2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
HasilujiregresisecaraparsialNilaikontanta( =0,053;artinyajika
tidakadaperubahanpadanilaivariabelDiscretionaryAccrual(X1)maka
variablepricebookvalue(Y)padaperusahaanyangterdaftardiBEIakan
tetapyaitusebesar0,053.Nilaiβ1DA =1,507,Besarnyanilaikoefisien
regresivariableDiscretionaryAccrualsebesar1,507memilikipengaruh
yang positif.Halinimempunyaimakna bahwa apabila Discretionary
Accrual nilainya naik mendekati 1% satu persen, maka dapat
meningkatkanpricebookvaluesebesar1,507.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa earnings management
berpengaruhsecarapositifterhadapnilaiperusahaan.Halinidapatdilihat
padatabelCoefficientsearningsmanagementsebesar1,5dengannilait
sebesar 0,101 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,03. Hal ini
menunjukkanbahwaearningsmanagementberpengaruhterhadapnilai
perusahaan.Dengan demikian halinimembuktikan bahwa tindakan
earningsmanagementyangdilakukanolehmanajerdapatberdampak
padakelangsunganhidupperusahaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hasil Penelitian ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam
laporan keuangan Pemerintah yaitu basis akrual, untuk pengakuan
pendapatan, Laporan Operasional, beban, aset Kewajiban dan Ekuitas
(SAP PP No 70 tahun 2010) adapun Basis akuntansi yang digunakan oleh
Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun Malaka yaitu Basis
Kas untuk pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam
Laporan Realisasi Anggaran dan Basis Akrual untuk pengakuan aset,
kewajiban dan ekuitas dana dalam Neraca sehingga dapat dikatakan
Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun belum sepenuhnya
menggunakan basis akrual dalam pengakuan pendapatan, belanja dan
pembiayaan.
Laporan Realisasi Anggaran menyajikan ikhtisar sumber, alokasi
dan pemakaian sumber daya keuangan yang dikelola oleh pemerintah
xiii
pusat/daerah yang menggambarkan perbandingan antara anggaran dan
realisasinya dalam satu periode pelaporan sedangkan laporan realisasi
anggaran yang dibuat oleh Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan
Betun Malaka hanya menyajikan pendapatan dan belanja saja. Unsur
yang dicakup secara langsung oleh laporan realisasi anggaran terdiri dari
pendapatan laporan realisasi anggaran, belanja, transfer dan pembiayaan.
Laporan operasional menyajikan ikhtisar sumber daya ekonomi yang
menambah ekuitas dan penggunaannya yang dikelola oleh pemerintah
pusat/daerah untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintah dalam satu
periode. Unsur yang dicakup Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan
Betun dalam laporan operasional terdiri dari pendapatan dan beban saja
karena tidak adanya kegiatan transfer
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kualitatif. Teknik analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas,
analisis regresi linear berganda, Uji t (Koefisien) , Uji koefisien determinasi (R²)
dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda yang
diperoleh dari variabel X1 (Kesiapan) dan X2 (pemahaman pengetahuan
penyusunan pembukuan sederhana) terhadap variabel Y (penggunaan informasi
akuntansi) adalah: Y = 69,204 - 760 X1 - 637 X2
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel X1 (kesiapan) dan X2
(pemahaman, pengetahuan penyusunan pembukuan sederhana) berpengaruh
signifikan secara negatif terhadap variabel Y (penggunaan informasi akuntansi).
Dilihat dari hasil koefisien determinasi atau angka R Square dapat menjelaskan
sebesar 68,3% dan sisanya sebesar 31,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang
tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa BEP penjualan CV.
Talenta dari tahun 2016-2020 telah melewati titik impas, yang artinya
perusahaan tidak mengalami kerugian dan mampu menghasilkan laba dari
penjualan yang dilakukan.dan Perusahaan CV.Talenta merencanakan laba
untuk tahun 2021 sebesar 32% dari total penjualan tahun 2020 atau dalam
rupiah sebesar Rp.26.208.000 untuk mencapai target laba tersebut
perusahaan harus menjual 9.154 bungkus atau dalam rupiah sebesar
Rp.91.532.034.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitianinibertujuanuntukmengetahuidatayangtelahdilakukan
makadapatdiambilkesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesa
Bolua Kecamatan Raijua Kabupaten Sabu Raijua pada tahun
2017dan2018dikatakanekonomiberimbang.Dantahun2019dikatakan
ekonomis.ArtinyaPemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupaten
Sabu Raijua telah mampu mengelola keuangan dengan hemat.
Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapatdiambil
kesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijua padatahun2017-2019dikatakanefisien
karenamenghasilkanrasiotingkatefisienlebihkecildari100%.Artinya
viii
PemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupatenSabuRaijuatelah
mampumengelolakeuangandenganbaik.Berdasarkananalisisdatayang
telahdilakukanmakadapatdiambilkesimpulanbahwakinerjakeuangan
pemerintahDesaBoluaKecamatanRaijuaKabupatenSabuRaijua pada
tahun2017-2019dikatakanefisienkarenamenghasilkanrasiotingkat
efisienlebihkecildari100%.ArtinyaPemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijuatelahmampumengelolakeuangandengan
baik.Berdasarkananalisisdatayangtelahdilakukanmakadapatdiambil
kesimpulanbahwakinerjakeuanganpemerintahDesaBoluaKecamatan
RaijuaKabupatenSabuRaijua padatahun2017dan2019dikatakan
efektivitasberimbangkarenamenghasilkanrasiotingkatefektivitassama
dengan100%.Dan2018dikatakantidakefektifkarenamenghasilkanrasio
tingkatefektivitaslebihbesardari100%.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK PENGARUH JENIS TANAH YANG BERBEDA TERHADAP PRODUKTIFITAS TANAMAN SAWI HIJAU DENGAN MENGUNAKAN SISTIM IRIGASI TETES Asakameng, F. A*) Nainiti, N. P.P.E. **) Makaborang, M***) Penelitian mengenai pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau Brassica juncea L. pada berbagai jenis tanah yang berbeda, dan telah dilakukan mulai bulan April hingga Mei 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan yang memberikan pengaruh terbaik (perbedaan antara perlakuan) pertumbuhan dan produksi tanaman sawi hijau Brassica juncea L. Perlakuan yang dicoba yaitu A (Tanah organosol) B (tanah pasir), C (tanah lateril) dan D (tanah kapur). Parameter yang diamati adalah jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan berat basah tanaman sawi hijau Brassica juncea L. Data dianalisis mengunakan sidik ragam (ANOVA). (A Tanah Laterit) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk jumlah daun sebanyak 12 daun, lebar daun 15,833 cm, panjang daun 23,333 cm dan berat tanaman 173,5 gr (B Tanah Pasir) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk jumlah daun sebanyak 9 daun, lebar daun 12,833 cm, panjang daun 19,667 cm dan berat tanaman 94,333 gr. (C Tanah Organosol) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk jumlah daun sebanyak 10 daun, lebar daun 12,500 cm, panjang daun 19,000 cm dan berat tanaman 88,333 gr.( D Tanah Kapur) yang menghasilkan nilai rata-rata untuk setiap variable pengamatan yaitu untuk jumlah daun sebanyak 9 daun, lebar daun 14,500 cm, panjang daun 18,833 cm dan berat tanaman 142,167 gr. Kata kunci: Sawi Hijau (Brassica juncea L), Tanah Laterit *) Peneliti **) Pembimbing 1 ***) Pembimbing 2
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRACT MODIFIKASI MEDIA BALON UNTUK AKTIVITAS GERAK SEPAK SILA PADA SISWA KELAS VI DI SD INPRES KUANINO 2 KOTA KUPANG Krisdayanti A. Djami Bangngu1*, M. Rambu P. Wasak2, Jusuf Blegur3 123Physical Education, Health, and Recreation Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Artha Wacana Christian University, Kupang, Indonesia email. [email protected] Background: The problems often faced by elementary school students in the sepak takraw are basic techniques and equipment problems. The lack of educational facilities and infrastructure by schools requires teachers of physical education to be more creative in empowering and optimizing existing facilities and infrastructure following the conditions of students and schools. The equipment needed in the sepak takraw game includes a takraw ball and a net. The school only has a net and a ball and no field. Research objectives: This study aimed to determine the modification of the balloon as the media in the sixth-grade student's movement of sepak sila activity at SD Inpres Kuanino 2 Kupang City. Research method: This study used a naturalistic qualitative approach. Results and discussion: The research results and discussions on how to modify balloon media for class VI soccer practice activities at SD Inpres Kuanino 2 Kupang City using balloon media modifications. Researcher students changed balloon media as seen from 1) Modification of the number, 2 ) Heavy and light modifications, 3) Shape modifications. Conclusion: Suggestions for physical education teachers can use balloons as a substitute for balls because elementary students like the modified media from balloons, and students continue to be more enthusiastic and serious in participating in Physical Education learning. Keywords: Modification of media, movement activities, Sepak Sila
