2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
The study of this research is ‘’An Analysis on English Summative Test Items At SDI Kuanino 2 Kota Kupang in Academic Year 2019/2020”. The aims of this study are to examine the reliability and validity of English Summative test items constructed by teacher at SDI Kuanino 2 Kota Kupang. The writer formulated research question as what are the reliability and validity of English Summative test items constructed by the teacher at SDI Kuanino 2 Kota Kupang. The population were the class VI and the sample of this research was a class students consists of 22 students. This research used quantitative method. Technique of collecting data was done through documentation. The result of the research showed that the questions are good as each item has 4-5 criteria and then for the reliability of the item have the high reliable (0,98), the validity of item have the quite valid (28,6). The writer concluded that the questions are high reliable and valid used in 6th grade at SD Inpres Kuanino 2 Kota Kupang in academic years 2019/2020.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
PENGARUH PENAMBAHAN PEREKAT PADA BIOPELET CAMPURAN TONGKOL JAGUNG DAN DAUN KESAMBI
Riga N. B* Makaborang M ** Dethan J. J. S***
Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang.
Bahan sumber biomassa limbah pertanian yang ketersediaanya melimpah adalah tongkol jagung dan daun kesambi. Daun kesambi berkhasiat sebagai obat eksem, obat kudis, obat koreng dan obat radang telinga. Namun dalam keadaan modern sekarang ini biomassa dari tongkol jagung dan daun kesambi yang dicampur dapat dimanfaatkan untuk menunjang kehidupan rumah tangga seperti memasak, memanggang, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Dari hasil penelitian perlakuan penambahan perekat berpengaruh nyata terhadap kadar air, pengembangan diameter, kerapatan, dan kalori biopelet pada tingkat kepercayaan P>0.05. Hasil uji jarak berganda Duncan menunjukkan bahwa perlakuan A (Perekat 5%) menghasilkan kadar air tertinggi 14.38 %, perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan pengembangan diameter 14.87 %, perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan kerapatan 647.52 kg/m3, Perlakuan A (Perekat 5%) yang menghasilkan kalori 1294.69 j.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
PENGARUH LAMA PEMANASAN CANGKANG BUAH KEMIRI TERHADAP RENDEMEN DAGING BUAH KEMIRI
Bebengu Y* Bunnga, H .J. F ** Dethan, J. J. S ***
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan cangkang biji kemiri untuk menghasilkan rendemen daging buah kemiri yang baik. Penelitian ini mengunakan metode Rancang Acal Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulagan sehingga didapatkan 20 percobaan adapun perlakuan yang diuji yaitu perlakuan A konrol (tampa pemanas), perlakuan B. lama pemansan 1 jam, C. lama pemasan 2 jam, D.lama pemasan 3 jam dengan suhu pemansan 70oC. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Untuk informasi perbedaan antara perlakuan dilanjutkan dengan uji berganda duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan dengan lama pemanasan pada proses pemecahan cangkang buah kemiri berpengaruh terhadap pemecahan cangakang buah kemiri presentasi inti utuh, presentasi pecah dua, presentasi inti hancur. Hasil uji jarak berganda duncan menunjukan bahwa perlakuan Perlakuan terbaik lama pemansan terhadap pemecahan cangkang buah kemiri terdapat pada Perlakuan C (lama pemanasan 2 jam) menghasilkan nilai presentasi inti utuh daging buah kemiri tertinggi dengan nilai 48.856%, perlakuan D presentasi intih pecah dua dengan nilai 36.05%, perlakuan B presentasi inti hancur dengan nilai 15.63%, perlakuan A (tampa pemanasan) menghasilkan nilai presentasi intih lengket dengan nilai 31.38%.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT
Politeness strategy is a strategy that used by the people in order to safe and satisfy the hearers’ face (Brown and Levinson, 1987). This research is about a descriptive study of politeness strategies in Mata Najwa Talk Show. The problems of this study are what are the types of politeness strategies that found in Mata Najwa Talk Show in Trans7? and what are the dominant types of politeness strategyin Mata Najwa Talk Show in Trans7?. The objects of this study are the participants in Mata Najwa Talk show in Trans7. This research used descriptive qualitative research and aimed to find the types and the dominant politeness strategies used in Mata Najwa Talk Show. The types of politeness found in theory by Brown and Levinson (1987) namely: Bald On Record Strategy, Positive Politeness, Negative Politeness, and Off Record Strategy. The result of this research showed that all the types of the fourth strategies were used by the participants of Mata Najwa Talk Show. They are bald on record strategy, positive politeness strategy, negative politeness strategy, and off record strategy. From twenty-eight utterances, six utterances as bald on record (e.g. good night and see you) the utterance refers to sub-strategy welcoming and farewells. Ten utterances of them recognized as positive politeness (e.g. interesting!) This utterance is a kind of sub-strategy exaggerate (interest, approval, sympathy with H) of positive politeness. Four utterances as negative politeness (e.g. sorry what was offered for?) this utterance is a type of sub-strategy apologize. And eight utterances as off record strategy (e.g. I want to fight the flow because only died fish that swim follows the flow, hopefully everyone will be a fish that resist the flow) this utterance show the type sub-strategy use metaphoric. Therefore,positive politeness as the dominated strategy that used by the host and the guests in Mata Najwa Talk show.
