2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Judul skripsi adalah,“ DESKRIPSI SISTEM PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH DESA PALANGGAY KECAMATAN PAHUNGA LODU KABUPATEN SUMBA TIMUR BERDASARKAN PERKA LKPP NO 22 TAHUN 2015 Masalah pokok yaitu.Bagaimanakah tata cara pengadaan barang dan jasa Pemerintah Desa Palanggai Kecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur tidak PERKA NO. 22 TAHUN 2015?.Tujuan penilitian untuk menemukan penjelasan dari permasalahan yang dikemukakan di atas, yaitu untuk mengetahui Bagaimanakah tata cara tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah di Desa PalanggaiKecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur berdasarkan PERKA LKPP NO 22 TAHUN 2015? Penelitian ini bersif bersifat deskriptif dengan menggunakan satu 2 ( dua ) svariabel bebas dan variabel terikat. Beradasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah di Desa Palanggai Kecamatan Pahunga Lodu Kabupaten Sumba Timur melanggar PERKA LKPP NO.22 TAHUN 2015. Pelelangan tetapi terdapat pelanggaran berupa kerja sama antara kepala desa dan TPK untuk menggunakan CV milik kepala desa. Oleh Sebab Itu, Perlu Dilakukan Upaya Pencegahan Korupsi Dana Desa, Salah Satunya Melalui Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Dan Pelaksanaan Anggaran Desa.s
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Konsep tato’nu merupakan satu konsep yang telah mempersatukan agama Islam dan Kristen di Desa Aimoi terkhususnya Jemaat GMIT Sei’Eng dan Masjid Attaqwa Wahing, dalam membangun persaudaraaan. Konsep tato'nu mula pertama diperkenalkan oleh Timung Bel sebagai kapal mate atau tamukung (ketua adat) pada saat dilakukan pembagian agama. Konsep ini mengandung kebenaran yang di dalamnya mengisahkan satu keluarga atau turunan dalam masyarakat Desa Aimoli. Oleh karena konsep ini memiliki makna yang sangat dalam saat jemaat maupun jemaah menghadirkannya dalam tindakan kerukunan dan persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejarah terbentuknya budaya kerukunan yang didasarkan pada konsep tato'nu dan untuk mengetahui nilai-nilai teologis dan sejauh mana diimplementasikan dalam membentuk konsep tato'nu sebagai sokok guru bagi kerukunan Jemaat GMIT Sei’Eng dan Jemaah Masjid Ataqwa Wahing, serta merumuskan pokok-pokok teologis sebagai bahan refleksi dari konsep Tatonu yang menjadi dasar kerukunan masyarakat Islam - Kristen Desa Aimoli dan Implikasinya bagi pembangunan jemaat GMIT Sei’Eng. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode penelitian ini digunakan untuk mengetahui dan memperoleh nilai dan makna yang mandalam terhadap konsep tato’nu yang dihidupi oleh jemaat GMIT Sei’Eng dan Masjid Attaqwa Wahing. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerukunan ini terbentuk dari pembegian agama yang dilakukan oleh masyarakat desa Aimoli, sampai membentuk konsep tato’nu (satu perut/rahim), yang di dalamnya masyarakat memiliki hubungan darah antara satu dengan yang lain, namun mereka hidup dalam perbedaan agama. Keberagaman ini juga telah dihidupi oleh nabi-nabi terdahulu, seperti Ibrahim (Abraham), Musa, dan Yesus. Di temukan juga bahwa konsep tato’nu memiliki nilai-nilai Kristiani seperti kasih, keadilan dan kebebasan. Nilai-nilai ini merupakan misi yang diberikan Allah kepada Abraham, Musa dan juga Yesus dan sampai kepada Timung Bel yang dirangkum dalam konsep Tatu’nu. Konsep ini dipercaya sebagai misi Allah yang berkelanjutan dan merupakan kehendak dari Allah agar melalui nilai-nilai ini dapat diambil dan dimaknai sebagai sebuah misi yang harus dijalankan masyarakat Aimoli terkhsusunya Jemaat GMIT Sei’Eng dalam melakukan pelayanan, dengan menumbuhkan kasih, keadilan dan kebebasan untuk menciptakan kedamian serta keselamatan di tengah-tengah dunia.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PERAN ORANG TUA DALAM PROSES PEMBELAJARAN PJOK DI MASA PANDEMI Antonius Jamput1*, Jusuf Blegur2, Pnatmo W. Masi3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Berdasarkan latar belakang masalah, peran orang tua sangat penting dalam proses pembelajaran PJOK dimasa pandemi. Khususnya peran orang tua sebagi pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas. Tujuan penelitian: Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui peran orang tua dalam proses pembelajaran PJOK dimasa pandemi. Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini orang tua siswa di SMP N 8 Kupang. Hasil dan pembahasan: Sudah menjadi tanggung jawab orang tua untuk mendidik anak pada saat pembelajaran dimasa pandemi. Keberhasilan belajar anak tidak terlepas dari peran orang tua seperti peran sebagai pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas. Tindakan yang dilakukan orang tua seperti mengarahkan dan mengingatkan kepada anak untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam mengikuti proses pembelajaran secara daring, memberi motivasi dan fasilitas kebutuhan sekolah anak, mengajarkan anak selalu bersikap jujur baik dilingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, membangun komunikasi dengan anak dan mengawasi serta mendampingi anak dalam mengikuti proses pembelajaran agar anak angar mencapai tujuan belajar yang semestinya. Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar anak di masa pandemi yaitu peran sebagi pendidik, pendorong, panutan, teman, dan pengawas sehingga anak merasa semangat dalam mengiukti proses pembelajaran secara daring. Kata kunci: peran orang tua; proses pembelajaran PJOK; pandemic covid 19