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelitian dalam tugas akhir ini bertujuan Untuk menganalsis disiplin kerja terhadap kinerja anggota di Polres Kota Kupang, dan Untuk menganalsis beban kerja terhadap kinerja anggota di Polres Kota Kupang. Dengan latar belakang penelitian ini adalah Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting di dalam suatu organisasi. Dengan demikian setiap organisasi harus senantiasa meningkatkan kualitas kinerja sumber daya manusianya untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan, Salah satu sistem pembinaan karier anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dilaksanakan melalui mutasi pada setiap jenjang kepangkatan secara rutin dan insidentil berdasarkan kebutuhan organisasi atau pertimbangan kepentingan individu Anggota sesuai persyaratan yang telah ditetapkan. Mutasi Jabatan dalam hal ini adalah pemindahan anggota dari suatu jabatan ke jabatan yang lain, baik yang sifatnya promosi, setara maupun demosi. Mutasi bisa berupa mutasi antar daerah yakni pemindahan anggota antar Polda atau antar Satuan fungsi (Satfung) di lingkungan Mabes POLRI atau dari Polda ke Mabes POLRI atau sebaliknya tanpa menunjuk jabatan Fakta yang diperoleh melalui penelitian awal tanggal 15 Februari 2021 menunujukkan hasil yang berbeda, ternyata penempatan sumber daya dalam institusi Kepolisian seringkali tidak tepat. Berdasarkan hasil wawancara awal 15 Feberuari 2021 dengan
beberapa anggota POLRI Resort Kupang kota, menunjukkan bahwa masih banyak anggota POLRI yang merasa bahwa dirinya kurang
kompeten dalam mengimplementasikan tugasnya pada suatu bidang setelah mutasi diberlakukan. Anggota-anggota tersebut berpendapat bahwa bidang yang dimaksud kurang atau bahkan tidak sesuai denganxiii minat, bakat serta kompetensinya. Ketidakpuasan anggota dalam penempatan kerja menimbulkan dampak yang cukup besar baik terhadap anggota itu sendiri, bagi organisasi, dan juga bagi masyarakat. Ketidakjelasan mutasi tersebut menimbulkan interpretasi yang berbeda-beda pada bawahan, serta membuat mereka bekerja dalam ketidakpastian karena sewaktu-waktu dapat dilakukan mutasi.
Banyak kasus yang dijumpai dimana anggota POLRI ditempatkan pada bidang yang tidak sesuai minat dan kompetensinya. Sebagai contoh, anggotaanggota tersebut ditempatkan pada bidang yang tidak sesuai dengan dikjur (Pendidikan Kejuruan) yang telah dilaksanakan. Misalnya anggota tersebut mengikuti dikjur Binmas tetapi saat penempatan justru pada unit Reserse, sehingga penempatan tersebut tidak sesuai dengan kompetensi anggota. Selain itu, seringkali bidang baru setelah mutasi diberlakukan merupakan bidang yang kurang diminati oleh anggota yang bersangkutan secara psikologis, anggota POLRI yang ditempatkan pada bidang yang kurang sesuai dengan minat dan kompetensinya tentu akan mengalami konflik-konflik internal seperti ketidaknyamanan yang pada akhirnya akan membuat anggota tersebut merasa tertekan atau stress dan merasa terbebani hingga memicu frustrasi, ini akan mengakibatkan anggota akan malas
dan menghindar dari pekerjaan yang sudah di berikan. Hasil penelitian ini adalah Responden yang merupakan anggota polisi resort kota Kupang menunjukan pernyataan yang baik terhadap setiap item jawaban yang diberikan. Nilai Hasil Pengujian H1 menunjukan variabel Disispli Kerja (X1) terhadap variabel Kinerja Anggota (Y) sebesar 0,796, hasil ini menunjukan bahwa peranan variabel disispli kerja memiliki hubungan yang kuat sehingga dapat meningkatkan
kinerja anggota Polisi Resort Kota Kupang Dikarenakan atasan dan rekan kerja saling mendukung dalam bekerja dan pembagian tugas diberikan sesuai dengan peran masing-masing anggota sehingga anggota polisi merasa disiplin kerja menjadi lebih baik jika kesadaran dan kesediaan setiap anggota menaati semua peraturan danxiv norma-norma sosial yang berlakuJika kemampuan pekerja lebih tinggi dari padatun tutan pekerjaan, akan muncul perasaan bosan. Namun sebaliknya, jika kemampuan pekerja lebih rendah dari pada tuntutan pekerjaan, maka akan muncul kelelahan yang lebih. Beban kerja yang dibebankan kepada karyawan dapat dikategorikan kedalam tiga kondisi, yaitu bebankerja yang sesuai standar, beban kerja yang terlalu tinggi (over capacity) dan beban kerja yang terlalu rendah (under capacity). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Variabel Beban Kerja (X2) terhadap variabel Kinerja Anggota (Y) sebesar 0,906. Hasil ini menunjukan bahwa beban kerja memiliki korelasi terhadap kinerja anggota polisi resort kota Kupang. Artinya bahwa Disaat organisasi memberikan aturan disiplin kerja maka dengan sangat mudah akan mewujudkan efektivitas dan efisiensi kerja sehingga akan muada pula dalam mencapai tujuan organisasi secara
maksimal.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul ‘analisis pengaruh kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT. BPR Timor Raya
