2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK “PENGARUH PENYALURAN KREDIT TERHADAP PROFITABILITAS DENGAN RESIKO KREDIT SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT TANAOBA LAIS MANEKAT KUPANG” Lembaga keuangan yang erat kaitannya dengan perekonomian negara adalah bank. Bank merupakan salah satu pelaku ekonomi yang berperan sebagai lembaga intermediasi yang perantara antara pihak yang membutuhkan dana dengan pihak yang kelebihan dana. Peran bank sebagai lembaga keuangan tidak terlepas dari jasa kredit. Dapat dikatakan bahwa kedit merupakan kegiatan utama dalam bidang perbankan. Tingkat kredit yang disalurkan menjadi indikator bagi bank dalam menghasilkan keuntungan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis pengaruh penyaluran kredit terhadap profitabilitas dan mengetahui dan menganalisis pengaruh penyaluran kredit terhadap profitabilitas dengan resiko kredit sebagai variabel moderasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer dan sekunder berupa dokumentasi. Pokok permasalahan dalam penelitian ini berupa penyaluran kredit berpengaruh terhadap profitabilitas pada BPR TLM, dan penyaluran kredit berpengaruh terhadap profitabilitas dengan resiko kredit sebagai variabel moderasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penyaluran kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Serta resiko kredit tidak dapat memoderasi pengaruh penyaluran kredit terhadap profitabilitas Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel X1 tidak dapat memodersi pengaruh variabel X2 terhadap variable Y. Hal ini terlihat dari nilai signifikansi penyaluran kredit (X1) 0.091>0.05 dan nilai thitung 3.088>0.05ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha ditolak dan H0 diterima yang berarti resiko kredit tidak dapat memoderasi pengaruh penyaluran kredit terhadap profitabilitas. Kata Kunci : Kredit, Resiko kredit, Profitabilitas.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “ Analisis Hubungan Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional Dalam Mngukur Komitmen Organisasi Pada PT. Telkom Witel NTT Kupang”.Skripsi ini ditulis oleh Maria Metriana Dahu Mali, NIM 17412205, Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Jalus Minat Manajemen Sumber Daya Manusia, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang (UKAW). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Faktor Personal (X1), Faktor Organisasional (X2), dan Faktor Non Organisasional (X3) terhadap Komitmen Organisasi (Y) Karyawan PT Telkom Witel NTT Kupang. Penelitian yang penulis lakuka disini adalah Penelitian Lapangan (Field Research) dengan menggunakan Statistik Deskriptif dengan bantuan tabel dalam jumlah presentase. Penelitian ini dilakukan di PT. Telkom Witel NTT Kupang dan Sampel dari penelitian ini sebanyak 65 orang sebagai responden. Dalam mengumpulka Data Penulis menggunakan Kuesioner. Sedangkan didalam pembahasannya menggunakan alat analisis Koefisien Korelasi. Hasil dari penelitian yang ini menunjukan bahwa Variabel Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Organisasional berhubungan positif dan Signifikan terhadap Komitmen Organisasi yakni Semakin baik Faktor Personal, Faktor Organisasional dan Faktor Non Organisasional maka semain baik juga Komitmen Organisasi. Faktor Personal merupakan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi Individu sangat memperngaruhi tingkat Komitmen Individu. Karyawan yang lebi bekerja lama dan tua tingkat Komitmennya lebih tinggi dibandingkan dengan Karyawan yang belum Lama bekerja dan usianya Masih muda. Jenis kelamin juga mempengaruhi Komitmen seseorang terhadap Organisasi, Karyawan Perempuan cenderung Lebih komit Terhadap Organisasional dibandingkan dengan Karyawan Laki-Laki. Menurut Larson (2005) bahwa pegawai yang mempunyai komitmen yang tinggi akan berusaha lebih dari pada mereka yang mempunyai komitmen yang rendah. Dalam bekerja disebuah organisasional atau perusahaan, seorang pekerja setidaknya pernah mengalami masalah, bahkan terkadang masalah yang dihadapi bisa mengancam perasaan untuk berkomitmen dengan organisasional atau perusahaan tersebut, misalnya ditegur dengan keras akibat kurang tanggap dalam menjalankan tugas, dipindah tugaskan dan diberikan beban pekerjaan yang melebihi deskripsi pekerjaan. Kata Kunci: Faktor Personal, Faktor Organisasional, Faktor Non Organisasional, dan Komitmen Organisasi
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam setiap organisasi memiliki cara tersendiri dalam pengelolaan manajemen sumber daya manusia untuk mencapai visi organisasi. Keberhasilan dalam setiap rencana organisasi merupakan satu ukuran tersendiri didalam diri masing masing individu yang ada dalam organisasi, Hal ini akan memberikan konsekuensi bahwa setiap organisasi harus merespon dan menghadapi semua tantangan yang terkait dengan perubahan lingkungan strategis. Agar tercapainya tujuan organisasi yang baik dimasa yang akan datang maka sumber daya manusia memiliki peran yang sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini dikarenakan Sumber Daya manusia mempunyai peran yang sangat penting seperti yang diketahui bahwa kinerja organisasi dipengaruhi dengan kualitas sumber daya manusianya. Kinerja yang baik merupakan hal yang tentunya diinginkan pencapaiannya oleh setiap perusahaan atau organisasi. Oleh sebab itu Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang dalam melaksanakan tugas atau pekerjaanya yaitu sesuai dengan tanggung jawab yang telah diberikan kepadanya dan merupakan hasil kerja yang telah dicapai oleh seseorang sesuai dengan standar yang telah ditentukan, dengan standar tersebut diharapkan kinerja seseorang dalam sebuah organisasi mampu menghasilkan mutu pekerjaan yang baik serta jumlah pekerjaan yang sesuai dengan standar (Siti Hidayah dan Haryani, 2013). Menurut Viethzal (2004: 309) kinerja pegawai adalah suatu fungsi dari motivasi dan kemampuan untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan seseorang sepatutnya memiliki derajat kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu. Kesediaan dan keterampilan seseorang tidaklah cukup efektif untuk mengerjakan sesuatu tanpa pemahaman yang jelas tentang apa yang akan dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya. Kinerja merupakan pelaku nyata yang ditampilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan sesuai dengan perannya dalam organisasi. Kinerja pegawai merupakan suatu hal yang sangat penting dalam upaya organisasi untuk mencapai tujuannya. Aspek yang paling mendasar dalam pengelolaan pegawai dalam organisasi adalah berkaitan dengan pengelolaan sikap kearah yang positif, sehingga karakteristik pekerjaan dan keadilan prosedural pegawai dapat mencapai hasil yang positif pula dalam peningkatan kinerja pegawai tersebut. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai adalah karakteristik pekerjaan. Membahas masalah karakteristik tidak lepas dari membahas rancangan pekerjaan. Menurut Handoko (2012: 155) menjelaskan bahwa karakteristik pekerjaan sangat mempengaruhi kinerja pegawai. Hal ini dikarenakan karakteristik pekerjaan adalah keberadaan suatu pekerjaan dalam organisasi yang disusun mulai dari design pekerjaan yaitu penetapan kegiatan-kegiatan individu atau kelompok karyawan secara organisasi. Selain itu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai adalah keadilan prosedural. Hal ini dikarenakan Perlakuan adil secara prosedur telah didemonstrasikan dapat meningkatkan kinerja pegawai (Rakhmawati Hijiyanti, 2013). Oleh sebab itu, keadilan dikatakan ada apabila karyawan merasa imbalan yang mereka terima sama dengan apa yang karyawan lain terima dengan kinerja dan pekerjaan yang sama. Menurut Rakmawati Hajiyanti (2013) menyatakan bahwa keadilan prosedural adalah persepsi yang ditujukan oleh karyawan ketika melihat perusahaan dalam menjalankan aturan-aturan yang ada. Dengan demikian, apabila aturan dilaksanakan dengan baik oleh perusahaan maka pegawai merasa diperlakukan secara adil dan sebaliknya. Jadi individu dalam organisasi akan mempersepsikan adanya keadilan prosedural pada saat aturan prosedur yang ada dalam organisasi dapat dilaksanakan dengan baik oleh para pengambil kebijakan. Sebaliknya apabila prosedur tersebut dilanggar maka individu dalam organisasi akan mempersepsikan adanya ketidak-adilan. Oleh karena itu, keputusan dibuat secara konsisten tanpa adanya pengaruh kepentingan pribadi di dalamnya. Penelitian ini dilakukan di Badan Pusat Statistik yaitu Lembaga Pemerintah Non-Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Badan Pusat Statistik memiliki visi, misi dan tujuan yang harus dicapai oleh setiap pegawainya. Dalam pencapaian visi, misis dan tujuan maka, dibutukan kinerja dari pegawai. Hal ini perlu dilihat dari sisi karakteristik pekerjaan dan keadilan prosedural agar dapat mencapai hasil maksimal. Sehingga yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan pegawai pada Badan Pusat Statistik Kota Kupang yang berjumlah 30 orang pegawai. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh karakteristik pekerjaan dan keadilan prosedural terhadap kinerja pegawai pada Badan Pusat Statistik Kota Kupang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan persamaan regresi linier berganda .yaitu Y = 4.012 + 0.337X1+ 0.263X2+e . Dari hasil tersebut menunjukan bahwa Koefisien bernilai positif yang artinya bahwa terjadi hubungan positif karakteristik pekerjaan dan Keadilan Prosedural terhadap Kinerja Pegawai. Hal lain dilihat juga dari perolehan uji T (Secara Parsial) dengan nilai signifikan karakteristik pekerjaan sebesar 0.0190,05 dan nilai 2.505>1.703 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial Ha diterima dan Ho ditolak atau variabel Karakteristik Pekerjaan (X1) berpengaruh dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y). Sedangkan keadilan prosedural memperoleh nilai signifikansebesar 0.0040,05 dan nilai 3.135>1.703 sehingga dapat disimpulkan bahwa, hasil uji stastistik menunjukan secara parsial Ha diterima dan Ho ditolak atau variabel Keadilan Prosedural (X2) berpengaruh dan signifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai (Y). Selain dari pada itu perolehan koefisien determinasinya (R2) adalah sebesar 0.557. Sehingga 55.7% variabel kinerja pegawai (Y) dapat dijelaskan oleh variabel karakteristik pekerjaan (X1), dan variabel keadilan prosedural (X2) Sedangkan selisihnya 44.3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat Kota Kupang ABSTRAK Salah satu hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pegawai adalah kinerja pegawai. Suatu organisasi dapat bertahan jika kegiatan pegawai didukung oleh kinerja pegawai. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja pegawai adalah dengan cara memperhatikan pengembangan sumber daya manusia pegawai, kepuasan kerja pegawai. Pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan merupakan hal penting yang mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu pengembangan sumber daya manusia dan kinerja pegawai merupakan komponen penting dalam memberikan motivasi bagi pegawai dalamberkerja. Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemukan dilokasi penelitian yaitu apakah pengembangan sumber daya melalui pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai Pada Kantor Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat Kota Kupang Konsep penelitian dalam skripsi ini adalah , pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan, dan kinerja pegawai. Menurut Simamora (2003:45), kinerja adalah ukuran keberhasilan organisasi dalam mencapai misinya. Sedangkan Riniwati (2011:50) mendefinisikan kinerja adalah unsur pencatatan hasil kerja SDM dari waktu kewaktu sehingga diketahui sejauh mana hasil kerja SDM dan perbaikan apa yang harus dilakukan agar di masa mendatang lebih baik. Untuk mencapai sasaran dan tujuan perusahaan, organisasi disusun dalam unit-unit kerja yang lebih kecil, dengan pembagian kerja, sistem kerja dan mekanisme kerja yangjelas. Dari hasil penelitian, dalam analisis pendahuluan yang mengunkan analisis deskriptif presentase diketahui bahwa pengaruh pengembangan sumberdayamanusia melalui pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai Pada Kantor Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Dan Pendidikan Masyarakat Kota Kupang berada dalam kategori rendah. pengembangan sumber daya manusia Pegawai dalam kategori rendah dan Kinerja Pegawai juga berada dalam kategori rendah. Dalam analisis lanjutan yang mengunakan teknik analisis regresi linear sederhana diketahui bahwa pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang di tunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,073 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,083 yang berarti sema tinggi pula kinerja pegawai, sebaliknya. pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai yang ditunjukan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien regresi sebesar 0,083 yang berarti semakin baik pengembangan sumber daya manusia kinerja pegawai semakin tinggi pula kinerjapegawai.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu hal yang penting yang harus dimiliki oleh perusahaan adalah Digital marketing suatu perusahaan dapat bertahan jika kegiatan marketing didukung oleh loyalitas konsumen. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas konsumen adalah dengan cara memperhatikan digital marketing dan customer relationship marketing. Digital marketing dan customer relationship marketing merupakan hal penting yang mendorong konsumen untuk membeli produk yang di jual.
Penulis melakukan penelitian ini bertitik tolak dari permasalahan yang sering ditemukan dilokasi penelitian yaitu apakah digital marketing berpengaruh terhadap loyalitas konsuemn dan apakah customer relationship marleting berpengaruh terhadap loayalitas konsumen.
Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui pengaruh digital marketing terhadap loyalitas konsumen. Penelitian berikut merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sampel yang digunakan pada penelitian berjumlah 100 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument penelitian yaitu kuisioner yang diberikan kepada Cv. Sinar Bintang Abadi Kota Ruteng. Metode analisis yang dipakai ialah analisis regresi linear, korelasi, koefisien determinasi, uji t, serte uji F. hasil penelitian secara simultan variabel independen yaitu Digital marketing bepengaruh terhadap loyalitas konsumen, secara parsial membuktikan mempunyai pengaruh positif terhadap loyalitas konsumen pemasasran hubungan dengan pelanggan mempunyai pengaruh positif terhadap loyalitas konsumen. Diketahui nilai uji ANOVA atau Ftest, dengan Fount 6,640 dan memiliki tingkat signifikan 0,002, disimpulkan bahwa digital marketing (X1), Customer relationship marketing (X2) secara bersama sama berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen (Y) pada Cv. Sinar Bintang Abadi Kota Ruteng
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Dialokasikannya anggaran pembangunan desa ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) menuntut pengelolaan keuangan secara transparan dan pertanggungjawaban padahal belum semua desa memiliki aparatur yang mampu melaksanakan administrasi keuangan sesuai aturan penggunaan anggaran negara. Oleh sebab itu pengawasan dan bimbingan serta pembinaan penggunaan anggaran secara akuntabel menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten agar anggaran yang besar jumlahnya setiap tahun tepat sasaran dan dapat dipertanggung jawabkan. Persoalan lain adalah kemampuan aparatur desa dalam menyusun perencanaan pembangunan partisipatif dihadapkan kepada keterbatasan jumlah dan kemampuan aparatur desa yang mampu menerjemahkan tujuan Alokasi Dana Desa dan kebutuhan masyarakat desa dalam bentuk perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Permasalahan yang diangkat dalan penelitian ini adalah Bagaimana implementasi pemanfaatan Dana Desa Duarato tahun 2015 sampai dengan tahun 2019? Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan Dana Desa di Desa Duarato dari tahun 2015 sampai 2019, mengetahui kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan dana desa serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan dana desa di Desa Duarato. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi dan Target APBDes desa Duarato Tahun 2015-2019. Sedangkan yang menjadi sampel adalah dokumen, dan data Laporan Realisasi dan Target APBDes desa Duarato Tahun 2015-2019.