Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

H

2.529 karya publik ditemukan.

2121: 12026: 502025: 582024: 302023: 3792022: 4972021: 9162020: 1632018: 552016: 42015: 22009: 12002: 11989: 11018: 1

Basic English Grammar

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Basic English Grammar is a classic development skills text for beginning students of English as a second or foreign language. While keeping the same basic approach and material as in earlier editions, the third edition more fully develops communicative and interactive language-learning activities.

Basic English Grammar

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Blending communicative and interactive approaches with tried-and-true grammar teaching, "Basic English Grammar, " Third Edition, by Betty Schrampfer Azar and Stacy A. Hagen, offers concise, accurate, level-appropriate grammar information with an abundance of exercises, contexts, and classroom activities. New features of "Basic English Grammar," Third Edition: Increased speaking practice through interactive pair and group work. New structure-focused listening exercises. More activities that provide real communication opportunities. Added illustrations to help students learn vocabulary, understand contexts, and engage in communicative language tasks. New Workbook solely devoted to self-study exercises. New Audio CDs and listening script in the back of the Student Book. Student Book is available with or without Answer Key. Student Book and Workbook are available in split versions.

Basic English Grammar Workbook B with Answer Key

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Also available are the multimedia CD-ROMs Fundamentals of English Grammar Interactive and Understanding and Using English Grammar Interactive. Clear, direct and comprehensive, the Azar Grammar Series blends tried-and-true grammar teaching with communicative activities. Program Highlights Clear charts and explanations * Student-friendly grammar charts with clear information. * Examples accompanied by clear explanations. * Minimal grammar terminology for ease of understanding. In-depth grammar practice * Immediate application of grammatical forms and meanings. * A variety of exercise types including warm-up, comprehension, completion, reading, listening, interview, and writing. * Interactive pair and group work using target grammar. Comprehensive, corpus-informed grammar syllabus * The verb-tense system, modals, gerunds, and infinitives. * Nouns, articles, pronouns, and agreement. * Sentence patterns, clauses, connectives, and more. * Written forms, spelling, and punctuation; spoken forms and pronunciation.

Understanding and Using English Grammar

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

"Understanding and Using English Grammar is a developmental skills text for intermediate to advanced students of English as a second or foreign language"--p. xiii.

Understanding and Using English Grammar

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

The text for intermediate through advanced students provides a presentation of grammar in terms to students. Grammar explanations teach situationally appropriate English, both formal and colloquial and make distinctions between British and American usage. Each presentation is followed by graded activities that promote speaking, listening, and writing skills. The edition features an improved organization, expansion and/or clarification of grammar points, more illustations and excersises. It is now available in split editions with accompanying workbooks and teacher's manuals.

Understanding and Using English Grammar. Teacher Guide. Per Le Scuole Superiori. Con Espansione Online

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

For nearly forty years, Understanding and Using English Grammar has been the go-to grammar resource for students and teachers alike. Its time-tested approach blends direct grammar instruction with carefully sequenced practice to develop all language skills. New to This Edition Pretests at the start of each chapter enable learners to check what they already know. Updated grammar charts reflect current usage and highlight differences between written and spoken English. A new chapter on article usage. A variety of high-interest readings include reviews, articles on current topics, and blogs that focus on student success. Additional incremental practice helps learners better grasp concepts, while thematic exercises and integrated tasks offer more contextualized language use. Step-by-step writing activities are supported by writing tips and pre-writing and editing tasks.

Understanding and Using English Grammar Chartbook

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

The Chartbook conatins all the grammar charts in the fourth edition of Understanding and Using English Grammar. Packed with easy-to-understand explanations and clear examples, the Chartbook is the perfect reference tool for students and teachers alike. Understanding and Using English Grammar is a classic developmental skills text for intermediate to advanced English language learners

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG SUKUN PADA TEPUNG TERIGU TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS Johan Tamu Ama; Melkianus Nuhamara; I. D. A. A. R. R. Adi Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat substitusi tepung sukun pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownis kukus dan untuk mengetahui tingkat substitusi tepung sukun terbaik pada tepung terigu terhadap karakteristik organoleptik brownies kukus. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode percobaan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di cobakan dalam penelitian ini yaitu :P0 (kontrol) = Tepung Terigu 100% tanpa adanya substitusi tepung sukun; P1 = 60% Tepung Terigu + 40% Tepung Sukun; P2 = 55% Tepung Terigu + 45% Tepung Sukun; P3= 50% Tepung Terigu + 50% Tepung Sukun dan P4 = 45% Tepung Terigu + 55% Tepung Sukun. Adapun parameter yang akan diamati dalam penelitian adalah karakteristik organoleptik berupa warna, rasa, aroma, tekstur.Data yang diperoleh ditabulasi dan dihitung kemudian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Uji Analisis Organoleptik tertinggi terdapat pada perlakuan P4 (55%) Tepung Sukun dengan nilai warna 4.622, Aroma 4.822, Rasa 4.600 dan Tekstur 4.489.