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Tidak dapat dipungkiri bahwa pertumbuhan laba tidak bisa terlepas dari kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam rasio-rasio keuangan. Likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Pertumbuhan laba adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode dalam bentuk penambahan atau pemasukan aktiva. Semakin besar perbandingan aktiva lancar dengan hutang lancar, maka semakin tinggi kemampuan perusahaan menutupi kewajiban jangka pendeknya. Sehingga kegiatan operasional menjadi lancar dan pendapatan yang diperoleh meningkat dan laba juga bertambah. Namun, apabila rasio lancar rendah dapat dikatakan bahwa perusahaan kurang modal untuk membayar hutang. Tetapi apabila hasil pengukuran rasio terlalu tinggi belum dikatakan bahwa kondisi perusahaan sedang baik dal belum menjamin akan dapat dibayarnya hutang perusahaan yang sudah jatuh tempo karena proporsi atau distribusi aktiva lancar yang tidak menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan manufaktur sub sektor kimia di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020. Sampel penelitian terdiri dari 8 perusahaan manufaktur sub sektor kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data laporan keuangan diperoleh dari www.idx.co.id Bursa Efek Indonesia (BEI). Data diolah dengan SPSS versi 16 dengan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana, uji T, uji R dan descriptive statistik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap 8 perusahaan, maka dapat disimpulkan bahwa likuiditas yang diwakili oleh current ratio tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan laba. Nilai R sebesar 0,053 yang menunjukan bahwa variabel independen yaitu likuiditas yang diwakili oleh current ratio dapat menjelaskan variabel dependen yaitu pertumbuhanlaba sebesar 5,3% dan sisanya 94,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak ikut dianalisis. Kata Kunci : Current Ratio, Pertumbuhan Laba
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi peringkat obligasi. Adapun persoalan yang diangkat adalah bagaimana pengaruh faktor keuangan yang meliputi likuiditas, produkvitas dan utang bank serta pengaruh faktor non keuangan yang meliputi umur obligasi dan reputasi auditor terhadap peringkat obligasi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris pengaruh likuiditas, produktivitas , utang bank, umur obligasi dan reputasi auditor terhadap peringkat obligasi di perusahaan non keuangan yang terdaftar di BEI periode 2017-2020. Adapun konsep dari penelitian ini adalah peringkat obligasi, likuiditas, produktivitas, utang bank, umur obligasi dan reputasi auditor. Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk membayar semua kewajiban financial jangka pendek pada saat jatuh tempo dengan menggunakan aktiva lancar yang tersedia. Produktivitas adalah alat untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menggunakan atau memanfaatkan sumber daya-sumber dayanya. Utang bank adalah pinjaman modal kerja atau usaha dari bank untuk membantu pendanaan perusahaan. Umur obligasi adalah tanggal dimana pemegang obligasi akan mendapatkan pembayaran kembali pokok atau nilai nominal obligasi yang dimilikinya. Reputasi auditor adalah nama baik atau citra yang didapat atas kerja yang baik dalam tanggung jawabnya sebagai auditor. Populasi dalam penelitian ini adalah 316 perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017-2020 dan 210 perusahaan diperingkat oleh PEFINDO. Jumlah sampel sebanyak 13 perusahaan yang memenuhi kriteria pengambilan sampel. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas (CR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi, produktivitas (TAT) berpengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi, utang bank berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap peringkat obligasi dan umur obligasi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap peringkat obligasi, reputasi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Disiplin merupakan sarana yang dipakai untuk menjaga dan memelihara kekudusan hidup sebagai murid-murid Yesus Kristus. GMIT mengenal tiga disiplin salah satu diantaranya disiplin jabatan yang secara khusus dipakai untuk menjadi tolok ukur dalam kehidupan dan pelayanan pejabat-pejabat gereja baik majelis jemaat maupun pendeta. Jabatan pendeta sendiri terdiri dari jabatan pelayanan dan jabatan organisasi yang diatur dalam peraturan kekaryawanan GMIT. Jabatan pendeta yang dikenakan oleh seseorang mengandung tugas, wewenang dan larangan sesuai dengan panggilan pelayanan terkhsusnya termuat dalam kode etik pendeta GMIT. Panggilan pelayanan yang dilakukan oleh pendeta sebagai jabatan professional diharapkan dapat dilakukan secara baik dan bertanggung jawab untuk mendatangkan sukacita dan damai sejahtera bagi kehidupan jemaat. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam tugas dan panggilan pelayanan yang dilakukan oleh seorang pendeta tidak terlepas dari kesalahan dan kelalaian yang melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh GMIT. Perbuatan yang dilakukan oleh Pdt. E.A.R yaitu hamil di luar nikah merupakan pelanggaran berat sehingga diberhentikan sementara dari pelayanannya sebagai bentuk penerapan disiplin jabatan pendeta. Penerapan disiplin jabatan pendeta ini menjadi kontraversi dalam kehidupan jemaat GMIT Syalom Makwar. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis memberikan gambaran umum Jemaat GMIT Syalom Makwar, kemudian memberikan gambaran pemahaman-pemahaman jemaat dan majelis jemaat mengenai penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut dan penulis membangun refleksi teologis untuk memberikan pemahaman eklesiologis mengenai disiplin jabatan pendeta. Dalam upaya untuk menjawab permasalahan di atas, penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode penelitian pustaka dan penelitian lapangan. Penelitian pustaka yang digunakan adalah dengan menggunakan sejumlah literatur untuk menunjang penelitian ini. Penulis juga melakukan penelitian lapangan dengan tempat penelitian di jemaat setempat yaitu Jemaat Syalom Makwar dengan memilih beberapa Majelis Jemaat dan Jemaat untuk mewakili dalam memberikan imformasi yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis mengetahui bahwa jemaat dan majelis jemaat memiliki pemahaman-pemahaman yang berbeda-beda mengenai pemberhentian pendeta dari pelayanannya. Sebagian memahami penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut sebagai cara yang baik untuk menegur kesalahan yang telah dilakukan oleh pendeta tersebut dan ada juga yang memahaminya sebagai bentuk hukuman. Sebagiannya lagi memahami penerapan disiplin jabatan pendeta tersebut sebagai bentuk ketidaksukaan dan permainan politik untuk mengeluarkan pendeta tersebut dari Klasis Malaka. Perbedaan pehamahaman ini menimbulkan perpecahan dalam kehidupan jemaat. Oleh karena itu dalam karya ilmiah ini, penulis memberikan sebuah pemahaman teologis bahwa penerapan disiplin jabatan pendeta atau pemberhetian sementara pendeta dari pelayanannya sebagai upaya untuk diberikan teguran dan nasihat melalui tindakan pastoral sehingga pendeta tersebut dapat mengalami pertobatan dan memperbaiki diri melalui karya Roh Kudus. Tujuannya ialah agar pendeta tersebut dapat merenungkan kesalahan, menyadari kesalahan dan memulihkan diri untuk kembali ke relasi yang benar dengan Allah dalam karya pelayanannya.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACTION This research is entitled "The Effect of Accounting Understanding of MSME Actors on the Application of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM) in MSMEs". Under the guidance of Mrs. Renya Rosari, SE., M.Si as Supervisor I and Mrs. Yuningsih N. Christiani, SST., M.Ak as Supervisor II. The purpose of this study is to determine the effect of the variable accounting understanding of SMEs actors on the application of SAK EMKM to SMEs in Kupang Regency. This research was conducted using a survey method by giving a number of questionnaires to SMEs registered at the Office of Industry, Trade, Cooperatives and Small and Medium Enterprises in Kupang Regency. Determination of the sample in this study is to use the Slovin formula to determine the sample of taxpayers to be studied. Furthermore, the data that has been collected was analyzed by simple linear regression, F test (simultaneous), t test (partial), and coefficient of determination (R) test. The number of samples in this study were 60 respondents from the entire population. The results of the study indicate that Accounting Understanding has an effect on the application of SAK EMKM to MSMEs in Kupang Regency. The tests that have been carried out show that H1 is accepted and H0 is rejected. Accounting understanding has a positive and significant effect on the application of SAK EMKM, the t-count value is 6.351 while the t-table is 2.001, t-count > from t-table with a significance level of 0.005 so it can be concluded that the variable Accounting Understanding MSME actors have a positive and significant impact on the implementation of SAK EMKM on MSMEs in Kupang Regency. Keywords: Accounting Understanding, Application of SAK EMKM.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