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang analisis implementasi penggunaan dana desa di Desa Duarato Kabupaten Belu dapat disimpulkan bahwa pengimplementasian penggunaan dana desa sepenuhnya terlaksana sesuai dengan program dan anggaran yang dianggarkan. Hal ini dapat dibuktikan dari pengalokasian dana desa pada keempat bidang mulai dari tahun 2015 sampai tahun 2019 terlaksana dengan baik sesuai dengan program kerja yang disusun oleh pemerintah Desa Duarato.Adapun tujuan dari penggunaan Dana Desa adalah untuk: 1) Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan desa dalam melaksanakan pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan sesuai kewenangannya 2) Meningkatkan kemampuan lembaga kemasyarakatan di desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembangunan secara partisipatif sesuai dengan potensi desa. 3) Meningkatkan pemerataan pendapatan, kesempatan bekerja dan kesempatan berusaha bagi masyarakat desa. Studi implementasi kebijakan merupakan suatu kajian mengenai studi kebijakan yang mengarah pada proses pelaksanaan dari suatu kebijakan. Hasil penelitian ditemukan bahwa implementasi penggunaan anggarandana desa tahun 2015-2019 di Desa Duarato Kecamatan Lamaknen Kabupaten Belu memiliki anggaran sebagai berikut : tahun 2015 alokasi dana desa sebesar Rp. 579.799.501 dan realisasinya sebesar Rp. 449.105.901, tahun 2016 sebesar Rp. 710.075.900 dan realisasinya sebesar Rp. 670.141.031, tahun 2017 sebesar Rp. 709.390.529 dan realisasinya sebesar Rp. 664.525.190 anggaran, tahun 2018 sebesar Rp. 701.642.400 dan realisasinya sebesar Rp. 471.347.318, dan tahun 2019 sebesar 1.603.309.695 dan realisasinya sebesar Rp. 1.445.391.556. Anggaran tersebut di gunakan untuk pembangunan infrastruktur desa, kegiatan pemberdayaan masyarakat Desa dan perjalanan Dinas Aparatur Desa Duarato. Kata kunci: Implementasi, Dana Desa,
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS KINERJA PENGELOLAAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA KUPANG Pendapatan Asli Daerah adalah pendapatan yang diperoleh daerah dari penerimaan pajak daerah, retribusi daerah, Hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain yang sah (Menurut Nurcholis, 2017). Sedangkan Pendapatan Asli Daerah menurut Undang-Undang No.28 Tahun 2009 yaitu sumber keuangan daerah yang digali dari wilayah daerah yang bersangkutan yang terdiri dari hasil pajak daerah, hasil retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Menurut Halim (2001) Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan semua penerimaan daerah yang berasal dari sumber ekonomi asli daerah yang dikelompokkan menjadi empat jenis pendapatan, yaitu: pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan milik daerah yang dipisahkan, lain-lain PAD yang sah. Penelitian ini dengan Judul : Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang Dengan masalah yang diambil dari penelitian ini adalah Analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah Kota Kupang, yang menjadi persoalan penelitian ini adalah Seberapa besar Pajak daerah Kota Kupang, Seberapa besar Retribusi Daerah Kota Kupang, Seberapa Besar Hasil Perusahaan Milik Daerah dan Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan Kota Kupang, Seberapa besar Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Kota Kupang, Seberapa Besar Rasio Penerimaan Rill PAD Kota Kupang, Seberapa Besar Rasio Efektivitas Kota Kupang, Seberapa besar Rasio Elastisitas Kota Kupang dan Seberapa Besar Tax Ratio Kota Kupang, konsep yang digunakan dalam penelitian ini ingin mengetahui gambaran umum Pengelolaan Kinerja PAD yang terdiri dari Pertumbuhan Rill PAD, Rasio Efektivitas PAD, Rasio Elastisitas PAD dan Rasio Pajak Atau Tax Ratio. Maka populasi dan sampel penelitian ini adalah dari tahun 1886 sampai dengan 2019. Dalam hal ini peneliti mengangkat variabel tunggal yaitu Pendapatan Asli Daerah. Dalam penelitian ini data yang digunakan yaitu data Laporan Realisasi Pendapatan Asli Daerah dari tahun 2015 sampai pada tahun 2019 yang digunakan dalam penelitian ini dengan metode kuantitatif dan penelitian langsung kelapangan atau lokasi. Dengan menggunakan dokumentasi yaitu mengumpulkan data-data dan dokumen serta arsip maupun melakukan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis Kinerja Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah sebagai mana yang telah dibahas di bab-bab sebelumnya, maka dengan ini penulis mengambil kesimpulan yaitu Pertumbuhan pajak daerah pemerintahan daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 telah sangat efektif dalam pemungutan pajak daerah, Pertumbuhan retribusi daerah pemerintahan daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 telah sangat efektif dalam proses pengelolaan retribusi daerah, Pertumbuhan hasil perusahaan milik daerah dan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, daerah Kota Kupang tahun 2016-2019 dikategorikan kurang efektif, hal ini diketahui dari hasil analisis rata-rata sebesar 57,1%, Pertumbuhan lain-lain pendapatan daerah yang sah, daerah Kota Kupangdari tahun 2016-2019 telah sangat efektif hal ini di ketahui dari hasil analisis rata-rata mencapai 148,2%, Pertumbuhan rasio penerimaan Rill PAD Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi, dengan nilai rata-rata pertumbuhan dari tahun 2016-2019 sebesar 75,1% sehingga dapat dikategorikan pengelolaan pendapatan penerimaan Rill PAD Kota Kupang baik, Pertumbuhan rasio efektivitas Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi dengan nilai rata-rata pertumbuhan dari tahaun 2016-2019 sebesar 0,62% ini dikategorikan rendah yang menggambarkan kemampuan daerah kurang baik, Pertumbuhan rasio elastisitas Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan yang berfluktuasi dengan hasil koefisien elastisitas rata-rata dari tahun 2016-2019 sebesar 114,7% yang berarti bahwa pertumbuhan PDRB dan PAD mengalami peningkatan dan Pertumbuhan Tax Ratio Kota Kupang tahun 2016-2019 menunjukan pertumbuhan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata dari tahun 2016-2019 sebesar 61,15% ini membuktikan keseluruhan nilai yang dihasilkan semakin membaik.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKS “ANALISIS PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KOTA KUPANG TAHUN 2015-2020” Penelitian ini didasari oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang Tahun 2015-2020. Tujuan diadakan penelitian ini untuk mengetahui tingkat efektivitas PAD Kota Kupang Tahun 2015-2020, tingkat kontribusi dari tiap-tiap komponen PAD tahun 2015-2020, serta trend atau estimasi penerimaan PAD Kota Kupang Tahun 2021-2025.Jenis penelitian yang di gunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan data yang di gunakan yaitu data sekunder yang bersumber dari data laporan Target dan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang Tahun 2015-2020. Penelitian ini dilakukan pada Badan Keuangan Dan Aset Daerah (BKD) Kota Kupang. Hasil penelitian ini menyatakan Efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2015-2020 berada pada kategori sangat Efektif, sedangkan kontribusi dari tia-tiap komponen PAD yang paling berkontribusi adalah pajak daerah dan retribusi daerah, serta trend atau estimasi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang Tahun 2021- 2025 menunjukan bahwa tingkat pendapatan terbesar pada tahun 2023 dengan presentase 97,43% dan Pendapatan terendah ada pada tahun 2025 dengan presentase 54,06%.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PENGARUH SALES PROMOSION YANG EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN SPAREPART PADA PT. JAMBI MITRA SEJATI KUPANG
Berkembangnya teknologi kini dapat meningkatkan kegunaan dan fungsi spare part yang digunakan kendaraan motor maupun mobil. Setiap kendaran memiliki banyak komponen. Komponen-komponen kendaraan tersebut yang disebut dengan istilah spare part (suku cadang). Spare Part adalah suatu barang yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk satu kesatuan dan mempunyai fungsi tertentu. PT. Mitra Jambi Sejahtera merupakan salah satu perusahaan spare part di kota Kupang. PT. Mitra Jambi Sejahtera mengembangkan usaha yakni sebagai agen penyedia spare part karena peluang banyaknya kendaraan yang ada saatnya di wilayah Kupang. Selain itu, PT. Mitra Jambi Sejahtera berpendapat bahwa dalam jangka panjang sebuah kendaraan akan mengalami suatu kerusakan atau pergantian komponen-komponen yang ada sehingga perusahaan menyediakan spare part tersebut.