Key words : politeness strategy, Mata Najwa Talk Show program, Descriptive Qualitative .
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Suatu Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh pengujian perekat terhadap kualitas briket pada serbuk gergaji batang gewang ( Corypha Utan Lamarck ). Bahan yang digunakan yaitu serbuk batang gewang. Batang gewang diolah menjadi partikel penggilingan. Penelitian ini dilakukan dengan 4 perlakuan yaitu ukuran partikel 40 mesh, Rancangan yang digunakan adalah Rangcangan Acak Lengkap dilanjutkan dengan uji Duncan. setiap perlakuan mengalami 5 pengulangan. Setiap briket dibuat dengan bahan dasar 500 gr. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan penambahan perekat memberikan pengaruh pada pengamatan kerapatan dan nilai kalor bahan. Perlakuan A (perekat 5 %) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai kalor tertinggi 1340.72 kg/m3., kerapatan tertinggi 824.24 kg/m3, pengembangan diameter tertinggi 1.58 % dan kadar air terendah 11.17 %
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kegiatan ekstrakurikuler yang diprogramkan SD Inpre
s Timung berupa sepak
takraw diharapkan mendapat perhatian baik dari sek
olah maupun instansi pemerintah
yang berwenang guna dapat menjawab kebutuhan siswasiswi. Kegiatan ekstrakurikuler
uanggulan dari SD Inpres Timung yakni sepak takraw
harus mendapat perhatian serius
baik ditinjau dari segi sarana prasarana, alokasi w
aktu belajar dan praktek yang cukup,
serta tenaga pendidik yang profesional. Masalah yan
g dihadapi guru Penjasorkes dalam
kegiatan belajar mengajar adalah alokasi waktu bela
jar dan praktek yang sangat terbatas
dapat menyebabkan model latihan teknik-teknik dasar
sepak takraw juga tidak
dilakukan secara optimal. Dengan adanya masalah ini
maka tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui model teknik-teknik dasar d
alam permainan sepak takraw.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah m
etode kualitatif dengan
pendekatan deskriptif. Sedangkan teknik analisis da
ta yang digunakan adalah analisis
deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kegiata
n ekstrakurikuler yang
terdapat pada SD Inpres Timung adalah sepak takraw,
sehingga dari hasil penelitian
diketahui bahwa model latihan teknik dasar sepak ta
kraw telah diajarkan dan
dipraktekkan namun belum dilakukan secara optimal d
isebabkan karena jam belajar dan
praktek yang terbatas. Dengan demikian, penulis dap
at memberikan beberapa saran
yakni pertama, pihak sekolah dapat memprogramkan ke
giatan esktrakurikuler tidak
hanya pada program sepak takraw tetapi bisa lebih s
eperti program pramuka, program
permainan bola kaki, program permainan bola voli da
n program sejenis lainnya
sehingga para siswa dapat memiliki kemampuan ketera
mpilan yang bervariasi. Kedua,
guru mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan
kesehatan, lebih meningkatkan
kemampuan dan keterampilan latihan para siswa berka
itan dengan teknik dasar sepak
takraw sehingga semua teknik dapat dikuasai siswa d
engan baik
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
Primus Dionisius Mauk (16320737) Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Media Visual Materi Tolak Peluru Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing: (I) Dr. Andreas J. F. Lumba,M.Pd. (II) David Loba,S. Pd.M.Pd.