Makmur Kupang. Organisasi/ perusahaan yang kuat mempunyai kemampuan dalam menciptakandan menjaga kepuasan kerja karyawan sehingga akan memberikan rangsangan kepada karyawan untuk bekerja dengan baik sesuai standar yang telah di tetapkan serta memiliki motivasi dan komitmen yang tinggi terhadap perusahaan.pada dasarnya kepuasan kerja merupakan hal yang bersifat individu karena setiap individu akan memiliki tingkat kepuasan yang berbeda beda sesuai dengan nilainilai yang berlaku dalam setiap individu.Salah satu penentuan utama yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan adalah kinerja karyawan.usaha untuk meningkatkan kinerja karyawan,diantaranya dengan memperhatikan kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi dalam perusahaan. Kinerja kerja karyawan merupakan hasil proses yang kompleks,baik berasal dari iri pribadi karyawan (internal factor), keadaan lingkungan perusahaan (eksternal factor) maupun upaya strategi dari perusahaan.kinerja yang baik tentu saja merupakan harapan bagi semua perusahaan dan intansi yang memperkerjakan karyawan,sebab kinerja karyawan dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan.karyawan yang puas dengan apa yang di perolehnya dari perusahaan akan memberikan rangsangan kepada karyawan untuk bekerja dengan baik sesuai standar yang telah di tetapkan serta memiliki komitmen yang tinggi terhadap perusahaan.jika kepuasan kerja da motivasi kerja karyawan tinggi maka kinerja kerja juga tinggi, tetapi sebaliknya jika kepuasan kerja dan motivasi kerja karyawan rendah maka kinerja karyawan tersebut akan rendah. Tujuan dari penelitian adalah untuk menjawab tiga persoalan penelitian yaitu untuk mengetahui apakah kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, kedua apakah motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dan ketiga apakah komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan mengunakan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan dalam perusahan tersebut. Tekknik dalam pengambilan mengunakan sampling jenuh atau sensus yang berjumlah 21 responden.metode pengumpulan data dilakukan melalui kuisioner yang disebarkan kepada seluruh karyawan PT. BPR Timor Raya Makmur Kupang berupa pernyataan tentang pengaruh kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja karyawan. Data kemudian diperoleh dan diolah mengunakan alat bantu SPSS versi 16.00. maka dalam penelitian ini ditentukan dengan jumlah sampel yang dihitung mengunakan rumus kriteria tiga kota three-box method dengan tingkat kesalaha 10%.dan dari hasil presentase sampel yang di dapatkan dari masing-masing golongan secara acak adalah 21 orang sebagai responden. Untuk menguji pengaruh variabel indenpenden yaitu variabel kepuasan kerja, variabel motivasi kerja dan variabel komitmen organisasi terhadap variabel denpenden kinerja karyawan digunakan alatanalisis statistic inferensial yaitu Regresi linear berganda,uji T, uji F dan uji R2. Analisis lanjutan sedangkan dalam analisis pendahuluan digunakan analisis deksriptif yaiut untuk mengetahui jawaban responden atas indikator-indikator dari variabel indenpenden dan dependen. Hasil penelitian diketahui jumlah jumlah karyawan 21 orang yang berjenis kelamin laki-laki 13 orang (61,19%),dan perempuan 8 orang (38,81%) maka jumlah karyawan laki-laki lebih banyak dari karyawan perempuan, jumlah status perkawinan yang menikah sebanyak 14 responden dengan presentase 66,67% belum menikah sebanyak 7 responden dengan presentase 33,33%.dan tingkat pendidikan pada PT. BPR Timor Raya Makmur Kupang sangat baik dapat di ketahui dengan jumlah pendidikan SMA berjumlah 4 orang (19,05%),tingkat pendidikan Diplomad 2 orang (09,52%), dan jumlah pendidikan S1 15 orang (71,43%). Berdasarkan persamaan regresi linear berganda, nilai konsanta yang di peroleh sebesar 1,639 menunjukan bahwa kepuasan kerja (X1) , motivasi kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) di anggap konstan menyebabkan kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 1,639,dengan nilai koefisien β1 sebesar 0,286 jika variabel kepuasan kerja( X1) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) akan menigkat 0,286, nilai koefisien β2 sebesar 0,508 jika variabel motivasi kerja (X2) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat 0,286, dan nilai koefisien β3 sebesar 0,482 jika variabel komitmen organisasi (X3) meningkat 1 poin maka variabel kinerja karyawan (Y) meningkat sebesar 0,482.dengan hal tersebut menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2) dan komitmen organisasi (X3) memiliki arah yang positif terhadap kinerja karyawan (Y). Teknik hasil analisis data pada penelitian ini menunjukan secara parsial menghasilkan variabel kepuasan kerja (X1) pengaruh positif terhadap kinerja karyawan (X) dengan hasil uji thitung sebesar 2.244 lebih besar