This study aims to analyze the application of Accrual-Based Accounting Standards for Direct Expenditures at the Forestry Service and East Nusa Tenggara Province and prove that its implementation has been running in accordance with applicable regulations. This study uses a descriptive qualitative approach to analyze the application of Government Accounting Standards for spending. The data used in this study comes from the internal department, especially the data from the accounting department which compiles government financial reports at the Department of Environment and Forestry of the Province of NTT. With data collection techniques, namely Interview and Documentation. With the results obtained, namely the application of Accrual-based Government Accounting Standards has been enforced in accordance with PP No. 71 of 2010 by acknowledging Direct Expenditures at the Environment and Forestry Office of East Nusa Tenggara Province that everything has referred to the provisions of Government regulations and has been enforced according to the legal basis laid down. mandated, measured based on documents issued by the general treasurer, and assessed and disclosed in the budget realization report as state expenditure.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kebutuhan hidup manusia semakin hari semakin bertambah. Hal ini membuat manusia harus bekerja keras agar kebutuhannya dapat terpenuhi. Salah satu kebutuhan mendasar yang sangat penting dan mempengaruhi kehidupan manusia adalah air. Air sangat menolong manusia dalam berbagai aktivitas setiap hari. Untuk itu air dapat dikatakan sebagai salah satu sumber kehidupan makhluk hidup. Ketersediaan air tidak memadai membuat kehidupan makhluk hidup menjadi tidak seimbang dan berpengaruh pada masalah sosial dan kesehatan. Skripsi ini merupakan hasil penelitian lapangan yang membahas tentang peran gereja dalam membantu jemaat dari kesulitan air bersih yang berjudul “Air Sumber Kehidupan (Suatu Tinjauan Teologi Sosial Terhadap Peran Sosial Jemaat GMIT Ebenhaezer Apui Melalui Sistem Pengelolaan Air Bersih). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlibatan gereja dalam menyikapi masalah sosil berupa kurangnya ketersediaan air bersih di Jemaat GMIT Ebenhaezer Apui yang menimbulkan kesulitan jemaat dalam mengonsumsi air bersih. Peran sosial yang dilakukan oleh gereja merupakan sikap pelayaan diakonia transformatif yang berfokus menghadirkan Kerajaan Allah di tengah-tengah masyarakat dan jemaat. Kerajaan Allah tidak hanya disampaikan melalui perkataan namun yang lebih utama melalui tindakan nyata. Oleh karena itu gereja haruslah bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan peran gereja melalui sistem pengelolaan air bersih bagi seluruh masyarakat Apui. Inilah yang dimaksudkan Yesus bagi gereja yang tidak hanya hadir untuk dirinya sendiri namun dapat berguna bagi seluruh umat Allah.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN FLORES TIMUR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur Pada Tahun 2016 -2020. Alat untuk menganalisis kinerja keuangan pemerintah daerah menggunakan rasio keuangan yaitu rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas, rasio efisiensi, rasio keserasian dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Badan Keuangan Daerah Dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur.pengumpulan data berupa Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah tahun anggaran 2016-2020 yang didapatkan dari Badan Keuangan Daerah dan Aset Daerah Kabupaten Flores Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Flores Timur belum baik. Hal ini ditunjukan dengan rata-rata rasio kemandirian keuangan daerah sangat rendah dengan pola hubungan instruktif, rasio efektivitas pajak daerah cukup efektif, rasio efesiensi pajak daerah cukup efisien, rasio belanja operasi terhadap total belanja mendominasi alokasi belanja dibandingkan rasio belanja modal terhadap total belanja, rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah dan rasio pertumbuhan pendapatan mengalami pertumbuhan yang negatif, rasio pertumbuhan belanja operasi,dan belanja modal. Dari hasil analisis yang dilakukan, Saran penelitian penyerapa anggaran belanja yang maksimal setiap tahun dengan dilaksanakannya program dan kegiatan secara efektif, pengelolaan dan pendayagunaan aset yang kurang baik dan efektif, pemerintah daerah belum bisa berorientasi untuk infrastruktur publik daerah dalam rangka perbaikan pelayana publik, Menarik investor dan menggerakkan perekonomian daerah Analisis rasio keuangan pada APBD dilakukan dengan membandingkan hasil yang dicapai dari satu periode dibandingkan dengan periode sebelumnya sehingga