Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Paul

50 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 12024: 22023: 42022: 112021: 162020: 42018: 1

PEMETAAN RUANG PORI PADA TANAH ALUVIAL DI KELURAHAN NAIBONAT KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indonesia adalah Negara kepulauan dengan daratan yang luas dengan jenis tanah yang berbeda-beda. Dengan begitu, Tanah Merupakan komponen penting yang paling dibutuhkan manusia. Bagaimana tidak hampir semua hal dalam kehidupan melibatkan tanah. Tanah membagi bahan - bahan yang menyusun kerak bumi secara garis besar menjadi dua kategori: tanah(soil) dan batuan(rock), sedangkan batuan merupakan agregat mineral yang satu sama lainnya diikat oleh gaya-gaya kohesif yang permanen dan kuat. Pori-pori tanah adalah bagian yang tidak terisi bahan padat (terisi oleh air dan udara). Pori - pori tanah dapat dibedakan menjadi dua yaitu pori - pori kasar (makro pori) dan pori-pori halus (mikro pori). Pori - pori kasar terisi oleh udara atau air gravitasi (air yang mudah hilang karena gaya gravitasi, sedangkan pori - pori halus (mikro pori) berisi udara dan air kapiler. Tanah dengan pori - pori kasar yang banyak sulit menahan air sehingga tanaman mudah mengalami kekeringan. Dengan kata lain semakin liat suatu tanah maka porositasnya semakin halus dan semakin baik untuk penanaman tanaman. Status kesuburan Alluvial amat tergantung dengan bahan induk dan iklim. Suatu kecenderungan memperlihatkan bahwa di daerah beriklim basa P dan K relatif rendah dan pH lebih rendah dari 6,5. daerah-daerah dengan curah hujan rendah di dapat kandungan P dan K lebih tinggi dan netral Dari kondisi kelas teksturliat, yang biasanya memiliki porositas rendah di bahwa 15% (Hanifiah, 2012), maka diduga bahwa tanah yang ada di Naibonat merupakan hasil endapan (alluvial) yang memiliki banyak bahan organic, sehingga membuat porositas tanah nya tinggi walaupun tanah memiliki kelas teksturliat. Porositas tanah yang tinggi merupakan ukuran struktur tanah yang baik, karena tanah memeliki runang besar bagi pertukaran udara dan air.

KAJIAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DI DESA TERONG KECAMATAN SATARMESE BARAT KABUPATEN MANGGARAI TERHADAP KAWASAN KONSERVASI TNP LAUT SAWU

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAKSI Maria Yunita Paulina Nanda (16381195).KajianPemahamanMasyarakat di Desa Terong Kecamatan Satar MeseBarat Kabupaten ManggaraiTerhadapKawasanKonservasiTNPLautSawu.Ir. Izaak S. Angwarmasse,M.SisebagaiPembimbing IdanRockie R.L.Supit,S.Pi.,M.SisebagaiPembimbigII. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan,Fakultas Perikanandan Ilmu Kelautan,Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Perairan Laut Sawu terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan Langsung dengan wilayah pesisir barat Timor Leste. Perairan Laut Sawu terletak di wilayah lintasan Arus lintas Indonesia (Arlindo),yang merupakan pertemuan dua massa arus dari Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. PenelitianinibertujuanuntukMengkajitingkatpemahamanmasyarakatdaneksistensikawasankonservasiTNPLautSawu diDesaTerongKecamatanSatarMeseBaratKabupatenManggarai. Penelitiantelahdilaksanakan di DesaTerongKabupatenManggarai.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalah purposive random sampling penentuananggotasampelpenelitimengambilwakil-wakildaritiap-tiapkelompok yang adadalampopulasi yang jumlahdisesuaikandenganjumlahanggotasubyek yang adadalammasing-masingkelompoktersebutdananalisis data menggunakan Pivot Table. Hasilpenelitiandibuatdalambentuk diagram persentasesesuaidengankelayakan data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tinggkat pemahaman responden diDesa Terong 10 (24%) responden menyatakan tidak yakin mengetahuitentang Kawasan Konservasi, 3 (7%) responden menyatakan tidak tahu, dan 28 (68%) responden menyatakan pernah dan paham tentang Kawasan Konservasi Perairan. Pengelolaan KKP secara efektif dapat melindungi kegiatan di bidang pariwisata dan perikanan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemahaman, LautSawu, KawasanKonservasi, TNP, DesaTerong. ABSTRACT MARIA YUNITA PAULINA NANDA (16381195). Study of Community Understanding in Terong Village, West Satar Mese District, Manggarai Regency on the Savu Sea TNP Conservation Area. Ir.IzaakAngwarmasse,M.Sias advisor I Rockie R.L.Supit, S.Pi., M.Sias advisor II of theAquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University-Kupang. . The Savu Sea waters are located in the Province of East Nusa Tenggara (NTT) which is directly adjacent to the west coast of Timor Leste. The waters of the Savu Sea are located in the Indonesian passage (Arlindo) trajectory, which is the confluence of two currents from the Pacific Ocean and the Indian Ocean. This study aims to examine the level of public understanding and the existence of the Savu Sea TNP conservation area in Terong Village, Satar Mese Barat District, Manggarai Regency. Data collection techniques using observation and interviews with the method used in this study is purposive random sampling. The research was carried out in TerongVilage, Manggarai Regency. The method used in this study was purposive random sampling. The determination of the sample members. The researcher took representatives from each group in the population, the number of which was adjusted to the number of subject members in each group. and data analysis using Pivot Table. The results of this study indicate that the level of understading of the respondentsin Terong Village 10 (24%) of respondents said they were not sure they knew about the Conservation Area, 3 (7%) respondents said they did notknow, and 28 (68%) respondents said they had and understood about the Marine Protected Area. Effective MPA management can protect biodiversity which will immediately support activities in the field of torusim and sustainabelfisheris. Keywords: Understanding, Sawu Sea, Conservation Area,TNP, Terongvilage

FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI KETIDAK AKTIFAN PEMUDA PNIEL MANUTAPEN DALAM IBADAH PEMUDA DI RAYON PALSATU

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Paulina Ula Ludji, FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI KETIDAK AKTIFAN PEMUDA PNIEL MANUTAPEN DALAM IBADAH PEMUDA DI RAYON PALSATU. Skripsi program studi Ilmu Pendidikan Teologi. Unversitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun 2021, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan ketidakaktifan pemuda dalam ibadah pemuda khususnya Pemuda Jemaat GMIT Pniel Manutpaen Rayon Palsatu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu penulis berusaha mengetahui sejauh mungkin faktor-faktor lingkungan sosial yang mempengaruhi ketidakaktifan pemuda. Populasi dalam penelitian ini 418 anggota pemuda, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu 17 orang anggota. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian dan analisa data ditarik kesimpulan bahwa hasil penelitian ini menunjukan bahwa ibadah pemuda Jemaat GMIT Pniel Manutapen Rayon Palsatu belum dilaksanakan secara teratur. Hal ini dibuktikan oleh kehadiran pemuda yang tidak aktif dari hari kehari. Hal ini disebabkan oleh faktor internal yang meliputi kesadaran, motivasi, disiplin diri, gadget, game online. Sedangkan faktor eksternal yaitu kurangnya dukungan dari orang tua, waktu, badan pengurus pemuda dan kurang perhatian majelis.

