Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M.

3.718 karya publik ditemukan.

22022: 12121: 12026: 952025: 702024: 392023: 5562022: 7122021: 13172020: 2012018: 732017: 32016: 52015: 12014: 12011: 12010: 12009: 21989: 11018: 20208: 1

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kemauan Membayar Pajak Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan Pekerjaan Bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAUAN MEMBAYAR PAJAK WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI YANG MELAKUKAN PEKERJAAN BEBAS DI KECAMAAN OEBOBO KOTA KUPANG Nama : Martha Desnawaty Seubelan Nim : 17192982 Fakultas : Ekonomi Program Studi : Akuntansi ABSTRAKSI Kemauan membayar pajak perlu dimiliki bagi Wajib Pajak terkhususnya Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang, dikarenakan merupakan tanggung jawab pribadi sebagai warga negara yang taat akan peraturan yang berlaku. Pada kenyataannya saat ini masih ada sebagian orang yang belum sadar akan tanggung jawabnya dalam membayar pajak, seperti ada wajib pajak yang dengan suka rela mau membayar pajak dikarenakan tingkat pengetahuan dan pemahaman tentang pajak yang tinggi, dan juga ada wajib pajak yang tidak mau membayar pajak di karenakan mereka tidak mengetahui pentingnya membayar pajak. Dari latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran membayar pajak, pengetahuan peraturan perpajakan terhadap kemauan membayar pajak, dan persepsi yang baik atas efektifita sistem perpajakan terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang. Berdasarkan persoalan penelitian tersebut, maka hipoesis dirumuskan sebagai berikut: 1. Kesadaran membayar pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemauan membayar pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang. 2. Pengetahuan tentang peraturan perpajakan berpengaruh positif idak signifikan terhadap kemauan membayar pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang. 3. Persepsi yang baik atas efektifitas sistem perpajakan berpengaruh negatif terhadap kemauan membayar pajak wajib pajak orang pribadi yang melakukan pekerjaan bebas di Kecamatan Oebobo Kota Kupang.

PENGARUH BEBAN KERJA DAN PERILAKU PEMIMPIN TERHADAP SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA SYLVIA HOTEL PREMIER KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Beban Kerja Dan Perilaku Pemimpinterhadap Semangat Kerja Pegawai Pada Sylvia Hotel Premier Kupang” dengan persolanan utama dalam penelitian ini adalah apakah beban kerja berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang dan apakah perilaku pemimpin berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang.Serta tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang dan untuk menganalisis pengaruh perilaku pemimpin terhadap semangat kerja pegawai pada Hotel Sylvia Premier Kupang. Populasi dalam penelitian ini adalah80 pegawai pada Silvya Hotel Primier Kupang, kemudian sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 karyawan Hotel Sylvia Premier Kupang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioneratau Angket yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai beban kerja (X1), dan perilaku pemimpin (X2) terhadap semangat kerja (y). Kemudian dilakukan analisis dengan memasukan pengolahan data yang diperoleh dari responden tersebut ke dalam data tabel distribusi frekuensi untuk mengetahui frekwensi intensitas kondisi masing-masing variabel, setelah itu dilakukan analisis terhadap data yang diperoleh dengan menggunakan analisis regresi linier berganda.Analisis ini meliputi uji t (parsial), uji F (simultan), dan Uji R2. Hasil dalam penelitian ini berdasarkan analisis regresi menunjukan bahwanilai konstanta (a) sebesar 36,593memiliki makna, jika nilai Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin sebesar 0 (tidak ada) maka nilai koefisien Semangat Kerja adalah sebesar 36,593. Sedang Koefisien regresi (b) dari variabel Beban Kerja sebesar 0,576 artinya bahwa jika Beban Kerja dinaikkan sebesar 1 satuan maka Semangat Kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,576 dan Koefisien regresi (b) dari variabel Perilaku Pemimpin sebesar 0,286 artinya bahwa jika Perilaku Pemimpin dinaikkan sebesar 1 satuan maka Semangat Kerja akan mengalami peningkatan sebesar 0,066. Hasil uji t menunjukan bahwa nilai hipotesis pertamathitung (4,080) lebih besar dari ttabel(2,018),dan signifikansi (0,000) lebih kecil α (0,05) atau thitung >ttabel dan signifikansi <α, sehingga terbukti bahwa Beban Kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja pada Silvya Hotel Primier Kupang. Nilai hipotesis kedua thitung (1,003) lebih kecil dari ttabel(2,018),dan signifikansi (0,322) lebih besar α (0,05) atau thitung <ttabel dan signifikansi >α, sehingga terdapat bukti bahwa perilaku pemimpin tidakberpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerjapegawai pada Sylvia Hotel Premier Kupang. Berdasarkan hasil iji F menunjukan bahwa nilai Fhitung sebesar 8,347lebih besar dari Ftabel sebesar 3,22dan signifikan sebesar 0.001 lebih kecil dari pada alpha 0,05, sehingga terdapat bukti bahwa Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Semangat Kerja pada Sylvia Hotel Premier Kupang.Berdasarkan hasil analisis nailai determinasi R2 sebesar 0,294. Hal ini menunjukkan bahwa presentase sumbangan pengaruh variabel indenpenden Beban Kerja dan Perilaku Pemimpin terhadap variabel dependen Semangat Kerja sebesar 29,4% dan sisanya sebesar 70,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam penelitian ini. Koefisien Determinasi R2berpengaruh relatif lemah.

PENGARUH PERAN PERANGKAT DESA DAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DANA DESA (Studi Empiris Pada Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perang peran perangkat desa dan partisipasi masyarakat pada akuntabilitas pengelolaan dana desa. Penelitian ini dilaksanakan di kantor desa Oeletsala Kecamatan Taebenu. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu peran perangkat desa (X1), partisipasi masyarakat (X2). Variabel dependen yaitu akuntabilitas pengelolaan dana desa (Y). Data yang digunakan merupakan data primer. Responden dalam penelitian ini adalah perangkat desa beserta masyarakat desa Oeletsala. Teknik pengambilan sampel dengan metode purposive sampling dengan 40 responden. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Skala pengukuran data dengan skala ordinal. Data dianalisis dengan mengggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel peran perangkat desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, sedangkan variabel partisipasi masyarakat tidak berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa. Kata Kunci: Akuntabilitas pengelolaan dana desa, Peran perangkat desa, Partisipasi masyarakat.