PT Mitra Jambi Sejahtera menyediakan Sales promosion yang mempunyai peran dalam mendistribusikan, mempromosikan produk dan menjual produk yang digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan kendaraan mereka. PT Mitra Jambi Sejahtera mengalami perkembangan dalam menjual produk-produk spare part. Oleh karena itu, sales promotion dalam sebuah produk sangat diperlukan hal ini dikarenakan untuk menarik minat pembeli. Setelah mendapatkan penawaran dan penjelasan sales promotion, biasanya calon pembeli berpikir untuk mencoba produk atau sekedar menerima sampel/brosur yang disodorkan oleh sales promotion. Sampel atau brosur inilah yang kemudian menjadi sebuah awal jembatan adanya komunikasi antara sales promotion dan calon pembeli.
Sales promotion atau promosi penjualan adalah salah satu tipe marketing yang biasanya digunakan untuk memperkenalkan produk baru, menghabiskan produk lama, dan tentu saja menaikkan angka penjualan. Umumnya, sales promotion berlangsung sementara, ditujukan untuk menaikkan minat pembeli terhadap produk dan dilakukan oleh perusahaan saat momen-momen tertentu saja. Volume penjualan adalah pencapaian yang dinyatakan secara kuantitatif dari segi fisik atau volume atau unit suatu produk. Dalam kegiatan pemasaran kenaikan volume penjualan merupakan ukuran efisiensi, meskipun tidak setiap kenaikan volume penjualan diikuti dengan kenaikan laba. Jadi dapat diartikan bahwa volume penjualan adalah jumlah dari kegiatan penjualan suatu produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan dalam suatu ukuran waktu tertentu.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan di PT. jambi mitra sejati Kupang pengambilan sampel dalam penelitian ini berjumlah 50 orang dari keseluruhan populasi serta teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuisioner. Untuk mendefenisikan indikator empirik dari konsep ini sebagai unsur analisis lanjutan peneliti menggunakan analisis Regresi Linear Berganda dimana penulis ingin mengetahui pengaruh Uji-t Secara Parsial, Pengujian hipotsis dengan Uji F (Simulta), Uji Koefisien Determinasi (R2).
Diketahui bahwa dari 50 responden didominasi oleh pria sebesar 64% dengan jumlah 32 orang dan wanita sebesar 36% dengan jumlah 18 orang responden paling banyak berumur 31-37 tahun atau sebesar 48% dengan jumlah 24 orang, berumur 24-30 tahun atau sebesar 20% dengan jumlah 10 orang, berumur 45-52 tahun atau sebesar 14% dengan jumlah 7 orang, berumur 38-44 tahun atau sebesar 12% dengan jumlah 6 orang serta berumur 17-23 tahun atau sebesar 6% dengan jumahl 3 orang dan responden paling sedikit berumur 52-58 tahun atau sebesar 0. Model persamaan regresi yang dapat dituliskan Y = 3,749 + 1,257 + e hasil pengujian t menunjukan nilai t hitung dari variabel bebas harga sebesar 12,218 dengan tingkat signifikan 0,000 yang lebih besar dari 0,05 sehingga variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Diperoleh nilai F hitung 149,284 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan angka R square sebesar 0,757 atau 7,57%. Hal ini menunjukan bahwa presentasi sumbangan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen sebesar 7,57% sedangkan sisanya dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA MAUBEL UD. DWIJAYA KOTA KUPANG Meubel adalah istilah yang dipakai untuk perabot rumah tangga yang memiliki fungsi sebagai tempat tidur, tempat duduk, tempat penyimpanan barang, tempat mengerjakan sesuatu dalam bentuk meja atau tempat meletakkan barang di permukaannya. Contohnya furniture sebagai tempat penyimpanan biasanya dilengkapi dengan pintu, laci, dan rak. Contoh lemari pakaian , lemari buku dan lain sebagainya. Dalam persaingan yang sangat tajam seperti ini banyak perusahaan yang berusaha memenangkan persaiangan dengan cara memanfaatkan peluang bisnis yang ada dengan cara menerapkan strategi pemasaran yang tepat agar dapat menguasai pasar. Perusahaan tersebut akan berusaha menguasai pangsa pasar dengan berbagai strategi pemasaran dan akan meningkatkan kualitas produk yang akan di pasarkan dengan tujuan akhir agar mendapatkan laba maksimal dengan tingkat efisien kinerja kerja secara optimal. Shimp (2010) menyatakan pemasaran merupakan sekumpulan aktivitas dimana bisnis dan organisasi menciptakan pertukaran nilai diantara bisnis dan perusahaan itu sendiri. ”Pemasaran adalah hasil prestasi kerja kegiatan usaha yang berkaitan dengan mengalirnya barang dan jasa dari produsen sampai ke konsumen (American Marketing Association dalam Assauri, 2017:3). ” Dari pendapat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa pemasaran umumnya mencakup semua segi kehidupan individu maupun kelompok yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan dengan cara menukarkan produk dan menyalurkan barang produk dan jasa dari produsen ke konsumen. Pemasaran digunakan konsumen untuk memenuhi keutuhan, sedangkan bagi perusahaan membantu suatu organisasi menginformasikan produknya kepada masyarakat agar masyarakat mengerti dalam menggunakan produk dari perusahaan tersebut. Harga adalah nilai uang yang harus dibayarkan oleh konsumen kepada penjual atas barang atau jasa yang dibelinya. Harga merupakan satu-satunya elemen dalam bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan. Menurut Kotler dan Armstrong (2012) Dalam arti yang sempit harga (price) adalah jumlah yang ditagihkan atas suatu produk atau jasa, lebih luas lagi harga dalah jumlah semua nilai yang diberikan oleh pelanggan untuk mendapatkan keuntungan dari memiliki atau menggunakan suatu produk atau jasa. Faktor yang tidak kalah penting adalah kualitas produk, Menurut Kotler dan Amstrong (2015:224) kualitas produk adalah bagaimana produk tersebut memiliki nilai yang dapat memuaskan konsumen baik secara fisik maupun secara psikologis yang menunjukan pada atribut atau sifat-sifat yang terdapat dalam suatu barang atau hasil. Sedangkan Assauri (2015:90) mengatakan bahwa kualitas produk merupakan faktorfaktor yang terdapat pada suatu barang atau hasil yang menyebabkan barang atau hasil tersebut sesuai dengan tujuan untuk apa barang atau hasil dimaksudkan. Kualitas produk merupakan hal penting yang harus diusahakan oleh setiap perusahaan apabila menginginkan produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar. Dewasa ini dikarenakan kemampuan ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat cenderung meningkat, sehingga sebagian masyarakat semakin kritis dalam mengkonsumsi suatu produk. Konsumen selalu ingin mendapatkan produk berkualitas sesuai dengan harga yang dibayarkan. Walaupun terdapat sebagian masyarakat yang berpendapat bahwa produk yang mahal adalah produk yang berkualitas. Definisi kepuasan konsumen menurut Kotler (2014) ialah perasaan senang atau kecewa yang munculsetelah membandingkan kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan. Menurut Sangadji dan Sopiah (2013:180) menjelaskan bahwa kepuasan atau ketidakpuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang berasal dariperbandingan antara kesannya terhadap kinerja produk yang real atau actual dengan kinerja produk yang diharapkan. Secara umum, kepuasan dapat diartikan sebagai adanya kesamaan antara kinerja produk dan pelayanan yang diterima dengan kinerja produk dan pelayanan yang diharapkan konsumen. Masih menurut Sangadji dan Sopiah (2013:182), kepuasan konsumen dapat menciptakan dasar yang baik bagi pembelian ulang serta terciptanya loyalitas konsumen, membentuk rekomendasi dari mulut ke mulut yang dapat menguntungkan perusahaan. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah pada Maubel Ud. Dwijaya Kota Kupang merupakan salah satu mebel yang berada di kelurahan oesapa yang merupakan usaha perseorangan yang didirikan sejak tahun 2000 sampai dengan sekarang, dimana usaha ini adalah usaha furniture yang menyediakan perabot rumah tangga. Nama Maubel Ud. dwiajaya sendiri diambil dari nama yang di pikirkan oleh pemilik usaha dari awal di rintismya usaha yang dipercaya pemilik dapat meningkatkan rejeki dan lokasi pertama pertama pemilik memulai usaha perseorangan. Berdasarkan hasil analisis yang dapat disimpulkan bahwa berganda yang memperlihtkan harga ( X1 ), kualitas produk ( X2 ) dan kepuasan konsumen ( Y) adalah sebagai berikut Y = 4,809+0,391X1+0,584X2+0,906. Selanjutnya perolehan hasil uji hipotesis yang pertama yaitu harga ( X1) pengaruh positif terhadap kepuasan konsumen (Y) Konstanta (a) sebesar 4,809, artinya apabila variabel Harga dan kualitas produk tidak ada atau nilainya adalah 0, Kepuasaan Konsumen nilainya sebesar 4,809 atau dapat disimpulkan Kepuasaan Konsumen positif. Koefisien regresi variabel Harga (X1) sebesar 0.391, artinya apabila Harga ditingkatkan 1 satuan, maka Kepuasaan Konsumen mengalami kenaikan sebesar 0.391 atau bersifat positif. Dengan asumsi tidak ada penambahan (konstant) nilai X2. Koefisien regresi variabel kualitas produk (X2) sebesar 0,584 artinya apabila kualitas produk perusahaan ditingkatkan 1 satuan, maka Kepuasaan Konsumen mengalami kenaikan sebesar 0.584 atau bersifat posiitif. Dengan asumsi tidak ada penambahan (konstant) nilai X1. Berdasarkan tabel diperoleh nilai Fhitung sebesar 109.474 dengan nilai Signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel 1,26 dan nilai Signifikansi lebih kecil dari 0,05 atau dengan kata lain nilai signifikansi Fhitung sangat signifikan. Dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Artinya harga produk dan kualitas produk perusahaan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang sangat signifikan terhadap Kepuasaan Konsumen pada Maubel Ud. Dwijaya Kota Kupang.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari manajemen keorganisasian yang memfokuskan diri pada unsur sumber daya manusia. Di dalam organisasi, manusia merupakan salah satu unsur yang terpenting didalam suatu organisasi. Tanpa peran manusia meskipun berbagai faktor yang dibutuhkan itu telah tersedia, organisasi tidak akan berjalan. Karena manusia merupakan penggerak dan penentu jalannya suatu organisasi. Oleh karena itu hendaknya organisasi memberikan arahan yang positif demi tercapainya tujuan organisasi. Handoko (2011: 135) menjelaskan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat keberhasilan suatu organisasi adalah kinerja karyawannya. Setiap perusahaan selalu mengharapkan karyawannya mempunyai kinerja yang baik, karena dengan memiliki karyawan yang kinerjanya baik akan memberikan sumbangan yang optimal bagi perusahaan. Pentingnya Kinerja karyawan dalam perusahaan merupakan salah satu faktor yang diharapkan dapat mendukung tercapainya sasaran, tujuan, visi dan misi perusahaan. Menurut Edison dkk (2017: 188) Kinerja adalah hasil dari suatu proses yang mengacu dan diukur selama periode waktu tertentu berdasarkan ketentuan atau kesepakatan yang telah ditetapkan sebelumnya. Sedangkan menurut Kasmir (2016: 182), kinerja merupakan hasil kerja dan perilaku kerja yang telah dicapai dalam menyelesaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam suatu periode terakhir. Pramono (2019) menjelaskan bahwa kinerja dapat diketahui dan diukur jika individu atau sekelompok karyawan telah mempunyai kriteria atau standar keberhasilan dan tolak ukur yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Oleh karena itu, jika tanpa tujuan dan target yang ditetapkan dalam organisasi, maka kinerja karyawan tidak mungkin dapat diketahui bila tidak ada tolak ukur keberhasilannya. Sehingga upaya untuk meningkatkan kualitas seorang karyawan sangat penting untuk di perhatikan oleh manajemen sumber daya manusia. Maka dari itu tugas manajemen sumber daya manusia untuk meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja karyawan .
Menurut Robbins (2016) menyatakan bahwa tidak di ragukan lagi bahwa sukses suatu organisasi, atau setiap kelompok dalam suatu organisasi sangat tergantung pada kepribadian karyawan. Karyawan yang berhasil adalah yang mampu untuk mengantisipasi perubahan dan sekuat tenaga memanfaatkan kesempatan, memotivasi pengikut untuk mencapai tingkat kinerja yang tinggi, serta mengkoreksi kinerja yang buruk dan mendorong kearah tujuan organisasi. Selain itu Purnamie (2014: 23), juga menjelasakan bahwa terdapat hubungan yang erat antara kepribadian dan kinerja karyawan yang ditunjukkan dengan adanya the big five personality dengan adanya dimensi kepribadian yang mewakili perbedaan individu menjadikan karyawan untuk lebih baik sehingga karyawan dapat menghasilkan kinerja yang baik. Selain itu dalam menjalankan peran dan tanggung jawab seorang karyawan pada sebuah organisasi tentunya memiliki ragam sikap ditempat mereka bekerja. Antara karyawan satu dengan yang lainnya tidaklah sama dalam mengapresiasikan sikap kerja mereka. Budaya yang dibawa oleh tiap karyawan mempengaruhi karyawan tersebut dalam bersikap. Sikap berisi evaluasi positif atau negatif yang dimiliki seseorang tentang aspek-aspek lingkungan kerja mereka. Sikap (attitude) adalah istilah yang mencerminkan rasa senang, tidak senang, atau perasaan biasa-biasa saja (netral) dari seseorang terhadap sesuatu. Sesuatu itu bisa benda, kejadian, situasi, orang-orang atau kelompok, kalau yang timbul terhadap sesuatu itu adalah perasaan senang, maka disebut sikap positif. Sedangkan perasaan tidak senang disebut sikap negatif. Kalau tidak timbul perasaan apa-apa berarti sikapnya netral, Sarwono (2009: 201). Objek yang akan peneliti teliti dalam penelitian ini adalah pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang. Dimana tugas pokok Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang adalah membantu Bupati dalam melaksanakan sebagian urusan wajib yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah dan menentukan kebijaksanaan dibidang Pekerjaan Umum serta penilaian atas pelaksanaannya. Dan Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Dinas PU Kabupaten Kupang yaitu sebanyak 60 pegawai. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Secara Parsial Terdapat pengaruh positif variabel Kepribadian terhadap Kinerja Karyawan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang. Dan Terdapat pengaruh positif variabel Sikap terhadap Kinerja Karyawan pada Pekerjaan Umum Kabupaten Kupang. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis variabel kepribadian menghasilkan t hitung = 2.978 > 1.672 dan tingkat Sig. = 0.004 < 0,05. Sedangkan pengujian hipotesis kedua variabel Sikap menghasilkan t hitung = 5.165 > 1.672 dan tingkat Sig. = 0.000 < 0,05. Selnjutnya diperoleh persamaan regresi linier berganda .yaitu Y = 7.940 + 0. 