PENGARUH KONSENTRASI SARI SABUT BUAH LONTAR TERHADAP CITA RASA ES KRIM

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KONSENTRASI SARI SABUT BUAH LONTAR TERHADAP CITA RASA ES KRIM Umbu Tamu Mahabar; A. I. Medeah; Zet Malelak Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Email : [email protected] ABSTRAK Tujuandaripenelitianiniadalah Untuk mengetahui berapakah konsentrasi optimum dalam penambahan sari sabut buah lontar yang dapat meningkatkan penerimaan sensorikkonsumen pada es krim dan untuk mengetahui profil kesukaan masyarakat terhadap es krim dengan konsentrasi sari sabut buah lontar dilihar dari warna, rasa, aroma dan tekstur. Adapunbahan-bahan yang akandigunakandalamkegiatanpenelitianini, yaitu:sari sabutbuah lontar (70 gr), SP (125 gr), santankelapa (300 gr), gulapasir (200 gr)dan susu (1500 gr). Adapunalat yang akandigunakandalampenelitianini, yaitu: Timbangan, blender, freezer, gelasukur, saringan, pisau, mixer, cup ice cream, baskomplastik, pancialuminium dan kompor.Penelitian yang dilakukan menggunakan percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 30 orang panelis. Perlakuan yang dicobakan terdiri dari:P0 = Tanpa penambahan konsentrasi sari sabut buah lontar; P1 = Penambahan sari sabut buah lontar 7 %; P2 = Penambahan sari sabut buah lontar 14 %; P3 = Penambahan sari sabut buah lontar 21%; P4 = Penambahan sari sabut buah lontar 28 %. Adapunvariabel yang akandiamatidalampenelitianadalahCita rasa (warna, rasa, aroma, tekstur).Data yang diperolehdihitungmenggunakanAnalisis of variance (ANOVA). Nilai rata-rata karakteristikaspekwarna (P0 = 1.02; P1 = 1.833; P2 = 2.944; P3 = 3.944; P4 = 4.667), karakteristikaspek rasa (P0 = 2.00; P1 = 2.778; P2 = 3.444; P3 = 4.122; P4 = 4.756), karakteristikaspek aroma (P0 = 1.11; P1 = 2.089; P2 = 3.144; P3 = 3.9; P4 = 4.944) dan karakteristikaspektekstur (P0 = 1.74; P1 = 2.911; P2 = 3.244; P3 = 4; P4 = 4.933). Hasil AnalisisSidikRagam (ANOVA) menunjukkanbahwapembuatan es krim sari sabutbuahlontarmemberikanpengaruh yang nyata pada tarafsignifikan 1% (P>0.01) terhadappenerimaankarakteristikaspekwarna, rasa, aroma dan tekstur. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu : Penambahan sari sabut buah lontar pada pembuatan es krim dengan perlakuan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata pada taraf 1% (P>0.01) terhadap karakteristik organoleptik dilihat dari aspek rasa, aroma, warna dan tekstur yang dihasilkan, persentase sari sabut buah lontar yang paling baik digunakan pada es krim yaitu persentase 28% terhadap karakteristik organoleptik rasa, aroma, warna dan tekstur dan es krim dengan penambahan sari sabut buah lontar dapat diterima oleh panelis terhadap karakteristik organoleptik warna, rasa, aroma dan tekstur.

Karakteristik Sarang Alami Peneluran Penyu di Pantai Riang Dua Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata.