SYARAT-SYARAT MENJADI SEORANG PENATUA

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

A B S T R A K Panggilan Tuhan terjadi dalam kehidupan masa kini. Panggilan secara umum adalah untuk semua orang percaya agar selalu dekat dengan Tuhan. Panggilan khusus ini terjadi dalam kehidupan para pejabat gereja. Secara umum dalam zaman reformasi panggilan selalu dikaitkan dengan pekerjaan yang digeluti oleh setiap orang. Panggilan pelayanan Firman Tuhan yang ada dalam diri pelayan-pelayan masa kini seperti Pendeta, Penatua, Diaken dan Pengajar yang ada dalam GMIT, harus dilaksanakan dengan baik. Panggilan tersebut harus dijawab, agar menunjukkan keaktifan dari orang yang dipanggil. Tuhan memanggil manusia, tidak hanya untuk hidup yang enak, Dia memanggil orang untuk melayani dengan selalu memikul salib seperti yang Ia telah lakukan. Banyak tantangan yang akan dihadapi oleh setiap orang yang dipanggil, tetapi yang dituntut adalah bagaimana sikap orang yang dipanggil terhadap tantangan tersebut. Semua tantangan yang dihadapi akan dilalui dengan baik, jika hanya berharap pada Tuhan. Dalam Akitab tertulis tentang bagaimana orang yang terpanggil berperan dan memimpin umatnya dengan berbagai cara, gaya serta metode. Sehingga dalam surat Titus diberitahukan bahwa persyaratan yang diberikan oleh Paulus kepada Titus sebagai seorang pemimpin jemaat di Kreta. Ada beberapa jabatan yang bertugas didalam gereja. Salah satunya adalah penatua. Penatua merupakan dasar yang dipakai oleh gereja. Penatua terpilih bukan atas pilihan jemaat saja tetapi juga penentuan Allah untuk menggenapai pekerjaan Tuhan yang belum teratasi dengan baik. Mereka dipilih dengan persyaratan-persyaratan yang ditentukan seperti yang terdapat dalam Titus 1:5-9. Mereka bertatap muka dan berhubungan langsung dengan jemaat yang dipercayakan kepadanya. Di mata Tuhan dan jemaat, penatua memiliki wewenang untuk memimpin dan mengajar, melayani Firman, menggembalakan dan memerintah. Penatua memikul tanggung jawab ini dan bertanggung jawab untuk memperlengkapi jemaat untuk pelayanan-pelayanan yang ada. Jabatan ini diberikan untuk mereka yang pantas mendapatkannya dan memenuhi persyaratan, disertai dengan kesadaran dan doa. Sebagai pemimpin, penatua juga menjadi gembala harus berwawasan luas, berdedikasi, sabar, rendah hati, penuh kasih dan mencintai Tuhan.Ketika seorang penatua menjalankan tugas pelayanannya, ia juga harus mengurus keluarga, karena ia juga dapat menjadi pemimpin keluarga, dan ia mencintai istri dan anak-anaknya. Di sisi lain, penatua juga diharapkan menjadi panutan bagi masyarakat, berkah bagi lingkungan sekitar, dan garam dan terang dunia. Menjadi panutan bagi lingkungan memang tidak mudah, namun penatua harus berani tampil, apapun resikonya. Kata kunci : Penatua, Pemimpin, Panggilan

PEMETAAN RUANG PORI PADA TANAH ALUVIAL DI KELURAHAN NAIBONAT KECAMATAN KUPANG TIMUR KABUPATEN KUPANG

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia adalah Negara kepulauan dengan daratan yang luas dengan jenis tanah yang berbeda-beda. Dengan begitu, Tanah Merupakan komponen penting yang paling dibutuhkan manusia. Bagaimana tidak hampir semua hal dalam kehidupan melibatkan tanah. Tanah membagi bahan - bahan yang menyusun kerak bumi secara garis besar menjadi dua kategori: tanah(soil) dan batuan(rock), sedangkan batuan merupakan agregat mineral yang satu sama lainnya diikat oleh gaya-gaya kohesif yang permanen dan kuat. Pori-pori tanah adalah bagian yang tidak terisi bahan padat (terisi oleh air dan udara). Pori - pori tanah dapat dibedakan menjadi dua yaitu pori - pori kasar (makro pori) dan pori-pori halus (mikro pori). Pori - pori kasar terisi oleh udara atau air gravitasi (air yang mudah hilang karena gaya gravitasi, sedangkan pori - pori halus (mikro pori) berisi udara dan air kapiler. Tanah dengan pori - pori kasar yang banyak sulit menahan air sehingga tanaman mudah mengalami kekeringan. Dengan kata lain semakin liat suatu tanah maka porositasnya semakin halus dan semakin baik untuk penanaman tanaman. Status kesuburan Alluvial amat tergantung dengan bahan induk dan iklim. Suatu kecenderungan memperlihatkan bahwa di daerah beriklim basa P dan K relatif rendah dan pH lebih rendah dari 6,5. daerah-daerah dengan curah hujan rendah di dapat kandungan P dan K lebih tinggi dan netral Dari kondisi kelas teksturliat, yang biasanya memiliki porositas rendah di bahwa 15% (Hanifiah, 2012), maka diduga bahwa tanah yang ada di Naibonat merupakan hasil endapan (alluvial) yang memiliki banyak bahan organic, sehingga membuat porositas tanah nya tinggi walaupun tanah memiliki kelas teksturliat. Porositas tanah yang tinggi merupakan ukuran struktur tanah yang baik, karena tanah memeliki runang besar bagi pertukaran udara dan air.