dari ttabel sebesar 2,03693.untuk variabel motivasi(X2) kerja pengaruh positif terhadap kinerja karyawan(Y) dengan hasil uji thitung 2.283 lebih besar dari nilai ttabel 203693, dan untuk variabel komitmen organisasi (X3) pengaruh positif terhadap kinerja karyawan (Y) dengan hasil uji thitung sebesar 2.490 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,03693, dengan pengambilan keputusan bahwa HO ditolak. Hasil perhitungan nilai uji F nilai Fhitung sebesar 46.301 lebih besar dari Ftabel 3,20, maka sebagaimana di simpulkan bahwa kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2), dan komitmen organisasi (X3) secara simultan mempunyai pengaruh secara positif terhadap kinerja kerja (Y).pada nilai koefisien Determinan (R2) di ketahui nilai adjusted R square sebesar 0,891 atau 89,1%. Dalam pengujian hipotesis juga diketahui bahwa variabel kepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2) dan komitmen
organisasi (X3) dapat mempengaruhi kinerja karyawan (Y) sebesar 89,1%.sedangkan sisanya sebesar 10,9% disebabkan oleh factor lainya yang tidak diteliti dalam variabel tersebut. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dam komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.uji F menunjukan bahwa secara bersama-sama(simultan)kepuasan kerja, motivasi kerja dan komitmen organisasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Dan uji R2 secara bersama –sama (simultan) antara variabel lepuasan kerja (X1), motivasi kerja (X2), dan komitmen organisasi (X3) terhadap kinerja karyawan.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengguliran Dana Pem Tahap VI Tahun 2019 (Nov 2019 S/d Juli 2021) Jumlah Penerima 30 Orang Jumlah Dana Yang salurkan Rp.227.000.000 Cicilan s/d Bulan lalu Rp.42.282.000. Cicilan Bulan ini Rp.1.270.000. Cicilan s/d Bulan ini Rp.43.552.000 Sisa Cicilan Rp 183.448.000.pada umumnya responden penerima bantuan pemberdayaan ekonomi berada pada usia produktif dan berpendidikan cukup memadai. usaha yang paling menonjol dikalangan responden penerima bantuan modal adalah usaha kios sembako dan usaha ternak babi. dengan jumlah bantuan terbesar pada kategori Rp. 5.000.000 - Rp. 15.000.000. sebagian besar peserta mengerjakan usahanya sendiri (tanpa bantuan orang lain atau tanpa menggunakan tenaga kerja).sesudah adanya program dana pemberdayaan ekonomi masyarakat 96,67% usaha yang dijalankan oleh responden masih dikelolah sendiri dan 3,33% usaha yang dijalankan oleh responden menggunakan tenaga kerja. 3,33% usaha dengan menggunakan tenaga kerja menggunakan sistem upah harian dan bulanan.dari realisasi penyaluran dana pemberdayaan ekonomi sebesar 53,3 % , dengan 83,33% respondennya mengelola usahanya sendiri tanpa bantuan orang lain. Kondisi demikian menunjukkan bahwa skala usaha atau aktivitas usaha responden masih terbatas atau relatif kecil, dan mengalami perkembangan modal usaha sebesar 34%. Adapun Responden yang melakukan pengembalian modal secara lancar sebesar 19,9%.peningkatan volume usaha responden terlihat mengalami peningkatan volume usaha sebesar 74,55% atau naik sebesar Rp.32.818.000 dari tahun 2018 ke tahun 2019, sedangkan dari tahun 2019 ke tahun 2020 peningkatan volume usaha sebesar 57,28% atau naik sebesar Rp.44.020.000. sebelum adanya dana pemberdayaan ekonomi masyarakat adalah Rp.44.020.000, dengan pendapatan rata ratanya adalah Rp.1.467.333, masing – masing responden mendapat bantuan modal dari dana pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan jumlah dana secara keseluruhan sebesar Rp.227.000.000. Bantuan modal dana dari pemerintah digunakan oleh responden untuk pengembangan usaha, adapun hasil secara keseluruhan dari semua responden adalah Rp.120.858.000, dengan pendapatan sesudah menerima bantuan modal rata-ratanya adalah Rp.4.028.600.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Gereja sebagai tempat di mana orang-orang yang percaya kepada Kristus bersekutu, memerlukan orang-orang yang nantinya berjabat gerejawi (Penatua, Diaken, dan Pengajar) untuk membantu dalam pelayanan. Majelis Jemaat itu terdiri dari Pendeta, Penatua, Diaken, dan Pengajar. Kesemuanya ini bekerja sama dalam Kristus untuk melayani jemaat-Nya. Menyadari akan tugas dan tanggung jawab yang akan dilakukan, ada doa bersama yang dilakukan dalam bentuk malam meditasi. Penulis menemukan fakta saat melakukan wawancara bersama calon-calon Penatua, Diaken, dan Pengajar bahwa adanya pemahaman yang kurang dari calon Penatua, Diaken, dan Pengajar GMIT Imanuel Beumopu mengenai malam meditasi yang dilakukan, sehingga bagi sebagian Penatua, Diaken, dan Pengajar malam meditasi itu tidak membawa dampak. Dalam teks Injil Lukas 22:39-46, di Bukit Zaitun, Yesus menunjukkan cara berdoa dan makna doa yang dalam. Yesus berdoa dalam keheningan dan