2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae? Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan media gambar terhadap hasil belajar PAK di Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae. Metode penelitian Penelitian ini menggunakan eksperimen skema one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae yang berjumlah 10 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae yaitu sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik tes dengan skema One Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dan N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil perhitungan dapat disimpulkan yaitu t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. Maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 4,58 > 1,833). Dari analisis di atas dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh media gambar terhadap hasil belajar PAK. Hasil N-gain menunjukan 40% berkategori tinggi, 60% berkategori sedang (100%) kelas III Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae, Kecamatan Noebeba, Tahun pelajaran 2022 / 2023. Dengan demikian, penggunaan media gambar memiliki peranan yang penting dalam proses belajar mengajar di sekolah khususnya Sekolah Dasar Teologi Kristen Syalom Kuatae. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil penelitian ini, dimana dalam penelitian ini menunjukan peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan media gambar dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, dalam proses belajar mengajar seorang guru hendaknya menggunakan media agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kajian ini bertujuan untuk mengetahui Tahapan perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum Merdeka Belajar oleh Guru Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Rumusan masalah dalam kajian ini adalah bagaimana tahapan implementasi kurikulum merdeka belajar oleh guru pendidikan agama Kristen dan budi pekerti di SMPN 10 Kota Kupang tahun pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif teks dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini lakukan di SMPN 10 kota Kupang dan berlangsung selama dua hari. Populasi dari penelitian ini adalah semua Pendidik di SMPN 10 Kota Kupang dengan sampel dua pendidik Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti. Teknik pengumpulan data dengan pedoman wawancara. Teknik analisis data dengan Reduksi Data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar di SMP Negeri 10 Kupang Tahun Pelajaran 2022/2023 dalam tahap perencanaan telah berjalan sesuai dengan kurikulum merdeka belajar , meskipun terdapat perbedaan dalam tingkat kesiapan dan pemahaman para pendidik dalam mengikuti prosedur perencanaan dalam hal pembuatan modul ajar, alur tujuan pemblajaran, dan pengembangan perangkat ajar. Sedangkan dalam tahap pelaksanaan pembelajaran juga telah berjalan meskipun masih membutuhkan penyesuaian oleh para pendidik dalam hal projek profil pelajar pancasila, penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, assesmen dan kegiatan kolaborasi yang dilakukan. Perbedaan ini menunjukkan pentingnya dukungan dan pelatihan yang memadai bagi para pendidik agar implementasi kurikulum merdeka belajar dapat berjalan lebih konsisten dan efektif. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa, implementasi kurikulum merdeka belajar adalah proses yang kompleks dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak dalam mencapai tujuan pendidikan yang efektif dan efisien
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STUDI TENTANGFAKTOR PENYEBAB TIDAK DIPERSIAPKANNYA PERANGKAT PEMBELAJARAN OLEH GURU PEDIDIKAN AGAMA KRISTEN (PAK) DI SD GMIT AIRNONA 1 KUPANG TAHUN AJARAN 2022/2023 Fasa S)* Natonis, A D.)** Pellu, H L)** ABSTRAK Pelaksanaan pembelajaranmata pelajaran Agama Kristen Dan Budi Pekerti (PAK) guru jarang menggunakan perangkat pembelajaran untuk mengoptimalkan proses pembelajaran saat mengajar yakni Silabus, RPP, LKS, Buku Guru, Buku Siswa, dan media pendukung lainnya sehingga pembelajaran kadang tidak efektif dan efesien untuk menjawab akan prinsip-prinsip pembelajaran.Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apa Faktor Penyebab Tidak Dipersiapkannya Perangkat Pembelajaran Oleh Guru PAK.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor Penyebab Tidak Dipersiapkannya Perangkat Pembelajaran Oleh Guru PAK Di SD GMIT Airnona 1 Kupang. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel dari penelitian ini terdiri dari 9 responden. Pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori dari Miles dan Huberman (1992) yaitu data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukan bahwatedapat dua faktor yang mempengaruhi guru PAK tidak mempersiapkan perangkat pembalajaran yakni: faktor internal, guru mengalami kendalah karena tugas tambahan seperti mengikuti kegiatan workshop dan bimtek, keterbatasan lembar kerja peserta didik dan lembar kerja siswa dan juga pekerjaan lain seperti menjadi kaur kurikulum dan bendahara boss. serta faktor eksternal guru mengalami kurangnya pelatihan (pelatihan dari Dinas Pendidikan), fasilitas yang terbatas (alat tulis komputer) dan biaya yang tidak cukup (dalam biaya untuk belanja keperluan perangkat ajar). Berdasarkan hasil analisis data dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran sebagai berikut: kepada guru PAK SD GMIT Airnona 1 Kupang untuk mengutamakan tupoksinya sebagai seorang guru mata pelajaran, sehingga dapat mengoptimalkan perangkat pembelajaransebagai sebuah kompas dalam mendidik peserta didik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dan terlaksana dengan baik. Kata Kunci: Faktor Penyebab, Perangkat Pembelajaran Dan Guru PAK