A DESCRIPTIVE STUDY ON TEACHER’S READINESS IN IMPLEMENTING INTERNET- BASED TEACHING (INTERACTIVE AND INNOVATIVE) DURING COVID-19 IN SMA ADVENT NUSRA IN ACADEMIC YEAR 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Teacher’s readiness is the all condition of a teacher in teaching who overall ready to do the activity.This research aim to describe the ways of teacher’s readiness to implementing internet-based teaching during covid-19. The writer formulated the research question namely how do the teacher’s readiness in implementing internet-based teaching. The data was taken from interview using in-depth interview techniques with the English teacher who teach using internet then the writer transcribed, identified, classified and analyzed the data in conducting this research by using descriptive qualitative method. The result showed that the readiness of the English teacher who is good and ready internet facilities, lesson plan, elektronik media, communicate to parents that learning will be done remotely, prepare some applications that using for learning so availability of facilities or infrastructure that are enough to support the teacher always ready buying internet quota and electronic tools like smart phone and laptop that using in teaching. Besides that the teacher prepared her self to has skill and knowledge. The competence of knowledge and skills of teacher still really need good skills on the using of internet on some media technologies and internet application in teaching at SMA Advent Nusra.

A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIOVISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT A DESCRIPTIVE STUDY ON AUDIO VISUAL MATERIALS USED FOR TEACHING NUMBERS TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT SMP NEGERI BESTAUMUTI IN TOBU SUB-DISTRICT This research aims to perceive the used of audiovisual materials by the teacher in teaching numbers to junior high school. The writer formulated three research question namely, (1) what are the types of audiovisual materials used for teaching numbers, (2) how does the teacher get the sources of audiovisual materials, and (3) what are the challenges using audiovisual materials. Aims of this research are, to know the types of audiovisual materials used for teaching numbers, to know how does the teacher get the sources of audiovisual materials and to know the challenges using audiovisual materials. The data was taken from interview using in-depth interview techniques with the English teacher then the writer transcribed, identified, clasified and analyzed the data in conducting this research by using descriptive qualitative method. The result proves that the audiovisual materials that used by the teacher for teaching numbers are four types such as objects, demonstration, handout and audio video in order to help the students easy to understand and memorize the material. Besides the four types the teacher get the sources from internet by download and textbook from the school. There also the teacher found two challenges using the audiovisual materials such as time constrains and professional knowledge and technical know how.

A Descriptive Study On Door to Door English Learning During Covid19 Pandemic in SMPN Satu Atap Batulai in Kuli Aisele Village At Rote Regency

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This research aimed at knowing the advantages and disadvantages of door to door English learning during Covid-19 pandemic at SMPN Satu Atap Batulai. This research generally answered two questions as follows: (1) what are the advantages of the door-to-door English Learning during Covid-19 pandemic in SMPN Satu Atap Batulai in Kuli Aisele Village at Rote Regency? and (2) What are the disadvantages of the door to door English Learning during Covid-19 pandemic in SMPN Satu Atap Batulai in Kuli Aisele Village at Rote Regency. There were two teachers of SMPN Satu Atap Batulai involved in this study. To attain the aims of this study, the data were collected through interview and questionnaire. The collected data were analyzed using descriptive qualitative. The findings revealed that teachers had thirteen advantages and disadvantages during door to door English learning. The advantages included door to door learning is one of the solutions when online learning is not available, can encourage students motivation learning, can create a fun learning atmosphere, did not needed a lot of equipment, directing students towards a better environment, parents supporting students in learning, does not interfere the students time, got a good responses from students, and door to door learning was suited with covid-19 situation. Meanwhile, the disadvantages included door to door learning does not impact on physical activity and creativity of students, cannot increase the learning interest of students, teachers got some obstacles in learning, and the last, teachers experinced some losses in learning