dalam doa tersebut Yesus meminta kekuatan kepada Bapa-Nya untuk penderitaan salib yang akan dialami-Nya. Tugas terakhir Yesus untuk mati di kayu salib, Ia percayakan pada kehendak Bapa dan dalam doa penyerahan-Nya itu membawa kekuatan kepada-Nya. Yesus mau untuk para murid juga terus berdoa agar tidak jatuh ke dalam pencobaan, tetapi mereka malah tertidur dan tidak melakukan seperti yang Yesus perintahkan. Teks Injil Lukas 22:39-46 memberi makna yang baik bagi malam meditasi. Malam meditasi secara Kristiani dilakukan dengan fokus hanya kepada Kristus. Dalam malam meditasi seseorang diminta untuk melihat dalam keheningan batin apa yang Kristus kehendaki. Sebagai Penatua, Diaken, dan Pengajar doa dalam bentuk malam meditasi menolong agar identitas sebagai kawan sekerja Allah tetap nampak, dan doa dalam bentuk malam meditasi bisa membuat Penatua, Diaken, dan Pengajar melihat secara dalam apa yang menjadi kehendak Kristus dalam diri mereka sebagai pelaku-pelaku pelayanan. Metode penafsiran naratif menolong untuk menghubungkan antara teks dan konteks. Metode penafsiran naratif dengan unsur-unsur naratif yang digunakan untuk menafsir teks, memperlihatkan makna lebih dalam dari setiap kejadian, sikap, dan suasana dalam teks yang menolong dalam memberi makna untuk pelayanan doa bersama dalam bentuk malam meditasi. Dengan teks Lukas 22:39-46 dan metode penafsiran naratif, penulis berusaha untuk menghasilkan makna yang baik bagi pelayanan doa bersama dalam tulisan yang berjudul TUNAIKAN TUGASMU Suatu Tinjauan Naratif Terhadap Lukas 22:39-46 dan Implikasinya bagi Pelaksanaan Doa Bersama (Malam Meditasi) Sebelum Penahbisan Penatua, Diaken, dan Pengajar di Jemaat GMIT Imanuel Beumopu”.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Peran orang tua dalam pendidikan keluarga merupakan hal yang sangat penting. Orang tua menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas pertumbuhan anak-anak baik secara jasmani maupun rohani. Peran orang tua dalam hal ini kedua pihak yakni bapak maupun ibu. Namun dalam kenyataannya secara umum dalam keluarga-keluarga Kristen peran orang tua dalam pendidikan iman keluarga sangat rendah. Oleh karena itu dalam skripsi ini penulis mengkaji tentang peran Abraham sebagai orang tua, dalam mendidik keluarganya sebagai refleksi bagi peran orang tua di dalam pendidikan keluarga pada masa kini. Untuk mencapai tujuan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan. Metode kepustakaan adalah metode yang mengumpulkan data pustaka, membaca, mencatat dan mengolah bahan penelitian. Kajian kepustakaan harus menghimpun teori-teori atau konsep-konsep yang terkait dengan aspek penelitian baik aspek utama maupun penjabarannya. Penulis juga menggunakan metode penelitian tokoh atau biografi. Penelitian tokoh atau biografi bertujuan untuk mengetahui dan memahami secara menyeluruh tentang segala sesuatu dari seorang tokoh, baik berupa ide, gagasan, teori, pemahaman, pandangan dan hal unik yang dimiliki tokoh tersebut. Metode penulisan yang dipakai penulis adalah deskriptif, analisis dan reflektif. Penulis mendeskripsikan latar belakang tokoh Abraham, lalu menganalisis model pendidikan yang diterapkannya dalam keluarga, dan kemudian merefleksikan model pendidikan Abraham tersebut terhadap peran orang tua dalam mendidik keluarga. Berdasarkan kajian di atas penulis mendapatkan bahwa peran orang tua dalam pendidikan keluarga sangat penting. Keteladanan Abraham dalam hidupnya sehari-hari menjadi model pendidikan yang baik bagi orang tua untuk mendidik anak-anak. Model pendidikan ini penulis sebut sebagai model pendidikan langsung dan kontekstual. Model pendidikan ini menekankan pada peran orang tua sebagai pendidik yang dituntut untuk harus menjadi panutan atau teladan bagi anak-anak yang dididik. Selain itu, kontekstualisasi terhadap bahan yang diajarkan dalam proses pembelajaran juga sangat penting karena sasaran model ini adalah pada tindakan nyata sehari-hari dari pendidik dan naradidik. Model pendidikan Abraham juga terdapat beberapa kekurangan karena tidak memiliki bahan ajar tertulis, metode yang monoton serta beban terhadap pendidik yang besar dalam proses pendidikan.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: Laporan Akuntabilitas kinerja
Instansi Pemerintah (LAKIP) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Kupang
tahun 2020 dengan berpedoman pada Peraturan Mentri Pendaya gunaan Aparatur
Negara dan reformasi Birokrasi nomor 53 tahun 2014 dalam penyajiannya masih