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Efektivitas mengunaan Alat Peraga Boneka dari botol bekas pengajar dari Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Mesri Tamelan (*) Manggoa Melkias (**) Metboki Martinus (**) Penelitian ini dimotivasi oleh fakta masalah bahwa Efektivitas penggunaan alat peraga boneka dari botol bekas dalam pembelajaran PAR kelas Tanggung. Penelitian untuk membantu Pengajar PAR kelas Tanggung. Dalam penelitian ini sumber data untuk penelitian ini adalah badan pengurus inti: UPP PAR 3 dan 4 pelayan PAR Kelas Tanggung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diambil dengan menggunakan metode wawancara, Dokumen. Data yang telah didapat kemudian dianalis. Dan data ini membantu pelayanan Anak dan Remaja (PAR) Elim Lasian dalam pembelajaran PAR. Pada akhirnya peneliti menemukan bahwa Efektivitas mengunakan Alat peraga Boneka dari botol bekas pengajar dari Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) sangat membantu Anak-anak juga karna menarik perhatian Anak-anak untuk lebih mengerti materi yang disampaikan oleh pengajar PAR , Dan yang membuat Alat peraga efektif yakni tergantung pada kreativitas pengajar palayana Anak dan Remaja (PAR) di kelas masing-masing, karena Alat peraga yang di siapkan kreatif tapapi gaya penyampaikan pengajar PAR tidak sesuai, maka akan berpengaruh,tetapi kalau pengajar PAR Kreatif maka Anak-anak antosias dengan alat peraga yang di gunakan juga oleh pelayan PAR juga, Oleh sebab itu, Alat peraga boneka dari botol bekas dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki dan menyelesaikan berbagai persoalan berkelanjutan yang dialami. Dalam proses pelaksanaan pembelajaran di Anak-anak PAR terkandung nilai didalamnya yakni nilai religius, sosial dan nilai moral. Kata Kunci : Efektivitas Pengunaan Alat peraga boneka dari botol bekas Penulis (*) Pembimbing (**)
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERANAN PELAYANAN PENATUA DAN DIAKEN DALAM MENINGKATKAN PANCA TUGAS PANGGILAN GEREJA DI JEMAAT IMANUEL EAHUN KLASIS ROTE TIMUR *(Oan.A.M) **(Pellu.H.L) **(Tnunay.P) ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana peran Penatua dan Diaken dalam melaksanakan Panca Pelayanan di Jemaat Imanuel Eahun?. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk peran pelayanan Penatua dan Diaken dalam meningkatkan panca tugas panggilan gereja di Jemaat Imanuel Eahun Klasis Rote Timur. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian terdiri dari 10 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penatua dan Diaken dalam menjalankan tugas/tanggungjawab mereka sebagai pelayan itu telah mereka lakukan walaupun dalam pelayanan mereka dihadapkan dengan beberapa kendala tetapi mereka berupaya untuk meningkatkan kemajuan pelayanan. Berdasarkan hasil analisis data maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut: Peran penatua adalah memberitakan Firman Tuhan kepada anggota-anggota jemaat dan mencari tahu apakah Firman itu bertumbuh dan menghasilkan buah atau tidak, memberitakan injil serta mengajak anggota jemaat untuk beribadah dan menggembalakan kawanan domba Allah. Peran diaken adalah bekerja sebagai seorang hamba atau pelayan untuk melayani setiap anggota jemaat dan bersama-sama dengan penatua mengatur keperluan untuk pelayanan sakramen. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis mengajukan saran sebagai berikut: Bagi penatua dan diaken yang melakukan pelayanan hendaklah pelayanan itu tetap dilakukan sesuai dengan perannya masing-masing dan melakukannya dengan kasih yang diajarkan Tuhan. Kata Kunci : Peranan pelayanan Penatua dan Diaken
