of cognitive aspects of students at SMP Angkasa kota Kupang. Then present the results. The results of the analysis show that the influence of teacher creativity in learning English can develop the cognitive aspects of students at SMP Angkasa kota Kupang. This can be seen based on the t-test value which shows that the significant test is 0.000 ≤ 0.05. This means that there is a difference in the value between the experimental class and the control class. The writer hopes that this research can increase knowledge about teacher creativity in learning English towards the development of cognitive aspects in the teaching and learning process..