belum sempurnah terutama di bagian Realisasi anggaran.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Kue baruasa adalah kue manis yang berukuran kecil-kecil yang dibuat dengan bahan dasar tepung terigu dan bahan tambahan lainnya yang membentuk suatu formula adonan dengan cara dipanggang sehingga memiliki sifat dan struktur tertentu yang digemari masyarakat. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 17 Mei sampai dengan 2 Juni 2021 di Laboratorium processing Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Tahun, Penelitian ini bertujun untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung uwi dan tepung terigu dalam pembuatan kue baruasa dan untuk memperoleh substitusi tepung uwi dan tepung terigu yang tepat dalam pembuatan kue baruasa dengan karakteristik sensorik yang dapat diterima oleh konsumen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dan masing-masing diulang sebanyak 3 kali dengan persentase 0%, 10%, 20%, dan 30%. Parameter yang diukur pada kualitas kue baruasa yang dihasilkan adalah uji warna, rasa, aroma, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukan Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan B dengan penambahan tepung uwi 10% terhadap warna dengan skor 4.694 (sangat suka), rasa pada perlakuan 10% dengan skor 4.833 (sangat suka) aroma pada perlakuan 10% dengan skor 4.667 (sangat suka) dan tekstur pada perlakuan 10% dengan skor 4.722 (sangat suka).
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Sampel dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan di Bursa Efek Indonesia
(BEI) tahun data 2016-2020 antara lain : PT Acset Indonusa Tbk, PT Nusa
Konstruksi Enjiniring Tbk, PT Indonesia Pondasi Raya Tbk, PT Total Bangun
Persada Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Paramita Bangun
Sarana Tbk, PT Nusa Raya Cipta Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya
Karya (persero) Tbk. PT Waskita Karya (persero) Tbk.. Teknik pengumpulan data
dalam pelitian ini penulis menggunakan studi pustaka dan dokumentasi, studi
pustaka yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data
sekunder, melalui jurnal, artikel dan penelitian terdahulu yang sesuai dengan
penelitian, studi dokumentasi dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder
yang diperoleh dari perusahaan kontruksi banguan di Bursa Efek Indonesia, serta
dari website resmi Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id.. Teknik analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis regresi
linear sederhana dan uji statistic(uji t).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel laba berpengaruh positif
signifikan terhadap variabel likuiditas pada perusahaan subsektor kontruksi
bangunan di Bursa Efek Indonesia. Hasil ini dapat dibuktikan dengan hasil Uji t :
hasil dibuktikan dengan thitung > t tabel yaitu 2,414 > 2,01063. Sehingga
keputusan yang diambil adalah Ha diterima hal ini menunjukan bahwa semakin
baik perolehan laba perusahaan akan meningkatkan likuiditas perusahan subsektor
kontruksi bangunan di buersa efek Indonesia.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Abraham Bernadus.D* Nuhamara,M ** I.D.A.A.R.R.Adi, ** Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Eksakta Fakulatas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang pada tanggal 21 Mei 2021 sampai tanggal 5 Juni 2021. Tujuannya adalah untuk mengetahuiefek subtitusi tepung talas(colosasia. Esculenta(L) Schott) terhadap karakteristik organoleptik kue putudan bagaimana efek subtitusi tepung talas terhadap karakteristik organoleptik kue putu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasar dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Perlakuan terbaik subtitusi tepung talas yang berbeda dalam karakteristik organoleptik kue putu terdapat pada perlakuan B dengan subtitusi 5% tepung talassehingga menghasilkan nilai rata-rata tekstur kue putu sebesar 4,6 (sangat suka), rasa kue putu sebesar 4,5 (sangat suka), dan warna kue putu sebesar 4,3 (sangat suka)
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hasil penelitian menunjukan, pengetahuan wajib pajak hotel kategori rumah kospada kelurahan oesapa dikatakan tinggi, Pengetahuan wajib pajak sangat diperlukan karena semakin tinggi pengetahuan dan pemahaman wajib pajak pemilik rumah kos pada kelurahan oesapa, maka wajib pajak dapat menentukan perilakunya dengan lebih baik dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perpajakan yang ada di Kota Kupang. Kesadaran wajib pajak pajak hotel kategori rumah kosdikatakan tinggi, Kesadaran wajib pajak pemilik rumah kos di kelurahan oesapa sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, wajib pajak rumah kos yang sadar mengenai fungsi serta hak dan kewajibanya sebagai wajib pajak, maka wajib pajak rumah kos akan memenuhi kewajibanya dengan suka rela tanpa dipaksa. Semakin tinggi kesadaran wajib pajak mengenai perpajakkan terutama tentang hak dan kewajiban sebagai wajib pajak, sadar mengenai kontribusi wajib pajak untuk kemakmuran dan penunjang negara, maka semakin tinggi