243X1+ 0. 646X2+ e. Dari hasil tersebut menunjukan bahwa Koefisien bernilai positif yang artinya bahwa terjadi hubungan positif Kepribadian dan Sikap terhadap Kinerja Karyawan. Selanjutnya hasil pengujian secara simultan atau Uji F yaitu dilihat bahwa nilai F hitung sebesar 15.740 lebih besar dari F tabel 2.769 dan perolehan nilai Sig yaitu sebesar 0.000 < 0,05. Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai R Square sebesar 0,356 menunjukkan bahwa sebesar 35.6% variabel Kinerja Karyawan (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Kepribadian (X1) dan variabel Sikap (X2). Selain itu selisihnya 64.4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINGKASAN MARIA GUNDULFA LURUK (15380137). Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Budidaya Ikan Bandeng (Chanos-Chanos) di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka”. ALFRED G.O KASE S.Pi. M.Si, Ph.D dan Ir. IZAAK ANGWARMASSE M.Si sebagai pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Kabupaten Malaka merupakan salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Timur yang memiliki wilayah pesisir pantai yang cukup luas. Salah satu usaha yang memanfaatkan wilayah pesisir di kabupaten tersebut adalah usaha budidaya tambak ikan bandeng. Berdasarkan fakta tersebut, maka dilakukan penelitian ilmiah dengan tujuan untuk mengetahui Kelayakan usaha dan pendapatan budidaya tambak ikan bandeng di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilakukan di Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, dimulai dari bulan Mei-Juni 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik wawancara (daftar pertanyaan) dan observasi (pengamatan langsung). Pengambilan sampel responden dilakukan dengan metode acak sampel sederhana (Simple Random Sampling), dimana total sampel responden sebanyak 28 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini, terdiri dari data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh ini, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Setelah data penelitian ini diolah dan dianalisis, maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa lokasi penelitian sangat cocok dijadikan sebagai tempat budidaya tambak ikan bandeng. Rata-rata responden mengakui bahwa usaha budidaya tambak ikan bandeng lebih menguntungkan daripada usaha lainnya. Teknik budidaya yang gunakan, yaitu, teknik budididaya tradisional dan teknik semi intensif, dimana pembudidaya yang mnggunakan teknik budidaya tradisional sebanyak 25 orang dan yang menggunakan teknik budidaya semi intensif sebanyak 3 orang. Sedangkan hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata untuk teknik budidaya semi intensif sebesar Rp.10.813.666,67 dan untuk teknik budidaya tradisional sebesar Rp.9.393.960, dimana teknik budidaya semi intensif lebih menguntungkan daripada teknik budidaya tradisional. Hasil perhitungan nilai B/C Ratio, nilai Break Event Point (BEP) dan nilai Return on Investment (ROI) untuk teknik budidaya tradisional, berturut-turut 1,85, 220,12 Kg (Rp 26.975,59/Kg) dan 85,35%. Sedangkan, hasil perhitungan nilai B/C Ratio, nilai Break Event Point (BEP) dan nilai Return on Investment (ROI) untuk teknik budidaya semi intensif, berturut-turut 1,76, 283,73 Kg (Rp 32.737.94/Kg) dan 76,23%. Berdasarkan tingkat pendapatan dan nilai B/C Ratio, BEP dan ROI dari kedua teknik budidaya tambak ikan bandeng tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa usaha budidaya tambak di Desa Motaain menguntungkan dan layak dilakukan. Kata Kunci : Analisis Kelayakan, Analisis Pendapatan, Bandeng, semi intensif dan tradisional, Motaain.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pandemi covid- 19 membawa dampak buruk bagi keberlangsungan kehidupan manusia. Bebagai kelompok dalam lapisan masyarakat mengalami pemasalahan secara personal. Dalah datu pihak yang terdampak ialah GMIT Ora Et Labora. GMIT memaknai tugas panggilannya di dalam lima Panca pelayanan gereja yakni: Koinonia (Pesekutuan), Marturia (Kesaksian), Diakonia (Persembahan), Liturgia (Ibadah) dan Oikonomia (Penatalayanan). Dengan demikian maka gereja perlu mencari strategi pelayanan agar panca pelayanan gereja tetap berjalan. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apakah panca pelayanan gereja Ora Et Labora berjalan pada masa pandemi atau tidak, bagaimana dampak pandemi dalam panca pelayanan gereja, bagaimana strategi pelayanan yang dilakukan oleh gereja Ora Et Labora agar panca pelayanan tetap berjalan dan merefleksikan persoalan ini secara teologis serta menemukan bagaimana seharusnya sikap gereja Ora Et Labora ketika menjalankan strategi pelayanan. Tujuan ini dapat dicapai dengan pendekatan kualitatif. Metode yang dipakai untuk memperoleh data adalah penelitian lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panca pelayanan gereja tetap berjalan pada masa pendemi oleh karena gereja melakukan strategi-strategi pelayanan, sejauh mana kemaksimalan strategi pelayanan gereja, bagaimana bentuk strategi pelayanan yang dilakukan, apakah strategi yang dilakukan telah mencapai tujuan dari panca pelayanan atau tidak. Dalam persoalan ini penulis memakai teori dari pengertian “strategi pelayanan gereja” dan dalam persoalan ini penulis telah mendapati bahwa gereja telah melakukan perannya. Dari hasil penelitian di atas dilakukan refleksi teologis untuk melihat bahwa Allah telah mengaruniakan kecerdikan dan ketulusan, bagaimana kecerdikan dan ketulusan yang dimaksudkan Yesus dalam kitab suci, bagaimana gambaran tantangan atau hambatan dalam teks kitab suci, bagaimana sikap gereja dalam menjalankan strategi pelayanan di masa pandemi covid-19. Pemaknaan tentang kecerdikan dan ketulusan menjadi pesan yang harus dimaknai gereja dalam menjalankan panca pelayanan agar panca pelayanan dapat berjalan dengan baik dalam situasi apapun. Kata Kunci: Strategi pelayanan gereja, Panca pelayanan, Pandemi Covid-19, kecerdikan, ketulusan
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pandemi Covid-19 yang muncul di Indonesia membawa dampak buruk bagi segenap lapisan masyarakat Indonesia, sebab banyak korban yang meninggal akibat virus ini. Orang yang meninggal akibat Covid-19 segera dimakamkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Hal ini membuat keluarga yang ditinggalkan mengalami kedukaan yang tragis. Dikatakan tragis karena keluarga duka tidak diberi waktu yang cukup untuk melepaskan kepergian orang terkasih. Pasca kedukaanpun mereka harus menjalani isolasi mandiri, sambil menanggung kedukaan dan sakit seorang diri. Hal ini membawa dampak yang menganggu seluruh aspek kehidupan mereka baik fisik, mental, sosial dan spiritual. Dengan demikian keluarga yang berduka sangat membutuhkan perhatian serta pendampingan pastoral dari gereja untuk menolong mereka pulih dari situasi tersebut. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui tahapan kedukaan yang dialami oleh keluarga yang duka, dampak yang ditimbulkan dari kedukaan, peran pendampingan pastoral oleh pihak gereja dan merefleksikan persoalan ini dengan kacamata teologi pastoral serta menemukan bagaimana pendampingan pastoral bagi keluarga yang berduka. Tujuan ini dapat dicapai dengan pendekatan kualitatif. Metode yang dipakai untuk memperoleh data adalah penelitian lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang berduka mengalami kedukaan yang dimaknai dengan obyek yang hilang, cara kehilangan, jangka waktu kehilangan, lapisan kedukaan dan nilai obyek yang hilang. Dalam kedukaan ini, belum didapati peran gereja yang ideal atau maksimal. Hasil penelitian ini diperoleh berdasarkan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). Dari hasil penelitian di atas dilakukan tinjauan teologis pastoral untuk melihat gambaran Allah dalam menjumpai keadaan manusia, gambaran kedukan dalam teks kitab suci, sikap Allah terhadap situasi dukacita, sikap gereja terhadap kedukaan, pendampingan gereja terhadap keluarga yang berduka akibat pandemi Covid-19. Peran pastoral gereja mesti sesuai dengan sikap Allah yang harus dipancarkan dalam pelayanannya sehingga keluarga yang berduka dapat dibimbing untuk menerima kenyataan dan menata kehidupannya kembali. Kata Kunci: Peran gereja, Keluarga yang berduka, Rasional, Pandemi Covid-19, Pendampingan Pastoral.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul: Tangi Pali, dan sub judul: Suatu Tinjauan TeologI Kontekstual terhadap makna Tangi Pali saat kematian Orang Sabu dan implikasinya bagi Jemaat GMIT Betel Gelanalalu, Klasis Sabu Barat-Raijua.Praktik Tangi Pali oleh Orang Kristen Sabu di Jemaat GMIT Betel Gelanalalu dan makna yang terkandung dalam tuturan Tangi Pali merupakan alasan penulisan skripsi ini. Kebudayaan telah menjadi bagian hidup manusia sejak lama. Kebudayaan merupakan keseluruhan sistem, gagasan, tindakan dan hasil karya yang dijadikan milik dari mansuia dengan belajar. Kebudayaan juga diidentifikasikan sebagai suatu yang mengintegrasikan kepercayaan, nilai, kebiasaan, dan sebagainya. Berdasarkan pernyataan tersebut maka Orang Kristen Sabu tentunya tidak bisa terlepas dari kebudayaan mereka. Salah satu praktik kebudayaan yang lazimnya terjadi saat kematian Orang Sabu adalah Tangi Pali. Tangi Pali merupakan sebuah tradisi meuutur sambil meratap yang dilakukan dalam peristiwa dukacita karena kematian.Tangi Pali mengandung makna yang terdapat dalam setiapkalimat tuturannya dengan gambaran keyakinan Orang Sabu terhadap keberadaan mansuia setelah kematian dan sebagainya. Untuk hal ini, model pendekatan kontekstual yaitu antropologis digunakan untuk meninjau praktik Tangi Pali. Model ini menekankan nilai budaya dan revansinya bagi iman Kristen. Praktik Tangi Pali masih dilakukan hingga sekarang oleh Kristen Sabu, khususnya di Gelanalalu oleh karena beberapa faktor. Lingkungan keberadaan jemaat tersebut selalu berdampungan dengan orang-orang yang beragama suku. Artinya dalam segala tatanan hidup dan kebersamaan, mereka selalu berdampingan. Adapun, jemaat setempat adalah orang-orang yang awalnya menganut agamma suku Jingitiukemudian menjadi Kristen. Faktor budaya juga turut memperngaruhi hal ini. Dalam kajian ini terdapat nilai-nilai yang muncul, takni nilai mistis, nilai hormat kepada leluhur, ruang untuk mengolah duka, kepercayaan atau keyakinan dan nilai soledaritas. Adapun dua tema dominan dalam praktik ini, yaitu relasi antara yang hidup dan yang mati serta tema keberlanjutan hidup setelah kematian. Model antropolgis, menekankan nilai-nilai dan jati diri budaya oleh seseorang yang beriman Kristen. Tetapi model ini tidak serta merta mengabaikan kitab suci dan tradisi Kristen. Nilai-nilai budaya tentang kematian dapat ditinjau dalam refleksi teologis. Kematian dan keberadaan manusia setelah kematian merupakan daulat Allah sepenuhnya. Penghakiman ataupun pengampunan setelah kematian tidak dapat dilakukan oleh leluhur karena tentang hal ini adalah daulat Allah yang telah yang telah mengalahkan maut lewat kematian Yesus Kristus. Yesus Kristus adalah kebangkitan dan hidup. Orang yang mati di dalam Dia tidak akan binasa (Yohanes 11:25-26). Kata kunci:Tangi Pali, kematuian, kehidupan, kedaulatan Allah.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pada Tahun 1957 Jemaat Ebenhaezer Pukdale berdiri sendiri dan pisah dari Jemaat Imanuel Oesao. Pada waktu itu juga banyak orang yang memberi diri untuk di Baptis. Semua anggota Jemaat dan tara tokoh jemaat mulai membangun sebuah gedung yang layak dipakai untuk beribadah. Namun, ketika Kekristenan sudah masuk dan berkembang di Jemaat Ebenhaezer Pukdale, Jemaat masih melakukan tradisi atau ritus-ritus yang ditinggalkan oleh nenek moyang mereka. Salah satu tradisi atau ritus yang masih Jemaat lakukan ialah tradisi Mampe’e Nok. Tradisi atau ritus Mampe’e Nok ialah mencuci kepala atau rambut menggunakan kelapa. Tradisi atau ritus ini biasanya dilakukan pada saat ada kematian dan waktu pelaksanaannya satu hari sesudah pemakaman. Maksud dari tradisi atau ritus Mampe’e Nok ialah membantu keluarga yang berduka untuk melunasi hutang-hutang pada saat kedukaan. Tradisi atau ritus Mampe’e Nok ini masih dilakukan karena menurut Jemaat Ebenhaezer Pukdale, tradisi atau ritus ini dapat mempersatukan Jemaat, mengasihi dan menolong sesama yang berduka. Fakta yang penulis temukan di lokasi penelitian ialah Jemaat masih mempraktekkan tradisi atau ritus Mampe’e Nok, walaupun semua yang berada di sana beragama Kristen. Berkaitan dengan masalah yang di atas, maka tujuan skripsi ini untuk mengetahui perjumpaan antara kekristenan dan tradisi Mampe’e Nok. Apakah kekristenan memberi ruang kepada tradisi atau tradisi yang memberi ruang kepada kekristenan. Tujuan ini dapat dicapai melalui penelitian lapangan dalam metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan data yang akurat, mengandung kebenaran tentang perjumpaan kekristenan dan tradisi Mampe’e Nok. Fakta yang penulis temukan dalam penelitian ialah kekristenan atau gereja sendiri yang memberi ruang kepada tradisi Mampe’e Nok, alasannya karena tradisi ini dapat mempererat persekutuan Jemaat, hidup saling mengasihi, dan saling tolong menolong atau membantu sesama yang kesusahan atau berduka, sehingga tradisi ini masih dilakukan sampai dengan saat ini. Melihat masalah-masalah yang disampaikan, penulis akan meninjau dari sudut pandang Historis Teologis. Penulis meninjau masalah ini dari pandangan Historis Teologis karena dapat dijadikan sebagai inspirasi untuk masa depan, peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam sejarah yang dapat dijadikan pelajaran untuk mengambil keputusan di masa depan dan juga untuk memahami dunia dan perilaku masyarakat mulai dari perkembangan teknologi, sistem pemerintahan, hingga perilaku sosial budaya yang ada di masyarakat dan juga kekristenan. Penulis menggunakan ciri-ciri pendekatan dari 5 tipologi Nieburh yaitu tipologi ke 5 yakni Transformasi Kebudayaan untuk menyelesaiakan masalah yang penulis angkat. Dalam menanggapi masalah ini, maka Gereja perlu memberikan pemahaman yang baik tentang tradisi atau budaya kepada Jemaat, bahwa tradisi tidak dapat dilupakan tetapi dijadikan sebagai refleksi karena Gereja adalah wadah pembinaan Spiritualitas Jemaat. Gereja perlu memberikan pemahaman kepada Jemaat bahwa sang pemilik persekutuan dan Kasih yang sebenarnya ialah TUHAN.