Kata Kunci: Tolak Peluru, Media visual
Tolak peluru merupakan usaha menolak peluru sejauh mungkin dengan daya dengan teknik yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan media visual materi tolak peluru pada siswa kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK), subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis, observasi dan dokumentasi. Teknik analsisi datanya menggunakan deskripsi presentase.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menggunakan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi tolak peluru kelas VIII SMP Negeri Duamanu. Pada siklus I aspek kognitif yang tergolong dalam kriteria baik sekali 15%, baik 30%, cukup 35%, kurang 20% dan kurang sekali 0%. Pada siklus I aspek psikomotor yang tergolong kriteria baik sekali 10%, baik 10%, cukup 45%, kurang 35% dan kurang sekali 0%. Pada iklus I aspek afektif yang tergolong kriteria baik sekali 15%, baik 15%, cukup 40%, kurang 30% dam kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek kognitif yang tergolong baik sekali 25%, baik 45%, cukup 25%, kurang 5% dan kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek psikomotor yang tergolong baik sekali 30%, baik 35%, cukup 25%, kurang 10% dan kurang sekali 0%. Pada siklus II aspek afektif yang tergolong baik sekali 20%, baik 50%, cukup 20%, kurang 10% dan kurang sekali 0 %. Dari hasil analisis yang diperoleh selama penelitian terdapat peningkatan dari kondisi awal ke siklus I sampai siklus II untuk ketiga aspek (afektif, kognitif dan psikomotor). Aspek kognitif pada siklus I (80%) dan siklus II (95%), pada aspek afektif siklus I (70%) dan siklus II (90%), pada aspek psikomotor siklus I (65%) dan siklus II (90%).Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa dengan menggunakan media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Untuk itu peneliti menyarankan agar dalam pelaksanaan pembelajaran penjasorkes hendaknya guru menggunakan media visual sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perkawinan antara Tergugat I dan Tergugat II tidak memenuhi syarat materil perkawinan dimana Tergugat I masih memiliki ikatan perkawinan sah dengan istri sebelumnya. Perkawinan Tergugat I tidak mendapat izin dari istri sah dan pengadilan agama setempat. Tergugat I pada saat melangsungkan perkawinan telah memalsukan identitas.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
Vinsensius E. Leu. Nim. 16323969 dengan judul: “Model Latihan Fisik Terhadap Daya Tahan Otot Lengan Pemain Bola Voli Putra Pada Club Bank NTT Kota Kupang”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: M. Rambu P. Wasak, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II: Alventur Baun, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci : Model Latihan Fisik, Daya Tahan Otot Lengan.
Latihan kondisi fisik kebugaran jasmani para pemain dapat dipertahankan atau ditingkatkan baik yang berhubungan dengan keterampilan maupun kesehatan secara umum. Latihan kondisi fisik adalah proses peningkatan aktivitas gerak jasmani yang dilakukan secara sistematis dan ditingkatkan secara progresif untuk mempertahankan kebugaran jasmani agar tercapai kemampuan kerja fisik yang optimal. Model latihan daya tahan otot pada prinsipnya harus dilakukan berulang kali pada sewaktu latihan. Latihan yang dilakukan harus sesuai dengan bagian otot yang akan ditingkatkan daya tahannya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui model latihan fisik daya tahan otot lengan pemaian bola voli putra pada Club Bank NTT Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif naturalistik. Hasil penelitian tentang model latihan fisik terhadap daya tahan otot lengan pemain bola voli putra pada Club Bank NTT Kota Kupang sebagai berikut: (1). Latihan akan berjalan sesuai dengan tujuan apabila diprogram sesuai dengan kaidah-kaidah latihan yang benar. Program latihan pada Club Bank NTT Kota Kupang sudah berjalan berdasarkan program yang dibuat oleh pelatih. Pelatih sangatlah antosias dalam menjaga kondisi fisik setiap atlet, (2). Model latihan untuk daya otot lengan yang lakukan atau terapkan pada atlet adalah push up, tarik karet elestis, pull up, dan bermain barbell. Model latihan ini, dilaksanakan pada setiap hari latihan. Dapat disimpulkan bahwa Proses peningkatan aktifitas gerak yang dilakukan secara sistematis dan ditingkatkan secara progresif sangatlah penting untuk mempertahankan daya tahan fisik. Latihan kondisi fisik para pemain dapat dipertahankan atau ditingkatkan dengan baik melalui penerapan model latihan yang akurat dan berkelanjutan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