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PANDANGAN GEREJA TERHADAP PEMBERIAN NAMA KESAYANGAN BAGI MASYARAKAT SABU DI DESA DEPE KECAMATAN SABU BARAT KABUPATEN SABU RAIJUA ________________________________________ Kore Djara M(*) Pellu L(**) Manu L(***) Budaya masyarakat sabu hingga kini tetap terpelihara sebagai identitas dan kepribadian warisan nenek moyang yang memiliki kekhasan tersendiri, termasuk dalam hal pemberian nama. Nama dalam masyarakat sabu bukan hanya penanda identitas diri seseorang tetapi nama juga menunjukkan suatu peristiwa budaya bentuk penghormatan, tata krama, kesantunan, serta pewarisan dan historisitas. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan menganalisis permasalahan yang di temukan. Penelitian kualitatif didasarkan pada data primer. Data primer yaitu data yang di peroleh melalui wawancara langsung dan dokumentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pandangan Gereja terhadap pemberian nama kesayangan bagi masyarakat Sabu di Desa Depe, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua yang berkaitan Pemberian nama kepada anak sehingga terciptanya nama kesayangan bagi masyarakat Sabu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pengakuan gereja bahwa gereja menyetujui adanya pemberian nama kesayangan bagi masyarakat Sabu karena nama kesayangan itu merupakan sebuah penghormatan kepada seseorang baik untuk orang Sabu maupun bagi orang yang bukan orang Sabu atau pendatang. Orang Sabu bukan hanya memiliki satu atau dua nama saja tetapi orang Sabu memiliki tiga nama yaitu yang pertama nama dasar atau nama keramat, yang kedua nama kesayangan atau nama pewaje dan ketiga yaitu nama nasrani atau nama kristen atau nama yang sudah di baptis. Kata kunci: Budaya, Sabu, Ngara Hawu, Ngara Bani, Ngara Pewaje.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PEMAHAMAN GURU PELAYANAN ANAK DAN REMAJA (PAR) DI JEMAAT GMIT EMBUN HERMON BU’AT KLASIS SOE TENTANG FUNGSI ALAT PERAGA *(Nenomnanu.V) **(Nuban Timo.E) **(Manu.L) ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : bagaimana pemahaman guru PAR di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at tentang fungsi alat peraga?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemahaman guru Pelayanan Anak dan Remaja (PAR) di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at Klasis Soe tentang fungsi alat peraga. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian terdiri dari 2 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para guru PAR di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at memahami tentang fungsi alat peraga akan tetapi kurangnya ketersediaan alat peraga dan juga dana dari majelis jemaat sehingga para guru PAR mengalami kesulitan saat mengajarkan firman Tuhan kepada anak-anak PAR. Berdasarkan hasil analisis data maka penulis mengambil kesimpulan sebagai berikut :Bagi para pengajar PAR yang akan menggunakan alat peraga, sebaiknya menggunakan alat peraga yang mudah untuk didapat, yang ada dilingkungan sekitar, atau dapat memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengajar untuk membuat alat peraga dan lebih ekonomis. Selain itu alat peraga yang dipakai harus dapat merangsang kemampuan berpikir anak dan harus sesuai dengan materi yang diajarkan. Berdasarkan kesimpulan diatas maka penulis mengajukan saran sebagai berikut : (1) bagi para pengajar par yang akan menggunakan alat peraga, sebaiknya menggunakan alat peraga yang mudah untuk didapat, yang ada dilingkungan sekitar atau dapat memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak dipakai. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan pengajar untuk membuat alat peraga dan lebih ekonomis. Selain itu alat peraga yang dapat dipakai harus dapat merangsang kemampuan berpikir anak dan harus sesuai dengan materi yang diajarkan. (2) Bagi para Majelis Jemaat di Jemaat GMIT Embun Hermon Bu’at agar lebih memperhatikan anak-anak PAR dalam hal mengadakan alat peraga atau alat bantu mengajar bagi para pengajar demi kelangsungan proses pembelajaran. Kata Kunci : Pemahaman, Alat Peraga. PAR *Peneliti **Pembimbing I **Pembimbing II
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MAKNA TU’U BELIS SEBAGAI SARANA KEKERABATAN ANTAR KELUARGA DI DESA TEMAS KECAMATAN ROTE BARAT LAUT KABUPATEN ROTE NDAO TAHUN 2022 Elimanafe.F (*) Pellu . L (**) Natonis.D (**) Penelitian ini membahas makna Tu’u belis sebagai sarana kekerabatan antar keluarga di Desa Temas Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao Tahun 2022. Tempat penelitian dilaksanakan di Desa Temas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi makna Tu’u belis sebagai sarana kekerabatan antar keluarga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Temas yaitu 414 KK. Sampel dalam penelitian ini yaitu kepala desa 1orang, tua adat 1orang dan tokoh masyarakat 1orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tu’u belis merupakan suatu budaya gotong royong atau sistem kerja sama antar anggota masyarakat dalam acara pengumpulan dana untuk proses perkawinan yang ada di pulau Rote. makna Tu’u belis yaitu untuk mempererat hubungan kekerabatan atau keluarga serta meringankan beban laki-laki dalam menyelesaikan biaya belis. Dan suatu bentuk solidaritas yang juga cara untuk mempererat jalinan kasih hubungan persaudaraan dan bentuk nilai gotong royong. Kata kunci: Makna Tu’u Belis, Kekerabatan