PENGARUH AKSESBILITAS DAN PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aksesbilitas terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan pengaruh penyajian laporan keuangan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Flores Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode purposive sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang didistribusikan secara langsung pada pegawai penatausahaan keuangan, staf akuntansi, dan staf perencanaan anggaran pada Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur dengan jumlah 45 orang. Skala pengukuran data dengan skala ordinal dengan teknik analisis data berupa analisis pendahuluan yang berisikan deskripsi atau gambaran umum secara lengkap tentang konsep atau variabel penelitian menurut konsep dan indikator empirik dengan tujuan untuk melihat kecendrungan hasil penelitian, dimana dalam analisis pendahuluan ini terdapat uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis lanjutan yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan alat bantu aplikasi SPSS ( Statistical Product and Services Solutions ) versi 20.0, dimana dalam analisis lanjutan ini terdapat koefisien determinasi dan uji t. Hasil penelitian ini adalah aksesbilitas dengan indikator keterbukaan, kemudahan, dan ketersediaan informasi/ accessible tidak terdapat pengaruh dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kabupaten Flores Timur memberikan arti bahwa H1 ditolak. Hal ini didukung dengan hasil analisis data yang menunjukkan nilai koefisien beta variabel sebesar 0,095 dan signifikan sebesar 0,621 yang lebih besar dari 0,05. Penyajian laporan keuangan dengan indikator relevan, andal, dapat dibandingkan, dapat dipahami berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kabupaten Flores Timur memberikan arti bahwa H2 diterima. Hal ini didukung dengan hasil analisis yang menunjukkan nilai koefisien beta unstandarlized sebesar 0,779 dan signifikan sebesar 0,000 yang lebih kecil dari variabel 0,05.

SYARAT-SYARAT MENJADI SEORANG PENATUA

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

A B S T R A K Panggilan Tuhan terjadi dalam kehidupan masa kini. Panggilan secara umum adalah untuk semua orang percaya agar selalu dekat dengan Tuhan. Panggilan khusus ini terjadi dalam kehidupan para pejabat gereja. Secara umum dalam zaman reformasi panggilan selalu dikaitkan dengan pekerjaan yang digeluti oleh setiap orang. Panggilan pelayanan Firman Tuhan yang ada dalam diri pelayan-pelayan masa kini seperti Pendeta, Penatua, Diaken dan Pengajar yang ada dalam GMIT, harus dilaksanakan dengan baik. Panggilan tersebut harus dijawab, agar menunjukkan keaktifan dari orang yang dipanggil. Tuhan memanggil manusia, tidak hanya untuk hidup yang enak, Dia memanggil orang untuk melayani dengan selalu memikul salib seperti yang Ia telah lakukan. Banyak tantangan yang akan dihadapi oleh setiap orang yang dipanggil, tetapi yang dituntut adalah bagaimana sikap orang yang dipanggil terhadap tantangan tersebut. Semua tantangan yang dihadapi akan dilalui dengan baik, jika hanya berharap pada Tuhan. Dalam Akitab tertulis tentang bagaimana orang yang terpanggil berperan dan memimpin umatnya dengan berbagai cara, gaya serta metode. Sehingga dalam surat Titus diberitahukan bahwa persyaratan yang diberikan oleh Paulus kepada Titus sebagai seorang pemimpin jemaat di Kreta. Ada beberapa jabatan yang bertugas didalam gereja. Salah satunya adalah penatua. Penatua merupakan dasar yang dipakai oleh gereja. Penatua terpilih bukan atas pilihan jemaat saja tetapi juga penentuan Allah untuk menggenapai pekerjaan Tuhan yang belum teratasi dengan baik. Mereka dipilih dengan persyaratan-persyaratan yang ditentukan seperti yang terdapat dalam Titus 1:5-9. Mereka bertatap muka dan berhubungan langsung dengan jemaat yang dipercayakan kepadanya. Di mata Tuhan dan jemaat, penatua memiliki wewenang untuk memimpin dan mengajar, melayani Firman, menggembalakan dan memerintah. Penatua memikul tanggung jawab ini dan bertanggung jawab untuk memperlengkapi jemaat untuk pelayanan-pelayanan yang ada. Jabatan ini diberikan untuk mereka yang pantas mendapatkannya dan memenuhi persyaratan, disertai dengan kesadaran dan doa. Sebagai pemimpin, penatua juga menjadi gembala harus berwawasan luas, berdedikasi, sabar, rendah hati, penuh kasih dan mencintai Tuhan.Ketika seorang penatua menjalankan tugas pelayanannya, ia juga harus mengurus keluarga, karena ia juga dapat menjadi pemimpin keluarga, dan ia mencintai istri dan anak-anaknya. Di sisi lain, penatua juga diharapkan menjadi panutan bagi masyarakat, berkah bagi lingkungan sekitar, dan garam dan terang dunia. Menjadi panutan bagi lingkungan memang tidak mudah, namun penatua harus berani tampil, apapun resikonya. Kata kunci : Penatua, Pemimpin, Panggilan

KAJIAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DI DESA TERONG KECAMATAN SATARMESE BARAT KABUPATEN MANGGARAI TERHADAP KAWASAN KONSERVASI TNP LAUT SAWU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Maria Yunita Paulina Nanda (16381195).KajianPemahamanMasyarakat di Desa Terong Kecamatan Satar MeseBarat Kabupaten ManggaraiTerhadapKawasanKonservasiTNPLautSawu.Ir. Izaak S. Angwarmasse,M.SisebagaiPembimbing IdanRockie R.L.Supit,S.Pi.,M.SisebagaiPembimbigII. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan,Fakultas Perikanandan Ilmu Kelautan,Universitas Kristen Artha Wacana-Kupang. Perairan Laut Sawu terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan Langsung dengan wilayah pesisir barat Timor Leste. Perairan Laut Sawu terletak di wilayah lintasan Arus lintas Indonesia (Arlindo),yang merupakan pertemuan dua massa arus dari Samudera Pasifik dan Samudera Hindia. PenelitianinibertujuanuntukMengkajitingkatpemahamanmasyarakatdaneksistensikawasankonservasiTNPLautSawu diDesaTerongKecamatanSatarMeseBaratKabupatenManggarai. Penelitiantelahdilaksanakan di DesaTerongKabupatenManggarai.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalah purposive random sampling penentuananggotasampelpenelitimengambilwakil-wakildaritiap-tiapkelompok yang adadalampopulasi yang jumlahdisesuaikandenganjumlahanggotasubyek yang adadalammasing-masingkelompoktersebutdananalisis data menggunakan Pivot Table. Hasilpenelitiandibuatdalambentuk diagram persentasesesuaidengankelayakan data yang diperoleh. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tinggkat pemahaman responden diDesa Terong 10 (24%) responden menyatakan tidak yakin mengetahuitentang Kawasan Konservasi, 3 (7%) responden menyatakan tidak tahu, dan 28 (68%) responden menyatakan pernah dan paham tentang Kawasan Konservasi Perairan. Pengelolaan KKP secara efektif dapat melindungi kegiatan di bidang pariwisata dan perikanan berkelanjutan. Kata Kunci: Pemahaman, LautSawu, KawasanKonservasi, TNP, DesaTerong. ABSTRACT MARIA YUNITA PAULINA NANDA (16381195). Study of Community Understanding in Terong Village, West Satar Mese District, Manggarai Regency on the Savu Sea TNP Conservation Area. Ir.IzaakAngwarmasse,M.Sias advisor I Rockie R.L.Supit, S.Pi., M.Sias advisor II of theAquatic Resources Management Study Program, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Artha Wacana Christian University-Kupang. . The Savu Sea waters are located in the Province of East Nusa Tenggara (NTT) which is directly adjacent to the west coast of Timor Leste. The waters of the Savu Sea are located in the Indonesian passage (Arlindo) trajectory, which is the confluence of two currents from the Pacific Ocean and the Indian Ocean. This study aims to examine the level of public understanding and the existence of the Savu Sea TNP conservation area in Terong Village, Satar Mese Barat District, Manggarai Regency. Data collection techniques using observation and interviews with the method used in this study is purposive random sampling. The research was carried out in TerongVilage, Manggarai Regency. The method used in this study was purposive random sampling. The determination of the sample members. The researcher took representatives from each group in the population, the number of which was adjusted to the number of subject members in each group. and data analysis using Pivot Table. The results of this study indicate that the level of understading of the respondentsin Terong Village 10 (24%) of respondents said they were not sure they knew about the Conservation Area, 3 (7%) respondents said they did notknow, and 28 (68%) respondents said they had and understood about the Marine Protected Area. Effective MPA management can protect biodiversity which will immediately support activities in the field of torusim and sustainabelfisheris. Keywords: Understanding, Sawu Sea, Conservation Area,TNP, Terongvilage