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Gereja hadir di tengah dunia bukan dirinya sendiri, melainkan untuk mengemban sebuah tugas atau amant kerasulan. Dalam merumuskan pemahaman mengenai misi atau tugasnya sebagai gereja, GMIT menuangkan amanat kerasulan dalam Panca Pelayanan GMIT yakni koinonia, marturia, diakonia, liturgia, dan oikonomia. Jemaat GMIT Nazaret Oeekam juga melakukan tugas dan panggilannya sebagai gereja di dunia dengan melaksanakan panca pelayanan GMIT. Namun di dalam pelaksanaannya, teori tidak sejalan dengan praktek yang ada. Dalam menulis karya ilmiah ini penulis menggunakan metode deskripsi-analisis-refleksi, yaitu dengan mendeskripsikan jemaat yang menjadi lokus bagi penulis untuk meneliti, menganalisis masalah berdasarkan realita yang ada. Melalui sidang majelis jemaat yang dilaksanakan pada tahun 2020, laporan mengenai hasil pelaksanaan program pelayanan baik dalam bidang pelayanan koinonia, marturia, diakonia, liturgia dan oikonomia tidak terlaksana dengan baik. Beberapa program pelayanan di antaranya berjalan sesuai harapan dan beberapa di antaranya tidak terlaksana. Gereja disebut juga sebagai alat untuk melaksanakan visi Kerajaan Allah di dunia. Karena itu gereja harus mampu melayani dengan baik. Untuk melaksanakan visi Kerajaan Allah di dunia, maka gereja-gereja khususnya Jemaat GMIT Nazaret Oeekam sebagai gereja mewujudkannya dalam panca pelayanan.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada praktek Panat Li’ana yang masih dilakukan oleh jemaat GMIT Betel Haulasi. Praktek Panat Li’ana adalah bentuk dan upaya untuk melindungi, memelihara dan menjaga kehidupan anak mulai dari dalam kandungan hingga sesudah dilahirkan. Dipercaya bahwa ada kuasa roh-roh jahat yang mampu merusak janin. Namun perlu diketahui bahwa iman Kristen mengajarkan kepada umat kristen untuk mempercayai bahwa kekuasaan Allah melebihi segala kuasa yang ada di bumi. Untuk mencapai tujuan dari penulisan ini, penulis menggunakan metode penelitian lapangan atau metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif/. Dalam hal ini juga penulis menggunakan metode penulisan deskripsi, analisis dan refleksi teologis. Metode ini penulis pilih untuk mendapatkan data yang akurat dan baik serta mengandung kebenaran mengenai praktek yang masih dilakukan oleh Jemaat GMIT Betel Haulasi. Sehingga dari penelitian yang dilakukan didapati fakta bahwa masyarakat masih melakukan praktek ini. Realita yang ditemukan oleh penulis di lokasi penelitian adalah jemaat masih mempercayai bahwa ada kuasa roh-roh jahat yang mampu merusak manusia . Melihat alasan-alasan yang telah disampaikan maka penulis akan meninjau masalah ini dari sudut pandang teologi kontekstual Alasanya adalah karena teologi kontekstual merupakan salah satu ilmu yang mempelajari tentang budaya dan kepercayaan yang diwariskan secara turun-temurun dan masih dipelihara hingga saat ini. Menanggapi masalah ini gerja hadir dan berperan sebagai lembaga yang dapat membina spiritual jemaat. Kata kunci: Tradisi, melindungi, dan gereja
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Perceraian merupakan persoalan yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat modern saat ini, namun ternyata perceraian pun bisa menimpa kehidupan para tokoh agama seprti mereka yang berprofesi sebagai pendeta. Penyebab perceraian yang sering dialami oleh para pendeta ini adalah melalui kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan juga perselingkuhan, dan juga dampak dari perceraian inilah yang juga memiliki pengaruh bagi anak-anak mereka sendiri. Yang diteliti saat ini adalah kehidupan anak-anak pendeta korban perceraian dengan aspek-aspek yang nampak dalam penelitian ini yaitu aspek fisik, menta, sosial, serta spiritualitas. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendetakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan koisioner untuk mengumpulkan data terhadap anak-anak pendeta korban percerain yang memiliki gangguan psikologis dalam situasi perceraian kedua orang tua. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa peristiwa perceraian dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai pendeta memiliki dampak atau pengaruh psikologis bagi anak-anak mereka. Dalam pergumulan yang dirasakan oleh anakanak pendeta korban perceraian, gereja sudah seharusnya hadir bukan hanya untuk mendampingi kedua orang tua anak-anak saja, tetapi juga membantu mendampingi serta membimbing anak-anak pendeta korban percerain ini agar dapat dimampukan dalam membangun iman serta spiritualitas mereka. Anak-anak korban perceraian ini sangat perlu untuk mendapatkan pendampingan yang baik oleh gereja, setelah peristiwa perceraian orang tua yang mereka alami. Maka itu penulis pun menemukan bahwa ada lima pendekatan pastoral yang sangat baik diterapkan untuk membantu gereja dalam pendekatan atau pendampinganya terhadap anak-anak pendeta korban perceraian, sehingga mereka pun dapat merasakan bahwa mereka tidak pernah sendiri dalam menjalani persoalan hidup yang sedang mereka alami. Kata Kunci: Keluarga, Perceraian, Anak-anak Pendeta, Pastoral, Peran Gereja.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
PandemiCovid-19adalahvirusyangmenyerangseluruhumatduniadan
menyebabkan krisis ekonomi,sosialdalam kehidupan.Kota kupang secara
keseluruhantidakbebasdaripandemiCovid-19padatahun2020-hinggasekarang
JemaatGMITGloriaKayuPutihKlasisKotaKupangTimuradalahjemaatyang
masukdalamwilayahpemerintahanKotaKupangsehingga banyakpelayanandi
jemaatyangterhambatakibatpembatasansosialyangdilakukakanolehpemerintah.
Dalamsituasitersebutpendetasebagaiseorangpelayanmengalamiketerbatasan
dalammelaksanakanpelayananditengah-tengahjemaat,sementarakebutuhan
pelayanandalamjemaatsangattinggiditambahlagidengansituasipandemiCovid19.BeberapakeluargadalamjemaatGMITGloriakayuPutihterinfeksiCovid-19dan
dalamkondisitersebutpelayananpendetamasihsangatterbatas.Situasiterbatas
iniyangmenarikuntukditeliti.Apasajaharapan-harapanjemaatbagipelayanan
seorangpendetaditengahkrisispandemiCovid-19.
Tujuaninidapatdicapaimelaluipenelitianlapangandalammetodepenelitian
kualitatifuntukmendapatkandatayangakuratmengandungkebenarantentang
harapanwargajemaatmengenaipelayananpendetaditengahpandemiCovid19.Hasilpenelitanyangpenulistemukan,adaenam
harapanjemaatterhadap
pelayananpendetadimasapandemiCovid-19yaitupandemiCovid-19adalahbudaya
yangbarudanpendetaharusdapatberadaptasidengankrisistersebut,pelayanan
pendeta harus lebih bersifataktif,tidak boleh ada penekanan pelayanan,
perkunjunganpendetatetapberjalan,setiappelayananpendetamelihatdaridata
jemaatuntukbisamenjawabkebutuhanjemaat
Berdasarkanhasilpenelitiantersebutpenulismelakukanrefleksiteologis
kesaksian Alkitab tentang umat dalam penderitaan,gambaran Allah dalam
penderitaanumat,menjadipelayanyangmengertikebutuhanjemaat,danharapan
jemaatdalampelayananpendetadimasapandemiCovid-19,danimplikasinyabagi
pelayanandijemaatGMITGloriaKayuPutihKlasisKotaKupangTimur
Katakunci:Harapanjemaat,PandemiCovid-19,pelayananPendeta,JemaatGMIT
GloriaKayuPutih