dapat diketahui bagaimana kecenderungan yang terjadi. Selain itu dapat pula dilakukan dengan cara membandingkan dengan rasio keuangan yang dimiliki suatu pemerintah daerah tertentu dengan daerah lain yang terdekat maupun yang potensi daerahnya relatif sama untuk dilihat bagaimana rasio keuangan pemerintah daerah tersebut terhadap pemerintah daerah lainnya. Halim (2021:230) Salah satu cara untuk mengeanalisis kinerja keuangan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangannya adalah dengan melakukan analisis rasio keuangan terhadap anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang telah ditetapkan dan dilaksanakan. Penilaian kinerja pemerintah berdasarkan berbagai rasio keuangan. Diantaranya Rasio Kemandirian Keuangan Daerah, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Rasio Keserasian dan Rasio Pertumbuhan Puspitasari (2013: 6) pengukuran kinerja keuangan penting dilakukan untuk dapat menilai akuntabilitas pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerahdan dituangkan dalam bentuk laporan keuangan yang bertujuan untuk menyajikan informasih mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, serta kinerja keuangan pemerintah daerah Kabupaten Flores Timur yang digunakan dalam pengambilan keputusan dan untuk menunjukan akuntabilitas pelaporan atas sumber daya yang dikelola pemerintah.Bentuk dari penilaian kinerja tersebut berupa analisis rasio keuangan yang berasal dar unsur Laporan Pertanggungjawaban Kepala Daerah berupa perhitungan APBD. Kinerja adalah kemampuan kerja yang ditunjukan dengan hasil kerja. Kinerja keuangan dapat disimpulkan merupakan gambaran kondisi keungan sebuah intansi yang dapat diukur dengan cara tertentu yang dapat berupa realisasi pendapatan dan belanja yang disusun berdasarkan basis akrual yang menghasilkan sebuah kesimpulan akan keberhasilan perusahaan atau dalam mengelola keuangan. Kunci:kinerja keuangan daerah, APBD dan rasio keuangan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTFRAK Pendapatan asli daerah merupakan salah perkotaan, dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) adalah badan daerah yang melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintah bidang keuangan. Hal ini diatur dalam Peraturan Daerah No.04 Tahun 2016 Tentang Pembentukan & Susunan Perangkat Daerah Kota Kupang. Tujuan Badan Pendapatan Daerah yaitu meningkatkan penerimaan pendapatan daerah dan mewujudkan partisipasi serta kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya membayar pajak Masalah penelitian ini adalah kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah. Untuk menganalisis Pengaruh kontribusi pajak terhadap perkembangan pendapatan asli daerah di sumba barat dari tahun 2016 – 2020. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini data Pendapatan Asli Daerah dan Pajak daerah pemerintah kabupaten sumba barat.Yang menjadi sampel dalam penelitian ini Laporan keuangan pendapatan asli daerah dan pajak daerah sumba barat dari tahun 2016 – 2020. Dalam proses pengumpulan data yang diperlukan, penulis menggunakan teknik pengumpulan data, Dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan mengumpulkan data dan informasi-informasi berdasarkan sumber data. Dari Hasil penelitian, peneliti menyimpulkan kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah dikategorikan baik, dengan rincian Pada tahun 2016 kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah sumba barat sebesar 76,40% dikategorikan sangat baik. Pada tahun 2017 kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah sumba barat sebesar 77,51% dikategorikan sangat baik. Pada tahun 2018 kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah sumba barat sebesar 31,25% dikategorikan cukup baik. Pada tahun 2019 kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah sumba barat sebesar 24,02% dikategorikan sedang. Pada tahun 2020 kontribusi pajak daerah xv terhadap pendapatan asli daerah sumba barat sebesar 50,90% dikategorikan sangat baik. Sehingga peneliti menyimpulkan kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli Daerah Sumba Barat dari tahun 2016 - 2020 di kategorikan baik.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai
persepsi wajib pajak pelaku UMKM tentang Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 ditinjau dari sosialisasi pajak, tarif pajak dan sanksi pajak. Jenis penelitian adalah deskriptip yang mendeskripsikan persepsi wajib pajak tentang PP 23 Tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden dengan teknik Pertimbangan sampel dalam penelitian ini adalah memberi batasan usia minimal responden yaitu 18 tahun dan telah tamat SMA karena orang sudah dianggap mampu mengambil keputusan keuangan dengan baik. Sementara untuk kriteria usaha peneliti memutuskan kriteria minimal usaha sudah berjalan selama 3 tahun dan memiliki omzet minimal Rp. 5.000.000,- perbulannya.