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yang menjadi rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: Makna apakah yang terkandung dalam belis adat perkawinan masyarakat Sumba khususnya di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Tujuan dari penelitian ini antara lain: Untuk mendeskripsikan makna belis dalam sistem perkawinan masyarakat Sumba di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Informan dalam penelitian ini adalah tokoh-toko adat dan masyarakat yang berjumlah empat orang. Metode yang dipakai yang dipake dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang digunakan sebagai cara atau prosedur untuk memechkan suatu permasalhan yang terjadi dan mencoba menganalisisnya. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah wawancara. Berdasarkan hasil hasil penelitian di Desa Wee Wulla dimana penelitian ini memaparkan hasil wawancara tentang makna belis dalam adat perkawinan masyarakat sumba. Dari hasil peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa makna-makna yang terkandung pada Belis (Wellina) dalam Adat Perkawinan masyarakat Sumba di Desa Wee Wulla, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya Tahun 2022, adalah Makna Kesetaraan, Makna kebersamaan, Makna menghormati Perempuan, Makna Keabadian, Makna Kepahlawanan, dan Makna Tanggung Jawab. Dengan demikian penulis menyampaikan kepada masyarakat Desa Wee Wulla agar tetap menjaga dan melestarikan kebudayaan sumba dalam adat perkawinan.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERANAN GURU SEKOLAH MINGGU DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK ERA MILENIAL DI JEMAAT ANA GALLU MANANG KLASIS PAREWATANA GEREJA KRISTEN SUMBA (GKS) KABUPATEN SUMBA TENGAH TAHUN 2022 Dima,A, S)* Pobala, P)** Metboki, M)** Penelitian ini dilakukan pada lokasi yang bertempat di jemaat Ana Gallu Manang Klasis Parewatana Gereja Kristen Sumba (GKS) Kabupaten Sumba Tengah dengan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :Bagaimana peranan guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak era milenial di Jemaat Ana Gallu Manang klasis Parewatana Gereja Kristen Sumba (GKS) Kabupatan Sumba Tengah. Adapun tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru sekolah minggu dalam pembentukan karakter anak era milenial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana penulis melakukan wawancara kepada guru-guru sekolah minggu untuk mendapatkan informasi yang akurat dalam penulisan karya ilmiah ini. Penelitian ini dilakukan dengan teknik wawancara di Gereja Ana Gallu Manang yaitu mengumpulkan data peran guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak. Selanjutnya data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif yang interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 peranan yaitu:1 peran sekolah minggu sebagai pemandu,2 peran sekolah minggu sebagai .gembala, 3 peran guru sekolah minggu sebagai pendidik, 4 peran guru sekolah minggu sebagai sahabat, 5 peran guru sekolah minggu sebagai mengajar,6 peran sekolah minggu sebagai Teladan. Berdasarkan hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu, penulis dapat memberikan gambaran bahwa peran guru sekolah minggu dalam membentuk karakter anak sekolah minggu Peran guru tidak sekedar sebagai pengajar semata, yakni sebagai penyebar ilmu dan teknologi pada siswa di sekolah, namun peran guru dalam menamamkan sikap, nilai karakter, moral dan budaya bagi siswanya. Guru haruslah menjadi teladan, seorang model sekaligus mentor dari anak/siswa di dalam mewujudkan perilaku yang berkarakter yang meliputi olah pikir, olah hati dan olah rasa. Hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengatakan bahwa masih ada beberapa guru yang kurang disiplin, persiapan mengajar, tanggung jawab dalam mengajar, interaksi dengan anak-anak, mengenal anak-anak, pendekatan,dan ketegasan dalam menegur anak-anak. Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara kepada guru-guru sekolah minggu penulis menemukan bahwa pola pembentukan karakter anak sekolah minggu di Gereja Ana Gallu Manang ada, namun belum sepenuhnya kepada anak-anak. Perhatian Gereja terhadap pendidikan guru sekolah minggu masih kurang, hal ini terlihat dari hasil wawancara kepada guru-guru sekolah minggu mengharapkan bahwa adanya dukungan dari Gereja untuk meningkatkan kualitas mengajar guru sekolah minggu.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam pembuatan mie dari tepung mocaf, sari daun kelor ditambahkan sebagai bahan tambahan agar mie memiliki warna hijau dan kandungan gizinya bertambah. Tujuan penelitian untuk memperoleh proporsi sari daun kelor terhadap tepung campuran yang maksimum dalam pembuatan mie kering, Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan menghasilkan 12 unit percobaan, dengan presentase sari daun kelor 0%, 10%, 20%, 30%. Variable yang diamati adalah uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur). Hasil peneltian menunjukkan bahwa Perlakuan yang terbaik adalah perlakuan sari daun kelor 20% dengan warna bernilai 4,662 (sangat suka), aroma dengan nilai 4,667 (sangat suka), rasa dengan nilai 4,756 (sangat suka) dan Tekstur mie kering dengan nilai 4,711 (sangat suka).
