· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PJOK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA KRISTEN CITRA BANGSA Maryana M. Atambaru1*, M. Rambu P. Wasak2, Alventur Baun3 1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia email. [email protected] Latar belakang: Masalah yang peneliti jumpai pada motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa tidak maksimal karena tingkat level pandemi covid-19 kadang meningkat dan kadan menurun. Sehingga menyebabkan proses pembelajaran pada peserta didik tidak maksimal atau kurang efektif. Tujuan penelitian: Kegiatan penelitian ini memilikiki tujuan yang hendak di capai adalah untuk menganalisis motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif Hasil dan pembahasan: Hasil dan penelitian ini menunjukan bahwa motivasi peserta didik dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pada masa pandemi covid-19 di SMA Kristen Citra Bangsa terjadi menurun. Oleh karena itu di perlukan untuk guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan lebih memberikan motivasi belajar agar membantu peserta didik bisa meningkatkan minat belajar dalam proses pembelajaran selama masa pandemi covid-19. Simpulan: Peserta didik sulit dalam mengikuti pembalajaran PJOK saat melakukan kegiatan praktek melalui aplikasi zoom dan kurang memadai alat-alat olahraga yang digunakan oleh peserta didik di rumah, oleh karena itu Guru harus mampu untuk memberikan motivasi belajar dan memodifikasi alat-alat olahraga agar bisa digunakan oleh peserta didik di rumah selama mengikuti pembelajaran secara daring di masa pandemi covid-19.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi adalah : “Motif, Modus dan Akibat Hukum Tentang Terjadinya Tindak Pidana Memasukan Hewan Dan Tumbuhan Tanpa Sertifikat Kesehatan Dari Negara Asal”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal, bagaimana modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal, bagaimana akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal terhadap pelaku dan hewan/tumbuhan? Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Untuk mengetahui modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Untuk mengetahui akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari Negara asal terhadap hewan/ tumbuhan dan pelaku. Penelitian ini bersifat deskriptif dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian normatif. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motif, modus dan akibat hukum dari tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal terhadap pelaku, hewan dan tumbuhan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah putusan hakim terhadap tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal. Teknik pengumpulan data dalam penulisan ini menggunakan studi dokumen atau bahan pustaka dan dianalisis secara deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian maka yang menjadi motif terjadinya tindak pidana memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal adalah terdakwa pernah melakukan hal yang sama (mengantarkan hewan yang berasal dari Malaysia) dan tidak ditangkap, dan faktor ekonomi. Modus pelaku memasukan hewan dan tumbuhan tanpa sertifikat kesehatan dari negara asal adalah terdakwa melakukan pemesanan, terdakwa menjemput dan mengantar hewan. Akibat hukum terhadap hewan/ tumbuhan dan pelaku adalah : pelaku di tahan, pelaku dipidana penjara dan membayar denda, pelaku membayar biaya perkara, serta hewan/ tumbuhan disita dan dimusnahkan Saran yang dapat diberikan adalah perlunya peningkatan pengawasan hukum yang dilakukan oleh petugas karantina dan sosialisasi terhadap pentingnya tindakan karantina hewan/ tumbuhan.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTARAK ANALISIS PENGARUH PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI Penelitian dalam tugas akhir ini bertujuan untuk menganalsisi pengaruh pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI. Dengan latar belakang dari penelitian ini adalah Sumber daya manusia mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan organisasi. Sebagai kunci pokok, sumber daya manusia akan menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan organisasi. Tuntutan organisasi untuk memperoleh, mengembangkan dan mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas semakin mendesak sesuai dengan dinamika lingkungan yang selalu berubah. Dengan keadaan seperti itu, maka sangat perlu bagi suatu instansi pemerintah melaksanakan suatu kegiatan yang dapat memberikan manfaat dan kontribusi besar terhadap kinerja pegawai. Pengembangan sumber daya manusia mengandung tugas untuk mendayagunakan sumber daya manusia yang dimiliki oleh suatu lembaga secara optimal, sehingga sumber daya manusia dapat bekerja secara maksimal untuk bersama-sama mencapai tujuan sesuai dengan visi dan misi organisasi. Pada organisasi pemerintahan, kinerja pegawai dalam melakukan tugas atau pekerjaan, sering tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat. Mereka sering melakukan kesalahan yang tidak seharusnya