Teknik analisis data menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas
Hasil penelitian menyebutkan bahwa persepsi pelaku umkm ditinjau dari sosialisasi pajak, tarif pajak dan sanksi pajak berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan untuk menjawab persoalan-persoalan penelitian dengan judul Analisis Persepsi Pelaku UMKM tentang penerapan PP.No.23 Tahun 2018 dapat disimpulkan bahwa persepsi Wajib Pajak Pelaku UMKM terhadap PP 23 Tahun 2018 di tinjau Sosialisasi Pajak, Tarif Pajak dan Sanksi Pajak secara keseluruhan sudah cukup baik, serta telah memberikan pemahaman dan menawarkan kemudahan dalam pembayaran pajak pelaku UMKM.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini tentang. Pengaruh lama penyulingan terhadap rendemen dan mutu minyak atsiri sereh wangi. Tujuan penelitian untuk mengetahui perlakuan bahan baku yang tepat dari daun sereh wangi Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan masing – masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 9 unit percobaan dengan masing – masing perlakuan bahan baku sebanyak 10 kg daun sereh wangi. Variabel yang diamati adalah rendemen minyak sereh wangi yang dihasilkan dari proses penyulingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis sidik ragam anova rendemen minyak sereh wangi tertinggi terdapat pada perlakuan A (3 jam)
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH CAMPURAN LIMBAH KULIT BUAH KELOR ( KBK ) DAN PEREKAT BERBAHAN TAPIOKA DALAM PEMBUATAN BIOPELET TERHADAP ENERGI YANG DI HASILKAN Muti H. Yetron* Bunga Habba, J. F** Jemseng Abineno** Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Pembuatan biopelet menggunakan Kulit Buah Kelor (KBK) merupakan biomassa padat (pellet) yang dapat diolah sebagai pengganti energi alternatif. Biomassa dalam bentuk pellet dapat digunakan secara langsung sebagai bahan bakar padat. Biopellet atau pellet yang berasal dari biomassa dikonversi dan dapat dimanfaatkan sebagai energi bahan bakar menggunakan teknik densifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran limbah kulit buah kelor (KBK) dan perekat berbahan tapioka, serta untuk mengetahui campuran yang tepat antar limbah kulit buah kelor dan perekat berbahan tapioka dalam pembuatan biopelet terhadap energi yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan variasi campuran limbah kulit buah kelor (K) dan perekat berbahan tapioka (T). Adapun perlakuan yang diuji coba adalah perlakuan A (100% vs 0), B (80% vs 20%), C (70% vs 30%), D (60% vs 40%0, E (50% vs 50%). Total bahan kulit buah kelor dan tapioka pada tiap sampel 1 kg. Setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga menghasilkan 25 unit percabaan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dinalisis menggunakan Analisis Varian (Anova) untuk mengetahui pengaruh perlakuaan dan dilanjutkan dengan analisis Duncan untuk mengetahui perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pertama hingga perlakuan ke-5 (terakhir) hasil yang dihasilkan maksimal. Biopelet, Kulit Buah Kelor (KBK), Moringa Oleifera (kelor) *peneliti **pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penilitian telah dilakukan dengan tujuan mengetahui pengujian posisi daun terhadap karakteristik minyak kayu putih. Bahan yang di gunakan yaitu daun kayu putih dan air penyulingan minyak kayu putih. Penilitian dilakukan dengan 3 perlakuan yaitu posisi daun dari ujung, tengah, dan pangkal. Rancangan yang di gunakan adalah rancangan acak lengkap dan di lanjutkan dengan uji Duncan. Setiap perlakuan mengalami 5 kali pengulangan setiap perlakuan di buat dengan bahan dasar 2500 gr. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa perlakuan posisi daun memberikan pengaruh pada pengamatan volume, rendemen dan berat jenis. Perlakuan D (pangkal) adalah perlakuan terbaik yang menghasilkan nilai volume tertinggi 5.00 gr/ml, rendemen tertinggi 1.64. %, dan berat jenistertinggi 0.75. ml/gr.