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Yuni Kemala Dewi*) Haba Bunga, F.J. **) Dethan J. J. S. **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pemantauan suhu pada proses pengeringan merupakan hal yang penting karena dapat mempengaruhi kualitas warna, tekstur dan vitamin pada daun kelor. Suhu yang tepat pada proses pengeringan daun kelor akan menghasilkan kualitas yang baik. pemantauan suhu juga dapat membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang terjadi pada proses pengeringan. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana merancang penggunaan sensor DHT11 dengan arduino pada alat pengering daun kelor untuk mengatur suhu dan kelembaban ruang pengering.dan menguji kinerja sensor DHT11 dengan arduino pada alat pengering daun kelor untuk mengatur suhu dan kelembaban ruang pengering. Penelitian ini merupakan penelitian kerekayasaan. Perancangan alat dilakukan dengan menyiapkan semua alat-alat yang diperlukan dan membuat source code arduino untuk arduino yang dihubungkan dengan kabel jumper ke sensor DHT11 dan LCD, relay dan Fan sehingga hasil yang di peroleh dapat di baca oleh LCD. Pemantauan suhu dan kelembaban di ambil tiap 15 menit selama 7 jam , apabila ada perubahan suhu pada proses pengeringan setiap tahapan pengeringan maka kipas secara otomatis akan menyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perancangan alat terdiri dari perancangan perangkat keras berupa Arduino Uno dan Sensor DHT 11, LCD dan Fan serta perangkat Lunak program sistem pemantau yang terdiri dari iniaslisai program pada Arduino Ide telah dapat dirancang dan berfungsi dengan baik. Berdasarkan hasil pengujian alat di dapatkan rata-rata kadar air yang diperoleh adalah 7,2% dari kadar air awal 73%. Kata Kunci : Daun Kelor,Arduino Uno, DHT11,Suhu, Kelembaban
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KUALITAS KARYA ILMIAH SKRIPSI ALUMNI PROGRAM STUDI ILMU PENDIDIKAN TEOLOGI PADA MASA COVID 19 TAHUN 2020 Lanmai, Lasarus. Tnunay, Paulus.)* Natonis, A, Dina.)** Covid 19 dapat mempengaruhi semua aspek dalam perguruan tinggi terkhususnya proses penulisan karya ilmiah skripsi yang dilakukan secara firtual (online) sehingga penulis menarik untuk menganalisis mutu karya ilmiah skripsi. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana Mutu karya tulis ilmiah alumni IPT pada masa Covid 19 tahun 2020?. untuk mengetahui Mutu karya ilmiah skripsi alumni IPT pada masa Covid 19 tahun 2020. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif Pendekatan deskriptif dan Pendekatan eksplorasi. Hasil dari penelitian ini yaitu, terdapat 14 skripsi yang diteliti, 8 skripsi pada latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, asumsi penelitian ditulis secara jelas baik itu secara teknis, metodologi, substansi dengan bahasa yang mudah dipahami dan dimenegti, terdapat 6 skripsi yang tidak memiliki substansi artinya bahwa tidak memiliki signifikansi teori dan signifikansi praktis, secara teknis peneliti tidak mampu untuk melakukan penelitian terhada masalah yang dipilih, seperti kemampuan teortik, metodologi, fasilitas untuk melakukan penelitian, waktu tenaga, dan perhatian akan masalah akan dipecahkan karena penulis memulai mengangkat masalah yang tidak mudah. 10 skripsi yang menguraikan teori sebagai jawaban sementara terhadap gejala yang menjadi objek penelitian. Menguraikan secara secara jelas sehingga dapat menerangkan variabel dan dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan indikator. Ada menggunakan jurnal dan buku teks yang digunakan terkategori baru atau tahun terbbitan tidak lebih dari 10 tahun terakhir dan relevan dengan sumber aslinya. Terdapat 6 skripsi yang metodenya relevan dengan veriabel penelitiaan. 8 skripsi lainnya tidak mengunakan metode yang sesuai dengan varibel penelitia. Kesimpulan penelitian adalah mutu karya ilmiah skripsi alumni IPT masa Covid 19 tahun 2020 kurang berkualitas secara teknis, metodologis, substansi karena kondisi dan situasi pada tahun 2020 tidak menjamin keefektifan proses penelitian dan proses penulisan secara masif. Yaitu: (1). Covid 19 dapat mempengaruhi proses penulisan karya ilmiah skripsi. (2). Secara teknis proses penulisan karya ilmiah skripsi alumni IPT tahun 2020 tidak menggunakan satu pedoman penulisan karya ilmiah, sehingga hasil penulisan karya ilmiah skripsi tidak tersistematisasi. (3). Proses bimbingan jarak jauh dapat mempengaruhi kualitas karya ilmiah. Kata Kunci: kualitas Karya Ilmiah, Covid 19 Keterangan: * Dosen Pembimbing I ** Dosen Pembimbing II