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DI KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KUPANG Dierapemerintahaansekaranginibanyaksekaliterjadipembaharuanperaturanpemerintah yang sejalandenganberlakunyaundang-undangotonomidaerahuntukmenumbuhkankesadaranpembangundaerahsecara optimal. Hal tersebutberartipemerintahdaerahdiberikankewenanganuntukmenyelenggarakanpemerintahdaerah yang lebihluas, nyata dan bertanggungjawab. SehinggaPemerintah Daerah ditugaskanuntukmenjalankanrodapemerintahan, pembangunan dan layanansosialmasyarakatsertadiwajibkanuntukmenyampaikanlaporanpertanggungjawabankeuangandaerahnyauntukdinilaiapakahpemerintahdaerahtersebutberhasilmenjalankantugasdenganbaikatautidak. Oleh sebabituPemerintahdaerahdituntut agar pengelolaankeuangandaerahsecarabaik yang harusdilakukandalammewujudkantujuanpemerintahan yang bersih(clean goverment), dimanapengelolaankeuangandaerah yang baikadalahkemampuanmengontrolkebijakankeuangandaerahsecaraekonomis, efisien, transparan dan akuntabel. Pemerintah Daerah harusdapatmempertanggungjawabkanpengelolaankeuangandaerahmelaluiLaporanKeuangan. Undang-UndangNomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara dan Undang-UndangNomor 9 Tahun 2015 tentangPerubahanKedua Atas Undang-UndangNomor 23 Tahun 2014 tentangPemerintah Daerah, yang mengaturbentukpertanggungjawabandalampenyelenggaraankegiatanpemerintahan, dalamhalinidenganmenyampaikanlaporanpertanggungjawabanberupalaporankeuangan. MenurutPeraturanPemerintahNomor 71 Tahun 2010, apabilainformasi yang terdapatdalamLaporanKeunganPemerintah Daerah telahmemenuhikriteriakarakteristik yang ditetapkanmakapemerintahdaerahmampumewujudkantransaparasi dan akuntabilitasdalampengelolaankeuangandaerah. Informasi yang terkandungdalamlaporankeunganharussesuaidenganstandar yang ditetapkan, apabilatidaksesuaimakaakanmengakibatkankerugiandaerah, potensikekuranganpenerimaan, kelemahanadministrasi, ketidakefisien dan ketidakefektifan. Kualitaslaporankeuanganadalahsejauh mana laporankeuanganmenyajikaninformasi yang benar dan jujur. Hal iniberartibahwakualitaslaporankeuanganmenunjukkankonsepkualitasinformasidarilaporantersebut. SehinggaberdasarkanpenjelasantersebutmakadapatmenjadiacuanuntukmenganalisisFaktor-faktorapasaja yangdapatmempengaruhiKualitasInformasiLaporanKeuangan. Faktor-faktor yang dapatmempengaruhikualitasinformasilaporankeuangandiantaranyayaituPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, Dan KomitmenOrganisasi. Objek yang akanditelitidalampenelitianiniadalah Badan Keuangan dan AsetPemerintah Daerah Kota Kupangdenganjumlahpegawaisebanyak 85 orang. Teknik analisis data yang penelitigunakandalampenelitianiniuntukmengetahuipengaruhPengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi, dan KomitmenOrganisasiterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan, penelitimenggunakan Uji AnalisisRegresi Linear Berganda, Uji Parsial (Uji t), Uji Simultan (Uji F) dan Uji koefisienDeterminasi (R2). Dari hasilpenelitian yang dilakukan, penelitidapatmenyimpulkanbahwaSecaraparsialterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. SedangakansecarasimultanterdapatpengaruhPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4) teterhadapKualitasInformasiLaporanKeuangan pada Pemerintah Daerah Kota Kupang. Hal inidibuktikandenganperolehanhasilpengujiandidapatihasilanalisisregresi linier bergandadengannilaikonstan a sebesar 1.103 sedangkankoefesienregresibˡ = 0.176, b² adalah 0.143, b3adalah 0.113, b4adalah 0.925. Sehinggadapatdimasukandalampersamaananalisisregresi linier bergandayaitu Y = 1.103 + 0.176X1 + 0.143X3 + 0.113X3 + 0.925X4+e. Selainituhasil Uji hipotesispertamayaituterdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPengawasan Internal (X1) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 8.279>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelKapasitasSumberDayaManusia (X2) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0010,05 dan nilaiT_hitung 3.542>1,664. Selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanTeknologiInformasi(X3) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0040,05 dan nilaiT_hitung 2.978>1,664. Dan selanjutnya terdapatpengaruhpositif dan signifikanvariabelPemanfaatanKomitmenOrganisasi(X4) terhadapvariabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dengandibuktikannilai sig 0,0000,05 dan nilaiT_hitung 28.210>1,664. Berdasarkan perolehan hasil uji koefisien determinasi (R2) sebesar 0.970. Artinyabahwasebesar 97% variabelKualitasInformasiLaporanKeuangan (Y) dapatdijelaskan oleh variabelPengawasan Internal (X1), KapasitasSumberDayaManusia (X2), PemanfaatanTeknologiInformasi (X3) dan KomitmenOrganisasi (X4). Sedangkanselisihnya 3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidaktermasukdalampenelitianini. Kata Kunci :KualitasInformasiLaporanKeuangan, Pengawasan Internal, KapasitasSumberDayaManusia, PemanfaatanTeknologiInformasi dan KomitmenOrganisasi.

PENGARUH CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HANDPHONE OPPO DI KOTA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH CITRA MEREK DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HANDPHONE OPPO DI KOTA KUPANG Nama : Marlin Yati Bani Nim : 17413325 Fakultas : Ekonomi Program Studi/Jalur Minat : Manajemen/Pemasaran Banyaknya pilihan merek dan model handphone di pasaran akan mempengaruhi sikap seseorang terhadap pembelian dan pemakaian handphone. Faktor citra merek dan kualitas produk merupakan indikator yang mempengaruhi terbentuknya keputusan pembelian konsumen untuk membeli sebuah produk. Kemampuan perusahaan dalam menciptakan produk yang inovatif dan sesuai keinginan dan perilaku konsumen. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemui dilokasi penelitian yaitu apakah citra merek dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk handphone oppo di kota kupang. Kemudian penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah citra merek dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk handphone oppo di kota kupang. Menurut Kotler dan Keller (2009), citra merek adalah proses dimana seseorang memilih, mengorganisasikan, dan mengartikan masukan informasi untuk menciptakan suatu gambaran yang berarti. Kertajaya (2007) mengemukakan pendapatnya bahwa yang dimaksud dengan citra merek adalah gebyar dari seluruh asosiasi yang terkait pada suatu merek yang sudah ada di benak konsumen. Proses pengambilan keputusan diawali dari adanya kebutuhan yang berusaha untuk terpenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini terkait dengan beberapa alternatif sehingga perlu dilakukan evaluasi yang bertujuan untuk memperoleh alternative yang baik dari konsumen. Menurut Kotler (2014:184) keputusan pembelian konsumen yaitu keputusan akhir perorangan dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumen pribadi. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di sekitaran kota kupang, dan sampel dari penelitian ini sebanyak 100 orang sebagai responden. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Regresi Linear Berganda. Hipotesis pertama (H1) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel citra merek (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0.041 > 0,05, dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 100-3-1) = ( 0,025;96 ) =1,984. Berarti nilai t hitung > t tabel ( 2.070 >1,984 ), maka Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa citra merek (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (Y) di Kota Kupang. Hipotesis kedua (h2), hipotesis kedua (H2) ditolak dari hasil perhitungan regresi linear berganda diperoleh dari nilai signifikan untuk pengaruh variabel kualitas produk (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) adalah 0,000 0,05 , dan t tabel = t (α/2; n-k-1 = (0,05/2; 100-3-1) =( 0,025;96 ) =1,984. Berarti nilai t hitung > t tabel (10,747> 1,984 ), maka Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kualita produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian(Y) produk handphone oppo Di Kota Kupang. Hasil uji simultan ( uji f), hasil pengujian maka nilai t hitung sebesar 1,446 dengan nilai f tabel sebesar 84.379 dan tingkat signifika sebesar 0,000. Karena nilai f hitung lebih kecil dari f tabel dan tingkat signifikan lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 maka dapt disimpulkan bahwa citra merek (X1), kualitas produk(X2) terdapat pengaruh bersama- sama terhadap keputusan pembelian produk handphone oppo di Kota Kupang.