terjadi, misalnya 2 sering tidak masuk kerja dan tidak sungguh-sungguh mematuhi peraturan jam kerja. Hal ini akan berakibat tidak baik bagi organisasi karena pekerjaan menjadi sering tidak dapat selesai pada waktu yang ditentukan atau banyak waktu yang tidak terpakai dengan baik. Selain itu, fenomena masih adanya pegawai yang memanfaatkan waktu kerja untuk melakukan hal-hal lain di luar pekerjaannya. Hal ini berakibat pada rendahnya kinerja pegawai karena perhatiannya terbagi dengan aktifitasnya di luar dari kewajibannya sebagai pelayan publik, sehingga pegawai tersebut tidak secara total memberikan pengabdian diri pada organisasi. Organisasi merupakan proses menghimpun pekerjaan yang orang-orang atau kelompok-kelompok harus melakukan dengan kekuasaan yang diperlukan untuk pelaksanaannya, sehingga kewajiban-kewajiban yang dilakukan demikian itu memberikan saluran-saluran terbaik bagi penyelenggara usaha yang efisien, teratur, positif, dan terkoordinasikan, jumlah aparatur sipil negara pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang berjumlah 55 (lima puluh lima) orang. Pegawai atau karyawan dapat mendapat Pendidikan dan pelatihan sebagai instrumen utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mencakup peningkatan pengetahuan, peningkatan keahlian dan keterampilan, perubahan sikap dan perilaku, serta koreksi terhadap kelemahan kinerja. Dengan kata lain pendidikan dan pelatihan dianggap sebagai instrumen kebijakan yang paling efektif untuk mencapai kompetensi kerja yang dipersyaratkan oleh suatu jabatan, berikut jumlah data aparatur sipil negara yang mengikuti. Dengan hasil penelitian Hasil perhitungan ini menyimpulkan bahwa analisis regresi sederhana dengan pengujian secara parsial diketahui variabel pengembangan sumber daya manusia (X1) diperoleh koefisien sebesar 0.032 Thitung 0.900 dan nilai signifikan 2.372 yang berarti jika varaibel pengembangan sumber daya sesuai dengan harapan maka akan meningkat pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai pada aparatur sipil negara (ASN) Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang. Dengan kata lain pengembangan sumber daya manusia akan sesuai akan sesuai dengan kinerja pegawai. Ini di buktikan dengan t-hitung > t- tabel (2.372 > 1,674) hal ini menunjukan bahwa hipotesis dari Ho ditolak maka membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan yaitu pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja pegawai pada aparatur sipil negara (ASN) Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang.Berdasarkan penelitian diatas dapat disimpulkan sebagai berikut Penelitian menunjukan bahwa pengembangan sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap kinerka pegawai pada pada aparatur sipil negara (ASN) Pada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kupang.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Karakter Anak Remaja Di GMIT
Haumeni-Nisum.
Amnahas, M H.)* Tnunay, P.)** Natonis, D.A.)**
Penelitian ini membahas tentang Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Karakter Anak Remaja Di GMIT Haumeni-Nisum, Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang. Rumusan masalah yang diteliti apakah terdapat Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Karakter Anak Remaja.Tujuan penilitian ini untuk mendeskripsikan Hubungan Penggunaan Gadget Dengan karakter Anak Remaja Di GMIT Haumeni-Nisum, Kecamatan Nekamese. Penelitian ini menggunakan metode penilitian eksperimen tipe pre-experimental design. Populasi dalam penilitian ini adalah Anak Remaja Di GMIT Haumeni-Nisum yang berjumlah 20 remaja. Dan yang menjadi sampel pada penilitian ini yaitu remaja kelas V-VII sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 orang . Teknik pengumpulan data pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ialah tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus uji “t” untuk sampel dependen. Hasil penilitian pada remaja di GMIT Haumeni-Nisum. Jumlah remaja pada penelitian ini ialah 20 orang remaja. Berdasarkan hasil penilitian dapat disimpulkan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu jika t hitung ˃ nilai t tabel maka tolak Ho dan terima Ha, sebaliknya jika t hitung < nilai t tabel maka tolak Ha dan terima Ho. sehingga dengan melihat hasil analisis yang ada maka dapat dikemukakan bahwa t hitung ˃ nilai t tabel ( 3,22 > 1,734). Dari ketentuan tersebut, maka Ha diterima artinya ada Hubungan penggunaan Gadget dengan karakter anak remaja di GMIT Haumeni-Nisum yang diketahui melalui analisis hipotesis.
Kata Kunci : Penggunaan Gadget, Karakter Anak Remaja
: Penulis (*) Pembimbing (**)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
NAKETI MENURUT PANDANGAN JEMAAT GMIT SONBUBUN OENAY
KLASIS AMANUBAN TIMUR SELATAN SESUAI IMAN KRISTEN
Fallo M. D (**) Nuban Timo E (**) Metboki M (**)
Masalah dalam penelitian ini adalah naketi menurut pandangan jemaat GMIT Sonbubun Oenay Klasis Amanuban Timur Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan Jemaat GMIT Sonbubun Oenay tentang praktek naketi yang benar.
Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan selama 10 hari terhitung mulai dari tanggal 03-13 Juli 2022, yang bertempat di jemaat GMIT Sonbubun Oenay, Klasis Amanuban Timur Selatan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dimotivasi oleh fakta bahwa masyarakat atoni meto di Timor khususnya jemaat GMIT Sonbubun Oenay selalu melakukan naketi untuk memecahkan setiap persoalan yang dialami.
Hasil penelitian merujuk pada naketi menurut pemahaman mereka adalah sebagai usaha untuk memperbaiki, mengatur, meluruskan, memurnikan serta menjernihkan diri dari dosa/kesalahan, yang menyebabkan tatanan kehidupan menjadi rusak. Makna naketi dari pandangan religi suku atoni meto di Timor adalah membenarkan atau membetulkan sehingga hubungannya dengan pandangan ajaran Iman Kristen adalah mengakui dosa dan memperbaiki kesalahan.
Berdasarkan hasil peneliti, dapat disimpulkan naketi dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki dan menyelesaikan berbagai persoalan berkelanjutan yang dialami. Dalam proses pelaksanaan naketi terkandung nilai di dalamnya yakni nilai religius, social dan nilai moral.
Kata Kunci : Naketi, Iman Kristen
Penulis (*) Pembimbing (**)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latarbelakang: Berdasarkan latar belakang masalah, metode guru mengajarkan siswa praktek passing atas bola voli mengunakan media virtual di SMA Neregi Insana Barat.berjalan tidak efektif karena masih mengalami berbagai macam kendala dan hambatan selama kegiatan pembelajaran
Tujuan penelitian:Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan penerapan metode pembelajaran yang guru gunakan dalam mengajarkan siswa praktek passing atas bola voli mengunakan media virtual di SMA Negeri Insana Barat.
Metode penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sampel pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PJOK, dan siswa SMA Neregi I Insana Barat
Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran di tengah pendemi covid-19 membuat sekolah harus melakukan pembelajaran secara Virtual. Belajar di rumah dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa agar tetap menjalankan proses pembelajaran di tengah wabah covid-19.Namun demikian dalam pelaksanaan pembelajaran online terdapat kendala dan hambatan yang di hadapi oleh guru dan siswa. Kendala yang di hadapi antara lain jaringan internet yang buruk, ketersediaan media pembelajaran online seperti HP Android yang masih belum di miliki oleh semua siswa.
Simpulan: Pelaksanaan pembelajaran online bola voli yang di jalankan di SMA Negeri Insana Barat. selama masa pandemi covid-19 sudah baik. Namun dalam pembelajaran online bola voli di SMA Negeri Insana Barat masih belum efektif karena masih terdapat beberapa hambatan yang di hadapi dalam proses pembelajaran. Faktor penghambat yang di hadapi guru dan siswa adalah jaringan internet yang tidak stabil sehingga membuat proses pembelajaran berjalan kurang efektif.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Olahraga futsal di kota waingapu awalnya tidak di anggap sebagai permainan yang menarik di bandingkan dengan permainan lainnya seperti bola kaki dan bola voli, sehingga permainan futsal jarang dimainkan oleh mayarakat di kota waingapu
Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui minat masyarakat terhadap olahraga futsal di Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu
Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan menggunakan kuesioner atau angket untuk melihat seberapa besar Minat Masyarakat Terhadap Olahraga Futsal di Kota Waingapu khususnya di Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu. Populasi penelitian ini adalah populasi laki-laki umur 15-34 tahun di kelurahan matawai dan kelurahan prailiu yang berjumlah 1.573 orang. sampel yang di pakai dari populasi dalam penelitian ini adalah laki – laki umur 15 – 34 tahun dengan jumlah 24 sampel (quota sampling). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis diskriptif kuantitatif dengan presentase
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan perhitungan data hasil penelitian diperoleh data Minat Masyarakat Kelurahan Matawai terhadap olahraga futsal di tinjau dari seluruh indikator yang mempengaruhinya adalah dengan jumlah responden 24 orang, dengan perentase yang memilih Selalu (86%), Sering (60%), Kadang-kadang (34%) dan Tidak pernah (6%). Minat Masyarakat Kelurahan Prailiu terhadap olahraga futsal di tinjau dari seluruh indikator yang mempengaruhinya adalah dengan jumlah responden 24 orang, dengan perentase yang memilih Selalu (87%), Sering (58%), Kadang-kadang (29%) dan Tidak pernah (12%).