PROPORSI PENGGUNAAN GULA MERAH DALAM PEMBUATAN (LEMPENG) DALAM PEMBUATAN SUSU KACANG MERAH (Phaseulus vulgaricus ,L) TERHADAP AKSEPTABILITAS SENSORIK
Benedikta anahamu.*)Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, MT**), Regina I. M. Banoet SP,MP**)
UNIVERSITAS KRISTEN ARTHA WACANA KUPANG
Fakultas Teknologi Pertanian
Susu adalah cairan berwarna putih yang lazimnya berasal dari hasil pemerahan sapi atau hewan menyusui lainnya. Produk ini dapat dikonsumsi langsung atau dapat diolah menjadi bahan makanan lain yang aman dan sehat. Susu merupakan produk pangan yang hampir sempurna kandungan gizinya dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Bahan makanan ini merupakan salah satu sumber energi karena mengandung lemak dan gula susu (laktosa) dalam jumlah yang cukup bermakna. Susu juga kaya dengan zat pembangun karena mengandung protein. Salah satu jenis kacang yang berpotensi untuk menghasilkan susu adalah kacang merah (Phaseulus vulgaris, L). Kacang merah (Phaseulus vulgaris, L) termasuk dalam family loguminosea alias tanaman polongan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada warna, rasa maupun kadar gula produk susu kacang merah.
Kata kunci : Kacang merah ( phaseulus vulgaricus, L), gula merah (lempeng
*)peneliti
**) pembimbing
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI
Judul skripsi ini : “KAJIAN SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP TERJADINYA TINDAK PIDANA PENELANTARAN ISTRI OLEH SUAMI dan rumusan masalah “Apa saja Faktor-faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Tindak Pidana Penelantaran Isti Oleh Suami”. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penelantaran istri oleh suami. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Pengadilan Negeri Nomor 18/Pid.Sus/2018/PN.Mme, Putusan Nomor 145/Pid.Sus/2016/PN.Kpg, Putusan Nomor 145/Pid.Sus/2016/PN.Wkb, Putusan Nomor 08/Pid.Sus/2016/PN.Bta dan Putusan Nomor 93/Pid.Sus/2019/PN.Atb
Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 5 (lima) Putusan tersebut bahwa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana penelantaran istri oleh suami adalah Faktor ekonomi, faktor adanya wanita idaman lain (WIL) dan faktor hubungan tidak harmonis. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil bahwa, tindak pidana penelantaran istri oleh suami merupakan salah satu bentuk dari Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang dapat dilakukan oleh suami terhadap anggota keluarganya, terutama istri dan anaknya dengan cara tidak memberikan nafkah lahir dan batin terhadap istrinya yang masih dalam ikatan perkawinan yang sah serta kepada pelakunya dapat dikenai sanksi pidana. Majelis Hakim dalam memutus perkara penelantaran isteri dan anak dengan beberapa pertimbangan berdasarkan keyakinan hakim, peraturan perundang-undangan yang berlaku, atau sosiologis masyarakatnya. Dalam perkara ini majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penelantaran rumah tangga yang diatur dalam Pasal 49 huruf a Jo. Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Agar perempuan tidak menjadi mayoritas korban penelantaran dalam rumah tangga, maka mereka diharapkan bisa mengetahui tentang hak dan kewajiban sebagai istri. Selain itu, korban penelantaran dalam rumah tangga yang sebagian besar perempuan juga harus lebih berani menceritakan dan melaporkan tentang tindak penelataran yang menimpanya, serta tidak lagi memandang penelantaran dalam rumah tangga sebagai aib yang harus ditutupi.