ANALISIS KUALITAS GARAM RAKYAT YANG DIPRODUKSI SECARA TRADISIONAL DI KELOMPOK TIBERIAS KELURAHAN OESAPA BARAT, KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Garam rakyat merupakan kegiatan pembuatan garam yang dilakukan oleh rakyat yang sebagian besar masyarakatnya membuat garam dan bahkan sudah menjadi rutinitas tahunan dan menjadi mata pencaharian yang menunjang untuk kehidupan setiap harinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui teknik pembuatan garam rakyat menggunakan alat masak tradisional di Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang dan untuk mengetahui nilai organoleptik (warna dan bau), kadar air, kadar NaCl dan Angka Lempeng Total (ALT). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2021 di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang untuk lokasi survei dan pengambilan sampel. pengujian organoleptik (warna dan bau) dan Angka Lempeng Total (ALT) di Laboratorium Eksakta Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, sedangkan pengujian kadar air dan kadar NaCl di Laboratorium Pertanian Politani Negeri Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dengan analisis data menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian kualitas garam rakyat yang diproduksi secara tradisional di kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang yaitu organoleptik warna garam memenuhi (SNI 4435-2017) dan bau garam memenuhi (SNI 4435-2017), kadar air memenuhi (SNI 3556-2016) dan (SNI 4435-2017), kadar NaCl belum memenuhi (SNI 3556-2016) tetapi memenuhi (SNI 4435-2017) dan Angka Lempeng Total (ALT) pada garam krosok berkisar antara 2,7 × 102 – 3,6 × 102 koloni/g, air sumur berkisar antara 1,3 × 103 – 1,8 × 103 koloni/ml, larutan penyaringan berkisar antara 1,9 × 103 – 2,3 × 103 koloni/ml, larutan hasil penyaringan berkisar antara 1,6 × 103 – 1,8 × 103 koloni/ml sedangkan garam yang telah dimasak berada pada <2,5 × 101 koloni/g (kurang dari 25 koloni). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan yaitu teknik pembuatan garam masak menggunakan alat tradisonal di kelompok Tiberias Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang meliputi bahan baku garam krosok, pelarutan garam krosok, penyaringan, pemasakan, penirisan, packing dan hasil pengujian organoleptik warna garam putih normal, bau garam normal tidak berbau, kadar air memenuhi (SNI 3556-2016) dan (SNI 4435-2017), kadar NaCl tidak memenuhi (SNI 3556-2016) tetapi memenuhi (SNI 4435-2017) dan nilai Angka Lempeng Total (ALT) terendah hingga nilai tertinggi adalah < 2,5 × 101 - 2,3 × 103 koloni/g.

FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI KETIDAK AKTIFAN PEMUDA PNIEL MANUTAPEN DALAM IBADAH PEMUDA DI RAYON PALSATU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Paulina Ula Ludji, FAKTOR-FAKTOR LINGKUNGAN YANG MEMPENGARUHI KETIDAK AKTIFAN PEMUDA PNIEL MANUTAPEN DALAM IBADAH PEMUDA DI RAYON PALSATU. Skripsi program studi Ilmu Pendidikan Teologi. Unversitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun 2021, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor apa yang menyebabkan ketidakaktifan pemuda dalam ibadah pemuda khususnya Pemuda Jemaat GMIT Pniel Manutpaen Rayon Palsatu. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu penulis berusaha mengetahui sejauh mungkin faktor-faktor lingkungan sosial yang mempengaruhi ketidakaktifan pemuda. Populasi dalam penelitian ini 418 anggota pemuda, sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu 17 orang anggota. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian dan analisa data ditarik kesimpulan bahwa hasil penelitian ini menunjukan bahwa ibadah pemuda Jemaat GMIT Pniel Manutapen Rayon Palsatu belum dilaksanakan secara teratur. Hal ini dibuktikan oleh kehadiran pemuda yang tidak aktif dari hari kehari. Hal ini disebabkan oleh faktor internal yang meliputi kesadaran, motivasi, disiplin diri, gadget, game online. Sedangkan faktor eksternal yaitu kurangnya dukungan dari orang tua, waktu, badan pengurus pemuda dan kurang perhatian majelis.