Simpulan: Dimana hasil pengukuran minat masyarakat di Kelurahan Matawai yang memilih Selalu 86%, Sering 60%, Kadang-kadang 34% dan Tidak pernah 6%. Sedangkan hasil pengukuran minat masyarakat di Kelurahan Prailiu yang memilih Selalu 87%, Sering 58%, Kadang-kadang 29% dan Tidak pernah 8%. Dari data tersebut menunjukkan secara umum bahwa minat masyarakat Kelurahan Matawai dan Kelurahan Prailiu terhadap olahraga futsal sangat tinggi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi dengan judul “Pengaruh Simpanan Anggota Dan Pinjaman Anggota Terhadap Perolehan Sisa Hasil Usaha Pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang” Disusun oleh Marselina Tawuru May, NIM: 18190148 pada Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Artha Wacana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah simpanan anggota dan pinjaman anggota berpengaruh signifikan terhadap perolehan sisa hasil usaha (SHU), penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, metode pengumpulan data yang dilakukan melalui dokumentasi yakni data sekunder laporan keuangan, objek penelitian yang diambil untuk mendukung terlaksananya penelitian ini adalah jumlah simpanan dan jumlah pinjaman serta jumlah sisa hasil usaha pada KSP Kopdit Swasti Sari Kupang. Sedangkan teknis analisis data yang di gunakan adalah dengan menggunakan teknik statistik yang menggunakan SPSS. Berdasarkan penelitian dapat dikemukakan dengan persamaan fungsi : Y= 1.109+ 0.000 (X1) + 0,005 (X2) yang berarti bahwa konstanta menyatakan meningkat pinjaman anggota maka sisa hasil usaha mengalami penigkatan. Kemudian dari hasil uji t -0.733 yang menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan (-0,733 2,571), berarti tidak terdapat pengaruh signifikan variabel jumlah simpanan terhadap sisa hasil usaha. Nilai t untuk jumlah pinjaman adalah 2585 dengan tingkat signifikan (2,585 > 2,57), berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan variabel jumlah pinjaman terhadap sisa hasil usaha. Dan uji f sebesar 3.982 dengan tingkat signifikan (0.203 > 0.05) berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara bersama-sama variable jumlah simpanan dan jumlah pinjaman terhadap sisa hasil usaha.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PERANAN GURU PJOK DALAM PEMBELAJARAN
BOLA VOLI PADA SISWA SMA NEGERI 1 AMARASI
Dames Kalau1*, David Loba2, Jimmy Atty3
1,2,3Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
email. [email protected]
Latar Belakang: Pembelajaran bola voli terlihat biasa-biasanya, hal ini mungkin kurangnya peranan guru dalam memberikan pembelajaran bola voli pada siswa-siswi, setiap tahunnya selalu diadakan pesta rakyat di wilayah Kecamatan Amarasi, cabang olahraga bola voli menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan namun belum memberikan hasil yang memuaskan baik dari voli putra maupun putri, hal ini sangat di sayangkan karena siswa/siswi belum memiliki kemampuan yang baik dalam menguasai pembelajaran bola voli. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan guru PJOK dalam pembelajaran bola voli pada siswa SMA Negeri 1 Amarasi Kabupaten Kupang.
Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan metode penelitian kualitatif.
Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat enam peranan guru yang ada dan melekat pada guru PJOK dalam pembelajaran bola voli. Keenam peranan guru ini meliputi: peran guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, pengarah, pelatih dan penilai. Masing-masing peranan guru ini tidak terlepas dari keterlibatan siswa dalam pelaksanaannya baik di kelas maupun di luar kelas
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian di atas maka peneliti mengambil sebuah simpulkan bahwa pembelajaran bola voli yang selama ini terjadi di SMA Negeri 1 Amarasi, secara umum telah berjalan dengan baik dengan adanya peran dari guru dan siswa. Terdapat kendala berupa dua pernanan guru yang sepenuhnya belum dilaksanakan oleh guru PJOK dalam pembelajaran bola voli yakni, pernan guru sebagai pengarah dan pembimbing.
Kata kunci: Peranan Guru PJOK, Pembelajaran Bola Voli
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gandhi adalah seorang pemikir yang mempopulerkan konsep ahimsa. Ahimsa ini tumbuh dari pengalamannya bahwa ahimsa merupakan satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalah konflik secara permanen. Ia merasa kekerasan hanya akan membuat solusi tipuan dan menanamkan benih kegetiran dan permusuhan yang akhirnya hanya akan mengacaukan situasi. Prinsip ahimsa merupakan pandangan hidup Gandhi sejak awal perjuangannya sampai akhir hidupnya
Melalui tulisan ini, akan dibahas secara kritis terhadap nilai yang dapat di galih dari pokok pikiran Gandhi mengenai Ahimsa. Secara ringkas, Ahimsa dapatlah kita maknai sebagai salah satu konsep untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT. Konsep Ahimsa ini menjadi relevan dalam konteks NTT yang dikenal memiliki tingkat kekerasan yang tinggi terhadap perempuan dan anak di Indonesia. Gereja, pemerintah, dan masyarakat harus bekerja memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak, tulisan ini diharapkan juga dapat menjadi salah satu tawaran untuk dipertimbangkan guna diterapkan dalam konteks NTT.