Kata kunci :Tindak Pidana, Penelantaran dan Rumah Tangga.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul Skripsi Penulis adalah disparitas putusan pemidanaan oleh hakim pengadilan
militer dalam tindak pidana penganiayaan oleh atasan anggota TNI- AD terhadap
bawahan, Masalah penelitian adalah mengapa terjadi disparitas putusan hakim militer
terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang dilakukan olehatasan anggota TNI-
AD terhadap bawahan berdasarkanpasal 131 ayat (1) joayat (2) KUHPM, Tujuan
penelitan yaitu untuk mengetahui alas an terjadinya disparitas putusan hakim militer
terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh atasan anggota
TNI- AD terhadap bawahan berdasarkan pasal 131 ayat (1) joayat (2) KUHPM,
Jenis penelitian hukum yang digunakan adalah normatif (normative law research)
studi kasus normative berupa produk perilaku hukum, misalnya mengkaji Undang-
Undang. Pokok kajiannya adalah hukum yang dikonsepkan sebagai norma atau
kaidah yang berlaku dalam masyarakat dan menjadi acuan perilaku setiap orang.
Sehingga penelitian hokum normative berfokus pada inventarisasi hokum positif,
asas-asas dan doktrin hukum, penemuan hokum dalam perkara in concreto, sistematik
hukum, tarafsinkronisasi, perbandingan hokum dan sejarah hukum.Teknik
pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena
tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data studi kepustakaan, yaitu
mengumpul dan mempelajari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan peraturan
perundang-undangan maupun literature-literatur yang mendukung dalam penelitian
ini.
Kesimpulan tuntutan penuntut umum pada dasarnya sudah berbeda – beda. Nilai
objek tindak pidana penganiayaan, Kualitas perbuatanpara Terdakwa, Alat bukti yang
di hadirkan di persidangan jenisnya berbeda- beda, Hakim yang mengadili perkara
tersebut berbeda- beda. Perbuatan tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan
bertantangan dengan hokum pada putusan pengadilan militer:
03-K/PM.III 15/AD/I/2015
57-K/PM.II-10/AD/VI/2010
09-K/PM.I-05/AD/I/2016
13-K/PM.III-16/AD/I/2015
153-K/PM.III-19/AD/XIII/2015
Saran perlu diharapkan agar hakim sebelum menjatuhkan putusan terhadap tindak
pidana penganiayaan tersebut harus melihat rasa keadilan bagi masyarakat,
diharapkan hakim secara proporsional melihat hal yang meringankan dan
memberatkan dalam menjatuhkan pidana terhadap kasus tindak pidana penganiayaan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul Skripsi Adalah “Disparitas Putusan Hakim Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiyayaan Terhadap Anak Dibawah Umur” Masalah Pokok. Bagaimana Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan Putusan pemidanaan terhadap pelaku tindak pidana penganiayaan anak di bawah umur? Penelitian ini menggunakan, Metode Penelitian Hukum Normatif, yaitu dengan mengkaji Putusan Putusan yang diperoleh dari Direktori Mahkamah Agung.Nomor.01/Pid.Sus/2020/Pn.Atb.Nomor. 253/Pid.B/2017/Pn.Kpg. Nomor.264/Pid.Sus/2017/Pn.Kpg.Nomor : 60/Pid.Sus/2016/ Pn.Kpg. Nomor.305/Pid.Sus/2016/Pn.Kpg. Hasil Penelitian menunjukan bahwa Hakim Pengadilan Negeri memutus perkara tindak pidana dengan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum dengan mengunakan alat bukti dan dengan pertimbangan dalam fakta persidangan Terdakwa dianggap telah memenuhi unsur-unsur yang ada dalam Pasal yang terbukti. Hakim Menjatuhkan putusan atas apa yang menjadi keyakinan dari hakim sendiri dengan mempertimbangkan setiap fakta-fakta dalam persidangan yang dapat membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa telah terjadi suatu tindak pidana berdasarkan dakwaan dan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum, karena itu setiap pertimbangan Hakim juga harus diyakinkan dengan suatu dasar hukum yang kuat dan meyakinkan agar Hakim tidak menjatuhkan putusan dengan sewenang-wenang pada suatu perkara pidana. Oleh karena itu, diharapkan setiap,Putusan Hakim dapat mewujudkan tujuan adanya hukum dalam masyarakat yakni mengandung unsur unsur Gerechtigkeit (Keadilan), Zweckmassigkeit (Kemanfaatan), Rechtssicherheit (Kepastian Hukum).