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak YOHANES JOU WEEK (16380851). Karakteristik Sarang Alami Peneluran Penyu di Pantai Riang Dua Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata. ALFRED G.O KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D. and ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penyu menghabiskan seluruh hidupya di laut akan tetapi induk penyu akan menuju ke daratan ketika waktunya bertelur. Hal ini menyebabkan penyu sangat sulit untuk dikonservasi. Habitat peneluran penyu dipengaruhi oleh lingkungan. Umumnya pemilihan daerah peneluran adalah tempat yang luas dan landai yang terletak di atas pantai yang memiliki butiran pasir tertentu dan mudah digali secara naluriah dianggap aman untuk bertelur. Keberhasilan dalam penetasan telur penyu dipengaruhi oleh faktor-faktor ekologi seperti suhu pasir dalam sarang, struktur pasir yang meliputi ukuran partikel dan tekstur pasir, kadar air atau kelembapan pasir, panjang dan ketinggian pantai, pasang surut air laut, lebar dan kemiringan pantai, serta vegetasi pantai. Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata merupakan salah satu tempat yang menjadi persinggahan penyu untuk melakukan peneluran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sarang alami peneluran OHANES JOU WEEK (16380851). Karakteristik Sarang Alami Peneluran Penyu di Pantai Riang Dua Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata. ALFRED G.O KASE, S.Pi., M.Si., Ph.D. and ROCKIE R. L. SUPIT, S.Pi, M.Si sebagai Pembimbing I dan II. Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Kristen Artha Wacana Kupang. Penyu menghabiskan seluruh hidupya di laut akan tetapi induk penyu akan menuju ke daratan ketika waktunya bertelur. Hal ini menyebabkan penyu sangat sulit untuk dikonservasi. Habitat peneluran penyu dipengaruhi oleh lingkungan. Umumnya pemilihan daerah peneluran adalah tempat yang luas dan landai yang terletak di atas pantai yang memiliki butiran pasir tertentu dan mudah digali secara naluriah dianggap aman untuk bertelur. Keberhasilan dalam penetasan telur penyu dipengaruhi oleh faktor-faktor ekologi seperti suhu pasir dalam sarang, struktur pasir yang meliputi ukuran partikel dan tekstur pasir, kadar air atau kelembapan pasir, panjang dan ketinggian pantai, pasang surut air laut, lebar dan kemiringan pantai, serta vegetasi pantai. Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata merupakan salah satu tempat yang menjadi persinggahan penyu untuk melakukan peneluran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sarang alami peneluran penyu di pantai Riang Desa Bour Kecamatan Nubatukan Kabupaten Lembata. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi langsung di lapangan/survei dan wawancara. Monitoring dan pengamatan parameter fisik dan biologi sarang penyu pada pagi, siang dan malam hari. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik sarang alami peneluran penyu, dimana didukung oleh paremater fisik yaitu kemiringan pantai sarang peneluran penyu berkisar antara 1,43⁰-2,23⁰ dengan rata-rata kemiringan 1,73⁰, tipe pantai tergolong landai; suhu substrat pada pagi, siang dan malam hari berkisar antara 31-33⁰C sehingga masih tergolong normal; Kelembaban tertinggi pada malam (36%) dan pagi hari (33%) dan siang hari (31%), kelembaban ini sesuai untuk sarang peneluran penyu; kedalaman sarang penyu berkisar antara 31-50 cm dengan diameter sarang antara 29-40 cm; antara 31-33⁰C sehingga masih tergolong normal; Kelembaban tertinggi pada malam (36%) dan pagi hari (33%) dan siang hari (31%), kelembaban ini sesuai untuk sarang peneluran penyu; kedalaman sarang penyu berkisar antara 31-50 cm dengan diameter sarang antara 29-40 cm; Vegetasi pantai lokasi sarang peneluran penyu yang ditemukanmal; Kelembaban tertinggi pada malam (36%) dan pagi hari (33%) dan siang hari (31%), kelembaban ini sesuai untuk sarang peneluran penyu; kedalaman sarang penyu berkisar antara 31-50 cm dengan diameter sarang antara 29-40 cm; Vegetasi pantai lokasi sarang peneluran penyu yang ditemukan umumnya didominasi oleh rumput lari (Spinifex littoralls) dan katang-katang (Impomoea pes-caprae); ukuran panjang track penyu dapat mencapai ukuran 7,3-27 m dan lebar 60-90 cm; tekstur substrat sarang terdiri dari pasir, tanaliat, dan debu. Parameter biologi yaitu panjang karapas penyu lekang antara 57-85 cm dan lebar antara 54,6-80 cm.