ANALISIS PENGARUH KERAGAMAN PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA U.D SARI JAYA KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH KERAGAMAN PRODUK DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA U.D SARI JAYA KUPANG Setiap perusahaan dalam menjalankan bisninya selalu berupaya maksimal untuk mencapai profitabilitas, dengan tujuan mempertahankan kelangsungan bisnisnya. Oleh karena itu perusahaan perlu menjalankan strategi pemasaran secara efektif agar dapat membentuk minat konsumen melakukan pembelian. Dengan terbentuknya minat pembelian tersebut maka konsumen akan menunjukkan sejumlah kecenderungan positif dalam suatu aktifitas berbelanja, yang berperan memberikan keuntungan bagi perusahaan. U.D Sari jaya yang teletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 164 Kelurahan Merdeka Kota Kupang, adalah salah satu unit bisnis yang bergerak dalam usaha penjualan barang-barang kebutuhan rumah tangga. Sebagai perusahaan yang berorientasi bisnis, maka sepatutnya setiap aktifitas yang dilakukan benar-benar diarahkan untuk mendorong minat konsumen melakukan pembelian. Namun hal tersebut masih sulit diwujudkan, dimana kondisi penjualan pada U.D Sari Jaya sejak tahun 2020 mengalami penurunan secara tajam. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh pelanggan yang berbelanja di U.D Sari Jaya Kupang, yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti, jumlah sampel atau responden yang harus diteliti adalah 96,4 responden. Namun untuk memudahkan penelitian ini maka jumlah sampel ditentukan sebesar 100 responden. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel keragaman produk (X1) memiliki pengaruh terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 8,058 dengan tingkat signifikan 0,000 sehingga variabel bebas keragaman produk berpengaruh terhadap keputusan minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang. Dalam penelitian ini hasil menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan (X2) berpengaruh terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang, hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian yang memiliki nilai t hitung sebesar 3,943 dengan tingkat signifikan 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap minat beli konsumen pada U.D Sari Jaya Kupang.

PENGARUH PENGELOLAAN ATRAKSI, AMENITAS DAN AKSESIBILITAS TERHADAP PENGEMBANGAN OBYEK WISATA MOTADIKIN DI KABUPATEN MALAKA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Objek wisata merupakan bagian yang sangat penting dalam perkembangan sebuah daerah tujuan wisata, objek wisata yang baik dapat memberikan opini yang positif terhadap wisatawan potensial untuk berkunjung ke suatau destinasi atau daerah tujuan wisata.Mengembangkan suatu objek wisata di suatu daerah tujuan wisata tidak bisa melepaskan komponen produk atraksi, aksesibilitas maupun fasilitas karena ketiga komponen ini dapat menjadikan daya tarik suatu objek wisata. Pengelolaan ketiga komponen produk pariwisata dengan baik maka akan berimplikasi positif terhadap citra objek wisata tersebut. Pengelolaan objek wisata dengan basis atraksi yang baik harus didukung oleh komponen aksibilitas dan amenitas, aksibilitas memberikan kemudahan kepada pengunjung untuk menjangkau suatu objek wisata sementara fasilitas dapat memenuhi kebutuhan pengunjung selama mereka menikmati atraksi di suatu objek wisata yang dipilihnya.Suatu tempat dapat dikembangkan menjadi sebuah destinasi wisata terutama perlu memenuhi 4 (empat) komponen kepariwisataan yang disebut 4A, yakni Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas dan Ansilari (Sugiama, 2014). Atraksi merupakan komponen yang signifikan dalam menarik wisatawan. Modal atraksi yang menarik kedatangan wisatawan itu ada tiga, yaitu: Natural Resources (alami), Atraksi wisata budaya, dan Atraksi buatan manusia itu sendiri. Modal kepariwisataan itu dapat dikembangkan menjadi atraksi wisata ditempat dimana modal tersebut ditemukan. Keberadaan atraksi menjadi alasan serta motivasi wisatawan untuk mengunjungi suatu daya tarik wisata (DTW). Aksesibilitas adalah sarana dan infrastruktur untuk menuju destinasi. Akses jalan raya, ketersediaan sarana transportasi dan rambu-rambu penunjukjalan merupakan aspek penting bagi sebuah destinasi. Amenitasadalah segala fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan selama berada di destinasi. Amenitas berkaitan dengan ketersediaan sarana akomodasi untuk menginap serta restoran atau warung untuk makan dan minum. Kebutuhan lain yang mungkin juga diinginkan dan diperlukan oleh wisatawan, seperti toilet umum, rest area, tempat parkir, klinik kesehatan, dan sarana ibadah sebaiknya juga tersedia di sebuah destinasi. Tentu saja fasilitas-fasilitas tersebut juga perlu melihat dan mengkaji situasi dan kondisi dari destinasi sendiri dan kebutuhan wisatawan. Tidak semua amenitas harus berdekatan dan berada di daerah utama destinasi. Penelitian yang penulis lakukan disini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Motadikin Malaka . Dengan teknik pengumpulan data melalui pembagian kuesioner kepada 100 responden di Motadikin. dan sampel dari penelitian ini adalah pengunjung Motadikin sebanyak 100 responden. Dalam. Sedangkan didalam pembahasannya digunakan metode deskriptif yaitu metode yang menggambarkan keadaan yang terjadi dilapangan secara sistematis. Adapun metode yang digunakan dalam menentukan sampel yang diambil menggunakan teknik non probability sampling yaitu incidental sampling dimana siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti pada Motadikin dapat dijadikan sebagai Sampel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengelolaan atraksi, amenitas dan aksesibilita tidak mempengaruhi pengembangan obyek wisata Motadikin.Hasil uji koefisien determinasi ( R2 )dapat diketahui besarnya koefisien determinasi (R2) adalah sebesar 0,21 yang menegandung penegrtian bahwa penagruh variabel pengelolaan atraksi (X1), pengelolaan2 amenitas(X2),dan pengelolaan aksesibilitas (X3), terhadap pengembangan obyek wisata (Y) adalah 21% dan sisanya 79% dipengeruhi variabel lain. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah disajikan maka kiranya dapat memberikan manfaat pada pihak-pihak lain yang terkait atas penelitian ini.