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pada Hakekatnya Pembelajaran Renang merupakan salah satu cabang
olahraga yang diajarkan Di SMA Negeri Mauta Kabupaten Alor Tahun Ajaran
2020/2021 yang digemari dan sering sering dilakukan oleh kalangan pelajar.
Permasalahan dalam Penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pembelajaran
renang di SMA Negeri Mauta Kabupaten Alor Tahun Ajaran 2020/2021. Adapun
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau pelaksanaan pembelajaran
renang di SMA Negeri Mauta Kabupaten Alor Tahun Ajaran 2020/2021.Metode
yang digunakan dalam Penelitian ini adalah Metode Deskriptif Kualitatif. tujuan
penelitian deskriptif ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai Tinjauan
Pembelajaran Renang di SMA Negeri Mauta Kabupaten Alor Tahun Ajaran
2020/2021. Objek penelitian adalah Populasi penelitian ini adalah sarana dan
prasarana penunjang pembelajaran penjasorkes, guru, siswa, dan pembelajaran
penjasorkes, sementara subjek penelitian adalah 2 orang guru mata pelajaran
PJOK dan siswa kelas XI SMA Negeri Mauta sebanyak 33 orang siswa.
Pengumpulan data melalui teknik observasi dan wawancara serta dokumentasi.
Analisis data digunakan analisis data kualitatif yaitu data reduction, data display,
dan conclusion drawing/verification. Berdasarkan hasil penelitian diketahui
bahwa Tinjauan Pembelajaran Renang Di SMA Negeri Mauta Kabupaten Alor
Tahun Ajaran 2020/2021 meliputi aspek perangkat pembelajaran PJOK topik
renang, persiapan pembelajaran renang, pelaksanaan pembelajaran renang,
sesudah pembelajaran renang, manfaat yang dirasakan oleh siswa, percabangan
olahraga renang yang diajarkan dalam materi, dan fasilitas pendukung
pembelajaran renang. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
Pembelajaran Renang di SMA Negeri Mauta Kabupaten Alor Tahun Ajaran
2020/2021 harus ditunjang oleh fasilitas kolam renang sehingga pembelajaran
disiasati guru dengan praktikum simulasi dengan menggunakan media gambar
dan video dan Setelah pembelajaran renang guru kembali memastikan kemanan
dan kenyamanan siswa serta memeriksa kembali jumlah dan kondisi alat-alat yang
digunakan dalam pembelajaran renang sebelumnya
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
Stefanus Kause.Nim. 16323212dengan judul: “Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi Kabupaten Timor Tengah Utara”. Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Artha Wacana Kupang, Dosen Pembimbing I: Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or dan Pembimbing II: Alventur Baun, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci : Kebugaran Jasmani, Atlet, Pencak Silat
Kebugaran jasmani merupakan salah satu modal utama yang harus dimiliki oleh manusia, karena dengan memiliki tingkat kebugaran jasmani yang baik maka manusia akan lebih mudah dalam melakukan aktivitas atau pekerjaannya. Tujuan dari kebugaran jasmani adalah kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas dan pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga tubuh masih memiliki simpanan tenaga untuk mengatasi beban kerja tambahan.Dalam pencak silat, setiap atlet selalu dituntut untuk selalu bisa bergerak dengan memperhatikan kebugaran dirinya.Sehingga atlet pencak silat memilki kebugaran jasmani yang baik agar pergerakan yangdilakukan efektif dan efisien.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif, dengan teknik pengumpulan dan analisis data menggunakan norma Tes Kebugaran Jasmani Indonesia untuk anak usia 16-19 tahun.