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini tentang. Pengaruh lama penyulingan terhadap rendemen dan mutu minyak atsiri sereh wangi. Tujuan penelitian untuk mengetahui perlakuan bahan baku yang tepat dari daun sereh wangi Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan masing – masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menghasilkan 9 unit percobaan dengan masing – masing perlakuan bahan baku sebanyak 10 kg daun sereh wangi. Variabel yang diamati adalah rendemen minyak sereh wangi yang dihasilkan dari proses penyulingan. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji analisis sidik ragam anova rendemen minyak sereh wangi tertinggi terdapat pada perlakuan A (3 jam)
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH CAMPURAN LIMBAH KULIT BUAH KELOR ( KBK ) DAN PEREKAT BERBAHAN TAPIOKA DALAM PEMBUATAN BIOPELET TERHADAP ENERGI YANG DI HASILKAN Muti H. Yetron* Bunga Habba, J. F** Jemseng Abineno** Program Studi Mekanisasi Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Pembuatan biopelet menggunakan Kulit Buah Kelor (KBK) merupakan biomassa padat (pellet) yang dapat diolah sebagai pengganti energi alternatif. Biomassa dalam bentuk pellet dapat digunakan secara langsung sebagai bahan bakar padat. Biopellet atau pellet yang berasal dari biomassa dikonversi dan dapat dimanfaatkan sebagai energi bahan bakar menggunakan teknik densifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh campuran limbah kulit buah kelor (KBK) dan perekat berbahan tapioka, serta untuk mengetahui campuran yang tepat antar limbah kulit buah kelor dan perekat berbahan tapioka dalam pembuatan biopelet terhadap energi yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan perlakuan variasi campuran limbah kulit buah kelor (K) dan perekat berbahan tapioka (T). Adapun perlakuan yang diuji coba adalah perlakuan A (100% vs 0), B (80% vs 20%), C (70% vs 30%), D (60% vs 40%0, E (50% vs 50%). Total bahan kulit buah kelor dan tapioka pada tiap sampel 1 kg. Setiap perlakuan diulang 4 kali sehingga menghasilkan 25 unit percabaan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dinalisis menggunakan Analisis Varian (Anova) untuk mengetahui pengaruh perlakuaan dan dilanjutkan dengan analisis Duncan untuk mengetahui perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pertama hingga perlakuan ke-5 (terakhir) hasil yang dihasilkan maksimal. Biopelet, Kulit Buah Kelor (KBK), Moringa Oleifera (kelor) *peneliti **pembimbing
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengalokasian sumber daya ke dalam anggaran belanja modal merupakan sebuah proses yang sarat dengan kepentingan-kepentingan politis. Anggaran ini sebenarnya dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan publik akan sarana dan prasarana umum yang disediakan oleh pemerintah daerah. Namun, adanya kepentingan politik dari lembaga legislatif yang terlibat dalam penyusunan proses anggaran menyebabkan alokasi belanja modal terdistorsi dan sering tidak efektif dalam memecahkan masalah di masyarakat (Keefer dan Khemani, 2003).
Peningkatan alokasi belanja modal dalam bentuk aset tetap seperti infrastruktur, peralatan dan infrastruktur sangat penting untuk meningkatkan produktivitas perekonomian karena semakin tinggi belanja modal semakin tinggi pula produktivitas perekonomian.
Pendapatan Asli Daerah, Merupakan sumber pendapatan daerah yang berasal dari kegiatan ekonomi daerah tersebut. Citra keuangan pemerintah daerah akan tercermin dari besarnya PAD yang di peroleh, dan bagaimana alokasi keuangan pemerintah daerah untuk membiayai kegiatan pemda untuk mensejahtrakan masyarakatnya. Untuk meningkatkan penerimaan PAD, pemerintah daerah perlu memerlukan analisis potensi-potensi yang ada di daerah dan mengembangkan potensi tersebut sebagai pemasukan daerah.