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEMAMPUAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PT. TELEKOMONIKASI INDONESIA KUPANG (Studi Kasus pada PT. Telekomonikasi Indonesia Kupang)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prestasi kerja yang tinggi akan meningkatkan produktivitas perusahaan, menurunkan tingkat keluar masuk karyawan, serta memantapkan manajemen perusahaan. Selain itu tingkat prestasi kerja yang tinggi dapat memberi-kan keuntungan tersendiri, seperti meningkatkan gaji, memperluas, kesempatan untuk dipromosikan, menurunnya kemungkinan untuk didemosikan, serta membuat karyawan semakin ahli dan berpengalaman dalam bidang pekerjaanya. Sebaliknya, tingkat prestasi kerja pegawai yang rendah menunjukkan bahwa karyawan tersebut sebenarnya tidak kompeten dalam pekerjaannya, akibatnya ia sukar untuk dipromosikan ke jenjang yang tingkatnya lebih tinggi, dan pada akhirnya dapat juga menyebabkan karyawan tersebut mengalami pemutusan hubungan kerja. Untuk itu peningkatan prestasi kerja karyawan PT. Telekomonikasi Indonesia Kupang harus dilakukan melalui perubahan sikap dan perilakunya dalam bekerja. Peningkatan prestasi kerja karyawan tercapai karena didukung oleh adanya kemampuan yang dimiliki oleh setiap karyawan tersebut. Kemampuan kerja merupakan kontribusi yang sangat besar terhadap prestasi kerja. Memang tidak mudah memampukan pegawai karena kemampuan kerja merupakan hal yang bersifat individual. Setiap individu akan memiliki tingkat kemampuan yang berbeda-beda dalam dirinya. Hal ini sesuai dengan pengertian kemampuan itu sendiri Kemampuan merupakan suatu kapasitas individu untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan (Stephen P Robbins 1996:82). Kemampuan individu yang ingin digunakan dan mungkin juga tidak. Kemampuan individu ini terdiri dari kemampuan fisik dan mental. Seorang karyawan yang tidak memiliki kemampuan untuk menganalisis persoalan mungkin sekali tidak akan berusaha bersungguh-sungguh untuk memecahkan persoalan dalam pekerjaanya. Pemberian motivasi menjadi kebutuhan penting bagi pegawai. Motivasi ini melalui serangkaian usaha tertentu yang sesuai dengan kebijakan perusahaan. Dalam memberikan motivasi antar pegawai tidak sama. Hal ini karena pegawai memiliki cara pandang yang berbeda dalam menerima adanya motivasi. Kegiatan tersebut harus diarahkan pada pencapaian tujuan perusahaan sehingga prestasi pegawai bisa terarah dengan baik. Berdasarkan penjelasan diatas tersebut maka dalam penelitian ini peneliti akan membahas pengaruhmotivasi kerja dan kemampuan kerja terhadap prestasi kerja pada PT. Tekom Kupang. Dalam penelitian ini metode yang peneliti gunakan adalah metote kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik random atau sampel acak yang didasarkan pada kriteria pekerjaan dan tingkat jabatan. Sehingga diperoleh sampel sebanyak 36 orang dari jumlah populasi sebanyak 72 orang karyawan yang bekerja di PT. Tekom Kupang. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa secara simultan dan parsialmotivasi dan kemampuan kerja berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan di PT. Tekom Kupang. Pada Uji Tmenunjukkan bahwa hasil pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan pengaruh motivasi kerja (X1) terhadap prestasi kerja (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel motivasi kerja (X1) ditemukan t hitung = 5.415 lebih besar t tabel = 1.904 dan tingkat Sig. = 0,00 lebih kecil dari 0,05. Selain itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis pertama yaitu adanya hubungan pengaruhiKemampuan kerja (X2) terhadap prestasi kerja karyawan (Y). Hal ini dibuktikan bahwa variabel kemampuan kerja (X2) ditemukan t hitung = 2.279 lebih besar t tabel = 1,904 dan tingkat Sig. = 0,029 lebih kecil dari 0,05.Dan terakhir berdasarkan pada hasil uji koefisien determinasi (R2) diketahui besarnya koefisien determinasi R2 adalah 0. 644 atau 64,4%. Hal ini berarti besarnya pengaruh motivasi kerja dan kemampuan kerja terhadap prestasi kerja adalah 64,4%. Sedangkan pengaruh sebesar 35,6% disebabkan oleh faktor lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING BERBASIS ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MET’ANA KECAMATAN KUANFATU TAHUN AJARAN 2020/2021.

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUHMODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMTING BERBASIS ACTIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMP NEGERI MET’ANA KECAMATAN KUANFATU TAHUN AJARAN 2020/2021 Kase M. M* Nomleni Th. F)** Foeh. Y** TujuandalampenelitianiniadalahUntukmengetahuipengaruh modelpembelajaranprobing promtingberbasisactive learningterhadapkemampuanberpikirkritissiwapadakelas VIIISMP NegeriMet’ana.Metode yang digunakandalampenelitianiniadalahmetodeEksperimenyaitubertujuanuntukmengetahuihubunganvariabelbebasterhadapvariabelterikat.Metode yang digunakanadalahmetodeeksperimendengandesainPosstest-Only Control Design.Populasiseluruhsiswakelas VIII berjumlah31siswadansampelkelas VIIIAdankelas VIIIB berjumlah14 siswa.Teknikpengambilansampel yang digunakanadalahPurposive Sampling.Pengumpulan data dilakukandengantes.Teknikanalisis data menggunakanUji t, denganbantuanSPSS.Berdasarkan hasil uji homogenitas diperoleh nilai F sebesar 4,124 serta hasil uji hipotesis diperoleh nilai t 9,032 dengan signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh berpikir kritis siswa antara kelas kontrol dan eksperimenHasilpenelitianmenunjukkanbahwapenggunaanModel PembelajaranProbing promtingberbasisactive learningpadakelaseksperimenlebihtinggiyaituMemberikanpenjelasansederhana93%, Membangunketerampilandasar93,00%, Menyimpulkan87,14%,Memberikanpenjelasanlebihlanjut 86,00%.danMengaturstrategidantaktik92,85%. Dibandingkandengankemampuanberpikirkritis padakelasKontrol.Sehinggadapatdisimpulkanbahwaadapengaruh yang signifikandalammodelpembelajaranprobing promtingterhadap kemampuan perpikir kritis siswa di SMP NegeriMet’anaKecamatanKuanfatuTahunAjaran 2020/2021.