Hasil penelitian tentang Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Pencak Silat Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria Ranting Maubesi Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai berikut: Hasil rekapitulasi dari keseluruhan item tes berada pada kriteria Baik, dengan jumlah hasil perolehan pada keseluruhan adalah 21,6 dan hasil tes tingkat kebugaran jasmani para atlet putri dengan jumlah hasil perolehan pada keseluruhan adalah 22,9 dan berada pada kriteria Baik Sekali. (a). Lari 60 meter diperoleh dari item tes ini adalah dibawah 7,3 detik untuk atlet putra dan 7,6 detik untuk atlet putri dengan klasifikasi Baik Sekali, (b).Gantung diperoleh hasil dari tes kebugaran jasmani pada item gantung angkat tubuh untuk atlet putra adalah 10,8 dengan kriteria Sedang dan gantung siku tekuk memperoleh hasil 19,5 dengan diklasifikasi Sedang untuk atlet putri, (c). Baring duduk diperoleh hasil 40,4 dengan klasifikasi Baik oleh 10 orang atlet putra dan 34,6 dengan klasifikasi Baik Sekali untuk atlet putri, (d). Loncat tegak memperoleh hasil 65,2 dengan klasifikasi Sedang untuk atlet putra dan 54,1 dengan klasifikasi Sangat Baik untuk atlet putri, (e). Lari 1.200 meter diperoleh dari keseluruhan sampel yang mengikuti item tes TKJI yang dilaksakan oleh atlet putra dan putri berada di bawah 3,14 menit dengan klasifikasi baik sekali.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri terhadap prestasi atlet tinju PPLD NTT dan mencari solusi untuk meningkatkan rasa percaya diri saat bertanding. Manfaat penelitian ini untuk memberikan sumbangan dalam perkembangan pengetahuan, khususnya bagi mahasiswa di bidang keolahragaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket).. Tempat penelitian di Kota Kupang khususnya pada atlet tinju Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Daerah (PPLD) NTT. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistic deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan diri Atlet Tinju NTT atlet putera pada kategori “Tinggi” dengan presentasi (67%) dan puteri besar pada kategori “Sedang” dengan presentasi (50%). Tingkat kepercayaan diri Atlet Tinju NTT atlet putera dan puteri, Seorang atlet harus tetap menjaga rasa percaya dirinya (self confidence) pada titik yang optimal. Atlet harus memandang secara rasional kemampuannya. Seorang atlet yang mempunyai rasa percaya diri optimal biasanya mampu menangani situasi yang sulit dengan baik. Mereka akan mengembangkan sikap yang rasional, mau bekerja keras, melakukan persiapan yang memadai dan juga mempunyai banyak alternatif untuk memecahkan kesulitan yang muncul.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK SKRIPSI
MARIA BEATRIX SUGU DJAWA. TINJAUAN POLA LATIHAN FISIK ATLET FUTSAL PUTRI HMN ANGELS
Skripsi Program Strata 1 (satu) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi-Olahraga, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pembimbing I Agustinus J. Nafie, S.Pd., M.Or.Pembimbing II Jimmy Ch. Atty, S.Pd., M.Fis.
Kata kunci : Latihan Pola Fisik Atlet Futsal Putri Hutama Mitra Nusantara Angels (HMN)
Tujuan Peneliti ini mendeskripsikan tinjauan pola latihan fisik atlet futsal putri HUTAMA MITRA NUSANTARA ANGELS (HMN). Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pola Latihan Fisik Atlet Futsal Putri HUTAMA MITRA NUSANTARA ANGELS. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam upaya pengembangan olahraga khususnya cabang olahraga futsal di masa yang akan datang. Adapun kegunaan penelitian secara teoritis dijadikan sumbangan informasi ilmiah bagi para pelatih maupun pembina futsal sebagai salah satu pertimbangan dalam menyusun program latihan, khususnya pada pelatihan dan pengembangan olahraga futsal dengan bentuk latihan total (total training) untuk meningkatkan kemampuan fungsional pemain futsal puteri. Secara praktis dijadikan panduan bagi para pelatih dan pembina cabang olahraga futsal dalam menetapkan dan memilih metode dan bentuk latihan guna melaksanakan kegiatan pelatihan futsal terutama dalam meningkatkan kemampuan fungsional. Metode yang digunakan adalah jenis kualitatif, dengan pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik reduksi,display data,penerikan kesimpulan, teknik pengumpulan data : Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Langkah menganalisis data display. Hasil Penelitian ini mengungkapkan Futsal adalah permainan bola yang dimainkan dengan cepat dengan facet lapangan yang lebih kecil. Dalam proses latihan ini atlet harus memiliki kondisi fisik yang bagus seorang pelatih harus membuat pola latihan fisik agar atletnya bisa memahami atau tidak bosan dalam melakukan latihan ini agar pola latihan fisik bisa bermanfaat bagi atlet . lokasi penelitian atau tempat penelitian dilakukan di GOR OEBOBO KUPANG tempat latihan HUTAMA MITRA NUSANTRA ANGELS (HMN)