Memang, sangat disadari bahwa pemikiran Gandhi tentang ahimsa ini berasal dari ajaran agama Hindu klasik. Tetapi, perlu juga ditegaskan di sini kalau yang dilihat di sini adalah nilai-nilai yang relevan dengan ajaran kristiani. Sehingga kita semua dapat memetik keindahan dari perbedaan yang ada di sekitar kita sebagai masyarakat NTT.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MUSIK SEBAGAI SARANA SELF HEALING
Irmayati Ngongo
Program Studi Teologi Agama Kristen, Universitas Kristen Artha Wacana, Kupang, Indonesia
Email penulis: [email protected]
Menyembuhkan luka batin seseorang melalui Self healing dengan musik adalah langkah yang sangat diperlukan untuk pemulihan diri seseorang sehingga ia mengalami kehidupan yang baik. Luka batin merupakan keadaab jiwa seseorang yang tidak sehat akibat berbagai persoalan hidup sehingga seseorang tidak mampu untuk mengekpresikan emosi atau perasaan yang seharusnya sehingga membuat batin terluka. Mengingat bahwa luka batin dapat dialami oleh siapa saja bahkan kehidupan kaum muda-mudi juga mengalami luka batin oleh karena dalam usia yang demikian merupakan usia yang rentan untuk terjadinya konflik. Luka batin yang dibiarkan akan berdampak negatif bagi mereka yang mengalaminya sehingga luka batin perlu untuk disembuhkan. Penyembuhan luka batin dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti self healing dengan musik. Dalam kehidupan manusia peran musik bukan saja dikenal sebagai sebuah kekayaan seni namun musik juga memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia yakni musik memiliki nilai kebaikan untuk menyembuhkan. Bahkan gereja dalam pelayananya telah memanfaatkan musik khususnya sebagai bagian dalam liturgi ibadah. Gereja juga mengenal berbagai jenis nyanyian salah satunya ialah nyanyian pop rohani.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengambilan data dengan melakukan sampling dan wawancara lanjutan untuk memperoleh data yang akurat dengan kebenaran yang mendalam mengenai persoalan luka batin dan musik self healing sebagai upaya penyembuhan. Tujuan dari penleitian ini adalah untuk mengetahui realitas luka batin pemuda-pemuda GMIT Moria Liliba dan musik sebagai sarana self healing serta bagaimana upaya-upaya pastoral yang dilakukan oleh gereja. Hasil dari penelitian ini menunjukkan, bahwa pemuda-pemudi GMIT Moria Liliba mengalami luka batin oleh karena konflik dengan orang tua, perceraian orang tua, diterlantarkan, mengalami kekerasan verbal, bullying, persoalan asmara, serta pendidikan. Dampaknya ialah berpengaruh pada psikologi, fisik, relasi sosial, hingga kondisi spiritual mereka yang memburuk. Upaya gereja menangani hal ini yakni dengan melakukan pemberitaan firman tanpa adanya pendampingan lanjutan karena berbagai alasan yakni pemuda-pemudi yang menutup diri, faktor relasi, serta adanya keyakinan bahwa mampu untuk mengatasi sendiri. Dalam penelitian ini juga penulis menemukan bahwa musik khususnya musik pop rohani memberikan pengaruh yang baik bagi pemuda-pemuda yang mengalami luka batin. Hal ini dalam keadaan di mana mereka mampu untuk berdamai dengan diri mereka sendiri serta orang lain.
Melihat musik sebagai anugerah Allah maka perlu untuk diberikan perhatian agar dimanfaatkan dengan baik untuk hal-hal yang membawa kebaikan bagi manusia. Musik bukan saja dilihat sebagai sebuah seni atau sebagai bagian dari liturgi suatu ibadah namun musik dapat dijadikan sebagai sarana penyembuhan juga sebagai sarana di mana orang-orang percaya mengekspresikan imannya kepada Allah. Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa musik memiliki fungsi-fungsi pastoral yang dapat dimanfaatkan bagi kesembuhan luka batin. melalui penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi sumbangsih bagi pelayanan pastoral.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT. The title of this research is the influence of bingo game toward seventh grade students’ vocabulary mastery at Surya Mandala Junior High School. The research problem does the bingo game influence students’ vocabulary mastery of seventh grade. The aim of this research was to find out whether the use of Bingo game improve students’ vocabulary at Surya Mandala Junior High School or not. The method of this research was pre-experimental design with the treatment held in three meetings, 2x40 minutes in each meeting. In this research, the writer took 15 students from VII class as the sample. The research design of this research was one group pre-test and post-tests design. The population of this research was Seventh Grade Students of Surya Mandala Junior High School and the sample was one class. In collecting the data, the writer used tests. The writer used the test instrument in the form of multiple choice and essay test. For analysing the data, the writer used Pre-test. From the data analysis, it was found that the result Pre-Test was 26.67 % of 4 students and post-tests 1 was 60% of 9 after applied bingo game then last post-tests retreatment and played the game was 100% of 15 students. This result is consulted to the score of the value significant generated Sig. Therefore, H0 is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that there is a significant influence of using bingo game towards students’ vocabulary mastery. Key words: Bingo game; vocabulary mastery; pre-experimental research