The Foundations of Teaching English As a Foreign Language

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

An introductory textbook that assumes no prior knowledge of linguistics or second language acquisition, this book presents a comprehensive overview of the theoretical foundations, methods, and practices of Teaching English as a Foreign Language (TEFL) for preservice teachers. Lennon covers the theoretical bases for TEFL and addresses second language acquisition research, past and present EFL teaching methodology, as well as psychological and social approaches to individual language learner variation. Further chapters provide extensive yet accessible coverage on essential foundational topics, including chapters on pronunciation, grammar, vocabulary, literature, and testing. Offering a sociocultural approach in which the teacher is seen as a facilitator and supporter of students' self-directed learning, this text provides the prospective teacher with the knowledge and skills to be an effective educator in the EFL classroom. The targeted EFL focus makes this book ideal for pre-service teachers and for teacher training programs around the world. Each chapter includes a Food for Thought section with questions for reflection and a Further Reading list.

PENERAPAN PERMAINAN PETAK UMPET TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA KELAS IV SDN KELAPA LIMA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar Belakang: Permainan petak umpet merupakan permainan yang menyenangkan bagi anak, karakter sebagai tabiat, watak, sifat-sifat kejiwaan, ahklak dan budi pekerti yang membedakan seseorang dengan orang lain Tujuan Penelitian:Untuk mengetahui bagaimana penerapan permainan petak umpet untuk membentuk karakter Metode Penelitian:penelitian kualitatif bersifat deskriptif,karena penelitian ini penulis turun langsung kelapangan mengginakan fenamelogi,yaitu penelitian dilembaga pendidikan,jadi tidak ada data yang menggunakan angka, maka penulis wujudkan hasilnya dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan atau wawancara Hasil dan Pembahasan: pembentukan karakter nilai-nilai karakter dapat tterbentuk saat melakukan permainan Simpulan:permainan petak umpet bukan hanya menjadikan para siswa ahli dalam permainan tetapi petak umpet dan meningkatkan kebugaran jasmani Simpulan: tujuan pendidikan kebugaran bukan hanya menjadikan siswa ahli dalam permainan tetapi pengetahuan, sikap dan ketrampilan terutama dalam pembentukan karakter.dalam hal ini permainan tradisional petak umpet dan disaat bersamaan menyampaikan nilai-nilai karakter.

PENERAPAN PERMAINAN PETAK UMPET TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENJASORKES PADA KELAS IV SDN KELAPA LIMA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Latar Belakang: Permainan petak umpet merupakan permainan yang menyenangkan bagi anak, karakter sebagai tabiat, watak, sifat-sifat kejiwaan, ahklak dan budi pekerti yang membedakan seseorang dengan orang lain Tujuan Penelitian:Untuk mengetahui bagaimana penerapan permainan petak umpet untuk membentuk karakter Metode Penelitian:penelitian kualitatif bersifat deskriptif,karena penelitian ini penulis turun langsung kelapangan mengginakan fenamelogi,yaitu penelitian dilembaga pendidikan,jadi tidak ada data yang menggunakan angka, maka penulis wujudkan hasilnya dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan atau wawancara Hasil dan Pembahasan: pembentukan karakter nilai-nilai karakter dapat tterbentuk saat melakukan permainan Simpulan:permainan petak umpet bukan hanya menjadikan para siswa ahli dalam permainan tetapi petak umpet dan meningkatkan kebugaran jasmani Simpulan: tujuan pendidikan kebugaran bukan hanya menjadikan siswa ahli dalam permainan tetapi pengetahuan, sikap dan ketrampilan terutama dalam pembentukan karakter.dalam hal ini permainan tradisional petak umpet dan disaat bersamaan menyampaikan nilai-nilai karakter.

Analisa usaha perikanan tangkap bagan apung di desa magekapa kecamatan maukaro kabupaten ende