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STUDY ON LESSON PLANS MODIFIED BY ENGLISH TEACHERS AT SENIOR HIGH SCHOOLS IN KUPANG CITY ABSTRAK Dosantos, Veronika1 Bire, Jos2 Kamengko, Daniel3 Skripsi ini berjudul “Studi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang Dimodifikasi oleh Guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Atas di Kota Kupang”. Masalah penelitian dari penelitian ini adalah, 1) Apakah guru bahasa Inggris memodifikasi rencana pelajaran dengan mengikuti pedoman berdasarkan Departemen Pendidikan Nasional atau tidak; 2) Aspek apa saja yang dimodifikasi dan 3) Apa alasan guru memodifikasi aspek RPP tersebut? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk 1) Untuk mengetahui apakah Guru Bahasa Inggris memodifikasi RPP mereka dengan mengikuti pedoman yang ditetapkan oleh Depdiknas atau tidak. 2) Mendeskripsikan aspek RPP yang dimodifikasi oleh guru serta 3)Mengetahui alasan guru memodifikasi aspek tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data diambil dan dikumpulkan dari setiap informan (Guru Bahasa Inggris) dari empat (4) Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Kupang. Hasil dari penelitian ini antara lain1) Guru Bahasa Inggris di Kota Kupang memiliki kompetensi yang baik dalam merancang RPP. 2) Dalam merancang RPP, Guru Bahasa Inggris memodifikasi RPP dengan mengikuti pedoman dari Kementerian Pendidikan Nasional. 3) Aspek RPP yang paling banyak dimodifikasi oleh guru bahasa Inggris adalah bahan ajar, media pembelajaran dan metode pembelajaran.Alasan guru Bahasa Inggris memodifikasi bagian-bagian tersebut adalah guru berusaha menerapkan budaya lokal yang ada di sekitar siswa agar siswa lebih mudah memahami topik yang diajarkan karena siswa dapat melihat atau mengalaminya secara langsung.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
A SYNTACTIC ANALYSIS ON NOUN PHRASES IN MAUTA DIALECT ABSTRACT Kolly Nia Amelia 1 Jacob June A 2 Maromon Eltina.3 This study under a title “A syntactic Analysis on Noun Phrases in Mauta Dailect” The problem is“ What are the types of noun phrase in Mauta Dialect? What are noun phrase rules that found in Mauta Dialect? The Aims are to identify the types of noun phrase in Mauta Dialect and to identify noun phrase rules in Mauta Dialect. The Instruments is using interview, which taken from the people in Kaka Mauta villages. The writer takes one by one the Kaka Mauta native speaker from the village. Which the writer previously involved ten speakers of Mauta Dialect, writer a phone to make an audio voice record of each speaker. The method used is descriptive qualitative method. The analysis has been done to find out the types of noun phrases in Mauta dialect, namely; noun modified by noun, noun modified by adjective, and noun modified by preposition. the result of the data shows Mauta dialect has rules of NPs, Namely: (1)NP N ,(2)NP Pro , (3)NP Det+N,(4)NP N+Det, (5) NP N+Adj, (6) NP N+N, (7)NP N+Conj+N,(8)NP N+PP, (9)NP N+Adj+Det,(10) NP Det+Poss+N. Mauta dialect has syntactic noun phrase to make sententes. For example; Haname Mauta and Petrus tame Alor. The sentence has rules N N+N(haname Mauta),NP N+ PP (petrus tame Alor).Based on the results, it is assumed that the speakers on Mauta dialect Might face difficulties in learning English as foreign language because they speak their language since they were born in Mauta dialect community and they use Mauta dialect as their first.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Yuni Kemala Dewi*) Haba Bunga, F.J. **) Dethan J. J. S. **) Program Studi Mekanisasi Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Pemantauan suhu pada proses pengeringan merupakan hal yang penting karena dapat mempengaruhi kualitas warna, tekstur dan vitamin pada daun kelor. Suhu yang tepat pada proses pengeringan daun kelor akan menghasilkan kualitas yang baik. pemantauan suhu juga dapat membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang terjadi pada proses pengeringan. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui bagaimana merancang penggunaan sensor DHT11 dengan arduino pada alat pengering daun kelor untuk mengatur suhu dan kelembaban ruang pengering.dan menguji kinerja sensor DHT11 dengan arduino pada alat pengering daun kelor untuk mengatur suhu dan kelembaban ruang pengering. Penelitian ini merupakan penelitian kerekayasaan. Perancangan alat dilakukan dengan menyiapkan semua alat-alat yang diperlukan dan membuat source code arduino untuk arduino yang dihubungkan dengan kabel jumper ke sensor DHT11 dan LCD, relay dan Fan sehingga hasil yang di peroleh dapat di baca oleh LCD. Pemantauan suhu dan kelembaban di ambil tiap 15 menit selama 7 jam , apabila ada perubahan suhu pada proses pengeringan setiap tahapan pengeringan maka kipas secara otomatis akan menyala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem perancangan alat terdiri dari perancangan perangkat keras berupa Arduino Uno dan Sensor DHT 11, LCD dan Fan serta perangkat Lunak program sistem pemantau yang terdiri dari iniaslisai program pada Arduino Ide telah dapat dirancang dan berfungsi dengan baik. Berdasarkan hasil pengujian alat di dapatkan rata-rata kadar air yang diperoleh adalah 7,2% dari kadar air awal 73%. Kata Kunci : Daun Kelor,Arduino Uno, DHT11,Suhu, Kelembaban
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sebagai salah satu lembaga keuangan, Bank Perkreditan Rakyat Christa Jaya Perdana Kupang perlu menjaga kinerjanya agar dapat beroperasi secara optimal. Terdapat beberapa indikator penilaian untuk mengetahui kinerja keuangan bank yaitu dengan menggunakan metode RGEC yang terdiri dari Risk Profile (R), Good Corporate Governance (G), Earnings (E) dan Capital (C). Kebutuhan ini direspon dengan menganalisis kinerja keuangan pada bank khususnya pada Bank Perkreditan Rakyat Christa Jaya Perdana Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah data kinerja keuangan Bank Perkreditan Rakyat Christa Jaya Perdana Kupang sejak berdiri hingga saat ini. Sampel dalam penelitian ini yaitu data Keuangan Bank Perkreditan Rakyat Christa Jaya Perdana Kupang dari tahun 2017 sampai tahun 2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumenter. Hаsil penelitiаn berdаsаrkаn fаktor risk profile menggunаkаn NPL аdаlаh “sehat” yаng menunjukkаn kondisi bаnk yаng sehat dаlаm mengelolа tingkаt kredit bermаsаlаh, sedаngаkаn LDR memperoleh predikаt “cukup sehat” yаng menunjukkаn kondisi bаnk sehat dаlаm menjаgа tingkаt likuiditаs, fаktor GCG memperoleh predikаt “cukup sehat” yаng xiii menunjukkаn kondisi bаnk yаng cukup sehat dаlаm mengelolа mаnаjemen perbаnkаn, Fаktor eаrning menunjukkan predikаt rаsio ROА dаn BOPO mengalami fluktuaktif. Hal ini yаng menunjukkаn kondisi cukup bermasalah dаlаm menghаsilkаn lаbа, dаn fаktor cаpitаl menggunаkаn CАR memperoleh predikаt “sаngаt sehat” menunjukkаn kondisi bаnk yаng sangat sehat dаlаm mengelolа kecukupаn modаl. Tingkаt kinerja keuangan Bank Perkreditan Rakyat Christa Jaya Perdana Kupang berdаsаrkаn keseluruhаn fаktor RGEC selаmа periode 2017-2021 memperoleh predikаt “sehаt” yаng mencerminkаn bаhwа bаnk mаmpu menjаgа risiko yаng аdа, tаtа kelolа perusаhааn, rentаbilitаs dаn permodаlаnnyа dengаn “sehat”.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pewarna alami merupakan warna yang dapat dihasilkan dari berbagai jenis tumbuhan penghasil pewarna alami yang dapat diperoleh dari bagian-bagiannya seperti pada daun, kulit batang, kulit buah, biji, akar dan bunga yang telah melalui beberapa proses yaitu direbus,dibakar, dimemarkan ditumbuk dan langsung digunakan. Terdapat kurang lebih 150 jenis pewarna alami di Indonesia yang telah diidentifikasi dan digunakan secara luas dalam berbagai industri seperti pada komoditas kerajinan dan batik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja jenis-jenis tumbuhan pewarna alami dan mordan yang terdapat di Desa Ekateta Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi atau penjelajahan yaitu tindakan penjelajahan suatu permasalahan atau topik untuk memahami suatu permasalahan tersebut yang berhubungan dengan upaya untuk menentukan apakah tumbuhan pewarna alami dan mordan tersebut ada atau tidak. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 8 jenis tumbuhan pewarna alami yaitu mahoni (Swietenia macrhophylla King) menghasilkan warna merah, mengkudu (Morinda citrifolia L) menghasilkan warna merah, pinang (Schleichera oleosa L) menghasilkan warna merah, kunyit (Curcuma domestica L) menghasilkan warna kuning, Jati (T. grandis L. f) menghasilkan warna ungu, mangga (M. indica L) menghasilkan warna hitam, nangka (Arthocar pusintegra L) menghasilkan warna kuning, kusambi (Schleichera doesa L) menghasilkan warna merah. Dan 3 jenis mordan yaitu biduri (Calotropis gigantea L.Dryand ), jarak pagar (Jatropha curcas L ) dan jeruk nipis (Citrus aurantifolia ).
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Bangsa Indonesia telah memasuki Era New Normal usai dilanda pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) pada bulan Maret 2020 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2). Virus penyebabnya merupakan jenis virus corona, yang dapat memberikan gejala bahkan sindrom pernafasan yang berat. Virus ini mirip dengan yang pernah menyerang di tahun 2002 dan 2012. Jadi Masalah yang di jumpai peneliti di lapangan yaitu belum mengetahui seperti apa proses Implementasi PHBS di lingkungan sekolah tersebut. Tujuan penelitian: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui Implementasi Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) Pada Masa Pandemi Covid-19 Di SD GMIT No 07 Oebufu. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif Hasil dan pembahasan: Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) Pada Masa Pandemi Covid-19 di SD GMIT No 07 Oebufu sudah berjalan dengan baik dan semaksimal mungkin, namun ada sebagian kecil siswa yang tampaknya belum memahami berperilaku PHBS di sekolah. Oleh karna itu guru harus mampu membimbing atau mendorong para siswa untuk selalu mejalankan program-progam PHBS yang di anjurkan oleh sekolah demi kebersihan, kesehatan, dan kenyamanan di lingkungan sekolah. Simpulan: Sebagian besar peserta didik di SD GMIT No 07 Oebufu telah menjalankan program PHBS pada masa pandemi Covid-19 di sekolah, karna di lihat dari kesadaran siswa akan kebersihan dan kesehatannya seperti mencuci tangan menggunakan sabun, membuang sampah pada tempatnya, berolahraga, dan menggunakan jamban yang bersih. Oleh karna itu pihak sekolah atau guru harus selalu memberikan penyuluhan program PHBS dan selalu memndorong para peserta didik untuk selalu hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Peran guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dalam membangun karakter peserta didik di kelas IIi Sd gmit manumuti Serlianti Bali Mema1*, David Loba2, Jimmy Charter Atty3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia Email. [email protected] Latar belakang : Karakter adalah pola tingkah laku baik sikap maupun tindakan yang bersifat alami dari masing-masing individu. Menurut Cerika Rismayanthi dalam jurnal pendidikan jasmani Indonesia (2011: 13) mengungkapkan karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran sikap, perasaan, pe rkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata karma, budaya, dan adat istiadat. Tujuan penelitian : Tujuan dalam penelitian ini adalah penulis ingin mengetahui pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan dan peran guru dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dalam membangun karakter peserta didik di kelas III SD GMIT Manumuti. Metode penelitian : kualitatif Hasil dan pembahasan: Hasil Penelitian Penelitian ini dilakukan di SD GMIT Manumuti, disusun berdasarkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dalam penelitian ini melalui wawancara ,observasi dan dukumentasi. Simpulan: Masing masing informan dan subjek penelitian memiliki pandangan yang hampir sama terkait penanaman pendidikan karakter. Penanaman pendidikan karakter merupakan tanggung jawab semua pihak. Penanaman pendidikan karakter dapat dilaksanakan kapan saja didalam sekolah. Kata kunci: peran guru dalam membangun karakter siswa.