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
“STUDI TENTANG BENTUK BENTUK PASTORALTERHADAP PEMUDA YANG TERLIBAT DALAM KASUS PERJUDIAN TAJI AYAM
(PE’IU MANU) Di Jemaat GMIT Imanuel Walurede, Klasis Sabu Barat-Raijua”
Djo R (*) Metboki M (**) Pabala P (**)
Bimbingan Pastoral adalah pelayanan yang sumbernya dari Yesus Kristus yang diberikan kepada orang-orang mengalami kekecewaan dalam hidup agar mereka kembali ke jalan yang benar. Maka penelitian ini bertjuan untuk mengetahui apakah ada pastoral terhadap pemuda yang terlibat dalam kasus perjudian. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pembagian kuisoner (angket). Lokasi penelitian dalam penelitian ini adalah Jemaat GMIT Imanuel Walurede, dengan sampel 10 orang pemuda yang terlibat dalam kasus perjudian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penyebab perjudian dikalangan pemuda adalah faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal diantranya faktor ekonomi, kurangnya pemahaman terhadap ajaran agama, dan presepsi akan menang. Sedangkan factor eksternal adalah faktor lingkungan dan faktor budaya. Upaya Gereja dalam memberikan bimbingan pastoral sudah dilakukan, adapun langkah yang dilakukan dalam bimbingan pastoral tersebut adalah melakukan pendekatan dan perkunjungan kepada pemuda yang terlibat dalam kasus perjudian. Pendekatan dilakukan untuk mengecek kesiapan dari pemuda dalam menerima bimbingan pastoral, setelah ada kesiapan maka di lakukan perkunjungan oleh Pendeta dan wakil ketua, hasil yang diperoleh dari bimbingan pastoral yang di lakukan adalah perubahan gaya hidup pemuda artinya dengan adanya bimbingan pastoral tersebut dapat meminimalisir perjudian yang terjadi kalangan pemuda serta para pemuda mengalami pertumbuhan religius (keagamaan) artinya dengan adanya pastoral yang dilakukan pemuda sudah mulai mendekatkan diri dengan Tuhan, melalui rajin berdoa dan baca Alkitab.
Kata Kunci: Pastoral, Pemuda
Keterangan Penulis (*)
Pembimbing (**)
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang Tarian caci adalah Tari perang sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki-laki yang bertarung dengan cambuk dan prisai di flores, Nusa Tenggara Timur. Tarian Caci ini biasanya dimainkan oleh Masyarakat Manggarai dengan kisaran umur 25-50 Tahun. Tarian Caci selalu dimainkan oleh kelompok tuan rumah dan kelompok pendatang dari desa lain yang berarti tamu penantang. Penari Caci tidak hanya menari namun juga melecut kacambuk kelawan sembari berpantun dan bernyanyi.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui Prespektif Sosiologi Dan Antropologi Budaya Caci Pada Masyarakat Manggarai
Metode penelitian: Pendekatan Masalah yang digunakan dalam Penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan: Berdasarkan dari hasil penelitian dan temuan di lapangan melalui hasil observasi dan wawancara maka, survei tentang Prespektif Sosiologi Dan Antropologi Budaya Caci Pada Manggarai. Tarian Caci hanya ada dalam kebudayaan Masyarakat Manggarai dan menjiwai semua aspek kehidupan Masyarakat Manggarai. Tarian Caci selalu di pentaskan pasca panen, Tarian Caci juga mengandung makna simbolis, melambangkan kejantanan, kepahlawanan, keramaian, kemegahan dan semangat sportivitas yang tinggi. Tarian Caci juga berfungsi bagi kelangsungan hidup Masyarakat Manggarai Desa Pongkor Sebagai komoditas pariwisata, sebagai sarana komunikasi dengan Tuhan dan paraleluhur serta media pendidikan.
Simpulan: Tarian caci juga berfungsi sebagai sarana komunikasi kepada Tuhan dan para leluhur dalam bentuk tarian. Melalui tarian caci, masyarakat Manggarai mengekspresikan ungkapan rasa syukur dan terimakasihnya. Tarian caci juga berfungsi mempererat kehidupan sosial masyarakat Manggarai, sehingga rasa persaudaraan dan persatuan semakin tinggi. Dalam hal ini juga caci bisa digunakan sebagai media pendidikan, terutama dalam ilmu seni budaya
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Proses pembelajaran Penjasorkes materi tolak peluru pada SMP Negeri Tunua tahun 2022 sangat tidak efektik, karena kurangnya media pendukung seperti sarana dan prasarana guna menunjang efektifnya proses pembelajaran tolak peluru. Sarana prasarana yang tersedia di sekolah sangat terbatas sehingga membuat guru kesulitan saat proses pembelajaran. Untuk itu perlunya kreativitas guru dalam memodifikasi media pembelajaran guna menunjang proses pembelajaran serta menarik perhatian siswa untuk memahami serta kreatif dan inovatif dalam proses belajar mengajar.