ANALISIS AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI SATAP NASI KECAMATAN AMANATUN UTARA TAHUN AJARAN 2021/2022

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAC ANALYSIS OF STUDENS’ LEARNING ACTIVITY IN CLASS VIII AT THE STATE SMP SATAP NASI AMANATUN UTARA DISTRICT ACADEMIC YEAR 2021/2022 Benu, N. M.* Manu, T. S. N.** Blegur, J.** Learning activities are activitiescarried out in the classroom to obtain a very pleasant learning. Learning activities play a role in the learning outcomes that will be obtained by students. The purpose of this study was to analyze the learning activities of class VIII students at SMP Negeri Satap Nasi. The method used in this research is descriptive method. The subject in this study were students of class VIII SMP data analysis technique questionnaire with the percentage formula.The population of this study was 34 students. Data collection techniques used in the from of a questionnaire. The results obtained from visual 68,02% whit very good qualifications, Verbal activity 67,64%, listening activity 70,22%, writing activity 85,29%, drawing activity 79,41%, mental activity 68,62%. The presentage of assessment shows a positive response to students learning activity while the analisis for visual activitiest is very good because students pay attention to whatis conveyed by their friends when presenting the results of the discussion,oral activity is seen from student readiness, namely when students understand the learning material students will listen to the material presented by the theacer is asking ant the students do not understand what is explainedby the theacher students will ask questions, lisening activities students will listen to the material presented by theacer and the opinions conveyed by their friends, writing activities are good because every material presented explain the teacher will be written in their notebook and will be checked and reated by the theacer, drawing activities of student who have a talent for drawing will create concept maps from the explanations given by the teacher to facilitate understanding, good mental activityes because students have the courage to respond to opinions during discussion presentations. The conclusion of learning activiteas is active student involvement in the from of physical and spiritual activities during the learning process in order to support success and benefit from these learning activiteas.

IDENTIFIKASI JENIS -JENIS DAN KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN LUMUT (BRIOPHYTA) YANG BERPOTENSI SEBAGAI BAHAN OBAT DI TAMAN WISATA ALAM RUTENG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK “Identifikasi Jenis-Jenis dan Keanekaragaman Tumbuhan Lumut (Briophyta) yang Berpotensi Sebagai bahan Obat di Taman Wisata Alam Ruteng”. Atmajaya, R* Rupidara, A.D.N** Bullu, L. N*** Danau Ranamese adalah salah satu objek wisata alam yang berada di wilayah Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur yang memiliki biodiversitas makhluk hidup yang tinggi, salah satunya adalah tumbuhan lumut.Kondisi lingkungan di kawasan Danau Ranamese yang masih terjaga menjadikanlumut tumbuh subur dan memiliki variasi yang cukup beragam. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui jenis-jenis tumbuhan lumut (Briophyta) yang berpotensi sebagai bahan obat diTaman Wisata Alam (TWA) Danau Ranamese Kabupaten Manggarai. Penelitian inidilakukan pada bulan Juli 2021, menggunakan metode eksploratif dengan teknik survei, dan wawancara. Analisis data penelitian dilakukan secara deskriptif tumbuhan lumut yang berkhasiat obat di lokasi penelitian dan menghitung jenis dominansi, Fi, FRi, Di, RDi, dan INP tertinggi. Dari hasil penelitian yang ada di tiga stasiun dapat disimpulkan bahwa di Danau Ranamese Kabupaten Manggarai Timur tumbuhan lumut yang teridentifikasi sebanyak 15 jenis,yang memiliki potensi sebagai lumut obat sebanyak 2 spesies yaitu Marchantia polymorpha dan Camphylopus pyriformis.Dari hasil perhitungan dominansi, jenis lumut yang ditemukan dari lokasi penelitian yang mempunyai potensi sebagai obat adalah spesies Marchantia polymorphayaitu Fi=0,88, RFi= 72,72 %, Di= 0,017, RDi= 0,80%, INP= 73,52.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Taman Wisata Alam Danau Ranamese maka dapat disimpulkan bahwa lumut yang ditemukan di TWA Danau Ranamese terdiri dari 15 spesies antara lain Pellia epiphylla, Marchantia polymorpha, Marchantia sp, Hiophyla apiculata, Barbula indica, Andreaea acutifolia, Sphagnum suarrosum, Andreaea gainii, Camphylopus pyriformis, Octoblepharum albidum, Dumortiera Hursuta, Phaeoceros laevis, Fontinalis antipyretica, Haplomitrium blumei. Dari 15 jenis lumut yang ditemukan ada 2 jenis lumut yang berpotensi sebagai bahan obat tradisional adalah Marchantia polymorpha dan Camphylopus pyriformis. Kata kunci: Danau Ranamese, identifikas lumut, keanekaragaman lumut berkhasiatobat.

IDENTIFIKASI PENYEBAB KESULITAN DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 8 KOTA KUPANG SEMASA PANDEMI COVID-19