Pembangunan ekonomi ini ditandai dengan meningkatnya produktivitas dan meningkatnya pendapatan per kapita penduduk sehingga terjadi perbaikan kesejahteraan. Kenyataan yang terjadi dalam pemerintah daerah saat ini adalah dengan adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi ternyata tidak selalu diikuti dengan peningkatan belanja modal hal ini dapat dilihat dari kecilnya jumlah belanja modal yang dianggarkan dibandingkan dengan total anggaran belanja daerah yaitu 22,64 % seperti dapat dilihat pada lampiran Anggaran Belanja Daerah.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN DANA PERIMBANGAN TERHADAP BELANJA MODAL DI PEMERINTAH KOTA DAN KABUPATEN PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Perimbangan Keuangan antara Pusat dan Daerah memberikan dampak yang luas bagi pelaksanaan otonomi daerah. Dengan diberikannya otonomi daerah tersebut setiap daerah diberikan kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan berbagai kegiatan pemerintahan secara lebih mandiri. Kemandirian keuangan daerah diharapkan bisa terwujud dengan otonomi daerah karena tentunya pemerintah pusat menyadari bahwa yang paling mengetahui kondisi daerah adalah pemerintah daerah itu sendiri. baik dari segi permasalahan yang ada sampai kesumber-sumber pendapatan yang bisa digali oleh pemerintah daerah tersebut. Komponen pendapatan daerah berdasarkan UU nomor 33 tahun 2004 pasal 10 yang menyatakan bahwa yang menjadi sumber pembiayaan pembangunan daerah bukan hanya pendapatan asli daerah, namun ada transfer dari pemerintah pusat dalam bentuk dana perimbangan. Hasil penelitian sebelumnya yang menguji Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Belanja Modal dilakukakan oleh Susanti dan Pahlevi (2016), ditemukan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Namun, hasil yang berbeda ditemukan dalam Penelitian yang dilakukan oleh Nurlis (2016), bahwa Pendapatan Asli Daerah tidak berpengaruh secara signifikan terhadap belanja modal. Rincian persoalan dalam penilitian ini adalah apakah pendapatan asli daerah dan dana perimbangan berpengaruh terhadap belanja modal di pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggar Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap Belanja Modal di Pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur. Periode yang digunakan dalam penelitian ini tiga tahun, yaitu mulai dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah Kota dan Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu sebanyak 21 kabupaten dan 1 kota. Teknik pengambilan smapel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel yaitu sebanyak 22 sampel. Pengumpulan data dengan metode dokumentasi yang di dapat dari Laporan Realisasi Anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur yang dipublikasikan di website resmi Direktorat Djenderal Perimbangan Keuangan pemerintah daerah yaitu www.djpk.kemenkeu.go.id. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi yaitu dengan mempelajari, mengklasifikasikan, dan menganalisis data sekunder yang bersumber dari dokumen laporan realisasi anggaran Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik analisis data yang di gunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan secara masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Modal. Hal ini dibuktikan pada hasil uji hipotesis dengan Uji T. Kemampuan prediksi dari variabel Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan terhadap variabel Belanja Modal sebesar 73% sebagaimana ditunjukan oleh besarnya nilai R square sebesar 0,730 sedangkan sisanya 27% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian. Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan, Belanja Modal
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
INTISARI Judul skripsi penulis adalah : ANALISIS YURIDIS PUTUSAN HAKIM PENGADILAN NIAGA MENYATAKAN PKPU TERHADAP PERNYATAAN PAILIT PEMOHON PEMOHON Rumusan masalah yang penulis kaji adalah : Mengapa hakim pengadilan niaga menyatakan PKPU terhadap pernyataan pailit pemohon. Tujuan yang ingin Penulis kaji adalah: untuk mengetahui mengapa hakim pengadilan niaga dalam memutus sengketa yang menyatakan PKPU terhadap pernyataan pailit pemohon. Jenis metode Penelitian yang penulis gunakan adalah: jenis penelitian Normatif dan sifat penelitian adalah bersifat deskriptif yakni penulis akan memaparkan secara lengkap,rinci,jelas dan sistematis hasil dalam bentuk karya ilmiah. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum Primer yang terdiri dari Putusan Hakim serta Peraturan perundang-undangan,traktat,kaidah dasar atau norma serta peraturan dasar . Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan maka yang menjadi kesimpulan sesuai masalah yang penulis kaji yaitu alasan Hakim menolak Putusan peryataan pailit Pengadilan Negeri dan alasan Hakim mengabulkan Putusan peryataan pailit dalam putusan Pengadilan Negeri Hakim menolak Putusan peryataan pailit tersebut antara lain, karena pemohon pailit tidak dapat membuktikan dalil-dalil gugatanya di pengadilan. Sedangkan alasan Hakim mengabulkan Putusan peryataan pailit dalam perjanjian adalah pemohon pailit dapat membuktikan dalil-dalil gugatanya di pengadilan Kata Kunci : Putusan, Kepailitan. PKPU