Tujuan penelitian: Dari rumusan masalah yang telah dijelaskan maka yang menjadi tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui modifikasi sarana dan prasarana di SMP Negeri Tunua tahun 2022.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode deskiriptif kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dengan Guru, dan Siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil dan pembahasan proses pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 tidak berlangsung dengan baik karna kurangnya sarana dan prasarana pendukung dalam proses pembelajaran tolak peluru sehingga dalam proses pembelajaran tidak mencapai hasil yang maksimal dimana sisiwa-siswi sulit dalam memahami apa yang disampaikan oleh guru dan juga siswa-siswi kesulitan dalam mempraktekan kembali apa yang telah disampaikan oleh guru.
Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian dengan judul modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dengan metode kualitatif dekriptif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran tolak peluru di SMP Negri Tunua Tahun 2022 dapat berlangsung dengan baik serta memiliki hasil yang maksimal apabila guru menyediakan media pendukung dalam proses pembelajaran berupa modifikasi sarana dan prasarana olahraga tolak peluru sehingga siswa-siswi tidak merasa kesulitan dalam pembelajaran tolak peluru dan juga guru harus melakukan praktek secara berulang-ulang sehingga siswa dapat memahami dengan baik
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
Student, Name1 Supervisor 1, Name2 Supervisor 2, Name3
(Susanti Kondamara1) (Jos Bire2) (Eltina A. Maromon3)
English Education Study Program. Teacher Training and Education Faculty.
Artha Wacana Christian University. Kupang. Indonesia
Email. [email protected]
Speaking is the essence learning the language. Active communication cannot be acquired if learners cannot speak what their minds. However, teaching speaking is not an easy job, there are problems to solve and teachers play a huge role to make learners understand. The need for a strategy to solve problems cannot be denied as well. One of method that can be implemented was audio lingual, “Audio lingual method is one of effective methods in increasing students speaking skills” Amelia, (2012). Audio Lingual Method teaching students to use grammatical sentence patterns. Based on background above, the writer wants to know how the process of implementing the audio lingual method is and what problems faced by the teacher of SMPN 1, because when the writer approached the teacher, audio lingual method already implemented and there were problems faced. In this research, the writer used descriptive qualitative and purposive sampling technique to determine sample. The writer chose English teacher of 9K as sample. In collecting data, the writer used observation and interview as research instrument. Technique for analysing data is descriptive qualitative research by four steps; collecting data, classifying the data, verification and conclusion. The result and conclusion of this research; writer conducted research in three meetings. Based on observation, English teacher of SMP N 1 already followed the procedures of audio-lingual method. It was an effective method for 9K because it helped students practice English more. The teacher still can handle students even there were problems faced; lack of vocabulary, and confident.
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT
Hildegardis Muni1 Josua Bire2 Daniel F. Kamengko3
The study applies CTL for teaching speaking to the seventh grade of junior high school. In this study, the problems the writers try to solve are: How does the teacher apply of seven principles of CTL for teaching speaking? Are there any improvements in the application of Contextual Teaching and Learning for teaching speaking skills? The objects of the study were finding out to the application of CTL for teaching speaking to the seventh year students. To know the improvements in the application of Contextual Teaching Learning for speaking skill seventh year students of SMP N 4 AMARASI BARAT in academic year 2022/2023. The study focused on class VII which consisted of 16 students: 7 boys and 9 girls. The data were obtained through observation and questionnaires. The result of the students’ progress during the teaching and learning process was very good. It was supported by the significant result of the post-test that was bigger (78) than the pre-test (50). Therefore, teachers can use CTL for teaching speaking. Based on result, the application of CTL can be said as an effective way to improve students’ speaking ability, they can be actively involved in the class, they can study together, and the result of study is evaluated by some ways not by the test. Also, the writer expected that this thesis to socialize the CTL to the readers, especially for English teacher.
Key words: CTL, Speaking Skills, Teachers Speaking, Students
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DAN KOMPETENSI STAF AKUNTANSI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN )
Penelitian ini Bertujuan untuk : 1) menguji pengaruh penerapan standar akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan. 2) menguji system pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan. 3) menguji kompetensi staf akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan . Penelitian ini dilakukan pada pemerintahan kabupaten Timor Tengah Selatan.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berupa kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 60 orang.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS versi 16. Hasil penelitian ini melalui perhitungan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa : 1) standar akuntansi pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. 2) sistem pengendalian internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. 3) kompetensi staf akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan.