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IDENTIFIKASI PENYEBAB KESULITAN DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 8 KOTA KUPANG SEMASA PANDEMI COVID-19 Benu, L. M)* Manu, N. S. T)** Nggadas, P.E. D)** Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Dalam kegiatan pembelajaran selalu melibatkan dua perilaku aktif, yaitu guru dan peserta didik, dan dalam proses pembelajaran di sekolah baik guru maupun peserta didik, pasti mengharapkan agar mencapai hasil yang sebaik-baiknya. Kesulitan belajar juga di alami dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Pandemi covid-19 merenggut banyak hal dan kemudian membentuk sebuah tatanan hal baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan yang dialami oleh setiap guru IPA dan peserta didik dan upaya guru IPA dan peserta didik mengatasi kesulitan dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi analisis kualitatif verifikatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesulitan yang dialami oleh setiap guru IPA dan peserta didik dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022 yaitu untuk pada guru IPA adalah persiapan, memahami kemampuan siswa, keterbatasan ekonomi pada siswa, fasilitas pendukung dan untuk pada peserta didik adalah minat, motivasi, cita-cita, peran guru, ketersediaan sarana dan prasarana, lingkungan sosial di rumah dan upaya guru IPA dan peserta didik mengatasi kesulitan dalam pembelajaran di SMP Negeri 8 Kota Kupang semasa pandemi Covid-19 Tahun Ajaran 2021/2022 yaitu guru memaparkan metode evaluasi dan memberi tugas tambahan. KATA KUNCI: Identifikasi Penyebab Kesulitan, Pembelajaran IPA, Pandemi Covid-19 Keterangan: * Peneliti **Pembimbing ABSTRACT IDENTIFICATION OF THE CAUSES OF THE DIFFICULTY IN LEARNING SCIENCE AT JUNIOR HIGH SCHOOL 8, KUPANG CITY DURING THE COVID-19 PANDEMIC Benu, L. M)* Manu, N. S. T)** Nggadas, P.E. D)** Learning is a process of student interaction with educators and learning resources in a learning environment. In learning activities always involve two active behaviors, namely teachers and students, and in the learning process in schools both teachers and students, certainly expect to achieve the best results. Learning difficulties are also experienced in learning Natural Sciences (IPA). The Covid-19 pandemic has taken many things and then formed a new order of things. The purpose of this study was to find out the difficulties experienced by every science teacher and students and the efforts of science teachers and students to overcome difficulties in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic for the 2021/2022 Academic Year. This research method is a research with a qualitative approach. The data analysis model used in this study is a verification qualitative analysis strategy. The results showed that the difficulties experienced by every science teacher and students in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic for the 2021/2022 academic year, namely for science teachers were preparation, understanding student abilities, economic limitations on students, facilities Supporters and for students are interests, motivations, ideals, the role of the teacher, the availability of facilities and infrastructure, the social environment at home and the efforts of science teachers and students to overcome difficulties in learning at SMP Negeri 8 Kupang City during the Covid-19 pandemic. The 2021/2022 teaching is that the teacher explains the evaluation method and gives additional assignments. KEYWORDS: Identification of Causes of Difficulties, Science Learning, Covid-19 Pandemic Description: * Researcher **Supervisor

Analisis Produktivitas Primer Fitoplankton pada Daerah Penangkapan Alat Tangkap Lampara di Perairan Oeseli Kabupaten Rote Ndao

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fitoplankton merupakan salah satu parameter tingkat kesuburan suatu perairan. Fitoplankton berkontribusi sangat besar untuk mengetahui produktivitas primer di perairan.Jika jumlahfitoplankton dalam perairan tinggi maka perairan tersebut cenderung memiliki produktivitas tinggi.Perairan Oeseli merupakan salah satu daerah penangkapan bagi nelayan setempat dan dari desa lainnya. Salah satu sumber makan ikan pelagis kecil adalah fitoplankton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitoplankton di daerah penangkapan lampara perairan Oeseli yang ditemukan di kedalaman 1 m sebanyak 67 jenis. Kelimpahan fitoplankton tertinggi di kedalaman 1 m pada siang hari sebesar 6324 sel/L, sedangkan terendah pada malam hari sebanyak 4682,9 sel/L. Kelimpahan pada kedalaman 5 m tertinggi pada siang hari sebanyak 5084,8 sel/L dan terendah adalah di sore hari sebanyak 3932,8 sel/L. Nilai keanekaragaman (H’) di daerah penangkapan lampara Perairan Oeseli baik kedalaman 1 m dan 5 m pada pagi, siang, sore dan malam tergolong tinggi. Nilai dominansi fitoplankton di daerah penangkapan lampara perairan Oeseli pada kedalaman 1 m berkisar antara 0,020-0,021, sedangkan di kedalaman 5 m nilai dominansi fitoplankton berkisar antara 0,021-0,023. Hubungan atau korelasi yang terjadi sangat kuat dan positif antara parameter kimia (nitrat) dan kelimpahan fitoplankton dengan nilai korelesi (R²) sebesar 0,724; kecerahan dan kelimpahan fitoplankton dengan nilai korelesi (R²) sebesar 0,611.

TINGKAT KEBERHASILAN PENETASAN TELUR PENYU LEKANG (Lepidochelys olivacea) PADA SARANG SEMI ALAMI DENGAN KEDALAMAN BERBEDA DI TEMPAT PENANGKARAN SAHABAT PENYU LOANG DESA RIA BAO KECAMATAN NAGAWUTUNG KABUPATEN LEMBATA

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MAGDALENA OHE WATUN (16383047) Tingkat Keberhasilan Penetasan Telur Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) pada Sarang Semi Alami dengan Kedalaman Berbeda di Tempat Penangkaran Sahabat Penyu Loang Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Alfred G. O. Kase S.Pi, M.Si.,Ph.D dan Rockie R. L. Supit S.Pi, M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penyu merupakan salah satu hewan yang sebagian besar hidupnya berada di laut, kecuali untuk bertelur. Pantai Loang adalah salah satu pantai yang menjadi lokasi bersarang penyu di Pulau Lembata. Pantai ini terletak di Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada beberapa jenis penyu yang ditemukan melakukan pendaratan dan bersarang di Pantai Loang salah satunya adalah jenis Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea).Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat keberhasilan penetasan telur penyu lekang (Lepidochelys olivacea) pada sarang semi alami dengan kedalaman berbeda di tempat Penangkaran Sahabat Penyu Loang Desa Ria Bao Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengamatan langsung&survey, melakukan wawancara dengan petugas lapangan Sahabat Penyu Loang dan masyarakat Desa Ria Bao, serta melakukan pengukuran parameter yaitu suhu dan kelembaban pasir. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah tiga kedalaman sarang semi alami yang berbeda, yaitu kedalaman 20 cm, 40 cm dan 60 cm, setiap perlakuan memiliki 3 ulangan sehingga secara keseluruhan berjumlah 9 buah sarang. Masing-masing sarang di isi dengan jumlah telur 30 butir setiap satu sarang. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Rata-rata suhu mingguan pada empat waktu pengukuran dengan tiga kedalamanyaitu 30,4 °C (06.00), 31,2 °C (12.00), 30,8 °C (18.00) dan 30,1 °C (00.00) dari rata-rata suhu mingguanperubahan suhu pada jam 12.00 lebih tinggi, dan nilai pH yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian yaitu 7.Rata-rata Tingkat keberhasilan penetasan pada masing-masing kedalaman yaitu 51,11% (20 cm), 62,22% (40 cm), 53,33% (60 cm). Kedalaman terbaik terjadi pada kedalaman 40 cm dimana angka keberhasilannya tinggi yaitu 66.22%.