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Peneltian ini mengkaji pengaruh perbandingan campuran kotoran sapi dan air terhadap pembentukan biogas. yang menjadi tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh perbedaan campuran kotoran sapi dan air terhadap jumlah produksi volume biogas yang dihasilkan dan mengtahui perbandingan terbaik dan tepat yang mana menghasilkan volume biogas yang terbanyak. metode yang digunakan yaitu Rancangan Acal Lengkap . 5 percobaan dan 5 ulangan dengan 25 unit percobaan dengan perlakuan yang dicobakan : Perlakuan A:1 kg feses : 0,50 ltr air, Perlakuan B: 1 kg feses : 0,75 ltr air. Perlakuan C : 1 Kg feses : 1,00 ltr air. perlakuan D : 1 kg feses : 1,25 ltr air. Perlakuan E : 1 kg feses : 1,50 ltr air. Hasil penelitian dapat disimpulkan 1). perbandingan campuran kotoran sapi dan air berpengaruh nyata pada taraf 5 % dan 1 % terhadap volume gas yang dihasilkan. 2). Perlakuan tepat dan terbaik terjadi pada perbandingan 1 kg kotoran sapi dan air 1,00 liter dengan volume gas 6,78 liter.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK
PEMANFAATAN TEPUNG BEKATUL BERAS GOGO SEBAGAI PENSUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DALAM PEMBUATAN DONAT
Desi D. Wungo.* ) Dr. Ir. Godlief F. Neonufa MT**) Ir. M. Nuhamara**)
Universitas Kristen Artha Wacana Kupang
Fakultas Teknologi Pertanian
Bekatul adalah bagian terluar dari bulir padi yang terbungkus oleh sekam. Bulir adalah buah sekaligus biji berbagai tumbuhan serealia utama, seperti padi, gandum, dan jelai. Bekatul berasal dari kulit ari butiran beras dan sebagian kecil endosperma berpati. Istilah bekatul terutama disematkan pada padi, karena serealia inilah yang dikenal sebagai sereal atau biji-bijian sekelompok tanaman yang ditanam untuk dipanen biji atau bulirnya sebagai sumber karbohidrat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data ilmiah terkait tingkat kesukaan produk donat berbasis tepung terigu dikombinasikan dengan tepung bekatul padi gogo (kodi), untuk mendapatkan data perbandingan tepung bekatul padi gogo (kodi) sebagai pensubstitusi tepung terigu dalam pembuatan donat yang berkualitas baik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali ulangan dengan presentase 0%, 20%, 40%, dan 60% susbtitusi tepung bekatul beras gogo kodi terhadap tepung terigu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan perlakuan B, yang mana bahwa perlakuan 20% tepung bekatul beras gogo kodi menghasilkan warna dan rasa yang disukai konsumen (direpresentasikan oleh panelis) dan level keempukkan tekstur yang baik menurut hasil uji penetrometer.
Kata kunci : Tepung bekatul beras gogo (kodi), donat.
*) Peneliti
**) Pembimbing
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi kajian yuridis penjatuhan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu oleh mahkamah Agung Republik Indonesia., Masalah pokok dalam penulisan ini adalah bagaimanakah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah dasar pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu. Jenis penelitian hukum yang di gunakan adalah normatif dan bersifat deskriptif subyek penelitian adalah putusan pengadilan jakarta barat dan Mahkamah Agung pengumpulan data di lakukan dengan Studi dokumen kemudian data di analisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian 1 Hakim menjatuhkan putusan bebas karena tidak terpenuhi unsur unsur dari pasal dakwaan Penuntut Umum 2, Hakim Mahkamah Agung menguatkan Putusan pengadilan negeri karena judex fackti sudah benar menerapkan hukum. Saran Pemerintah maupun pihak yang berwenang sebaiknya dapat memberikan arahan mengenai tindak pidana pemalsuan Akta otentik, saran hendaklah Jaksa Penuntut Umum dalam mengajukan upayakan hukum kasasi perlu mencari bukti bukti yang baru
Kata kunci Pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana menggunakan akta otentik palsu