Kata kunci : Standar Akuntansi Pemerintah, Sistem Pengendalian Internal, Kompetensi Staf Akuntansi,Kualitas Laporan Keuangan
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasila Pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan, serta yang menjadi persoalan dalam penelitian ini adalah 1. Apakah Keterlibatan Pengguna berpengaruh terhadap pelaksanaan keberhasilan pelaksanaan akuntansi pemerintah daerah satuan kerja perangkat daerah timor tengah selatan? 2. Bagaimana Pengaruh Pendidikan Dan Pelatihan Terhadap Keberhasilan Pelaksanan Akuntansi Pemerintah Daerah Satun Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? 3. Bagaimana Pengaruh Pengalaman Merupakan Suatu Proses Pembelajaran Terhadap Keberhasilan pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? Penelitian ini bertertuju untuk membuktikan: 1.Pengaruh Keterlibatan Pengguna Terhadap 2.pengaruh pendidikan dan peletihan terhadap Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan? 3.Pengaruh Pengendalian Internal Akuntansi Terhadap Keberhasilan pelaksanaan Akuntansi Pemerintah Daerah Satuan Kerja Perangkat Daerah Timor Tengah Selatan. Adapun Konsep Dalam Penelitian yaitu: (a) Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi adalah suatu keberhasilan yang mengumpulkan, mencata, mengimpan, dan mengelola data untuk menghasilkan informasin yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu (Sari danWitono, 2014) Keberhasilan Pelaksanaan Akuntansi yang baik mampu memenuhi kebutuhan pemakai sistem menyelesaikan pekerjaannya (Primayana, 2014) (b) Keterlibatan Pengguna, adalah keterlibatan dalam proses pengembangan sistem oleh anggota organisasi atau anggota dari kelompok pengguna target (Sugiyono,1997 dalam Indriasari dan Nahartyo 2008) keterlihatan pengguna dalam pengembanganketerliatan pengguna dalam pengembangan Pelaksanaan Akuntansi dapat diartikan sebagai bentuk keterlibatan mental dan emosi pegawai dalam situasi kelompok yang menggiatkan mereka untuk menyumbang pada tujuan kelompok serta bertanggungjawab di dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi (c) Pendidikan dan Pelatihan, yaitu usaha secara formal untuk tujuan transfer pengetahuan sistem informasi yang disyaratkan yang meliputi konsep-konsep sistem informasi, kemampuan teknis, kemampuan organisasi, dan pengetahuan mengenai produk-produk sistem informasi spesifik.(Sugiyono,1997 dalam Indriasasi dan Nahartyo2008 Sistem Pengendalian Internal adalah kewaajiban pihak manajemen yang penting aspek mendasar dari tanggung jawab penyediaan informasi pihak manajemen adalah untuk memberikan jaminan yang wajar bagi pemegang saham bahwa perusahaan dikendalikan dengan baik. James Hall (2011:180) Populasi dalam penelitian ini adalah 25 pegawai bagian Akuntansi atau penatausahaan keuangan pada Satuan Kerja Perangakat Daerah Dikabupaten Timor Tengah Selatan. dapat diartikan sebagai bentuk keterlibatan mental dan emosi pegawai dalam situasi kelompok yang menggiatkan mereka untuk menyumbang pada tujuan kelompok serta bertanggungjawab di dalam pengembangan Sistem Informasi Akuntansi
· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Kedudukan guru memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik. Sehingga kompetensi pedagogik guru akan menjamin tingkat keberhasilan guru dalam menjalankan tugas utama yang berkualitas dan memiliki kompetensi yang memadai.
Tujuan penelitian: Untuk mengetahui kompetensi pedagogik guru PJOK dalam memanfaatkan media google classroom pada masa pandemic covid-19.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.
Hasil dan pembahasan: Proses pembelajaran penjasorkes di SMP Negeri 20 Kota Kupang dilaksanakan secara online dan tatap muka terbatas. Dalam proses pembelajaran, siswa dibagi dalam 2 (dua) kelompok atau shift, sehingga ada siswa yang dapat melakukan pembelajaran di sekolah secara tatap muka terbatas dengan menggunakan protokoler covid-19 dan ada siswa yang melaksanakan pembelajaran di rumah dengan menggunakan media google classroom. Materi dan video pembelajaran tersebut akan diberikan kepada siswa melalui media google classroom untuk dapat dipelajari di rumah. Setelah siswa mempelajari materi dan video tersebut, siswa akan mempraktekkan dan mengirimkan video yang telah dilakukan untuk kami memberikan penilaian dan evaluasi.
Simpulan: Kompetensi pedagogik guru penjasorkes baik, guru penjasorkes memanfaatkan media google classroom sesuai dengan tahapan pembelajaran, baik itu dalam merancang pembelajaran, melaksanakan pembelajaran dan mengevaluasi pembelajaran.