UJI KUALITAS AIR PADA MATA AIR OELEKAM DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UJI KUALITAS AIR PADA MATA AIR OELEKAM DESA OELTUA KECAMATAN TAEBENU KABUPATEN KUPANG Hana, R. T. Y)* Ledo, E. S. M)** Solle, R. L. H)** Air merupakan senyawa kimia yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan makhluk lainnya. Salah satu mata air yang sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Kupang adalah mata air Oelekam. Tujuan dari penelitian ini untuk Menguji Kualitas Mata Air Oelekam Desa Oeltua Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang ditinjau dari parameter fisik, kimia dan mikrobiologi. Pengambilan sampel pada Mata Air Oelekam dengan 3 titik (Bagian Mata Air, Pusat Mata Air, dan Aliran Mata Air). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan data hasil pengukuran dari masing-masing parameter air dengan nilai Kriteria Mutu PP No. 82 Tahun 2001. Berdasarkan hasil penelitian pada Mata Air Oelekam diperoleh uji kualitas air pada suhu (23ºC), pH (7,23), dan uji total coliform (44/100 ml), memenuhi standar batas kriteria mutu air yang ditetapkan oleh PP No.82 Tahun 2001 yaitu dikategorikan sebagai kelas I. Kadar TDS (Titik A: 4000* mg/L, Titik B: 2000* mg/L, Titik C: 2000* mg/L), dan TSS (Titik A: 1.148* mg/L, Titik B: 1.134* mg/L, Titik C: 1.231* mg/L), melebihi standar kriteria mutu air yang ditetapkan dan termasuk pada kriteria mutu air sebagai peruntukannya yaitu kelas III dan kelas IV. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti aktivitas alam seperti erosi, pelapukan bebatuan/pengikisan batuan dan pembusukan daun. Kata kunci : Mata Air Oelekam, Kualitas Air, Desa Oeltua Keterangan * : Peneliti ** : Pembimbing

Isolasi Jamur Selulolitik Pada Daun Mangrove Avicennia marina (Forsk) Di Pantai Noelbaki

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamur endofit adalah jamur yang tumbuh pada jaringan tumbuhan. Salah satunya pada daun tumbuhan mangrove Avicennia marina. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jamur endofit pada daun mangrove Avicennia marina sebagai penghasil enzim selulase. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan dua perlakuan dan dua pengulangan. Analisis data disajikan secara deskriptif kualitatif yaitu deskriptif yang meliputi karakteristik makroskopis dan mikroskopis serta data kuantitatif jamur endofit penghasil enzim eksraseluler uji aktivitas enzim selulase pada media PDA diperkaya carboxy methyl cellulose (CMC) 1% dengan metode plug agar. Hasil Isolasi jamur endofit dari daun A. marina berjumlah 12 isolat dan setelah diidentifikasi diduga genus Aspergillus sp, Penicellium sp, genus Trichoderma sp, genus Mucor sp dan genus Neuscytalidium sp. Hasil uji enzim selulase eksraseluler pada media PDA yang diperkaya dengan CMC (1%), indicator congo red (0,1%) dan larutan Nacl 1 M terdapat 6 isolat sebagai penghasil enzim selulase yang ditandai dengan terbentuknya zona bening pada sekitar isolat dan jamur penghasil enzim selulase adalah dari genus Aspergillus sp, Trichoderma sp dan Neuscytalidium sp.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KANCING GEMERINCING DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI UPTD SMP NEGERI MAUTA KECAMATAN PANTAR TENGAH KABUPATEN ALORTAHUN AJARAN 2020/2021

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KANCING GEMERINCINGDALAM PEMBELAJARAN IPATERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI UPTD SMP NEGERI MAUTA KECAMATAN PANTAR TENGAH KABUPATEN ALORTAHUN AJARAN 2020/2021 Yalla S)* Tnunay P)** Ngginak J)** Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaranKancing Gemerincingterhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan jenis penelitian Quasi-Experimen dengan desain Posstest-Only Control Design. Populasi seluruh siswa kelas VIII berjumlah 51 siswa dan sampel kelas VIIIA dengan jumlah siswa 25 orang dan kelas VIIIB berjumlah 26 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teshasil belajar.Data hasil belajar siswa yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji t, dengan bantuan SPSS For Windows versi 25.0. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabelatau 10,015>2,009 dengansignifikan 0,000 atau kurang dari 0,5 hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh hasil belajar siswa antara kelas control dan eksperimen. Hal ini dapat dilihat dari pemahaman siswa mengenai pentingnya belajar membuat siswa menyadari bahwa untuk mendapatkan keberhasilan perlu adanya ketertarikan dalam memahami suatu konsep dalam pembelajaran, selain itu juga dapat dilihat dari sikap siswa yang berantusias dalam belajar dan memiliki rasa ingin tahu. Hal ini dikarenakan model pembelajaran Kancing Gemerincingini siswa dibiarkan belajar dalam kelompok, saling menguatkan, mendalami dan bekerja sama untuk dapat menguasai bahan sehingga dapat memberikan pengaruh pada hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi yaitu C1 80 %, C2 84,80%, C3 70% dibandingkan dengan hasil belajar siswa pada kelas control. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Kancing Gemerincing dalam pembelajaran IPA terhadap hasil pembelajaran siswa Di UPTD SMP Negeri Mauta Kecamatan Pantar Tengah Kabupaten Alor Tahun AJaran 2020/2021. Kata kunci : Pembelajaran, Model Pembelajaran Kancing Gemerincing,Hasil Belajar.