juga tingkat kepatuhan wajib pajak. Kualitas pelayanan ditemukan dikatakan tinggi, kualitas pelayanan yang diberikan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupangkepada wajib pajak hotel kategori rumah kos termasuk dalam pelayanan publik karena dijalankan oleh instansi pemerintah dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang, dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan peraturan daerah kota kupang nomor 02 tahun 2016 tentang pajak daerah dan tidak berorientasi pada profit atau laba.sanksi pajak, ditemukan bahwa sanksi pajak dikatakan sangat tinggi, penerapan sanksi perpajakkan berdampak signifikan terhadap kesadaran wajib pajak. Penerapan sanksi pajak sebagai suatu jaminan agar kewajiban perpajakkan akan di penuhi, atau jaminan agar peraturan perpajakkan akan dipatuhi. Semakin berat sanksi yang diterapkanbagi pelanggar peraturan perpajakan, maka akan membentuk prilaku wajib pajak pemilik rumah kos yang sadar akan kewajiban perpajakkannya. Sanksi pajak akan membuat wajib pajak memilih berperilaku sadar akan kewajiban perpajakkanya. Semakin tinggi tingkat denda yang diterapkan akan semakin sadar wajib pajak dalam membayar pajak.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan jumlah sampel 5 perusahaan. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dengan cara penelitian kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis pendahuluan berdasarkan indikator-indikator empirik, regresi linear berganda, uji asumsi klasik yang terdiri dari Uji koefisien regresi secara bersama-sama (uji F), dan uji hipotesis secara persial (uji t-statistik).
Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan bahwa variabel X1 (aset pajak tangguhan), variabel X2 ( beban pajak tangguhan) berpengaruh terhadap manajemen laba, sedangkan variabel X3 (perencanaan pajak) tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Asetpajaktangguhan, danbebanpajakberpengaruhterhadapmanajemenlaba. Laba( Net income ) menjadidasarpengambilankeputusanmengenaikeberlangsunganperusahaankedepan. Tindakanmanajemenlabamempengaruhi total labadalamsatutahun, denganmenggunakanberbagaicarauntukuntukmempertahankankeberlangsunganperusahaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
“PENGARUH LAYANAN SAMSAT KELILING TERHADAPKEPATUHAN WAJIB PAJAK DALAM MEMBAYAR PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI DAERAH KOTA KUPANG”. Dari judul tersebut adanya rumusan masalah yaitu yang biasanya dilihat bahwa sering terjadinya antrian yang begitu banyak pada Kantor SAMSAT Kota Kupang sehingga kantor SAMSAT mengeluarkan suatu layanan inovasi berupa mobil layanan SAMSAT Keliling yang beroperasi di beberapa titik di daerah Kota Kupang agar dapat membantu memudahkan proses pemungutan pajak kendaraan bermotor. Masalah yang dirumusakan adalah pengaruh layanan samsat keliling terhadap kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor di daerah kota Kupang. Berdasarkan masalah penelitian di atas maka tujuanpenelitianiniyaituuntukmengetahuipengaruhdarivariabellayanansamsatkelilingterhadapkepatuhanwajibpajakdalammembayarpajakkendaraanbermotor di daerah Kota Kupang.
Penelitianinidilakukanmenggunakanmetode survey denganmemberikansejumlahkuesionerkepadawajibpajak yang terdaftarpada Kantor SamsatKota Kupang yang menggunakanlayanansamsatkeliling.Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar pada kantor SAMSAT Kota Kupang yaitu berjumlah 229.997 wajib pajak. Penentuansampel dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus slovin untukmenentukansampelwajib pajak yang akan di teliti. Selanjutnya data yang telahdikumpulkandianalisisdenganregresi linear sederhana, uji t (parsial)danujikoefisiendeterminasi (R). Jumlahsampelpadapenelitianiniadalahsebanyak 100respondendarikeseluruhanpopulasi.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwalayanansamsatkelilingberpengaruhsecarasimultanterhadapkepatuhanwajibpajakkendaraanbermotor di Kota Kupang.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan uwi ungu terhadap karakteristik organoleptik dan overrun es krim dan untuk mengetahui salah satu perlakuan yang tepat dari penambahan uwi ungu dalam pembuatan es krim. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium Processing Fakultas teknologi pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga mengasilkan 12 unit percobaan. Dengan perlakuan penambahan uwi ungu 0. 100 gram, 200 gram, 300 gram. Variabel yang diamati yaitu sifat organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa, tekstur dan nilai overrun es krim. Hasil penelitian inii menunjukan perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan D dengan nilai rata-rata warna 4,4, aroma 3,8, rasa 4,2, tekstur 4,33 dan Sampel atau produk es krim terpilih memiliki nilai overrun 21,77%.