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

RINGKASAN Vinsensius De Paulo Sapo (1530097) “ Analisa Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende. Alfred G.O Kase, S.Pi, M.Si, Ph.D dan Rockie R.L. Supit, S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajamen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Artha Wacan Kupang. Usaha penangkapan merupakan satu unit ekonomi yang diperhatikan dalam pelaksanaan dengan memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan dan keuntungan yang diperoleh, khusunya usaha penangkapan bagan apung di Desa Magekapa agar dapat berjalan terus. Suatu usaha dikatakan layak apabila usaha tersebut dapat memberikan keuntungan bagi pelaku usaha tersebut. Aspek finansial memiliki peran yang strategis dalam membuat keputusan penilaian kinerja sebuah unit usaha. Aspek finansial diperoleh melalui penelusuran jumlah biaya yang digunakan dan penerimaan yang dihasilkan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha tersebut. Dengan alasan ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisa Usaha Perikanan Tangkap Bagan Apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende”. Sehingga dapat diketahui apakah perikanan tangkap bagan apung di Desa Magekapa dapat menghasilkan keuntungan baik bagi nelayan serta solusi yang tepat sehingga olahan dapat dikembangkan secara optimal. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menganalisa usaha perikanan tangkap bagan apung di Desa Magekapa Kabupaten Ende. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis revenue cost ratio (R/C). penelitian ini menggunakan metode survei dengan tenik wawancara (daftar pertanyaan) yang dibagikan ke 11 responden dan obsevasi (pengamatan langsung). Pengumpulan data meliputi data primer (data yang di peroleh dari hasil wawancara labgsung) dan data sekunder (data yang di peroleh dari instansi terkait). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai revenue cost ratio ( R/C) yang diperoleh dalam usaha penangkapan ikan dengan menggunakan alat tagkap bagan apung pada musim puncak adalah sebesar 4,353, pada musim sedang sebesar 3,794 dan pada musim peceklik sebesar 1,071. Angka ini menunjukan secara ekonomi usaha penangkapan ikan dengan alat tangkap bagan apung di Desa Magekapa Kecamatan Maukaro Kabupaten Ende dapat dijalankan karena hasilnya menguntungkan. Kata Kunci: Analisa usaha, Bagan apung, Desa Magekapa

Analisis Kualitas Garam Rakyat Menggunakan Alat Masak Modifikasi Dari Plat Drum Pada Kelompok Tiberias Di Kelurahan Oesapa Barat Kota Kupang

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pembuatan garam di Kelurahan Oesapa Barat umumnya melalui penyaringan dengan mengunakan karung plastik sehingga kualitas garam yang dihasilkan kurang memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Salah satu upaya yang ingin dilakukan untuk meningkatkan kadar NaCl pada garam rakyat dengan modifikasi teknik penyaringan mengunakan ijuk yang dikombinasikan dengan penyaringan menggunakan sistim berlapis menggunakan ijuk, kerikil dan pasir. Selain itu, pada penelitian ini menggunakan alat masak yang sudah dimodifikasi dari plat drum. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan yaitu bulan September-November 2020 bertempat di Kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang untuk lokasi survei, pembuatan garam dan pengambilan sampel. Sedangkan Laboratorium PT. Saraswanti Indo Ganethech, Bogor untuk pengujian Kadar Air, NaCl, iodium, mineral (magnesium dan kalsium). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif dan dianalisis menggunakan metode deskriptif komparatif. Hasil penelitian garam rakyat yang diproduksi menggunakan alat masak modifikasi dari plat drum pada kelompok Tiberias, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang yaitu kadar air berkisar antara 4,41-5,23%, kadar NaCl 91,02%, kadar iodium 79,69 mg/kg, mineral magnesium 183,70 mg/100 g dan mineral kalsium 503,70 mg/100 g.

Relevant Linguistics

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

This revised and expanded edition of Paul W. Justice's popular text provides a straightforward, accessible introduction to the basics of linguistics for education students and all non-linguistics majors, covering the essentials of phonetics, phonology, morphology, morpho-phonology, and syntax. While this overview is accessible to any student, Justice's text will be of particular use in teacher training programs, many of which now expose trainees to these topics in order to cope with rising linguistic diversity in classrooms. Each chapter of Relevant Linguistics leads students through descriptive analysis, helps them grasp linguistic concepts, and provides them with the reference materials necessary for their own teaching. This second edition contains more exercises as well as expanded and clarified explanations of the issues discussed in the first edition. Also included are more references to areas such as the history of English and semantics.

Grammaticalization

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

This is a general introduction to grammaticalization, the change whereby lexical terms and constructions come in certain linguistic contexts to serve grammatical functions, and, once grammaticalized, continue to develop new grammatical functions. The authors synthesize work from several areas of linguistics. The second edition has been thoroughly revised with substantial updates on theoretical and methodological issues that have arisen in the decade since the first edition, and includes a significantly expanded bibliography. Particular attention is paid to recent debates over directionality in change and the role of grammaticalization in creolization.